Ini Jihad, Bung!

ALLAHU AKBAR

Lagi, sekolompok muslim mempertontonkan “ahlak terpuji”nya. Sebuah Mesjid di daerah Majalengka dihancurkan, isi Mesjid dikeluarkan lalu dibakar.(Anda bisa menyaksikan video dari aktifitas mereka tersebut dengan mengklik disini! atau meng-klik pada foto dibawah!)

Bila Rasulullah SAW telah berpesan bahwa dalam kondisi peperangan sekalipun, adalah wajib hukumnya bagi seorang Muslim untuk menjaga Photobucketdan menyelamatkan rumah ibadah dari agama atau kepercayaan apapun, namun hal itu tidak menyurutkan langkah mereka untuk tetap menghancurkan Mesjid ini, hanya karena  Mesjid itu dibangun oleh kelompok Ahmadiyah dan  mereka fikir segala cara adalah halal kalau itu menyangkut Ahmadiyah! Mereka merasa sedang ber “jihad” membela Islam dari pengaruh ‘kesesatan” namun pada saat yang sama dalam bertindak mereka lebih memilih figure abu lahab alih-alih Rasulullah SAW sebagai panutan. Bagi mereka sepertinya ahlakul karimah Rasul Allah Muhammad SAW sudah out of dated bila diterapkan dimasa kini! 

Tentu sangat berlebihan apabila ada pihak yang mengatakan bahwa hal  itu terjadi karena mereka adalah orang-orang yang kurang memahami agama.  Bila demikian lalu dimana fungsi para ulama yang semestinya memberikan arahan yang benar kepada masyarakat umum sehingga bentuk provokasi apapun tidak menjadikan mereka meninggalkan nilai-nilai universal dari Islam yang anti kekerasan dan cinta damai, sesuai makna dari kata Islam itu sendiri? Saya meyakini bahwa sekalipun tidak sedikit kaum agamawan yang telah terkontaminasi dan tergoda oleh iming-iming materi masih lebih banyak ulama yang tulus dan memegang teguh nilai-nilai ke Islaman. Adalah kewajiban mereka untuk memberikan pencerahan kepada seluruh ummat Islam di Indonesia cara-cara benar, cara-cara Islami didalam menyikapi setiap perbedaan.

Bicara mengenai “kesesatan” kalau yang digunakan itu batasan ‘”kesesatan” versi manusia maka dimuka bumi ini tidak satu orangpun yang tidak “sesat”, kita semua adalah “sesat”! karena bagaimana mungkin seseorang memeluk agama atau keyakinan A kalau dia meyakini bahwa keyakinan yang benar adalah keyakinan C, D atau E?
Jadi tidak perlulah kita latah2an menyebut orang atau kelompok lain sesat, hanya karena sebagian banyak orang mengatakan demikian, takutlah akan firman Allah dibawah ini:

Dan jika engkau mengikuti kebanyakan orang dibumi. Mereka akan menyesatkan engkau dari Jalan Allah. Tiada lain yang mereka ikuti melainkan persangkaan belaka dan mereka tidak lain hanya berdusta (6:117)

7 Responses to “Ini Jihad, Bung!”


  1. 1 thommo January 31, 2008 at 3:37 am

    Who are these attackers? Local? are they muslim themself? If they are, what were they thinking? Did they do this for money? it’s barbaric..

    @den
    Yes, they are local radical Moslem. I think they’re thinking of jihad and they believe to the what mullah’s says that they can do every thing against Ahmadiyya! Mr.Ahmad Suaedy from the Wahid Institute thinks that all attacks to Ahmadiyya is motivated by politic and economy, the groups hopes the dominant countries in OKI will give them more funds if they against Ahmadiyya…
    watch here for video and comments

  2. 2 thommo January 31, 2008 at 4:52 am

    They freaking idiots… they are attacking they own people. I think they should get a job and get a life. I hope they didn’t burn the Quran as well. Gee, imagine that? Are these people from stoneage?

  3. 3 daeng limpo January 31, 2008 at 5:52 am

    wakakakakakakkk…..masih ade juga kejadian primitip kayak gini ya..di Indonesia….

  4. 4 hadi arr January 31, 2008 at 12:43 pm

    bagaimanapun juga kesesatan yang diartikan sebagai tersesat secara lahiriah sifatnya adalah subjektif. Kita tahu sampai saat ini MUI tidak pernah menyatakan ajaran agama-agama lain (di luar Islam) sebagai aliran atau ajaran sesat karena tidak menyangkut pautkan atribut ISLAM, hal yang berbeda dengan Ahmadiyah.
    Namun demikian tindakan anarkis tidak bisa ditolerir dengan alasan apapun apalagi merusak rumah-rumah ibadah, peran ulama saat ini memang sangat diperlukan untuk memberikan arahan bagi umat islam, tapi siapakah ulama kharismatik yang mampu melakukan itu?.
    Disamping kemungkinan bermainnya pihak ketiga yang ingin Islam terus dihujat sebagai agama dengan kekerasan, langkah terbaik bagi kita adalah dengan memberi pengertian kepada orang-orang terdekat kita.
    Lewat khutbah Jum’at menurut saya adalah langkah paling efektif buat menyentuh umat dilapisan paling bawah, kenapa MUI tidak melakukan ini?, jawabnya : keberadaan MUI sendiri masih banyak pro dan kontra dari sebagian kita.

    @den
    saya fikir nggak perlulah nunggu ulama kharismatik untuk hanya sekedar menjelaskan aturan main Islam yg sebenarnya, ulama manapun menurut saya bisa dan masyarakat umum tentu akan ikut aja, masalahnya tidak sedikit upaya2 makar saat ini yang justru dikobarkan melalui khutbah Jum’at!
    Mengenai kemungkinan pihak ketiga bermain saya sangat sependapat bahwa memang itulah yang sebenarnya terjadi. Sayangnya alih-alih waspada justru banyak kelompok2 dalam Islam yang dapat mereka manfaatkan untuk tujuan ini, kelompok2 yang merasa tengah berjihad menegakkan Islam namun dengan langkah2 yang mencederai Islam itu sendiri…

  5. 5 Cabe Rawit February 1, 2008 at 2:43 am

    Ane fikir, mereka itu preman-preman berkedok agama. Kalauemang mau menegakkan agama, ya harus dengan akhlak, bukan dengan cara-cara bar-bar apalagi sampe membakar masjid segala. Jangankan masjid, rumah ibadah lain pun dilarang dibakar. Makin ditekan, makin gede aja itu Ahmadiyah. Terus, di mana letak Islam rahmatan lil’alamin yang selama ini diajarkan rasulullah?

    Preman-preman FPI sama MMI tidak lebih baik dari Mirzam Ghulam Ahmad.

  6. 6 batubaranews February 1, 2008 at 3:38 am

    Pemerintah maunya apa, sih?
    Konflik kok dipelihara…..

  7. 7 bsw February 1, 2008 at 5:08 am

    Menurut saya Amrozy dkk pelaku peledakan bom itu lebih sesat dari Ahmadiyah…..(tentu saja saya bisa dianggap sesat karena ngomong begini).
    Kenapa nggak ada umat muslim yg teriak2 galak sama pelaku pemboman ya?
    Kenapa departemen agama disinyalir sebagai sarang korupsi (terutama soal haji) nggak ada yg teriak2 galak?
    Sebagian pelaku korupsi adalah haji, dan menurut saya mereka jauh lebih sesat dari Ahmadiyah…….
    Soeharto (alm) menurut saya jauh lebih sesat….
    Ah, tapi siapa yg mau denger pendapat saya?

    @den
    kalo yg baca orang fpi,hti, fui mungkin saja anda dicap sesat…tapi kalo saya yg baca sih fine-fine ajja… :mrgreen:


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




AYO BERBELANJA DI TOKO ONLINE KAMI:

Statistik Blog

  • 258,843 hit

aku suka jalan-jalan

hidup adalah jalan-jalan. jalan-jalan adalah hidup

%d bloggers like this: