Sekedar Ajakan

perbedaan pandanganMemperhatikan perkembangan diskusi diblog ini saya menjadi sedikit bersedih hati disaat harus dengan terpaksa memoderasi komentar-komentar dari sebagian saudara-saudara saya. Bukan karena isinya yang merupakan pandangan berbeda dari apa yang saya yakini namun lebih kepada cara penyampaiannya yang menggunakan bahasa yang dalam pandangan saya rasanya kok kurang sreg tepat dan (maaf) tidak pantas,dimana isi dari sebagian komentar-komentar itu terkesan saling meledek dan merendahkan satu sama lain diantara para komentator itu sendiri. (seperti yang nampak pada komentar-komentar pada postingan saya yang berjudul Tanggapan Untuk Kang Cabe Rawit).

Untuk itu melalui tulisan ini saya ingin mengajak anda –siapapun itu– bila merasa perlu melanjutkan diskusi marilah kita melanjutkannya dengan menggunakan cara-cara yang elegan dan santun, tanpa perlu harus saling meledek dan merendahkan satu sama lain. Sadarilah oleh kita bahwa kebenaran itu akan menjadi semakin menjauh bila didalam penyampaiannya dicampur adukkan dengan rasa permusuhan dan emosi.

Menurut pendapat saya justru kita memerlukan kepala yang dingin didalam bertukar pendapat dan mestinya kitapun berangkat dari suatu titik dimana kita menyadari bahwa sesuatu yang akan didiskusikan/diperdebatkan itu adalah suatu wilayah dimana satu sama lain saling berbeda pendapat dan pendapat lawan diskusi kita itu adalah pendapat yang bersebrangan/berbeda dengan pendapat/pemahaman kita.

Untuk efektifitas dari sebuah diskusi rasanya tidak berlebihan bila kita perlu menempatkan diri pada posisi lawan diskusi kita, dalam artian bagaimana kita bisa menyelami apa yang menjadikan suatu pemahaman bisa dianggap betul oleh “lawan” bicara kita padahal menurut pemahaman kita justru sebaliknya. Karena gak mungkin toh ada manusia yang dengan sengaja menempatkan diri pada suatu tatanan atau pemahaman yang tidak benar, kalau bukan hanya kekeliruan saja!

Dan sebagai konsekwensinya semua diskusi ataupun perdebatan sudah pasti akan berakhir dengan menghasilakan 2 kemungkinan.
Kemungkinan pertama: didapatkan titik temu sehingga kemudian pemahaman menjadi sama. Kemungkinan ke-dua adalah tidak ada titik temu karena masing-masing tetap merasa pendapatnya atau keyakinannya adalah benar.

Apapun hasil akhirnya saya rasa tak perlulah berakhir dengan kesan yang tidak baik karena perbedaan pendapat/suku/agama/golongan/ras atau perbedaan apapun itu, tidak seyogyanya memisahkan hubungan pribadi dan pertemanan yang baik dari masing-masing pihak. Bukankah Allah SWT menciptakan perbedaan itu adalah justru untuk membuat kita saling mengenal dan berhubungan baik satu sama lain?
Walahu’alam

6 Responses to “Sekedar Ajakan”


  1. 1 realylife March 29, 2008 at 12:33 pm

    Insya Allah , saya menerima ajakannya . dan harapannya semua mengikuti .
    karena memang perbedaan itu memang karunia dari Allah SWT .

  2. 2 antown March 29, 2008 at 5:34 pm

    lho saya yang komen pertama kali ya?? padahal pingin tahu yang lain dulu….
    salam

    @den
    trims atas komen-nya, komen yang ke-2 kok, cuma saya telat me-moderasinya! :mrgreen:

  3. 3 Nabi lama April 1, 2008 at 6:31 am

    Betul Kang Deden,
    Silakan liat di situs Bhs Inggrisnya u/ forum Ahmadiyah:
    http://www.ahmadiyya.co.nr/
    Di satu pihak ada yang kurang sopan dan yang lain bisa tetap sopan menanggapi komentar yang berlawanan.
    Wassalam,

  4. 4 shadow April 3, 2008 at 2:10 am

    Ajakan nulisnya kok nanggung-nangung 😀
    ini juga sekedar ajakan:
    1. Jangan berlogika dan penalaran yang konyol (jadi teringat ahmadi 1x 😀 )
    2. Jangan menggunakan hadits dha’if dan maudhu’ dalam berhujjah (jadi teringat ahmadi 2x 😀 )
    3. Selalu menggunakan Al-Qur’an sebagi bukti untuk menguatkan apa yang ditulisnya (apa ahmadi selalu menggunakan Al-Qur’an sebagai alat ukurnya ya 😀 nggak janji deh 😀 )
    4. Siap untuk mempertanggungjawabkan apa yang pernah ditulisnya (apa ahmadi itu seorang yg gentle ataukah iman-iman mereka hanyalah iman tempe 😀 )

  5. 5 shadow April 3, 2008 at 11:33 am

    tidak nyangka postingan ane tgl 3 april didelete oleh kang deden 😀
    apakah itu namanya fair 😀

  6. 6 shadow April 3, 2008 at 11:45 am

    ini juga sekedar ajakan :
    5. Moderator/Admin harus bertindak fair dan tidak dengan seenaknya mendelete postingan seseorang 😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




AYO BERBELANJA DI TOKO ONLINE KAMI:

Statistik Blog

  • 233,886 hit

aku suka jalan-jalan

hidup adalah jalan-jalan. jalan-jalan adalah hidup

%d bloggers like this: