Fatwa MUI Dalam Perspektif Al-Qur’an

Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu penghuni surga. Mereka kekal didalamnya. (QS. al Baqarah/2: 82).

Demikian kala Tuhan berjanji kepada orang-orang yang percaya akan keEsaanNya, dan kemudian mereka berbuat amal saleh, akan menjadi kekasih Tuhan di akherat. Tuhan memberikan tempat setinggi itu, tidak lain karena, orang-orang beriman adalah umat yang sangat diunggulkan di muka bumi. Orang beriman adalah umat yang tidak hanya mengakui ke-Esaan Tuhan, tetapi juga mengakui bahwa Tuhan sebagai Maha Pencipta, Maha Kuasa, Maha Adil, dan sebagainya sebagaimana tercermin dalam Asmaul Husna. Orang bertauhid adalah orang yang terjauh dan kemusyrikan, dan kekufuran ayat-ayat Allah.

Sejarah peradaban manusia memperlihatkan, betapa banyak manusia yang hidup dari zaman ke zaman, jumlah mereka yang tidak beriman jauh lebih banyak daripada yang beriman. Manusia yang hidup bersamaan dengan pemunculan para nabi, sejak nabi, sebut saja nabi Nuh as, Nabi Shalih, Hud, Ibrahim, Yakub, Yunus, Musa, Isa hingga Muhammad saw, nyaris tidak mengenal sukses dalam berdakwah. Zaman selalu diwarnai dengan penolakan ajakan moral yang dibawakannya. Tauhid adalah ajaran paling mendasar yang disampaikan oleh para Nabi. Dan keberimanan adalah tanda penerimaan akan ajaran tersebut. Apa yang disebut kufur, adalah mereka yang mengingkari Allah sebagai Tuhan satu-satunya. Dan tidak ada golongan “sesat” di antara Mukmin dan kafir. Itulah benang merah yang digariskan Tuhan.

Mereka yang tidak beriman itu, terbagi pada berbagai paham. Penganut paganisme, yakni kaum penyembah berhala, hampir memenuhi belantara dunia selama beberapa abad. Sejak tiga ribu tahun sebelum Masehi, kelahiran Muhammad saw, sebagian penduduk bumi adalah penganut faham paganis (penyembah berhala). Bahkan pada akhir abad 18, lahir paham ateis yang dibawakan oleh Karl Marx dan para penganut filsafat materialis lainnya. Para pengikut ateis bertebaran di berbagai negara, dan jumlah penganutnya jauh melebihi para penganut paham monoteis.
Golongan manusia yang menentang kepercayaan adanya Tuhan., telah ikut meramaikan belantara peradaban umat manusia, dan fakta – fakta historis itu hanya untuk mengingatkan kita, betapa besar arti keberimanan itu. Maka Tuhan mengingatkan kita dengan firmannya: Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang orang yang mendustakan (rasul-rasul). (Ali Imran/3: 137).

Sekecil apapun jumlah orang-orang beriman, maka sangat layak kalau Tuhan memberikan imbalan yang berupa surga yang tidak akan habis-habisnya, sebagaimana. tersurat pada firman tersebut d awal tulisan ini. Kondisi di mana paham materialis dan ateis terus berkembang seperti dewasa ini telah didukung dengan penemuan-penemuan yang spektakuler di bidang teknologi dan ilmu pengetahuan. Sedikit banyak telah membawa pada penjauhan diri dari keberimanan kepada Tuhan.

Dengan memahami ayat sebagai mana tertuang dalam surat al-Baqarah 82, Tuhan memberikan koridor yang jelas sekali, yakni keberimanan plus amal kebajikan. Mereka adalah orang-orang yang berhak menjadi kekasih Allah, dan dijanjikan akan menikmati surga di akherat. Apapun aliran keagamaan, lingkungan geografis, kebangsaan, warna kulit, laki-perempuan perbedaan tingkat pendidikan, dan sebagainya, sepanjang mereka beriman dan beramal shaleh, mereka adalah orang-orang yang berada dalam koridor kebenaran Allah. Maka mereka, yang menjaga hubungan baik kepada mereka, berarti menjagai hubungan baik dengan sesama kekasih Allah.

Indikator Keberimanan

Fatwa MUI yang menuduhkan “sesat dan menyesatkan” atas golongan Ahmadiyah tampaknya tidak mempertimbangkan bunyi ayat tersebut. Demikian mudahnya menghujat sesama kaum beriman, menuduh sesat. Padahal tanda keberimanan itu cukup transparan, yakni meyakini tidak ada tuhan yang patut disembah kecuali Allah. Dan keyakinan seperti itu jelas melekat pada para pengikut Ahmadiyah. Tidak ada celah sedikit pun untuk berbeda pendapat dalam memahami prinsip ketauhidan ini. Bahkan Ahmadiyah juga yang tak diragukan mengimani adanya hari akhir, mengimani adanya rasul-rasul dan kitab-kitab suci. Sementara MUI tidak menunjukkan bukti, apakah Ahmadiyah mengingkari prinsip-prinsip kcberimanan tersebut.
Keberimanan dan amal saleh adalah koridor yang paling mendasar dalam menilai apakah seseorang itu sesat atau tidak sesat. Dan bagi orang-orang beriman seperti itu, diharamkan darahnya atas sesama kaum beriman. Mereka wajib dianggap sebagai saudara, sebagaimana Allahpun menjanjikan mereka akan mendapatkan surga.

Masih ragukah akan janji Allah tersebut, yang sampai diulang-ulang. Di antaranya pada QS. Al Baqarah/2:25

Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, bahwa mereka (disediakan) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dan surga, mereka berkata:
“Inilah rezeki yang diberikan kepada kami dahulu”. (QS. al baqarah/2; 25).

Siapa yang meragukan janji Allah seperti itu sama halnya meragukan akan kebesaran Allah. Dan tidak ada yang berhak mengingkari janji Allah tersebut, kecuali kaum yang tidak percaya pada kebenaran al Qur’an.

Tuduhan “sesat – menyesatkan” yang ditujukan kepada sesama kaum beriman, sama saja tidak percaya akan janji Tuhan tersebut. Janji Tuhan untuk memberikan ampunan dan menempatkan dalam surganya Allah, seakan diabaikan. Menentang sesama kaum beriman, seperti yang difatwakan MUI, sama halnya memusuhi para kekasih Allah tersebut. Siapapun dia, sepanjang kaum beriman dan beramal saleh, maka sepanjang itu pula tidak hak bagi orang lain atau kelompok untuk menuduhkan sesat menyesatkan, mengutuk atau bahkan memurtadkannya.

Siapa yang disebut Muslim

Sekali lagi inilah firman Tuhan yang perlu dijadikan pertimbangan: Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, melaksanakan shalat, dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. – Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih had. (QS. al Baqarah/2: 277).

Masalahnya, kenapa harus terjadi kekerasan terhadap golongan lain yang sebenarnya sama-sama kaum beriman, sama-sama dijanjikan sorga oleh Allah. Kadang golongan yang dijadikan sasaran itu sendiri sedang tidak melakukan kekerasan, tidak sedang mengganggu keamanan, tidak juga mengajak anggotanya untuk berlaku anarkhis. Kenapa harus perlakuan kasar sering terjadi.
Bahkan “golongan Ahmadiyah dianggap bukan golongan Islam”. Padahal mereka adalah golongan yang juga membaca dua kalimah shahadat, menjalankan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan dan Berhaji bagi yang mampu. Sementara si penuduh sesat tidak menunjukkan bukti, apakah faham Ahmadiyah mengingkari prinsip dalam rukun Islam tersebut. Sedangkan orang-orang yang mengaku Islam, tetapi tidak mau menjalankan shalat, jumlahnya jauh lebih besar dan kaum Ahmadiyah. Orang kejawen, orang Wetu telu di NTB, dan penganut aliran kepercayaan yang sebagian besar beridentitas Islam meski tidak menjalankan syareat Islam. Toh mereka tidak diapa-apakan. Kenapa justru Ahmadiyah yang tidak diakui sebagai Muslim?

Orang-orang yang mengaku beragama Islam, dengan modal “baca Shahadat” di waktu perkawinan, mereka juga melenggang menjadi warga Muslim di Indonesia. Tidak ada yang pernah meragukan identitas ke-Islamannya. Dan mereka dihitung ke dalam ‘agama mayoritas”. Sekali lagi, meskipun mereka tidak secara utuh melaksanakan rukun Islam. Akan tetapi Ahmadiyah yang sudah jelas menjalankan rukun agamanya justru dihujat dan difatwa sesat oleh para ulama yang mengaku sebagai pewaris Nabi.

Faham kenabian

Faham kenabian pasca Muhammad saw, yang dianut oleh Ahmadiyah, boleh saja diperdebatkan atau tidak disetujui. Tetapi perdebatan itu terlalu jauh dari yang utama, karena yang paling mendasar dalam keberimanan adalah pengakuan tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad sebagai Rasulullah. Ahmadiyah bukan saja tidak lari dari prinsip tersebut, tetapi banyak beramal untuk membina ketauhidan itu.

Amal shaleh Ahmadiyah telah terbukti banyak memperluas pengaruh Islam di daratan Eropa. Sehingga suara adzan telah menembus masyarakat yang terkenal sekuler dan modern. Tidak terhitung berapa banyak orang-orang yang berkehidupan sekuler dan modern di barat yang terpanggil masuk Islam. Masjid-masjid didirikan di sejumlah kota, dan buku-buku tuntunan Islam pun disebar dalam berbagai bahasa. Dan mereka yang masuk Islam berkat dakwah Ahmadiyah bukanlah Muslim yang bersaksi Mirza sebagai rasulullah menggantikan Muhammad, melainkan mereka yang bersaksi bahwa Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad sebagai Rasulullah. Bukankah itu suatu amal shaleh yang memang melekat dengan keberimanannya?
Marilah kita jujur dalam menilai Ahmadiyah. Terhadap sesuatu yang berbeda atau menganggap “sesat” sekalipun sejauh disertai dengan alasan yang bisa dipertanggungjawabkan di hadapan Allah, silahkan. Namun tidak tepat, kalau ketidaksukaan atau ketidaksesuai paham, kemudian menutup kebaikan yang telah dilakukan oleh Ahmadiyah. Tuhan mengingatkan: Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. ( Al Maidah/5: 8).

Klaim kenabian atas Mirza Ghulam Ahmad boleh diperdebatkan. tetapi bisakah dijelaskan bahwa Mirza terbukti hendak menggelincirkan iman para pengikutnya, atau membelokkan persaksian atas diri Muhammad sebagai Rasul, atau membelokkan pengikutnya untuk lari dari al Qur’an, misalnya.

Menyedihkan memang, sementara para penganut aliran Ahmadiyah, dan juga aliran lainnya dalam Islam, mereka itu bisa hidup bebas di negara non Muslim, terutama di negara-negara Eropa, tetapi justru tidak aman hidup di negara Muslim. Kenapa negara-negara non Muslim lebih toleran, dan menghargai hak kebebasannya untuk mengespkresikan agamanya. Padahal pemberian hak pula yang sejak awal diajarkan oleh Allah, seperti tersirat dari firman-Nya:

Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan… …“ (Q.S. al-Maidah/5: 48):

Perbedaan paham, tampaknya atas kehendak-Nya, dan kalau itu sudah kehendak Allah, maka adanya umat yang bergolong-golong itu adalah sebuah keniscayaan. Dan bukan untuk berhujatan satu sama lain. Sepanjang antara golongan itu terjadi perlombaan untuk berbuat kebajikan, sepanjang itu pula absyahlah perbedaan itu.
————————————————————————————————————————————
Makalah tersebut diatas disampaikan oleh:Prof. Marzani Anwar, MA. pada acara Dialog Pakar Di Universitas Islam Negeri Jakarta, tanggal 31 AGUSTUS 2005.
Saat itu beliau menjabat sebagai Ahli Peneliti Utama pada Balai Litbang Departemen Agama RI, Jakarta.

205 Responses to “Fatwa MUI Dalam Perspektif Al-Qur’an”


  1. 1 padhepokananime June 17, 2008 at 4:44 am

    artikel anda bagus dan menarik, artikel anda:
    agama terhangat
    “Artikel anda di infogue”

    anda bisa promosikan artikel anda di http://www.infogue.com yang akan berguna untuk semua pembaca. Telah tersedia plugin/ widget vote & kirim berita yang ter-integrasi dengan sekali instalasi mudah bagi pengguna. Salam!

  2. 2 none June 18, 2008 at 4:53 am

    Kang Deden dan Alif sependapat bahwa barangsiapa yang menyelisihi aqidah dan cara beragama Rasul dan para sahabatnya maka dia telah TERSESAT, silahkan anda baca lagi tulisan kang Deden & Alif ditopik sebelah. Untuk itulah kita buktikan aqidah aliran Mirzaiyah dengan aqidah Rasulullah dan para sahabatnya. Apabila aqidah mereka tidak sama dengan aqidah Rasulullah dan para sahabatnya maka secara tidak langsung telah TERSESAT.

    @den
    Ahmadiyah dengan pemahamannya merasa karena semata-mata mengikuti Allah, Rasulullah saw dan juga para sahabat beliau saw.
    None dkk, menganggap Ahmadiyah sesat juga karena merasa semata-mata mengikuti Allah, Rasulullah saw dan juga para sahabat beliau saw.
    Dua hal berbeda karena sama-sama ingin mengikuti sepenuhnya Allah, Rasulullah saw dan juga para sahabat beliau saw.
    Solusinya?
    Tentu saja dengan dialog sedikit demi sedikit dengan kepala dingin dan mau saling mengerti kenapa pihak lain mempunyai perbedaan pandangan dengan kita,
    Sayangnya, sebagai seorang Ahmadi yang berkebangsaan Indonesia, kini saya dan saudara2 Ahmadi berkebangsaan Indonesia lainnya sudah tidak bisa lagi mengemukakan pemahaman kami kepada orang2 semacam None, kecuali mau dianggap melanggar SKB dan dipenjara. Kami telah “dikebiri” oleh ‘tuhan’ baru yang bernama SKB.
    Mungkin suatu saat SKB itu dicabut, atau haruskah saya berganti warga negara dulu supaya bisa bebas mengemukakan pendapat seperti dulu?? Wallahu’alam

  3. 3 Nabi lama June 19, 2008 at 4:08 am

    Quote:
    Ahmadiyah dengan pemahamannya merasa karena semata-mata mengikuti Allah, Rasulullah saw dan juga para sahabat beliau saw
    Komen:
    Pemahaman Ahmadiyah atas Islam adalah bersandarkan penjelasan dari Mirza Ghulam Ahmad, sang nabi baru.
    Sedangkan kami berdasarkan pemahaman Islam dari Nabi SAW, para sahabat dan ulama. Nabi Isa yang akan datang tidak mengkoreksi Islam. Sedangkan MGA, datang untuk mengkoreksi pemahaman Islam yang ada.

    Silakan direnungkan apakah penjelasan MGA ini sesuai ataukah tidak dengan tuntunan Rasulullah SAW.

    @den
    kalau tidak sesuai, mana mungkin pula sampe diikuti 200 juta manusia. 😀
    (nulisnya sambil tengok kiri tengok kanan: ngomong gitu ngelanggar skb kagak yah? :mrgreen: )

  4. 4 none June 19, 2008 at 4:38 am

    Aliran anda merasa mengikuti Allah, Rasulullah dan juga para sahabatnya. Tetapi pernahkah anda MENDENGAR/MEMBACA diantara para SAHABAT, TABIIN & TABIUT TABIIN ADA YANG MEMILIKI PEMAHAMAN & PENAFSIRAN SEPERTI YANG ALIRAN ANDA UTARAKAN? Anda menganggap bahwa aliran anda lebih berpikir dan berakal daripada pendahulu2 kita yang shalih (generasi terbaik umat ini), sehingga boleh menafsirkan apa saja sesuai hawa nafsu dan pemahaman anda. Apakah itu yang disebut perbedaan penafsiran ? Lebih cocok apabila aliran anda disebut MENGADA-ADA dalam hal yang telah menjadi aqidah Rasulullah dan para sahabatnya dan juga ijma kaum muslimin.

    Kami sudah sering berdiskusi dengan aliran anda dengan hujjah dan dalil yang terang dan kami tidak perlu waktu lama untuk membuktikan kesesatan aliran anda, tetapi kesombongan dan kejahilan dalam menerima kebenaran membuat aliran anda tidak dapat melihat kesesatan itu.

    Jangan salahkan MUI maupun pemerintah ketika mereka berlaku tegas kepada aliran anda karena memang itulah tugas pemimpin. Kalau orang-orang jahil boleh mengutarakan pendapatnya dan pemahamannya tentang masalah agama, apa jadinya aqidah islam ini? Dimana amar ma’ruf nahi munkar?

    Keputusan kembali kepada anda2 sekalian, apakah anda lebih meyakini kepada orang yang tidak jelas aqidahnya ataukah kepada Rasulullah dan para sahabatnya yang telah dijamin oleh Allah.

    “Maka apakah orang yang dijadikan (syaithan) menganggap baik pekerjaan yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik…” (Faathir: 8)

    Imam Syafi’i berkata ;
    “Kaum Muslimin telah sepakat bahwa barangsiapa yang telah terang sunnah Rasulullah, maka tidak halal baginya untuk meninggalkannya hanya untuk mengikuti perkataan seseorang”

    Sufyan At-Tsauri berkata, “Bid’ah itu lebih disukai Iblis daripada maksiat, karena maksiat bisa ditaubati dan bid’ah tidak (diharapkan) tobat darinya.”

    Saksikanlah bahwa kami telah berikan penjelasan yang terang dan kami berlepas diri dari kesesatan aliran mirzaiyah ini.

    @den
    kita lihat saja, sesungguhnya Allah SWT ada dipihak siapa…,saya hanya mau mengulang pertanyaan Alif yang belum anda jawab; bahwa kalau anda bisa mengatakan aliran Ahmadiyah adalah sesat, tolong tunjukkan aliran yang lurus dan selamat itu. Aliran yang tentu saja berada diluar 71 yang sesat (72 dikurangi 1, Ahmadiyah)

  5. 5 Marie June 19, 2008 at 6:36 am

    Quote:
    Orang kejawen, orang Wetu telu di NTB, dan penganut aliran kepercayaan yang sebagian besar beridentitas Islam meski tidak menjalankan syareat Islam. Toh mereka tidak diapa-apakan. Kenapa justru Ahmadiyah yang tidak diakui sebagai Muslim?

    Jawab:
    Saya jadi ingat kejadian kl 20 thn lalu teman saya penganut aliran kejawen, pergi ke gua didaerah Cilacap, tujuan utk sembahyang dan utk berkomunikasi dengan mahluk yg tidak tampak & dipanggil “mbah”. Saya tanya agamanya, jawabannya harus dicantum Islam di KTP.

    Dulu setahu saya agama konghucu sebelum syah jadi agama resmi, orang2 Chinese mencantumkan Islam juga di KTP, walaupun mungkin ada yg mencantumkan agama lain. Semua aman-aman aja tuh.

    Mungkin jaman sekarang semakin banyak orang yg lebih beragama dan lebih pintar, jadi merasa paling benar, sehingga bisa bertindak mewakili Tuhannya.

    quote:
    Kenapa negara-negara non Muslim lebih toleran, dan menghargai hak kebebasannya untuk mengespkresikan agamanya.

    jawab:
    Sedehana saja, salah satunya mereka tidak mau ikut campur urusan orang lain yg jelas2 bukan urusannya. My business is mine, yours is yours, respect to each other. Kesibukan dengan urusan sehari-hari membuat mereka tidak mau tahu urusan orang lain.

  6. 6 none June 19, 2008 at 9:31 am

    Saya sudah jawab masalah itu secara ringkas dan jelas. Apakah suatu aliran itu harus atas nama organisasi atau partai? tidak pahamkah anda apa yang sudah saya tulis?

    Silahkan anda baca buku aqidah ahlussunnah wal jamaah, apa itu ahlussunnah wal jamaah. Setelah anda baca anda akan paham bahwa ahlussunnah wal jamaah bukanlah organisasi atau partai tertentu, melainkan setiap individu yang memiliki aqidah dan cara beragama seperti Rasulullah dan para sahabatnya.

    @den
    None, semua yang beragama Islam, tidak peduli itu kepercayaannya seperti apa, selama mereka diluar Syiah, semuanya mengaku sebagai ahlussunnah wal jamaah.
    None, sekalipun jumlahnya milyaran tapi tanpa seorang imam/pimpinan atau apalah istilahnya yang mempersatukannya dalam suatu ikatan, mana bisa dikatakan sebagai suatu “jamaah”.
    Jadi apa yang anda jelaskan itu sama sekali bukanlah jawaban. Atau bisa dikatakan sebuah jawaban tapi dengan kesimpulan; bahwa anda sendiri tidak tahu yang mana sebenarnya yang satu itu…..😀
    Salam

  7. 7 Nabi lama June 19, 2008 at 12:27 pm

    Quote:
    kalau tidak sesuai, mana mungkin pula sampe diikuti 200 juta manusia.
    Jawab:
    Sudah menjadi kebiasaan Ahmadi untuk menonjolkan diri dengan jumlah.

    @den

    ada lagi neh tambahan, kalau tidak sesuai mestinya Ahmadiyah sudah habis semenjak pendirinya hidup, lho! Bukanlah dari semenjak awalpun upaya2 seperti yang tengah dilakukan di Indonesia saat ini telah ditempuh oleh yang tidak menyukai keberadaan Ahmadiyah?
    Atau kalau kita belajar kemasa yang lebih deket, saat pemerintahan Pakistan dibawah Zulfikar Ali Bhuto dan kemudian Zia Ul Haq, mengklaim sebagai telah berhasil menghapus Ahmadiyah dari peta dunia ditahun 1984, dengan mengamademen konstitusi negara tersebut yang menempatkan Ahmadiyah sebagai kelompok minoritas non muslim dengan segala kebiadaban2nya, dimana hanya mengucapkan assalamu’alaikum-pun seorang Ahmadi bisa masuk penjara.
    Saat itu pengikut Ahmadiyah diseluruh dunia hanyalah sekitar 15 juta, tapi lihatlah kini jumlahnya malah telah ‘membengkak’ jadi 200 juta.
    Dan sejarah mencatat bagaimana akhir kehidupan dari Bhutto dan Zia yang sangat tragis….
    Bila kembali kesaat ini, kita lihat saja apakah upaya2 kaum yang menginginkan Ahmadiyah lenyap dari bumi Indonesia akan berhasil, ataukah justru Ahmadiyah akan semakin bertambah maju lagi…
    Kita lihat saja perkembangannya 😀

    Quote:
    (nulisnya sambil tengok kiri tengok kanan: ngomong gitu ngelanggar skb kagak yah? )
    Jawab:
    Lha, nggak salah Kang? Saya mah nggak ngerasa gitu. Apa Akang sendiri begitu? 🙂

    @den: la iya lah, masa la iya dong… kalau anda kan mau ngomong apapun gak bakalan kena pasal “penodaan skb”!, lain dengan saya…..😀

  8. 8 none June 23, 2008 at 3:02 am

    To : @den
    Saya tidak tahu harus menjelaskan bagaimana lagi kepada anda, apakah penjelasan saya mengenai ahlussunnah dan kekhalifahan yang kurang jelas ataukah KESOMBONGAN dan KEJAHILAN anda yang tidak dapat melihat kebenaran itu.

    Setiap orang boleh saja mengatakan bahwa mereka adalah ahlussunnah waljamaah, tetapi sekali lagi apakah aqidah mereka sesuai dengan aqidah Rasulullah dan ijma para sahabat.

    * Aliran mirzaiyah mengaku ahlussunnah wal jamaah, apakah aqidah anda sesuai dengan aqidah Rasulullah dan ijma para sahabatnya?
    * Orang2 JIL (yang sangat akrab dengan aliran anda) mengaku ahlussunnah wal jamaah, apakah aqidah mereka sesuai dengan aqidah Rasulullah dan ijma para sahabatnya?

    Saya sudah tunjukan kepada anda siapa itu yang selamat, tugas anda adalah mencari tahu aqidah Rasulullah dan ijma sahabat itu seperti apa, bukan mencari tahu organisasi maupun partai… Coba baca perlahan2 apa yang sudah saya tulis di topik sebelah. Kita buktikan “kepekaan nurani” anda diuji disini.

    @den
    trims atas nasihatnya, alhamdulillah saya telah menemukan dan berada didalamnya…
    kapan mau gabung?😀

  9. 9 Silvie June 23, 2008 at 5:21 am

    Yang jelas ko bisa ya orang menuduh sesat tanpa berdialog terlebih dahulu atau hanya karena berbeda pendapat/pemahaman.. seorang manusia bisa menentukan status seseorang.
    ohhh…sangat disayangkan,padahal yg berhak mengkafirkan mencap sesat suatu kaum/golongan hanyalah Allah SWT.
    Berarti orang yg menuduh sesat suatu golongan tanpa ia sadari bahwa ia telah bertindak seperti halnya Tuhan.
    Apa hanya karena orang2x ini merasa dirinya suci dan golongannya mayoritas, lahu berhak mengkafirkan dan menuduh golongan lain sesat,padahal belum tentu mayoritas itu benar di mata Allah,bisa jadi atas izin Allah yg minoritaslah yg benar…

  10. 10 Nabi lama June 24, 2008 at 4:36 am

    Quote Deden:
    tidak menyukai keberadaan Ahmadiyah
    Jabab:
    Tidak suka dengan caranya menggunakan nama Islam, itu aja kok.

    Quote Deden:
    Dan sejarah mencatat bagaimana akhir kehidupan dari Bhutto dan Zia yang sangat tragis….
    Jawab:
    Apa ada hubungannya?

    @den:
    sangat ada…..

    Quote Silvie:
    Yang jelas ko bisa ya orang menuduh sesat tanpa berdialog terlebih dahulu atau hanya karena berbeda pendapat/pemahaman.. seorang manusia bisa menentukan status seseorang.
    ohhh…sangat disayangkan,padahal yg berhak mengkafirkan mencap sesat suatu kaum/golongan hanyalah Allah SWT.
    Jawab:
    Yang sesat itu kan ada batas-batasannya dari Quran dan Hadist, sudah pernah tau nggak itu? Buat Sdr juga untuk mengkafirkan muslim mainstream gara2 kami nggak mengakui nabi MGA khan (karena menurut Sdr, kami ini tidak termasuk orang2 yang mengakui nabi yang diutus oleh tuhannya MG

  11. 11 none June 24, 2008 at 7:16 am

    To : Silvie

    Saya merasa kasihan dengan anda, begitu banyak penjelasan dan dialog2 yang telah kami sampaikan, bahkan teman anda sendiri KANG DEDEN & ALIF TELAH SEPAKAT dengan saya bahwa IJMA SAHABAT merupakan KEBENARAN dan barangsiapa menyelisihinya maka dia telah TERSESAT, tetapi anda masih saja mengatakan bahwa kami bertindak seperti halnya Tuhan. Kalau Perkataan Rasulullah dan Ijma sahabat saja anda ingkari apakah itu tidak TERSESAT? saya sudah mengatakan kepada anda jangan menimbang kebenaran itu dari mayoritas/minoritas tetapi timbanglah dengan Al Quran, Assunnah dan ijma sahabat

    Saya kutip tulisan saya lagi diatas supaya jelas :
    “Tetapi pernahkah anda MENDENGAR/MEMBACA diantara para SAHABAT, TABIIN & TABIUT TABIIN ADA YANG MEMILIKI PEMAHAMAN & PENAFSIRAN SEPERTI YANG ALIRAN ANDA UTARAKAN? Anda menganggap bahwa aliran anda lebih berpikir dan berakal daripada pendahulu2 kita yang shalih (generasi terbaik umat ini), sehingga boleh menafsirkan apa saja sesuai hawa nafsu dan pemahaman anda. Apakah itu yang disebut perbedaan penafsiran ?”

    Saya ingin bertanya kepada anda, apakah dibolehkan apabila ada kelompok yang berbeda pemahaman dengan pemahaman Rasulullah dan Ijma para sahabat? Dimana kepekaan nurani & akal anda wahai para mirzaiyah? Oh… sangat disayangkan.

    Benarlah apa yang dikatakan Sufyan At-Tsauri :
    “Bid’ah itu lebih disukai Iblis daripada maksiat, karena maksiat bisa ditaubati dan bid’ah tidak (diharapkan) tobat darinya.”

  12. 12 ALIF June 24, 2008 at 9:35 am

    Yang pasti menurut abang none ini yang selamat cuma None doang dan yang lain masuk neraka jahanam..nam..nam..
    ehem…
    boleh aja sih ngaku-ngaku sebagai orang yang paling ahli sunah wal jamaah pengikut Rasulullah saw dan bilang yang lain sesat tapi apakah nanti dihari berbangkit Rasulullah saw akan memberi kesaksian dan mengakui abang none ini sebagai pengikutnya dan paling ahli sunah wal jamaah? Ge-Er amat none…bo’ong none..Pd aja lagi..
    hihihi…..
    btw udah ada skb koq masih berdebat masalah ahmadiyah..
    udahanlah..nanti bisa tangkepin lagi…

    buat kang Deden dan ahmadi lainnya…
    mengalah aja kenapa sih buat abang None ini?
    biar dia diem gak ngoceh mulu..
    Bilang aja gini: iya deh None ini paling ahli sunnah wal Jamaah dan pengikut Rasulullah saw sejati dan
    ahmadiyah sesat..sat..sat…hihihi..
    gitu aja koq repot..
    salam

    @den
    lha pan dari dulu juga udah bilang (dengan meminjam ucapan dari HMGA) …bila kecintaan kami kepada Allah dan Rasul suciNya dianggap sebagai suatu kesesatan, biarlah kami menjadi se-sesat2nya manusia!….
    sesaat..sesaat ayo siapa mau ikut sesat???? hehehe….😀

  13. 13 J&W June 25, 2008 at 3:14 am

    Ya Den, bener kata Alif mendingan ngalah aje deh. Kewajiban kita ini sekarang cuma berdoa. Orang2 JA yg mau sholat jumaatan aja di demo, mesjid2 disegel padahal JA masih diperbolehkan utk sholat, apalagi kalau menanggapin orang2 yg menentang JA?

    @den
    oke

  14. 14 none June 25, 2008 at 3:25 am

    Kami sudah paham bagaimana para mirzaiyah berdialog… Ya seperti inilah akhirnya. Para pembaca pasti ingat bahwa bagaimana SOMBONG nya Alif ketika meminta bukti kesesatan alirannya, tetapi ketika kami memberikan penjelasan dengan terang dan jelas, mereka hanya berputar2 menghindar dari permasalahan tidak dapat memberikan bukti dan dalil dan bahkan telah berbohong atas nama saya. Apakah ini sudah menjadi cara beragama dan tabiat aliran mirzaiyah ? Oh… sangat disayangkan.

    Rasulullah bersabda : “Barangsiapa yang menyeru kepada petunjuk, maka ia akan mendapatkan pahala sebanyak pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi sedikitpun dari pahala mereka. Barangsiapa yang menyeru kepada kesesatan, maka ia akan menanggung dosa sebanyak dosa orang yang mengikutinya itu tanpa mengurangi sedikitpun dari dosa mereka”

    Bagi para mirzaiyah yang berjiwa hanif dan pencari kebenaran, carilah kebenaran itu dengan ilmu yang shahih, pemahaman para sahabat dalam memahami Al Quran dan sunnah RasulNya karena merekalah yang dijamin dan diridhoi oleh Allah Ta’ala, mereka tidak berani menafsiri sesuatu tanpa penjelasan dari Allah dan RasulNya. Dengannya engkau akan melihat kebenaran itu dan terkuaklah kebobrokan aqidah mirzaiyah…

    Saya memohon kepada Allah Ta’ala semoga berkenan memberikan taufiqNya kepada kami semua untuk mendapatkan ilmu yang shahih dan beramal dengannya, serta mendakwahkannya dengan keterangan yang jelas.

  15. 15 J&W June 25, 2008 at 5:39 am

    Quote Deden:
    Dan sejarah mencatat bagaimana akhir kehidupan dari Bhutto dan Zia yang sangat tragis….

    Quote nabi lama:
    Apa ada hubungannya?

    Jawab: BACA SEJARAH GAK?

  16. 16 ALIF June 26, 2008 at 4:34 am

    buat None yang tidak sombong dan baik hati (serta rajin menabung)..
    juga paling ahli sunnah wal jamaah dan paling pengikut Rasulullah saw sejati (soalnya yang lain dianggap sesat dan sombong serta tidak akan selamat) pokoknya paling-paling deh…hebatlah None ini pokoknya…None tea…hihihi..

    None, Orang sombong itu adalah orang merasa dirinya paling pintar, hebat, kaya dsb atau juga merasa dirinya paling benar, paling suci dsb…
    siapa ya yang mula-mula mengatakan ahmadi sesat dan merasa paling benar sendiri?
    jadi kalo si ALIF minta bukti kesesatan ahmadiyah itu bukan berarti dia itu somse..none.. Kagak nyambung tuduhannya..

    None sang pemilik kebenaran …kenapa saya tidak mau berdiskusi dgn anda lagi? Karena anda ini jika ditanya apa, menjawabnya apa…disamping itu sekarang sudah ada skb yang membungkam ahmadi (kami dibungkam bukan oleh dalil tapi oleh skb)
    ketika anda mengatakan ahmadi sesat maka saya menanyakan mana Islam yang benar dan anda tidak bisa menunjukan namanya kecuali terus diputar-putar..
    mau bukti lagi none??
    Ini pertanyaan saya yang simple aja none ini hubungannya dengan ref hadist yang anda berikan yaitu 1 yang selamat dan 72 masuk neraka

    anda mengatakan bahwa :
    “ahlussunnah wal jamaah bukanlah organisasi atau partai tertentu, melainkan setiap individu yang memiliki aqidah dan cara beragama seperti Rasulullah dan para sahabatnya.”

    Jika 1 itu adalah individu lalu apakah jumlah 72 dalam hadist itu menunjukan individu juga?
    Berarti Cuma ada 73 individu dalam Islam dan Cuma satu individu yang selamat yaitu None seorang… Iya kan none…hihihi.
    oh ya None, kalau anda lagi sholat sendirian apakah bisa disebut sedang sholat berjamaah ? Lalu jamaah itu apa none?
    Jawab ya none.. Biar nanti jadi bukti siapa yang berputar-putar terus..

    salam,

  17. 17 Silvie June 26, 2008 at 5:00 am

    To: None

    Saya mengatakan mayoritas & minoritas bukan berarti menimbang suatu kebenaran akan tetapi karena apa yg golongan2x Islam lain tuduhkan terhadap golongan muslim kami, mereka pun memiliki keyakinan bahwa mereka ada dalam kelompok mayoritas sehingga mereka bertindak sesuka mereka dan menjadi ditaktor terhadap golongan muslim minoritas seperti Ahmadiyya dan mereka berkehendak sesuka mereka mengatakan golongan2x lain sesat dan tidak benar. Nah golongan2x yg mayoritas ini menganggap bahwa dirinya merasa paling benar sehingga mereka berbuat sesuka mereka.
    Allah itu Maha tau mana yg benar dan salah dan Allah itu akan menunjukan kebenaranNya melalui jalan apa saja.Dan Allah pun menghendaki siapapun juga yg Dia ridhai yg bisa masuk surga.
    Kita kan sudah tau bahwa menurut sabda Nabi Muhammad SAW ini Islam akan terpecah di akhir zaman semua golongan masuk neraka dan hanya satu yg masuk surga.Dengan bermuculnya golongan2x dalam Islam saudara none tidak perlu khawatir toh jauh2x hari Nabi Muhammad SAW sudah mengabarkan akan hal ini yaitu terpecahnya Islam kedalam 73 golongan.

    Yang terpenting dari diri kita adalah bertafakur dan mencari tau apakah diri kita ini ada dalam golongan satu yg diterima oleh Allah SWT.
    saudara none Alhamdulillah selama ini saya sudah mendapat karunia dan keyakinan bahwa saya ada dalam golongan Islam yg benar.saudara None jangan kasihani saya kasihanilah diri sendiri, saya lebih memerlukan kasih sayang Allah karena janji Allah itu pasti dan kasih sayangNya abadi.

    Tetapi satu hal saya akan selalu menghormati keputusan anda dan perkataan anda.jadi tidak ada kebencian diantara diri kita.
    terimakasih.

  18. 18 Nabi lama June 27, 2008 at 2:06 am

    Baca di:
    “http://en.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Zia-ul-Haq”
    Masih misteri, karena Beliau juga menentang invasi Soviet di Afganistan pd waktu itu.
    Apa hubungannya dengan Ahmadiyah yah?

    @den
    hubungan kisah tragis Zia ul Haq dengan Ahmadiyah, dikisahkan dalam sebuah buku yang ditulis Ian Adamson berjudul A Man of God. Saya kutip disini apa yang diuraikan dibab 21 buku itu sbb:

    BAB DUAPULUHDELAPAN
    TINDAKAN TUHAN

    Khutbah Hazrat Khalifah tersebut direkam dan dalam waktu 24 jam, salinannya telah dikirimkan ke semua Jemaat Ahmadiyah di seluruh dunia. Khutbah itu direkam ulang dan didistribusikan lagi, lalu
    diterjemahkan ke dalam bahasa setempat. Terjemahan dan salinannya juga disebarkan luas.

    Meskipun mubahalah itu sudah diumumkan, Hazrat Khalifah tetap mengingatkan lagi Jendral Zia agar ia mau bertobat dan menghentikan penganiayaannya terhadap Jemaat Ahmadiyah.

    “Jika anda memang takut kepada Allah swt tetapi tidak mungkin mengakui kesalahan anda karena posisi duniawi anda, sekurang-kurangnya tariklah tangan anda dari kegiatan tirani dan penindasan para Ahmadi dan cukup anda berdiam diri saja. Dengan cara demikian kami akan mengasumsikan bahwa anda telah menolak menerima tantangan mubahalah dan kami akan berdoa kepada Allah swt agar anda diselamatkan dari kemurkaan-Nya.”

    Tetapi penganiayaan berlanjut terus. Kembali Hazrat Khalifah memohon perpanjangan waktu. “Aku tidak ingin Pemimpin dari sebuah negeri dengan mana kami ini terkait sebelumnya, menjadi sasaran dari
    manifestasi kemurkaan Tuhan. Kalau itu sampai terjadi, maka berikutnya akan diikuti dengan kemunculan manifestasi-manifestasi lain dari kemurkaan samawi.”

    Ada yang menyatakan bahwa mubahalah itu tidak akan berlaku karena Zia tidak memaklumkan secara terbuka bahwa ia menerima tantangan tersebut dan bahwa mubahalah tidak bisa dilakukan dengan sarana modern seperti kaset rekaman audio dan selebaran yang dicetak, namun Hazrat Khalifah
    tidak menghiraukan insinuasi demikian.

    “Tidak perlu bagi seseorang untuk menerima tantangan itu secara terbuka. Kedegilannya dalam sifat tirani dan penindasannya cukup merupakan indikasi bahwa ia telah menerima tantangan tersebut. Dengan demikian hanya tinggal waktu saja yang akan memberitahukan seberapa sombongnya ia dalam menentang Tuhan.”

    Allah swt mengerti arti dari kebungkaman salah satu pihak yang dimaksud, ujar beliau.

    Mubahalah itu tidak saja ditujukan kepada Zia tetapi juga kepada mereka yang secara aktif membantunya dalam penindasan Jemaat. Ketika selebaran yang memuat mubahalah itu dibagikan di sebuah kota kecil Shahkote di distrik Shaikhupura di Pakistan, seorang tukang emas bernama Ashiq Hussain yang selama ini selalu mengorganisir gerombolan yang melempari para Ahmadi dengan batu, berniat mengorganisir demonstrasi dalam skala besar.

    Kali ini bukan hanya batu, katanya, tetapi juga mubahalah bagi para Ahmadi. Memperhatikan toko-toko mereka yang telah dirampok dan dibakar, ternak mereka yang sudah sama mati dan para Ahmadi di distrik itu sudah mati atau melarikan diri, menurutnya gampang sekali untuk melihat di sisi siapa Tuhan berada.

    Setelah mempersiapkan gerombolannya, Ashiq Hussain si tukang emas itu masuk ke warungnya untuk mengambil beberapa pisau. Ia memutar tombol kipas angin otomatis yang biasa dipakainya setiap hari – dan ia langsung jatuh mati. Ia mati tersengat aliran listrik.

    Kerusuhan yang potensial itu jadi batal. Gerombolan yang semula berencana mengejar orang-orang Ahmadi berganti menjadi iringan penguburan tokoh mereka itu.

    Di Inggris seorang musuh Jemaat yang terkenal telah menerima tantangan mubahalah tersebut. Tidak lama kemudian ia mati dalam kecelakaan mobil. Ketika mereka yang melayat berkumpul di rumahnya, lantai rumah itu runtuh amblas ke ruang bawah tanah. Banyak dari mereka yang menderita luka-luka.

    Seorang ulama Muslim mengatakan bahwa ia menerima tantangan tersebut tetapi dalam pidatonya yang panjang lebar, tidak sekali pun ia menggunakan kata mubahalah. Sebaliknya ia menyebut munazarra yang berarti perdebatan dan bukan tantangan yang disertai permohonan kepada Allah swt untuk mengutuk mereka yang berdusta.

    Ulama-ulama Muslim lainnya mengusulkan bermacam pertandingan yang konyol seperti terjun ke sungai, terjun ke api menyala, lompat dari gedung tinggi. Mereka semuanya mensyaratkan bahwa Hazrat Khalifah Keempat harus muncul sendiri pada saat yang mereka akan tentukan, kalau tidak mereka akan mengumumkan bahwa merekalah yang telah menang.Yang lainnya lagi mengumumkan tantangan tetapi tidak mengirimkannya kepada Jemaat Ahmadiyah, dan yang lainnya menantang tetapi tidak meminta Tuhan untuk mengutuk siapa di antara mereka yang berdusta, dan hanya meminta supaya kaum Ahmadi saja yang dikutuk.Tetap saja Zia membungkam tidak bersuara.

    Dalam khutbah tanggal 12 Agustus, Hazrat Khalifah menyatakan bahwa Jendral Zia tidak menunjukkan tandatanda bertobat, baik dalam perkataan atau pun perbuatan. Maka Allah s.w.t. sekarang akan bertindak, kata beliau.

    “Anda tidak akan mungkin menghindar dari hukuman-Nya,” demikian pernyataan beliau.Tidak ada lagi jalan untuk kembali.

    Lima hari kemudian pada pagi hari tanggal 17 Agustus 1988, B. A. Rafiq Sahib, mantan Imam Mesjid London, meninggalkan sebuah pesan tertulis untuk Hazrat Khalifah. Di dalam pesan itu ia menceritakan mimpi yang dilihatnya malam sebelumnya. Dalam mimpi itu ia bertemu Zia dan ia menyampaikan bahwa Hazrat Khalifah tidak menginginkan kemudharatan baginya. Zia katanya mengulurkan tangan ke dagunya dan telah mendorong mukanya dengan kasar. Zia mengacungkan jarinya ke arah Rafiq Sahib dan menggeram. Jarinya bergoyang dan ia mengatakan `Aku akan memberinya pelajaran.’

    Hazrat Khalifah menjawab kepada Rafiq Sahib bahwa Jendral Zia tidak akan memperbaiki kelakuannya. Keangkara-murkaannya akan bertambah-tambah. “Semoga Allah s.w.t. menggagalkan rencana
    musuh-musuh Jemaat,” beliau menambahkan.

    Beberapa jam kemudian, pesawat Hercules C-130 yang membawa Jendral Zia-ul-Haq, diktator Pakistan dan penindas Jemaat Ahmadiyah, telah meledak di udara.

    Saat itu jam 15:46 ketika pesawat keperesidenan itu tinggal landas dari pangkalan udara militer di luar kota Bahawalpur di tenggara Pakistan. Pagi itu secara rahasia ia terbang kesana atas permintaan Mayor Jendral Mahmud Durani, mantan sekertaris militernya yang sekarang menjadi komandan Korps Kavaleri berlapis baja. Hampir semua komandan angkatan darat akan hadir untuk melihat percobaan sebuah tank Amerika Serikat yang baru, kata Durani, dan kalau Zia tidak hadir dikhawatirkan akan dipandang sebagai tindak meremehkan Amerika Serikat.

    Percobaan tank itu merupakan kegagalan karena tank tersebut meleset dalam menembak sasarannya, namun Zia masih tetap kelihatan gembira ketika makan siang di mess perwira. Setelah makan siang ia berjalan ke arah landasan udara dimana berada pesawat kepresidenan, Pak One, yang dijaga dengan ketat. Zia lalu sujud menghadap Mekah dan kemudian merangkul para jendral yang tinggal untuk kemudian melangkah masuk pesawat.

    Dalam pesawat C-130 itu ada sebuah `kapsul’ ruang penumpang berpengatur udara (AC) dan dibagian depan yang merupakan bagian VIP duduklah Jendral Zia beserta Jendral Akhtar Abdul Rehman, Kepala Staf Angkatan Bersenjata, yang merupakan orang kedua paling berkuasa di Pakistan. Di sisi mereka duduk duta besar Amerika Serikat, Arnold L.Raphael dan pemimpin missi militer USA di Pakistan yaitu Jendral Herbert M.Wassom . Di belakang mereka duduk delapan orang jendral Pakistan lainnya.

    Sebuah pesawat keamanan Cessna menyelesaikan penerbangan penelitiandaerah sekeliling, sebuah penjagaan normal karena enam tahun yang lalu ada yang berusaha menembak jatuh pesawat presiden dengan peluru kendali pencari panas – dan menara pengawas kemudian memberikan izin Pak One untuk mengudara.

    Setelah pesawat itu mengudara, petugas menara pengawas menanyakan pilot tentang posisinya dan pilot itu menjawab: “Pak One, siap.”

    Selanjutnya tidak ada lagi kontak dari pesawat kepresidenan. Hanya beberapa menit setelah lepas landas, pesawat itu tidak diketahui lagi keberadaannya.

    Sekitar sepuluh kilometer dari tempat itu, beberapa petani yang sedang menggarap ladangnya melihat sebuah pesawat melayang di langit seperti kereta gantung (roller coaster). Setelah pusingan ketiga, pesawat itu menukik tajam ke tanah dan terkubur dalam tanah berpasir. Pesawat meledak menjadi bola api. Semua 31 penumpang di dalamnya mati seketikaatau mungkin juga sebelumnya.

    Saat itu menunjukkan 15:51. Jadi hanya lima menit setelah pesawat mengudara.

    Allah swt telah memberikan keputusan-Nya, kata Hazrat Khalifah dalam khutbah Jumat keesokan harinya.

    Beliau telah mengingatkan Zia tentang kemurkaan Allah swt tetapi yang bersangkutan tidak menggubris. Karena itu Tuhan telah menghancurkannya secara total. Tuhan juga telah menghancurkan para jendral yang telah membantunya dalam penyalahgunaan kekuasaan.

    Tidaklah pantas kita bergembira atas kematian seorang musuh sekalipun, demikian kata Hazrat Khalifah. Karena itu beliau mengirim ucapan bela sungkawa kepada keluarga Jendral Zia.

    Beliau melanjutkan, “Kita tidak mengingkari bahwa para Ahmadi diseluruh dunia sekarang ini gembira dan berbahagia. Bukan karena seseorang telah mati. Mereka gembira karena mereka telah menyaksikan kemenangan Allah swt.

    “Pertanda itu menggambarkan bantuan samawi yang telah diberikan Allah swt kepada kita. Di masa depan, generasi yang akan datang akan selalu mengingat dengan rasa kebanggaan bagaimana Allah swt telah datang membantu nenek moyang mereka.”

    Banyak dari mereka yang non-Ahmadi sependapat dengan pernyataan beliau. Salah seorang di antaranya adalah Benazir Bhutto, putri dari Zulfikar Ali Bhutto perdana menteri yang digulingkan dan dihukum gantung oleh Zia. “Kematian Zia pasti merupakan tindakan Tuhan,” kata Benazir Bhutto.

    Jurnalis harian Financial Times dari London, Christian Lamb,melaporkan mengenai kematian Zia, katanya “Kerumunan manusia di Islamabad di sore yang cerah itu bisa disalahartikan sebagai
    orang-orang yang sedang merayakan suatu pesta … dimana orang-orang yang haus tontonan menikmati piknik di udara terbuka … Ketika peti mati yang berisi sebutir gigi Zia (karena hanya gigi itu saja yang berhasil ditemukan) diturunkan ke dalam liang lahat, salvo 21 senapan
    berbunyi.”

    Gigi yang selama ini menertawakan mubahalah sekarang terkubur dua meter di bawah tanah, kata salah seorang Ahmadi.

    Team yang memeriksa sebab kecelakaan pesawat, satu per satu melalui analisis tehnis mengeliminer berbagai kemungkinan yang bisa menjadi penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Di pesawat itu tidak ditemukan bekas bom karena runtuhannya tidak tersebar ke bidang yang luas. Tidak juga ditemukan bekas jejak peluru kendali pencari panas karena panas yang ditimbulkan pasti memberi bekas pada panel almunium dari kulit pesawat.

    Juga tidak ada api di dalam pesawat karena dari otopsi Jendral Wassom, kepala Missi Militer USA, ditemukan bahwa yang bersangkutan sudah mati sebelum, bukan sesudah, adanya api yang ditimbulkan oleh kejatuhan pesawat.

    Tidak juga ada kegagalan mesin karena pemeriksaan menunjukkan bahwa mesin itu sedang berputar dengan kecepatan penuh ketika pesawat menghantam tanah.

    Pemeriksaan bahan bakar juga tidak menunjukkan adanya kontaminasi dengan bahan apa pun. Begitu pula kendali pesawat tidak ada menunjukkan tanda-tanda telah disabotase. Hercules Pak One memiliki
    tiga set kendali dan para peneliti tersebut sudah memastikan bahwa semua kendali itu berada dalam keadaan laik jalan.

    Satu-satunya kemungkinan yang tinggal adalah bisa jadi pilot, dan barangkali semua penumpangnya, tiba-tiba kehilangan kesadaran. Bagaimana hal ini bisa terjadi, para peneliti itu tidak bisa menjawab.

    Mengapa hal itu terjadi, seluruh dunia mengetahuinya.

  19. 19 none June 27, 2008 at 3:27 am

    To Alif :
    Al-Kibru(sombong) adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.

    Anda menyatakan : “Jika 1 itu adalah individu lalu apakah jumlah 72 dalam hadist itu menunjukan individu juga?
    Berarti Cuma ada 73 INDIVIDU dalam Islam dan Cuma SATU INDIVIDU YANG SELAMAT yaitu None seorang… Iya kan none…hihihi”.

    Bandingkan dengan pernyataan saya : “ahlussunnah wal jamaah bukanlah organisasi atau partai tertentu, melainkan SETIAP INDIVIDU yang memiliki aqidah dan cara beragama seperti Rasulullah dan para sahabatnya.”

    Apakah ini akal dan pikiran yang dibangga2kan oleh aliran anda? Apakah saya menyebutkan SATU INDIVIDU ? Bagaimana kang Deden, apa saya mengatakan itu? Untuk menyimpulkan pernyataan saya saja anda salah, pantaslah kalau anda menafsirkan Al Quran dan Assunnah semaunya saja berdasarkan hawa nafsu dan pemikiran anda, tanpa melihat bagaimana ijma sahabat menafsirinya. Bagaimana dengan pertanyaan saya yang paling awal sekali, apakah anda ingin berputar2 dimasalah ini ? Itulah Al-Kibru yang sesungguhnya.

    To Silvie :
    Silahkan anda nilai sendiri bagaimana para mirzaiyah berdialog, anda ingin kami berdialog, tetapi tidak satupun dalil yang mereka utarakan melainkan dugaan2 semata dan berputar2 untuk mengelabui orang awam saja.

    Ada pepatah arab mengatakan “Semua orang mencintai Laila, tetapi Laila hanya mencintai seorang saja”. Umat diluar Islam pun membutuhkan kasih sayang Allah, tetapi apakah Allah ridha kepadanya?

    Rasulullah telah memberikan penjelasan kepada kita siapa itu yang selamat. Saya sarankan anda membaca buku2 aqidah ahlussunnah wal jamaah, bagaimana para sahabat tegar diatas garis sunnah, tidak menafsiri tanpa penjelasan dari Allah dan RasulNya. Pantaslah mereka disebut generasi terbaik ummat ini yang dijamin dan diridhai oleh Allah Ta’ala. Barangsiapa yang meniti jalannya Rasul dan para sahabat maka mereka itulah yang selamat. Bid’ah itu indah dilihat tetapi busuk didalam. Umat Kristen pun terlihat indah dipandang (dengan menebarkan semboyan kasih untuk sesama) tetapi busuk didalam.

  20. 20 ALIF June 28, 2008 at 4:40 am

    Terbuktikan ditanya apa dijawab apa…
    None saya paham maksud anda,
    justru itu saya menanyakan juga yang 72 itu apa?
    apakah golongan/aliran ataukah setiap individu juga?

    dan anda tidak menjawab pertanyaan tsb..

    logikanya 73 – 1 = 72
    agar nyambung satuannya haruslah sama…
    tidak mungkin 73 golongan – 1 individu = 72 golongan
    jelas?
    dan anda belum menjawab pertanyaan saya : Apakah
    kalau sholat sendirian bisa dikatakan sholat berjemaah ? Mengapa ?
    oh ya satu lagi..apakah benar sombong = menolak kebenaran
    lalu bagaimana dengan ungkapan sombong itu selendangnya Allah..
    apakah Allah menolak kebenaran (nauzubilah min zalik)
    jawab ya.. Jangan berputar-putar terus dong…

  21. 21 Silvie June 28, 2008 at 5:31 am

    To: None
    mengelabui??? Siapa ya yg mengelabui??? saya pikir tidak ada untungnya kita mengelabui tentang masalah aqidah.
    Saudara none mengatakan jalannya Rasul dan para sahabat,betul itu tapi menurut pandangan anda memangnya selama ini muslim kami mengikuti jalannya siapa.sangat jelas kan muslim kami sudah berulang kali menjelaskan kamipun mengikuti jalannya Rasul dan para sahabatnya,rukun iman sama,rukun Islam sama,kitabnya sama Alqur’an,kiblatnya sama Nabinya sama Nabi Muhammad SAW,agamanya sama Islam.hanya yg membedakan muslim kami ya satu, kami sudah mengakui turunnya Imam Mahdi yang di janjikan.Nah kalau muslim kami tidak ta’at pada Imam Mahdi yg dijanjikan ini berarti muslim kami tidak patuh pada Rasulullah SAW.Kalau kita memang ingin mengikuti jalan Rasulullah SAW ya kita di wajibkan ta’at apabila Imam Mahdi telah datang sesuai perintah Rasulullah SAW.

    To: None tentu dong anda pun sbg muslim mengakui akan turunnya Imam Mahdi di akhir zaman.
    Nah apabila memang sudah datang apa yg akan anda lakukan??
    menerima dan beriman kepadanya,acuh tak acuh,atau menolak dan menentangnya.bagaimana???

    sudah dulu ya..(coba saya baca lagi kata2x saya melanggar SKB enggak ya.mudah2xan sih enggak he..he..)

  22. 22 none June 30, 2008 at 7:09 am

    To Alif :
    Semakin terlihat sekali cara beragama aliran anda seperti layaknya para ahlul bid’ah dan ahlul kalam, berputar2 pada kata2 untuk mengelabui manusia.

    Silahkan anda tanya kepada Silvie atau Kang Deden, apakah maksud saya seperti itu, yaitu satu individu ? apakah golongan/jamaah bukan terdiri dari individu ? Ahlussunnah wal jamaah merupakan golongan yang selamat yang terdiri dari setiap individu (siapa saja) yang memiliki aqidah dan cara beragama seperti Rasulullah dan para sahabatnya.

    Mengenai Al-Kibru saya akan berikan isi hadis lengkapnya agar tidak ada pemahaman ngawur seperti anda.

    “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada sebesar dzarrah dari kesombongan.” Salah seorang shahabat lantas bertanya: “Sesungguhnya seseorang senang jika bajunya bagus dan sandalnya baik?” Maka beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah Dzat yang Maha Indah dan senang dengan keindahan, Al-Kibru(sombong) adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.”(HR Muslim dalam Shahih-nya, Kitabul Iman, Bab: Tahrimul Kibri wa Bayanuhu)

    Kalau kita lihat hadis diatas, berarti secara tidak langsung anda juga telah menuduh Rasulullah bahwa Allah menolak kebenaran dan meremehkan manusia?

    Saya tidak mau berpanjang lebar berdiskusi dengan anda, ini merupakan kesia-siaan semata. Anda dan teman anda sepakat bahwa barangsiapa yang menyelisihi aqidah dan cara beragama Rasul dan para sahabatnya maka dia telah TERSESAT. Anda belum membuktikan apa2 kepada kami bahwa aqidah anda sama dengan aqidah Rasulullah dan Ijma para sahabat. Anda hanya ingin kami mengikuti pertanyaan2 anda saja, tetapi lari dari topik permasalahan.

    To Silvie :
    Coba anda baca tulisan2 Alif diatas, apakah bukan berputar2 dan mengelabui. Itulah kenapa kami lelah berdiskusi dengan anda2. Bagaimana menurut anda, Syiah dan khawarij mempunyai rukun islam yang sama atau berbeda ? Kalau sama, apakah menurut anda mereka tersesat apa tidak ?

    Pemahaman aliran anda tentang imam mahdi, turunnya Nabi Isa dan Dajjal berbeda dengan pemahaman Rasulullah dan para sahabat. Jadi untuk apa kami berbai’at kepada imam mahdi versi anda, sedangkan aliran anda menyelisihi pemahaman Rasulullah dan ijma para sahabat.

  23. 23 Silvie July 1, 2008 at 5:40 am

    To: None
    Menurut sabda Rasulullah SAW barang siapa yg tidak mengenal imam pada zamannya sungguh ia akan mati secara jahiliyah (Bodoh).
    Nah untuk saudara none kita hidup sekarang di zaman apa sih? toh kita sekarang sudah merasakan tanda2x akhir zaman,coba lah pelajari tentang itu supaya tau.
    Kata anda pemahaman kami berbeda??? berbeda bagaimana toh kami menjelaskan semua ini berdasarkan Alqur’an dan hadist.
    Bai’at?? Kami tidak meminta anda untuk bai’at,ya kalau anda mau bai’at atau tidak ya itu terserah anda apakah anda mau melaksanakan perintah Rasulullah SAW atau tidak dan itupun bukan urusan kami anda mau bai’at atau tidak akan tetapi urusan anda sendiri dengan Allah Ta’ala bukan dengan kami ya.Karena Allah sendiri yg akan menghakimi kita umat manusia di akhirat nanti.
    Ketika saya belum mengerti saya bertanya kalau golongan Ahmadiyya ini Islam mengapa harus memakai organisasi ahmadiyya tidak Islam saja,setelah di jawab:sekarang golongan Islam itu banyak diantaranya HTI,jama’ah Islamiyah,FPI.Nah kalau saya sih enggak mau di samakan dengan golongan2x Islam radikal ini toh mereka sudah tercap jelek bahkan di cap teroris oleh bangsa2x yg belum paham Islam.kalau saya sih enggak mau di samakan dengan mereka.begituuuu….

  24. 24 ALIF July 2, 2008 at 4:46 am

    hehehe
    None..none..tidak satupun pertanyaan saya anda jawab kecuali cuma berdalih ini itu….nyerah aja gitu lho..nggak usah berdalih macam2..

    None yang katanya sudah lelah berdiskusi dan bingung sendiri
    coba siapa sih yang mula2 ngajak debat ahmadiyah?
    dan yang merasa sombong bisa menunjukan kesesatan ahmadiyah ?
    None yang merasa tidak pernah sombong, tapi kontradiksi dgn pernyataan2 anda yang merasa benar sendiri..hihihi
    siapa suruh datang jakarta none? siapa suruh datang ke blog ini..
    Lha banyak2lah belajar agar tidak mudah mengatakan sesat pada orang lain….
    Mengatakan sesat kepada orang lain itu mudah none tapi menunjukan siapa yang benar anda malah akan bingung sendiri
    seperti anda ini None
    hihihi

  25. 25 none July 3, 2008 at 4:46 am

    To Alif :
    Baiklah Alif saya akan ringkas diskusi kita yang lalu, biar jelas siapa yang banyak bertanya tetapi tidak pernah menjawab dan siapakah para pembangkang itu.

    Pertanyaan saya :
    1. Anda mengatakan bahwa sahabat memang tidak pernah berselisih ttg Nabi Isa israeli sudah wafat dan orang wafat tidak akan datang lagi kedunia ini. Tolong buktikan argumen anda dengan perkataan sahabat ? -> argumen anda belum terbukti dan belum terjawab.

    2. Mana dalilnya nabi Isa as yang turun mejadi tua renta dan tidak bisa melawan Dajjal ? -> belum anda jawab sama sekali

    3. Hadis tentang mata kakinya Dajjal sedalam lautan? tolong sebutkan hadisnya, perawinya dan derajat hadisnya? -> anda hanya memberikan isi hadis tanpa perawi dan derajat hadisnya.

    Pertanyaan anda :
    1. Diantara berbagai aliran islam yang ada di dunia ini berarti Cuma satu yang selamat padahal kita tahu masing-masing mempunyai tafsir sendiri-sendiri dalam menafsirkan sunnah nabi.

    Inilah jawaban saya :
    “Ikhtilaf itu merupakan sunatullah. Dijaman shahabat pun terjadi ikhtilaf. Contohnya adalah dalam masalah talak, faroidh,dll. Perbedaan itu disebabkan bisa jadi seorang sahabat belum mengetahui hadist mengenai kekhususan suatu masalah, sedangkan sahabat lain mengetahui. Namun kesalahan seperti itu tidaklah terjadi pada mereka dalam persoalan-persoalan yang besar dan gamblang” lalu “Apabila perbedaan umat islam itu dalam masalah ikhtilaf yang memang telah terjadi di zaman sahabat atau masalah2 baru yang belum pernah ada di zaman generasi terbaik umat ini, maka itu ikhtilaf yang dimaafkan selama didasarkan atas kaidah2 syar’i. Tetapi apabila para sahabat, tabi’in dan tabiut tabi’in tidak pernah berselisih terhadap suatu masalah, lalu ada suatu kelompok yang MENGADA-ADA dalam hal yang telah disepakati, maka itulah yg tersesat”.
    Kesimpulan : sudah dijawab sesuai pertanyaan

    2. Aqidah Islam yang benar dan lurus? Islam yang benar dan lurus itu Islam yang seperti apa?

    Inilah jawaban saya :
    “Dapat disimpulkan bahwa aqidah yang lurus dan selamat adalah aqidah Rasulullah dan para sahabatnya serta orang-orang yang mengikutinya yang tidak banyak mengada-ada dalam masalah agama yang tidak ada penjelasannya dari Allah dan Rasulnya. Inilah jalan yang lurus, barangsiapa yang menyelisihi aqidah dan cara beragama mereka maka dia telah tersesat”
    Anda dan Kang Deden sepakat dengan jawaban tersebut. Kesimpulan : pertanyaan anda terjawab.

    3. Bisa anda tunjukan ALIRAN mana yang sebenarnya telah mengikuti sunnah nabi? (sebutkan NAMA bukan kriterianya)

    Inilah jawaban saya :
    “Diantara 73 golongan yang selamat yaitu adalah Ahlussunnah wal jama’ah. Siapapun dia yang mengikuti cara beragamanya generasi terbaik ummat ini, maka ia termasuk didalam ahlussunnah wal jama’ah,
    bukan partai maupun kelompok organisasi”.
    Kesimpulan : Saya sudah sebutkan nama aliran/golongannya sesuai pertanyaan anda.

    Kesimpulan diskusi :
    1. barangsiapa yang menyelisihi aqidah dan cara beragama mereka maka dia telah TERSESAT (semua sepakat)
    2. Tidak sama dengan aqidah Rasulullah dan Ijma para sahabat = TERSESAT (semua sepakat)
    3. aqidah Mirzayah = aqidah Rasulullah dan ijma para sahabat ? -> tidak terbukti
    4. Kesimpulannya ? anda bisa simpulkan sendiri masing-masing.
    5. Siapakah para pembangkang yang banyak bertanya tetapi tidak pernah menjawab ? anda bisa simpulkan sendiri masing-masing.

  26. 26 none July 3, 2008 at 5:01 am

    To Silvie :
    Kami mengimani hadis tersebut, tetapi kami tidaklah bodoh dengan mengangkat seorang imam yang tidak jelas aqidahnya. Itulah kenapa saya katakan anda mengambil sebagian sunnah tetapi melupakan sunnah lainnya yang lebih penting. Silahkan anda baca kembali penjelasan saya ditopik sebelah.

    Apa bedanya anda dengan Syiah dan khawarij, mereka pun berdalil berdasarkan Al-Quran dan Hadis, rukun iman dan islamnya pun sama. Menurut anda pemahaman mereka bagaimana, lurus atau tersesat?

  27. 27 Silvie July 4, 2008 at 5:39 am

    To: None
    Mengimani tapi tidak menjalankannya ya,tau tapi tidak melaksanakannya ya atau pura2x tidak tau.

    Sekarang begini imam yg aqidahnya jelas itu yg bagaimana terus yg imam aqidahnya jelas itu siapa.kalau berucap itu harus ada penjelasannya dong jangan asal jeplak bicaranya.iya enggak.. iya enggak..
    perlu diketahui oleh anda yg mengangkat seorang imam bukanlah atas kehendak kami manusia akan tetapi pendakwaanya sendiri dari Allah SWT.memilih khalifah pun berdasarkan khilafat yg di dapat dari Allah Ta’ala melalui do’a, shalat istikharah. jadi bukan asal pilih kaya pemilu begituuu….

  28. 28 none July 4, 2008 at 10:41 am

    Imam maksud anda disini apa ? Imam Mahdi ? Kalau maksud anda imam mahdi ya jelas belum ada mba… Dan yang pasti aqidahnya = aqidah Rasulullah dan ijma para sahabat dan tidak mengada-ada dengan mengaku Nabi dan Rasul juga.

    Kalau menurut anda Imam Mahdi sudah muncul, coba jelaskan kepada kami ciri2nya berdasarkan Hadis-hadis Shahih, simpel kan.

  29. 29 ALIF July 5, 2008 at 2:47 am

    None bilang:
    Pertanyaan anda :
    1. Diantara berbagai aliran islam yang ada di dunia ini berarti Cuma satu yang selamat padahal kita tahu masing-masing mempunyai tafsir sendiri-sendiri dalam menafsirkan sunnah nabi.
    Inilah jawaban saya :
    “Ikhtilaf itu merupakan sunatullah. Dijaman shahabat pun terjadi ikhtilaf. Contohnya adalah dalam masalah talak, faroidh,dll. Perbedaan itu disebabkan bisa jadi seorang sahabat belum mengetahui hadist mengenai kekhususan suatu masalah, sedangkan sahabat lain mengetahui. Namun kesalahan seperti itu tidaklah terjadi pada mereka dalam persoalan-persoalan yang besar dan gamblang” lalu “Apabila perbedaan umat islam itu dalam masalah ikhtilaf yang memang telah terjadi di zaman sahabat atau masalah2 baru yang belum pernah ada di zaman generasi terbaik umat ini, maka itu ikhtilaf yang dimaafkan selama didasarkan atas kaidah2 syar’i. Tetapi apabila para sahabat, tabi’in dan tabiut tabi’in tidak pernah berselisih terhadap suatu masalah, lalu ada suatu kelompok yang MENGADA-ADA dalam hal yang telah disepakati, maka itulah yg tersesat”.
    Kesimpulan : sudah dijawab sesuai pertanyaan
    ————

    None anda tidak menjawab inti pertanyaan saya:
    Inti pertanyaan saya sunnah atau bidah seperti kegiatan Tahlil, apakah termasuk Ikhtilaf atau mengada-ngadakan urusan agama (bid’ah)?
    Bila mengikuti kriteria anda maka mayoritas umat Islam di Indonesia tersesat juga None…
    Cuma none yang selamat..hihihi.

    —-
    None bilang :
    3. Bisa anda tunjukan ALIRAN mana yang sebenarnya telah mengikuti sunnah nabi? (sebutkan NAMA bukan kriterianya)
    Inilah jawaban saya :
    “Diantara 73 golongan yang selamat yaitu adalah Ahlussunnah wal jama’ah. Siapapun dia yang mengikuti cara beragamanya generasi terbaik ummat ini, maka ia termasuk didalam ahlussunnah wal jama’ah,
    bukan partai maupun kelompok organisasi”.
    Kesimpulan : Saya sudah sebutkan nama aliran/golongannya sesuai pertanyaan anda.
    —————–

    None, Sudah saya jawab juga bahwa jamaah itu erat kaitannya dengan imam, apakah umat Islam sekarang berada dalam satu imam dan satu jamaah?
    dahulu para Sahabat berada dalam naungan khilafah, apakah anda berada dalam kekhalifahan?
    jika belum berarti anda sendiri belum mengikuti sunahnya para sahabat…

    Jelas none?

  30. 30 Silvie July 5, 2008 at 4:25 am

    To none:Kata anda Imam mahdi belum ada,terus adanya kapan dong,harus dijelasin juga biar tau.kan ada tuh tanda2x turunnya imam mahdi seperti apa yg disabdakan Nabi Muhammad SAW. jelasin ya..saudara none.

    Rasulullah SAW bersabda:
    Sudah dekat saatnya bahwa orang yang hidup di antara kamu ,akan bertemu dengan Isa Ibnu Maryam,yang menjadi Imam Mahdi dan hakim adil.’
    sudah dijelaskan bahwa Isa almasih yang datang bukanlah Isa almasih yang di utus Allah SWT untuk kaum Bani Israil,melainkan seorang yang datang dari umat Islam sendiri yang di juluki Isa Almasih dan Imam Mahdi.
    Rasulullah SAW bersabda :(Hadits ibnu Majah bab Ayidatuz zaman)
    ‘Tidak ada Mahdi kecuali Isa’
    Hadits ini menerangkan bahwa Mahdi dan Isa yang dijanjikan itu bukan terdiri dari dua orang tetapi seorang dengan dua nama. Dan datang dari umat muslim sendiri.
    salah satu tanda turunnya Imam Mahdi,yaitu manusia yg paling gigih menolaknya adalah para ulama.seperti yg dikatakan seorang ahli sufi dan penafsir Alquran terkenal,Hazdrat Muhyidin Ibnu Arabi.
    ” Bila Imam Mahdi muncul ,tak ada orang yg lebih menentangnya daripada yg dinamakan kaum Fuqaha(ulama),karena mereka khawatir kehilangan kedudukan dan pegangan mereka pd masyarakat ramai.” ( FATUHATUL MAKKIYAH,JILID II BAB 366,hlm 374)

    ( aduh ngelanggar skb gk ya aq ngejelasin ini he..e..e..,ah tapi ini kan penjelasan dari hadist2x Nabi Muhammad SAW,jd gk ngelanggar dong.)

  31. 31 Jafar July 5, 2008 at 8:44 am

    Untuk Mba Silvie:
    Rasulullah SAW bersabda:
    Sudah dekat saatnya bahwa orang yang hidup di antara kamu ,akan bertemu dengan Isa Ibnu Maryam,yang menjadi Imam Mahdi dan hakim adil.’
    Tolong kalau bawa2 hadits dijelaskan hadits itu dari kitab mana, sapa yang meriwayatkan, sanadnya gimana, kedudukan hadits itu gimana. Jangan asal copy paste aja dong.
    Satu lagi kritikan, kenapa banyak mengambil ajaran dari Ibnu Arabi?
    Ulama-ulama besar di zamannya sepakat menganggap bahwa ajaran2 Ibnu Arabi adalah sesat. Ilmu tasawufnya telah tercemar dengan ajaran2 menyimpang. Syeikh Junaidi Al-Baghdadi, salah seorang sufi besar dan lurus pernah berujar ‘Semua jalan tertutup bagi manusia, kecuali jalan yang dilalui Nabi saw.’
    Nah dari situ sudah jelas kan kalau ada sufi yang tidak mengikuti jalan Rasulullah SAW maka dia adalah sesat. Dan itu juga menjawab kenapa para Ulama sepakat memberikan fatwa sesat terhadap Ahmadiyah karena memang itulah ajaran Nabi Muhammad bahwa tidak ada lagi Nabi terakhir selain dia baik itu membawa ajaran baru ataupun tidak.
    Sekedar bahan pemikiran:
    Dari ribuan ulama-ulama atau orang-orang shalih sejak awal hijriyah sampai sekarang apakah pernah ada dari mereka itu Nabi yang mendapat wahyu. Nah kenapa tiba-tiba diabad 19 muncul seseorang yang bukan dari kalangan alim ulama besar, keshalihannya pun belum jelas tiba2 mengaku sebagai Nabi dan mendapat wahyu. Sudah sedemikian tinggikah maqam nya dia sampai Allah menurunkan wahyu kepadanya.

  32. 32 none July 7, 2008 at 6:04 am

    To Alif :
    Bagaimana kalau kita buat kesepakatan. Saya menjawab pertanyaan anda selanjutnya, tetapi anda harus menjawab 3 pertanyaan saya diatas yang paling awal dan belum anda jawab satupun, bagaimana?

    Saya tidak ingin berdebat kusir dengan anda yang tidak bermanfaat sama sekali.

  33. 33 ALIF July 8, 2008 at 2:35 am

    None…
    saya tidak butuh kesepakatan dan dialog dengan anda..
    yang saya butuhkan cuma bukti bahwa diskusi dengan orang-orang seperti anda cuma buang-buang waktu dan energi saja…
    mau tahu buktinya…
    tuh contohnya pertanyaan saya diatas..
    ditanya apa dijawab apa..
    malah membuat kesepakatan…
    dan tidak ada satupun pertanyaan saya yang anda jawab..
    jelas…???
    Jadi kesimpulannya jelas sekali bahwa anda tidak bisa menunjukan kesesatan ahmadiyah dan menunjukan Islam yang benar kepada saya…
    good bye..
    salam…

  34. 34 none July 8, 2008 at 2:38 am

    To Silvie :
    Saya perjelas lagi pernyataan saudara Jafar.
    1. Sebutkan riwayat, sanad dan derajat semua hadis yang anda bawakan
    2. Mana dalilnya bahwa imam mahdi turun di abad 19, kenapa tidak diabad 20 atau yang lainnya, padahal kerusakan ummat lebih parah pada abad ini dibandingkan abad 19

  35. 35 none July 8, 2008 at 4:00 am

    To Alif :
    anda mengatakan : “dan tidak ada satupun pertanyaan saya yang anda jawab.. jelas…???”

    Anda boleh berkata apa saja diforum ini sesuka anda, tetapi faktalah yang membuktikan siapa yang banyak bertanya tetapi sedikit menjawab. Saya menjawab sesuai yang anda tanyakan, tetapi anda meminta lebih dari itu tetapi PERTANYAAN SAYA YANG PALING AWAL yang merupakan topik diskusi tidak pernah anda singgung2.

    Fakta tidak pernah berbohong. Karena saudara Alif menolak kesepakatan, maka dengan ini dialog dengan Alif saya akhiri, dengan kesimpulan yang telah saya tulis diatas.

  36. 36 silvie July 10, 2008 at 5:14 am

    to none:
    Mengenai hadist yg saya kutip tsb adalah sabda Rasulullah SAW dalam kitab hadits Musnad Ahmad bin Hambal jilid II hal 411.
    Dan Rasulullah SAW pun bersabda dalam Kanzul Umat hadits yg diriwayatkan oleh Ibnu Majah Rasul bersabda:
    Bagaimana mungkin umatku bisa binasa karena ada aku di awalnya( pada permulaan Islam) dan almasih ada di akhirnya ( pd akhir zaman).
    Salah satu tanda turunnya Imam Mahdi

    Rasulullah SAW bersabda dalam kitab hadist Darul Qutni,jilid 1 hal 188.

    Sesungguhnya untuk mahdi kita ada dua tanda yg belum pernah terjadi sejak saat bumi dan langit diciptakan.Gerhana bulan akan terjadi pd malam pertama bulan Ramadhan dan gerhana matahari akan terjadi pd pertengahannya.

    Allah begitu pemurah terhadap hamba2xnya tidak mau menyesatkan hambanya yg ingin mencari kebenaran. Allah memberi kabar suka tentang akan datangnya Imam Mahdi dg tanda2x yg sangat jelas dan gamblang.berkenaan dg hadist tsb,mungkin saudara2x akan bertanya kapankah tibanya tanda gerhana bulan dan matahari tsb.apakah tanda yg dijanjikan tsb telah terjadi atau kita harus masih menunggu.

    Saudara2x di indonesia ada suatu tempat yg dikhususkan utk merekam segala sesuatu yg berhubungan dg kejadian alam.tempat itu terletak di sebelah utara kota bandung yakni kota lembang.di tempat tsb ada sebuah tempat peneropongan bintang.bila kita ingin mengetahui apakah gerhana yg dijanjikan tsb sudah terjadi atau belum kita bisa datang ketempat tsb dan menanyakannya.

    Saya mendapat inrformasi dari sumber yg dpt dipercaya dan saya yakin betul akan kebenaran kabar itu bahwa kejadian gerhana bulan dan gerhana matahari dalam satu bulan yg bersamaan tsb telah terjadi satu abad yg lalu di negara india.tepatnya terjadi pd bulan Ramadhan 1311 H/1894 M.( Gerhana bulan terjadi pd tgl 13 Ramadhan 1311 H.sedangkan gerhana matahari terjadi pd tgl 28 Ramadhan 1311.

    To: none
    mengenai turunnya imam mahdi mengapa tidak di abad 20 itu mah urusan Allah karena Allah yg mengangkat utusanNya dan Dialah Allah yg lebih tau bukan kami manusia dan di awal abad 19 saja Islam itu sudah banyak yg merusak.Jadi Allah maha tau kapan utusanNya harus sudah turun.

    Nah saudara none saya sudah menjelaskan berdasarkan Hadist. sekarang giliran saya dari Qur’an surat apa dan ayat berapa atau dari hadist mana anda mengatakan muslim kami sesat…?????jelaskan

  37. 37 silvie July 10, 2008 at 7:32 am

    To: jafar
    udah di jelaskan ya sebagian di atas yg saya tujukan kepada saudara none juga.
    Nah sekarang anda lebih berpegang teguh pada Allah ataukah ulama.kalau utusan Allah sudah pasti Allah yg akan mengaturnya dan membantunya. segigih apapun orang2x yg memusuhi utusan Allah sudah pastilah utusan Allah yg akan menang dan juga para pengikutnya.
    Nah sekarang anda berpegang teguh pada siapa.Pada ulama???
    terus anda baru percaya bila yg mendakwakan imam mahdi adalah dari kalangan ulama begitu.
    sedangkan mengenai ulama Rasulullah SAW bersabda dalam hadits Baihaqi,Mysikaat:

    Akan datang suatu jaman pada manusia bilamana Islam hanya tinggal namanya saja dan Alqur’an tinggal tulisannya saja,mesjid mesjid mereka akan ramai dan penuh dengan orang2x akan tetapi kosong dari petunjuk,ulama ulama mereka wujud paling buruk di kolong langit,fitnah2x keluar dari mereka dan akan kembali pada mereka juga.

    Dan apabila saudara jafar mengatakan ulama adalah para pewaris nabi,itu betul tapi ulama yg dimaksud ulama yg seperti apa dulu ,kalau ulama yg memang benar2x membimbing umat untuk kejalan Allah yg berprilaku baik ya itu bisa dikatakan ulama pewaris nabi.tapi kalau ulama2x yg hanya menebarkan fitnah seperti apa yg disabdakan Rasulullah SAW itu bagaimana???????

  38. 38 none July 10, 2008 at 8:32 am

    Silahkan anda baca mengenai hadis yang anda kutip di http://swaramuslim.net/more.php?id=A1020_0_1_0_M

    Dalam mengambil hadis kita harus melihat derajat hadisnya. Hadis dhaif & maudhu tidak memiliki otoritas sebagai sumber ajaran Islam dan tidak dapat dijadikan sebagai dalil. Kenapa anda tidak menggunakan hadis yang jelas2 kesahihannya mengenai tanda-tanda dan ciri-cirinya? Itulah kenapa saya tanyakan kenapa anda bisa pastikan sudah muncul pada abad 19. Kenapa hadis2 yang lain tidak anda cantumkan, apakah karena tidak sesuai dengan ciri-ciri imam mahdi versi anda?

    Rasulullah telah menjelaskan kepada kita bahwa dari 73 golongan hanya satu yang selamat. Apakah Rasulullah menjelaskan satu persatu golongan yang tersesat tersebut? Rasulullah hanya menjelaskan siapa itu golongan yang selamat, dan saya telah jelaskan masalah itu pada diskusi yang lalu baik dengan Al-Quran, Hadis shahih maupun pemahaman para sahabat (teman anda pun telah sepakat dengan saya). Dan anda dan teman2 anda belum membuktikan apa-apa kepada kami bahwa aqidah anda = aqidah Rasul dan para sahabatnya.

    Btw, apakah aliran anda tidak menganggap kami sesat atau kafir murtad?

  39. 39 silvie July 11, 2008 at 3:55 am

    To: None
    Saya yakin banyak ulama yg mengetahui hadist tsb,akan tetapi mereka mengelaknya alias yg bagus untuk mereka ya di ambil dan di terima tetapi yg tidak baik bagi mereka ya tidak di ambil dan tidak di terima.
    Pernah saya mendengar cerita dari rekan saya,ada seseorang yg mengikuti kegiatan pengajian di mesjid dengan penceramah seorang kiyai kondang.lalu orang tersebut bertanya kepada kiyai tsb :
    Pak bagaimana dengan sabda Nabi Muhammad SAW mengenai ulama bahwa sejahat jahatnya manusia di akhir zaman adalah ulama.
    Lalu kiyai tsb menjawab: hadist Mengenai ulama yg di sabdakan Rasulullah SAW tsb mudah mudahan itu tidak terjadi.
    mengenai sabda Rasulullah SAW itu sudah pasti dan harus terjadi ini menandakan bahwa apa yg Rasulullah SAW sabdakan adalah benar.tetapi apabila itu tidak terjadi seperti apa yg di katakan kiyai tsb berarti Rasulullah bohong.
    Nah maka dari itu apa yg Rasulullah SAW sabdakan itu sudah pasti dan harus terjadi dan ini menandakan bahwa apa yg Rasulullah sabdakan adalah benar.
    Dan ternyata sekarang itu menjadi kenyataan.banyak ulama2x yg menjelek jelekan suatu golongan bahkan fitnah2x dalam ceramahnya sehingga apa yg mereka dakwahkan kepada umat bukanlah kebaikan akan tetapi kebencian bahkan kemarin ada seorang ulama dari golongan Islam radikal dalam tabligh akbarnya mengajak untuk membunuh pengikut ahmadiyya.apa ini disebut ulama baik apa ini yg di sebut ulama pewaris nabi???

    Namun ingat memang tidak semua ulama jahat banyak juga ulama yg memegang teguh ajaran nabi Muhammad SAW yg membimbing umat kejalan yg benar.

    Bagaimana None tentang hadits ini….. ?????
    Dan tidak ada bagi saya mengarang ngarang atau menambah nambah hadist, kena hukum Allah saya kalau merubah rubah atau mengacak ngacak ayat2xNya.
    Dan satu hal golongan kami tidak pernah mengkafirkan atu mengatakan sesat pada golongan Islam manapun.
    Karena yg berhak mengafirkan dan mengatakan sesat hanyalah Allah SWT,karena Dia yg Maha tau.
    Dan yg ada juga kami yg sering dikatakan sesat,kafir,bukan Islam….padahal kami tidak seperti itu.
    Nah ini yg mengganjal saya utk ingin berdialog bahwa apa yg dituduhkan orang2x itu sama sekali tidak benar!!!

  40. 40 silvie July 11, 2008 at 4:07 am

    To: None
    Bagi kami anda tidak setuju,tidak senang terhadap muslim kami. itu tidak apa2x itu hak anda tapi saya akan selalu menghormati argumentasi anda.tapi ingat keyakinan bukanlah suatu paksaan..jadi sedetail apapun anda mengungkapkan ketidaksukaan terhadap keyakinan kami itu tidak akan merubah keyakinan saya karena apa yg dituduhkan orang2x terhadap muslim kami sama sekali tidak benar.dan ini lebih meyakinkan saya bahwa golongan ini benar karena Allah bukan karena merasa diri paling benar atau paling mayoritas seperti halnya golongan2x Islam lainnya.
    terimakasih….

  41. 41 none July 11, 2008 at 6:49 am

    To Slivie :
    anda mengatakan “Saya yakin banyak ulama yg mengetahui hadist tsb,akan tetapi mereka mengelaknya alias yg bagus untuk mereka ya di ambil dan di terima tetapi yg tidak baik bagi mereka ya tidak di ambil dan tidak di terima.”

    Anda bisa membuktikan perkataan anda tersebut, bahwa ulama menyembunyikan mengenai derajat hadis tersebut? Bisa anda buktikan kepada kami bahwa hadis gerhana itu shahih? Ataukah anda menggunakan semua hadis baik itu shahih, dhaif maupun maudhu untuk dijadikan dalil? Kenapa hadis2 tentang imam mahdi yang lain tidak anda cantumkan ?
    Sekarang mari kita buktikan siapa yang sejahat-jahatnya ulama, apakah “ulama” anda ataukah ulama ahlussunnah wal jamaah.

    Anda mengatakan : “Dan yg ada juga kami yg sering dikatakan sesat,kafir,bukan Islam….padahal kami tidak seperti itu”.

    Bagaimana kalau kami memberikan bukti kepada anda, apakah anda akan menyelidiki kebenarannya, menafikannya ataukah berusaha menyembunyikannya?

  42. 42 hirman July 11, 2008 at 7:40 am

    arab saudi, pakistan, malaysia melarang ahmadiyah, ayo negara mana lagi,

    komen:
    dilarang yah?
    tapi yo kok dinegara yang mas sebut itu, mereka masih eksis yaa…

  43. 43 hirman July 11, 2008 at 7:48 am

    Beberapa bukti penyimpangan ajaran Ahmadiyah yang ditulis di dalam kitab Tadzkirah diantaranya adalah :

    Tadzkirah adalah wahyu suci (hal 43), Gulam Ahmad mengatakan : ”Tuhan mengajak omong dengan saya.”
    Gulam Ahmad sama dengan ketauhiidan dan keesaan Allah (Hal.15),
    Nama Gulam Ahmad itu sempurna sedangkan nama Allah tidak sempurna, ”Wahai Ahmad sempurnalah namamu, sedangkan namaku tidak sempurna.”
    Yang mendustakan Ahmadiyah adalah manusia kotor dan babi-babi.

    komen:
    Tazkirah versi mana, ya? kok diTazkirah yang saya pegang gak ada tuh semua kata2 itu?

  44. 44 brico July 11, 2008 at 9:04 am

    numpang tanya untuk om-om dan tante-tante yang pinter-pinter!; kalau ada hadits yang dianggap sebagai lemah tapi kemudian fakta alam memberi dukungan sepenuhnya atau katakanlah hadits yang dikatakan sebagai dhaif itu malah terbukti sempurna kejadian,haruskah kita tetap menganggap hadits tersebut sebagai palsu atau tidak bisa dipegang?
    dalam kasus ini maksud saya adalah apabila hadits tentang tanda kedatangan Imam Mahdi yang tante Sylvie sebut sebagai hadist Darul Qutni,jilid 1 hal 188 dan menurut om none itu hadits dhaif yang tidak bisa dipegang.
    lalu kenapa pula ya Allah itu malah dukung mendukung hal yang dhaif…atau jangan2 kita sendiri yang dhaif?

  45. 45 none July 11, 2008 at 10:07 am

    To brico :
    untuk itu silahkan anda tuliskan semua hadis2 tentang imam mahdi, baik itu hadis dhaif, maudhu maupun yang shahih. Tetapi anda harus konsekuen, apabila hadis dhaif dan maudhu anda pakai juga, maka semua hadis dhaif dan maudhu mengenai ciri-ciri imam mahdi harus anda imani juga dan cocok dengan ciri-ciri imam mahdi versi anda, bagaimana ?

  46. 46 silvie July 12, 2008 at 12:17 am

    To: None
    Memang pernah dengar gitu ulama/mubaligh ahmadiyya membuat keributan atau berbuat jahat??? yg ada juga mereka patuh pd pemerintah skb dikeluarkan pemerintah ya di ta’ati oleh mereka tidak seperti itu tuh siapa ya yg kemarin yg baru di tangkepin..dijeblosin.. he.e..e..

    Ini nih orang yg tidak senang kpd ahmadiyya ya seperti anda menanyakan dalil??udah di jelasin dalilnya pasti aja tidak mau terima selalu mengelaknya,ini lah itu lah. Tapi whatever lah terserah anda karepmu…

    memang benar kan ahmadiyya sering di katakan bukan islam,kafir,sesat oleh orang Islam sendiri padahal apa yg ahmadiyya lakukan juga sama sama menegakkan tauhid Laa Ilaa ha Ilallah Muhammadarasulullah.

    Satu lagi tidak ada sedikitpun yg disembunyikan dari kami(aqidah ko di sembunyikan aneh aneh wae ini none).

  47. 47 ALif July 12, 2008 at 1:47 am

    Kenapa disebut dhaif oleh si None?
    karena None merasa lebih pintar dari Muhammad saw sendiri..
    dia tidak meyakini perkataan2 Rasulullah saw, tapi lebih meyakini ucapan2 ulamanya yang mendhaifkan hadist2 tsb
    dan kenapa hadist2 tsb didhaifkan oleh si None?
    Gampang jawabannya: disebut dhaif karena hadist tsb mendukung ahmadiyah..
    gitu aja koq repot..

  48. 48 none July 14, 2008 at 2:40 am

    To Silvie & Alif :
    Memangnya ulama jahat hanya berbuat anarkis saja, bagaimana dengan ulama yang menyimpangkan aqidah, apakah bukan termasuk ulama jahat?

    Silahkan anda cantumkan semua hadis tentang imam mahdi, tetapi anda harus konsisten apabila mau menerapkan semua hadis tentang tanda-tanda imam mahdi dan ciri2nya… bagaimana, simpelkan?

    Oia, bagaimana kalau kami memberikan bukti kepada anda bahwa Mirza & Khalifahnya pernah mengatakan jamaah diluar alirannya adalah sesat & kafir murtad, apakah anda akan menyelidiki kebenarannya, menafikannya ataukah berusaha menyembunyikannya?

  49. 49 silvie July 15, 2008 at 5:32 am

    To: None karepmu lah di jelaskan juga hadistnya pasti anda mengelak.
    Kata anda ulama kami menyimpangkan aqidah?? Mana buktinya,apa buktinya…berdasarkan Qur’an surat apa ayat berapa atau berdasarkan hadits apa muslim kami menyimpang..
    Kami di anggap menyimpang akibat ini nih fitnah2x dari sebagian ulama yg tidak senang kepada kami sehingga orang2x yg tidak tau menganggap kami tidak benar padahal muslim kami tidak demikian.

    o iya none kalau memang mau membuktikan buktikan aja.
    Terus kalau bisa saya sarankan anda kalau mau mencari informasi tentang kami ya harus dari sumber aslinya.kalau bukan dari sumber aslinya ya enggak akan benar…

  50. 50 "Nabi lama" July 15, 2008 at 10:21 pm

    Quote Silvie:
    harus dari sumber aslinya.kalau bukan dari sumber aslinya ya enggak akan benar…
    Jawab:
    Sumber asli yang mana? Yang sudah diedit/yang terakhir? Yang asli ada di Mas Shadow, cukup otentik kok. Lihat di
    “http://z8.invisionfree.com/islamic/index.php?showtopic=59”
    Salam,

  51. 51 none July 16, 2008 at 4:45 am

    To Silvie:
    Anda masih saja menanyakan dimana menyimpangnya, cobalah anda bersikap kritis. Coba baca kesimpulan diskusi saya diatas, apakah anda dan teman2 anda sudah bisa membuktikannya?

    Anda menyebut ulama kami memfitnah? kenapa anda tidak mencantumkan semua hadis tentang imam mahdi? apakah karena tidak sesuai dengan ciri2 imam mahdi versi anda?

    Coba anda baca pernyataan Mirza anda ini :
    “Adapun hadits-hadits mengenai datangnya Mahdi, engkau tahu,semuanya LEMAH dan TERCELA. Bahkan antara hadits yang satu dengan yang lainnya saling bertentangan… Alhasil, hadits-hadits ini semuanya tak sunyi dari sejumlah pertentangan Oleh sebab itu, HENDAKLAH ENGKAU TINGGALKAN (hadits-hadits tersebut) semuanya”

    kemudian :
    “Keanehan lainnya ialah, mereka menunggu-nuggu munculnya
    Mahdi… Padahal mereka tahu bahwa hadits-hadits tentang
    Mahdi seluruhnya LEMAH dan TERCELA, bahkan sebagiannya
    PALSU …”

    Alif mengatakan : “Kenapa disebut dhaif oleh si None?
    karena NONE MERASA LEBIH PINTAR dari Muhammad saw sendiri..
    dia tidak meyakini perkataan2 Rasulullah saw, tapi lebih meyakini ucapan2 ulamanya yang MENDHAIFKAN hadist2 tsb”

    coba bandingkan pernyataan anda, brico dan alif dengan perkataan Imam Mahdi anda sendiri…

    Pertanyaannya sekarang, apakah anda menggunakan hadis imam mahdi atau tidak ?

  52. 52 silvie July 17, 2008 at 5:33 am

    TO: Nabi Lama

    Yang jelas Ya sumber aslinya dari orang ahmadiyya sendiri dan situs resminya http://www.ahmadiyya.or.id (situs indonesia) http://www.alislam.org (situs international).

    Maka dari itu bila anda ingin tau tentang ahmadiyya ya tanyakan sama orang ahmadiyya sendiri jangan bertanya sama orang yg tidak senang dgn ahmadiyya karena tentunya jawabannya pasti tidak akan benar.

  53. 53 silvie July 18, 2008 at 4:29 am

    To: None

    Yang jelas hadist2x yg kami pakai memang berdasarkan apa yg di sabdakan Rasulullah SAW.
    argumentasi anda ini ngaler ngidul,anda sendiri tidak bisa mengungkapkan kalau kami ini menyimpang..kalau saya memang dipaksa untuk mengatakan bahwa saya ini menyimpang,ya yg menyimpang itu apanya??Menyimpang apanya ya muslim kami ini???muslim kami Tuhannya satu yaitu Allah, syariatnya Islam dan Alquran yg di bawa oleh Nabi terakhir pembawa syariat yaitu Nabi Muhammad SAW.rukun Islam sama,rukun iman sama,kiblatnya sama ke Mekkah.lalu kami sebagai muslim diwajibkan shalat 5 waktu dan juga mengaji membaca Alquran. Terus saya jadi bingung apa maunya Om none ini kami menyimpang menyimpang apanya gitu.kalau memang mengakui adanya lagi nabi. Memang benarkan umat Islam sendiri menunggu kedatangan Nabi Isa yg dijanjikan yg akan mengikuti syariat nabi Muhammad SAW yg pangkatnya tidak lain adalah seorang nabi.

    Jadi apa ya yg menyimpang dari kami none..terus bagaimana menurut anda argumentasi anda tentang tanda2x turunnya imam mahdi dan nabi Isa.bisa dijelasin enggak????

  54. 54 Nabi lama July 18, 2008 at 9:03 am

    To Silvie
    Apakah bertanya kepada mantan Ahmadi itu salah? Saya hanya tidak ingin lihat Ahmadiyah dari sisi kami atau anda saja, tapi ada sisi lain yang mungkin Sdr juga belum lihat. Gimana?

  55. 55 ALIF July 18, 2008 at 9:37 am

    Si None ini masih aja berkeliaran di blog ini…
    main copas dari pihak yang anti-ahmadiyah tanpa memeriksa terlebih dahulu apakah benar itu tulisan HMGA atau bukan..
    Kebiasaan dan tipikal para pemfitnah ahmadiyah..
    yang tidak takut dengan ancaman dosa bagi tukang fitnah..
    None, kalaupun benar itu tulisan HMGA coba tampilkan seluruh tulisan HMGA tsb mengenai Hadist IMam Mahdi….
    agar para pembaca tahu maksud kalimat tersebut…
    Sanggup none? dan gw yakin anda tidak akan sanggup…
    kelakuan anda ini persis kaum Yahudi yang mencoba mengelabuhi umat Islam dengan cara mengambil ayat2 qur’an sepotong-sepotong demi untuk mendiskreditkan Islam…
    Logikanya bagaimana mungkin HMGA menyuruh ahmadi untuk membuang semua hadist2 Imam mahdi sementara beliau sendiri mendakwakan sebagai Imam Mahdi..?
    Takutlah akan murka Tuhan wahai None….

  56. 56 silvie July 19, 2008 at 10:29 am

    To: Nabi lama
    Kalau anda mau bertanya kepada mantan ahmadi.mantan ahmadi yg mana ya..harus di jelaskan juga dong. Saya yakin kalau orang yg memang benar2x sudah berpegang teguh pada keyakinannya,dia tidak akan meninggalkan apa yg diyakininya itu. ya seperti contoh saja ya muslim Ahmadiyya yg dilombok walaupun mereka terusir dari kampungnya sendiri,diasingkan ya dibedakanlah oleh muslim lainnya yg bukan ahmadi tapi mereka tetap berpegang teguh atas apa yg mereka yakini walaupun banyak rintangan dan halangan yg datang, tapi satu aqidah tidak dapat dipaksakan.
    perlu diketahui di muslim ahmadiyya bila ada pengurus Ahmadiyya yg tidak jujur atau menyalahgunakan jabatan tentunya orang tsb diperingati dan diberi tindakan tegas oleh anggota ahmadi lainnya.

    Beberapa waktu yg lalu saya lihat dalam salah satu acara di stasiun tv swasta.dalam penayangannya di wawancarai beberapa orang yg pernah bergabung dengan ahmadiya lalu di dalam textnya di tv tertulis mantan pengikut ahmadiya.ketika di tanya oleh reporter tv tsb mengapa anda keluar dari Ahmadiya? lalu orang tsb menjawab ya tidak apa2x karena saya kurang aktif ikut dalam kegiatan jemaat misalnya pengajian,shalat berjama’ah.lalu ada juga yg menjawab ya enggak apa2x sayamah cuma ikut ikutan aja.
    Dan juga ada di beberapa daerah lainnya tapi saya tidak tau itu, bisa saja karena tekanan dari orang2x yg tidak senang kepada ahmadiyya.untuk nabi lama ya anda bisa lihat sendiri lah bagaimana orang yg benci terhadap ahmadiyya mati matian mereka pengen ngubur Ahmadiyya. tapi sulit sekali kan..berarti ini sudah kehendak Allah.nah karena itu saya yakin benar karena Allah bukan karena merasa paling benar atau mayoritas. Kalau saya sekarang mungkin hanya bisa berdo’a dan menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah SWT.
    sekali lagi to nabi lama
    anda bertanya kepada mantan ahmadiya?? mantan ahmadiyya yg mana..sebaik baik jawaban ya tentunya dari sumber aslinya.
    contoh nih anda ingin mengetahui tentang elektronik tapi anda bertanya sama tukang jahit ya walaupun tukang jahit tsb tahu tentang elektronik tentu jawabannya tidak akan sebagus tukang elektronik. Jadi bila anda ingin bertanya tentang ahmadiyya ya tanyakan sama orang ahmadiya langsung.
    saya sendiri dulu sama kaya anda2x menentang enggak ngerti tentang ahmadiyya tapi dengan dialog Alhamdulillah saya mendapat karunia dan akhirnya mengerti.pokoknya enggak usah takut kalau ingin mencari kebenaran insyaallah Allah pun pasti menunjukan jalan dan petunjuk kalau kita benar2x dan sungguh2x.

  57. 57 none July 21, 2008 at 3:22 am

    Anda mengatakan : “Menyimpang apanya ya muslim kami ini???muslim kami Tuhannya satu yaitu Allah, syariatnya Islam dan Alquran yg di bawa oleh Nabi terakhir pembawa syariat yaitu Nabi Muhammad SAW,rukun Islam sama,rukun iman sama,kiblatnya sama ke Mekkah”.

    Sebenarnya anda ini membaca tulisan2 dan kesimpulan saya diatas apa tidak ya? Pertanyaan dan alasan klasik aliran anda yang sering kita dengar dan terus saja diulang-ulang yang telah saya bantah. Jadi siapa yang ngaler ngidul?

    Mengenai Imam Mahdi, saya anggap aliran anda tidak membeda2kan hadis shahih, dhaif maupun maudhu mengenai ciri2 dan tanda2 nya:

    1. seorang laki-laki dari golongan Ahlul-Bait (keturunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam)
    2. Namanya sama dengan nama Rasulullah dan nama ayahnya sama dengan nama ayah Rasulullah
    3. Berkuasa terhadap negeri arab selama tujuh – sembilan tahun
    4. Memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kelaliman dan kezhaliman. Pada masanya umat manusia merasakan nikmat yang belum pernah dirasakan sebelumnya; bumi mengeluarkan tumbuh-tumbuhan, langit menurunkan hujan, dan membagi-bagikan harta yang tak terhitung banyaknya.
    5. Mengimami shalat di Mekkah dan Nabi Isa sebagai makmumnya
    6. Mendapat pertolongan dari orang Irak
    7. Orang-orang berbai’at kepadanya di antara Hajar aswad dan Maqam Ibrahim
    8. Akan terjadi banyak gempa bumi dan tumbuhnya rumput di tanah arab

    Apakah ciri2 diatas telah terpenuhi oleh Imam Mahdi versi anda? ataukah anda tidak mengimani hadis2 tersebut?

    Tolong bilang ke teman anda Alif untuk apa saya menjawab pertanyaannya, SIAPA YANG SERING MENGADA-ADA atas nama saya bahkan RASULULLAH dan PARA SAHABAT, SIAPA yang HANYA BANYAK BERTANYA TETAPI TIDAK PERNAH MENJAWAB. Pernahkan Alif membuktikan perkataannya bahwa “PARA SAHABAT MENGETAHUI DENGAN PASTI & TDK ADA YG BERSELISIH BAHWA NABI ISA ISRAELI SUDAH WAFAT & TDK AKAN DATANG LAGI KEDUNIA INI” adakah Rasulullah atau para sahabat yang mengucapkan hal seperti itu? Kami lebih berhak marah daripada anda, karena anda telah MENGADA-ADA ATAS NAMA RASULULLAH & PARA SAHABATNYA. Takutlah akan murka Tuhan wahai para mirzaiyah…

    Oia satu lagi apakah anda mengimani bahwa Nabi Isa as akan turun kembali ke dunia (bukan seseorang seperti Nabi Isa as) ?

  58. 58 Nabi lama July 21, 2008 at 4:57 am

    Quote:
    saya sendiri dulu sama kaya anda2x menentang enggak ngerti tentang ahmadiyya tapi dengan dialog Alhamdulillah saya mendapat karunia
    Jawab:
    silakan klik di “http://z8.invisionfree.com/islamic”

  59. 59 ALIF July 22, 2008 at 3:08 am

    None..jangan dulu ngalor ngidul none, coba buktikan tulisan anda mengenai hadist2 Imam Mahdi harus dibuang semua adalah tulisan HMGA, saya tunggu…

    None bilang:
    “Pernahkan Alif membuktikan perkataannya bahwa “PARA SAHABAT MENGETAHUI DENGAN PASTI & TDK ADA YG BERSELISIH BAHWA NABI ISA ISRAELI SUDAH WAFAT & TDK AKAN DATANG LAGI KEDUNIA INI” adakah Rasulullah atau para sahabat yang mengucapkan hal seperti itu? Kami lebih berhak marah daripada anda, karena anda telah MENGADA-ADA ATAS NAMA RASULULLAH & PARA SAHABATNYA. Takutlah akan murka Tuhan wahai para mirzaiyah…”

    None..none..makin lama koq makin nervous…(makin terdesak ya karena sama sekali tidak bisa membuktikan omongan2 nya? Nyantai aja none)
    None coba baca lagi tulisan gw ditopik sebelah lihat tanggalnya..
    (memang tidak terbaca kalau pake kacamata kuda none)
    ini jawaban bukti gw:

    (quote)
    ALIF
    Mei 26, 2008 pukul 9:37 am
    None:
    ” Tidak pernah kita mendengar perselisihan diantara para sahabat mengenai siapa yang
    akan datang nanti diakhir jaman, apakah Nabi Isa as atau seseorang yang seperti Nabi Isa as. Apakah mungkin para sahabat tidak mengetahui makna sesungguhnya dari ayat Al-Quran dan Hadis nabi mengenai masalah ini ? ”

    None ini makin lama makin menunjukan tabiat aslinya
    yaitu tidak mau mencari kebenaran tapi Cuma pembenaran atas pendapatnya…
    dan itu sudah kebiasaan para penentang ketika ditanya malah balik bertanya..bukan mengemukakan dalil..
    None, para sahabat memang tidak pernah berselisih ttg nabi Isa as, karena mereka mengetahui dengan pasti bahwa Nabi Isa israeli sudah wafat dan orang wafat tidak akan datang lagi kedunia ini
    Hal ini bisa dibuktikan dengan riwayat yang menyebutkan bahwa Abu Bakar ra membacakan ayat 3:144 ketika kaum muslimin termasuk Umar ra tidak mempercayai tentang kewafatan Nabi Muhammad saw…(cari sendiri riwayatnya)

    (/quote)

    masih belum cukup none?
    ini saya tambahkan lagi perkataan Rasulullah saw bahwa Nabi Isa sudah wafat..
    diriwayatkan oleh Imam Thabrani, Fatimah r.a. menerangkan bahwa Rasulullah SAW bersabda :
    “Sesungguhnya Isa ibnu Maryam usianya seratus dua puluh tahun (Kanzul ‘Ummal, Alauddin Alhindi, Muassasatur Risalah, Beirut, 1989, Jilid XI, p. 479).

    Masih belum cukup puas none ini ? Saya tambah lagi per “kataan” Allah dalam qur’an bahwa semua Rasul sebelum Muhammad saw diutus sudah wafat (3:144)
    termasuk Rasul Isa as bukan?

    sudah puas None? Kalau belum puas..kelaut aja..
    oh ya setelah membaca bukti2 tsb kenapa ente berhak marah? Mau membela siapa none? Membela orang-orang yang sepemikiran PAUS dan kaum kristian yang mengatakan bahwa Nabi Isa/Yesus masih hidup dilangit? Coba sekarang tunjukan satu bukti saja bahwa Nabi Isa masih hidup dilangit..
    pantasnya anda ini adalah pembela paus.. Bukan pembela Rasulullah saw dan sahabat2nya..
    hihihi..

  60. 60 silvie July 22, 2008 at 12:29 pm

    To: None
    Betul sekali Imam Mahdi adalah keturunan dari Rasulullah SAW yakni dari anak anak keturunan siti fatimah.Makannya kata saya juga baca informasi dari sumber aslinya di situs ahmadiyya siapa itu MGA. ada disitu dijelaskan latar belakang kehidupan beliau dari mana beliau berasal dan dari keturunan siapa.
    O iya None argumentasi anda itu bukan merupakan tanda2x turunnya Imam Mahdi akan tetapi itu merupakan gambaran sifat sifat dari Imam Mahdi nah tentunya gambaran atau sifat2x mengenai ciri2x Imam Mahdi tsb harus dijelaskan apa maksudnya? bisakah saudara None menjelaskannya?apa makna dari sifat2x/gambaran mengenai Imam Mahdi yg anda sebutkan di atas.
    Saya menjelaskan mengenai Imam Mahdi tentunya selalu dituliskan berdasarkan sumbernya.tapi none menjelaskan mengenai argumentasinya hanya bilang berdasarkan hadist2x.ya hadist2x yg mana?? sumbernya harus jelas dong.anda kan selalu bilang hadist shahih,dhaif atau bagaimana lah. tapi anda sendiri none menjelaskan kriteria mengenai ciri2x dari Imam Mahdi tidak di sebutkan sumbernya misalnya menurut hadits apa riwayat siapa.wah none.none…???????

    kata none: Oia satu lagi apakah anda mengimani bahwa Nabi Isa as akan turun kembali ke dunia (bukan seseorang seperti Nabi Isa as?
    Oh tentu kami mengimani bahkan sampai sekarang kami tetap mengimani karena Nabi Isa yg di janjikan memang sudah turun.yaitu seseorang yg dijuluki sebagai Isa almasih dan Imam Mahdi yg sudah turun sejak 1 abad yg lalu.

    Sekarang saya yg bertanya sama none: apakah anda akan beriman bila nabi Isa dan Imam Mahdi yg janjikan bila sudah turun.??
    O iya None kalau anda berfikir bahwa nabi Isa yg anda tunggu adalah Nabi Isa yg dulu, nanti pertanggung jawabannya kepada Allah SWT bagaimana,Nabi Isa yg dulu sebelum Nabi Muhammad SAW kan dalam Alqur’an pun hanya diperuntukan untuk kaum Bani Israil dan syariatnya Nabi Isa yg dulu utk Bani israil adalah agama nasrani dan kitab bible yg hanya di peruntukan untuk kaum Bani Israil,sedangkan Isa Almasih yg dijanjikan turun di akhir zaman membawa dan menjalankan syariat nabi Muhammad SAW,nah sekarang kita kan bukan kaum Bani Israil lagi akan tetapi kaumnya nabi Muhammad SAW sebagaimana syariatnya adalah merupakan Rahmatan Lilalamin untuk sekalian alam yg syariatnya berlaku hingga hari kiamat.

    Bagaimana None…masih bingung juga?? banyak berdo’a saja semoga di beri petunjuk oleh Allah.dan di buka kan pintu hatinya.Amin…

    satu lagi None dari kenyataan yg saya lihat.justru yg mendapatkan azab Allah itu adalah orang2x yg memusuhi Ahmadiyya. Orang2x Ahmadiyyanya yg diselamatkan ya walaupun banyak rintangan mengahadang tapi Allah SWT tetap menyelamatkannya.
    Contoh saja negara Afganistan di negara ini Ahmadiyya dilarang sampai 2 murid MGA di kubur hidup2x oleh pemimpin Afganistan.Tapi sekarang dengan nyata kita bisa lihat hancur negara ini padahal Afganistan negara Muslim. dan kalau bukan kehendak Allah ya kehendak siapa lagi.
    Di Indonesia Golongan Islam radikal mati matian ingin mengubur Ahmadiyya begitu juga dengan pemimpinnya Habib Riziq,Munarman.tapi malah mereka yg mau terkubur dan bahkan pemimpinnya dihinakan oleh Allah Ta’ala ya sampai sampai masuk sel menjadi tahanan. Dan apakah ini none ulama anda ulama ahlu sunnah walljama’ah. masa ulama ahlu sunnah waljama’ah di jeblosin ke penjara.kriminal dong. ah aku mah enggak mau ikut ikutan mereka.kalau ikut2xan mereka bagaimana nantinya pertanggung jawabannya di hadapan Allah? Bagaimana none?

  61. 61 silvie July 22, 2008 at 12:33 pm

    To: Nabi Lama,

    Terimakasih, kalau saya sih cuma mau baca dari sumber aslinya. bukan sumber yg lainnya biar jelas gitu loh.

  62. 62 Nabi lama July 24, 2008 at 2:33 am

    To Silvie
    Terserah Sdr. saja, karena yang menjalani kan masing2. Saya cuma tunjukkin doang, kalo orang yang dikasih tau nya nggak mau yah… kembali ke:
    Lakum diinukum waliya diin.

  63. 63 Nabi lama July 24, 2008 at 2:57 am

    Quote None:
    Oia satu lagi apakah anda mengimani bahwa Nabi Isa as akan turun kembali ke dunia (bukan seseorang seperti Nabi Isa as) ?

    Komen:
    Ahmadi itu sudah mengakui “Nabi Isa” yang diutus adalah MGA, kalo ada Nabi Isa lagi nanti mungkin mereka akan menyangkalnya kali ya?
    Atau maunya plin plan? Yah, itu lah konsekwensi yang harus ditanggung oleh aliran pembelot Nabi SAW.
    Jadi sebelum Nabi Isa AS yang asli turun mereka sudah buru2 mengakui MGA sebagai “Nabi Isa” nya. Walaupun belum tentu umur mereka mencukupinya.
    Wallahualam,
    Berjuang terus Bro.
    Salam.

  64. 64 none July 24, 2008 at 3:00 am

    To Silvie :
    Kalau hanya mengaku2 keturunan Rasulullah saja sih, disini juga banyak mba. Mirza mengaku juga dari keturunan persia kan ? Saya sudah paham bagaimana aliran anda berdalil dan berargumentasi. Hadis anda ta’wil2kan dengan menyimpangkan dari makna aslinya. Coba baca point no.2 terlebih dulu apa sudah terpenuhi? atau anda akan ta’wilkan agar sesuai dengan ciri2 imam mahdi versi anda? belum lagi point yg lainnya. Jadi apa yang harus dijelaskan lagi dari saya? apa saya harus ta’wil2kan hadis yang sudah jelas seperti itu? Jadi dimana persamaannya dengan versi imam mahdi anda?

    Anda belum paham juga yah kenapa saya tidak menuliskan sumber2nya? Coba anda baca tulisan2 anda dan teman2 anda, mereka hanya menuliskan sumber kitab2nya saja tanpa perawi hadis dan derajat hadisnya. Jadi saya menganggap anda tidak memperdulikan derajat hadis dan perawinya yang penting sesuai dengan aqidah anda. Ketika saya tanya derajat hadisnya, apa jawaban anda dan teman2 anda? Silahkan baca lagi siatas. Apa perlu saya keluarkan hadis2 tentang imam mahdi baik yang dhaif maupun maudhu? dan saya yakin pasti lebih tidak sesuai lagi dengan versi imam mahdi anda, betul tidak? Apakah aqidah Mirzaiyah dibangun atas dasar seperti ini?

    Anda kenapa harus bingung jika Nabi Isa datang kembali, cukuplah Hadis Rasulullah menjelaskan hal ini “Demi Allah, andaikata Musa masih hidup, tentu ia akan mengikuti aku.” Kemudian Ibn ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu mengatakan, “Tidaklah Allah subhanahu wata’ala mengutus seorang Nabi melainkan mengambil perjanjian darinya. Jika ada yang diutus kepada Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam saat beliau masih hidup, pastilah ia akan beriman kepadanya dan membantunya.”

    Sekali lagi saya melihat anda menimbang kebenaran berdasarkan perasaan. Lihat Imam Ahmad bin hambal, beliau pun pernah dipenjara demi memperjuangkan aqidah Ahlussunnah wal jama’ah, apakah disebut kriminal? Lalu kita lihat Iran dengan syi’ahnya dan menjadi negara yang cukup disegani dan ditakuti. Apakah berarti aqidah mereka benar?

    Carilah kebenaran itu dengan ilmu yang shahih, pemahaman para sahabat dalam memahami Al Quran dan sunnah RasulNya karena merekalah yang dijamin dan diridhoi oleh Allah Ta’ala, mereka tidak berani menafsiri sesuatu tanpa penjelasan dari Allah dan RasulNya.

  65. 65 none July 24, 2008 at 3:21 am

    To Alif :
    Saya sudah paham cara anda berdiskusi, menghilang ketika terpojok dengan berbagai macam alasan dan akan muncul kembali ketika melihat celah untuk menjatuhkan lawan diskusi.

    Mengenai perkataan Mirza silahkan anda baca Humamah Al-Busyra 148.RK 7/314. Kalau anda mau saya akan beri referensi untuk mendapatkannya. Kalaupun menurut anda tulisan tersebut telah diralat oleh Mirza sendiri atau tidak ada, saya sudah maklumi alasan2 seperti itu karena banyak buku2 Mirzaiyah yang saling bertentangan satu sama lain.

    Anda masih saja membawakan dalil diatas yang sudah saya bantah.
    ini bantahan saya : “Anda mengatakan bahwa sahabat memang tidak pernah berselisih ttg Nabi Isa israeli sudah wafat dan orang wafat tidak akan datang lagi kedunia ini berdasarkan dalil QS.3:144. Apakah ayat itu menjelaskan seluruh rasul telah wafat dan nabi isa tidak turun kembali? apakah maksud abu bakar seperti itu? coba anda baca asbabun nuzulnya perlahan-lahan. Berarti argumen andapun belum terbukti dengan sendirinya bahwa sahabat sepakat ttg Nabi Isa Israeli tidak akan datang lagi kedunia ini”

    Lalu anda membawakan dalil “Sesungguhnya Isa ibnu Maryam usianya seratus dua puluh tahun” Apakah dalil yang anda bawakan menjelaskan bahwa NABI ISA ISRAELI SUDAH WAFAT & TDK AKAN DATANG LAGI KEDUNIA INI ? Anda membawa lafadz yang umum pada sesuatu yang khusus. Bahkan saya melihat dalil-dalil tsb terlalu dipaksakan. Semua kaidah-kaidah ilmu tafsir dan ilmu hadis tidak anda pakai sama sekali tetapi hanya berdasarkan tafsir bir ro’yi semata.

    Mari kita lihat perkataan salah satu sahabat Al-Mughirah bin Syu’bah ra mengenai kedatangan Nabi Isa as : “Maka sesungguhnya KAMI (PARA SAHABAT) ada MEMBICARAKAN sesungguhnya PUTRA MARYAM AKAN DATANG LAGI. Apabila dia telah keluar maka dia ada SEBELUM Nabi Muhammad SAW dan SESUDAHNYA”. Lihatlah BUKAN ORANG SEPERTI ISA PUTRA MARYAM. Masih banyak lagi hadis2 dan perkataan sahabat mengenai kedatangan Nabi Isa as. Cukuplah perkataan salah satu sahabat ini menjadi bantahan argumen anda diatas.

    Jadi siapa yang telah BERDUSTA dan MENGADA-ADA atas nama Rasululullah dan para sahabatnya ? Aqidah Mirzaiyah = Aqidah Rasul & ijma para sahabat ? silahkan anda nilai sendiri. Tertawalah sepuasmu sampai suatu saat engkau akan sesali apa yang engkau tertawai.

  66. 66 Nabi lama July 24, 2008 at 3:54 am

    Bisa lihat di diskusi:
    “http://afatih.wordpress.com/2008/06/14/ahmadiyah-di-indonesia/#comment-25299”
    Beda ahmadiyah sama Islam mainsteram.
    Salam,

  67. 67 kevin July 24, 2008 at 6:42 am

    @ Silvie

    Kalo ga salah nih katanya sebelum Nabi Muhamad datang umat yahudi juga mempercayai kalo Nabi Musa juga diangkat ke langit sampai akhirnya Nabi Muhammad memberitahukan bahwa Nabi Musa telah meninggal beliau juga memberikan gambaran lokasi dimana kuburan Nabi Musa berada dan ternyata apa yg disampaikan Rosulluloh terbukti benar.

    Kalo begitu umat kristen dan islam juga melakukan kesalahan yg sama dg umat yahudi dulu dengan menganggap Nabi Isa naik ke langit ?

    Penasaran jadi nih apa yg melatarbelakangi awal munculnya kepercayaan nabi Musa dan Nabi Isa naik ke langit ?

    Di sejarah sunda juga ada kepercayaan kuat bahwa Pangeran Prabu Siliwangi juga nilem (istilahnya menghilang) tapi akhir akhir ini telah diketemukan suatu kuburan di daerah Bogor yg setelah diselidiki oleh ahli sejarah bahwa diduga penghuni makam tersebut adalah Pangeran Prabu Siliwangi.

    Barnagkali bisa disimpulkan bahwa menghilangnya ketiga tokoh diatas karena beliau 2x itu diam 2x meninggalakan umatnya dg alasan tertentu sehingga muncul berbagi rumor diantaranya naik ke langit. Kalo soal Prabu Siliwangi menurut perkiraan saya beliau diam 2x meninggalkan umatnya karena karena tidak ingin terjadi benturan dengan anaknya Pangeran Kian Santang yg telah masuk islam sekaligus memberi kesempatan kepada anaknya untuk memimpin tanah pajajaran. Maka sejak menghilangnya sang Prabu rumor pun beredar bahwa beliau nilem menjadi harimau. Lo kok saya jd cerita prabu siliwangi yah ha ha ha

  68. 68 ALIf July 25, 2008 at 2:15 am

    None sipembela Paulus,
    Gini aja none, kalau anda dan si Nabi lama meyakini Nabi Isa as masih hidup dilangit (persis keyakinan orang2 Yahudi dan mitos orang2 yang menyembah berhala yang meyakini manusia bisa hidup dilangit) ..ya sudah..
    teruskanlah keyakinan anda tsb….percuma berdebat qur’an dan hadist kalau anda terkontaminasi keyakinan tsb…
    yang akhirnya anda malah akan mengotori kesucian Qur’an dan hadist..
    dan sesuai kata si Nabi lama : “Lakum dinukum Waliyadin” (tapi koq si Nabi lama masih ngoceh terus ya?)

    oh ya, anda tunggu aja Nabi Isa israeli tersebut yang akan menjadi Imam anda itu..
    toh nanti anda akan menjadi umatnya kan? kalau turun nanti anda dan si Nabi Lama jangan ngaku-ngaku umat Muhammad lagi karena anda akan dipimpin langsung oleh Nabi Israeli itu yang bersyariat Taurat bukan qur’an..
    kan sesuai kata qur’an bahwa Nabi Isa diutus cuma untuk bani Israel doang..tapi kalau anda merasa sebagai umat bani Israeli. ya harus ikut kepada beliau..itu Nabi kalian..
    kalo kita sih sesuai Qur’an, hadist dan riwayat sahabat meyakini bahwa Nabi Isa as sudah wafat..
    yang akan turun nanti hanya orang yang mempunyai sifat2 yang sama dengan beliau..
    Tunggulah Nabi Isa israeli tsb none…
    hihihi

  69. 69 Nabi lama July 25, 2008 at 3:04 am

    Waktu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997) adalah seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan atau keadaan berada atau berlangsung. Dalam hal ini, skala waktu merupakan interval antara dua buah keadaan/kejadian, atau bisa merupakan lama berlangsungnya suatu kejadian. Skala waktu diukur dengan satuan detik, menit, jam, hari (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu), bulan (Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember), tahun, windu, dekade (dasawarsa), abad, milenium (alaf) dan seterusnya.

    Tiap masyarakat memilki pandangan yang relatif berbeda tentang waktu yang mereka jalani. Sebagai contoh: masyarakat Barat melihat waktu sebagai sebuah garis lurus (linier). Konsep garis lurus tentang waktu diikuti dengan terbentuknya konsep tentang urutan kejadian. Dengan kata lain sejarah manusia dilihat sebagai sebuah proses perjalanan dalam sebuah garis waktu sejak zaman dulu, zaman sekarang dan zaman yang akan datang. Berbeda dengan masyarakat Barat, masysrakat Hindu melihat waktu sebagai sebuah siklus yang terus berulang tanpa akhir.

    Untuk mengukur skala waktu yang berlangsung sangat cepat (di dalam dunia elektronika dan semikonduktor), kebanyakan orang menggunakan satuan mili detik (seperseribu detik), mikro detik (seper satu juta detik), nano detik (nanoseconds), piko detik (picoseconds), dst.

    Dalam dunia fisika, dimensi waktu dan dimensi ruang (panjang, luas, dan volume) merupakan besaran pengukuran yang mendasar, selain juga berat masa dari suatu benda (time, length and mass). Gabungan dari waktu, ruang dan berat masa ini dapat dipakai untuk menceritakan dan menjelaskan misteri alam semesta secara kuantitatif (berdasarkan hasil pengukuran). Misalnya tenaga (energi) dinyatakan dalam satuan ukuran kg*(meter/detik)kwadrat atau yang sering kita kenal sebagai satuan watt*detik atau joule.
    (sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Waktu)

    Kita tidak bisa lari berjalannya waktu. Tapi bagi Allah itu adalah mudah, tiada yang mustahil bagi Allah. Kisah para pemuda Al Kahfi, adalah suatu bukti.
    Wallahualam,
    Salam.

  70. 70 none July 25, 2008 at 3:58 am

    To Alif :
    Anda mengatakan : “Gini aja none, kalau anda dan si Nabi lama meyakini Nabi Isa as masih hidup dilangit (persis keyakinan orang2 Yahudi dan mitos orang2 yang menyembah berhala yang meyakini manusia bisa hidup dilangit) ..ya sudah..”

    Coba kita lihat apa perkataan salah satu sahabat Rasulullah :
    Ibnu Abbas berkata, “Jamaah Nabi Isa berselisih menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama berkata, ‘Allah (Isa) bersama kita sampai saat yang dikehendaki-Nya kemudian Dia naik ke langit.’ Mereka adalah kelompok Ya’kubiah. Kelompok kedua mengatakan, ‘Putra Allah ada bersama kami sampai saat yang dikehendaki Allah. Kemudian Allah mengangkatnya kepada-Nya.’ Mereka adalah kelompok Nasturiyah. Kelompok ketiga mengatakan, ‘HAMBA & RASUL ALLAH ADA BERSAMA KAMI HINGGA SAAT YANG DIKEHENDAKI ALLAH, KEMUDIAN ALLAH MENGANGKATNYA KE LANGIT. MEREKA ADALAH KELOMPOK MUSLIM.’ Kedua kelompok yang kafir bekerja sama guna mengalahkan kelompok muslim. Islam senantiasa kabur hingga Allah mengutus Muhammad saw.. Sanad riwayat ini sahih dan sampai kepada Ibnu Abbas. Nasa’i, dan ulama salaf yang jumlahnya tidak hanya seorang meriwayatkan juga bahwa Isa berkata kepada para sahabatnya, “Siapakah di antara kalian yang bersedia diserupakan dengan aku, lalu d1bunuh untuk menggantikan aku, maka ia akan menjadi temanku di surga.”

    Pembaca dapat melihat sendiri bagaimana KURANG AJARNYA PARA MIRZAIYAH ini, telah menghina aqidah sahabat. Jadi dimana persamaan aqidah anda dengan aqidah para sahabat Rasulullah ? Silahkan anda simpulkan sendiri… Apakah aqidah Mirzaiyah dibangun atas dasar seperti ini ?

  71. 71 silvie July 25, 2008 at 9:25 am

    To: Nabi lama
    He…e..e kebalik enggak ya bilang begitu.masa mau ngasih tau tapi isinya menjelek jelekan suatu golongan.bahkan yg tidak benar diceritakan. wuuuuuuuh capcay deh..

  72. 72 silvie July 25, 2008 at 11:04 am

    To: None& Nabi lama yg masih mempercayai nabi Isa a.s masih hidup langit.
    Hal itu tidak lah jauh sama saja dengan menyukutukan Allah,karena apa yg anda pahami sama saja dengan umat nasrani ,mengapa ??? karena mereka memiliki kepercayaan yg sama tentang nabi Isa a.s yaitu jasadnya diangkat kelangit dan memiliki keyakinan bahwa nabi Isa masih hidup sampai dengan sekarang.
    Padahal sudah jelas2x Allah berfirman dalam Alqur’an
    Q.S Almaidah : 75
    Almasih ibnu maryam itu hanyalah seorang Rasul yg di utus sebelumnya beberapa Rasul,dan ibunya seorang yg sangat terpercaya ,kedua duanya biasa makan makanan.
    Dan tidaklah kami jadikan mereka tubuh tubuh yg tiada memakan makanan dan tidak pula mereka itu orang2x yg kekal. Q.s al anbiya : 8
    Isa tidak lain hanyalah hamba yg kami berikan kepadanya nikmat kenabian dan kami jadikan sebagai tanda bukti kekuasaan Allah untuk Bani Israil.Q.S Az Zukhruf :59

    Nah none dan kawan2x Allah sendiri sudah sangat jelas mengatakan dalam Alqur’an tidak pula mereka itu orang2x yg kekal.dan bahkan sekarang Nabi Isa a.s sudah tidak makan makanan lagi berarti beliau sudah wafat. Allah sudah mengatakan dalam Alqur’an dan Alqur’an adalah wujud perkataan Allah.
    Tapi kalau anda masih bersikukuh bahwa nabi Isa masih hidup dilangit saya mau Tanya. dengan cara apa nanti nabi Isa turun dari langit. Dengan cara seperti apa nabi isa nantinya berpegian dari satu Negara kenegara lainnya.kalau yg namanya terbang ya pasti harus memiliki sayap sedangkan nabi isa tidak memiliki sayap ( aduh stupid banget deh diriku bertanya seperti ini) tapi ini kan pertanyaan yg cocok buat mereka yg masih percaya bahwa nabi Isa masih hidup dilangit).
    SEKALI LAGI UTK NONE DKK TIDAK ADA UNTUNGNYA BAGI KAMI UNTUK MENIPU ATAU MENGARANG NGARANG MENGENAI AQIDAH APALAGI SAMPAI MENGARANG NGARANG AYAT2X Qur’an atau hadist.
    Dan None hadist yg anda kutif pun tidak jelas sumbernya dari mana tidak disebutkan pula hadits apa dan riwayat siapa ????
    Terpojok??? Siapa ya yg terpojok…????

  73. 73 ALIF July 26, 2008 at 2:02 am

    To Silvie,
    biarkan aja si None sama si Nabi lama menunggu nabi Isa turun dari langit..
    soalnya mereka lebih meyakini cerita paulus dan sumber yang tidak jelas daripada meyakini Qur’an
    Lihat aja tidak satupun ayat2 qur’an yang kita tampilkan dibantahnya kecuali mengambil riwayat2 yang tidak jelas sumbernya…..
    biarkan mereka menunggu nabinya….
    Cuma kalau sudah turun nanti hendaknya mereka jangan lagi ngaku-ngaku sebagai umat Muhammad saw , karena
    nanti mereka akan dipimpin langsung oleh Nabi Isa as yang jelas-jelas menurut qur’an diutus hanya untuk bani Israel saja bukan untuk umat Muhammad saw..
    hihihi

  74. 74 Nabi lama July 26, 2008 at 11:47 am

    Urusan Nabi Isa yang akan turun, Nabi SAW sudah sampaikan lewat hadist-hadist shahihnya.

    Yah…
    Yang sudah terlanjur menjadi pengikut Nabi Palsu, ya sudah… ikuti saja sampai liang lahat.
    Nasihat sudah disampaikan, pilihan tinggal sama kalian sendiri toh?

    Demi masa.
    Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
    kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

    Wallahualam,

  75. 75 Nabi lama July 26, 2008 at 12:13 pm

    Subhanallah….

    Republika online:

    MUI: Banyak Warga Ahmadiyah Kembali ke Jalan Benar

    JAKARTA–Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus memantau Ahmadiyah sejak pemerintah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Juni. Menurut Sekretaris Umum MUI, Ichwan Sam, sejak turunnya SKB itu tidak sedikit penganut Ahmadiyah yang kembali ke jalan yang benar.

    “Dari laporan pemantau, banyak warga Ahmadiyah yang kembali bersyahadat secara benar, seperti di Sukabumi, Kuningan dan sejumlah daerah,” kata Ichwan kepada wartawan.

    Ia mengatakan, MUI tidak pernah terlibat dalam penyusunan SKB tersebut, bahkan merupakan bagian yang mempermasalahkan. “SKB banyak yang meramaikan karena tidak sesuai harapan, tapi MUI menerima sebagai bagian dari proses tentang Ahmadiyah,” ujarnya.

    SKB tentang Ahmadiyah ditandatangani Menteri Agama, Jaksa Agung, dan Menteri Dalam Negeri pada 9 Juni 2008. Isinya tentang peringatan dan perintah kepada penganut, anggota, dan/atau anggota pengurus jemaat Ahmadiyah Indonesa (JAI) dan warga masyarakat.

    Menurut Ichwan, meski pemerintah sudah mengeluarkan SKB, MUI terus memantau keberadaan Ahmadiyah di Indonesia. Upaya itu antara lain untuk meredam timbulnya gejolak di masyarakat. “Jika ada pelanggaran pemerintah harus mengeluarkan Keppres (Keputusan Presiden),” katanya.

  76. 76 Jack July 27, 2008 at 3:41 am

    Cuma mau ingetin aja buat Silvie & Alif, hati2 kalian berdua, nanti dibilang melanggar SKB, dan kalau anda2 bisa ditangkap ama MUI, eh salah yah?

  77. 77 none July 28, 2008 at 2:53 am

    To Silvie & Alif :

    Jawaban2 anda diatas mirip logika anak TK, ketika ditanya dimana persamaannya, dijawab “kalo kita sih sesuai Qur’an, hadist dan riwayat sahabat meyakini bahwa Nabi Isa as sudah wafat..” MANA BUKTINYA, DIMANA PERSAMAANNYA ?

    Apa bedanya anda dengan anak TK ketika ditanya apa persamaannya, dijawab “POKOKNYA SAMA.”

    Cara berdiskusi anda tidak ilmiah sama sekali, ketika kami meminta anda menyebutkan perawi hadis dan derajatnya, APA JAWABAN ANDA ? Sekarang anda mengatakan bahwa saya mengambil riwayat2 yang tidak jelas sumbernya…? Apakah begini cara mirzaiyah berdiskusi?

    Apakah anda ingin mempertentangkan antara hadis2 mutawatir dan shahih dengan ayat2 Al-Quran, lalu menganggapnya tidak dapat diterima? Padahal orang yang paling mengetahui tafsir Al-Quran adalah Rasulullah melalui hadis2nya kemudian para sahabat dengan atsar2nya.

    Anda memang tidak mengarang hadis maupun ayat Al-Quran, tetapi anda mengambil hadis yang tidak jelas derajat hadisnya dan mena’wilkan berdasarkan hawa nafsu anda dimana para sahabat tidak pernah menafsirkannya demikian.

    Saya tidak ingin berdebat kusir dengan anda seperti layaknya anak TK. Saya ingin tantang anda, apabila saya memberikan sumbernya dari apa yang saya tulis, apakah anda mengimaninya secara mutlak tanpa ta’wil dan mengakui bahwa aqidah anda bertentangan dengan aqidah ijma para sahabat ?

    Silahkan para pembaca menyaksikan sendiri apa jawaban aliran Mirzaiyah terhadap tantangan saya ini…

  78. 78 kevin July 28, 2008 at 4:20 am

    Kalo apa yg dikatakan None dan Nabi Lama betul bhw Nabi Isa masih hidup dilangit kasihan yah Nabi Isa..beliau menyendiri dalam kesepian selama ribuan tahun..! Aku bayangkan badannya udah renta, ringkih dan batuk batuk ..! Udah pikun dimakan usia sementara beliau harus belajar bahasa arab, mempelajari Alquran dan hadis 2x Rosululoh ..! Belon kalo turun ke bumi nyawanya diancam oleh FPI karena mengaku Nabi…! Difatwa sesat oleh MUI..! Lebih sedih lagi ditangkap polisi karena tiba 2 mengaku Nabi Isa yg datang dari 2000 th yg lalu, diintrogasi, dibawa ke laboratorium dicek kesehatan fisiknya maupun jiwanya, dilakukan tes DNA apakah betul manusia yg datang 2000 th yg lalu, dibius lalu dilakukan penelitian terhadap organ tubuhnya kenapa sampai bisa berumur panjang…setelah siuman lalu ditanya oleh para wartawan bagaimana turun ke buminya apaka naik UFO (piring terbang) atau mungkin naik Buroq ..! pokoknya macem macem perlakuan deh !

    Wah kasian banget yah ! Bisa jadi Nabi Isa nabi yg paling menderita !

  79. 79 Nabi lama July 28, 2008 at 7:47 am

    Bener2 diban nih saya ya Kang? Tolong dong Kang Deden.
    Salam,

    deden

    saya baru pulang dari kesibukan tugas diluar daerah yang tidak ada waktu untuk menjangkau internet, bukan karena yang lain

  80. 80 yos July 30, 2008 at 11:53 am

    Nabi lama

    Subhanallah….
    Republika online:
    MUI: Banyak Warga Ahmadiyah Kembali ke Jalan Benar

    gue jawab:
    omong kosong! ingat gak ketika sejumlah orang disukabumi yang katanya menyatakan keluar dari Ahmadiyah dan saat mengucapkan “dua kalimah syahadat”nya dihadiri bupati, mui dll diblow up media masa, disiarkan diberita teve, ternyata mereka adalah orang2 yang tidak pernah aktif di Ahmadiyah sekalipun memang mereka pernah menyatakan masuk kelompok Ahmadiyah. Ketika kemudian gue yang orang Ahmadi menanyakan mereka kemudian, tahu gak jawab mereka?
    “saya ngikut aja, Mas dari pada diteror terus. lagian kan apa salahnya ngucapin dua kalimah syahadat, toh sebagai orang Ahmadiyah kepercayaan kita memang itu, amalan kita juga memang itu. toh mereka juga nggak tahu apa yang ada didalam sanubari saya”
    Islam mengajarkan “tidak ada paksaan dalam agama”, ternyata tidak berlaku bagi mui
    jadi gak salah dong kalo gue bilang:
    MUI bisanya cuma jualan kecap doang…

  81. 81 kevin July 31, 2008 at 1:49 am

    @ Nabi Lama

    Wah Nabi Lama kayanya puas banget yah ngasih informasi tentang orang 2x Ahmadiyah yg kembali “ke jalan yg benar”…tapi sayang yah nara sumbernya dari institusi 2x yg memang paling getol menyerang ahmadiyah dari dulu seperti MUI, Koran Repubila, FPI, PKS jadi kemungkinan beritanya dipelintir besar sekali..!!!

    Nih aku juga ga kalah dari ente punya informasi tentang ahmadiyah dari tokoh 2x yg berbeda pendapat dengan ahmadiyah tapi dengan gentle mengakui jasa ahmadiyah, seperti :

    Amien Rais – Mantan Ketua MPR RI/PP Muhamadiyah.
    “Ahmadiyah bukan gerakan politik. Beberapa stasiun televisi mereka di Eropa hanya bicara tentang ajaran,Islam, akhlak, dan ekonomi.Di Pakistan mereka tetap eksis. Mereka naik haji ke Mekkah dan Madinah,juga tetap salat lima waktu. Bahkan setahu saya, banyak jenderal angkatan laut, darat, dan udara
    di Pakistan orang Ahmadiyah. Bahkan pemenang Nobel Fisika, Dr Abdussalam, juga orang Ahmadiyah. Jadi mereka itu sekumpulan orang intelektual. Bahkan, kalau mau jujur, yang
    menyiarkan agama Islam di Eropa, ya, orang-orang Ahmadiyah lewat stasiun televisi dan stasiun radio.
    http://www.tempoint eraktif.com 28 April 2008
    GUS DUR SIAP MEMBELA AHMADIYAH

    Prof. Dr. Hamka, tidak asing lagi bagi masyarakat kita, seorang alim terkemuka, berpengaruh dan termasuk orang yang menentang Ahmadiyah.* Namun demikian Prof. Dr. Hamka “DIPAKSA” oleh hati nuraninya untuk berkata dan menulis tentang KEBENARAN dan Jasa Ahmadiyah seperti berikut: “Adapun Kaum Ahmadi (Ahmadiyah) dan Usahanya Menyebarkan Islam di benua Eropa dan Amerika, dengan dasar ajaran mereka, faedahnya bagi Islam ada juga. Mereka Menafsirkan Qur’an ke dalam bahasa-bahasanya yang hidup di Eropa. Padahal di zaman 100 tahun yang lalu masih merata kepercayaan tidak boleh menafsirkan Qur’an. Penafsiran Qur’an dari kedua golongan Ahmadiyah itu membangkitkan minat bagi golongan yang Menginginkan Kebangkitan Ajaran Muhammad kembali buat memperdalam selidiknya tentang Islam.
    Dari Pelajaran Agama Islam, hal. 199, cetakan pertama 1956, Penerbit Bulan Bintang.

    Goenawan Muhamad – Redaktur Senior Tempo
    SKB Ahmadiyah jangan dikeluarkan karena bertentangan dengan kebebasan beragama . Jika Ahmadiyah dibubarkan , satu lagi bagian penting Negara dikhianati
    http://www.detiknew s.com

    Ir. Soekarno – Presiden RI Pertama
    “Ahmadiyah adalah besar pengaruhnya, juga di luar India. Ia bercabang di mana-mana, ia menyebarkan banyak kerpustakaannya ke mana-mana. sampai di Eropa dan Amerika orang baca ia punya buku- buku, sampai di sana ia sebarkan
    punya propagandis- propagandis. Corak ia punya Sistem adalah memprogandakan Islam dengan cara apologetis, yakni mempropagandakan Islam dengan mempertahankan Islam itu terhadap serangan-serangan dunia Nasrani; mempropagandakan Islam dengan membuktikan kebenaran Islam di hadapan kritikannya dunia Nasrani, ya … Ahmadiyah adalah salah satu faktor penting di dalam pembaharuan pengertian Islam di
    India, dan satu faktor penting pula di dalam memPROPAGANDAdakan Islam di benua Eropa khususnya, di kalangan kaum intelektuil seluruh dunia umumnya.

    H. Agus Salim dan H.O.S Cokroaminoto
    “Kongres Serikat Islam 26-29 januari 1928 di Jogjakarta memperingati hari S.I. 15 tahun. Sebagai dimaksudkan dahulu itu, diadakan juga Majelis Ulama itu, tetapi Muhammadiyah tidak mau turut duduk di Majelis itu sebenarnya Majelis S.I. adanya, jadi di luar organisasi ini, tidak mempunyai kekuasaan apa-apa. Di Kongres itu dibicarakan juga tafsir Qur’an yang sedang dikerjakan oleh Cokroaminoto. Dari penerbitan-penerbit an pertama, ternyatalah bahwa tafsir itu didasarkan atas Tafsir Ahmadiyah. Lantaran ini timbullah dalam kalangan sendiri perlawanan yang keras. Salim menerangkan, bahwa dari segala jenis tafsir Qur’an, yaitu dari kaum kuno, kaum Muktazilah, ahli sufi dan golongan moderen (di antaranya Ahmadiyah, Wahabi baru, dan kaum Theosofi), Tafsir Ahmadiyah-lah yang paling baik untuk memberi kepuasan kepada pemuda-pemuda Indonesia yang terpelajar”.
    Mr. A.K. Pringgodigdo, Sejarah Pergerakkan- pergerakan Rakyat Indonesia, 1946, cetakan kelima, halaman 47, Penerbit Pustaka Rakyat

    Tanggapan Anand Krishna terhadap Ketua MPR Hidayat Nurwahid tentang kalimat “Umat yang lain yang berbeda Tuhan dengan umat Islam kan tidak ada masalah,”.
    http://hnw.or. id/?op=isi&id=4749
    Bapak Ketua MPR yang saya muliakan, sepertinya ada kekeliruan dalam berita tersebut diatas, dimana Bapak dikutip: “Umat yang lain yang berbeda Tuhan dengan umat Islam kan tidak ada masalah,” Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa Bapak tidak percaya akan adanya dua atau tiga atau empat tuhan, masing-masing agama memiliki tuhan sendiri.
    Kutipan ini memberi kesan seolah Bapak menduakan Tuhan. Ini jelas tidak mungkin. Mohon Bapak mengambil tindakan untuk meralatnya, karena sekali lagi saya yakin Bapak tidak akan pernah memberi pernyataan seperti itu. jauh lebih terhormat dan mulia bila Bapak SELALU MEMPOSISIKAN DIRI SEBAGAI KETUA MPR MILIK SELURUH BANGSA, bukan milik partai tertentu atau golongan tertentu.
    ppiindia@yahoogroup s.com ppiindia
    http://www.anandkri shna.org anandkrishna
    Salam Indonesia!

    Nabi Lama itu baru namanya komentar yg fair, jujur, sportif !!! ente mah nyari kebenaran dari institusi 2x yg membenci ahmadiyah ..! yah yg keluar deri ente statement 2x kebencian dan fitnah ! ga ada kemajuan jadinya ! Kenapa fitnah ? contoh yg ane tau dari sejak berdirinya Ahmadiyah 100 th yg lalu ya syahadatnya sama 100% dengan golongan islam pada umumnya !

    Salam Damai !

  82. 82 none July 31, 2008 at 2:21 am

    To Kevin :
    Anda mengatakan “Kalo apa yg dikatakan None dan Nabi Lama betul bhw Nabi Isa masih hidup dilangit kasihan yah Nabi Isa…”

    Coba anda jangan asal cuap2 saja layaknya anak TK… Apakah anda sudah baca apa yang telah saya tulis diatas? Apakah saya berani mengarang2 dalam masalah ghaib seperti ini tanpa ada penjelasan dari Hadis-hadis mutawatir dan penjelasan para sahabat ?

    Anda membuang semua hadis2 mutawatir Rasulullah mengenai turunnya Nabi Isa demi membela aqidah Nabi Palsu dan logika anda… dimana kepekaan nurani anda !!! Hadis2 anda buang, Al-Quran anda ta’wilkan seenaknya.

    Sekali lagi saya tantang anda2, apabila saya memberikan sumbernya dari apa yang saya tulis, apakah anda mengimaninya secara mutlak tanpa ta’wil dan mengakui bahwa aqidah anda bertentangan dengan aqidah ijma para sahabat ?

  83. 83 Jack July 31, 2008 at 4:23 am

    @Kevin:

    Pernyataan anda bikin saya ketawa. Itu kalau turun di Indonesia, terus kalau pergi kenegara lain pasti akan dpt perlakuan yg sama yah. Bener Kev, dia yg paling menderita.

  84. 84 ALIF July 31, 2008 at 4:30 am

    None bilang:
    “Saya tidak ingin berdebat kusir dengan anda seperti layaknya anak TK.”

    Anak TK?
    justru anak2 TK yang percaya manusia bisa ke langit
    hanya Superman yang bisa begitu kata komik anak-anak TK

    jadi yang TK itu NONE bukan saya…
    hihihi

  85. 85 dilon July 31, 2008 at 6:49 am

    Nabi lama Juli 26, 2008 pukul 12:13 pm

    Subhanallah….

    Republika online:

    MUI: Banyak Warga Ahmadiyah Kembali ke Jalan Benar

    Jawab:
    percaya sama omongan mui?? kasian dech…
    ketika dimedia muncul berita yang katanya menurut mui ada 200 anggota Ahmadiyah diMajenang-Cilacap keluar dari Ahmadiyah, saya mencari informasi kesana. Ternyata fakta dilapangan adalah adanya 20 kepala keluarga Ahmadi (bukan 200 seperti yang diberitakan) yang dikumpulkan dan disuruh menandatangani surat pernyataan yang menyatakan tentang keberadaan JAI di Majenang, hal mana katanya diperlukan guna pengamanan, jadi bukan pertobatan seperti apa yang disampaikan ke media…

  86. 86 none July 31, 2008 at 9:38 am

    To Mirzaiyah :

    Kok belum dijawab yah tantangan saya yang ini :
    “apabila saya memberikan sumbernya dari apa yang saya tulis, apakah anda mengimaninya secara mutlak tanpa ta’wil dan mengakui bahwa aqidah anda bertentangan dengan aqidah ijma para sahabat ?”

    Belum lagi ciri2 imam mahdi : “Namanya sama dengan nama Rasulullah dan nama ayahnya sama dengan nama ayah Rasulullah”
    Saya bertanya dimana persamaannya yah dengan MGA…
    Anak TK menjawab : “POKOKNYA SAMA”

    Sebenarnya siapa yah yang jualan kecap doang…, yang tidak fair, tidak jujur dan tidak sportif, yang hanya mencari pembenaran bukan kebenaran…

  87. 87 kevin August 1, 2008 at 4:10 am

    @ None

    Aku mah ga mau ditantang sama None ..habis None mah pemikirannya kaya anak TK sih..masa kalo di Hadis umpama ada kalimat Alloh akan menurunkan rizki dari langit bagi hambanya yg suka berdoa..lalu None tiap hari setelah berdoa keluar rumah lalu lihat langit siapa tahu dari langit turun beras, minyak goreng, lauk pauk, komputer, HP Black Bery ( buat email ke Nabi Isa yg masih di langit) dll

  88. 88 Nabi lama August 1, 2008 at 4:13 am

    Dear Kevin,
    Yah itu khan pendapat. Yang jelas boleh kan kasih pendapat. Tapi kalo pendapat mereka tentang kepercayaan Ahmadiyah sendiri kok nggak ada ya?
    Kalo mau jujur dan sportif, ya semua aja ditampilin,jangan pilih yang pro Ahmadiyah aja dong. Ya nggak?

    Nggak ada yang benci kok, apa saya keliatan memebenci kalian? Itu cuma perasaan Anda aja kok.

    Dear Yos dan Dilon,
    Gitu ya Mas? Jadi beritanya nggak akurat dong?
    Berita yang dimana nyebutin jumlah?

    Wallahualam,

  89. 89 silvie August 1, 2008 at 5:15 am

    TO : None
    Nah ini nih tau arti tapi enggak tau maksud dan maknanya.terus kebanyakan nonton film akhirnya fikirannya enggak karu karuan ada orang bisa terbang lah ,ada orang hidup di langit lah nanti ada orang turun dari langit lah. Padahal sudah sangat jelas Allah mengatakan dalam Qur’an bahwa yg namanya orang hidup ya harus makan ,biasa memakan makanan.enggak ada yg hidup kekal. Ada pun dalam sejarah Nabi Isa di Qur’an dituliskan diangkat kepadaNya. Diangkat kepadanya itu bukan berarti badannya yg diangkat atau badannya yg naik kelangit.akan tetapi rohani kemuliaan Nabi Isa a.s Bani Israil di angkat oleh Allah di hadapan kaumnya jadi maksudnya di muliakan ditinggikan, diangkat derajatnya.karena sebagaimana yg kita ketahui dalam sejarah kenabian Nabi Isa,bahwa Nabi Isa begitu amat dihinakan oleh kaumnya yaitu oleh kaum yahudi.

    None.. none.. hadist shahih lah dhaif lah apalah. tapi anda sendiri menyantumkan hadist tidak tau sumbernya dari mana.

    To :Nabi Lama
    Sudah jelas2x Koran republika atau media lainnya itu bukan sumber asli kami,ya bisa saja bagi mereka yang tidak senang menambah nambah cerita biar muslim kami itu terdengarnya seperti gimana gitu.mengenai syahadat memangnya selama ini muslim kami syahadatnya apa ? bagi muslim kami tidak ada lagi syahadat selain Ashaduallaa ilaa ha ilallah waashaduannamuhammadarasulullah .Nah ini yg mengganjal saya untuk ingin berdialog bahwa apa yg dituduhkan banyak orang mengenai muslim kami itu sama sekali tidak benar.
    Nabi palsu??? Yg namanya nabi palsu itu enggak akan bertahan lama dan akan dihininakan oleh Allah dan nabi palsu itu merubah rubah syariat tuh contohnya lia eden ahmad mosadeq.. mengaku ngaku utusan Allah padahal dusta, Allah sendiri kan yg menghinakannya.

    Lagian Kalau ada yg keluar karena belum benar2x paham ya enggak apa2x enggak rugi buat saya karena itu urusan mereka sendiri dengan Allah Ta’ala dan mereka sendiri nanti yg akan mempertanggung jawabkannya kepada Allah Ta’ala bukan kepada kami manusia ya.

  90. 90 Nabi lama August 1, 2008 at 11:10 am

    To Silvie,
    Kalo nggak percaya ama berita Republika dan butuh info up to date versi Ahmadiyah yah, cari aja sendiri di lingkungan Ahmadiyah. Nah, info dari Yos dan Dilon itu lah buat Anda yang paling valid khan?

    Bunyi syahadat Ahmadi memang sama seperti kami, tapi pengertian Nabi SAW sebagai Khataman Nabiyyin yang beda, khan? Karena Anda masih meyakini MGA sebagai ‘Nabi Isa’ dan Imam Mahdi. Bukan kah Anda mengikuti pernyataan MGA bahwa dia adalah perwujudan nabi2 sebelumnya termasuk wujud Nabi SAW, Khrisna, dll? Disini bedanya. Masih kurang jelas? Coba tanya Imam Anda lagi.
    Wassalam,

  91. 91 ALIF August 2, 2008 at 4:20 am

    None Bilang:

    “To Mirzaiyah :
    Kok belum dijawab yah tantangan saya yang ini :
    “apabila saya memberikan sumbernya dari apa yang saya tulis, apakah anda mengimaninya secara mutlak tanpa ta’wil dan mengakui bahwa aqidah anda bertentangan dengan aqidah ijma para sahabat ?””
    —-

    “tantangan kisanak saya sambut..(kayak pendekar aja hihihi)
    tapi apakah ada sumber hukum yang lebih tinggi dari Qur’an?
    Qur’an bilang semua Rasul sebelum Muhammad saw sudah wafat
    Qur’an dijamin keasliannya, sedangkan ucapan para sahabat tidak dijamin..
    Apakah anda lebih meyakini hadist sahabat yang belum tentu kebenarannya dari pada Qur’an yang mutlak kebenarannya?
    itulah bedanya anda dengan saya…
    saya lebih percaya qur’an dan anda sama sekali tidak meyakininya kebenaran qur’an…
    karena anda lebih meyakini perkataan paulus daripada wahyu Allah SWT…
    Udahlah None..tunggu saja Nabi Isa mu itu..
    hihihi

  92. 92 silvie August 2, 2008 at 5:57 am

    To Nabi lama

    Ya jelas saya enggak percaya karena yg nulis adalah penentang ahmadiyya.sumber informasinya enggak benar.

    khataman muhajirin: kalau diartikan penutup ko masih banyak ya sekarang orang yg hijrah.
    khatamul aulia : kalau diartikan penutup tapi setelah sayidina ali masih banyak wali2x bermunculan.

    Berarti khatam tidak bisa dong diartikan penutup.
    dan anda harus lihat kebenaran bukan ngerasa paling benar..
    dan mendingan belajar mengenai ini.

  93. 93 muis August 3, 2008 at 8:04 am

    ana akui didalam hal peribadatan semacam sholat, puasa dan berbagai pengorbanan orang ahmadiyah itu hebat-hebat. namun ketahuilah bahwa sehebat apapun yang kalian lakukan tanpa mengikuti apa yang telah difatwakan ulama maka semuanya itu akan sia-sia belaka. kalian tidak akan pernah mendapatkan balasan atas semua kebaiakan yang kalian lakukan itu. jadi segeralah kalian bertobat wahai pengikut ahmadiyah!

  94. 94 dilon August 3, 2008 at 8:51 am

    muis, muis siapa pula yang mengharapkan balasan kebaikan dari ulama uhum yang merasa dirinya memiliki derajat lebih tinggi dari Tuhan?
    Tuhan pemilik semesta alam ini menyatakan didalam kitab suci yang diturunkanNya pada junjunan alam, Muhammad RasuluLlah saw, Al-Qur’anul Karim bahwa “barang siapa berbuat kebaikan sebesar zarah sekalipun maka ia akan mendapatkan balasan, dst…
    Percayalah saudaraku warga Ahmadi hanya semata-mata mencari keridhoan Allah SWT, bukan mencari keridhoan dari ulama anda….
    salam

  95. 95 kevin August 4, 2008 at 3:42 am

    @ Muis

    He he he Ulama produk MUI maksud ente ? Meski ulama ulama yg bercokol di MUI dianggap ulama 2x jempolan tapi mereka itu bisanya cuma bikin fatwa sesat doang ke ahmadiyah!!! Mereka kaga bisa membuktikan kesesatan ahmadiyah berdasarkan Alquran dan Haqdis Rosulluloh melalui dialog. Setiap ulama MUI diwawancarai selalu bilang udah melakukan dialog dengan ahmadiyah padahal fakatanya sejak MUI berdiri tidak pernah sekalipun mau diajak dialog oleh ahmadiyah (idiiih kok ulama bisa ngibul juga yah ..ga malu tuh ama Tuhan). Mungkin ente lihat ga tempo hari di slah satu station TV waktu dialog antara pimpinan ahmadiyah dengan salah satu pimpinan MUI setiap ditanya dasar fatwa sesat berdfasarkan Alquran dan Hadis dia belepotan kaga bisa menjelaskan. Yg lebih gagah lagi komentar KH Hasyim Muzadi tuh ketua PBNU yg mengatakan ahamdiyah menganut paham Ideologi Kekerasan…busyet deh ! lebih tepat seharusnya paham tersebut diberikan kepada kelompok islam yg doyan melakukan tindakan anarkis seperti FPI, Taliban, Alqaeda..kok ini diputarbalikan ! (Pak Hasyim..anda berniat jadi wacapres lg yah sehingga takut kehilangan suara dari kelompok islam ..bukan takut sama Tuhan ? .oh dunia ..dunia).

    Aku jadi ingat sebelum aku masuk ahmadiyah aku pernah kumpul kumpul di salah satu mesjid muhamadiyah di Bandung salah satu ulama disana menceritakan kesesatan ahmadiyah dan dia menyarankan kalo ahmadiyah jangan diajak dialog karena itu memang mau nya ahmadiyah. Sampai aku berpikir kok ahmadiyah disebut golongan sesat tapi sulit dicari kesesatannya ?..

    Sekarang jadinya aku mahfum kalo MUI memang menghindari dialog..! Barangkali akhirnya mereka menyimpulkan satu satunya cara untuk ” menghabisi” ahmadiyah yaitu dengan cara FITNAH, PROVOKASI dan TINDAKAN ANARKIS. Itu cara cara kaum jahiliyah ketika berusaha melenyapkan Rosulluloh dan para pengikutnya.

  96. 96 none August 4, 2008 at 4:17 am

    To Silvie :
    Saya harap diskusi kita fokus, jangan ngalor ngidul kesana-sini. Masalah Nabi Isa yang tidak masuk menurut logika anda, sudah banyak yang membantahnya tetapi karena kejahilan dan kesombongan anda sehingga tidak dapat menerima kebenaran itu.

    Saya tanya sekali lagi pada anda mengenai hadis imam mahdi yang telah saya tulis : “apabila saya memberikan sumbernya dari apa yang saya tulis, apakah anda mengimaninya secara mutlak tanpa ta’wil dan mengakui bahwa aqidah anda bertentangan dengan aqidah ijma para sahabat ?”

  97. 97 ALIF August 4, 2008 at 4:29 am

    muis lagi…
    kalo ente dan para ulama ente merasa paling diterima sholatnya dibanding ahmadi kenapa ente tidak minta saja kepada Allah agar ahmadi bubar…
    hihihi..

  98. 98 none August 4, 2008 at 4:55 am

    To Alif :
    Anda mengatakan “tantangan kisanak saya sambut..(kayak pendekar aja hihihi), tapi apakah ada sumber hukum yang lebih tinggi dari Qur’an? Qur’an bilang semua Rasul sebelum Muhammad saw sudah wafat Qur’an dijamin keasliannya, sedangkan UCAPAN PARA SAHABAT TIDAK DIJAMIN”

    Anda menerima tantangan saya tetapi “ADA TAPI” nya !!! Coba anda baca tulisan2 anda diatas lagi, jangan sampai anda terlihat plin-plan dan asal cuap saja. Baik saya review diskusi kita yang lalu.

    1. Anda dan kang Deden TELAH SEPAKAT dengan saya bahwa IJMA SAHABAT merupakan KEBENARAN dan barangsiapa menyelisihinya maka dia telah TERSESAT.
    2. Anda mengatakan bahwa para sahabat memang tidak pernah berselisih ttg nabi Isa as, karena mereka mengetahui dengan pasti bahwa Nabi Isa israeli sudah wafat dan orang wafat tidak akan datang lagi kedunia ini.

    Bandingkan point 1 dengan ucapan anda sekarang : “sedangkan UCAPAN PARA SAHABAT TIDAK DIJAMIN”

    Pada point 2 anda pun belum bisa membuktikan tulisan anda tersebut, malah sebaliknya ucapan para sahabat bertentangan dengan tulisan anda. Tetapi sekarang anda berkilah : “Qur’an bilang semua Rasul sebelum Muhammad saw sudah wafat Qur’an dijamin keasliannya, sedangkan UCAPAN PARA SAHABAT TIDAK DIJAMIN.”

    Sebenarnya anda mencari kebenaran atau pembenaran ? Saya melihat sebenarnya anda enggan menerima tantangan saya tersebut tetapi terpaksa menerimanya dengan syarat yang anda tulis diatas yang bertentangan dengan tulisan anda yang lalu… Cukuplah ini menjadi bukti kesesatan bagi orang2 yang mau berpikir!!!

  99. 99 none August 4, 2008 at 5:38 am

    To Kevin :
    Anda saja yg terlalu jahil, membatasi rezeki hanya seperti itu saja.
    Anda tidak mempercayai hadis2 mutawatir tentang turunnya Nabi Isa, tetapi meyakini ucapan2 Nabi Palsu anda yang nyeleneh & jauh dari akal sehat…

    Salah satu ucapan Nabi Palsu anda yang nyeleneh jauh dari akal sehat :
    “Aku dijadikan sebagai Maryam dan aku menjadi Maryam selama 2 tahun… Kemudian ditiupkan roh kepada Isa, sebagaimana ditiupkan kepada Maryam, lalu ia hamil dalam bentuk pinjaman, setelah beberapa bulan, tidak lebih dari 10 bulan, aku pisahkan dari Maryam dan aku dijadikan Isa. Dengan demikian jadilah aku putra Maryam.”

  100. 100 kevin August 4, 2008 at 6:48 am

    @ None

    Kalo ente punya semangat mencari kebenaran seharusnya ente bertanya ke silvie : eh silvie kalo ente percaya Nabi Isa udah wafat tolong dong buktiin dimana kuburannya ? apa bukti ilmiah bahwa itu memang kuburan Nabi Isa as ?

    Gampangkan Non ? jadi ga muter muter disekitar pembahasan masalah Firman dan Hadis saja !

  101. 101 silvie August 4, 2008 at 8:23 am

    To; None

    Yg congkak dan sombong itu siapa ya??? Yg ngerasa so bener kali ye udah di jelasin berkali kali masih enggak ngerti juga.
    Sudah lah sekarang begini saja mendingan kita berdo’a minta petunjuk kepada Allah agar dtunjukan mana yg benar atas jawaban diskusi kita ini.itu adalah jalan satu2xnya yg terbaik.
    Saya sudah katakan argumentasi yg anda sebutkan mengenai Imam Mahdi sebelumnya, itu bukanlah tanda tanda turunnya Imam Mahdi melainkan sifat2x dan gambaran dari Imam Mahdi dan tentunya dari sifat2x gambaran Imam Mahdi tersebut memiliki makna. saya juga pernah baca bukunya yg dikarang oleh seorang tokoh agama yaitu judul bukunya mengenai dajjal tapi sayang gambaran dan sifat 2x mengenai Imam Mahdi itu sumbernya tidak di sebutkan hadits apa atau riwayat siapa di buku itu hanya disebutkan saja kriteria2xnya jadi kurang jelas.
    Satu pertanyaan dari saya dan sampai sekarang anda belum menjawabnya coba kalau anda yakin itu adalah hadist tolong sebutkan hadits apa dan riwayat siapa?
    Nah ini saya dari kemarin nanya ini tapi gk di jawab2x .anda hanya mengatakan hadist shahih lah mutawatir lah. Berarti kalau begitu anda hanya meyakini hadist yg baik utk anda saja dan selebihnya hadist2x lain anda tolak.

    Saya yakin anda hanya bingung dalam pengertian Imam Mahdi dan Nabi Isa yg di janjikan,jadi pikir anda bahwa nabi isa dan imam mahdi yg dijanjikan adalah 2 orang.padahal sesuai hadist Rasulullah SAW bahwa Nabi Isa dan Imam Mahdi yg di janjikan adalah satu orang dengan 2 nama.mengapa di sebut Isa almasih karena Imam mahdi yg dijanjikan memiliki sifat2x yg sama dengan Nabi Isa yg di utus utk Bani Israil maka dari itu di juluki Isa Almasih.Dan inget none yg mengatakan ini bukanlah kami akan tetapi Rasulullah

  102. 102 kevin August 4, 2008 at 9:08 am

    @ None

    Si komeng datang dihajar jaka sembung
    komen anda tidak nyambung !

  103. 103 kabul August 4, 2008 at 11:39 am

    beberapa bulan lampau saya pernah memberikan komentar yang tidak simpatik tentang ahmadiyah diblog kang aden ini. Memang begitulah pemahaman saya tentang ahmadiyah kala itu. beruntung saya diperingatkan istri tercinta tentang bunyi sebuah ayat al-qur’an yang menyatakan bahwa”janganlah mengatakan sesuatu hal yang tentang itu engkau tidak memiliki pengetahuan” memang persepsi saya terhadap ahmadiyah saat itu hanya bersumber dari kata orang. dengan tujuan membuktikan semua informasi yang telah saya peroleh, supaya tidak menyalahi bunyi ayat itu maka mulailah saya membaca banyak termasuk memperbandingkan diskusi2 dipelbagai blog dari yang pro maupun kontra sayangnya kemudian apa yang saya dapat tidaklah sesuai dengan harapkan saya sebelumnya untuk membuat ahmadiyah bukan bagian dari islam, karena saya kemudian yakin bahwa ahmadiyah sama sekali tidak menyimpang dari islam dengan keyakinannya itu karena semua bersumber dari pemahaman terhadap al-qur’an dan as-sunnah.
    untuk itu pada kesempatan ini saya mohon maaf pada kang aden atas pernyataan saya dulu.

    @den
    alhamdulillah dan terima kasih. saya rasa tidak ada yang perlu dimaafkan, insya Allah 😀

  104. 104 Marie August 5, 2008 at 2:01 am

    @ Pak Kabul
    Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada istri yg sudah mengingatkan anda. Mungkin akan lebih lengkap kalau anda melakukan sholat istikarah, karena Allah swt lah yang akan menjawab pencarian anda.

  105. 105 dilon August 5, 2008 at 2:39 am

    @none:
    Anda kenapa harus bingung jika Nabi Isa datang kembali, cukuplah Hadis Rasulullah menjelaskan hal ini “Demi Allah, andaikata Musa masih hidup, tentu ia akan mengikuti aku.”

    jawab:
    none keliatannya gak tahu makna dari kata “andaikata”
    “andaikata saya presiden” itu artinya anda bukan presiden.
    “andaikata saya mau” itu artinya saya tidak mau.
    “andaikata ia dirumah,…” itu artinya ia tidak dirumah.
    begitu juga dengan “andaikata ia masih hidup” tentu artinya adalah bahwa ia sudah mati.
    faham none?
    tapi bilapun anda bersikukuh mengatakan Isa Israeli masih hidup dilangit, silahkan saja. Dengan keyakinan seperti itu, mungkin tidak lama lagi andapun akan mengikuti jejak Muhamad Ali Makrus Attamimi, pemuka fpi Surabaya yang kini telah “bertobat”
    silahkan ikuti “pertobatannya” disini: http://www.youtube.com/results?search_query=fpi+bertobat&search_type=

  106. 106 none August 5, 2008 at 3:11 am

    To Silvie :

    Sebenarnya apakah penjelasan saya yang kurang jelas, ataukah anda ini seperti yang dikatakan teman anda kevin, komen anda tidak nyambung…

    Anda mengatakan “Satu pertanyaan dari saya dan sampai sekarang anda belum menjawabnya coba kalau anda yakin itu adalah hadist tolong sebutkan hadits apa dan riwayat siapa?”

    Mba silvie yang pintar, untuk itulah saya tantang anda, apabila saya menjawab pertanyaan anda tersebut baik sumber maupun riwayat siapa, apakah anda bersedia mengimaninya? ataukah justru perkataan anda berbalik kepada anda sendiri “hanya meyakini hadist yg baik utk anda saja dan selebihnya hadist2x lain anda tolak”

    Apakah masih belum jelas maksud saya diatas, mba silvie… Kalau belum jelas juga tolong tanya ke teman anda kevin, alief dan mirzaiyah lainnya… Saya tunggu jawaban mba…

  107. 107 none August 5, 2008 at 3:41 am

    To dilon :

    Coba anda baca pengandaian itu Nabi Isa atau Nabi Musa, jangan setengah2 dalam memahami hadis…

    Lebih baik anda fokus pada tantangan saya terlebih dahulu…

  108. 108 Nabi lama August 5, 2008 at 6:10 am

    To Silvie
    Masih ada lagi khan, khatam berarti cincin atau stempel. Al Quran versi Ahmadi yang awal2 nerjemahin khatam sebagai cincin / stempel. Nah, sekarang coba lihat apa terjemahan khatam versi terbaru.
    Terjemahan/pemahaman Al Quran dari zaman Nabi SAW hingga akhir zaman nggak bakal berubah, kecuali sesudah MGA datang ada versi terbaru.
    Ya khan?
    Salam,

  109. 109 silvie August 6, 2008 at 8:38 am

    To None
    Wow penjelasan anda tidak jelas sama sekali, tapi saya paham maksud anda tapi anda tidak paham maksud saya.
    Yg tidak nyambung ?? siapa ya yg lebih tepat argumentasinya tidak nyambung. Anda atau saya.
    Tentu saja saya mengimani semua hadist yg disabdakan Nabi Muhammad SAW. Tidak seperti anda ya contohnya saja hadist mengenai ulama ,
    Anda tidak menerima kan malah anda mengatakan hadist shahih lah, mutawatirlah.dhaiflah padahal udah jelas2x hadist2x yg saya sebutkan memang benar2x terjadi sesuai apa yg di sabdakan Rasulullah SAW.dan faktor alam mendukung semua itu.
    Jadi saya yakin benar karena Allah,bukan ngerasa so benar sendiri seperti anda. Iya enggak.

  110. 110 dilon August 6, 2008 at 10:58 am

    @none
    Coba anda baca pengandaian itu Nabi Isa atau Nabi Musa, jangan setengah2 dalam memahami hadis…

    jawab:
    none itu bak menepuk air didulang, terpecik muka sendiri…
    none…none…coba baca lagi apa yang anda tulis ini:

    Anda kenapa harus bingung jika Nabi Isa datang kembali, cukuplah Hadis Rasulullah menjelaskan hal ini “Demi Allah, andaikata Musa masih hidup, tentu ia akan mengikuti aku.”

    lha yang dibahas topik mengenai nabi Isa, anda sendiri yg ujug2 mengalihkan ke nabi Musa???
    giliran ditanggapi anda bilang “Coba anda baca pengandaian itu Nabi Isa atau Nabi Musa, jangan setengah2 dalam memahami hadis…”
    jadi pengen ngutip komen Kevin :
    Si komeng datang dihajar jaka sembung
    komen anda tidak nyambung ! he5x

  111. 111 kevin August 6, 2008 at 12:02 pm

    @ dilon

    Dilon saran saya jangan terima tantangan none…kamu pasti kalah ?! kenapa ? kalo istilah peribahasa dalam bahasa sunda : Pajeunggut jeung nu gundul ! he he he

    @ None

    jas kiding

    pis

  112. 112 kabul August 7, 2008 at 1:53 am

    mohon pencerahan dari para ahmadi mengenai kriteria “ulama yang menabur fitnah”
    trims

  113. 113 dilon August 7, 2008 at 2:51 am

    Ulama yang menabur fitnah contohnya seperti berikut:
    1. ulama yang mengatakan bahwa kitab Suci Ahmadiyah bukan Al_Qur’an melainkan Tadzkirah (Amin Jamaluddin cs), mereka ngotot menuduh bahwa kitab suci Ahmadiyah adalah Tadzkirah karena katanya dijilid Tadzkirah ditulis bahwa Tadzkirah wahyu muqoddas (wahyu suci), menurut Amin wahyu suci maknanya ya kitab suci. Jadi untuk mendiskreditkan Ahmadiyah, ulam ini tidak sungkan2 untuk melakukan kebohongan dengan ber- pura2 lupa bahwa Hadis Qudsi-pun merupakan wahyu muqoddas alias wahyu suci. Yang jika jalan pikiran kacau Amin Jamaluddin ini dipakai, maka akibatnya ia harus memiliki keyakinan bahwa kitab suci ummat Islam itu sebenarnya ada dua; Al-Qur’an dan Hadits Qudsi !!?
    2. ulama yang mengatakan bahwa orang Ahmadiyah haji nya bukan ke Mekkah tapi ke Rabwah dan Qadian bahkan ada pula yang mengatakan bahwa hajinya Ahmadiyah itu ke Parung…, padahal dipihak lain merekapun sibuk mengeluarkan larangan bagi orang Ahmadiyah untuk tidak melakukan haji ke Baitullah. Logikanya kalau hajinya orang Ahmadiyah bukan ke Baitullah, kenapa pula mereka mengeluarkan larangan dan berusaha menjegal orang Ahmadiyah yang hendak pergi kesana??
    3. ulama yang rela mempermalukan dirinya sendiri, bicara di TV bahwa menurut ulama itu (Amidhan) syahadat Ahmadiyah adalah asyhadu alla ilaha illalah, wa asyhadu anna ghulam ahmad rasulullah, yang ketika ditanya moderator dari mana anda mendapatkan informasi itu? Dan dia jawab “katanya”
    4. ulama yang menyatakan diri sebagai tuhan selain Allah swt, yang dengan entengnya mengatakan “dimulutnya orang Ahmadiyah memang mengikrarkan syahadat yang sama seperti kita, namun dalam hatinya yang dimaksud orang Ahmadiyah sebagai Muhammadurrasulullah itu adalah ya Mirza Ghulam Ahmad, bukan Muhammad!” ( yaa mirip2 ungkapan none lah…) seolah-olah ia dapat mengetahui isi hati manusia sebagaimana halnya Allah SWT (naudzubillah)
    5. masih banyak lagi, mungkin yang lain bisa menambahkan..

  114. 114 none August 7, 2008 at 4:39 am

    To Silvie :

    Berarti anda mengimani hadis ciri2 imam mahdi : “Namanya sama dengan nama Rasulullah dan nama ayahnya sama dengan nama ayah Rasulullah”

    Alhamdulillah, kalau anda berubah pikiran. Berarti tidak terbukti yah dengan ciri2 MGA. Bagaimana dengan kevin dan dilon, anda sepakat tidak?

  115. 115 silvie August 7, 2008 at 6:11 am

    Seperti yg sudah pernah saya sebutkan sebelumnya mengenai ulama Rasulullah SAW bersabda dalam hadits Baihaqi,Mysikaat:

    Akan datang suatu jaman pada manusia bilamana Islam hanya tinggal namanya saja dan Alqur’an tinggal tulisannya saja,mesjid mesjid mereka akan ramai dan penuh dengan orang2x akan tetapi kosong dari petunjuk,ulama ulama mereka wujud paling buruk di kolong langit,fitnah2x keluar dari mereka dan akan kembali pada mereka juga.

    Tepat sekali apa yg disabdakan Nabi Muhammad saw,itu memang benar2x terjadi ya kita bisa lihat sekarang,dengan sangat gigihnya mereka sebagian ulama mati matian ingin melenyapkan Ahmadiyya dengan menebarkan banyak fitnah dgn mengatakan kitab ahmadiyya inilah,pergi hajinya ke parunglah,ke india lah. lalu nabinya bukan nabi Muhammad lah,lalu puasanya ngeroko lah tidak diwajibkan ini lah itulah.sehingga apa yg ulama2x sampaikan kepada umat bukanlah kebaikan akan tetapi kebencian.ya akhirnya sejumlah fasilitas milik ahmadiyya dirusak seperti mesjid2x dibakar,dilempari batu sampai rusak,disegel.ini sama saja menghalang halang orang utk beribadah kepada Allah,mesjid itu kan milik Allah mengapa harus dirusak, maka dari itu tidak heran ya banyak bencana dimana2x Allah kalau sudah murka pada manusia siapa saja bisa kena. ya kita bisa lihat contoh saja bencana Tsunami 4 th silam di Aceh,kalau bukan murkanya Allah ya murkanya siapa lagi,kita lihat anak2x,bayi2x yg tanpa dosa pun bisa terkena akan murkanya Allah.Jadi ya kita harus takut.

    Beberapa bulan yg lalu saya lihat cuplikan tabligh akbar seorang ulama dari golongan Islam garis keras di salah satu stasiun tv yg dalam tabligh akbarnya mengatakan mengajak kepada umatnya utk membunuh pengikut ahmadiyya,darah ahmadiyya halal.apakah ini seorang ulama yg baik???apakah ulama seperti ini yg mau dicontoh yg dalam ceramah2xnya hanya menebarkan kebencian kepada orang2x.aduhhh capcay deh.
    Terus tuh sekarang bisa lihat ulama2x kemarin demo gede2xan pingin dikeluarkan skb 3 mentri,udah dikeluarkan masih gk puas juga,terus sekarang minta kepres demo lagi di istana aduh capcay deh kerjaan mereka ya beginilah…..alias enggak ada kerjaan.tapi inget enggak semua ulama jahat banyak juga ulama yg baik,terimakasih deh buat ulama yg baik.

  116. 116 silvie August 7, 2008 at 7:06 am

    To: Nabi Lama
    sekarang yang menjadi permasalahan banyak orang percaya bahwa tidak akan ada lagi nabi sesudah Nabi Muhammad SAW karena berpegang pada hadits Lan nabiyya ba’diiTidak akan ada lagi nabi sesudahkuJawaban; Mahyuddin Ibnu Arabi dalam kitabnya Futuuhatul Makiyyah menuliskan:Yang artinya : Inilah arti dari sabda Rasulullah SAW sesungguhnya risalah dan nubuat sudah terputus ,maka tidak ada rasul dan nabi yang datang sesudahku, yang bertentangan dng syariatku,apabila ia datang ia akan dibawah syariatku. Rasulullah SAW bersabda :Apabila binasa Kisra ( Raja Persia ) maka tidak ada kisra sesudahnya.Dan apabila binasa kaisar ( Raja Roma ), maka tidak ada kaisar sesudahnya.H.R Bukhari Muslim, Ahmad dan Tirmidzi dalam kanzul ‘ Ummal,Alauddin Alhindi,Muassasatur Risalah,Beirut,1989,jilid XI,p.368 hadits no 31765Maksud hadits ini ialah,tidak akan ada lagi kisra dan kaisar seperti atau semacam kisra dan kaisar di zaman Rasulullah SAW,seperti itu pula dapat dikatakan bahwa nabi nabi akan datang lagi,tetapi tidak seperti Nabi Muhammad SAW, yg membawa agama maupun syariat baru.
    Nah maksud dalam Alqur’an Nabi Muhammad saw itu nabi terakhir ialah nabi terakhir pembawa syariat.jelas jadi tidak akan ada nabi lagi yg membawa syariat baru.Dan kita pun umat Islam tau kan bahwa kita menunggu kedatangan nabi Isa yg pangkatnya juga seorang nabi. Nah banyak pemahaman2x dari para ulama mengenai arti Ayat2x Qur’an menjadi salah ,mereka pikir nabi isa yg mereka tunggu adalah nabi isa yg dulu yg diutus utk bani israil,padahal kan sudah jelas dalam Alqur’an bahwa Nabi Isa yg dulu sudah wafat.

    Khatam itu mengandung 3 arti yakni
    1. Yang paling sempurna/paling mulia
    2. Cincin,dipakai utk perhiasan,begitu pula dngn nabi Muhammad SAW merupakan perhiasan bagi sekalian nabi
    3. Stempel atau cap
    Nabi Muhammad SAW stempel bagi sekalian nabi,sehingga kita mengetahui semua kebenaran nabi

    Rasulullah saw pernah bersabda.
    ” Aku adalah nabi terakhir,dan mesjidku adalah mesjid yg terakhir.
    Nah disebutkan disitu mesjidku adalah mesjid yg terakhir,tapi pada kenyataannya kita sekarang bisa lihat kan setelah pembangunan mesjid beliau di Madinah,masih banyak kan mesjid2x yg di bangun di belahan bumi ini.maksudnya adalah mesjid beliau itu mesjid yg paling mulia dintara mesjid2x yg lain.begitu pula dengan nabi Muhammad saw beliau adalah Nabi yg paling mulia diantara sekalian nabi dan tidak akan ada lagi nabi yg seperti nabi Muhammad saw yg membawa syariat.jelas tidak akan ada lagi nabi yg membawa agama ataupun kitab baru seperti Nabi Muhammad saw, beliaulah nabi yg terakhir pembawa syariat,yg syariatnya berlaku hingga hari akhir.

    To: nabi lama anda harus melihat realita dong,bukan argumentasi atau teori saja.iya enggak…

  117. 117 none August 7, 2008 at 7:49 am

    To Silvie :

    Apa hubungannya hadis yang anda tulis diatas dengan ciri2 imam mahdi? Makin nggak nyambung aja mba…

    Ternyata dugaan saya salah… Anda tidak mengimani hadis-hadis yang telah saya sebutkan diatas. Baiklah saya simpulkan saja aliran mirzaiyah tidak mengimani hadis tersebut diatas, seperti kata mba silvie “hanya meyakini hadist yg baik utk anda saja dan selebihnya hadist2x lain anda tolak”

    Ataukah anda masih mempermasalahkan hadis 2 gerhana ? Sebenarnya Hadis 2 gerhana tersebut dapat dibantah baik dari sisi derajat hadis dan fenomena alam. Jadi baik dari sisi derajat hadis maupun fenomena alam, argumen anda akan tertolak. Justru dengan menggunakan dalil hadis 2 gerhana ini akan semakin mematahkan semua argumen anda…

  118. 118 none August 7, 2008 at 8:07 am

    To dilon :

    Anda saja yang tidak bisa melihat keterkaitannya, karena anda hanya melihat dari hawa nafsu dan emosi saja. Tidak melihat seluruh hadis yang merupakan satu kesatuan yang saling menjelaskan. Ataukah anda masih belum paham keterkaitannya juga ? Btw gimana kesimpulan diskusi diatas, apakah anda sudah membacanya ?

  119. 119 Alif August 8, 2008 at 4:07 am

    None:
    Anda dan kang Deden TELAH SEPAKAT dengan saya bahwa IJMA SAHABAT merupakan KEBENARAN dan barangsiapa menyelisihinya maka dia telah TERSESAT.

    None, anda tidak bisa membedakan mana Ijma mana yang disebut hadist jangan dicampur adukan.
    Ijma Sahabat artinya kesepakatan sahabat dlm mengambil suatu hukum yang belum jelas dlm qur’an
    sedangkan Hadist bukanlah merupakan Ijma
    padahal diatas anda mengutip suatu hadist bukan ijma..
    hadist yang benar mustahil bisa bertentangan dengan qur’an, jika bertentangan itu artinya hadistnya tidak benar ataupun lemah ataupun bisa jadi hadist tsb memerlukan penafsiran lagi.
    tapi silahkan saja anda mau percaya kepada hadist yang tidak dijamin oleh Allah dibanding percaya kepada qur’an yang dijamin
    kalau saya sih lebih percaya qur’an none…

    Oh ya None…masih belum datang ya nabi Isa mu?
    tunggu aja none…jangan gundah gulana gitu dong..
    tenang aja beliau akan turun dari langit dan akan menjadikan kamu sebagai umatnya nanti.
    hihihi..

  120. 120 silvie August 8, 2008 at 5:32 am

    To: None
    anda mengatakan :Apa hubungannya hadis yang anda tulis diatas dengan ciri2 imam mahdi? Makin nggak nyambung aja mba…
    Ya jelas ada, ada kan bersih kukuh enggak akan ada nabi lagi karena salah memahami arti ayat2 Qur’an. Dan hadits itu menjelaskan bahwa pintu kenabian masih tetap terbuka. dan sudah jelas dalam Alqur’an dan hadist bahwa imam mahdi dan Isa almasih yg dijanjikan itu satu orang dengan 2 nama dan datang dari umat muslim sendiri yg tidak lain pangkatnya seorang nabi.
    Dan sebagaimana yg dikatakan seorang ahli sufi kenamaan arab.bahwa Bila Imam mahdi muncul tidak ada orang yg paling gigih menolak selain kaum ulama,karena mereka takut kehilangan kedudukan dan pegangan mereka pada masyarakat ramai.

    Nah karena takut kehilangan pegangan pd masyarakat ramai ini sebagian ulama menebarkan banyak fitnah kepada pengikut Imam Mahdi ini.dan mereka ulama takut ditinggalkan pengikutnya karena hanya masalah duniawi,dan andaikata pengikutnya berbai’at pada imam mahdi tentunya mereka ulama (maaf ya saya mengatakan ini)akan kehilangan kedudukan dan pegangan alias penghasilan mereka. ya selama ini kita kan bisa tau darimana ulama2x mendapat penghasilan kalau bukan dari ceramah2xnya yg dibayar oleh pengikutnya.berarti mereka berjuang bukan dijalan Allah dong.kalau berjuang di jalan Allah ya harus ada pengorbanan.sekarang banyak ulama dalam ceramahnya yg selalu menentukan sejumlah uang utk dibayarkan kepada mereka,gk ada uang ya enggak ceramah.Masa mau berjuang dijalan Allah harus ada pamrih. tapi kalau dibayar dengan seiklasnya sih ya gk apa2x utk sekedar ganti ongkos atau apa. tapi kenyataannya banyak ulama yg berpenghasilan dari ceramah2x mereka sendiri.maka dari itu enggak heran kan banyak ulama yg gigih menolak menentang kedatangan Imam Mahdi dengan menebarkan banyak fitnah karena takut kehilangan kedudukan dan pegangan.jadi intinya ulama takut ditinggalkan pengikut getohhh.
    Iya kan none..ini realita lohhhhh……

  121. 121 none August 8, 2008 at 8:20 am

    To Alif :

    Cara berpikir anda semakin aneh saja… perkataan Rasulullah dan Para Sahabat bertentangan dengan Al-Quran? Jangan paksakan dalil untuk mengikuti hawa nafsu dan akal anda, semestinya akal lah yang harus tunduk kepada dalil yang sudah begitu jelas. Apakah mungkin perkataan Rasulullah dan para sahabatnya yang begitu jelas dan mutawatir bertentangan dengan Al-Quran sehingga masih memerlukan penafsiran? Apakah menurut anda aqidah yang begitu penting TIDAK DIJELASKAN SECARA JELAS oleh RASULULLAH ? Kenapa para sahabat, tabiin dan tabiut tabiin tidak ada yang menafsirinya seperti penafsiran anda ? Jadi sebenarnya apa tugas rasul itu kalau semua ucapannya harus ditafsiri dan dita’wili ?

    Andakan mengatakan : “para sahabat memang tidak pernah berselisih ttg nabi Isa as, karena mereka mengetahui dengan pasti bahwa Nabi Isa israeli sudah wafat dan orang wafat tidak akan datang lagi kedunia ini”

    Coba anda baca tulisan anda, tidak pernah berselisih berarti terjadi IJMA para sahabat. Tolong berikan kami bukti terhadap argumen anda diatas dari perkataan sahabat

    To Silvie :

    Diskusi dengan anda semakin tidak jelas saja arahnya dan tidak fokus… Bagaimana dengan hadis ciri2 imam mahdi : “Namanya sama dengan nama Rasulullah dan nama ayahnya sama dengan nama ayah Rasulullah” Ataukah anda tidak paham makna CIRI-CIRI ?

  122. 122 Noni August 8, 2008 at 8:53 am

    NONE:
    Berarti anda mengimani hadis ciri2 imam mahdi : “Namanya sama dengan nama Rasulullah dan nama ayahnya sama dengan nama ayah Rasulullah”

    NONI:
    Dalam riwayat lain, “Dunia tidak akan berakhir sehingga orang-orang Arab dipimpin oleh seorang laki-laki dari ahli baitku namanya sesuai dengan namaku.” (HR. Abu Dawud no. 4282 dan at-Tirmidzi no. 2231 dan dia berkata, “Hasan shahih”. Dishahihkan oleh al-Albani dalam as-Silsilah ash-Shahihah no.1529).

    Tidak ada tuh nama ayahnya sama dengan nama ayah Rasulullah.
    Noni

  123. 123 dilon August 8, 2008 at 10:46 am

    untuk none:
    sebelumnya none bilang:
    Anda kenapa harus bingung jika Nabi Isa datang kembali, cukuplah Hadis Rasulullah menjelaskan hal ini “Demi Allah, andaikata Musa masih hidup, tentu ia akan mengikuti aku.” (BERARTI MENURUT NONE KETERANGAN ITU ADA KETERKAITANNYA DENGAN ISA YANG HINGGA KINI MASIH HIDUP),
    ketika kukomentari makna dari kata:ANDAIKATA (bukan keteranganya) lalu dijawab none: Coba anda baca pengandaian itu Nabi Isa atau Nabi Musa(PEMAHAMAN NONE JADI BERUBAH, MENJADI TIDAK ADA KETERKAITAN!)
    nah, sekarang none bilang lagi: Anda saja yang tidak bisa melihat keterkaitannya (BERARTI KINI MENURUT NONE ADA KETERKAITAN), karena anda hanya melihat dari hawa nafsu dan emosi saja. Tidak melihat seluruh hadis yang merupakan satu kesatuan yang saling menjelaskan.
    ———-
    Jadi aku harus nanggapin apa lagi none, kalau pemahaman anda kacau beliaw begitu…?
    mengenai nafsu dan emosi; nggak kok,none. Sama sekali none nggak membuat saya ‘nafffsu’ kok:mrgreen:

    kalo none nanya kesimpulanku tentang diskusi, maka kesimpulanku adalah: GAK ADA YANG NYAMBUNG NON…
    sudahlah kalau memang none masih meyakini Isa Israili masih hidup dan kelak akan kembali untuk memimpin none cs, kenapa gak mengikuti jejak pemuka fpi Surabaya aja, non? Toh kalaupun kelak Isa as itu muncul, tentulah ia akan berhukum kepada Taurat dan Injil, bukan pada Al-Qur’an, kecuali none juga percaya bahwa Al-Qur’an itu diturunkan kepada dua orang nabi:Muhammad Saw dan Isa as!
    gimana non?

  124. 124 Nabi Lama August 8, 2008 at 3:29 pm

    Quote Silvie:
    To: nabi lama anda harus melihat realita dong,bukan argumentasi atau teori saja.iya enggak…
    Jawab:
    Yah realitanya banyak yang ngaku nabi sesudah Nabi SAW wafat, mana yang asli apa yang palsu apa Sdr bisa tentuin? Sedangkan para sahabat Nabi SAW saja membasmi para nabi palsu itu, apa kita mau tinggal diam dengan adanya nabi palsu?
    Tolong tunjukkan dalil Al Quran dan Hadist yang menyebutkan MGA itu Imam Mahdi sekaligus Isa yang ditunggu.
    Salam,

  125. 125 Nabi Lama August 8, 2008 at 3:38 pm

    Quote Silvie:
    To: Nabi Lama,
    Terimakasih, kalau saya sih cuma mau baca dari sumber aslinya. bukan sumber yg lainnya biar jelas gitu loh.
    Jawab:
    Yang eksklusif itu saya atau Sdr., belum apa2 sudah bilang nggak jelas.
    Tolong hati2 dalam menyimpulkan, sumber tulisan bisa lihat dari cetakan tahun dsb. Apa Sdr sudah lihat buku2 Ahmadiyah cetakan lama? Bandingkan sama yang keluaran baru, ada beda nggak?
    Jangan cuma lihat cetakan baru aja. Disini kita bisa lihat historis dari perjalanan ajaran yg Sdr anut.
    Wassalam,

  126. 126 Alif August 9, 2008 at 2:18 am

    None bilang:
    “perkataan Rasulullah dan Para Sahabat bertentangan dengan Al-Quran?”

    Kebiasaan si None memfitnah orang? begitu ya orang yang mengaku paling Islami? coba tunjukan tulisan saya yang menyebutkan seperti itu..
    anda tidak takut akan murka Tuhan none? bagaimana ancaman orang-orang yang mempunyai kebiasaan memfitnah..
    Saya justru bilang MUSTAHIL hadist (perkataan Nabi) bertentangan dengan qur’an…
    Jika qur’an mengatakan Semua rasul sebelum Muhammad sudah wafat, apakah anda akan mendebat perkataan Allah tsb none?
    siapa anda none? apakah anda lebih mengetahui dari Allah swt?
    Saya justru jadi ragu akan keIslaman anda? apakah anda muslim none? Apakah anda pengikut Paulus?
    karena dibaca dari komentar-komentarnya, anda sama sekali tidak meyakini Qur’an.
    Kalaupun ada hadist mutawatir yang mengatakan Isa akan turun lagi itu artinya memerlukan penakwilan lagi, karena bagaimana mungkin orang wafat bisa hidup kembali ke dunia ini..
    Ketika anda ditanya bagaimana dengan penafsiran anda mengenai Mematahkan Salib, membunuh Babi dan memerangi Dajjal apakah akan diartikan secara harfiah juga? anda diam seribu basa..

    Nah sekarang untuk mengakhiri polemik nabi isa tsb, saya berkali-kali bilang Silahkan saja anda meyakini dan masih menunggu akan turunnya Nabi Isa Israeli tsb.
    hanya saja saya pernah bilang kalau sudah turun nanti hendaknya anda jangan lagi mengaku-ngaku sebagai pengikut nabi Muhammad saw lagi karena bagi saya sudah jelas di Qur’an disebutkan bahwa Nabi Isa diturunkan hanya kepada kaum bani ISrail dan beliau berkitab Taurat.
    Silahkan tunggu nabi Isa mu itu None…
    dan silahkan saja anda mau berhukum pada Taurat jika anda sama sekali tidak meyakini isi Qur’an..
    salam,

  127. 127 Alif August 9, 2008 at 2:32 am

    Buat Dilon..
    itulah susahnya diskusi ama pengikut Paulus..
    dikasih ayat Qur’an juga gak akan percaya..
    omonganya berputa-putar terus…
    jadi menurut saya lebih baik biarkan saja si None itu menunggu Nabi Isa nya…
    mungkin itu lebih baik baginya…
    hihihihi

  128. 128 silvie August 9, 2008 at 4:45 am

    To ; nabi lama
    He…he….he… saya bilang kan biar jelas. Nah anda walaupun tau segimana baiknya ahmadiyya pasti anda bilang saja ahmadiyya tidak baik kenapa ya karena anda membencinya .jadi walaupun ahmadiyya kesannya baik ya kesannya jelek saja dimata anda,ya buktinya banyak orang yg benci dan menebar fitnah kepada ahmadiyya ya contohnya melihat ahmadiyya maju mereka tidak senang lalu mengatakan antek2x inggris lah apalah.wah bagi saya ini sedih,mengapa, ya karena apa yg dituduhkan banyak orang terhadap muslim kami sama sekali tidak benar. Nah anda menuduh yg tidak2x terhadap kami ya alasannya satu yaitu anda tidak mengetahui ilmunya tidak mengetahui ahmadiyya seperti apa.
    Nah Rasulullah SAW dulu memberantas nabi palsu dengan berperang karena memang dulu adalah zaman jahiliyah zamannya orang bodoh dan kondisi posisi beliau pun diserang oleh orang2x yg memusuhi beliau nah maka dari itu beliau berbalik menyerang.tapi sekarang segerombolan orang yg mengatasnamakan Islam mereka mengatakan jihad berjuang di jalan Allah dengan menggunakan kekerasan tanpa salah apa2x ahmadiya yg tidak pernah membuat keributan tiba2x di serang,dimusuhi,difitnah inilah itulah.nah apakah ini yg dinamakan berjuang di jalan Allah.selama ini kan orang ahmadiya tidak pernah membuat onar, kami merasa dirugikan pun tidak membalas lagi dengan kekerasan malahan orang2x ahmadiya menjalankan aturan hukum yg ada di Indonesia.tidak seperti golongan islam yg lain yg bisanya hanya berdemo dan berdemo merusak,menebarkan kebencian saja.Bagaimana Islam mau Berjaya kalau orang2xnya seperti itu
    To nabi lama
    Kalau yg namanya nabi palsu anda tidak perlu takut karena tanpa bantuan anda Allah dapat menunjukan mana nabi yg palsu dan mana nabi yg benar. Nabi palsu sudah pasti dihinakan oleh Allah ya anda bisa lihat lah kemarin seperti contohnya lia eden,ahmad mosadeq, mereka mengaku menjadi utusan Allah padahal mereka dusta, Allah sendiri kan yg menghinakan mereka dan ajarannya pun tdk bertahan lama,dan merekapun di tangkap dijebloskan ke penjara. Dan yg namanya nabi palsu itu merubah rubah syariat, contohnya tuh ahmad mosadeq mengganti ganti syahadat, saya berbicara beginipun bukan apa kata orang karena saya ,melihat langsung bagaimana ahmad mosasadeq berbicara di tv tentang ajarannya. Nah jadi buat nabi lama anda harus bertanya pada sumber aslinya kalau anda bertanya pada orang yg benci kepada ahmadiya ya pasti yg ada juga ahmadiyya dijelek jelekan.

  129. 129 Nabi Lama August 9, 2008 at 11:55 pm

    Quote Dilon:
    Toh kalaupun kelak Isa as itu muncul, tentulah ia akan berhukum kepada Taurat dan Injil, bukan pada Al-Qur’an, kecuali none juga percaya bahwa Al-Qur’an itu diturunkan kepada dua orang nabi:Muhammad Saw dan Isa as!
    Jawab:
    Logika macam apa ya ini? Ahmadi apa memang nggak percaya kalo Al Quran itu adalah Firman Allah yang mencakup semua kitab2 sebelumnya. Ahmadi masih terperangkap teori “waktu”. Suatu logika simpel, Ahmadi kok membuatnya jadi ruwet ya??
    Salam,

  130. 130 dilon August 10, 2008 at 7:30 am

    @nabi lama:
    Logika macam apa ya ini? Ahmadi apa memang nggak percaya kalo Al Quran itu adalah Firman Allah yang mencakup semua kitab2 sebelumnya. Ahmadi masih terperangkap teori “waktu”. Suatu logika simpel, Ahmadi kok membuatnya jadi ruwet ya??

    jawab:
    ya tentu saja logika orang yang waras dan bisa berpikir, kawan.
    bahwa Al_Qur’an mencakup semua kitab2 sebelumnya, tentulah betul.
    Tapi apakah kitab2 sebelum Al-Qur’an mencakup seluruh ajaran didalam Al-Qur’an? tentu tidak, kawan!
    Simpel kan, nggak seruwet yang nabi lama bayangkan?
    jadi jangan dibolak-balik pake teori “waktu” segala macamlah…

    ingatlah wahai nabi lama, kitab2 sebelum Al-Qur’an itu hanyalah panduan hidup bagi kelompok2 manusia diwilayah tertentu saja, sementara Al_Qur’an adalah panduan hidup bagi seluruh ummat manusia diseluruh alam semesta.
    Kok bisa2nya anda mempersamakan keluhuran Al-Qur’an dengan kitab2 yang turun sebelumnya?
    Kalau demikian, berarti dimata anda derajat Nabi Muhammad Saw, Rasul untuk semesta alam itupun adalah sederajat dengan nabi2 lokal, pembawa kitab suci sebelum Al-Qur’an, ya?
    Masya Allah, istighfarlah kawan…

    Isa as itu hanyalah nabi untuk bangsa Israil saja kawan, bukan untuk bangsa2 lainnya apalagi untuk bangsa Indonesia…. tapi kalaupun anda mau tetap menunggunya untuk memimpin anda, ya silahkan aja bergabung dengan bangsa Israil.

  131. 131 Nabi lama August 11, 2008 at 3:04 am

    Quote:
    Kok bisa2nya anda mempersamakan keluhuran Al-Qur’an dengan kitab2 yang turun sebelumnya?…
    Kalau demikian, berarti dimata anda derajat Nabi Muhammad Saw, Rasul untuk semesta alam itupun adalah sederajat dengan nabi2 lokal, pembawa kitab suci sebelum Al-Qur’an, ya?
    Jawab:
    Apa saya bicara/tulis begitu? Nggak khan? Maksud saya adalah inti ajaran Islam (dalam Al Quran) dan sebelumnya adalah Tauhid, itu saja.

    Quote:
    Isa as itu hanyalah nabi untuk bangsa Israil saja kawan, bukan untuk bangsa2 lainnya apalagi untuk bangsa Indonesia…. tapi kalaupun anda mau tetap menunggunya untuk memimpin anda, ya silahkan aja bergabung dengan bangsa Israil.
    Jawab:
    Maksudnya Nabi Isa AS, yang lama khan?
    Buat kami Nabi Isa AS yang akan diutus kemudian tidak menjadikan kami pengikut Beliau. Kami tetap pengikut Nabi SAW. Insya Allah.

    Sekarang, apa Nabi “Isa” versi Ahmadi ingin memimpin ummat seluruh dunia?
    Salam,

  132. 132 kevin August 11, 2008 at 3:28 am

    @ Nabi Lama

    Nabi lama kok komen saya di topik “tn Kabul Continued” enggak anda tanggapi padahal anda bertanya kan ? Anda kayanya kepayahan juga diajak bermain logika sederhana! Anda senengnya berkutat dan berputar putar dengan interpretasi terhadap hadis dan Firman sesuai dengan selera anda meski itu bertentangan dengan logika berpikir yg sehat. Cara berpikir seperti andalah yg membuat Islam tidak maju. Kenapa Ahmadiyah begitu mudah diterima di dunia barat ? Karena Ahmadiyah disamping menjelaskan bahwa islama alah agama yg sejuk, damai dan toleran juga mampu menjelaskan berbagia persoalan hidup denga logika yg masuk diakal yg semua bersumberdari Alquran dan Hadis. Anda tahu ga sekarang mayoritas anak 2x muda di eropah menganut atheis karena menganggap semua agama itu menyusahkan, dijadikan justifikasi untuk perang dan tidak masuk diakal. Yang salah bukan agamanya tapi yg salah adalah para pemuka agama yg seneng mendramatisir Ayat/Firman sehinga tampak agama bagaikan sebuah dongeng alias tidak masuk diakal. Contoh seperti yg sedang anda bahas mengenai Nabi Isa naik ke langit dengan jasadnya. Saya yakin seyakinya dalam hati kecil anda , anda pun tidak percaya Nabi Isa ada di langit. Pada dasarnya manusia tidak mau belajar dari sejarah. Meski Rosulluloh bersabda dalama stu Hadis : Seandainya Nabi Musa hidup di langit dia harus bantu aku. Kalo anda mau berpikir sehat kenapa ada hadis itu ? karena pada saat itu ada kepercayaan di kalangan Yahudi bahwa Nabi Musa tidak mati tapi diangkat ke langit. Nah sekarang sebagian besar umat islam melakukan kesalahan yg sama dengan umat yahudi dahulu dengan menganggap Nabi Isa pergi ke langit. Meski sekarang sedikit demi sedikit sudah mulai dipublikasikan tentang Kuburan Nabi Isa di Srinagar, Kashmir, India tapi tetap aja orang macam anda bersikukuh tidak percaya karena memang anda senang hidup di dunia dongeng! Ya itu hak anda !

    Wassalam

  133. 133 silvie August 11, 2008 at 7:44 am

    Sudahlah saudara2x kalau nabi lama dan cs tetep bersikukuh pada pendiriannya..biarkan saja nantipun mereka akan mempertanggung jawabkannya kelak di akhirat dihadapan Allah.

    mereka di dunia masih bisa mengelak inilah itulah tp kalau di akhirat…???? bagaimana nantinya….

  134. 134 Nabi lama August 11, 2008 at 9:43 am

    Dear Kevin,
    Sudah di jawab kok, barusan. Thanks.

    Masalah logika memang jadi andalan Ahmadi untuk mempengaruhi kaum muslim awam. Anda menghubungkannya dengan kemajuan Islam, apa bener? Islam sudah maju ketika orang Kristen mencekal/membunuhi orang2 pintar dalam mengajukan teori, Anda pasti tahu toh?
    Kolonialisme adalah salah satu pemecah ummat Islam, barat dengan taktik memecah belah ummat Islam, apa Anda sadar dengan hal ini atau tutup mata?

    Quote:
    Saya yakin seyakinya dalam hati kecil anda , anda pun tidak percaya Nabi Isa ada di langit.
    Jawab:
    KIsah Isra Miraj Nabi SAW seperti apakah yang kaum Ahmadi percayai?

    Quote:
    Meski sekarang sedikit demi sedikit sudah mulai dipublikasikan tentang Kuburan Nabi Isa di Srinagar, Kashmir, India tapi tetap aja orang macam anda bersikukuh tidak percaya karena memang anda senang hidup di dunia dongeng! Ya itu hak anda !
    Jawab:
    Coba yang mana Pak, tulisannya. Kalo ada yang dari institusi yang netral alias bukan tulisan dari pengikut Ahmadi, ya!

    Salam,

  135. 135 dilon August 11, 2008 at 11:23 am

    @nabi lama
    Maksudnya Nabi Isa AS, yang lama khan?
    Buat kami Nabi Isa AS yang akan diutus kemudian tidak menjadikan kami pengikut Beliau. Kami tetap pengikut Nabi SAW. Insya Allah.

    komentar:
    o jadi ketika Isa as datang, anda cuma akan jadi cheer leader bagi saudara2 nasrani aja, toh?

    @nabi lama
    Sekarang, apa Nabi “Isa” versi Ahmadi ingin memimpin ummat seluruh dunia?

    Jawab:
    Isa as hanya ‘bertugas’ dikalangan bangsa Israil saja, sebagaimana juga tugas pendahulunya, Musa as yang hanya terbatas untuk kaum itu.
    “Isa’nya Muhammad saw tentulah ‘bertugas’ untuk seluruh bangsa, sebagaimana junjungannya/’bos’nya/majikannya, Muhammad saw telah ditugaskan. Fungsi dan tugas “Isa’nya Muhammad saw adalah untuk mewujudkan kemenangan Islam ditengah kaum Aakhariin
    Di dalam Al-Qur’an, Surah Al-Jum’ah ayat 3, secara jelas Allah Swt, menerangkan tentang akan diutusnya seorang Rasul di Akhir Zaman dari kaum Aakhariin, yaitu satu kaum yang belum pernah bertemu dengan kaum Umiyyin (Para Sahabat Rasulullah SAW). Atas tiga kali pertanyaan para Sahabat, Rasulullah saw menjawab: Bila Iman sudah terbang ke bintang Tsurayya, maka keimanan itu akan dikembalikan oleh seorang atau beberapa orang laki laki dari bangsanya Salman Al Farsi. (Bukhari,
    Tafsir Surat Al Jum’ah ayat : “wa Akhaarina minhum lamma yalhaquu bihim” Jilid III hal l35).
    Namun perlu garis bawahi bahwa model kenabian yang datang tersebut bukan membawa agama baru, karena nabi tersebut harus dari umat Islam yang Taat kepada Allah dan Taat kepada Nabi Muhammad SAW

    Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw bersabda: ¡¨Bagaimana sikap kamu apabila turun Ibnu
    Maryam di tengah-tengah kamu dan menjadi Imam dari antara kamu.¡¨ (HR Muslim) kata “dari antara kamu” mengandung arti bahwa nanti nabi Isa itu adalah dari umat Muhammad SAW/Umat Islam.

    Namun tentu benar firman Allah SWT berikut:
    Dan tatkala Ibnu Maryam disebut sebagai misal, tiba-tiba kaum engkau ingar bingar mengajukan sanggahan terhadapnya(QS Az Zukhruf :57)
    Semua mengajukan sanggahan, dan menganggap kedatangan Isa akhir zaman itu bukan sebagai misal dan tak mau berpaling dari mempercayai bahwa Isa Israililah yang akan datang…..

    saudaraku, banyak sekali ayat-ayat Al-Qur’an yang mengisyaratkan tentang telah wafatnya nabi Isa as, silahkan baca arikel berikut: http://media.isnet.org/islam/Ahmadiyyah/Qadian/BukuSaku/Bagian1.html

    Mudah2an kita tidak termasuk orang2 yang mengulangi kesalahan ummat2 terdahulu, yang manakala seorang nabi datang, mereka menolaknya, karena hanya percaya bahwa nabi yang akan datang itu adalah ex nabi dari kaum sebelumnya..
    wallahu’alam
    Salam

  136. 136 none August 12, 2008 at 3:09 am

    To Noni & Silvie :
    Silahkan anda pelajari HR. Abu Daud, Tirmidzi dan kalau perlu takhrijnya Syaikh Al-Albani. Mungkin ada yang terlewat oleh anda. Bagaimana kalau ternyata apa yang saya tulis ternyata ada? apakah anda tetap ngeyel… seperti para mirzaiyah lainnya ?

    To Alif :
    Anda bilang sendirikan bahwa kalau suatu hadis bertentangan dengan Al-Quran “penafsiran anda” maka hadis tersebut ditolak atau perlu penakwilan. Apakah HADIS MUTAWATIR dan PERKATAAN PARA SAHABAT bukan merupakan IJMA ? Apa bedanya anda dengan paham inkar sunnah, hanya lebih halus saja. Anda mengatakan “siapa anda none? apakah anda lebih mengetahui dari Allah swt?” Justru saya akan berbalik bertanya kepada anda, Rasulullah menafsiri bahwa Nabi Isa akan turun, begitu juga sahabatnya. Apakah MGA lebih mengetahui penafsiran Al-Quran ataukah Rasulullah melalui hadis2nya yg mutawatir serta diikuti oleh para sahabatnya ?

    Rasulullah dan para sahabatnya melalui hadis mutawatir mengatakan bahwa yang akan turun diakhir jaman adalah NABI ISA (BUKAN ORANG SEPERTI NABI ISA). Para sahabat dan ulama telah menjelaskan kepada kita, dan tidak ada pertentangan sama sekali antara Al-Quran dengan Hadis turunnya Nabi Isa. Hanya orang yang jahil saja yang tidak mau melihat kebenaran itu.

    Saya beri logika sederhana saja ya… Anda mengatakan kepada 40 orang bahwa “Pak Andi akan datang bulan depan”. Lalu 40 orang tersebut memberitahukan lagi kepada orang lain. Sehingga informasi bahwa “Pak Andi akan datang bulan depan” menjadi maklum diketahui banyak orang. Lalu ada orang yang tidak jelas asal-usulnya mengatakan bahwa yang datang itu bukan Pak Andi tetapi perwakilannya Pak Andi. Orang yang akalnya sehat tentu akan lebih mempercayai “IJMA”, hanya orang yang goncang akalnya saja yang mempercayai ucapan satu orang tersebut.

    Semua argumen2 anda dibangun diatas pondasi yang rapuh bagaikan sarang laba2… Tidak ada satupun hadis, atsar sahabat dan ijma para ulama yang menyatakan seperti penafsiran MGA !!!

    To dilon :
    Anda baca diskusi jangan setengah2, coba baca dari awal. Dalil yang saya pakai itu bukan dalil untuk Nabi Isa akan datang lagi, tetapi untuk menjawab kebingungan mba Silvie apabila Nabi Isa Almasih yg dijanjikan turun di akhir zaman membawa dan menjalankan syariat nabi Muhammad SAW. Kok para mirzaiyah logikanya gak ada yang nyambung yah…

  137. 137 none August 12, 2008 at 4:08 am

    To dilon :
    Argumen2 anda diatas merupakan lagu lama yang sudah sering dibantah, jadi percuma anda menuliskan panjang lebar lagi disini, kenapa anda tidak tanggapi saja tantangan saudara Cabe Rawit yang paling awal ?

    Saya kutipkan perkataan Imam Ahmad mengenai aqidah Ahlussunnah wal jama’ah, yang merupakan aqidah Rasulullah dan para sahabatnya…

    Sebagaimana yang dinyatakan Al-Imam Ahmad bin Hambal rahimahullahu, bahwa prinsip-prinsip As-Sunnah pada kami yaitu berpegang teguh atas apa yang dipegangi oleh PARA SAHABAT Rasulullah Shallallahu ‘alaihi sa sallam, mengikuti dan meneladani mereka, meninggalkan bid’ah dan setiap bid’ah itu sesat. Kemudian beliau menyebutkan beberapa kalimat tentang akidah Ahlus Sunnah. Lantas beliau rahimahullahu berkata:
    “Dajjal akan muncul (di muka bumi ini), tertulis di antara kedua matanya ‘kafir’, dan (mengimani) hadits-hadits yang datang (membicarakan) tentangnya dan mengimani (pula) sesungguhnya yang demikian itu bakal terjadi, serta sesungguhnya Isa akan turun lantas akan membunuh Dajjal di Bab Ludd.” (Thabaqat Al-Hanabilah, 1/241-243, Al-Qadhi Al-Hasan bin Muhammad bin Abi Ya’la, dinukil dari Asyrathus Sa’ah, Yusuf Al-Wabil hal. 353)

    Jadi penafsiran yang anda pakai itu penafsiran siapa ??? para sahabat maupun imam mahdzab tidak ada yang memiliki penafsiran seperti anda, inilah bukti tambahan bahwa telah terjadi IJMA mengenai turunnya Nabi Isa dikalangan para sahabat !!!

  138. 138 Alif August 12, 2008 at 4:53 am

    hihihi masih ngotot aja…
    Iya deh Nabi Isa untuk kaum Bani Israel yang akan turun nanti..(ngalah aja kenapa sih), berarti beliau nanti akan mengajari kamu berhukum pada tauratnya Nabi Musa dan injil
    segera ikutlah dengannya none….

    BTW kalo Nabi Isa as turun nanti bukankah itu artinya anda akan kedatangan nabi lagi setelah Muhammad saw..gimana itu none? Jadi siapa nabi terakhir yang datang none?
    (boleh ana kasih pencerahan) hihihi..pencerahan.

    Oh ya None kalo Nabi Isa as dalam hadist tsb tidak boleh ditakwilkan sebagai orang yang mempunyai sifat-sifat seperti Nabi Isa, lalu bagaimana anda mengartikan
    “mematahkan salib, Membunuh Babi dan memerangi Dajal”
    Jawab ya none.. makhluk apa itu babi dan dajal dalam hadist tsb…

  139. 139 silvie August 12, 2008 at 8:44 am

    To: None
    Sekarang begini saja anda juga di jelasin gk ngerti2x…..heeehhh capcay deh.
    Selain dng hadist saya juga sudah menjelaskannya dengan Alqur’an, Alqur’an itu wujud perkataan Allah none..
    tapi segimana anda tidak sukanya terhadap muslim kami ya tidak apa2z sekali lagi tidak rugi bagi kami karena anda sendiri nantinya yg akan mempertanggung jawabkannya di hadapan Allah bukan kepada kami.
    Anda hanya berbicara dari logika ke logika saja,….coba anda pikirkan..anda beranggapan nabi Isa masih hidup di langit padahal Allah sudah jelas2x berfirman dalam Alqur’an bahwa tidak di perkenankan seorangpun utk hidup kekal di bumi ini…tapi anda tetap saja ngotot dan ngeyel..mengatakan masih tetap hidup.
    Siap enggak nanti kalau ditanya Allah diakhirat mengenai ini…mungkin sekarang di dunia anda bisa memutarbalikan fakta tapi nanti di akhirat…anda tak bisa berkata apa2x kecuali amal dan perbuatan anda yg berbicara.
    Kalau andaikata Allah bertanya kepada None. Hai none kamu pengikut siapa?? Kamu hidup di zaman siapa?? Apakah kamu mengenal imam di zamanmu…
    Kalau anda menjawab ya saya pengikut Nabi Muhammad saw,( itu betul) ..saya hidup di zaman nabi Muhammad saw yg syariatnya berlaku hingga hari akhir..dan saya adalah umat akhir zaman…(itu betul)
    Tapi bagaimana dengan imam…
    Saya ( none) hidup sebagai umat akhir zaman tapi saya tidak tau imam saya siapa?? Saya hanya pengikut nabi Muhammad saw..

    Lalu andaikata Allah berkata lagi kepada none…
    Wahai none kamu bilang kamu adalah pengikut Muhammad…tapi kamu tidak mengenal imam pada zamanmu sendiri.. padahal Aku sudah menjajikan kepada pengikut Muhammad bahwa Almasih akan menjaga umatKu di akhir zaman begitu pula dengan Muhammad telah menyampaikan janjinya kepada pengikutnya tapi mengapa engkau tidak ta’at none…bahkan engkau tidak ta’at pada Almasih yg dijanjikan.kalau begitu engkau sama saja tidak patuh pada Muhammad.
    Lalu none menjawab… Ya Allah aku selalu menunggu nabi Isa yg engkau janjikan nabi Isa yg di angkat kelangit, tapi selama aku hidup nabi Isa tak kunjung turun dari langit…
    ( hi..hi..hi.. lucu kalee ya kalau jawaban none begini)

    Lalu Allah menjawab None bukankah engkau tau bahwa Aku sudah berbicara dalam Alqur’an bahwa Isa Almasih yg dulu hanya Aku utus utk kaum Bani Israil saja bukan untuk kaum Muhammad…dan Aku berkata pula dalam Alqur;an, Aku tidak perkenankan seorang pun manusia utk hidup kekal di bumi ini. Lalu mengapa engkau menunggu Isa almasih yg sudah wafat ..berarti engkau bukanlah pengikut Muhammad yg ta’at.

    Ayo loh None gimana tuh andaikata Allah bertanya seperti itu di akhirat nanti.
    Di dunia anda masih bisa ngeles hadis ini daiflah hadits ini beginilah… ahmadiyyah beginilah ..antek antek inilah kitabnya inilah…nabi nya inilah…

    jadi segimanapun usaha anda ingin melenyapkan ahmadiyya ya tidak akan bisa karena saya yakin ada Allah yg menjaga….karena Ahmadiyya adalah jemaatnya Allah..

  140. 140 none August 13, 2008 at 2:52 am

    To Alif & Silvie :

    Ciri2 ahlul bid’ah dalam berargumen adalah seperti ini… ketika diberikan bukti dengan terang dan jelas, mereka berputar2 untuk menghindar. Anda masih saja ngeyel bahwa Nabi Isa tidak akan turun lagi dan sudah menjadi “IJMA” para sahabat menurut anda, tetapi anda tidak bisa memberi bukti dari argumen anda tersebut… lalu berdalih dengan Al-Quran berdasarkan “PEMAHAMAN ANDA” untuk menyesatkan IJMA KAUM MUSLIMIN!!! RASULULLAH DAN PARA SAHABATNYA SERTA PARA TABIIN TIDAK PERNAH MEMILIKI PENAFSIRAN SEPERTI PENAFSIRAN ANDA!!! APAKAH RASULULLAH BELUM MENJELASKAN SECARA DETIL MASALAH AQIDAH YANG BESAR SEPERTI INI SEHINGGA PERLU PENA’WILAN!!! APAKAH MGA LEBIH PAHAM DARI MEREKA SEMUA, JAWAB WAHAI MIRZAIYAH!!!

    Anda mengatakan “Wahai none kamu bilang kamu adalah pengikut Muhammad…tapi kamu tidak mengenal imam pada zamanmu sendiri.. padahal Aku sudah menjajikan kepada pengikut Muhammad bahwa Almasih akan menjaga umatKu di akhir zaman begitu pula dengan Muhammad telah menyampaikan janjinya kepada pengikutnya tapi mengapa engkau tidak ta’at none…”

    Apakah anda berusaha untuk MENDIKTE ALLAH!!! Anda mendikte Allah bahwa Imam Mahdi harus muncul di abad 19 dan berasal dari India. Ketika kami berikan ciri2 berdasarkan hadis shahih anda mena’wil2kan hadis bahkan menutup mata dan tidak mau mengimaninya… apakah ini yang disebut pengikut Muhammad ? Sekali2 tidak!!! anda adalah pengikut hawa nafsu MGA!!!

    Kalau anda masih ngeyel juga, saya akan berikan bukti KEDUSTAAN2 Nabi palsu yang kalian banggakan.

  141. 141 Nabi lama August 13, 2008 at 7:21 am

    To Dilon,
    Uups, dengan penjelasan yang panjang ada yang kelewat u/ dijawab ya?

    “Kisah Isra Miraj Nabi SAW seperti apakah yang kaum Ahmadi percayai?”

    Saya tambah deh, bukan kah Nabi SAW pernah melihat Nabi SAW pada waktu itu? Ada hadistnya kok yang nyebutin ciri-ciri fisik Nabi Isa AS, Sdr pasti tahu yang mana khan?

    Salam,

  142. 142 Nabi lama August 13, 2008 at 7:23 am

    Sori maksud saya “Nabi SAW pernah melihat Nabi Isa AS”
    Maklum kalo salah susah edit lagi.
    Salam,

  143. 143 Nabi lama August 13, 2008 at 7:30 am

    Quote None:
    Anda hanya berbicara dari logika ke logika saja,….coba anda pikirkan..anda beranggapan nabi Isa masih hidup di langit padahal Allah sudah jelas2x berfirman dalam Alqur’an bahwa tidak di perkenankan seorangpun utk hidup kekal di bumi ini…tapi anda tetap saja ngotot dan ngeyel..mengatakan masih tetap hidup.
    Jawab:
    Logika Ahmadi khan berdasarkan batas umur manusia, nggak mungkin orang bisa hidup lebih lama dari kewajaran. Nah, kisah pemuda Al Kahfi buat Ahmadi seperti apa ya?
    Betul, tidak ada yang kekal. Mahluk hidup ciptaan Allah yang paling lama umurnya pun akan musnah di hari kiamat nanti.
    Wallahualam.
    Salam,

  144. 144 Nabi lama August 13, 2008 at 7:31 am

    Quote Silvie:
    Anda hanya berbicara dari logika ke logika saja,….coba anda pikirkan..anda beranggapan nabi Isa masih hidup di langit padahal Allah sudah jelas2x berfirman dalam Alqur’an bahwa tidak di perkenankan seorangpun utk hidup kekal di bumi ini…tapi anda tetap saja ngotot dan ngeyel..mengatakan masih tetap hidup.
    Jawab:
    Logika Ahmadi khan berdasarkan batas umur manusia, nggak mungkin orang bisa hidup lebih lama dari kewajaran. Nah, kisah pemuda Al Kahfi buat Ahmadi seperti apa ya?
    Betul, tidak ada yang kekal. Mahluk hidup ciptaan Allah yang paling lama umurnya pun akan musnah di hari kiamat nanti.
    Wallahualam.
    Salam,

  145. 145 Nabi lama August 13, 2008 at 7:32 am

    To Dilon,
    Uups, dengan penjelasan yang panjang ada yang kelewat u/ dijawab ya?

    “Kisah Isra Miraj Nabi SAW seperti apakah yang kaum Ahmadi percayai?”

    Saya tambah deh, bukan kah Nabi SAW pernah melihat Nabi Isa AS pada waktu itu? Ada hadistnya kok yang nyebutin ciri-ciri fisik Nabi Isa AS, Sdr pasti tahu yang mana khan?

    Salam,

  146. 146 Nabi lama August 13, 2008 at 7:35 am

    Quote Silvie:
    Anda hanya berbicara dari logika ke logika saja,….coba anda pikirkan..anda beranggapan nabi Isa masih hidup di langit padahal Allah sudah jelas2x berfirman dalam Alqur’an bahwa tidak di perkenankan seorangpun utk hidup kekal di bumi ini…tapi anda tetap saja ngotot dan ngeyel..mengatakan masih tetap hidup.
    Jawab:
    Logika Ahmadi khan berdasarkan batas umur manusia, nggak mungkin orang bisa hidup lebih lama dari kewajaran. Nah, kisah pemuda Al Kahfi buat Ahmadi seperti apa ya?
    Betul, tidak ada yang kekal. Mahluk hidup ciptaan Allah yang paling lama umurnya pun akan musnah di hari kiamat nanti. Gimana?
    Wallahualam.
    Salam,

  147. 147 dilon August 13, 2008 at 12:23 pm

    kata nabi lama:
    Saya tambah deh, bukan kah Nabi SAW pernah melihat Nabi Isa AS pada waktu itu? Ada hadistnya kok yang nyebutin ciri-ciri fisik Nabi Isa AS, Sdr pasti tahu yang mana khan?

    jawab:
    jadi menurut anda karena Rasulullah saw bertemu Isa as saat miraj, lalu berarti nabi Isa as masih hidup, gitu?
    Anda lupa bahwa saat miraj, Rasulullah saw tidak hanya bertemu Isa as saja tapi beliau juga bertemu Musa as, dan nabi2 lain dan bahkan beliau MENGIMANI SHALAT SEMUA NABI!
    Kalau mengikuti jalan pikiran anda yang seperti itu, bukankah seharusnya semua nabi sebelum Rasulullah saw itu masih hidup juga saat Rasulullah saw miraj?
    salam

  148. 148 Zafrullah Khan August 13, 2008 at 1:49 pm

    To Saudara Alif @den & Silvie : saya ingin tahu pemahaman kalian tentang Ahmadiyah, apakah hanya ikut-ikutan saja kemudian langsung diyakini kebenarannya, trus akhirnya terjerumus ke lembah kefanatikan?
    – sudahkah kalian tau awal kemunculan Ahmadiyah?
    – apa pelencengan2nya?
    – sikap ahmadiyah terhadap para nabi, kota Makkah, kaum muslimin dll?
    – sikap Ahmadiyah terhadap Inggris?
    – sudahkah Anda merujuk langsung ke kitab asli Ahmadiyah?

    berikut akan saya paparkan, semoga ada manfaatnya, dan saya memohon kepada Allah agar kita semua mendapat petunjukNya, amin:

    pertama adalah Awal pemunculan Ahmadiyah

    Telah terbukti secara ilmiah dan sejarah, bahwa Ahmadiyah lahir dari pilitik Inggris, inggris yang saat itu menjajah India telah mendapat perlawanan dari gerakan yang dipimpin oleh mujahid terkenal Imam ahmad bin Arfan (syahid 1246 H), bagaimana ia mengobarkan semangat jihad dan petriotisme, serta menumbuhkan ghairah Islam di hati kaum Muslimin pada seperempat pertama abad kesembilan belas masehi, bagaimana ribuan kaum Muslimin menyambut seruannya, sehingga Inggris menganggap mereka sebagai ancaman besar dan menjadi pusat perhatiannya, begitu juga ketika Inggris menghadapi gerakan jihad Al-Mahdiyah di Sudan yang dipimpin oleh Sayyid Muhammad Ahmad, gerakan ini hampir menghancurkan pemerintahan Inggris di Sudan, kemudian ketika melihat dakwah Sayyid Jamaluddin Al-Afghany menyebar di dunia Islam. Semua itu telah diamati oleh pemerintah Inggris dan dipelajarinya. Maka ia menemukan bahwa kekuatan Islam ada pada agamanya, agama merekalah yang membangkitkannya, agamanyalah yang membiusnya, kaum Muslimin tidak akan bisa dikumpulkan kecuali dari sisi akidah, kerelaan agama dan apa yang menjadi cirri khas agama, akhirnya ia menyimpulkan bahwa tidak ada yang dapat mempengaruhi kaum Muslimin sebagaimana pengaruhnya orang yang mempunyai kedudukan agama diantara mereka. Sehingga kaum muslimin berkumpul di sekitarnya untuk membantu politik Inggris. Dan inggris menemukan pada diri Mirza Ghulam Ahmad -orang yang mempunyai kebimbangan pemikiran dan akidah, berambisi mendirikan agama baru yang mempunyai pengikut serta menginginkan namanya terukir dalam sejarah seperti nabi Muhammad SAW- adalah orang yang tepat dijadikan sebagai agennya, yang akan bekerja diantara kaum Muslimin untuk kemaslahatannya, dan ia senantiasa berangsur-angsur naik dari orang yang mengaku pembaharu menjadi Mahdi dan dari Mahdi menjadi Al-Masih dan dari Al-Masih menjadi Nabi, sampai persis seperti apa yang diinginkan Inggris, Ahmadiyah telah melaksanakan tugas yang diberikan ole Inggris dengan sangat baik, sehingga dilindungi Inggris dan diberi kebebasan untuk menyebarkan dakwahnya. Mirza Ghulam Ahmad telah menyatakan di sebagian kitabnya bahwa ia adalah bibit yang ditanam oleh pemerintah Inggris ia juga pernah menyatakan di beberapa karangnnya -dengan terus terang dan tidak tau malu- ketundukan dan pelayanaannya terhadap pemerintah Ingris, berikut adalah terjemahannya secara tekstual:

    “Saya telah menghabiskan sebagian besar umurku untuk megokohkan dan membantu pemerintah Inggris, dan saya telah mengarang beberapa kitab dan pamflet yang kalau dikumpulkan mampu memenuhi lima puluh lemari untuk melarang jihad dan wajibnya taat kepada penguasa Inggris, saya juga telah menyebarkan kitab-kitab itu ke Negara-negara Arab, Mesir, Syam, Kabul dan Rum”.
    (Tiryaqul Qulub oleh Mirza Ghulam Ahmad hal: 15).
    Ia juga mengatakan di tempat lain:

    “Saya sejak mudaku -hingga sekarang sudah mendekati umur enam puluh tahun- senantiasa berjuang dengan lisan dan penaku untuk mempengaruhi hati kaum Muslimin agar loyal terhadap pemerintahan Inggris dan cinta kepadanya, serta menghilangkan fikrah jihad yang dilakukan sebagian orang-orang islam yang jahil, dan yang menghalangi mereka untuk loyal terhadap Inggris…”
    (Ada dalam kitab “Syahadatul Qur’an” oleh Mirza Ghulam Ahmad, cetakan ke enam hal: 10).
    Ia juga mengatakan dalam kitab itu : “saya yakin semakin banyak pengikut saya maka semakin sedikit pemikiran jihad yang tentunya akan menyebabkan percaya bahwa saya adalah Masih dan Mahdi yang mengingkari jihad”. (hal: 17).

    Di tempat yang berbeda ia mengatakan: “Saya telah mengarang puluhan kitab dengan bahasa Arab, Persia dan Urdu, dan saya telah menjelaskan di dalamnya bahwa tidak dihalalkan sama sekali (bejihad) melawan pemerintahan Inggris yang telah berbuat baik kepada kami, bahkan –justru sebaliknya- wajib bagi setiap muslim untuk taat dan tunduk terhadap pemerintahan Inggris. Saya telah menginfakkan banyak harta untuk mencetak kitab-kitab tersebut dan mengirimnya ke Negara-negra Islam dan saya tau bahwa pengikut-pengikut saya adalah komunitas yang hatinya dipenuhi ketundukan dan kecintaan kepada pemerintahan Inggris, sungguh mereka menganggap perlu ketundukan kepadanya, saya yakin bahwa mereka adalah berkah bagi negri ini, orang-orang yang bersahabat dengan pemerintahan ini (inggris) dan mempunyai dedikasi tinggi dalam melayaninya”. (Dari surat yang diajukan kepada pemerintahan Inggris yang ditulis Mirza Ghulam Ahmad).

    .

    yang ke 2: sikap Ahmadiya kepada orang Islam yg tidak mengakui MGA sebagai Nabi.

    Ahmadiyah mengharamkan pengikutnya menikah dengan orang-orang Islam, pengagas kelompok ini juga telah melarang para pengikutnya melakukan hubungan apapun dengan kaum Muslimin, ia mengatakan: “Kaum Muslimin adalah susu yang basi, sedangkan kami adalah susu yang segar!”.
    jug dikatakan: Mirza Basyiruddin bin Mirza Ghulam Ahmad seorang khalifah saat itu mengatakan dalam kitabnya (Ainah Shadaqat hal:35) bahwa setiap Muslim yang tidak berbai’at kepada Al-Masih Al-Mau’ud –baik yang mendengar namanya maupun yang tidak mendengarnya- adalah kafir keluar dari daerah Islam. Ia telah mengatakan demikian di depan Mahkamah, ia mengatakan: kami mengimani kenabian Mirza Ghulam Ahmad,, dan selain pengikut Ahmadiyah tidak mengakui kenabiannya, Al-Qur’an telah menjelaskan bahwa setiap orang yang membangkang kenabian salah satu nabi adalah kafir, maka selain Ahmadiyah adalh kafir (Al-Fadhl). Dan diceritakan dari Ghulam Ahmad sendiri bahwa ia pernah mengatakan: kami berselisih dengan kaum Muslimin dalam segala hal: dalam perkara Allah, Rasul, Al-Qur’an, shalat, puasa, haji dan zakat. Antara kami dan mereka ada perbedaan yang sangan esensial dalam semua itu, (Al-Fadhl 30 Juli 1931). Ketika pemimpin Pakistan Muhammad Aly Jinnah meninggal dunia maka Zafrullah tidak turut menyalatinya karena berbeda akidah.

    yang 3 sikap Ahmadiyah terhadap para Rasul, kota Makkah DLL

    Dalam surat kabar Al-Fadhl jilid 14 yang terbit 19 April 1927 menyebutkan: “Sesungguhnya ia lebih mulia dari kebanyakan para nabi, dan mungkin akan lebih mulia dari semua nabi”. Dan pada jilid ke 5 edisi 92 tanggal 27 Mei tahun 1918 disebutakan: “Tidak ada perbedaan antara para sahabat nabi dengan murid-muridnya Mirza Ghulam Ahmad, kecuali bahwa mereka adalah para generasi utusan pertama, sedangkan kami adalah para generasi utusan ke dua”.
    dan pada jilid ketiga dikatakan: Mirza adalah Muhammad SAW, sebagai pembenaran atas firman Allah “Namanya Ahmad” (Anwarul Khilafah Hal: 21). Mahkan mengatakan ia lebih mulia dari nabi terakhir Muhammad SAW, begitu juga Mirza Ghulam Ahmad sendiri dalam kitabnya Khutbah Ilhamiyah hal: 177 mengatakan:
    “telah muncul agama Nabi Muhammad SAW dengan bentuk yang masih global, dan keagamaanya belum mencapai tujuannya dalam masa yang singkat itu, bahkan langkah awal untuk mencapai perkembangan dan kesempurnaan, kemudian muncul agama ini pada zaman (Masih Al-Mau’ud Mirza Ghulam Ahmad) dengan sebaik-baik bentuk dan penjelmaan” lalu dia menbacakan syair:
    Ia mempunyai gerhana bulan yang bercahaya adapun saya mempunyai dua matahari yang menyinari, apakan kalian mengingkariku

    Ahmadiyah memuliyakan kuburan Ghulam Ahmad dan menyamakannya dengan kuburan Rasulullah SAW, di dalam kitab-kitabnya dan tulisan-tulisan yang di muat surat kabar Al-Fadhl edisi 1848 jilid 10, yang terbit pada bulan Desember tahun 1922 sebagai pemberitahuan dari seksi tarbiyah Ahmadiyah menyebutkan:
    “Orang yang mengunjungi Kubbah Putih Al-Masih Al-Mau’ud sama mendapatkan barakah yang dikhususkan bagi Kubbah hijau Nabi di Madinah. Maka alangkah celakanya orang yang mengharamkan dirinya melaksanakan haji akbar ke tanah Qadiyan”.

    Para pengikut Ahmadiyah meyakini bahwa tanah Qadiyan adalah tanah suci ketiga. Mahmud Ahmad seorang Khalifah Ahadiyah mengatakan: “Allah telah mensucikan tiga tempat yaitu Makkah, Madinah dan Qadiyan, dan Ia memilih ketiga tempat itu untuk munculnya orang-orang pilihan-Nya”. (Al-Fadhl 3 September 1935).

    Ahmadiyah malakukan langkah-langkah selanjutnya, ia menyomot ayat-ayat yang turun berkenaan dengan tanah Haram dan masjid Al-Aqsha kemudian ditafsirkan bahwa ayat itu turun bekenaan dengan Qadiyan, Ghulam Ahmad di catatan pinggirnya pada kitab (Barahin Ahmadiyah) mengatakan: Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: {Barang siapa memasukinya maka ia aman} ayat ini diartikan oleh Ghulam Ahmad sebagai masjid Qadiyan. (Hal: 558).

    .

    TERAKHIR SAYA HANYA MEMINTA ORANG2 YG SUDAH TERJERUMUS KE DALAM AHMADIYAH AGAR MERENUNGKAN KEMBALI, DAN SEGERA KEMBALI KEAJARAN YG BENAR. SEMUA TULISAN DI ATAS BERDASARKAN FAKTA DAN BUKTI YG AKTUAL, SILAHKAN RUJUK KE KITAB2 ATAU KORAN ASLINYA. TERIMA KASIH.
    ini blog orang

  149. 149 Zafrullah Khan August 13, 2008 at 1:57 pm

    maaf kalau tadi komennya terlalu panjang

  150. 150 alif August 14, 2008 at 2:18 am

    to None,
    saya kan udah bilang dan mengalah:
    “Iya deh yang akan turun nanti adalah Nabi Isa israeli yang berkitab Taurat yang akan memimpin kamu dan menjadikan kamu umatnya..”
    gitu aja koq masih ngeyel…
    trus saya harus gimana lagi none?
    oh ya mana jawaban pertanyaan saya: Makhluk apa Babi dan Dajjal itu None? koq ngga dijawab-jawab…

    Buat Zafrullah.

    “maaf kalau tadi komennya terlalu panjang”

    iya mas udah panjang basi lagi..hihihi
    Fitnah diatas sudah basi mas.
    mau bukti kalau itu fitnah?
    ini lho logikan saya..(saya ambil 1 saja ya)..
    Koq bisa-bisanya inggris membuat agama sempalan Islam yaitu ahmadiyah yang dengan maksud menghentikan perlawanan rakyat India pada waktu itu?
    padahal agama Mayoritas di India adalah Hindu..
    kenapa tidak membuat agama sempalan hindu saja..
    Apakah dalam Hindu dikenal dengan Jihad?
    Oh ya jawaban sebenarnya ada di website resmi..
    http://www.alislam.org
    silahkan baca..

  151. 151 Nabi lama August 14, 2008 at 4:18 am

    Quote Dilon:
    Kalau mengikuti jalan pikiran anda yang seperti itu, bukankah seharusnya semua nabi sebelum Rasulullah saw itu masih hidup juga saat Rasulullah saw miraj?
    Jawab:
    Kesimpulan buatan Dilon….

    Coba tunjukkan hadist nabi yang menunjukkan ciri-ciri Nabi Isa AS, aja dulu deh.
    Baru cari dalil (Quran atau Hadist) yang menunjukkan MGA adalah Imam Mahdi sekaligus Nabi Isa, monggo….

    Salam,

  152. 152 silvie August 14, 2008 at 5:43 am

    To: zafrulah khan
    Saya hanya bisa tersenyum melihat coment anda….
    Apa hanya karena seorang muslim dekat dengan non muslim berarti orang muslim tsb adalah antek2x nonn muslim gitu….
    Kita mau dekat dengan siapapun baik itu dengan non muslim kalau hanya dalam urusan moril saya pikir enggak ada masalah asalkan jangan sampai bekerja sama dalam urusan aqidah saja.
    Nah sekarang begini misalkan… dalam urusan duniawi misalnya anda seorang muslim bekerja sama dengan orang2x non muslim. tentunya anda bekerja sama dalam urusan moril/duniawi…bukan dalam urusan aqidah..lalu tiba2x ada orang muslim lainnya mengatakan kepada anda dan menuduh anda. Bahwa anda adalah antek2x non muslim…karena orang muslim tsb melihat anda dekat dengan orang2x non muslim.padahal anda sendiri dekat dngn orang non muslim tsb karena hanya sebatas urusan moril/duniawi…tapi anda dituduh macam2x oleh muslim lainnya

    Nah pertanyaan saya bagaimana sikap anda bila anda ada dlm posisi seperti itu….?????

  153. 153 none August 14, 2008 at 11:00 am

    To Alif :

    ini saya kutipkan tulisan anda lagi yang paling awal agar semakin jelas siapa itu para pembangkang yang hanya mencari pembenaran bukan kebenaran :
    “Lho dari kemarin-kemarin kemana aja none..??? dari kemarin2 saya minta bukti bahwa ahmadiyah sesat menurut Qur’an, Assunnah dan Ijma sahabat..”

    Apakah anda masih ingat itu ? Bukti yang terang dan jelas sudah ada didepan mata anda, bahwa Rasulullah dan Para Sahabatnya mengatakan Nabi Isa (Bukan orang seperti Nabi Isa) yang akan turun di akhir zaman. Dan tidak ada satupun sahabat yang mengingkarinya!!! Saya juga telah berikan hadis shahih tentang ciri2 imam mahdi, TETAPI APA TANGGAPAN ANDA!!! Apakah ini adab pengikut Rasulullah ? Hanya orang munafik dan kufur saja yang TIDAK MEMILIKI ADAB terhadap hadis shahih. Apakah dua bukti ini masih kurang cukup buat anda ? JADI APA TUJUAN ANDA SEBENARNYA DARI DISKUSI INI ???

  154. 154 Zafrullah Khan August 14, 2008 at 2:32 pm

    to saudara Alif & Silvie yang saya hormati:
    sekarang sudah jelas bahwa pandangan kita memang berbeda, sehingga tidak mungkin disatukan kalau masing2 mengotot dan hanya mengikuti hawa nafsunya, saya tidak ingin ada kebohongan diantara kita, saya tidak ingin debat kusir yg tidak ada ujungnya, sekarang yg jelas2 saja. saya ingin menanyakan langsung kepada kalian yg sdh terlanjur mengikuti aliran Ahmadiyah baik yg sekte Lahore maupun yg Qadiyan, ini hanya untuk mempertegas lagi.

    yang pertama utnuk saudara Alif yang mengatakan:
    “iya mas udah panjang basi lagi..hihihi
    Fitnah diatas sudah basi mas”.

    Jawab:
    memang tulisan tadi dibiarkan sampai basi karena tidak ada yg bisa jawa he he…tapi bukan fitnah! tulisan itu berdasarkan fakta dan kutipan dari tulisan2 MGA penggagas Ahmadiyah. benar agama mayoritas India hindu, tapi perlawanan kaum Muslimin terhadap penjajah Inggris sangat besar sehingga Inggris kewalahan, hal itu demi menjaga akidah Islam. Anda percaya tidak, Mirza Ghulam Ahmad mengatakan demikian?:
    “Saya telah menghabiskan sebagian besar umurku untuk megokohkan dan membantu pemerintah Inggris, dan saya telah mengarang beberapa kitab dan pamflet yang kalau dikumpulkan mampu memenuhi lima puluh lemari untuk melarang jihad dan wajibnya taat kepada penguasa Inggris, saya juga telah menyebarkan kitab-kitab itu ke Negara-negara Arab, Mesir, Syam, Kabul dan Rum”.
    (Tiryaqul Qulub oleh Mirza Ghulam Ahmad hal: 15).
    Ia juga mengatakan di tempat lain:

    “Saya sejak mudaku -hingga sekarang sudah mendekati umur enam puluh tahun- senantiasa berjuang dengan lisan dan penaku untuk mempengaruhi hati kaum Muslimin agar loyal terhadap pemerintahan Inggris dan cinta kepadanya, serta menghilangkan fikrah jihad yang dilakukan sebagian orang-orang islam yang jahil, dan yang menghalangi mereka untuk loyal terhadap Inggris…”
    (Ada dalam kitab “Syahadatul Qur’an” oleh Mirza Ghulam Ahmad,
    “alau Anda seorang pangikut Ahmadiyah yg mencari kebenaran darinya, rujuklah kpd kitab2 asli Ahmadiyah, sebagaimana kami umat Islam merujuk kepada Al-Qur’an dan Sunnah”.

  155. 155 Zafrullah Khan August 14, 2008 at 3:38 pm

    yang ke 2 untuk saudara Silvie yg mengatakan”

    Saya hanya bisa tersenyum melihat coment anda….
    Apa hanya karena seorang muslim dekat dengan non muslim berarti orang muslim tsb adalah antek2x nonn muslim gitu….

    Jawab: masalahnya beda dengan apa yg Anda sebutkan, Ahmadiyah tidak berhubungan dengan non-muslim hanya sebatas duniawi saja, tapi itu menyangkut masalah akidah Islam, Ahmadiyah bersekongkol dengan Inggris untuk memerangi kaum Muslimin, (baca lagi tulisan saya diatas) bagaimana MGA melarang kaum Muslimin berjihad melawan Inggris DAN MENYURUHNYA TAAT KEPADANYA…, hal ini sangat bertentangan denagn Al-Qur’an. kalau ingin mengetahui lebih lanjut ttng Ahmadiyah bisa lihat di siniklik disini

    yang ke 3 untuk saudara Alif dan Silvie yang saya hormati dan semoga kita mendapat petunjuk dari Allah SWT. SILAHKAN JAWAB DENGAN JUJUR DAN BENAR, APAKAH ANDA MEMPERCAYAI BAHWA: Ahmadiyah mengatakan: “Kaum Muslimin adalah susu yang basi, sedangkan kami adalah susu yang segar!”.
    juga dikatakan: Mirza Basyiruddin bin Mirza Ghulam Ahmad seorang khalifah saat itu mengatakan dalam kitabnya (Ainah Shadaqat hal:35) bahwa setiap Muslim yang tidak berbai’at kepada Al-Masih Al-Mau’ud –baik yang mendengar namanya maupun yang tidak mendengarnya- adalah kafir keluar dari daerah Islam. APAKAH ANDA MEMPERCAYAI BAHWA: Para pengikut Ahmadiyah meyakini bahwa tanah Qadiyan adalah tanah suci ketiga. Mahmud Ahmad seorang Khalifah Ahadiyah mengatakan: “Allah telah mensucikan tiga tempat yaitu Makkah, Madinah dan Qadiyan, dan Ia memilih ketiga tempat itu untuk munculnya orang-orang pilihan-Nya”. (Al-Fadhl 3 September 1935).

    Saya pertegas lagi saudara-saudaraku, saya simpulkan 3 poin saja biar kalian tidak bingung dan mudah menjawabnya.
    POIN 1: APAKAH AHMADIYAH MENGANGGAP SELAIN AHMADIYAH ATAU YG TIDAK BERBAI’AT DENGAN MIRZA GHULAM AHMAD ADALAH KAFIR?
    POIN 2: APAKAH AHMADIYAH MENGANGGAP QADIYAN ADALAH TANAH SUCI SEBAGAIMANA MAKKAH DAN MADINAH SEHINGGA WAJIB BAGI AHMADIYAH BERHAJI KE QADIYANSERTA MENGANGGAP RUGI ORANG YG TDK MAU BERHAJI KEPADANYA?
    POIN 3: APAKAH ANDA YAKIN ORANG YG TIDAK PERCAYA MGA SEBAGAI NABI AKAN MATI MENGENASKAN?
    saya minta 3 poin ini untuk dibalas dulu, kalau mau balas yang atas juga lebih baik, saya tunggu jawabannya. terima kasih.

  156. 156 kevin August 15, 2008 at 12:55 am

    @ Zafrullah Khan

    Quote :
    maaf kalau tadi komennya terlalu panjang

    Jawab :

    Ha ha ha Zafrulah Khan ente mau bikin komen 1 km panjang nya juga gpp …tapi sayang aku tidak akan pernah terpengaruh. Aku lebih tau ahmadiyah daripada ente, aku juga lebih tau cara cara orang islam menyerang ahmadiyah yakni dengan cara halus dan mematikan seperti Fitnah dan Provokasi sebagaimana dilakuka MUI, dengan cara kekerasan yakni Intimidasi dan tindakan anarkis seperti dilakukan FPI. MUI dan FPI ibarat Romi dan Yuli. Ibaratnya FPI melakukan pembunuhan pun kepada orang Ahmadiyah pasti debela MUI. Komen anda diatas bagi orang 2x ahmadiyah ibarat kue yg udah bau apek. Gak laku. Maaf, apakah anda merasa lebih pintar soal agama dibadingka Amien Rais ? nih komen Amin Rais tentang Ahmadiyah:.
    “Ahmadiyah bukan gerakan politik. Beberapa stasiun televisi mereka di Eropa hanya bicara tentang ajaran,Islam, akhlak, dan ekonomi.Di Pakistan mereka tetap eksis. Mereka naik haji ke Mekkah dan Madinah,juga tetap salat lima waktu. Bahkan setahu saya, banyak jenderal angkatan laut, darat, dan udara di Pakistan orang Ahmadiyah. Bahkan pemenang Nobel Fisika, Dr Abdussalam, juga orang Ahmadiyah. Jadi mereka itu sekumpulan orang intelektual. Bahkan, kalau mau jujur yang menyiarkan agama Islam di Eropa, ya, orang-orang Ahmadiyah lewat stasiun televise dan stasiun radio.
    http://www.tempoint eraktif.com 28 April 2008

    Tuh kan diatas Amin Rais pun mengakui kami ini bukan sekumpulan orang orang tolol dan lugu. Tentunya kami masuk ahmadiyah karena kesadaran karena inilah memang islam sejati bukan karena diiming imingi “indomie” sebagaimana cara cara gereja menarik umat islam yg sedang kesusahan. Anda punya parabola kan ? coba dong tonton Televisi milik ahmadiyah yg disiarka ke seluruh dunia biar tahu apa sih yg didakwahkan. Sebagian besar tema yg didakwahkan adalah masalah Keagungan Rosulluloh dan Keindahan kandungan Alquran, nyaris sedikit sekali tema yg terkait dg MGA sendiri. Karena memang visi ahmadiyah adalah memenangkan islam atas agama agama lain didunia. Makanya Amin Rais tidak mau ikut ikutan menghujat seperti ulama 2x MUI yg bisanya cuma bikin Fatwa Sesat tapi penakut kalo diajak dialog/debat sama Ahmadiyah. Ibarat teriak maling tapi tidak bisa membuktikan barang yg dicuri.

    Anda kenal Almarhum Prof. DR Hamka kan ? Maaf tdk bermaksud merendahkan anda, menurut pendapat saya soal agama dia lebih hebat dari anda kan ? Nih baca komen dia tentang Ahmadiyah:
    Prof. Dr. Hamka, tidak asing lagi bagi masyarakat kita, seorang alim terkemuka, berpengaruh dan termasuk orang yang menentang Ahmadiyah.* Namun demikian Prof. Dr. Hamka “DIPAKSA” oleh hati nuraninya untuk berkata dan menulis tentang KEBENARAN dan Jasa Ahmadiyah seperti berikut: “Adapun Kaum Ahmadi (Ahmadiyah) dan Usahanya Menyebarkan Islam di benua Eropa dan Amerika, dengan dasar ajaran mereka, faedahnya bagi Islam ada juga. Mereka Menafsirkan Qur’an ke dalam bahasa-bahasanya yang hidup di Eropa. Padahal di zaman 100 tahun yang lalu masih merata kepercayaan tidak boleh menafsirkan Qur’an. Penafsiran Qur’an dari kedua golongan Ahmadiyah itu membangkitkan minat bagi golongan yang Menginginkan Kebangkitan Ajaran Muhammad kembali buat memperdalam selidiknya tentang Islam.
    Dari Pelajaran Agama Islam, hal. 199, cetakan pertama 1956, Penerbit Bulan Bintang

    Ada seorang Muhamadiyah sengaja melakukan studi banding, mencoba menghitung berapa biaya opersional jaringan televisi Ahmadiyah yg disiarkan ke seluruh dunia yg mengudara selama 24 jam sehari. Setelah diketahui jumlahnya dia pun mengakui Muhamadiyah tidak mampu membuat televise seperti ahmadiyah padahal nota bene dana organisasi ahmadiyah disamping diperoleh dari para anggotanya juga dari bisnis yg dikelolanya seperti sekolah, Rumah sakit dll. Sementara ahmadiyah murni dari para anggotanya diseluruh dunia dan menolak setiap sumbangan yg datang dari lembaga atau pemerintah karena ahmadiyah tidak mau diintervensi. Tapi kalo yg sirik seperti anda pasti bilangnya dibantu oleh pemerintah inggris. Nih biar ente tau, kalo Negara besar,maju dan demokratis seperti ingris, amerika dan Negara besar lainya sistimnya sudah serba transparan yg namanya mengeluarkan sesenpun harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat melalui parlemen (DPR) sehingga kalo dilakukan secara diam diam mis. Membantu ahmadiyah pasti akan diketahui oleh parleman dan tercium oleh pers. Pertanyaan saya pernahkan anda mendengar atau membaca berita tentang bantuan dana pemerintah inggris kepada ahmadiyah di media elektronik maupun cetak di inggris sendiri atau di eropah ? Untuk kepentingan apa inggris membantu ahmadiyah sementara ahmadiyah satu satunya golongan islam yg terus menerus menyerang akidah agama Kristen dengan mengatakan bahwa yesus tdk mati ditiang salib tapi hanya pingsan, lalu keluar dari palestina, mengembara sampai akhirnya wafat di Srinagar, Kashmir, India dlam usia 120 thn.

    Renungkan Peringatan Tuhan :
    – Manusia boleh merencanakan tapi Tuhan perencana yang baik
    – Aku dan Rosul-Rosul-Ku pasti menang.

    Fakta : Sejak 100 th yg lalu masyarakat,pemuka agama islam dan pemerintah sendiri di Negara 2x Islam berkomplot telah berusaha menghancurkan Ahmadiyah tapi alih alih hancur malah satu satunya golongan islam didunia yg berkembang pesat ke pelosok pelosok bumi. Sementara bagaimana dg NU, Muhamadiyah, Persis dan lainnya ? Hanya berkutat di Indonesia saja kan ?

    Salam

  157. 157 Zafrullah Khan August 15, 2008 at 8:11 am

    to saudara kevin

    saya sudah bilang bahwa saya tidak ingin debat kusir, saya hanya ingin kejelasan Ahmadiyah dengan menjawab pertanyaan2 yang saya ajukan, saya sangat mohon kepada Anda agar tidak berusaha lari dari permasalahan dan mencari topik baru, jawab dulu pertanyaan diatas, siapa tau walau Anda termasuk Ahmadiyah ternyata beda dengan yg lain. Anda juga bisa menanyakan sesuatu kepada saya, insya Allah akan saya jawab kalu sempat. kalau bisa jawab yg singkat saja demi menghemat waktu. saya memang ragu kalau Anda benar2 akan menjawab, saya sudah mengira bahwa kalian tidak akan berani menjawab dan tetap bersembuyi dalam kesamaran.

    salam persahabatan kawan! terima kasih

  158. 158 Nabi lama August 15, 2008 at 9:24 am

    Quote Zafrullah:
    “Kalau Anda seorang pangikut Ahmadiyah yg mencari kebenaran darinya, rujuklah kpd kitab2 asli Ahmadiyah, sebagaimana kami umat Islam merujuk kepada Al-Qur’an dan Sunnah”
    Jawab:
    Betul Mas, para Ahmadi ini hanya merujuk pada buku2 mereka yang baru, yang kalo kita baca dari yang edisi lama sudah sebagian yang beda. Apa Mas punya Tazkirah edisi Bahasa Inggris atau Indonesia? Karena yang saya dapatkan selalu berbahasa Urdu.
    Salam,

  159. 159 ALIF August 15, 2008 at 9:37 am

    None Bilang:
    “ini saya kutipkan tulisan anda lagi yang paling awal agar semakin jelas siapa itu para pembangkang yang hanya mencari pembenaran bukan kebenaran”
    TETAPI APA TANGGAPAN ANDA!!!

    Membangkang?
    Trus saya harus gimana none? saya udah mengalah dan bilang sama situ berkali-kali :” Ya silahkan deh anda menunggu Nabi Isa mu turun dari langit yang berhukum pada kitab Taurat dan yang akan menjadikan kamu umatnya..”
    selesai kan?
    trus saya harus gimana? jungkir balik?
    atau saya harus ikut barisan sama kamu menunggu nabi Isa mu itu? Maaf none saya bukan kaum bani Israel? kamu aja deh
    hihihi…

    Buat Zafrulah,
    senang makan yang basi-basi ya…?

  160. 160 dilon August 16, 2008 at 2:44 am

    to nabi lama:
    apabila anda mendasarkan pemahaman kepada apa yang difahami oleh para sahabat, para ulama, pada apa yang Rasulullah saw (seperti yg selalu anda syaratkan) bahkan firman Allah SWt sendiri, maka tidak bisa tidak bahwa mestinya anda yakin bahwa saat ini Isa as Israili itu telah wafat.

    dari sisi pemahaman sahabat:
    Saat wafat Rasulullah saw, Umar ra pada awalnya tidak dapat menerima kenyataan itu dan mengancam para sahabat bahwa apabila ada diantara mereka yang berani mengatakan bahwa Rasulullah saw telah wafat, maka Umar akan menebas leher mereka. Disaat seperti itu tampillah Abu Bakar ra membacakan satu ayat Al-Qur’an dihadapan Umar ra yang berbunyi: wama Muhammadun illa rosul, qodholat min qoblihi rusul (dan Muhammad itu hanyalah seorang rasul(yang bisa wafat), sesungguhnya telah berlalu (wafat) rasul2 sebelumnya). Seketika Umar sadar dan dapat menerima kenyataan itu (bila Isa as masih hidup, tentulah Umar yang kritis akan mendebat dan menyatakan itu)

    dari sisi ulama:
    Ada banyak ulama besar dunia non Ahmadiyah yang mempercayai bahwa Isa as Israili itu telah wafat. HAMKA misalnya (silahkan baca Tafsir Al-Qur’an beliau), atau seorang ulama Mesir semisal M. Syaltut dan masih banyak lagi.

    dari sisi Al-Qur’an, sebagaimana saya singgung diatas, banyak sekali ayat-ayat Al-Qur’an yang mengisyaratkan tentang telah wafatnya nabi Isa as.

    dan disisi Rasulullah saw adalah:
    Apabila disatu tempat Rasulullah saw bersabda bahwa diakhir zaman Isa as akan turun namun ditempat lain beliau juga bersabda bahwa “Isa as wafat dalam usia 120 tahun” maka tidaklah berarti bahwa beliau (nauzdubillah) tidak konsekwen dengan kata2nya, namun tentu karena yang beliau maksud dengan Isa yang akan datang diakhir zaman itu adalah pribadi lain.

    bila anda mengatakan bahwa itu kesimpulan buatan dilon, itulah memang kesimpulan yang didasarkan pada fakta dan pemikiran, sebagaimana kita diperintahkan Allah swt untuk berfikir.

    Kepada Zafrullah Khan, apabila tidak keberatan saya mau dibagi ilmu cara memberikan warna yg berbeda pada tulisan komentar, seperti quote anda pada komen untuk Sylvie. Trims sebelumnya 😀
    Salam

  161. 161 Marie August 16, 2008 at 5:20 am

    Quote Dilon:

    dari sisi ulama:
    Ada banyak ulama besar dunia non Ahmadiyah yang mempercayai bahwa Isa as Israili itu telah wafat.

    Mungkin saya bisa tambahkan sedikit, bahwa bukan hanya ulama Islam, bahkan banyak sekali non muslim sendiri percaya bahwa nabi Isa as itu wafat. Banyak buku2 yg beredar mengenai hal ini.

  162. 162 Nabi Lama August 16, 2008 at 9:29 am

    To Dilon,
    Ini (masalah Nabi Isa wafat) lah akar dari kepercayaan Ahmadi, sesuai klaim MGA, Nabi Isa AS nggak mungkin diutus lagi ke bumi, maka dia lah yang menjadi Nabi “Isa” yang diutus. Istilahnyya mempunyai sifat2 seperti Isa dsb., tapi MGA juga mengklaim sebagai Khrisna, dsb. apa semua itu ada hadist (dalil2)nya?

    Buat muslim yang mempercayai Nabi Isa masih hidup atau sudah wafat tidak menjadikan kami berbeda. Insya Allah. Yang membedakan adalah yang kemudian jika seseorang mengakui orang sebagai Nabi Isa yang diutus. Apakah semua tanda2 yang melekat pada kejadian Nabi Isa yang diutus itu sudah terpenuhi?
    Monggo….
    Salam,

  163. 163 Zafrullah Khan August 16, 2008 at 11:17 am

    to saudara dilon TIP MEMBUAT KOMENTAR DG HTML

    1. Kutipan
    Apabila kita ingin mengutip tulisan yang akan dikomentari, awali kutipan tersebut dengan

    dan akhiri dengan

    2. Huruf tebal
    Awali menulis pakai huruf tebal dengan dan akhiri dengan

    3. Huruf Miring (italics)
    Untuk membuat huruf miring atau italic, awali dengan dan akhiri dengan

    4. Membuat Link
    Untuk membuat link di komentar, awali dengan dan akhiri dengan .
    Contoh: kesesatan Ahmadiyah .

    itu saja dulu, terima kasih

  164. 164 Zafrullah Khan August 16, 2008 at 11:31 am

    to saudara dilon ups ini dia CARANYA

    1. Kutipan

    2. Huruf tebal

    3. Huruf Miring (italics)

    4. Membuat Link

    PERHTIAN:
    huruf yg mau dirubah harus detengan2, dan diakhiri dg

    selamat mencoba

  165. 165 Zafrullah Khan August 16, 2008 at 11:37 am

    1. Kutipan (blockquote) akhiri dg (/blockquote)

    2. Huruf tebal (b)akhiri dg (/b)

    3. Huruf Miring (italics) (i)akhiri dg(/i)

    tapi dlm kurung nya pakai , knp saya pakai ()?
    karena klo langsung pakai jadinya seperti atas, ga kebaca…

  166. 166 dilon August 17, 2008 at 4:37 am

    untuk saudaraku Zafrullah Khan, terima kasih atas ilmu yg telah diwariskan. Allahlah yang akan membalas kebaikan anda.insya Allah.
    Saya akan coba praktekan sekarang.😀

    nabi lama:

    Buat muslim yang mempercayai Nabi Isa masih hidup atau sudah wafat tidak menjadikan kami berbeda. Insya Allah.

    jawab:
    dalam hal hablum minannas, Ahmadiyah sama sekali tidak membedakan apakah seseorang atau segolongan itu mempercayai atau tidak mempercayai sesuatu. Apakah seseorang itu beragama atau tidak beragama. Bagi kami, hal2 yang tidak bisa disepahamkan, keputusan diserahkan sepenuhnya kepada penilaian Allah Yang Maha Tahu, bukan dengan sikap permusuhan, teriakan2 caci maki; kamu sesat dsb apalagi melakukan tindakan2 anarkis.
    Yang terpenting bagi ummat manusia adalah justru saling berlomba-lomba didalam kebajikan yang mendatangkan manfaat bagi komunitas, terlepas dari apakah komunitasnya itu adalah yang mempunyai kesepahaman ataupun tidak.

    nabi lama:

    Ini (masalah Nabi Isa wafat) lah akar dari kepercayaan Ahmadi, sesuai klaim MGA, Nabi Isa AS nggak mungkin diutus lagi ke bumi, maka dia lah yang menjadi Nabi “Isa” yang diutus. Istilahnyya mempunyai sifat2 seperti Isa dsb., tapi MGA juga mengklaim sebagai Khrisna, dsb……

    Jawab:
    bahwa kapanpun seorang nabi diutus Allah SWT, selalu ada pihak yang menolak dan yang menerima.
    yang menolak hampir selalu dipastikan bahwa penolakan mereka itu didasarkan pada kepercayaan bahwa nabinya adalah nabi terakhir yang tidak akan pernah ada lagi nabi diutus oleh Allah SWT setelahnya. Namun sekalipun mereka menolak nabi yang diutus, setiap dari mereka justru sedang menunggu-nunggu kedatangan kembali nabinya ataupun nabi lain yang telah datang sebelum nabinya. Sampai saat ini setiap agama besar dunia Hindu, Budha, Yahudi, Kristen bahkan Islam bersikap seperti itu.
    Nah, apabila pendiri Ahmadiyah mengklaim bahwa dirinya adalah perwujudan dari wujud2 yang pemeluk agama2 itu nantikan, maknanya adalah bahwa apa yang mereka nantikan tentang kedatangan wujud itu akan menjadi penantian sia-sia belaka apabila mereka tetap menantikan wujud yang sesuai pemahaman mereka. Karena dengan kedatangan beliau sudah menjadi saatnya bagi para pemeluk dari agama-agama itu untuk bersatu padu bergabung dengan beliau didalam satu naungan dibawah panji MUHAMMAD RASULULLAH SAW!!!

  167. 167 Nabi Lama August 17, 2008 at 8:50 pm

    Quote Dilon:
    Bagi kami, hal2 yang tidak bisa disepahamkan, keputusan diserahkan sepenuhnya kepada penilaian Allah Yang Maha Tahu, bukan dengan sikap permusuhan, teriakan2 caci maki; kamu sesat dsb apalagi melakukan tindakan2 anarkis.
    Jawab:
    Dalil-dalil Islam yang menjelaskan sesat atau tidak khan sudah jelas, seperti pesan Nabi SAW, Al Quran dan Hadist.
    Lha, Sdr, introspeksi lah, sudah baca Tadzkirahnya belum? Kalo belum kenapa belum? Nggak boleh atau memang tidak mau tahu atau apa?

    Quote Dilon:
    Karena dengan kedatangan beliau sudah menjadi saatnya bagi para pemeluk dari agama-agama itu untuk bersatu padu bergabung dengan beliau didalam satu naungan dibawah panji MUHAMMAD RASULULLAH SAW!!!
    Jawab:
    Tanpa MGA pun Islam sudah tersebar, klaim-klaim semacam itu sudah basi.

    Baca lah di
    “http://www.alhafeez.org/rashid/shahid.htm”

    Islam adalah agama yang sudah diakui seluruh dunia dan Muhammad adalah tokoh yang diakui pula. Tolong tunjukkan dong bukti-bukti Tadzkirahnya, jangan bersembunyi di belakang dalil dalil Al Quran, yang jelas-jelas adalah diturunkan khusus untuk Nabi SAW dan ummatnya. Buat Sdr., sebagai ummat Nabi MGA, tunjukkan dong Tadzkirahnya. Kenapa? Takut?

    Wassalam,

  168. 168 dilon August 18, 2008 at 5:36 am

    nabi lama:

    Dalil-dalil Islam yang menjelaskan sesat atau tidak khan sudah jelas, seperti pesan Nabi SAW, Al Quran dan Hadist.

    jawab:
    sepanjang yang saya tahu ada banyak bertebaran didalam Al-Qur’an ancaman2 terhadap orang yang mendustakan kenabian, namun sampai saat ini saya belum pernah menemukan satu ayatpun yang berupa ancaman terhadap orang yang menerima nabi, palsu sekalipun. Bisakah anda memberi saya pencerahan dengan menunjukkan dalil Al-Qur’an ataupun Hadits yang berupa ancaman terhadap orang yang menerima pengakuan kenabian? Trims sebelumnya.

    nabi lama:

    Islam adalah agama yang sudah diakui seluruh dunia dan Muhammad adalah tokoh yang diakui pula. Tolong tunjukkan dong bukti-bukti Tadzkirahnya, jangan bersembunyi di belakang dalil dalil Al Quran, yang jelas-jelas adalah diturunkan khusus untuk Nabi SAW dan ummatnya. Buat Sdr., sebagai ummat Nabi MGA, tunjukkan dong Tadzkirahnya. Kenapa? Takut?

    jawab:
    selalu dan selalu itu yang dikemukakan oleh para pembenci Ahmadiyah, kapanpun mereka tidak bisa menjawab keterangan yang dikemukakan pihak Ahmadiyah. Mereka paksakan bahwa orang Ahmadiyah harus menjadikan buku Tazkirah sebagai kitab suci. Seolah mereka adalah tuhan2 baru disamping Allah SWT yang dapat mengatur dan dapat menentukan bahwa sebuah buku dapat dikategorikan sebagai sebuah kitab suci. Naudzubillah. Adakah syirik yang lebih dari ini?

    nabi lama:

    Tanpa MGA pun Islam sudah tersebar, klaim-klaim semacam itu sudah basi.

    jawab:
    anda benar bahwa Islam telah tersebar, hanya masalahnya Islam yang seperti apakah yang akan memimpin? apakah Islam yang mempunyai kepercayaan berbeda-beda dan tidak mempunyai kepemimpinan sebagaimana jaman Rasulullah saw dan para khulafaur rasidin? ataukah Islam yang memiliki pemahaman sama dan juga kepemimpinan yang sifatnya global seperti yang dimiliki Ahmadiyah?
    mudah2an kita diberi umur panjang, sehingga kita akan sama-sama menjadi saksi mengenai Islam versi sayakah atau Islam versi andakah yang sesungguhnya akan membawa kecemerlangan bagi dunia Islam yang sesungguhnya.

    salam

  169. 169 none August 19, 2008 at 2:47 am

    To dilon :

    Terlihat sekali anda belum membaca baik2 diskusi sebelumnya antara saya dengan alif tentang ijma sahabat, sehingga argumen2 yang anda utarakan semuanya sudah basi (suka makan yang basi2 ya…, bukan begitu saudara alif)

    Memang benar apa yang diutarakan saudara Zafrullah Khan bahwa selamanya diskusi dengan aliran mirzaiyah tidak akan pernah menemui titik temu. Kenapa demikian ? karena kaidah ilmu tafsir dan hadis mereka berbeda dengan kita umat islam. Inilah Kaidah ilmu tafsir dan hadis mereka :

    “Dasar dari klaim saya bukanlah Hadits tetapi Quran dan Wahyu saya sendiri; untuk mendukungnya kami juga mengutip hadits-hadits yang tidak bertentangan dengan wahyu saya. Sedangkan sisa Hadits lainnya saya buang seperti membuang kertas bekas.” (Zamima Nuzoole Maseeh, Roohani Khazain vol 19 p.140)

    Jadi selamanya diskusi dengan aliran mirzaiyah tidak akan pernah menemui titik temu… Hadis shahih dita’wilkan/dibuang karena bertentangan dengan “wahyu” mirza, hadis palsu dipakai karena sesuai dengan “wahyu” mirza. Ayat Al-Quran ditafsirkan seenaknya karena “HARUS SESUAI DENGAN WAHYU SAYA”. Apakah saya memfitnah??? silahkan anda baca lagi diskusi saya dengan alif dan silvie. Anda dapat simpulkan sendiri…

  170. 170 Nabi lama August 19, 2008 at 4:26 am

    Quote:
    selalu dan selalu itu yang dikemukakan oleh para pembenci Ahmadiyah, kapanpun mereka tidak bisa menjawab keterangan yang dikemukakan pihak Ahmadiyah. Mereka paksakan bahwa orang Ahmadiyah harus menjadikan buku Tazkirah sebagai kitab suci.
    Jawab:
    Terserah buat Sdr untuk mengatakan Tadzkirah bukan kitab suci, tapi yang jelas wahyu2 MGA khan sudah dijadikan buku.
    Nah, pernah nggak Sdr baca buku itu, atau hanya denger2 aja?
    Apakah Sdr ikut Ahmadiyah hanya karena denger2 aja?
    Salam,

  171. 171 Zafrullah Khan August 21, 2008 at 4:52 am

    to saudara Alif

    Buat Zafrulah,
    senang makan yang basi-basi ya…?

    maaf saudara2q, sebenarnya saya agak menyesal karena 1: sudah lama tidak bisa mengikuti perkembangan diskusi disini (tapi blm ketinggalan sih). yang ke2: mereka tidak mau menjawab pada inti pertanyaan, akan tetapi berusaha mengalihkannya dengan meninggalkan kata2 yang kurang layak. untuk statemen diatas, kenapa hrs diulang2? padahal sudah saya katakan:memang tulisan tadi dibiarkan sampai basi karena tidak ada yg bisa jawab he he… saya jadi teringat pada trailer sebuah film tentang “keruntuhan teori evolusi”, kira2 begini: ada seorang professor yang sedang mengajarkan teori evolusi pada murid2nya, kemudian ada murid yang menanyakan: siapakah yang mendesain alam ini? kenapa begitu rapi? professor itu tersentak dan marah, dengan gagap ia menjawab: “o..o mm, dari dulu pertanyaannya itu-itu saja”!!!(sudah basi!)bentak professor, murid itu menjawab sambil ngeluyur pergi: “tapi belum pernah saya mendapatkan jawabannya”?. itu sekedar intermezo yang agak membosankan he..he…maaf.
    untuk saudaraku None

    “Dasar dari klaim saya bukanlah Hadits tetapi Quran dan Wahyu saya sendiri; untuk mendukungnya kami juga mengutip hadits-hadits yang tidak bertentangan dengan wahyu saya. Sedangkan sisa Hadits lainnya saya buang seperti membuang kertas bekas.” (Zamima Nuzoole Maseeh, Roohani Khazain vol 19 p.140)

    saya senang dengan tulisan tadi, karena berdasarkan bukti dan fakta dengan mencantumkan sumbernya yang jelas, jadi kalau ada yang tidak rela silakan saja lihat langsung sumbernya! atau jangan-jangan memang diantara sekian banyak pengikut Ahmadiyah, belum tau tentang pernyataan nyleneh semacam itu? (maaf kalau ada yg salah mohon dikoreksi)

    salam hangat dari negri para nabi
    kita adalah sahabat!

    @den:
    saya sangat yakin apa yang anda kutip itu adalah tidak benar. Jangankan mengenai isinya mengenai halamannyapun yang anda sebut sebagai halaman 140, padahal Roohani Kazain vol 19 itu halamannya cuma 114 halaman saja kok!
    Roohani Kazain vol 19, silahkan baca disini: http://www.alislam.org/urdu/rk/rk-19-index.pdf

    salam

  172. 172 Nabi lama August 21, 2008 at 10:58 am

    Quote Deden:
    saya sangat yakin apa yang anda kutip itu adalah tidak benar.
    Jawab:
    Kalo nggak benar kok ada terjemahannya ya?

    Quote:
    halamannyapun yang anda sebut sebagai halaman 140, padahal Roohani Kazain vol 19 itu halamannya cuma 114 halaman saja kok!
    Roohani Kazain vol 19, silahkan baca disini.
    Jawab:
    Mungkin terjemahan bisa jadi lebih, itu pun kalo ada. Yang diunjukin cuma buat yang bisa bahasa Urdu. Yah silakan baca sendiri, ya nggak?

    @den
    Penterjemahnya adalah nabi lama, yang kagak ngarti bahasa Urdu… makanya bunyi terjemahan jadi berbunyi sesukae dewe, sesuai selera dan kebutuhan untuk mendiskreditkan Ahmadiyah! 😀

  173. 173 silvie August 22, 2008 at 4:55 am

    To: Zafrulah Khan & CS

    Anda tidak henti2xnya menuduh kami dgn mengatakan Ahmadiyya diluar Islam,bukan Islam kitab sucinya tazkirah,tidak mengakui nabi Muhammad saw padahal dlm kenyataannya kami tidak seperti apa yg dituduhkan anda dan juga banyak orang lainnya terutama yg dituduhkan kaum ulama.
    Pertanyaan dr saya sebelumnya pun tdk anda jawab yaitu:
    Bagaimana bila saudara Zafrulah dekat dengan orang2x non muslim padahal anda dekat hanya karena sebatas hubungan moril/duniawi saja tp karena anda terlihat dekat dengan orang2x non muslim anda dituduh macam2x oleh muslim lainnya.pertanyaan saya bagaimana bila anda ada dlm posisi seperti itu?
    Saudara zafrulah ditanya itu malah memutar balikan pernyataan dngn mengatakan: masalahnya beda dengan apa yg Anda sebutkan, Ahmadiyah tidak berhubungan dengan non-muslim hanya sebatas duniawi saja, tapi itu menyangkut masalah akidah Islam, Ahmadiyah bersekongkol dengan Inggris untuk memerangi kaum Muslimin, (baca lagi tulisan saya diatas) bagaimana MGA melarang kaum Muslimin berjihad melawan Inggris DAN MENYURUHNYA TAAT KEPADANYA…, hal ini bertentangan dengan Alquran.
    Nah terlihat dari perkataannya saja Zafrulah ini tdk mencerminkan kebaikan akan tetapi kebencian dimata orang2x yg belum mengenal apa itu ahmadiyya?

    Sekarang begini kata anda ahmadiyya bertentangan dengan Alqur’an
    tunjukan pada kami Q;s dan ayat berapa kami bertentangan?
    Sekarang saya mau tanya sama saudara Zafrulah
    Apakah Alquran juga mengajarkan kekerasan???
    Dan juga perlu diketahui oleh anda jihad terbesar yg diajarkan menurut ajaran Islam adalah melawan hawa nafsu bukan memerangi orang dengan cara membunuh.
    kenapa coba jihad dng kekerasan dilarang…..ya jelas karena dengan kekerasan akan terjadi pertumpahan darah pd diri manusia..
    terus anda mengatakan MGA bersekongkol utk memerangi kaum muslim..
    wong kalau ngomong itu dipikir pikir dulu toh mas mas.mentang2x dulu inggris menjajah india lalu anda mengatakan MGA bersekongkol dengan inggris utk menghancurkan umat muslim.MGA mau menhancurkan umat muslim gimana…toh india mayoritas penduduknya beragama Hindu.
    Ahmadiyya dituduh sesat>>>>
    sedangkan ciri2x orang yg sesat itu orang yg tindak tanduknya seperti tidak menggunakan akal yg sehat.sekarang begini banyak orang menentang ahmadiyya dan mengatakan sesat lalu mereka mencorat coret,merusak,membakar mesjid.apakah itu prilaku/perbuatan orang yg sehat pikiran.
    Jadi siapakah yg sesat itu? Ahmadiyya atau penentangnya..

  174. 174 silvie August 22, 2008 at 5:13 am

    To: Nabi lama dan CS

    Kami ikut ahmadiyya bukan hanya karena atas dengar2x saja.akan tetapi atas dasar keyakinan/aqidah karena kami ingin menjadi muslim pengikut Rasulullah SAW yg baik.

    selama saya jadi muslim ahmadi…saya tau tazkirah dari siapa coba…
    yaitu itu tuh pemberitaan mengenai fitnah2x yg dituduhkan MUI yg mengatakan bahwa kitab suci ahmadiyya adalah tazkirah, hanya karena pihak ulama melihat tulisan wahyu suci disampul buku tsb lalu mereka mengklaim bahwa tazkirah adalah kitab suci…
    denger ye kalau yg namanya wahyu dari Allah itu ya sudah pasti suci memangnya harus apa gitu??? kotor…Nau’zubillah

    Anya anya wae iye yeuh nabi lama and CS…padahal tiap hari yg saya baca sehabis shalat magrib ya Alquran bukan tazkirah….

    Please deh!! nabi lama jangan mengumpat atau memfitnah orang terus…kalau mengumpat atau memfitnah itu tanda2x orang apa ya….

  175. 175 none August 22, 2008 at 7:38 am

    Berdusta sudah menjadi bagian manhaj agama mirzaiyah.
    Silahkan anda klik http://www.irshad.org/img/rk19n140.gif

    Nothing to loose bagi kami apabila anda lebih mempercayai kepada kitab “perjanjian baru” mirza yang telah direvisi, dan mengingkari kitab aslinya.

    Tetapi yang menjadi perhatian disini adalah kita dapat melihat perbedaan yang sangat mencolok para mirzaiyah dalam menyikapi antara perkataan Rasulullah dgn perkataan Mirza. Ketika dihadapkan kepada mereka perkataan2 dari Nabi palsu yang mereka banggakan, mereka bersikap kritis & berusaha untuk menolaknya.
    Bandingkan ketika mereka menyikapi hadis2 Rasulullah. Mereka seringkali berdalil dengan hadis2 dhaif dan palsu, tetapi ketika kita ingatkan bahwa hadis itu bukan dari Rasulullah APA JAWABAN MEREKA ??? Mereka dengan CUEKNYA terus saja berdalil dengan hadis2 yang tidak jelas asal-usulnya, seperti yang dilakukan di topik paling atas… Mereka berani BERDUSTA atas nama Rasulullah dengan terus saja berdalil dengan hadis2 palsu. Apakah ini yang disebut pengikut Rasulullah ??? Sekali2 tidak!!! Anda adalah pengikut hawa nafsu Nabi Palsu MGA

    @den
    hehehe.. emang dimata none mah semua dalil qur’an dan hadits juga palsu kok.
    Buktinya?
    kalo percaya Al-Qur’an mah tentu ia tidak akan pernah menyibukan diri beradu argumentasi dengan orang2 yang dianggapnya sebagai pengikut nabi palsu, toh ALlah sudah menjamin 100% didalam Al=Qur’an bahwa ajaran seorang nabi palsu tidak akan pernah berkembang, sekalipun tanpa bantuan none cs…😀
    Ini memang masuk akal karena gurunya none yang bernama MUI pun manakala dulu di tahun 1984 memfatwakan Ahmadiyah sebagai sesat, alih-alih mendasarkan fatwanya itu pada Al-Qur’an dan Hadits, toh lebih memilih sandaran fatwanya tidak pada kedua sumber rujukan yang seharusnya itu, melainkan pada 9 buah buku. Buku2 yang ditulis oleh para pembenci Ahmadiyah..
    ketika none diatas menulis:
    “Berdusta sudah menjadi bagian manhaj agama mirzaiyah.” mungkin maksud none sebenarnya adalah bahwa Berdusta sudah menjadi bagian none cs didalam menghadapi Ahmadiyah.
    Tidak percaya?
    bukankah none dengan sadar memberi link ini: http://www.irshad.org/img/rk19n140.gif, yg berisi copy dari halaman ke 140 buku Rhoohani Kazain vol 19, padahal buku itu sendiri aslinya hanya berisi 114 halaman saja.
    jadi halaman ke 140 dari total halaman 114, itu bukan dusta menurut none…
    Memang none yang anti berdusta ini benar2 hebat, bisa mendirikan sebuah agama baru dan kitab suci baru, menyaingi Allah swt sendiri!
    well done, none! :mrgreen:

  176. 176 Zafrullah Khan August 22, 2008 at 12:55 pm

    to @den Mirzai:

    saya sangat yakin apa yang anda kutip itu adalah tidak benar. Jangankan mengenai isinya mengenai halamannyapun yang anda sebut sebagai halaman 140, padahal Roohani Kazain vol 19 itu halamannya cuma 114 halaman saja kok!

    statemen di atas berarti telah mempertaruhkan integritas dan kredibilitas none, dan none telah membuktikan kredibilitasnya dengan memberikan link ini: http://www.irshad.org/img/rk19n140.gif dan saya sudah membukanya. sekarang tinggal kejujuran mas @den yang dipertaruhkan, silahkan mas @den terjemahkan teks yang berwarna kuning menurut versi Anda, kami cs sedang menunggu terjemahan Anda! ayo…kamu bisa!!!
    selamat menterjemahkan.

    salam hangat

    @den
    none memang tidak kredibel berani mengutip kebohongan..kalau mau ngibul itu mbok ya yang rapihan dikit gitu lho. sudah jelas yang asli hanya berhalaman 114, ini ditampilkan halaman 140! Sekedar berasumsi aja, seandainya halaman 140 itu halaman terakhir, berarti telah ada 26 halaman baru yang disisipkan. Oleh siapa? ya tentu oleh orang yang menghalalkan segala cara didalam mendiskreditkan Ahmadiyah. Masya Allah…Astagfirullah….

  177. 177 Nabi Lama August 22, 2008 at 9:25 pm

    Quote Deden:
    Penterjemahnya adalah nabi lama, yang kagak ngarti bahasa Urdu… makanya bunyi terjemahan jadi berbunyi sesukae dewe, sesuai selera dan kebutuhan untuk mendiskreditkan Ahmadiyah!
    Jawab:
    Kang, apa betul saya yang terjemahin? Jadi orang jangan seperti katak dalam tempurung atau orang pake kacamata kuda. Rata2 Ahmadi banyak yang nggak mau baca situs2 yang bukan milik Ahmadi sendiri khan? Lihat di diskusi bhs Inggris di situs Ahmadiyah sendiri:
    “http://z8.invisionfree.com/forumz1835/index.php?showforum=42”
    Disitu ada ditampilkan isi Tadzkirah juga toh. Mereka disana rata2 dari Pakistan yang bisa bahasa Urdu. Ada yang pro dan ada yang tidak.
    Salam,

  178. 178 Nabi Lama August 22, 2008 at 9:34 pm

    To Silvie dan Ahmadi yang lain,
    Tolong jawab pertanyaan saya ini dengan jujur ya?
    1. Apakah cara Ahmadi menterjemahkan Al Quran sama dengan kami, Islam mainstream?
    2. Bukankah dengan penterjemahan yang berbeda bisa menimbulkan perselisihan akidah?
    3. Sudahkah kalian membaca Tadzkirah, memahami dan melaksanakan isi2nya?
    4. Apakah ada perbedaan antara isi Tadzkirah dengan Al Quran atau kah dibuat supaya sepadan dengan isi Al Quran?
    Mungkin None bisa tambahkan pertanyaannya.
    Salam,

    @den
    none bilang: Apakah cara Ahmadi menterjemahkan Al Quran sama dengan kami, Islam mainstream?
    Jawab: jelas beda! salah satu buktinya seperti telah sdr saya singgung diatas, dalam hal bagaimana Yusuf as didalam terjemahan bukan Ahmadiyah, nampak sebagai orang yang tidak tahan dengan godaan perempuan untuk berbuat maksiat … naudzubillah.

    soal Tazkirah bukankah andalah orangnya yang pernah saya tawari untuk dikirimi kopiannya, tapi tidak merespon?

  179. 179 Nabi Lama August 22, 2008 at 9:37 pm

    Seperti Kang Deden kutipkan di atas:
    Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu penghuni surga. Mereka kekal didalamnya. (QS. al Baqarah/2: 82).

    Mudah2 dakwah kami ini menjadi amalan yang baik. Amiiin.
    Selamat datang bulan Ramadhan dan selamat berpusasa.
    Salam,

  180. 180 yos August 23, 2008 at 3:45 am

    none:

    Nothing to loose bagi kami apabila anda lebih mempercayai kepada kitab “perjanjian baru” mirza yang telah direvisi, dan mengingkari kitab aslinya.

    jawab:
    maksudnya “kitab asli” yang ditulis rabithah gitu?, lalu direvisi amin jamaluddin dan disebarluaskan none?
    cocok lah itu!

  181. 181 Zafrullah Khan August 23, 2008 at 12:02 pm

    to @den

    sudah jelas yang asli hanya berhalaman 114, ini ditampilkan halaman 140! Sekedar berasumsi aja, seandainya halaman 140 itu halaman terakhir, berarti telah ada 26 halaman baru yang disisipkan. Oleh siapa? ya tentu oleh orang yang menghalalkan segala cara didalam mendiskreditkan Ahmadiyah.
    jawab: setiap cetakan buku, berbeda halaman itu sudah lumrah, barangkali ukuran buku atau tulisannya yang berbeda. jadi yg saya minta, kalau mas Aden mempunyai bukunya, silahkan baca dengan teliti dan koreksi sampai ketemu, lagian itu kan buku Ahmadiyah, jadi harusnya mau baca bukunya biar lebih tau tentang Ahmadiyah sebenarnya, kalau memang hatinya saja sudah berontak tentang teks di atas, dan ternyata teks tsbt betul2 ada, saran saya sembunyikan saja buku itu.:”>. saya sangat tidak percaya kalau tulisan itu hasil sisipan dari orang yang mau mendiskreditkan Ahmadiyah, tentu justru akan menjadi bomerang, dan pihak Ahmadiyahpun jelas langsung menuntutnya, bahkan menjadi senjata untuk menyudutkan kaum Muslimin.

    @den:
    kata anda:”kalau mas Aden mempunyai bukunya, silahkan baca dengan teliti dan koreksi sampai ketemu, lagian itu kan buku Ahmadiyah,jadi harusnya mau baca bukunya biar lebih tau tentang Ahmadiyah sebenarnya kalau memang hatinya saja sudah berontak tentang teks di atas, dan ternyata teks tsbt betul2 ada, saran saya sembunyikan saja buku itu”
    jawab: -…dan ternyata tidak ada😀

  182. 182 none August 25, 2008 at 3:04 am

    To @den :

    anda mengatakan “none memang tidak kredibel berani mengutip kebohongan..kalau mau ngibul itu mbok ya yang rapihan dikit gitu lho”.

    Allah pun menjamin bahwa Dajjal pun memiliki pengikut, betul apa betul… Untuk mendukung hawa nafsu MGA mereka menafsirkan ayat2 Al-Quran semaunya saja. Sudah menjadi rahasia umum apabila mirzaiyah sudah terpojok, mereka berargumen itu2 saja. Mereka berani berdusta atas nama Allah, Rasulullah dan para sahabat. Lihat saja penafsiran ayat, hadis dan argumen2 yang mereka bawakan.

    Anda boleh saja mencela kami semau anda, tetapi secara tidak anda sadari Allah telah menghinakan anda dengan membalikkan semua celaan itu kemuka anda sendiri. Bukti2 didalam diskusi menunjukkan hal itu semua. Anda berdalil dengan hadis2 palsu dan mengatakan bahwa ini dari Rasulullah, serta menolak hadis2 shahih dengan mengatakan ini bukan dari Rasulullah. MEREKA DGN CUEKNYA TERUS SAJA BERDALIL DGN HADIS2 YG TDK JELAS ASAL-USULNYA. Berdusta atas nama sahabat dengan mengatakan bahwa “INI ADALAH IJMA SAHABAT”, tetapi ternyata tidak. Apakah anda melupakan bukti2 itu semua wahai Mirzaiyah!!! Jadi diskusi apa yang anda harapkan sebenarnya!!! Jangan salahkan pemerintah jika mereka berlaku tegas seperti sekarang ini, karena cara berdiskusi anda seperti ini!!!

    Kaum Yahudi dan Nasrani pun mirip dengan anda, kitab2 asli mereka sembunyikan, lalu mereka membuat kitab2 “perjanjian baru”. Memfitnah mantan2 pengikut mirzaiyah dengan tuduhan yang keji. Kalau anda pencari kebenaran kenapa anda tidak tabayun langsung dengan mereka. Mereka memiliki bukti yang otentik, mereka ingin berdiskusi langsung dengan khalifah anda, tetapi khalifah andapun tidak berani untuk berhadapan langsung dengan mereka!!!

    To Yos :
    Kenapa anda hanya bisa berkoar2 saja? Silahkan kalau perlu anda undang para mantan mirzaiyah tersebut untuk membuktikan siapa yang berdusta…

    @den:
    Sudah menjadi rahasia umum apabila mirzaiyah(baca none cs )sudah terpojok, mereka berargumen itu2 saja. Mereka berani berdusta atas nama Allah, Rasulullah dan para sahabat. Lihat saja penafsiran ayat, hadis dan argumen2 yang mereka bawakan. :mrgreen:

  183. 183 none August 25, 2008 at 7:44 am

    Mirzaiyah mengatakan :
    “PARA SAHABAT MENGETAHUI DENGAN PASTI & TDK ADA YG BERSELISIH BAHWA NABI ISA ISRAELI SUDAH WAFAT & TDK AKAN DATANG LAGI KEDUNIA INI”

    Bandingkan dengan perkataan sahabat Al-Mughirah bin Syu’bah mengenai kedatangan Nabi Isa as : “Maka sesungguhnya KAMI (PARA SAHABAT) ada MEMBICARAKAN sesungguhnya PUTRA MARYAM AKAN DATANG LAGI. Apabila dia telah keluar maka dia ada SEBELUM Nabi Muhammad SAW dan SESUDAHNYA”

    Kemudian bagaimana dengan hadis ciri2 imam mahdi “Namanya sama dengan nama Rasulullah dan nama ayahnya sama dengan nama ayah Rasulullah”, apakah anda mengingkari hadis tersebut ? kok belum dijawab2 yah!!!

    Bukti diatas adalah salah satu kedustaan agama mirzaiyah yang mengatas namakan Rasulullah dan para sahabatnya. Jadi siapa yang berdusta kang aden, Masya Allah…Astagfirullah….

    Benarlah apa yang dikatakan Sufyan At-Tsauri :
    “Bid’ah itu lebih disukai Iblis daripada maksiat, karena maksiat bisa ditaubati dan bid’ah tidak (diharapkan) tobat darinya.”

  184. 184 silvie August 25, 2008 at 8:12 am

    To: Nabi lama

    Dakwah???? masa dakwah isinya cuma menebarkan kebencian terhadap suatu golongan dan menuduh golongan muslim tsb dengan mengatakan yg tidak benar…
    itu bukan dakwah tapi fitnah…

  185. 185 Zafrullah Khan August 26, 2008 at 7:35 am

    TO @den, Silvie CS saya sekarang sudah tau cara orang-orang Qadiyaniyah berdialog, kalau sudah terpojok ia hanya mengutip lalu diplesetin atau menjawab sedikit tapi ngawur (asal2lan), mereka berusaha lari dari topik dengan membuat topik baru. sebenarnya perbedaan antara Ahmadiyah dan umat Islam sedikit sekali, hanya masalah nabi baru, ada tidaknya nabi setelah nabi Muhammad SAW, tapi ternyata itu hal yang paling mendasar yang tidak mereka sadari, sehingga merekapun terheran2 dengan mengatakan:

    Bahkan “golongan Ahmadiyah dianggap bukan golongan Islam”. Padahal mereka adalah golongan yang juga membaca dua kalimah shahadat, menjalankan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan dan Berhaji bagi yang mampu. Sementara si penuduh sesat tidak menunjukkan bukti, apakah faham Ahmadiyah mengingkari prinsip dalam rukun Islam tersebut.

    ,
    JAWAB: Sesungguhnya akidah bahwa Muhammad penutup para nabi adalah Line of Demarcation atau Garis Pemisah antara agama Islam dan agama-agama lain yang sama-sama mengakui akidah tauhid dan nubuwah Muhammad SAW. Akan tetapi Ahmadiyah beranggapan masih berlangsungnya wahyu dan nubuwah, sebagaimana aliran Braham Samaj di India, maka dengan Garis Pemisah ini orang bisa mengetahui suatu kelompok apakah masih Islam ataukah sudah keluar dari Islam, saya belum mengetahui dalam sejarah ada kelompok Muslim yang berani melangkahi garis tersebut. Sesungguhnya Bahaiyah di Iran mengingkari akidah Khatmun Nubuwah, akan tetapi mereka menyatakan dengan terus terang bahwa dirinya adalah kelompok yang idependen bukan Muslim dengan penjelasan yang mereka sepakati. jadi kami Umat Islam hanya memberi pilihan kepada Ahmadiyah: mau tetap melakukan penodaan terhadap agama kami sehingga kami (Umat Islam)tidak akan pernah rela kepada Ahmadiyah, ataukan Ahmadiyah menyatakan diri keluar dari Islam, dan kita bisa hidup berdampingan.

    Klaim kenabian atas Mirza Ghulam Ahmad boleh diperdebatkan. tetapi bisakah dijelaskan bahwa Mirza terbukti hendak menggelincirkan iman para pengikutnya, atau membelokkan persaksian atas diri Muhammad sebagai Rasul, atau membelokkan pengikutnya untuk lari dari al Qur’an, misalnya.

    JAWAB: klaim kenabian setelah nabi Muhammad bukan hanya boleh diperdebatkan, akan tetapi harus diperdebatkan dan tidak boleh diakui. kitab Tazkirah adalah bukti bahwa ia ingin membelokkan para pengikutnya untuk lari dari al Qur’an. sekarang pertanyaan saya: APAKAH SEBENARNYA KITAB TAZKIRAH BAGI AHMADIYAH?

    ada lagi neh tambahan, kalau tidak sesuai mestinya Ahmadiyah sudah habis semenjak pendirinya hidup, lho! Bukanlah dari semenjak awalpun upaya2 seperti yang tengah dilakukan di Indonesia saat ini telah ditempuh oleh yang tidak menyukai keberadaan Ahmadiyah?

    jawab: dari awal Ahmadiyah dilindungi oleh pemerintah Inggris, mereka saling bantu membantu untuk memerangi kaum Muslimin. MIRZA GHULAM AHMAD MENGATAKAN: “Saya sejak mudaku -hingga sekarang sudah mendekati umur enam puluh tahun- senantiasa berjuang dengan lisan dan penaku untuk mempengaruhi hati kaum Muslimin agar loyal terhadap pemerintahan Inggris dan cinta kepadanya, serta menghilangkan fikrah jihad yang dilakukan sebagian orang-orang islam yang jahil, dan yang menghalangi mereka untuk loyal terhadap Inggris…”
    (Ada dalam kitab “Syahadatul Qur’an” oleh Mirza Ghulam Ahmad, cetakan ke enam hal: 10).
    Ia juga mengatakan dalam kitab itu : “saya yakin semakin banyak pengikut saya maka semakin sedikit pemikiran jihad yang tentunya akan menyebabkan percaya bahwa saya adalah Masih dan Mahdi yang mengingkari jihad”. (hal: 17). SILAHKAN BACA LAGI TULISAN SAYA DIATAS
    . terakhir saya katakan “lakum dinukum wa kiyadien”

    @den:
    1. komentar anda salah alamat, karena tulisan yang anda komentari diatas adalah tulisan seorang yg sama seperti anda, yaitu orang yang bukan pengikut Ahmadiyah.
    2. mengenai “keyakinan” anda bahwa Ahmadiyah tetap eksis hingga kini karena mendapat perlindungan Inggris, ya monggo aja berpendapat demikian kalau anda berkeyakinan bahwa kekuasaan Inggris itu lebih tinggi dan lebih hebat dari kekuasaan Allah SWT (naudzubillah).
    3. bila Ahmadiyah bikinan Inggris, ooo alangkah bodohnya kalian wahai bangsa Inggris kok mau2nya menjadikan kelompok yang dengan terang benderang mengatakan bahwa “tuhan kalian sudah mati” dan pendirinya berulang-ulang menyeru penguasa dan keluarga kerajaan Inggris kala itu agar masuk Islam bila ingin selamat..
    3,untuk membuktikan bahwa kalimat2 “pendiri Ahmadiyah” yang anda kutip itu benar seperti itu adanya, silahkan datang diperpustakaan kami untuk membaca literatur yang anda maksud atau bisa juga dibaca dari versi onlinenya disini: http://www.alislam.org
    4. mudah2an apa yang anda kutip terbukti benar, sehingga Allah tidak mengkatagorikan anda sebagai telah menebar fitnah.

  186. 186 Zafrullah Khan August 26, 2008 at 8:52 am

    Pertanyaan-Pertanyaan Yang Tidak Akan Pernah Dijawab Ahmadiyah

    saya mencoba memunculkan ulang pertanyaan-pertanyaan yang telah kami ajukan kepada pengikut Ahmadiyah, dan saya yakin mereka tetap tidak akan mau menjawabnya, karena kalau mereka menjawab, mereka takut akan semakin terbongkarnya kedok dan penyelewengan-penyelewengan mereka. mereka lebih memilih menyembunyikan keyakinan mereka yang sebenarnya.

    PERTANYAAN-PERTANYAAN:
    1: APAKAH MIRZA GHULAM AHMAD DIANGGAP SEBAGAI NABI ATAUKAH MUJADDID?
    2: APAKAH AHMADIYAH MENGANGGAP SELAIN AHMADIYAH ATAU YG TIDAK BERBAI’AT KEPADA MIRZA GHULAM AHMAD ADALAH KAFIR?
    3: APAKAH AHMADIYAH MENGANGGAP QADIYAN ADALAH TANAH SUCI SEBAGAIMANA MAKKAH DAN MADINAH SEHINGGA WAJIB BAGI AHMADIYAH BERHAJI KE QADIYAN SERTA MENGANGGAP RUGI ORANG YG TDK MAU BERHAJI KEPADANYA?
    4: APA ITU KITAB TAZKIRAH MENURUT AHMADIYAH, APAKAH ITU KITAB SUCI KUMPULAN2 WAHYU?
    5: APAKAH KALIAN YAKIN BAHWA ORANG YG TIDAK PERCAYA MGA SEBAGAI NABI AKAN MATI MENGENASKAN?
    itu saja dulu pertanyaanya, lain kali saya sambung lagi. saya harap kalian tidak mengatakan bahwa pertanyaan ini sudah basi, karena pertanyaan ini sama sekali belum mendapat jawaban sedikitpun.

    Kesimpulan:
    – Cara dakwah Ahmadiyah tidak mau menjelaskan akidah yang sebenarnya, pada awalnya mereka hanya berbicara mengenai al-Qur’an, Hadits dan keagungan Rasulullah, sehingga mengelabuhi banyak orang.
    – Ahmadiyah kurang selera atau tidak mau merujuk kitab2 aslinya, mereka lebih memilih buku2 baru karangan mereka.
    – SAYA YAKIN: bahwa para pengikut Ahmadiyah kebanyakan tidak tau tentang hakikat Ahmadiyah sebenarnya, mereka mengikuti Ahmadiyah hanya sebatas yang global2 saja. kalau mereka ketika didakwahi untuk masuk Ahmadiyah dijelaskan apa itu akidah Ahmadiyah sebenarnya, maka mereka tidak akan mengikutinya, (tapi hidayah hanya milik Allah semata)sehingga mereka tersesat.
    – Banyak para pengikut Ahmadiyah pada awalnya adalah orang yang awam akan akidah Islam yang lurus, ketika ada orang yang mendakwahinya untuk masuk Ahmadiyah, sedangkan si da’i itu terlihat shalih, rajin tahajjud, puasa, bahkan didahinya ada butirah hitam tanda ia rajin sujud, maka ia langsung terharu dan mengikuti ajakannya, sampai ia akhirnya terjerumus kedalam kefanatikan, walaupun terkadang ia sadar atas kekeliruannya, akan tetapi ia sudah tidak bisa lagi melihat kebenaran. wallahu a’lam bishshawab

    @den
    untuk jawabannya silahkan anda googling. pertanyaan2 itu rasanya telah berulang kali dijawab baik diblog ini maupun diberbagai blog lain

  187. 187 Nabi lama August 26, 2008 at 9:26 am

    Kang Deden boleh mentertawakan,
    karena kami ini memiliki penafsiran Al Quran dan Hadist Nabi SAW adalah sesuai dengan tradisi Islam yang akan kami pertahankan hingga hari kiamat. Terserah lah buat Sdr, karena kami akan terus memperjuangkan agar Ahmadiyah mendapat pengakuan sebagai bukan bagian dari agama Islam. Lakum diinukum waliyadiin.
    Salam,

    @den
    saya do’akan anda sukses dengan misi anda itu! tapi bila ternyata kemudian hasilnya tidak sesuai harapan anda, saya juga berdo’a agar anda tidak merasa kecewa 😀

  188. 188 tego August 26, 2008 at 12:54 pm

    ternyata kaum yg katanya ngerti agama itu tidak lebih dari sekumpulan orang2 bodoh belaka. mereka saling hujat satu sama lain, mengklaim dirinya yang paling benar dan yg lain adalah orang2 tolol yang sesat.
    bung! menunjukkan kesesatan orang dengan mengatakan “you orang sesat” adalah perbuatan yg super tolol. kenapa kalian tidak secerdas mario teguh seorang yg bukan agamawan, namun dapat berpikir dan bisa memberi nasihat bahwa kita tidak mungkin bisa mengajak orang kejalan yg kita anggap benar dengan mengatakan you orang yg sesat dan keliru.

  189. 189 siera August 26, 2008 at 1:09 pm

    to Zafrullah Khan.
    pertama melihat komen anda, saya fikir anda adalah seorang Ahmadi,(saya tidak tahu apakah Zafrullah Khan itu nama real anda atau hanya nama2an) karena setahu saya Zafrullah Khan adalah nama seorang tokoh Pakistan yg sangat terkenal. Pernah menduduki jabatan sebagai Menlu Pakistan, Ketua Mahkamah International, Ketua Sidang DK PBB. Belaiu sangat dihargai dan diagungkan oleh komunitas Arab kala itu atas prestasinya yang gemilang memperjuangkan hak2 bangsa Arab. Atas perjuangannya pulalah sidang PBB kala itu menolak pendirian negara Israel kalou saja tidak diveto oleh Amrik dan konco2nya.Sehingga atas perjuangannya itu beliau mendapatkan bintang penghargaan dari para raja dan penguasa negara2 Arab.
    Beliau banyak menulis buku Islam didalam bahasa Inggris, dan bahkan menterjemahkan Al-qur’an kedalam bahasa Inggris.
    Kenapa saya berfikir anda Ahmadiyah, karena Zafrullah Khan yg terkenal itu adalah pengikut Ahmadiyah yang sangat mukhlis.

  190. 190 usama August 28, 2008 at 10:30 am

    saran buat orang ahmadiyah, mbok jangan lugu banget jadi orang. apa gak ngerti komentar2 yg ditulis orang2 non ahmadiyah itu bukan untuk mencari kebenaran ahmadiyah (karena udah jelas bagi mereka ahmadiyah itu sesat), melainkan hanya untuk memojokkan anda2 saja.
    maksud gue nggak usahlah ditanggapi komentar2 mereka karena hanya buang2 waktu kalian sahaja.
    ini menurut gue, penganut Islam yg tidak keberatan dg apapun keyakinan orang.
    oke?

  191. 191 none August 29, 2008 at 2:45 am

    To tego :

    Anda mengatakan : “mereka saling hujat satu sama lain, mengklaim dirinya yang paling benar dan yg lain adalah orang2 tolol yang sesat”

    Mas, coba baca diskusi saya dengan para mirzaiyah dari awal sampai akhir. Kalau anda benar2 menyimak, anda akan pahami bahwa kami menyesatkan suatu aliran bukan berdasarkan hawa nafsu belaka. Kalau anda malas membacanya, silahkan baca kesimpulan diskusi yang saya buat diatas. Bahkan sampai sekarang mereka belum bisa menjawab kesimpulan yang kami buat. Apakah anda berpikir bahwa para mirzaiyah tidak pernah mengatakan kami sesat/kafir ?

    To usama :

    Agama itu adalah nasihat. Kita lihat bagaimana para ulama2 salaf dengan gigihnya bahkan disiksa dan dipenjara untuk mengatakan aqidah yang haq!!! Apakah anda tidak merasa miris hati melihat banyaknya orang2 awam berbicara masalah agama dengan hawa nafsunya dan pendapatnya sendiri tanpa merujuk kepada Al-Quran, Assunnah berdasarkan pemahaman para sahabat. Apa jadinya aqidah islam ini apabila aqidah itu dianggap “relatif” yang bisa ditafsirkan oleh semua orang ?

  192. 192 Nabi lama September 1, 2008 at 9:43 am

    Quote:
    tapi bila ternyata kemudian hasilnya tidak sesuai harapan anda, saya juga berdo’a agar anda tidak merasa kecewa
    Jawab:
    Saya kira bukan saya saja Kang, seluruh ummat Islam.

  193. 193 Zafrullah Khan September 4, 2008 at 12:03 am

    to none

    Bandingkan dengan perkataan sahabat Al-Mughirah bin Syu’bah mengenai kedatangan Nabi Isa as : “Maka sesungguhnya KAMI (PARA SAHABAT) ada MEMBICARAKAN sesungguhnya PUTRA MARYAM AKAN DATANG LAGI. Apabila dia telah keluar maka dia ada SEBELUM Nabi Muhammad SAW dan SESUDAHNYA”

    Kemudian bagaimana dengan hadis ciri2 imam mahdi “Namanya sama dengan nama Rasulullah dan nama ayahnya sama dengan nama ayah Rasulullah”, apakah anda mengingkari hadis tersebut ? kok belum dijawab2 yah!!!

    wah none, jangan terlalu mengharap jawaban dari para Qadiyaniyah non, kan ane dah bilang, kalau mereka sudah terpojok, mereka hanya mengutip lalu diplesetin atau menjawab sedikit tapi ngawur (asal2lan), mereka berusaha lari dari topik dengan membuat topik baru. pertanyaan anepun ga akan dapat jawaban, palah disuruh nyari jawabnnya sendiri. lho kan saya sedang nanya sampeyan, minta jawaban langsung dari sampeyan dan berdialog dengan sampeyan (sampeyan para Mirzaiyah maksud saya), kok palah disuruh cari jawaban sendiri. ah mendingan mari kita doakan agar para pengikut Ahmadiyah ini kembali kejaran Islam yang benar dan bertaubat. pintu taubat masih dibuka lebar2 buat kita semua.

  194. 194 Zafrullah Khan September 4, 2008 at 1:18 am

    to saudaraku @den
    ok kalau pertanyaan2ku ga di jawab, aku jawab sendiri saja.

    1: APAKAH MIRZA GHULAM AHMAD DIANGGAP SEBAGAI NABI ATAUKAH MUJADDID?

    Jawab: Mirza Ghulam Ahmad bukanlah nabi, karena tidak ada nabi lagi setelah nabi Muhammad SAW, beliau (Muhammad) adalah nabi terakhir (Khatamun nabiyyin)itulah yg dipahami salafunal ummah, generasi terbaik(para sahabat, tabiin dan tabiut tabiin), sehingga mereka para sahabat dengan dipimpin Abu bakar sendiri memerangi nabi palsu Musailamah. kalaupun ada orang yg mengaku sebagai nabi setelah nabi Muhammad, ketahuilah sesungguhnya dia adalah pendusta (al kadzab) dan Dajjal.
    ingat…! sudah berapa orang yg mengaku sebagai nabi setelah nabi Muhammad wafat? dari Musailamah al kadzdzab Al yamany hingga Ahmad Mushadieq nabi yg berasal dari Indonesia. semuanya mempunyai pengikut banyak. adapun Ahmadiyah masih eksis hingga sekarang, itu bukan berarti mereka dalam kebenaran. Allah tidak serta merta menghancurkan ajaran2 sesat, (kalau Dia mau menghancurkannya, sangatlah mudah bagi-Nya) tapi ajaran2 yang paling sesatpun (penyembah berhala dan pemuja Syaithon) masih dibiarkan eksis sampai sekarang.

    kalau MGA bukan nabi lantas apa? Mujaddid?

    Jawab: ia juga bukan Mujaddid, karena seorang mujaddid hanya mengembalikan ajaran2nya kepada apa yang diajarkan Rasulullah dan para sahabat, ia tidak akan membawa syariat baru. tapi yg dilakukan MGA adalah membawa syariat baru, ia mempunyai kitab tazkirah yg dianggapnya sebagai wahyu, menjadikan tanah Qadiyan suci dll.
    catatan: antara Ahmadiyah Qadiyan dan Lahore juga mempunyai perbedaan pendapat tentang hal ini.

    kalau bukan Nabi dan Mujaddid terus MGA itu siapa? apakah dia al Masih Almau’ud?

    Jawab: Ia bukan al Masih al Mau’ud, karena Al Masih yang dijanjikan itu putra Maryam, lha MGA itu putra siapa? lagian al Masih yg bukan putra Maryam punya pesaing, yaitu Ahmad Mushadieq yg juga mengaku sebagai al Masih al Mau’ud.🙂

    kalau begitu MGA itu siapa donk…? Mahdi?

    Jawab: jelas bukan, karena Mahdi yang dijanjikan sudah disebutkan ciri2nya dengan sangat jelas, namanya Muhammad dan nama ayahnya Abdullah, lha MGa itu namanya siapa? trus nama bokapnya tuh siapa? berarti Mirza Ghulam Ahmad bukan seorang Mahdi.

    Nabi bukan, Mujaddid bukan, al Masih bukan, Mahdi juga bukan…, kalau begitu MGA siapa?

    Jawab: jauh-jauh hari Rasulullah telah mensinyalir, bahwa nanti setelah beliau wafat ada orang yg mengaku sebagai nabi, maka ketahuilah bahwa ia adalah seorang pendusta! karena Muhammad adalah Nabi dan Rasul terakhir.

    tapi kalau belum puas dengan jawaban ini, silahkan tanya saja langsung kepada Ahmadiyah. hoi…!!! afwan, Mirza Ghulam Ahmad itu siapa ya???

  195. 195 zafullah khan September 7, 2008 at 1:23 pm

    to semua
    saya ucapkan mohon maaf kepada semua kalau ada kesilapan berbicara, selamat menunaikan ibadah puasa. bersihkan hati, raih ridha Ilahi.
    untuk @den, sebagai pengelola blog ini, kenapa dua komentar saya yang terakhir tidak dimasukkan? apa alasannya? terima kasih.

    @den
    sorry bos, semua telat dimoderasi karena selama beberapa hari saya ada kesibukan diluar yg membuat saya tidak memungkinkan ‘bersentuhan’ dengan dunia internet.
    saya juga tidak memoderasi komen2 yg dibuat ganda bahkan triple oleh beberapa orang (kalo isinya sama, cukup satu aja kan?)

  196. 196 Nabi lama September 8, 2008 at 3:09 am

    Quote Mas Tego:
    ….namun dapat berpikir dan bisa memberi nasihat bahwa kita tidak mungkin bisa mengajak orang kejalan yg kita anggap benar dengan mengatakan you orang yg sesat dan keliru.
    Jawab:
    Kita khan cuma diskusi, masing2 pasti punya pendapat. Kalo yang satu nggak terima yang lain khan wajar toh, ada pepatah rambut di kepala sama hitam tapi pendapat bisa berbeda2. Ya terserah pada masing2 toh kalo mau terima atau nolak.

  197. 197 Urip September 9, 2008 at 7:20 am

    Zafrulah Khan:
    “ok kalau pertanyaan2ku ga di jawab, aku jawab sendiri saja.”
    “.. tapi ajaran2 yang paling sesatpun (penyembah berhala dan pemuja Syaithon) masih dibiarkan eksis sampai sekarang.”

    hihihi emang enak dicuekin…
    nanya sendiri di jawab sendiri..
    Udah tahu ahmadi kena SKB masih nanya2 status MGA.
    Nah Frul.. Kalo Allah saja membiarkan orang mau sesat atau tidak, trus kenapa kalian pada menyibukan diri ngoceh sesat-sesatan di blog ini…emangnya kalian siapa? Ahmadi mau sesat keq, mau nggak keq ya biarin aja toh…

  198. 198 dien October 14, 2008 at 1:25 am

    sebenernya cuma pengen kasih jejak:
    “dien was here”
    hehehe

    tapi sekalian komen dikit deh..
    Salam buat Nabi Lama dkk, udah lama ga ketemu😉
    Hebat juga usaha anda-anda yang non-stop masuk di blog2 yang pro Ahmadiyah
    Makasih udah bisa ngasih ‘warna’ lain di blog-blog itu
    Biarlah pembaca yang menilai sendiri, mereka udah pada pinter koq🙂

    anyway, Id Mubarak ya buat semua..

    -dien-

    Liebe für alle, Hass für keinen

  199. 199 indra October 16, 2008 at 2:40 am

    1.untuk none:
    melalui forum ini saya mau minta bantuan anda sehubungan saat ini saya sedang bertukar pikiran dengan kawan ahmadi. bantuan yg saya minta adalah referensi (dimana, halaman berapa dll) dari pernyataan anda dapat saya temukan. pernyataan anda yg saya maksud adalah yg berbunyi sbb:

    Mengenai Imam Mahdi, saya anggap aliran anda tidak membeda2kan hadis shahih, dhaif maupun maudhu mengenai ciri2 dan tanda2 nya:

    1. seorang laki-laki dari golongan Ahlul-Bait (keturunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam)
    2. Namanya sama dengan nama Rasulullah dan nama ayahnya sama dengan nama ayah Rasulullah
    3. Berkuasa terhadap negeri arab selama tujuh – sembilan tahun
    4. Memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kelaliman dan kezhaliman. Pada masanya umat manusia merasakan nikmat yang belum pernah dirasakan sebelumnya; bumi mengeluarkan tumbuh-tumbuhan, langit menurunkan hujan, dan membagi-bagikan harta yang tak terhitung banyaknya.
    5. Mengimami shalat di Mekkah dan Nabi Isa sebagai makmumnya
    6. Mendapat pertolongan dari orang Irak
    7. Orang-orang berbai’at kepadanya di antara Hajar aswad dan Maqam Ibrahim
    8. Akan terjadi banyak gempa bumi dan tumbuhnya rumput di tanah arab

    2. untuk nabi lama:
    saya juga perlu bantuan anda sehubungan dg Tazkirah yg anda kutip. tolong agar disertakan referensinya yg komplit, yaitu di Tazkirah edisi bahasa apa, terbitan siapa, tahun berapa dlsb.

    Hal2 ini saya perlukan dikarenakan didalam pertukaran pikiran saya dg kawan ahmadi itu telah ada kesepakatan bahwa dalil apapun yg diberikan adalah dapat dilihat/dibuktikan secara langsung.

    kepada none dan nabi lama, terima kasih atas bantuannya.

  200. 200 none October 16, 2008 at 11:37 am

    To indra :

    “Namanya sama dengan namaku dan nama ayahnya sama
    dengan nama ayahku. ” [Sunan Abi Daud 11: 370], Al-Albani [Shahih Al-Jami’ush Shaghir 5: 70-71, hadits nomor 5180]

    “Al-Mahdi itu dari keturunanku, lebar dahinya dan mancung hidungnya. la memenuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya bumi dipenuhi dengan kezhaliman dan penganiayaan.. la berkuasa selama tujuh tahun.” [Sunan Abu Daud, Kitab Al-Mahdi 11: 375 hadits nomor 4265. Mustadrak Al-Hakim 4: 557]

    Sebelum anda berdiskusi dengan para mirzaiyah, tanyakan kepadanya bagaimana kaidah mereka dalam menshahihkan dan mendhaifkan suatu hadis. Berhati-hatilah, karena mereka dengan mudahnya mengambil hadis-hadis dhaif bahkan palsu untuk menguatkan ajaran mereka. Mereka mengambil hadis yang hanya sesuai dengan ajarannya, apabila tidak sesuai walaupun itu hadis shahih maka mereka tolak atau mereka selewengkan dan dipaksakan maknanya sehingga seolah2 cocok dengan ciri2 MGA. Silahkan mereka buktikan langsung ciri2 imam mahdi tersebut diatas, saya yakin pasti ciri2 tersebut mereka akan takwilkan juga…

    Sebagai bahan bacaan silahkan anda baca buku2 mengenai imam mahdi dan turunnya Nabi Isa salah satunya adalah buku Kisah Dajjal dan Turunnya Nabi Isa Untuk Membunuhnya – Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani.

    Silahkan anda tanya kepada mas nabi lama, bagaimana mereka sering sekali berdusta dengan tidak mengakui buku2 karangan mereka sendiri.

    Saya sarankan juga kepada anda untuk belajar Al-Quran dan Assunnah dengan merujuk kepada pemahaman para sahabat, tabiin dan ulama2 terdahulu karena mereka PALING BAIK HATINYA,yang PALING DALAM ILMUNYA,yang TIDAK BANYAK MENGADA-ADA DALAM MASALAH AGAMA tanpa adanya penjelasan dari Allah dan RasulNya. Mereka tidak berani untuk menafsirkan sesuatu tanpa adanya penjelasan dari Allah dan RasulNya.

  201. 201 Nabi Lama October 16, 2008 at 8:33 pm

    Dear Indra,
    Tazkirah versi Indonesia sulit ditemukan, apalagi versi lamanya. Beberapa halaman bisa dilihat di situs islamic. Versi Inggris yang terbaru bisa di download di wikipedia atau situs resmi ahmadiyah.
    Salam,

  202. 202 indra October 20, 2008 at 4:08 am

    dear nabi lama,
    diawali oleh rasa penuh percaya diri, saya mengutip keterangan anda dan menunjukkannya pada kawan ahmadi keterangan yang kata anda di ambil dari tazkirah, lalu juga saya ikuti petunjuk anda, bersama-sama dgn kawan ahmadi men download tazkirah sesuai yang anda tunjukkan. setelah selesai mendownload, alangkah malu dan kecewanya saya karena setelah kami sama2 periksa halaman2 yang anda sebut itu sama sekali tidak mencantumkan apa yang anda tulis!
    memalukan sekali kawan!

  203. 203 Nabi Lama October 20, 2008 at 6:12 am

    Dear Indra,
    Maaf kalo Sdr kecewa dengan apa yang Sdr tidak ketemukan di buku tazkirah yang Sdr sudah download itu. Karena yang saya pernah kutipkan itu bahasa Indonesia, silakan baca di buku:
    “Mengapa Saya Keluar dari Ahmadyah” tulisan Ahmad Hariadi yang sudah terbit di toko2 buku. Disana dicantumkan wahyu2 MGA yang saya kutipkan disini.

    Yang saya sudah pernah download itu versi Inggris yang tebaru, dari wikipedia.

    Jika Sdr berniat dengan tulus untuk mencari kebenaran maka saya anjurkan Sdr untuk membuka semua literatur2 baik Ahmadiyah yang lama, yang baru dan juga yang non Ahmadiyah.
    Jangan alergi, gitu aja kok repot.
    Wassalam,

  204. 204 nabi lama October 22, 2008 at 2:01 am

    Dear Indra

    anda coba cari di perpustakaan ahmadiyah, tadzkirah seperti ini:

    ini ada beberapa wahyu di tadzkirah yang bisa anda lihat:

  205. 205 Nabi Lama October 22, 2008 at 9:56 am

    Constructive criticism is an act love!!!
    Wassalam,


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




AYO BERBELANJA DI TOKO ONLINE KAMI:

Statistik Blog

  • 216,092 hit

aku suka jalan-jalan

hidup adalah jalan-jalan. jalan-jalan adalah hidup

%d bloggers like this: