Debat Ahmadiyah di tvone

Semalam saya sempat menyaksikan debat tentang Ahmadiyah di tvone. Kesemua pembicara utama, baik dari pihak yang membela apalagi yang anti, bukanlah dari kalangan Ahmadiyah.
Ada 4 hal pernyataan dari kelompok anti Ahmadiyah yang menjadi catatan saya. Pertama adalah ucapan yang mengatakan bahwa apabila Ahmad Musadeq dan Lia Aminuddin bisa dilarang kenapa ahmadiyah enggak? Ada apa sebenarnya dengan Ahmadiyah?
Bagi saya jawabannya tentu saja sangat simpel, yaitu karena Ahmadiyah memang di back up Allah SWT. Itu saja, bukan yang lain. Gak akan pernah ada kok ajaran nabi palsu yang bisa langgeng apalagi sampai bisa berkembang diseluruh dunia. Bila upaya-upaya untuk menghentikan perkembangan Ahmadiyah telah dan sedang dilakukan dengan segala model dan cara, faktanya dari pada hilang malah kesulitan-kesulitan yang dialamatkan kepada kelompok ini justru telah menjadi semacam pupuk yang membuatnya semakin tumbuh subur dan kuat.

Catatan kedua adalah pernyataan seorang audiens dari kelompok anti Ahmadiyah yang mengatakan bahwa “di tanah kelahirannya, yaitu Pakistan, Ahmadiyah telah dilarang, kenapa disini nggak?”.
Rupanya beliau ini tidak tahu bahwa sekalipun dari segi konstitusi, pemerintah Pakistan telah melakukan keaniyaan kepada para pengikut Ahmadiyah, dengan melarang mereka mengaku sebagai Muslim, namun keberadaan Ahmadiyah di Pakistan tetap eksis dan justru semakin kuat, keaniayaan apapun yang ditimpakan pada kaum Ahmadi Pakistan, terbukti tidak mampu merontokkan keimanan dari kalbu-kalbu kaum Ahmadi.
Adalah benar bahwa Lembaga legislatif Republik Islam Pakistan telah menerbitkan amendemen konstitusi Pakistan dan menetapkan bahwa penganut paham Ahmadiyah sebagai kelompok minoritas nonmuslim. Namun Pemerintah Pakistan sama sekali tidak melarang organisasi Ahmadiyah bahkan, sesuai dengan konstitusi, menyediakan kursi dalam parlemen Pakistan untuk Ahmadiyah, selaku kelompok minoritas, meskipun kursi itu tetap kosong hingga kini, karena mohon maaf, Ahmadiyah bukanlah kelompok yang menggunakan agama untuk mendapatkan kursi kekuasaan.

Nah, akibat berbagai tekanan dan perlakuan tidak manusiawi dari mereka yang memusuhi dengan mengatasnamakan Islam itupun, maka kemudian sejumlah warga Ahmadiyah Pakistan terpaksa hijrah ke berbagai negera didunia, dimana ditempat barunya tidak saja berhasil sukses dengan kehidupan duniawi mereka, namun juga berhasil mengembangkan organisasi ini mencapai kemajuan-kemajuan yang fantastis, sehingga populasi Ahmadiyah duniapun meningkat tajam dari hanya sekitar 10 juta pengikut saat konstitusi di Pakistan itu diterapkan, menjadi lebih dari 200 juta saat ini. Mesjid-mesjid megahpun sudah, telah dan akan mereka dirikan dipusat-pusat peradaban dunia. Yang tak kalah penting adalah berhasilnya didirikan sebuah statsiun TV yang diberi nama Muslim Television Ahmadiyya (MTA) yang dapat diakses dari seluruh muka bumi, nonstop selama 24 jam dalam sehari, sepanjang masa, didalamnya sama sekali tidak ada tayangan iklan. Telah banyak penduduk dari Negara-negara Arab yang bergabung dengan Ahmadiyah setelah mereka rajin menonton tayangan MTA ini.
Rabwah sendiri, kota dimana penduduknya 99,99999% adalah warga Ahmadiyah justru semakin maju. Menurut sebuah sumber, perputaran dolar dikota ini bahkan jauh lebih besar ketimbang perputaran dolar dikota industri negara Pakistan.

Catatan ketiga yang saya garis bawahi adalah apa yang berulang-ulang disampaikan bung Mahendradata, bahwa “menurut pendiri Ahmadiyah orang yang tidak mengimani Mirza Ghulam Ahmad sebagai babi dan pelacur” dia tidak menyebutkan dari mana dalil itu dicomot. Hanya saja ucapan tersebut mengingatkan saya pada tuduhan serupa yang pernah diucapkan oleh pembicara lain diacara berbeda, beberapa waktu lampau, dimana saat itu pembica itu mengatakan bahwa ucapan itu diambil dari Tazkirah, kalimatnya sedikit berbeda yaitu bahwa “menurut pendiri Ahmadiyah orang yang tidak mengimani Mirza Ghulam Ahmad sebagai babi dan anjing”. Sayapun mencarinya didalam buku Tazkirah berbahasa Indonesia yang saya pinjam (merupakan copy dari artikel bersambung didalam majalah Sinar Islam), ternyata pernyataan seperti itu tidak saya temukan. Karena penasaran, saya kemudian meminta tolong teman yang hidup di west country sana untuk coba membantu mengecek didalam Tazkirah versi bahasanya, barangkali saja copy Tazkirah yang telah saya baca ada halamannya yang terselip karena dicopy dari beberapa edisi terbitan sebuah majalah (sekalipun ternyata tidak juga!)
Dan ini kurang lebih jawaban darinya:
Saya sudah baca buku Tazkirah 3-4 kali, kemarin yg ke 5 kali malah. Saya yakin gak kelewat 1 halamanpun. TIDAK ADA SATU KATAPUN kata2 yg saya temui yg mengatakan “yg tidak masuk Ahmadiyah adalah pigs, dogs, kafir etc etc” It’s completely crap!!. Yang ada hanya berupa kata2 sbb:

The following revelation (Arabic) was vouchsafed when people were greatly puzzled over my claim of being the Promised Messiah: Those who have repented and reformed, to them I shall turn and I am the one Oft-turning with Mercy. There are people for whom We have made the guidance easy and there are people from whom punishment has been decreed.
They plan and Allah plans and Allah is the Best Planners and the plan of Allah is great. They mock at thee and say: Is this the one who Allah has raised? Tell them: O ye disbelievers I am of the truthful ones. Then wait for My signs for a while. We shall show them Our signs in the universe as well as in their own lives. Proof will be established and victory will be clear. Allah will decide between you. Allah does not guide a liar who exceeds all bounds. They desire to put out Allah’s light with the breath of their mouths and Allah is determined to perfect His light though the disbelievers might resent it. We intend to send down upon thee certain mysteries from heaven and to crush thy enemies altogether and to show Pharaoh and Haman and their hosts that which they apprehend. We have set dogs in authority over thee and We have caused wild beast to be incensed at thy words and have tried thee greatly. So be not grieved at that which they say. etc.etc. (Tadhkirah p.117)

Hal ke 4 yang menjadi catatan saya, adalah apa yang dilontarkan seorang audiens dari kelompok anti Ahmadiyah, yang mencoba menggunakan acara debat tersebut untuk menghasut ummat Kristiani dengan mengatakan bahwa “tahukah kalian bahwa Yesus Kristus dikatakan Ahmadiyah sebagai anak haram” Ini kebohongan lain lagi.
Ia tidak tahu bahwa justru dalam pemahaman Ahmadiyah, wujud-wujud pilihan Tuhan itu menjadi tampak keluhuran dan kesuciannya, siapapun itu temasuk ibunda dari Isa as.
Bacalah terjemahan Al-Qur’an oleh Ahmadiyah tentang Ibunda Isa as; “dan ingatlah kepada perempuan yang memelihara kesuciannya, maka kami hembuskan kepadanya kalam Kami dan Kami jadikan dia dan putranya suatu Tanda untuk seluruh umat” (Al-Anbiya:92). Ini catatan kaki terhadap ayat tadi: ayat ini membantah fitnah-fitnah keji yang dilancarkan oleh orang-orang Yahudi terhadap Siti Maryam. Ini dapat pula diterapkan kepada siapapun yang menjalani kehidupan bertakwa dan lurus. Dalam 66:13 suatu golongan tertentu dari orang-orang mukmin mempunyai ketakwaan seperti itu, seolah-olah menjadi Maryam, dan ketika Tuhan meniupkan kedalam dirinya ruhNya, ia menjadi seorang anak “Maryam” yakni ia mencerminkan sifat-sifat Tuhan seperti dimiliki Isa as.
Contoh lain dari sucinya seorang wujud pilihan Allah SWT yang tergambar dalam kepercayaan orang Ahmadiyah, sebut saja misalnya Yusuf as, seorang nabi yang diklaim oleh para pengikutnya sebagai “tidak akan ada lagi nabi sesudahnya” itu adalah ternyata didalam kepustakaan diluar Ahmadiyah tergambar sebagai seorang figur yang tidak maksum, karena dari buku-buku bahkan dalam terjemahan Al-Qur’an sekalipun, akan kita baca bahwa taktala beliau as digoda oleh Zulaikha maka baik Zulaikha maupun Yusuf as sebagai sama-sama “bertekad keras” untuk melakukan perbuatan terkutuk itu (naudzubillah). Padahal bukanlah nabi yang benar adalah harus seorang yang maksum? Bandingkan dengan pemahaman Ahmadiyah, dimana dimata Ahmadiyah nabi Yusuf as adalah seorang nabi yang maksum, yang tidak mempunyai keinginan untuk berbuat maksiat. Dalam terjemahan Al-Qur’an oleh Ahmadiyah, “tekad keras” dari Yusuf itu berbeda dari “tekad keras”nya Zulaikha. Bila Zulaikha bertekad keras untuk berbuat asusila, maka Yusuf as justru bertekad keras untuk menolak kehendak Zulaikha tersebut.

Sungguh malang orang yang menjadikan kebohongan sebagai way of life-nya.

16 Responses to “Debat Ahmadiyah di tvone”


  1. 1 eens August 9, 2008 at 3:44 am

    debat yang aneh dan lucu… itulah wajah islam sebenarnya… penuh dengan kekerasan…

  2. 2 de_Ny August 9, 2008 at 8:18 am

    kalau sy ada dipihak mahendra data dkk, kalau anda sepihak dg mb asfinawati ya? ceppat insyaf ya,

    komen:
    Alhamdulillah saya insyaf se-insyaf2nya, sehingga saya tidak berada dipihak yang menghalalkan segala cara– termasuk berkata dusta– didalam mencapai tujuan, yang baik sekalipun 😀

  3. 3 fathiyya August 10, 2008 at 1:27 am

    Kelompok FPI dkk selalu mengetengahkan Pakistan sebagai model untuk menindas Ahmadiyyah . Apakah mereka tidak lihat sesudah menindas Ahmadiyyah dan menyatakannya non Muslim . Bukan suatu baldatun tayyibatun wa rabbun ghaffur yang didapat tapi perkelahian , bom meletup di mana mana, syiah lawan sunni lawan kelompok yang lainnya. Itu yang anda inginkan di bumi indonesia tercinta ini ?

  4. 4 kevin August 11, 2008 at 7:22 am

    Kalo cara cara ksatria seperti dialog yg sportif tidak mampu mengalahkan Ahmadiyah maka cara cara pengecut lah yang dipakai yakni : FITNAH !!!

  5. 5 asshaf August 13, 2008 at 12:24 am

    Dalam debat TVOne kali ini gak ada bedanya dg debat2 TVOne sebelumnya, mereka yg anti-ahmadiyah masih pake senjata lawas kesayangannya yg dah ketinggalan zaman, “F I T N A H” namanya. Entah itu keceletot omongan, atau sengaja, atau memang hobinya begitu gak mau belajar dari sumbernya ahmadiyah yg difitnahnya, Jelasnya mereka mangkin memperlihatkan ‘belang’ dirinya dg bangganya siapa mereka..

  6. 8 mirza September 3, 2008 at 10:30 am

    asshaf = barisan ahmadi sakit hati karena selalu kalah debat di milis milis >>> http://islamic.us.to

  7. 9 rohul September 10, 2008 at 4:42 am

    manusia itu memang diberikan akal dan hati, seperti inilah yang terjadi kalo pemahaman kurang kuat. islam hanya mengakui kenabian Nabi muhammad SAW adalah penutup maka tidak ada nabi lain, kalo ada yang lain jangan menyebut dirinya ISLAM itu saja, jangan muter kayak orang DUNGU yang sok PINTAR. ASTAGHFIRULLOH bertaubatlah ya saudaraku sungguh kamu sudah salah jalan

  8. 10 maruf_amin September 10, 2008 at 7:25 am

    quoete ruhul:
    islam hanya mengakui kenabian Nabi muhammad SAW adalah penutup maka tidak ada nabi lain, kalo ada yang lain jangan menyebut dirinya ISLAM itu saja, jangan muter kayak orang DUNGU yang sok PINTAR.

    jawab:
    saya tahu, Islam yg anda maksud adalah Islam yg meniru kelakuan pengikut nabi2 sebelum Muhammad saw yg selalu menolak kedatangan nabi2 yg datang kemudian setelah nabinya berlalu, mengklaim nabinya sebagai nabi terakhir namun justru menantikan kedatangan kembali nabi dari kaum sebelumnya yg telah wafat sebagai akan datang lagi. Bukan Islam yg hanya mengikuti apa kata Rasul SAW dan ALLAH SWT saja! 😀

    quoete ruhul:
    ..kalo ada yang lain jangan menyebut dirinya ISLAM itu saja, jangan muter kayak orang DUNGU yang sok PINTAR.

    jawab:
    rupanya anda orang pintar yg bisa mengkatagorikan ke Islaman seseorang diluar ketentuan Rasulullah sendiri. Hebat brur :mrgreen:

  9. 11 numpang ye.. September 17, 2008 at 4:31 am

    aduh cape dech!!! Di indonesia orang2x muslim ribut2x sendiri menjelek2x kan ahmadiyya…sedangkan di negara2x barat sana banyak orang2x non muslim yg bai’at masuk Islam melalui Ahmadiyya..
    tapi kita sudah tau lah sebagaimana yg dinubuatkan oleh Rasulullah saw..bahwa di akhir zaman matahari akan terbit dari sebelah barat..yakni maksudnya adalah matahari Islam…

  10. 12 Indr@ September 19, 2008 at 8:44 am

    asslmkm aku memang suka bolong2 solat-nya, tp menurutku klo ada nabi lagi stlh nabi Muhammad SAW ya harus jangan bawa2 nama Islam lah.. aneh benar…

    @d3n
    sejarah memang selalu berulang. kapanpun Allah SWT menurunkan seorang rasul kebumi, maka selalu saja ditolak sebagian umat manusia, yang selalu menganggap bahwa rasul yg dipercayainya adalah rasul terakhir, yg tidak akan pernah lagi Allah menurunkan seorang rasulpun setelahnya.
    Bagi umat Yahudi, Musa itu rasul terakhir dan Isa maupun Muhammad yang datang kemudian adalah nabi palsu, bagi umat Nasrani, Yesus lah rasul terakhir dan Muhammad adalah nabi palsu…
    namun aneh tapi nyata agama manapun (Yahudi, Kristen, Islam bahkan Budha dan Hindu) saat ini sedang menunggu-nunggu kedatangan kembali rasulnya (Kristen, Budha, Hindu) maupun rasul umat lain, yg datang sebelum nabinya (Yahudi dan sebagian umat Islam)

  11. 13 Nabi Lama September 21, 2008 at 2:50 am

    Quote:
    …..maksudnya adalah matahari Islam…
    Jawab:
    Lebih spesifik maksudnya Qadyan, tempat lahirnya agama Ahmadiyah?

  12. 14 Nabi lama September 22, 2008 at 5:00 am

    Quote:
    Bagi umat Yahudi, Musa itu rasul terakhir dan Isa maupun Muhammad yang datang kemudian adalah nabi palsu, bagi umat Nasrani, Yesus lah rasul terakhir dan Muhammad adalah nabi palsu…
    namun aneh tapi nyata agama manapun (Yahudi, Kristen, Islam bahkan Budha dan Hindu) saat ini sedang menunggu-nunggu kedatangan kembali rasulnya (Kristen, Budha, Hindu) maupun rasul umat lain, yg datang sebelum nabinya (Yahudi dan sebagian umat Islam)
    Jawab:
    Dan bagi Ahmadi, Imamnya sudah datang, dan kenyataannya mimpi akan menghancurkan Kristen (salib) belum terwujud. Khalifah sudah berganti beberapa kali. Sampe kapan Kang?

    Nabi Muhammad SAW adalah khatamun nabiyyin (buat muslim pada umumnya), artinya nabi penutup (tanpa embel2 syariat guna mensyahkan adanya nabi baru). Kedatangan Nabi Isa AS adalah bukan yang utama bagi muslim, lain dengan Kristen, Ahmadiyah dan lain-lain.
    Wallahulalam,
    Wassalam.

    @d3n
    Ahmadiyah tidak pernah bermimpi untuk menghancurkan siapapun,sekalipun terhadap orang2 ataupun kelompok2 yg punya hobi dan pekerjaan menghalangi gerak langkahnya dengan fitnah2 dan kekerasan sekalipun. Bila Ahmadiyah berupaya ‘menaklukkan’ ummat Kristiani, maka itu adalah dengan cara2 elegan “menaklukan” wilayah hati mereka. Hal itu telah dan sedang dikerjakan dan telah membuahkan hasil. Tentu upaya2 ini memerlukan kontinuitas dan waktu yang lama karena dunia memang tidak hanya seluas kota Tangerang.

    mengenai

    Nabi Muhammad SAW adalah khatamun nabiyyin (buat muslim pada umumnya), artinya nabi penutup (tanpa embel2 syariat guna mensyahkan adanya nabi baru)

    Yaa itulah fakta yang 100% membuktikan bahwa sejarah itu selalu berulang!

    Kedatangan Nabi Isa AS adalah bukan yang utama bagi muslim, lain dengan Kristen, Ahmadiyah dan lain-lain.

    o0o jadi nubuatan Rasulullah saw itu, bagi anda hanya berupa angin lalu aja toh??

  13. 15 kabul September 22, 2008 at 7:08 am

    bener2 gak masuk akal dg komentar nabi lama yg berbunyi: Lebih spesifik maksudnya Qadyan, tempat lahirnya agama Ahmadiyah? terhadap komentar numpang ye yang menulis:bahwa di akhir zaman matahari Islam akan terbit dari sebelah barat.
    kawan, bukankah apa yg ditulis sdr numpang ye itu adalah bunyi dari ucapan Rasululah saw? betapa tegaknya anda melecehkan ucapan beliau saw? naudzubillah

  14. 16 numpang ye.. September 24, 2008 at 5:36 am

    menghancurkan salib itu bukan berarti salibnya di hancurkan….
    Maksudnya akidahya orang nasrani yg di hancurkan,bukan orangnya.
    Coba lihat aja sama nabi lama,golongan islam radikal lain bagaimana mereka mencerminkan kebencian terhadap orang2 x yg belum paham Islam..ya contohlah tuh kasus bom Bali mereka merasa berjuang di jalan Allah dengan membunuh banyak orang..lalu jama’ah islamiyah pimpinan osama bin laden dengan serangan terorisnya menghancurkan gedung wtc dan membunuh banyak orang. Benar mungkin kata mereka telah menghancurkan orang nasrani/salib.
    Sekarang begini menurut anda menghancurkan salib itu, orangnya yg kita hancurkan atau akidahnya yg kita hancurkan. Kalau pemikiran golongan2x islam garis keras kan yg dihancurkan kan bukan akidahnya tapi orangnya.contohnya tuh seperti yg saya sebutkan diatas.
    Sementara Islam sendiri adalah Rahmatan lil alamin rahmat sekalian alam yg harus disampaikan ke umat lain juga.
    tapi kalau caranya seprti golongan2x islam garis keras,akankah Islam tersampaikan kepada yg bukan islam??? yg jelas tidak…yg ada juga islam tercoreng.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




AYO BERBELANJA DI TOKO ONLINE KAMI:

Statistik Blog

  • 234,699 hit

aku suka jalan-jalan

hidup adalah jalan-jalan. jalan-jalan adalah hidup

%d bloggers like this: