Muslim atau Kafir?

DIKARENAKAN APA YANG DIDISKUSIKAN KEMUDIAN PADA TOPIK INI TELAH BERKEMBANG  JAUH DARI BAHASAN TOPIK AWAL DAN CENDERUNG MENJADI DISKUSI YANG KURANG SEHAT, MAKA DENGAN ITU TERPAKSA SAYA TUTUP. MOHON PENGERTIANNYA DAN TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASI ANDA SELAMA INI.

Bagaimana keadaan tuan-tuan pada Hari Peradilan kelak kalau keterangan-keterangan Ahmadiyah membuktikan bahwa pendirian mereka benar?Seperti biasa ia melakukan pekerjaannya: Ia bersembunyi pada tempat-tempat yang sudah terlihat. Kalau ada seorang Muslim lewat sendirian pengintai itu segera menyerangnya dan membunuhnya. Tetapi kali ini ia terlihat oleh Usamah bin Zaid yang sudah lama mencarinya. Usamah mengejarnya, yang melarikan diri. Akhirnya Usamah dapat menangkapnya: Sesudah membantingnya ketanah sahabi itu menghunus pedangnya dan hendak mengayunkan itu untuk menamatkan riwayat seteru Islam jahat itu. Tiba-tiba orang itu mengucapkan kalimat syahadat, tetapi hanya sepotong: Laa ilaaha illallaah. Sekejap Usamah tertegun. Tetapi kemudian pedang itu melakukan tugasnya juga. Musuh Islam itu membayar perbuatan-perbuatan biadabnya dengan nyawa. Usamah merasa puas. karena suatu tugasnya sudah tunai.

Tetapi tidak demikian menurut pandangan guru yang dijunjung tingginya, Muhammad Rasulullah saw. Beliau sudah mengetahui peristiwa itu dan memanggil Usamah mempertanggungjawabkan perbuatannya. Usamah menjelaskan siapa musuh itu dan kenapa ia membunuhnya. Sang Rasul menya1ahkannya kenapa ia membunuh seorang Islam, karena ia sudah mengucapkan syahadat. Wahai Rasul yang mulia, jawab Usamah merendah, orang kafir itu mengucapkan syahadat hanya karena takut mati akan dibunuh. Rasul menegurnya tajam: Sudahkah engkau mengintip ke dalam dadanya -untuk mengetahui apakah pengakuan itu dari hati sanubarinya? Wahai anak Zaid, bagaimana keadaanmu di Hari Peradilan kelak kalau pengakuannya itu menjadi kesaksian yang menguntungkannya? Berdiri bulu roma Usamah ketakutan mendengar tusukan kata Rasulullah saw. Ia masih berusaha membela sikapnya dengan keterangan lain. Tetapi Sang Rasul selalu melahirkan perkataan yang tajam menusuk itu. Sampai tiga kali beliau melahirkan peringatan. Mendengar itu Usamah selalu bercerita kemudian: Ketika saya mendengar teguran Rasulullah saw. yang berulang-ulang saya berpikir alangkah baiknya sekiranya baru di waktu itu saya masuk Islam, sehingga saya tidak akan bersalah melakukan yang dituduhkan kepada saya.

Itulah ajaran Muhammad pembawa Islam. Itu pulalah pemahaman seorang sahabi yang mengenal beliau dari dekat. Kafir Makkah di tubir jurang maut telah mengucapkan kalimat syahadat, sekali pun hanya bagian pertama mengenai tauhid Tuhan. Ia tidak melahirkan bagian kedua menyangkut kerasulan Muhammad. Tetapi beliau menganggap kafir Makkah itu sudah menjadi Muslim. Haram nyawanya diambil oleh seorang Muslim. Biar pun tadinya ia telah banyak membunuh keji orang-orang Islam. Sekali pun sebelumnya ia membenci dan memusuhi Nabi Muhammad saw sekeras-kerasnya. Walau pun ia belum melahirkan pengakuan bahwa Muhammad adalah Rasul Allah. Karena esensi ajaran Islam ialah tauhid, keesaan Tuhan. Segala suatunya bersumber dan berputar di sekitar tauhid itu. Sewaktu Bilal sedang menderita aniaya pukulan kafir Quraisy, dari mulutnya hanya terluncur perkataan ahad untuk menunjukkan bahwa ia tetap orang Islam yang berpegang pada kalimat syahadat. Yang diucapkan kafir Makkah yang dibunuh Usamah lebih dari hanya satu perkataan. Ia mengungkapkan sebuah kalimat lengkap dengan pengertian tauhid penuh. Buat Rasulullah saw. kalimat itu sudah cukup untuk menyatakan bahwa ia adalah seorang Muslim. Beliau yang membawa agama Islam ke dunia. Oleh karena itu beliau orang yang paling tahu apa definisi seorang Muslim. Definisi itu ialah bahwa siapa yang sudah mengucapkan kalimat syahadat ia sudah Muslim. Pengakuan seorang adalah berdasarkan perkataannya. Apakah pengakuan lidah sampai ke hati atau tidak, tak ada manusia yang mengetahuinya. Biar dadanya dibelah, orang lain tak akan dapat mengetahui.

Rahasia Syahadat
Tetapi tidak demikian sikap ummat Islam belakangan, terutama para ulama mereka. Kian jauh mereka terpisah dari masa Nabi Muhammad saw. kian jauh pula mereka menyimpang dari pokok ajaran beliau. Hal ini berlaku pula dengan kalimat syahadat. Menurut Rasulullah saw salah satu kelebihan Islam dibandingkan dengan agama-agama lain ialah bahwa Islam mempunyai kalimat syahadat. Kalimat itulah merupakan cap pengesahan. Seorang yang sudah mengucapkan syahadat ia sudah sah menjadi seorang Muslim. Tetapi ada ulama-ulama kemudian yang telah merendahkan keistimewaan Islam yang disebutkan Nabi Muhammad saw. Mereka mengatakan bahwa ada Nabi-nabi lain yang mempunyai kalimat syahadat. Pendapat ini ditentang keras oleh Jemaah Ahmadiyah. Sesuai dengan yang dikatakan Nabi Muhammad saw. mereka menegaskan bahwa hanya agama Islam yang mempunyai kalimat syahadat.
Tafsir Ahmadiyah menjelaskan bahwa justru adanya kalimat syahadat itulah maka nasib agama Islam tidak mengikuti nasib agama-agama lain yang rata-rata telah menempatkan pendiri-pendiri agama mereka pada derajat Tuhan. Tetapi agama Islam terhindar dari bencana. Sudah lebih empat belas abad umur Islam, tetapi Nabi Muhammad saw. tidak pernah diangkat menjadi Tuhan atau disederajatkan dengan Tuhan. Biar pun beliau adalah sebesar-besar dan setinggi-tinggi manusia di sisi Tuhan namun beliau hanya seorang utusanNya. Ini akan tetap demikian selama-lamanya. Dan mereka mempertahankan dan menjadikan kalimat syahadat itu mati-matian.
Tetapi betapa besar ironi yang terjadi. Jemaah Ahmadiyah yang mengumandangkan kalimat syahadat ke seluruh dunia dengan pengorbanan jiwa dan harta dijatuhi hukuman bukan Muslim oleh berbagai pihak atau golongan Islam. Mereka menganggap Ahmadiyah sesat dan menyesatkan. Mula-mula Rabithah AIam Islami di Makkah yang menjatuhkan hukuman. Kemudian Pemerintah Pakistan dengan pimpinan Zulfikar Ali Bhutto mengikutinya. Lalu Majelis Ulama Indonesia. turut serta pula menjatuhkan vonis. Tetapi tak satu pun alasan Al’Qur’an yang dikemukakan pihak-pihak tersebut untuk mendukung keputusan mereka. Pemerintah Pakistan mengatakan bahwa tindakan mereka “menurut konstitusi Pakistan” . Majelis Ulama Indonesia bersikap demikian karena memperhatikan “sembilan buku” yang tidak pernah dijelaskan. Sedangkan mereka selalu mencanangkan supaya orang-orang Islam kembali kepada Al-Qur’an dan Hadits dalam menyelesaikan perselisihan pendapat. Tetapi mengenai perbedaan pendapat yang menyangkut ajaran Ahmadiyah mereka lari dari Al-Qur’an dan Hadits. Mereka membelakangi AI-Qur’an sebagaimana dikatakan dalam AI-Qur’an: “Kaumku telah menganggap AI-Qur’an ini sebagai yang tidak perlu” (25 :31).Dengan berbuat demlkian pihak-pihak tersebut telah melakukan kesalahan yang dilakukan Usamah. Pada mulanya ia menganggap kafir Makkah yang dibunuhnya bukan Muslim. Tetapi setelah Rasulullah saw. menunjukkan bahwa orang itu sudah Muslim karena ucapan syahadatnya maka Usamah menyesal sekali atas perbuatannya. Pihak-pihak atau golongan-golongan sekarang juga menganggap Jemaah Ahmadiyah non-Muslim. Tetapi menurut ukuran Nabi Muhammad saw mereka adalah Muslim.

Dengan meminjam kalimat beliau kami ingin bertanya kepada golongan-golongan Islam itu: Bagaimana keadaan tuan-tuan pada Hari peradilan kelak kalau keterangan-keterangan Ahmadiyah membuktikan bahwa pendirian mereka benar?

Tidak Bertentangan
Alasan terutama yang dikemukakan golongan-golongan Islam itu untuk mengafirkan Jemaah Ahmadiyah ialah karena kaum ini berpendapat bahwa sesudah Nabi Muhammad saw bisa datang seorang nabi baru yang tidak membawa syariat. Tetapi pendapat Ahmadiyah demikian tidak bertentangan dengan qaul ulama besar salaf dan pendapat sahabi-sahabi, antara lain Bunda Mukminin, Hadhrat Aisyah. Dengan jelas beliau menyatakan kepada sekumpulan kaum Muslim yang memperkatakan persoalan kenabian Muhammad saw: Katakanlah bahwa beliau adalah khataman nabiyyin tetapi jangan kamu katakan bahwa sesudah beliau tidak ada lagi nabi. Ucapan ini keluar dari mulut seorang yang dekat lahir dan batin dengan Nabi Muhammad saw. Dari mulut itu juga muncul sebagian besar hadits-hadits mengenai hukurn, yang oleh rata-rata ummat Islam dianggap sahih. Mulut mulia itu juga yang melarang Ummat Islam mengatakan bahwa tidak ada lagi nabi sesudah Nabi Muhammad. Pendapat beliau itu didengar dan diketahui oleh sahabi-sahabi. Tak seorang pun yang melahirkan bantahan. Jadi mereka memang berpendapat bahwa adalah mungkin bahwa seorang nabi baru dapat datang sesudah Rasulullah saw. yang tidak akan menghapus syariat beliau saw. Paham ini yang diikut oleh Jemaah Ahmadiyah. Kalau Ahmadiyah dianggap kafir karena berpendapat demikian maka Hadhrat Aisyah dan sahabi-sahabi itu harus dianggap demikian pula. Ulama-ulama yang memusuhi Ahmadiyah harus melakukan hal itu kalau mereka konsekuen. Tetapi: Bagaimana keadaan tuan-tuan pada Hari Peradilan kelak kalau keterangan-keterangan Ahmadiyah membuktikan bahwa pendirian mereka benar?

162 Responses to “Muslim atau Kafir?”


  1. 1 none September 2, 2008 at 2:13 am

    Anda memahami hadis dan syariat secara parsial saja. Silahkan anda baca syarah hadis tersebut dari para ulama yang beraqidah lurus. Maksud yang terkandung dari hadis ini adalah Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita bahwa kita menilai seseorang dari dzahirnya bukan dengan hatinya. Ketika seseorang mengucapkan kalimat tauhid, maka secara dzahir kita anggap dia seorang muslim. Tetapi kalimat tauhid tersebut memiliki makna yang dalam dan konsekuensi yang luas. Apabila seorang muslim mengatakan dan meyakini dalam hatinya bahwa Minum Bir itu adalah Halal, maka keimanannya kepada Allah dan RasulNya serta kalimat tauhidnya tersebut tidak ada artinya, dan secara otomatis dia telah kafir akbar karena orang tersebut mengucapkan secara lisan dan meyakini (aqidah) dalam hatinya.

    Coba anda jawab pertanyaan saya, apabila ada seorang muslim yang mengucapkan “laa ilaa ha illallaah” tetapi mengatakan dan meyakini bahwa OPIUM ITU HALAL, apakah dia telah kafir akbar/tidak ? Bagaimana dengan perkataan dan aqidah anda dengan aqidah kaum muslimin !!!

    Mengenai perkataan Ibunda Aisyah ra, anda memahaminya secara setengah2 agar cocok dengan pemahaman dan hawa nafsu anda. Dengan membawakan dalil ini akan semakin terlihatlah KEDUSTAAN MIRZAIYAH ATAS NAMA PARA SAHABAT. Mari kita lihat apakah Ibunda Aisyah ra memiliki maksud bahwa sesudah Nabi Muhammad saw bisa datang seorang nabi baru yang tidak membawa syariat.

    Perkataan Ibunda Aisyah ra ini mirip dengan perkataan Al-Mughirah bin Syu’bah ra yang pernah saya tulis potongannya diatas.

    Sya’by meriwayatkan bahwa seseorang laki-laki berkata dihadapan Al-Mughirah bin Syu’bah ra : “Allah memberi rahmat kepada Muhammad Khataman Nabiyyin, yang tidak ada sembarang nabi lagi sesudahnya. Mendengar kata orang itu Mughirah bin Syu’bah berkata kepada orang itu : Cukuplah engkau berkata bahwa Rasulullah SAW adalah khatamum nabiyyin saja karena di masa Nabi Muhammad SAW sesungguhnya kami ada membicarakan sesungguhnya PUTRA MARYAM AKAN DATANG LAGI. Apabila dia telah keluar maka dia ada SEBELUM Nabi Muhammad SAW dan SESUDAHNYA”.

    Anda menyelewengkan makna perkataan Ibunda Aisyah dengan mengatakan bahwa akan ada nabi baru setelah Nabi Muhammad SAW. Anda lihat sendiri penjelasan dari Sahabat Al-Mughirah bin Syu’bah bahwa beliau mengatakan itu karena khawatir orang tidak akan mempercayai kedatangan Nabi Isa Putra Maryam di akhir zaman nanti. JADI SIAPA NABI YANG AKAN TURUN DIAKHIR ZAMAN NANTI ? NABI ISA PUTRA MARYAM ATAUKAH SESEORANG YANG MIRIP DENGAN NABI ISA PUTRA MARYAM ???

    Satu lagi bukti tambahan atas kedustaan mirzaiyah atas nama para sahabat !!!

  2. 2 abdullah September 2, 2008 at 2:16 am

    Anda memahami hadis dan syariat secara parsial saja. Silahkan anda baca syarah hadis tersebut dari para ulama yang beraqidah lurus. Maksud yang terkandung dari hadis ini adalah Rasulullah mengajarkan kepada kita bahwa kita menilai seseorang dari dzahirnya bukan dengan hatinya. Ketika seseorang mengucapkan kalimat tauhid, maka secara dzahir kita anggap dia seorang muslim. Tetapi kalimat tauhid tersebut memiliki makna yang dalam dan konsekuensi yang luas. Apabila seorang muslim mengatakan dan meyakini dalam hatinya bahwa Minum Bir itu adalah Halal, maka keimanannya kepada Allah dan RasulNya serta kalimat tauhidnya tersebut tidak ada artinya, dan secara otomatis dia telah kafir akbar karena orang tersebut mengucapkan secara lisan dan meyakini (aqidah) dalam hatinya.

    Coba anda jawab pertanyaan saya, apabila ada seorang muslim yang mengucapkan “laa ilaa ha illallaah” tetapi mengatakan dan meyakini bahwa OPIUM ITU HALAL, apakah dia telah kafir akbar/tidak ? Bagaimana dengan perkataan dan aqidah anda dengan aqidah kaum muslimin !!!

    Mengenai perkataan Ibunda Aisyah ra, anda memahaminya secara setengah2 agar cocok dengan pemahaman dan hawa nafsu anda. Dengan membawakan dalil ini akan semakin terlihatlah KEDUSTAAN MIRZAIYAH ATAS NAMA PARA SAHABAT. Mari kita lihat apakah Ibunda Aisyah ra memiliki maksud bahwa sesudah Nabi Muhammad saw bisa datang seorang nabi baru yang tidak membawa syariat.

    Perkataan Ibunda Aisyah ra ini mirip dengan perkataan Al-Mughirah bin Syu’bah ra yang pernah saya tulis potongannya diatas.

    Sya’by meriwayatkan bahwa seseorang laki-laki berkata dihadapan Al-Mughirah bin Syu’bah ra : “Allah memberi rahmat kepada Muhammad Khataman Nabiyyin, yang tidak ada sembarang nabi lagi sesudahnya. Mendengar kata orang itu Mughirah bin Syu’bah berkata kepada orang itu : Cukuplah engkau berkata bahwa Rasulullah SAW adalah khatamum nabiyyin saja karena di masa Nabi Muhammad SAW sesungguhnya kami ada membicarakan sesungguhnya PUTRA MARYAM AKAN DATANG LAGI. Apabila dia telah keluar maka dia ada SEBELUM Nabi Muhammad SAW dan SESUDAHNYA”.

    Anda menyelewengkan makna perkataan Ibunda Aisyah dengan mengatakan bahwa akan ada nabi baru setelah Nabi Muhammad SAW. Anda lihat sendiri penjelasan dari Sahabat Al-Mughirah bin Syu’bah bahwa beliau mengatakan itu karena khawatir orang tidak akan mempercayai kedatangan Nabi Isa Putra Maryam di akhir zaman nanti. JADI SIAPA NABI YANG AKAN TURUN DIAKHIR ZAMAN NANTI ? NABI ISA PUTRA MARYAM ATAUKAH SESEORANG YANG MIRIP DENGAN NABI ISA PUTRA MARYAM ???

    Satu lagi bukti tambahan atas kedustaan mirzaiyah atas nama para sahabat !!!

  3. 3 kevin September 2, 2008 at 7:41 am

    @ Nabi Lama

    Kok Nabi Lama ga kasih tanggapan ? Takut yah kalo pada Hari Peradilan kelak ternyata pendirian Ahmadiyah benar kan he he he..

  4. 4 kemalps September 7, 2008 at 6:43 am

    Dalil dengan menggunakan kata Khataman Nabiyin telah ada tulisan yang membantahnya, hadits la nabiya ba’da pun telah ada penjelasannya, lalu apakah dalil apapun, yang penting berlawanan dengan aqidah kenabian setelah Nabi Muhammad Saw. pasti akan dipatahkan

    Sekarang silahkan anda orang-orang Ahmadiah buka kitab tafsir yang diterbitkan oleh golongan anda.

    Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu Rasul Kami, menjelaskan (syari’at Kami) kepadamu ketika terputus (pengiriman) rasul-rasul agar kamu tidak mengatakan: “Tidak ada datang kepada kami baik seorang pembawa berita gembira maupun seorang pemberi peringatan.” Sesungguhnya telah datang kepadamu pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Qs. Al-Maa’idah : 19)

    Hadits Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    إِنَّ الرِّسَالَةَ وَالنُّبُوَّةَ قَدِ انْقَطَعَتْ فَلَا رَسُولَ بَعْدِي وَلَا نَبِيَّ
    “Sesungguhnya kerasulan dan kenabian telah terputus, maka tidak ada Rasul setelahku dan tidak pula nabi.”
    HR. At-Tirmidzi 4/533 no. 2272, beliau berkata: “Hasan Shahih,” Kitab Ar-Ru`ya, Bab Dzahabatin Nubuwwah wa Baqiyat Al-Mubasyirat; Ahmad 3/267, Al-Hakim dalam Al-Mustadrak 4/433, beliau mengatakan: “Sanadnya shahih menurut syarat Muslim dan ”Dishahihkan oleh Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih At-Tirmidzi).

    Ok, anda masih ragu ????

    Banyak tulisan-tulisan oleh para pemikir Islam mengenai kaidah-kaidah dalam membaca Al-Quran berikut dengan adab-adabnya, namun tulisan itu akan tinggal sebagai tulisan ketika umat telah meninggalkannya dan mengambil jalan sendiri-sendiri dalam menyikapi ayat-ayat suci ini, dan dalam hal inilah Nabi Muhammad pernah berpesan sebagai mana diriwayatkan oleh Abu Said Al-Khudri bahwasannya beliau bersabda ,

    “Sesungguhnya aku telah mewariskan Al-Quran dan Sunnah Rasul kepadamu. Maka tafsirkanlah AL-Quran dengan berdasarkan sunnahku dan janganlah kamu berlaku sembrono!, Sesungguhnya, jika kamu berpegang teguh kepada keduanya, niscaya mata hatimu tidak akan buta, kedua kakimu tidak akan tergelincir, dan kedua tanganmu tidak akan sia-sia untuk meraih keberuntungan”

    dan sabda Nabi lainnya yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas bahwasannya ia telah berkata, bahwa Rasulullah pernah bersabda,

    “Barang siapa ada yang menafsirkan Al-Quran tanpa didasari ilmu, maka diakhirat kelak ia layak untuk bertempat tinggal di dalam neraka”.

    Saat ini saya harap anda dapat melihat kesalahan apa yang dilakukan oleh orang-orang Ahmadiah beserta umat islam lainnya yang melakukan kesalahan yang sama, yaitu menafsirakan Al-Quran tanpa didasari Ilmu (Hadits)

    dalil dengan menggunakan kata Khataman Nabiyin telah terbantahkan, la nabiya ba’da pun telah dipatahkan, lalu dalil apapun yang penting berlawanan dengan aqidah kenabian setelah Nabi Muhammad Saw. pasti akan dipatahkan

    Sekarang silahkan anda orang-orang Ahmadiah buka kitab tafsir yang diterbitkan oleh golongan anda.

    Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu Rasul Kami, menjelaskan (syari’at Kami) kepadamu ketika terputus (pengiriman) rasul-rasul agar kamu tidak mengatakan: “Tidak ada datang kepada kami baik seorang pembawa berita gembira maupun seorang pemberi peringatan.” Sesungguhnya telah datang kepadamu pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Qs. Al-Maa’idah : 19)

    Hadits Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    إِنَّ الرِّسَالَةَ وَالنُّبُوَّةَ قَدِ انْقَطَعَتْ فَلَا رَسُولَ بَعْدِي وَلَا نَبِيَّ
    “Sesungguhnya kerasulan dan kenabian telah terputus, maka tidak ada Rasul setelahku dan tidak pula nabi.”
    HR. At-Tirmidzi 4/533 no. 2272, beliau berkata: “Hasan Shahih,” Kitab Ar-Ru`ya, Bab Dzahabatin Nubuwwah wa Baqiyat Al-Mubasyirat; Ahmad 3/267, Al-Hakim dalam Al-Mustadrak 4/433, beliau mengatakan: “Sanadnya shahih menurut syarat Muslim dan ”Dishahihkan oleh Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih At-Tirmidzi).

    Ok, anda masih ragu ????

    Banyak tulisan-tulisan oleh para pemikir Islam mengenai kaidah-kaidah dalam membaca Al-Quran berikut dengan adab-adabnya, namun tulisan itu akan tinggal sebagai tulisan ketika umat telah meninggalkannya dan mengambil jalan sendiri-sendiri dalam menyikapi ayat-ayat suci ini, dan dalam hal inilah Nabi Muhammad pernah berpesan sebagai mana diriwayatkan oleh Abu Said Al-Khudri bahwasannya beliau bersabda ,

    “Sesungguhnya aku telah mewariskan Al-Quran dan Sunnah Rasul kepadamu. Maka tafsirkanlah AL-Quran dengan berdasarkan sunnahku dan janganlah kamu berlaku sembrono!, Sesungguhnya, jika kamu berpegang teguh kepada keduanya, niscaya mata hatimu tidak akan buta, kedua kakimu tidak akan tergelincir, dan kedua tanganmu tidak akan sia-sia untuk meraih keberuntungan”

    dan sabda Nabi lainnya yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas bahwasannya ia telah berkata, bahwa Rasulullah pernah bersabda,

    “Barang siapa ada yang menafsirkan Al-Quran tanpa didasari ilmu, maka diakhirat kelak ia layak untuk bertempat tinggal di dalam neraka”.

    Saat ini saya harap anda dapat melihat kesalahan apa yang dilakukan oleh orang-orang Ahmadiah beserta umat islam lainnya yang melakukan kesalahan yang sama, yaitu menafsirakan Al-Quran tanpa didasari Ilmu (Hadits) atau hanya dengan bermodal akal dan fikiran melulu.

    “Muslim atau Kafir?”, judul tulisan ini bila anda pertanyakan kepada ayat sucu Al-Quran maka jawabannya adalah.

    Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu.” Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu. (Qs. Al-Maaidah : 68)

    Dan Al-Quran itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat. (Qs. Al-An’aam : 155)

    Dan apabila dibacakan di hadapan mereka ayat-ayat Kami yang terang, niscaya kamu melihat tanda-tanda keingkaran pada muka orang-orang yang kafir itu. Hampir-hampir mereka menyerang orang-orang yang membacakan ayat-ayat Kami di hadapan mereka. Katakanlah: “Apakah akan aku kabarkan kepadamu yang lebih buruk daripada itu, yaitu neraka?” Allah telah mengancamkannya kepada orang-orang yang kafir. Dan neraka itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali. (Qs. Al-Hajj : 72)

    @den
    komen anda banyak, tapi isinya itu2 juga, jadi cukup saya moderasi satu saja, ya!

  5. 5 Nabi lama September 8, 2008 at 3:58 am

    Open your mind and start to discuss with your heart in:
    “http://z8.invisionfree.com/forumz1835/index.php?showforum=42″
    Enjoy !!!!
    Wassalam,

  6. 6 Nabi lama September 8, 2008 at 4:09 am

    To Kevin,
    Sebenarnya tanggapan sudah disampaikan oleh None. Seharusnya Sdr yang menanggapinya. Saya pikir dari None sudah mewakili saya.
    Salam,

  7. 7 Urip September 9, 2008 at 7:03 am

    None :
    “Apabila seorang muslim mengatakan dan meyakini dalam hatinya bahwa Minum Bir itu adalah Halal, maka keimanannya kepada Allah dan RasulNya serta kalimat tauhidnya tersebut tidak ada artinya, dan secara otomatis dia telah kafir akbar karena orang tersebut mengucapkan secara lisan dan meyakini (aqidah) dalam hatinya.”

    Saya minta pertanggung jawaban omongan sdr. None dengan memberikan dalil (Quran atau sunnah) bahwa orang yang minum bir itu lantas menjadi Kafir Akbar. Silahkan berikan dalilnya.
    saya ingin lihat apakah dia itu ngomong pake dalil atau tidak alias cuma omong kosong yang nyaring bunyinya kayak tong yang isinya cuma sampah doang.
    mari teman-teman kita lihat.

    Buat KEMALPS:
    Apapun dalil yang anda kemukakan, kami ahmadi tidak akan menjawab karena ahmadi sudah dibungkam oleh yang namanya SKB.
    “Anjing menggonggong Khafilah berlalu”

  8. 8 kabul September 10, 2008 at 1:19 am

    abdullah dan none kok komentarnya sama persis? apa orangnya itu itu juga? sebagai orang yang ada dipihak saudara sungguh komentar anda ini sangat memalukan!

  9. 9 none September 10, 2008 at 3:29 am

    To Urip :
    Tolong anda baca tulisan saya jangan menggunakan hawa nafsu mas…
    Apa kurang jelas tulisan saya :

    “Apabila seorang muslim MENGATAKAN dan MEYAKINI dalam hatinya bahwa MINUM BIR itu adalah HALAL,…”

    Apakah anda belum paham juga apa yang saya tulis diatas? Tolong dibedakan antara kemaksiatan dengan keyakinan (aqidah) tentang masalah minum bir ini mas… lihat kata-kata yang saya capital-kan. Jadi menurut mirzaiyah orang yang mengatakan dan meyakini minum bir itu halal itu tidak kafir akbar ?

    Jadi ucapan mas ini : “cuma omong kosong yang nyaring bunyinya kayak tong yang isinya cuma sampah doang” mas tujukan kepada siapa ?

    To Kabul :
    Saya kira nama saya di banned oleh admin, sehingga saya terpaksa ganti nama

  10. 10 urip September 10, 2008 at 6:35 am

    None mencoba lari tetapi sekarang udah nggak bisa,
    karena ini menyangkut masalah fatwa maka
    Saya Urip tetap akan menanyakan kepada sdr. None dalil yang mengatakan bahwa
    “Apabila seorang muslim mengatakan dan meyakini dalam hatinya bahwa Minum Bir itu adalah Halal, maka keimanannya kepada Allah dan RasulNya serta kalimat tauhidnya tersebut tidak ada artinya, dan secara otomatis dia telah kafir akbar karena orang tersebut mengucapkan secara lisan dan meyakini (aqidah) dalam hatinya.”

    Jadi yang saya minta adalah dalil yang mengatakan bahwa : Orang muslim yang meyakini minum bir itu halal adalah orang kafir akbar.
    saya tetap menunggu dalilmu, jangan asal berfatwa tanpa ada landasannya.

  11. 11 Tukul September 10, 2008 at 8:02 am

    Ada baiknya sdr. None membaca artikel ini:
    http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&menu=news_view&news_id=12243
    baca tulisan dibawahnya:
    NU saja dulu pernah memutuskan bahwa bir itu halal tapi bukan bir hitam. Kalau itu, sih, haram karena banyak alkoholnya. Intinya, kalau tidak memabukkan, ya, tidak apa-apa, karena illat haramnya khamar itu memabukkan, pungkas dia. (dtc/rif)

    sdr. None, terkait omongan anda yang mengatakan bahwa:
    “Apabila seorang muslim mengatakan dan meyakini dalam hatinya bahwa Minum Bir itu adalah Halal, maka keimanannya kepada Allah dan RasulNya serta kalimat tauhidnya tersebut tidak ada artinya, dan secara otomatis dia telah kafir akbar karena orang tersebut mengucapkan secara lisan dan meyakini (aqidah) dalam hatinya.”

    Apakah kepada NU yang pernah memutuskan bahwa bir itu halal (menurut artikel tsb ) maka anda akan mengatakan bahwa mereka sudah kafir akbar?
    ck ck ck ck istigfar None, berapa banyak orang-orang yang sudah anda kafirkan, kafir akbar lagi.
    None, terbukti bahwa anda itu cuma Tong kosong yang bunyinya nyaring kalaupun ada isinya tapi cuma sampah.
    kepada sdr. Aden Moderator, agar sdr. None ini di ban saja karena sudah terbukti semua komentarnya adalah sampah
    Dia tidak pernah memakai dalil2 agama tapi memakai hawa nafsunya sendiri, Nauzubillah min zalik.

  12. 12 nabi lama September 10, 2008 at 10:24 pm

    Quote Urip:
    Apapun dalil yang anda kemukakan, kami ahmadi tidak akan menjawab karena ahmadi sudah dibungkam oleh yang namanya SKB
    Jawab:
    Takut karena salah?

    Quote Tukul:
    kepada sdr. Aden Moderator, agar sdr. None ini di ban saja karena sudah terbukti semua komentarnya adalah sampah
    Dia tidak pernah memakai dalil2 agama tapi memakai hawa nafsunya sendiri
    Jawab:
    Masalah cekal mencekal ini bagian dari situs2 Ahmadiyah sebelumnya. Tapi ini jangan sampe kejadian di situs Kang Deden. Gimana Kang?
    Kita bisa belajar dari situs Ahmadiyah versi Inggris di:
    “http://z8.invisionfree.com/forumz1835/index.php?showforum=42″

    Salam,

  13. 13 none September 11, 2008 at 3:38 am

    To Tukul & Urip :

    Hmm… jadi itu toh yang anda permasalahkan… Saya sudah menduga bahwa anda2 akan mempermasalahkan keumuman kata2 yang saya gunakan untuk memojokkan saya. Anda bisa saja berdalih dengan Bir pletok atau bir bintang 0% alkohol atau mualaf yang tidak tahu syariat islam yang jelas2 diluar konteks permasalahan, untuk mengaburkan inti masalah sebenarnya. Kalau saya mau saya juga bisa memojokkan anda & teman2 anda dengan keumuman kata2 yang anda tulis

    Masalah banned atau tidak itu hak anda, tidak ada masalah buat kami. Toh semua dalil dan argumen sudah kami berikan, walaupun anda anggap hadis2 tersebut yang saya berikan isinya cuma sampah, apa begitu maksud anda ??? Walaupun anda anggap itu sampah, pada kenyataannya anda belum pernah menjawabnya !!! Jadi siapa yang mencoba lari dari permasalahan sebenarnya ???

  14. 14 kabul September 11, 2008 at 8:41 am

    untuk none: yg saya maksud adalah komentar antum bukan soal dua nama. antum seperti ana dulu:sombong dan ceroboh…
    untuk Tukul: kalo ana Ahmadiyah gak bakalan seperti antum meminta kang aden untuk memban komentar none. Sebab ketidak konsistenan none justru menguntungkan pihak Ahmadiyah. Asal anda tahu saja dulu sikap ana pada Ahmadiyah sama persis dg sikap none, menganggap Ahmadiyah bukan Islam. Tapi dari pertukaran pikiran, bacaan termasuk juga membaca diskusi2 disini maka saat ini ana tidak lagi berani mengatakan Ahmadiyah sebagai bukan Islam

  15. 15 Urip September 12, 2008 at 8:17 am

    to. none.
    Yang dimaksud sampah itu bukan hadistnya none, tapi omongan anda itu lho. Ngomongnya asal aja.
    dalil dan argumen apa yang sudah anda berikan none?
    dari kemaren anda bilang sudah berikan dalil ini itu, tapi mana buktinya, disuruh berikan dalil omongan anda sendiri aja sudah keblinger koq. mau bukti?
    Coba anda berikan dalilnya omongan anda yang mengatakan bahwa orang muslim yang meyakini bir itu halal adalah Kafir akbar.
    Saya urip tetap akan menunggu dalil tsb.

  16. 16 santribuntet September 15, 2008 at 3:03 am

    Ahmadiyah dikafirkan?
    saya tidak ikut2an yang mengakfirkan silahkan yang enggak juga silahkan.. saya saja kerepotan sendiri menjaga akidah dan keimanan. DI sana-sini banyak sekalgi godaan syetan yang terkutuk dan godaan syetan yang “tidak terkutuk” 😀

  17. 17 none September 15, 2008 at 7:03 am

    To urip :

    “Dari Abi Malik Al Asy’ary, bahwa ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda sungguh nanti akan ada manusia dari umatku yang akan meminum khamr,lalu mereka menamakan khamr itu bukan dengan namanya.”

    Jadi intinya adalah APAPUN NAMA dan ISTILAH dari minuman itu, yang memabukkan (khamr) adalah haram walaupun mereka mengganti namanya dengan nama-nama lain supaya mereka menyangka itu bukan khamr dan supaya mereka dapat mengganti hukumnya yang tadinya haram menjadi halal. Dan barangsiapa menghalalkan apa yang Allah dan rasulnya telah haramkan, maka kufurlah ia.

    Untuk masalah menta’yin (menunjuk) bahwa si A atau si B dengan istilah kafir pun tidak boleh gegabah dan harus dengan ilmu dan hujjah yang terang dan jelas.

  18. 18 Urip September 16, 2008 at 4:45 am

    None anda lupa kalau yang anda tulis itu “Bir” bukan “Khamr
    Yang diminta adalah mengenai dalil “Bir”
    Apakah setiap bir itu Khamr?
    karena ada bir yang tidak memabukan, contohnya : bir pletok
    saya urip tetap akan meminta dalil mengenai bir tsb.

  19. 19 none September 17, 2008 at 3:00 am

    To urip :

    Cara anda berdiskusi mirip sekali dengan teman anda yang lain, berputar pada masalah dan kata2 yang SUDAH SAYA PERJELAS diatas untuk lari dari pembahasan hadis Aisyah yang tidak dapat mirzaiyah jawab…

    Kalau ada seseorang membuat minuman dengan nama KHAMR tetapi tidak memabukkan, apakah masuk dalam pengharaman ini? lucu sekali cara anda berdiskusi. Maaf saya tidak akan meladeni cara berdiskusi anda seperti ini.

  20. 20 urip September 18, 2008 at 1:29 am

    None: “maaf saya tidak akan meladeni cara berdiskusi anda seperti ini”

    ya iyalah masa ya iya dong, tidak akan atau tidak sanggup?
    disuruh berikan dalil omongannya sendiri malah keblinger sendiri, ya udah deh cari-cari alasan dengan bilang luculah cara berdiskusinya,
    saya urip tetap akan menanyakan dalil yang mengatakan bahwa seorang Muslm yang meyakini bir itu halal maka dia sudah kafir akbar seperti kata antum
    bisa none? ane tunggu ya dalil antum.

  21. 21 none September 18, 2008 at 3:46 am

    Saya tidak heran cara anda berargumentasi seperti ini seperti para mirzaiyah lainnya dengan mengambil keumuman kata2 dan berusaha menafsirkannya sendiri maksudnya. Jangankan perkataan saya, Qur’an dan hadis pun mereka tafsirkan seenaknya.

    Contohnya adalah perkataan ibunda Aisyah diatas. Mereka menafsirkan sendiri maksud dari perkataan ibunda Aisyah TANPA MERUJUK PENJELASAN LAINNYA yang merupakan satu kesatuan. Mereka menafsiri perkataan Ibunda Aisyah ra bahwa sesudah Nabi Muhammad saw bisa datang seorang nabi baru yang tidak membawa syariat. MEREKA BERUSAHA MENUTUP MATA bahwa maksud dari perkataan Ibunda Aisyah ra telah dijelaskan dari Sahabat Al-Mughirah bin Syu’bah bahwa beliau mengatakan itu karena khawatir orang tidak akan mempercayai kedatangan Nabi Isa Putra Maryam di akhir zaman nanti.

    PERKATAAN SIAPA LAGI YANG AKAN ANDA DUSTAKAN. APAKAH ANDA AKAN BERUSAHA LARI DARI KEBENARAN YANG TERANG DAN JELAS ITU ??? Itulah Al-Kibru (Sombong) yang sesungguhnya!!!

    @d3n
    saya setuju 100% dengan pernyataan none bahwa

    maksud dari perkataan Ibunda Aisyah ra telah dijelaskan dari Sahabat Al-Mughirah bin Syu’bah bahwa beliau mengatakan itu karena khawatir orang tidak akan mempercayai kedatangan Nabi Isa Putra Maryam di akhir zaman nanti.

    cuma masalahnya Isa Putra Maryam manakah yang dimaksud beliau? apakah Isa Putra Maryam nabinya ummat Kristiani yang menurut Al-qur’an dibanyak ayat beliau itu disebutkan telah wafat? Yang juga Rasulullah saw katakan bahwa Isa Putra Maryam wafat pada usia 120 tahun? Yang para ulama besarpun sepakat (HAMKA, contohnya) bahwa berdasar Al-Qur’an dan Sabda Rasulullah saw belau telah wafat?
    Jadi yang seenaknya itu siapa none? 😀
    dengan demikian pertanyaan anda saya kembalikan

    PERKATAAN SIAPA LAGI YANG AKAN ANDA DUSTAKAN. APAKAH ANDA AKAN BERUSAHA LARI DARI KEBENARAN YANG TERANG DAN JELAS ITU ??? Itulah Al-Kibru (Sombong) yang sesungguhnya!!!

    (maaf dengan kata2 itu, saya cuma meng-copy paste kata2 none sendiri kok) 😀

  22. 22 none September 18, 2008 at 6:08 am

    Wah, kang aden memberi tanggapan lagi nih, katanya takut dengan SKB… Sekarang begini aja kang aden… kang aden mempercayai bahwa yang akan datang itu adalah seseorang seperti Nabi Isa yaitu MGA yang merupakan juga Imam Mahdi. Bagaimana dengan hadis tentang ciri2 imam mahdi yang saya sebutkan terdahulu (namanya sama dengan nama Rasulullah dan nama ayahnya sama dengan nama ayah Rasulullah), apakah anda mengimaninya atau tidak ??? Jadi dari mana anda mengklaim bahwa Nabi Isa yang turun itu adalah MGA ???

    PERKATAAN SIAPA LAGI YANG AKAN ANDA DUSTAKAN. APAKAH ANDA AKAN BERUSAHA LARI DARI KEBENARAN YANG TERANG DAN JELAS ITU ???

  23. 23 urip September 19, 2008 at 1:20 am

    nah inilah bukti bahwa si None ini berusaha mengalihkan pembahasan ketika sudah tidak sanggup membuktikan omongannya sendiri, jangan lari kemana-mana dulu none, bahas itu dulu dalil yang mengatakan bahwa seorang muslim yang meyakini bir itu halal sudah kafir akbar.

  24. 24 none September 19, 2008 at 3:25 am

    Siapa yang mengalihkan pembahasan, saya sudah perjelas perkataan saya diatas tetapi anda saja yang suka memelintir perkataan, baik itu Qur’an hadis maupun perkataan para sahabat…

    Saya sudah menanyakan kepada para Mirzaiyah mengenai hadis imam mahdi ini sejak lama dan juga pertanyaan lainnya… Apakah pernah ada tanggapan dan jawabannya!!! ataukah anda lupa dengan pertanyaan itu ??? Cara bicara anda seperti saudara Alif, ataukah memang para mirzaiyah seperti itu semua “maling teriak maling”.

    Kalau anda mau bukti atau sekedar mengingatkan ini tulisan saya yang terdahulu yang tidak pernah kalian jawab dan berusaha untuk mengalihkan pembahasan :

    Saya tanya sekali lagi pada anda mengenai hadis imam mahdi yang telah saya tulis : “apabila saya memberikan sumbernya dari apa yang saya tulis, apakah anda mengimaninya secara mutlak tanpa ta’wil dan mengakui bahwa aqidah anda bertentangan dengan aqidah ijma para sahabat ?”

  25. 25 rosa September 23, 2008 at 6:46 am

    salam kenal kang…
    menyatakan seseorang sebagai kafir memang sangat mudah namun kehati-hatian sangat diperlukan karena kita sudah diperingatkan Rasulullah SAW bahwa apabila kita mengatakan seseorang sebagai kafir kepada yang mengakui dirinya sebagai Muslim, maka kekafiran itu justru balik kediri yg menyebutkannya.
    bagi saya cukuplah patokan yg diberikan Rasulullah SAW yaitu seseorang dikatakan seorang Muslim tatkala ia telah berikrar “LA ILAHA ILALLAH”
    Bagi saya sabda Rasulullah SAW adalah yg paling utama dibanding ucapan2 para ulama yg menganggap Ahmadiyah sebagai diluar Islam.
    Jadi mau Ahmadiyah, syiah atau apapaun itu, sepanjang mengakui dan mengimani kalimah syahadat maka mereka adalah Islam, karena itulah ketentuan nabi pembawa Islam itu sendiri!

    @d3n

    salam kenal juga 😀

  26. 26 none September 24, 2008 at 2:29 am

    Bagi saya cukuplah patokan yg diberikan Rasulullah SAW dan juga para sahabatnya mengenai ciri-ciri imam mahdi dan turunnya Nabi Isa as untuk menentukan mana yang haq dan yang bathil, mana yang ahlussunnah mana yang ahlul bid’ah.

    Bagi saya sabda Rasulullah SAW dan juga para sahabatnya adalah yg paling utama dibanding ucapan orang yang mengaku2 sebagai Nabi baru dan orang2 yang taqlid kepada Nabi baru tersebut.

  27. 27 andi September 24, 2008 at 6:51 am

    maksudnya none sedang menantikan kedatangan almarhum nabi Isa as, gitu?
    Tidak seperti apa yg ditulisnya bahwa ia menjadikan sabda Rasulullah saw sebagai patokan, malah none terbukti lebih memilih mengimani kepercayaan ummat Kristiani yang bersama none tengah menantikan kedatangannya juga. none tidak percaya dgn Rasulullah saw yang mensabdakan bahwa umur Isa as hanya 120 tahun saja, bukan lebih dari 2008 tahun..
    selamat menunggu deh….

  28. 28 none September 24, 2008 at 9:22 am

    To Andi :

    Silahkan anda baca semua postingan saya diatas atau ditopik sebelah… Rasulullah, para sahabat, tabiin dan imam mahdzab mengatakan bahwa Nabi Isa akan turun kembali diakhir zaman!!! (disitu tidak ada sama sekali perkataan “orang seperti nabi isa” seperti yang mirzaiyah katakan). Bagi Allah hal yang sangat mudah untuk membelah laut, membelah bulan dan menurunkan kembali Nabi Isa as…

    Apakah mereka semua Rasulullah, para sahabat, tabiin dan imam mahdzab anda anggap memiliki aqidah Kristiani ???

    Bagaimana dengan hadis ciri2 imam mahdi diatas ??? kenapa anda mengklaim bahwa imam mahdi telah turun di India pada abad 19 ??? Apakah anda tidak mengimani hadis ciri2 imam mahdi diatas ? Jawab saja pertanyaan ini terlebih dahulu mas…

  29. 29 Nabi Lama September 25, 2008 at 4:37 pm

    Buat Mas Andi,
    Yang sudah datang / yang Sdr percaya kebenarannya, ada resiko yg akan Sdr tanggung kalo dia bukan Imam Mahdi yang sebenarnya.
    Salam,

  30. 30 andi September 26, 2008 at 3:52 am

    to None :maksud None itu Rasul Paulus dan para sahabat seperti Petrus, Lukas, Matius dan Yudas Iskariot, ya?? :mrgreen:

    to Nabi lama:
    kata anda:Yang sudah datang / yang Sdr percaya kebenarannya, ada resiko yg akan Sdr tanggung kalo dia bukan Imam Mahdi yang sebenarnya.

    jawab: dengan kata lain “bila yang sudah datang / yang saya percaya kebenarannya, adalah benar, maka yg memiliki resiko yang harus ditanggung itu menjadi anda. iya kan?

  31. 31 none September 26, 2008 at 4:39 am

    To Andi :

    Cara berargumen anda cobalah agak sedikit cerdas mas… omongan seperti itu sudah basi dan pernah dilontarkan saudara alif, tapi sampai sekarang dia tidak bisa membuktikan ucapannya bahwa telah terjadi ijma bahwa para sahabat mengatakan Nabi Isa tidak akan turun lagi. Bisakah anda buktikan argumen anda & alif tersebut melalui perkataan para sahabat ? Kalau cuma bisanya mengejek dan mencela saja tanpa memberi bukti apakah ini yang namanya diskusi ilmiah

    Bagaimana pertanyaan saya mengenai hadis ciri2 imam mahdi mas… anda mengaku2 seorang muslim tetapi kenapa takut untuk menjawab pertanyaan saya diatas ? Ataukah anda pengikut Rasul gadungan MGA dan para sahabatnya ?

  32. 32 andi September 28, 2008 at 4:21 am

    untuk none yg paling cerdas didunia.memang betul apa yg none bolak2 katakan itu sudah basi. udah jelas Rasulullah mengatakan Isa itu telah wafat dalam usia 120 tahun, tapi none bilang masih hidup, saat Al-Qur’an menyatakan bahwa Isa as hanya sebagai misal namun none bilang itu boong. memang benar perkataan none yang paling cerdas dan paaling pintar bahwa Bagi Allah hal yang sangat mudah untuk membelah laut, membelah bulan dan menurunkan kembali Nabi Isa as…, namun tolong dong aku yang bodoh ini ditunjukkan satu saja dalil AL-Qur’an yang menyatakan bahwa Allah swt akan melakukan sesuatu hal yang bertentangan dgn hukum alam yg telah ditetapkanNya SENDIRI?
    tolong ya none, ya..
    Mengenai pendiri Ahmadiyah, boleh saja none yg paling pinter tidak mempercayainya, namun saran saya sebagai orang yg menyayangi siapa saja termasuk none; janganlah none mengeluarkan kata2 hinaan terhadap beliau karena ada janji dari Allah SWT pada beliau bahwa : AKU (ALLAH) akan menghinakan siapapun yang menghinakan engkau”
    selamat lebaran ya none, mohon maaf lahir dan bathin.

  33. 33 Nabi Lama October 1, 2008 at 10:20 pm

    Ada pepatah:
    “Teliti sebelum membeli”

    Apa ya seperti ini Nabi Sdr dalam Tazkirahnya:

    “Visi dan misiku tidak lain adalah seperti Al Quran dan kedua tanganku ini akan melahirkan karya seperti Al Quran” (hal. 668)

    “Engkau (Mirza) di sisiKu berkedudukan sebagai anakKU, lagi engkau di sisiKU mendapatkan kedudukan yang tidak dapat diketahui oleh mahluk lain” (hal.236)

    “Kalau bukan karena engkau (Mirza), niscaya Aku tidak akan ciptakan alam semesta” (hal.649)

    “Yasin, sesungguhnya engkau (Mirza) adalah tergolong rasul-rasul” (hal,659)

    “Engkau (Mirza) adalah imam yang diberkati, maka laknat Allah akan dijatuhkan kepada orang yang kufur (pada engkau/Mirza)” (hal. 749)

    Lakum diinukum waliya diin.

    Wassalam,

    @d3n
    sesukamulah tong…

  34. 34 Nabi lama October 6, 2008 at 7:35 am

    Nabi Isa dan Minaret

    Yang mana Nabi Isa dulu diutus trus minaret dibangun atau minaret dulu baru Nabi Isa diutus.

    Dari Wikipedia:

    Mirza Ghulam Ahmad sincerely believed in the saying of Muhammad:[2]

    “Christ, son of Mary, and he will descend at the white minaret in the eastern side of Damscus wearing two garments lightly dyed with saffron and placing his hands on the wings of two Angels.”

    Mirza Ghulam Ahmad claimed to be the Promised Messiah in 1891 and there was no Minaret in his mosque until 1900. On 28th May 1900, he gave an advertisement to collect donations for building this minaret, labelling it Minaret-ul-Maseeh.[3][4]

    “Our village of Qadian and this our mosque near which Minaret will be constructed, is situated to the east of Damascus.”

    “…This Minaret is that minaret whose need has been accepted in Holy Prophet’s Hadiths. And the expenditure on this Minarat-ul-Maseeh will not be less than Rs 10,000/=.”

    The White Minaret (Urdu: Minarat-ul Masih, english: Minaret of the Mesiah) is a tower in Qadian. The foundation stone was laid by Mirza Ghulam Ahmad on March 13, 1903. Due to a lack of funds the construction was stopped. The minaret was continued by Mirza Basheer-ud-Din Mahmood Ahmad on November 27, 1914 and completed in 1916. The minaret has three stages, 92 steps and the total height is about 105 feet. [1] The Minarat-ul Masih is classified as a historical monumen

    Salam,

  35. 35 Nabi lama October 7, 2008 at 2:21 am

    Basyiruddin, adik Mirza Ghulam Ahmad, menyatakan:
    “Barangsiapa mengingkari Ghulam Ahmad sebagai nabi dan rasul Allah, sesungguhnya ia telah kufur kepada nash Quran. Kami mengafirkan kaum Muslimin karena mereka membeda-bedakan para rasul, mempercayai sebagian dan mengingkari sebagian lainnya. Jadi, mereka itu kuffar!” (S.k. al-Fazal, 26 Juni 1922)

    Wassalam,

    @d3n
    sebagaimana biasanya, anda keliru lagi! Hz Mirza Ghulam Ahmad tidak mempunyai adik bernama Basyiruddin, mas!

  36. 36 none October 7, 2008 at 3:28 am

    To Andi :
    Kalau saja anda ingin mencari kebenaran bukan pembenaran saya dengan sangat senang hati untuk menjelaskan kepada anda. Apakah anda menjamin bahwa anda tidak seperti teman2 anda lainnya yang jahil murokkab? Ketika didatangkan padanya hadis2 shahih yang bertentangan dengan keyakinan MGA mereka tolak mentah2 dan lebih mempercayai ucapan MGA…

    Apabila cara beristidlal anda rusak seperti ini, niscaya banyak hadis-hadis shahih yang anda selewengkan maknanya atau bahkan anda TOLAK karena menurut anda BERTENTANGAN dengan Al-Quran begitu kan maksud anda…

    Banyak sekali ayat2 Al-Quran yang seolah2 bertentangan dengan hadis shahih, tetapi justru itulah fungsi dari sunnah Rasulullah yaitu sebagai penjelas ayat2 Al-Quran. Percuma saja saya jelaskan kalau cara anda berdiskusi seperti teman2 anda yang lainnya. Kalau anda mencari kebenaran kenapa anda tidak menjawab pertanyaan saya diatas saja mas, ciri2 imam mahdi itu hadis shahih loh mas dan tidak bertentangan dengan Al-Quran kan ? apabedanya dengan teman2 anda yang lainnya setelah berdiskusi dan dijelaskan panjang lebar

  37. 37 Pendeta October 7, 2008 at 4:13 am

    Teman-teman jangan ganggu none dong.
    None kan sedang menunggu seorang juru selamat yang akan turun dari langit yaitu Yesus atau Isa almasih dari Nazareth itu yang sekarang masih duduk santai di sorga di sisi Allah.
    selamat menunggu none masuklah menjadi umatnya, sebagai dombanya karena dia nanti akan menggembalakanmu.
    sesuai misinya.

  38. 38 Pendeta October 7, 2008 at 4:51 am

    Berberkatlah kamu none,
    kamu sudah membantu para pendeta menyebarkan misi kristen kedunia,
    dengan menentang orang-orang ahmadi yang mereka katakan tuhan Yesus sudah mati. (masa iya sih? Tuhan Yesus sudah mati? berarti sia-sia dong kristenisasi ke seluruh dunia?
    Ya iyalah masa ya iya dong.)
    Tunggulah juru selamat itu none.
    Hanya Tuhanlah yang bisa hidup di langit, manusia tidak akan bisa seperti yang tercantum di Kitab sucimu none,
    hanya Islam ahmadiyah lah batu sandungan buat para pendeta, none. tetapi dengan kehadiran kamu maka tugas pendeta menjadi ringan,
    Oh ya none, marilah kita bantu juru selamat yang akan turun itu dari sekarang none, jadilah penolong-penolong Nabi Isa/yesus dengan membunuhi babi-babi yang berkeliaran dihutan dan di peternakan juga dengan mematah-matahkan salib
    yang banyak terdapat di tukang-tukang patri.
    Bagaimana none? setuju tidak?

  39. 39 none October 8, 2008 at 7:46 am

    Silahkan anda menuduh apa saja kepada kami karena aqidah masalah turunnya NABI ISA PUTRA MARYAM (bukan Nabi Isa putra Mirza Ghulam Murtadha) yang kami yakini ini merupakan aqidah Rasulullah, ijma para sahabat dan juga para ulama mahdzab. Anda menuduh kami maka secara tidak langsung anda telah menuduh mereka semua, karena ucapan mengenai turunnya NABI ISA PUTRA MARYAM (bukan Nabi Isa putra Mirza Ghulam Murtadha) keluar langsung dari ucapan mereka semua, tidak ada satupun yang mengatakan “orang seperti Nabi Isa” atau “semisal Nabi Isa”. Tunjukkan pada kami satu saja perkataan para sahabat yang menyatakan bahwa NABI ISA PUTRA MARYAM tidak akan turun lagi ke dunia dan sudah menjadi ijma para sahabat seperti yang diklaim saudara Alif…

    Justru saya jadi bertanya2 kepada para mirzaiyah, apakah ini akhlak seorang muslim dan pecinta Rasulullah, ketika dihadapkannya hadis shahih dan ditantang untung mengimaninya mereka bersembunyi diketiak Nabi Palsu (pendeta) MGA sambil mengucapkan “AKU (ALLAH) akan menghinakan siapapun yang menghinakan engkau (MGA)”!!!

    Kenapa anda tidak mengimani hadis ciri2 imam mahdi itu ? Itu hadis shahih loh mas ataukah hadis tersebut bertentangan dengan Al-Quran sehingga anda tidak mau mengimaninya ?

  40. 40 Pendeta October 8, 2008 at 8:48 am

    Saya yakin ahmadi disini meyakini tentang hadist turunnya Isa/Jesus kembali ke dunia ini, tapi karena mereka meyakini apa yang dikatakan qur’an bahwa Nabi Isa sudah wafat maka mereka menisbahkan sosok Isa tsb kepada orang lain, yang sama-sama mempunyai sifat seperti Isa.
    sementara kamu sendiri tidak meyakini kitab suci kamu sendiri dimana disana disebutkan Isa as sudah wafat.
    Oh ya none, kalau kamu protes dan teriak-teriak terus: mana buktinya “orang seperti Nabi Isa”/”semisal Isa” maka kamu persis apa yang digambarkan dalam kita suci kamu sendiri di ayat 43:57
    jadi jangan histeria gitu dong, malu lagi. ketahuan jarang baca qur’an nya.
    mendingan kamu tunggu ajalah sang juru selamat tsb.
    kalau datang segeralah menjadi umatnya.
    oh ya bagaimana ajakan saya mengenai babi-babi yang ada dihutan-hutan? kamu mau nggak?
    terima kasih atas usaha kamu menentang ahmadi none, saya jadi terharu, karena berkat usaha kamu maka kristen bisa berkembang pesat. Keyakinan kamu mendukung usaha kristenisasi none, karena sudah mendukung maka segeralah menjadi murid-murid paulus none. menjadi domba-domba yang manis dan anda layak dapat bintang dari Paus Yohanes paulus none berkat kegigihan anda menentang ahmadiyah di forum ini.
    jadi pendeta tidak usah cape-cape menyebarkan juru selamat tsb none.
    Segera sambutlah sang juru selamat itu none.
    jadikanlah kamu sebagai domba-dombanya

  41. 41 Pendeta October 8, 2008 at 9:04 am

    oh ya ada ralat sedikit none:
    Saya terharu nya bukan karena Kristen berkembang pesat none, tapi terharu atas kegigihan kamu dengan mengorbankan rasa malu kamu none, walaupun sebenarnya kamu sudah kehabisan dalil none.
    tapi pedulilah dengan mereka none.
    yang penting mari kita sambut dulu sang juru selamat kita none. (kita? elo aja kali gue nggak)

  42. 42 none October 9, 2008 at 2:50 am

    To Pendeta :
    Anda mengatakan : “Saya yakin ahmadi disini meyakini tentang hadist turunnya Isa/Jesus kembali ke dunia ini, tapi karena MEREKA MEYAKINI apa yang dikatakan qur’an bahwa Nabi Isa sudah wafat maka mereka menisbahkan sosok Isa tsb kepada orang lain, yang sama-sama mempunyai sifat seperti Isa.”

    Dari tulisan diatas semakin jelas bahwa pemahaman seperti itu hanyalah penafsiran dari MGA semata, tidak ada satupun sahabat, tabiin dan imam mahdzab yang memiliki penafsiran seperti para mirzaiyah…

    Belajar Al-Quran harus diikuti dengan hadis dan juga pemahaman para sahabat mas karena merekalah yang paling dekat dan dibimbing langsung oleh Rasulullah… jangan asal berdasarkan logika, ilham2 yang tidak jelas… Silahkan anda baca tafsiran para sahabat dan tabiin, tidak ada satupun memiliki penafsiran seperti MGA… Apakah para sahabat, tabiin jarang baca Al-Quran ??? Siapa yang lebih paham… anda para mirzaiyah atau mereka para sahabat ???

    Bagaimana dengan hadis ciri2 imam mahdi mas pendeta (waduh ternyata mirzaiyah begitu bangganya menjadi pengikut paulus…) apa alasannya anda tidak mengimaninya ? Jadi siapa yang histeria dan kehabisan dalil mas…

  43. 43 rudi October 9, 2008 at 3:02 am

    quote:
    Oh ya none, kalau kamu protes dan teriak-teriak terus: mana buktinya “orang seperti Nabi Isa”/”semisal Isa” maka kamu persis apa yang digambarkan dalam kita suci kamu sendiri di ayat 43:57
    jadi jangan histeria gitu dong, malu lagi. ketahuan jarang baca qur’an nya.
    mendingan kamu tunggu ajalah sang juru selamat tsb.

    jawab:
    beginilah bentuk orang pendusta. Baca ayat selanjutnya, apakah Isa diumpamakan sebagai Isa ataukah sebagai tuhan?
    Seorang pembohong akan terus dan terus berbohong untuk membela alirannya.
    Pada ayat ke 43:57 Isa disitu Isa bin Maryam ataukah orang lain seperti Isa?
    Pada ayat tersebut tertulis “Isa dijadikan perumpamaan”. Sekarang pertanyaanya buat anda “Isa diumpamakan sebagai apa”? (ayat 57 masih belum jelas perumapamaannya & tidak ada menyebutkan orang lain diumpamakan sebagai Isa). Lihat ayat berikutnya bila ingin tahu perumpaamannya. Berat beban dosa yang ditanggung orang-orang yg mendustakan ayat-ayat Allah.

  44. 44 pendeta October 9, 2008 at 4:17 am

    Yang pendeta ajak tuh None, koq yang nyahut Rudi?
    Pertanyaan kamu rud udah berulang kali dijawab oleh para ahmadi jadi nggak usah banyak tanya lagi deh.
    Emangnya kitab sucimu itu cuma cerita2 jaman dulu ya rud, bukan sebagai petunjuk buat kamu?
    mendingan kamu dan None berbaris deh, ayo mari kita sambut sang juru selamat itu rud.
    tuh kan udah ada dua orang katanya yang mau menyambut juru selamat itu. siapa lagi menyusul?

  45. 45 pendeta October 9, 2008 at 4:37 am

    None terlepas apakah kamu yang benar atau ahmadi yang benar pemahamannya, sekarang setujukah kamu sesuai pemahaman kamu kalau Nabi Isa lah yang akan menyelamatkan dunia ini di akhir zaman, ingatlah lho None Nabi Isa inilah yang akan menyelamatkan kamu dari makhluk dajjal.
    Pertanyaannya buat kamu dan Rudi, kalau mengikuti pemahaman kamu semua, siapakah sebenarnya yang jadi juru selamat?
    Apakah nabi Muhammad atau nabi Isa?
    Nabi Muhammad sudah wafat, Nabi Isa belum bahkan bisa menembus langit.
    Nabi Isa bahkan diyakini oleh kamu-kamu bisa menghidupkan orang mati.
    Kalau kamu minta selamat apakah kepada orang yang sudah wafat atau kepada orang masih hidup ?
    saya hanya ingin membuktikan bahwa keyakinan kamu dan si rudi itu rapuh dan mudah sekali dipatahkan oleh orang-orang kristen, jadi jangan salahkan kalau ada orang menjadi murtad menjadi kristen karena keyakinan-keyakinan kamu-kamu sendirilah yang mendukung kristen. bukan karena sebungkus indomi, terlalu murah itu.

  46. 46 none October 9, 2008 at 10:54 am

    To Pendeta :

    Anda mengatakan : “Pertanyaan kamu rud udah berulang kali dijawab oleh para ahmadi jadi nggak usah banyak tanya lagi deh.”

    Apa benar demikian… Coba silahkan anda merujuk diskusi masalah ini di http://z8.invisionfree.com/islamic/index.php?showtopic=62&st=30

    Teman anda sendiri di forum tersebut berusaha mengelak dengan mengatakan bahwa buku tafsir tersebut palsu… memalukan sekali.

    Itulah salah satu bukti bahwa para mirzaiyah telah mengikuti sunnah Yahudi dan Nasrani demi mempertahankan aqidahnya… Tambahan lagi anda-anda mirzaiyah tidak mau mengimani hadis shahih yang sudah lama saya tanyakan

    Jadi mau bukti apa lagi mas… terbukti bahwa anda memang benar2 pengikut Paulus sesuai dengan nama anda yang dibangga2kan…

  47. 47 NY October 10, 2008 at 5:03 am

    Nah itu dia..kalo keyakinan orang Islam sama seperti None mengatakan bahwa nabi Isa masih hidup…bagaimana orang islam mau mematahkan salib maksudnya mematahkan aqidah orang nasrani yg mempercayai Nabi Isa masih hidup di langit. Mengapa orang2x nasrani tidak mau menerima Islam sbg ajaran yg paling sempurna dan Nabi Muhammad saw sbg nabi yg paling mulia..yaitu satu jawabannya yg sering di katakan None bahwa Nabi Isa masih hidup dilangit.dan karena orang2x nasrani ini berkeyakinan nabi Isa masih hidup di langit mereka menganggap bahwa nabi Isa jauh lebih mulia di banding dengan Nabi Muhammad padahal justru Nabi Muhammad lah yg jauh paling mulia diantara sekalian nabi..bahkan Nauzubillah mereka orang2x nasrani telah menjadikan nabi Isa sebagai Tuhan mereka karena berkeyakinan nabi Isa masih hidup di langit sd sekarang.

  48. 48 pendeta October 10, 2008 at 9:04 am

    None sudah kehabisan dalil
    baru ditanya sama pendeta begitu saja sudah tidak bisa jawab? apalagi sama orang-orang ahmadi disini.
    kamu itu berdiri diatas keyakinan yang rapuh dan mudah patah.
    kamu mengaku Islam tapi mengagung-agungkan Nabi Isa lebih daripada nabi Muhammad bahkan secara tidak sadar dia sudah menTuhankan Isa

    None dengan tidak punya rasa malu lagi malah mencoba dengan menuduh balik kepada ahmadi.
    sudahlah none. semua tahu koq kelakuan kamu diblog ini.
    mendingan sekarang kamu berkemaslah. menyambut sang juru selamat itu.

  49. 49 rudi October 10, 2008 at 1:26 pm

    quote:
    Yang pendeta ajak tuh None, koq yang nyahut Rudi?
    Pertanyaan kamu rud udah berulang kali dijawab oleh para ahmadi jadi nggak usah banyak tanya lagi deh.
    Emangnya kitab sucimu itu cuma cerita2 jaman dulu ya rud, bukan sebagai petunjuk buat kamu?
    mendingan kamu dan None berbaris deh, ayo mari kita sambut sang juru selamat itu rud.
    tuh kan udah ada dua orang katanya yang mau menyambut juru selamat itu. siapa lagi menyusul?

    jawab:
    Kenapa tidak bisa menjawab pak pendeta? Mengapa langsung menyerah begitu? Memang sudah dijawab oleh para ahmadi tetapi para Ahmadi sudah dibuat tidak berkutik dan dibuat malu oleh ayat 43:57-60.

  50. 50 rudi October 10, 2008 at 1:31 pm

    Jadi pak pendeta Isa bin Maryam duumpamakan sebagai apa? Tolong dibaca baik-baik 43:57-59.
    Jadi apa jawabaannya apa pak pendeta? perumpamaannya sebagai apa? tolong jangan menuruti hawa nafsu dengan berdusta.

  51. 51 rudi October 10, 2008 at 1:54 pm

    Quote:
    Emangnya kitab sucimu itu cuma cerita2 jaman dulu ya rud, bukan sebagai petunjuk buat kamu?

    jawab:
    Ternyata yang namanya pendeta ini bego juga…hee..heee Menganggap satu ayat menceritakan jaman dulu berarti semua Al-Qur’an menceritakan cerita jaman dulu. Al-Qur’an itu bukan hanya ayat 43:57 saja. Makanya dibaca ayat selanjutnya dan seluruh Al-Qur’an agar komentar anda tidak memalukan. Pendeta tidak cerdas begini diangkat sebagai pendeta..haaa..haaa Wajar saja anda tersesat karena anda tidak pintar. Tidak bisa membedakan mana perumpamaan dengan yang tidak. Ngerti tidak pendeta apa yang dimaksud dengan perumpamaan. Jangan anda samakan antara perumpamaan dengan hal sebenarnya.

  52. 52 rudi October 10, 2008 at 1:57 pm

    Menurut saya yang namanya pendeta ini bukan pendeta sebenarnya dan beragama kristen. Menurut saya pendeta ini seorang ahmadi.

  53. 53 NY October 11, 2008 at 5:03 am

    satu hal aja untuk None.kepalsuan,kebohongan itu tidak akan abadi,tidak akan bertahan lama.Apalagi kalau kepalsuan dan kebohongan itu membawa bawa nama Allah.karena Allah sendiri yg akan meruntuhkannya.
    Nah sekarang none lihatlah sekeliling anda bagaimana orang2x yg gigih ingin berusaha melenyapkan ahmadiyya.seperti munarman, riziq sihab pakah anda ingin mengikuti jejak mereka jg yg sudah jelas2x di hinakan oleh Allah swt. ya segigih apapun cara yg mereka lakukan, mereka tidak akan pernah menang.Karena jemaat yg mereka tentang adalah jemaatnya Allah.Jadi Allah sendiri yg menggerakkan semuanya.

  54. 54 rudi October 11, 2008 at 10:06 am

    quote:
    Nabi Isa sudah wafat maka mereka menisbahkan sosok Isa tsb kepada orang lain, yang sama-sama mempunyai sifat seperti Isa.

    jawab:
    Ternyata none, pendeta sudah kehabisan dalil setelah tidak terbukti sosok orang lain mempunyai sifat seperti Isa dengan menggunakan ayat 43:57 bahkan tidak ada satupun bukti hadits yang dia tunjukkan ttg datangnya orang lain seperti Isa. Jadi ceritanya yang kehabisan dalil itu siapa? Malu deh ceritanya. wajar orang yang menutupi rasa malu salah satu jalan hanya menyenangkan hatinya sendiri agar terhibur.
    Pendeta malah malu sendiri Isa dengan mengutip ayat 43:57 bahwa Isa hanya diumpamakan sebagai tuhan dan bukan dijadikan tuhan seperti kepercayaan orang kristen. Bukankah cerita pada ayat tsb itu sebuah petunjuk pak pendeta untuk mematahkan keyakinan orang kristen.

  55. 55 nabi lama October 12, 2008 at 6:14 am

    percuma deh none diskusi dengan pendeta. Bicaranya saja mencla-mencle. Kadang bilang yg datang Isa kadangpula yang datang Manusia seperti Isa, kelihatan deh mencla menclenya 😀
    Mana ada Isa yang telah wafat bangkit lagi dari kubur.
    Mana pula ada dalilnya baik di Al-Qur’an dan Hadits kedatangan Manusia seperti Isa. Terbukti sebaliknya pendetalah yang kehabisan dalil. Yang patut kita catat disini bahwa pendeta mengatakan Isa yang datang dan Manusia seperti Isa yang datang bukan Manusia seperti Muhammad SAW juga yang datang.
    Jadi orang yang harus diimani pendeta adalah orang yang mendakwakan diri sebagai Isa dan bukan orang mendakwakan diri beracam-macam. Kita tunggu dalil dari pendeta ttg kedatangan Manusia seperti Isa kalau dia mampu.

  56. 56 nabi lama October 12, 2008 at 6:17 am

    Orang yang mengenyam pendidikan saja tahu perbedaan antara Isa dengan Manusia seperti Isa.
    Apa sama None dengan Manusia seperti none? mangga dijawab pendeta.

  57. 57 nabi lama October 12, 2008 at 9:41 am

    Alif jangan lupa sumpahmu “LAKNAT ALLAH ATAS ORANG YANG BERDUSTA”. Meskipun kamu memakai ID lain seperti urip, pendeta,dll Allah maha tahu meskipun publik tidak mengetahuinya. Bila laknat Allah bagimu tidak berarti apa-apa dan kamu anggap remeh, itu terserah kamu. Saya hanya sebatas mengingatkan saja.

  58. 58 nabi lama October 12, 2008 at 9:52 am

    none link yg kamu kasih http://z8.invisionfree.com/islamic/index.php?showtopic=62&st=30
    coba kamu lihat pada halaman 5 Posted: Sep 10 2007, 07:36 PM dan Posted: Nov 13 2007, 07:57 PM http://z8.invisionfree.com/islamic/index.php?showtopic=62&st=60
    Ada hal yang mengejutkan.

  59. 59 none October 12, 2008 at 1:00 pm

    To Pendeta & NY :

    Justru andalah yang tidak tahu malu mas… para mirzaiyah disini hanya bisa berkoar2 saja dan berdusta. Sepertinya memang itulah cara beragamanya mereka. Ketika mereka sudah terpojok mereka dengan entengnya mengatakan “buku tafsir ini palsu”, “ini bukan tulisan MGA”, dll, jadi siapa sebenarnya yang rapuh dan lemah mas… Apakah anda berusaha mengingkarinya ??? Kalau teman2 anda memang tidak berdusta, kenapa tidak teman2 anda tanggapi tantangan di forum tersebut untuk membuktikan bahwa buku tafsir tersebut palsu…

    Saya kutipkan lagi pernyataan mas yang merupakan salah satu jurus menghindar :

    “Pertanyaan kamu rud udah berulang kali dijawab oleh para ahmadi jadi NGGAK USAH BANYAK TANYA LAGI DEH.”

    Untuk apa saya menggunakan banyak dalil, untuk mengimani hadis yang saya berikan saja tidak pernah mirzaiyah jawab, anda hanya berargumen kesana kemari yang tidak jelas arahnya…

    Saya sarankan kepada para mirzaiyah yang ingin mencari kebenaran, bersikaplah kritis terhadap ajaran mereka, buku2 dan kitab2 mereka penuh dengan revisi untuk menutupi kedustaan mereka…

  60. 60 Pendeta October 13, 2008 at 3:12 am

    Bukti none…
    jaman sekarang yang dibutuhkan adalah bukti
    kamu udah ngomong sebakul tapi tanpa bukti sama sekali
    dari ketiga orang ini, tidak ada satupun yang menjawab pertanyaan-pertanyaan ‘pendeta’
    itulah bukti bahwa keyakinan kamu itu rapuh.
    Sudahlah kalian sambut aja tuh “juru selamat” kalian itu.
    hahaha

  61. 61 NY October 13, 2008 at 4:52 am

    aduh none cs ini gimana ya.emang nggak ngerti,belum mengerti,pura2 gk ngerti atau memang tidak mau mengerti.
    yg mengatakan kami bukan Islam ya anda2,yg mengatakan kitab suci kami bukan alqur’an ya anda2,yg mengatakan kami berdusta ya anda2.terserah tp pada kenyataan kami tidak seperti yg dikatakan oleh anda2 semua.
    ingat kalau kami berdusta,jemaat kami mungkin sudah di hancurkan dari dulu oleh Allah swt.Tapi pada kenyataannya kemenangan selalu di pihak jemaat ini.

    Dan kita bisa melihat kebenaran melalui tanda2 yg di berikan oleh Allah swt.
    Jadi karep anda semua,apa yg ingin kalian katakan kepada kami,silahkan..
    tapi ingat yg membalas prilaku anda2 bukan kami manusia tapi Allah swt.

  62. 62 none October 13, 2008 at 7:30 am

    To Pendeta & NY :

    Alasan klasik lagi jika mirzaiyah terpojok “ingat kalau kami berdusta,jemaat kami mungkin sudah di hancurkan dari dulu oleh Allah swt.Tapi pada kenyataannya kemenangan selalu di pihak jemaat ini.”

    Mas kan pendeta… pasti tahu donk kalau Yahudi dan Nasrani pun senang berdusta sampai saat ini, tapi buktinya agama mereka masih exist sampai sekarang dan juga berkembang. Mas pendeta jangan histeria seperti itu sampai harus berganti nama seolah2 anda seorang nasrani. Pertanyaan anda tidak jelas arahnya mas… kami tidak meminta keselamatan kepada orang yang wafat atau seseorang yang belum muncul ke dunia ini.

    Cara diskusi anda memang seperti saudara alif yang hanya berkoar2 saja, maling teriak maling, banyak bertanya tidak pernah menjawab.

    Sekarang begini saja mas kalau anda masih ngeyel juga…
    1. Anda menggunakan nama pendeta agar seolah2 anda seorang nasrani, itu berdusta atau tidak???
    2. Teman anda mengatakan pada forum http://z8.invisionfree.com/islamic/index.php?showtopic=62&st=30 bahwa buku tafsir tersebut palsu, itu berdusta atau tidak ???

    Sesungguhnya kejahilan kalian akan membuat kalian terperosok kedalam kekufuran yang nyata ketika hujjah dan bukti2 telah terpampang di hadapan anda semua…

  63. 63 rudi October 13, 2008 at 9:55 am

    Quote pendeta:
    Bukti none…
    jaman sekarang yang dibutuhkan adalah bukti
    kamu udah ngomong sebakul tapi tanpa bukti sama sekali
    dari ketiga orang ini, tidak ada satupun yang menjawab pertanyaan-pertanyaan ‘pendeta’
    itulah bukti bahwa keyakinan kamu itu rapuh.
    Sudahlah kalian sambut aja tuh “juru selamat” kalian itu.
    hahaha

    jawab:
    haa…haa..kehabisan dalil pak pendeta, apa sudah sudah dijawab pertanyaannya.
    Malu-maluin hanya segini kemampuannya he..hee..he

    Quote NY:
    aduh none cs ini gimana ya.emang nggak ngerti,belum mengerti,pura2 gk ngerti atau memang tidak mau mengerti.
    yg mengatakan kami bukan Islam ya anda2,yg mengatakan kitab suci kami bukan alqur’an ya anda2,yg mengatakan kami berdusta ya anda2.terserah tp pada kenyataan kami tidak seperti yg dikatakan oleh anda2 semua.
    ingat kalau kami berdusta,jemaat kami mungkin sudah di hancurkan dari dulu oleh Allah swt.Tapi pada kenyataannya kemenangan selalu di pihak jemaat ini.

    Dan kita bisa melihat kebenaran melalui tanda2 yg di berikan oleh Allah swt.
    Jadi karep anda semua,apa yg ingin kalian katakan kepada kami,silahkan..
    tapi ingat yg membalas prilaku anda2 bukan kami manusia tapi Allah swt.

    jawab:
    Tambah lagi satu orang yang kehabisan dalil dam malu-maluin. pendeta=NY takut dipermalukan 2 kali hee…heee

    Jadi siapa lagi yang mau antri membuktikan kedatangan orang yang memiliki sifa-sifat seperti Isa..heee..heee

  64. 64 rudi October 13, 2008 at 10:00 am

    None kadang seseorang itu berbicara tidak sesuai dengan apa yang dikatakannya. Mereka berkoar-koar kedatangan orang yang memiliki sifat seperti Isa namun kenyataannya mereka mengimani orang yang memiliki sifat seperti Muhammad SAW…hee…hee…hee
    Apa ada lagi selain 2 orang ini yang mempunyai dalil kedatangan orang yg memiliki sifat-sifat seperti Isa baik di Al-Qur’an maupun hadits?
    Mohon maaf saja kedua orang ini pendeta & NY sedang malu berat kehabisan dalil…hee..hee..hee

  65. 65 rudi October 13, 2008 at 10:13 am

    quote:
    aduh none cs ini gimana ya.emang nggak ngerti,belum mengerti,pura2 gk ngerti atau memang tidak mau mengerti.
    yg mengatakan kami bukan Islam ya anda2,yg mengatakan kitab suci kami bukan alqur’an ya anda2

    jawab:
    none dan non ahmadi lainnya anda menjadi saksi perkataan fitnah yang telah dibuat NY. Jadi mohon buktikan fitnah tersebut

    quote:
    yg mengatakan kami berdusta ya anda2

    jawab:
    kenapa tidak anda buktikan saja QS.43:57 yang anda gunakan sebagai dalil. Terbukti atau tidak nanti ucapan anda.

    Quote:
    ingat kalau kami berdusta,jemaat kami mungkin sudah di hancurkan dari dulu oleh Allah swt.Tapi pada kenyataannya kemenangan selalu di pihak jemaat ini.

    jawab:
    jawaban yang usang dan sering dibantah oleh non ahmadi. Apa tidak punya alasan lain NY. Apa sudah kehabisan dalil…he…hee..heee. Anda lihat orang kristen. Mereka mendustakan Allah dan Rasulullah atau tidak? kenapa mereka tidak hancur-hancur? Kenapa NY? anda bisa menjawabnya?

    Quote:
    Dan kita bisa melihat kebenaran melalui tanda2 yg di berikan oleh Allah swt.

    jawab:
    tanda-tanda yang mana? kenapa malau-malu menyebutnya? apa takut terdeteksi dustanya…heee..hee..

    Quote:
    Jadi karep anda semua,apa yg ingin kalian katakan kepada kami,silahkan..

    jawab:
    Dari dulu ahmadiyah juga semaunya sendiri.

    Quote:
    tapi ingat yg membalas prilaku anda2 bukan kami manusia tapi Allah SWT

    jawab:
    memangnya baru tahu ya yang membalas adalah Allah. Siapa bilang yang membalas Ghulam Ahmad…hee..heee.
    Andapun juga akan merasakan pembalasan tsb.

  66. 66 nabi lama October 13, 2008 at 12:57 pm

    benar None sudah menguatkan bahwa pendeta adalah Alif. Begitu sumpahnya saya ingatkan langsung takut menunjukkan dalil-dalil yg diyakininya khawatir termakan sumpahnya sendiri.
    Coba saya bertanya lagi kepada anda pendeta, Apakah yesus seorang tuhan ataukah bukan? Ghulam Ahmad seorang nabi ataukah bukan?
    Kita bisa melihat nanti jawaban dari pendeta apakah dia benar-benar seorang pendeta ataukah pendeta gadungan yang sebenarnya seorang ahmadi yang malu menggunakan identitas lamanya karena tidak kuat menanggung malu yaitu Alif/Hendy 😀

  67. 67 nabi lama October 13, 2008 at 1:05 pm

    Quote none:
    Cara diskusi anda memang seperti saudara alif yang hanya berkoar2 saja, maling teriak maling, banyak bertanya tidak pernah menjawab.

    jawab:
    Sekarang memang diskusi alif seperti itu, khawatir termakan sumpahnya sendiri. Dimana-mana Alif sudah kehabisan dalil salah satunya di forum ini 😀

  68. 68 NY October 14, 2008 at 5:33 am

    ya karepmulah none.kalau itu memang membuat kamu senang ya sudah, gk masalah.kalau maling barang mungkin ada untungnya tapi maling aqidah apa untungnya coba.
    mengenai nasrani dan yahudi,itu merupakan agama terdahulu sebelum Islam datang,waktu dizamannya ya mereka di terima oleh Allah swt,karena pada awal kedatangan nabi mereka adalah utk mengajak umatnya menyembah Allah.Tetapi setelah Islam datang agama nasrani,dan yahudi tidak sempurna lagi karena datanglah agama baru yaitu Islam agama yg paling sempurna.
    Nah sekarang none anda sbg muslim malah menunggu nabi Isa yg di utus utk kaum yahudi/bani Israil yg agamanya sudah tidak berlaku lagi dan tidak sempurna. Sedangkan nabi Isa yg dijanjikan datang dari umat muslim sendiri.ayo gimana tuch….

  69. 69 arjun October 14, 2008 at 9:52 am

    quote pendeta:
    Keyakinan kamu mendukung usaha kristenisasi none, karena sudah mendukung maka segeralah menjadi murid-murid paulus none.

    jawab:
    Apakah anda semua pernah mendengar seorang pendeta menghimbau agar segera menjadi murid-murid paulus? Apakah pendeta salah seorang pengikut paulus sehingga menghimbau kepada none agar menjadi murid -murid paulus?

  70. 70 arjun October 14, 2008 at 10:02 am

    ralat sedikit:

    quote pendeta:
    Keyakinan kamu mendukung usaha kristenisasi none, karena sudah mendukung maka segeralah menjadi murid-murid paulus none.

    jawab:
    Apakah anda semua pernah mendengar seorang pendeta menghimbau kepada seseorang agar segera menjadi murid-murid paulus? Apakah pendeta salah seorang pengikut paulus sehingga menghimbau kepada none agar menjadi murid -murid paulus?
    Dari perkataan tersebut apa anda semua yakin dia benar-benar seorang pendeta nasrani?
    Adakah seorang muslim begitu bangganya menyandang nama pendeta? Apakah anda semua pernah mendengarnya?

  71. 71 NY October 16, 2008 at 5:17 am

    aduh jun baca yg cermat dong….
    ya jelas pendeta nyuruh none jadi murid paulus, orang yg di bela none aqidahnya nasrani melulu…ya salah satunya itu tuh meyakini nabi Isa masih hidup di langit.

  72. 72 none October 16, 2008 at 11:56 am

    To NY :

    Bagi kamu yang tertipu dan jahil memang tidak ada untungnya malah rugi besar… sama halnya dengan non muslim yang tertipu dengan aqidah Yahudi dan Nasrani… RUGI BESAR!!!

    Pertanyaan anda sudah pernah saya jawab, silahkan tanyakan kepada teman anda mba silvie… jadi jangan berputar2 terus untuk mengalihkan semua pertanyaan saya dan teman2 non mirzaiyah…

  73. 73 Muslim October 16, 2008 at 7:49 pm

    To NY
    “agama baru yaitu Islam agama yg paling sempurna”, agama Islam yang kemudian sudah dikoreksi lagi oleh MGA menjadi agama Ahmadiyah yang “sempurna” dengan mengimani nabi baru MGA, itu maksudnya?

  74. 74 Pendeta October 17, 2008 at 2:46 am

    Wahai saudara-saudaraku yang terkasih, salam damai sejahtera buat kalian, None, Rudi, Arjun dan sdr. Muslim berberkatlah kalian, kalian telah menolong para pendeta dan Paulus dari serangan orang-orang ahmadi
    segeralah kalian merapatkan barisan untuk menyambut juru selamat kalian itu yang akan turun dari langit, yang akan memimpin kalian nanti di akhir zaman ini.
    Jadilah domba-dombanya
    salam damai

  75. 75 NY October 17, 2008 at 4:57 am

    tuch terlihat kan siapa yang hanya berkoar2 saja, maling teriak maling, banyak bertanya tidak pernah menjawab seperti yg none katakan.
    ternyata dirinya none sendiri yg seperti itu. Betul tidak,!!!!hiiiii…..
    Lalu kepada saudara yg mengaku muslim ko bisa ya anda mengatakan ahmadiyya itu agama.enggak malu apa ya menyebut dirinya muslim tapi
    berbicara tidak sesuai kebenaran.
    ingetloh pesan Rasulullah saw barang siapa yg menuduh umat muslim lainnya bukan Islam padahal tidak demikian maka ucapan itu akan berbalik pd yg mengatakannnya.

  76. 76 rudi October 17, 2008 at 9:56 am

    Pendeta sdh kehabisan dalil masih tetap berkoar-koar hee..he
    Ditanya nabi lama ttg yesus dan Ghulam langsung terdiam…he..hee
    Kenapa terdiam diberi pertanyaan semudah itu pendeta? Mengakui seorang ahmadi saja malu-malu..hee..hee

  77. 77 rudi October 17, 2008 at 10:12 am

    Quote:
    Lalu kepada saudara yg mengaku muslim ko bisa ya anda mengatakan ahmadiyya itu agama.enggak malu apa ya menyebut dirinya muslim tapi
    berbicara tidak sesuai kebenaran.

    jawab:
    anda memukul rata semua muslim berkata seperti itu. coba anda buktikan anda tersebutlah. Bertambah lagi tuduhan fitnah yg anda lakukan. Fitnah sebelumnya saja bekum dibuktikan malah nambah lagi fitnahnya….diklafikasi dong bang fitnah yang anda telah buat. Kebanyakan berkoar-koar tapi nggak bisa bedakan mana fitnah mana tidak hee..hee

    Quote:
    ingetloh pesan Rasulullah saw barang siapa yg menuduh umat muslim lainnya bukan Islam padahal tidak demikian maka ucapan itu akan berbalik pd yg mengatakannnya.

    jawab:
    apa sudah benar hadits yg anda kutip tersebut? tolong diperiksa lagi dan mohon kalau menulis hadits itu yg lengkap. Bisa-bisa anda memfitnah Rasulullah SAW. Tolong dilengkapi. Kalau tuduhan itu benar menurut Rasulullah tuduhan itu berbalik atau tidak? tolong diperiksa.

  78. 78 arjun October 18, 2008 at 10:11 am

    Quote NY:
    aduh jun baca yg cermat dong….

    jawab:
    saya sudah cermat

    Quote NY:
    ya jelas pendeta nyuruh none jadi murid paulus,

    jawab:
    Menyuruh lebih parah daripada menghimbau. Mana pernah anda mendengar seorang pendeta menyuruh seseorang untuk menjadi murud paulus bukannya menyuruh menjadi murid yesus. Pernahkah anda mendengarnya? Jadi semakin jelas pendeta adalah pendeta gadungan.
    Mana pula anda pernah mendengar seorang muslim menyuruh muslim lain menjadi kafir dengan menjadi murid paulus? pernahkah anda mendengarnya? baru kali ini saya mendengarnya? seorang muslim yg menyuruh orang menjadi kafir patut dipertanyakan keislamannya. Orang seperti ini pantas mendapatkan azab Allah karena menyakiti Allah dan Rasulullah karena apa yg dia suruh tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadits.

    Quote NY:
    orang yg di bela none aqidahnya nasrani melulu…

    jawab:
    Mana ada none membela aqidah nasrani. Bacalah yang cermat. Tidak pantas anda memfitnah seseorang hanya memuaskan hawa nafsu anda belaka. Apa sanggup anda mempertangggugnjawabkan fitnah yg anda buat dihadapan Allah. Dosa fitnah anda tetap mengalir terus-menerusmeskipun tubuh anda nanti sudah dalam kubur apabila fitnah anda dipergunakan oleh orang lain dan disampaikan pula kepada orang lain.

    Quote NY:
    ya salah satunya itu tuh meyakini nabi Isa masih hidup di langit.

    jawab:
    OOOO…itu masalahnya. Itu hanya anda dan pendeta yang berandai-andai bahwa none menuhankan Isa. Karena anda kehabisan dalil maka cara memfitnah yang anda halalkan. Orang seperti anda dan pendeta yang merendahkan kemampuan Allah yang tidak bisa berbuat apapun sesuai keinginannya sangatlah pantas orang seperti anda & pendeta menerima azab dr Allah.

  79. 79 arjun October 18, 2008 at 10:16 am

    Quote pendeta:
    Wahai saudara-saudaraku yang terkasih, salam damai sejahtera buat kalian, None, Rudi, Arjun dan sdr. Muslim berberkatlah kalian, kalian telah menolong para pendeta dan Paulus dari serangan orang-orang ahmadi
    segeralah kalian merapatkan barisan untuk menyambut juru selamat kalian itu yang akan turun dari langit, yang akan memimpin kalian nanti di akhir zaman ini.
    Jadilah domba-dombanya
    salam damai

    jawab:
    bukan justru anda pendeta gadungan yg sebaliknya menolong pendeta dengan menyuruh orang menjadi kafir dengan menyuruh menjadi murid paulus. Adakah Allah dan Rasulullah menyruh umatnya menjadiu kafir?

  80. 80 arjun October 18, 2008 at 10:24 am

    Untuk pendeta/NY

    coba anda lihat link yg diberikan oleh nabi lama. Baca yg ditulis nabi lama. coba kamu lihat pada halaman 5 Posted: Sep 10 2007, 07:36 PM dan Posted: Nov 13 2007, 07:57 PM http://z8.invisionfree.com/islamic/index.php?showtopic=62&st=60
    Ada hal yang mengejutkan.

    Kalau anda mau berkata jujur, wahyu yg diterima Ghulam Ahmad ttg “kun fayakun”, Ghulam Ahmad bermimpi sebagai Allah & yakin dirinya adalah Allah dan memiliki sebagian sifat-sifat Allah bukankah menunjukkan Ghulam Ahmad adalah tuhan.
    Anda memfitnah none bahwa dirinya menuhankan Isa dan ternyata anda sendirilah yg justru sebaliknya mengimani seorang tuhan yaitu Ghulam Ahmad sesuai wahyu yang diterimanya. Anda berdua berusaha nenfitnah none untuk menutupi kesesatan Ghulam Ahmad.

  81. 81 andika October 20, 2008 at 4:28 am

    mengikuti diskusi disini kok banyak yang gak lucu yach?!
    seperti misalnya
    Muslim bilang:

    ….menjadi agama Ahmadiyah…..

    lalu dijawab NY:

    ….kepada saudara yg mengaku muslim ko bisa ya anda mengatakan ahmadiyya itu agama…..

    lalu disamber Rudi (kok bisa ya nyamber, atau sebenarnya Rudi itu ya Muslim,cuma berganti nama?):

    anda memukul rata semua muslim berkata seperti itu. coba anda buktikan anda tersebutlah. Bertambah lagi tuduhan fitnah yg anda lakukan….

    dan kalau dibaca2, sebenarnya bukan hanya sdr Muslim yang mengatakan Ahmadiyah sebagai agama tetapi juga Nabi lama yang sering menutup komennya dengan ayat “lakum diinukum waliyadiin” dan juga ia katakan …kalo orang yang dikasih tau nya nggak mau yah… kembali ke:Lakum diinukum waliya diin.

    lucu apa gak lucu, ya???

  82. 82 ny October 20, 2008 at 5:46 am

    Jun jun
    Situs yg kamu kasih situs ahmadiyah bukan.dan yg memuat article articlenya orang2 ahmadiyah bukan.yang jelas situs itu bukan situs ahmadiyah jadi yg memuat article2nya bukan orang2 ahmadiyah tapi orang2 yang benci ahmadiyah,ya jadi bisa saja bagi mereka yang benci ahmadiyya merekayasa semua itu agar orang yang tidak tau tentang ahmadiyah membenci ahmadiyah.

    Oia Jun yg mengatakan none menuhankan isa bukan kita loh jun tapi anda sendiri,kita gk fitnah none tapi berbicara fakta,menganggap bahwa nabi Isa masih hidup dilangit dngn jasad kasarnya itu adalah memang aqidah orang nasrani yg seharusnya aqidah tsb dipatahkan oleh orang2 muslim.tapi sayangnya karena banyak kaum muslimin yg salah mengartikan pehaman Qur’an ya ikut ikutan meyakini nabi Isa masih hidup dilangit.

  83. 83 rudi October 20, 2008 at 6:09 am

    quote:
    lalu disamber Rudi (kok bisa ya nyamber, atau sebenarnya Rudi itu ya Muslim,cuma berganti nama?):

    jawab:
    Ini lebih tidak lucu karena dugaan andika salah besar

  84. 84 none October 21, 2008 at 3:08 am

    To NY ;
    Anda mengatakan “…,menganggap bahwa nabi Isa masih hidup dilangit dngn jasad kasarnya itu adalah memang aqidah orang nasrani yg seharusnya aqidah tsb dipatahkan oleh orang2 muslim.”

    Saya kutipkan lagi apa yang pernah saya tulis di blog ini :
    Ibnu Abbas berkata, “Jamaah Nabi Isa berselisih menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama berkata, ‘Allah (Isa) bersama kita sampai saat yang dikehendaki-Nya kemudian Dia naik ke langit.’ Mereka adalah kelompok Ya’kubiah. Kelompok kedua mengatakan, ‘Putra Allah ada bersama kami sampai saat yang dikehendaki Allah. Kemudian Allah mengangkatnya kepada-Nya.’ Mereka adalah kelompok Nasturiyah. Kelompok ketiga mengatakan, ‘HAMBA & RASUL ALLAH ADA BERSAMA KAMI HINGGA SAAT YANG DIKEHENDAKI ALLAH, KEMUDIAN ALLAH MENGANGKATNYA KE LANGIT. MEREKA ADALAH KELOMPOK MUSLIM.’ Kedua kelompok yang kafir bekerja sama guna mengalahkan kelompok muslim. Islam senantiasa kabur hingga Allah mengutus Muhammad saw. Sanad riwayat ini sahih dan sampai kepada Ibnu Abbas. Nasa’i, dan ulama salaf yang jumlahnya tidak hanya seorang meriwayatkan juga bahwa Isa berkata kepada para sahabatnya, “Siapakah di antara kalian yang bersedia diserupakan dengan aku, lalu d1bunuh untuk menggantikan aku, maka ia akan menjadi temanku di surga.”

    Apakah anda menganggap bahwa para sahabat yang memiliki aqidah seperti itu adalah beraqidah nasrani, bertaubatlah kalian wahai mirzaiyah…

    Anda mengatakan : “tuch terlihat kan siapa yang hanya berkoar2 saja, maling teriak maling, banyak bertanya tidak pernah menjawab seperti yg none katakan.”

    Sekali lagi anda telah berdusta… apakah perlu saya kutipkan lagi apa yang telah saya tulis untuk menjawab pertanyaan anda??? Argumen dan pertanyaan anda telah saya jawab diatas, apakah ini akhlak para mirzaiyah SENANG BERDUSTA & MENEBAR FITNAH…

  85. 85 arjun October 21, 2008 at 3:42 am

    Quote:
    Jun jun
    Situs yg kamu kasih situs ahmadiyah bukan.dan yg memuat article articlenya orang2 ahmadiyah bukan.yang jelas situs itu bukan situs ahmadiyah jadi yg memuat article2nya bukan orang2 ahmadiyah tapi orang2 yang benci ahmadiyah,ya jadi bisa saja bagi mereka yang benci ahmadiyya merekayasa semua itu agar orang yang tidak tau tentang ahmadiyah membenci ahmadiyah.

    jawab:
    Anda seperti Ahmadi yang lain yang selalu menolak kebenaran ketika bukti-bukti kesesatan ahmadiyah terpampang terang benderang dihadapan anda. Sudah kebiasaan ahmadi selalu begitu. Selalu keras kepala. Meskipun itu bukan situs ahmadiyah namun bukti-bukti yang diberikan berasal dari buku-buku Ahmadiyah. Anda sungguh memalukan dengan berusaha mendustakan bukti tsb. Bukannya mengklarifikasi fitnah yg tlh anda buat malah menambahnya dengan dusta.

    Quote:
    Oia Jun yg mengatakan none menuhankan isa bukan kita loh jun tapi anda sendiri,kita gk fitnah none tapi berbicara fakta,menganggap bahwa nabi Isa masih hidup dilangit dngn jasad kasarnya itu adalah memang aqidah orang nasrani yg seharusnya aqidah tsb dipatahkan oleh orang2 muslim.tapi sayangnya karena banyak kaum muslimin yg salah mengartikan pehaman Qur’an ya ikut ikutan meyakini nabi Isa masih hidup dilangit.

    jawab:
    anda berandai-andai lagi dan masih merendahkan dan menghina kemampuan Allah dan seolah-olah Allah tidak bisa berbuat apa2. Allah dihinakan kemampuannya oleh ciptaannya.
    Saya mau bertanya kepada anda Umat nasrani menunggu kedatangan Isa atau tidak?
    Kalau anda mengatakan “ya” berarti orang-orang muslim yg meyakini isa akan datang mengikuti aqidah nasrani termasuk anda sendiri. saya tunggu jawaban dari anda?

  86. 86 arjun October 21, 2008 at 3:44 am

    anda sendiri meyakini isa akan datang dalam wujud orang lain apa dasarnya?

  87. 87 andika October 21, 2008 at 6:20 am

    rudi

    ini lebih tidak lucu karena dugaan andika salah besar

    jawab:
    yaa..tentu tidak lucu, karena hanya anda sendiri dan Allah lah yang tahu benar tidaknya pengakuan anda itu, plus kang deden (sebagai moderator di wordpress kang deden bisa tahu persis apakah pemberi komentar menggunakan bermacam-macam nama atau tidak,dari ip addressnya),ya, kan kang aden?

  88. 88 rudi October 21, 2008 at 8:50 am

    Quote NY:
    kita gk fitnah none tapi berbicara fakta,menganggap bahwa nabi Isa masih hidup dilangit dngn jasad kasarnya itu adalah memang aqidah orang nasrani

    jawab:
    fakta memang menyatakan bahwa anda perlu belajar lagi. Mana pernah nasrani berqidah bahwa Isa tidak disalib dan diserupakan dengan orang lain lantas diangkat kelangit sesuai keyakinan none…haa…haa

    Quote:
    yaa..tentu tidak lucu, karena hanya anda sendiri dan Allah lah yang tahu benar tidaknya pengakuan anda itu, plus kang deden (sebagai moderator di wordpress kang deden bisa tahu persis apakah pemberi komentar menggunakan bermacam-macam nama atau tidak,dari ip addressnya),ya, kan kang aden?

    jawab:
    Makin bertammbah tidak lucu, orang yang diberitahu hal yang sebenarnya semakin ngeyel.

  89. 89 Nabi Lama October 21, 2008 at 9:04 am

    To Andika:
    Ahmadiyah di Pakistan sendiri sudah dibilang non-muslim khan, juga seluruh ummat Islam sedunia? Jadi wajar saja toh kalo saya juga bilang Ahmadiyah bukan Islam.
    Di sini kita berdakwah, barangkali masih ada Ahmadiyah yang masih membuka mata hati untuk mempelajari Islam dan Ahmadiyah.
    Kalo Sdr masih kukuh dengan menyangka kami membenci kalian, Sdr salah.
    Wassalam,

  90. 90 Alif October 21, 2008 at 9:23 am

    None :
    “Ibnu Abbas berkata, “Jamaah Nabi Isa berselisih menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama berkata, ‘Allah (Isa) bersama kita sampai saat yang dikehendaki-Nya kemudian Dia naik ke langit.’ Mereka adalah kelompok Ya’kubiah. Kelompok kedua mengatakan, ‘Putra Allah ada bersama kami sampai saat yang dikehendaki Allah. Kemudian Allah mengangkatnya kepada-Nya.’ Mereka adalah kelompok Nasturiyah. Kelompok ketiga mengatakan, ‘HAMBA & RASUL ALLAH ADA BERSAMA KAMI HINGGA SAAT YANG DIKEHENDAKI ALLAH, KEMUDIAN ALLAH MENGANGKATNYA KE LANGIT. MEREKA ADALAH KELOMPOK MUSLIM.’ ”
    —-
    Jadi jelaslah yang mengatakan Nabi Isa naik kelangit itu adalah jamaahnya nabi Isa (kelompok ke tiga), bukan jamaahnya Nabi Muhammad saw
    iya kan None? jadi kalau kamu bilang nabi isa ada dilangit itu sama dengan jamaahnya Nabi Isa,
    tunggulah juru selamat itu none..
    gitu aja koq kagak ngerti-ngerti

  91. 91 Nabi Lama October 22, 2008 at 7:19 am

    Sdr Alif yth.
    Jamaah Nabi Isa (maksudnya waktu sebelum Nabi SAW diutus), disini ‘kan diartikan penganut agama tauhid.

    Jadi mana penjelasan Sdr ttg Nabi Isa yang diutus itu dalam wujud orang lain?

    Sdr ‘kan sudah mengakui ada Nabi baru, ya ikuti dia saja sampai mati.
    Yang nggak ngerti2 itu siapa ya?
    Wassalam,

  92. 92 andika October 22, 2008 at 10:56 am

    nabi lama bilang:

    To Andika:
    Ahmadiyah di Pakistan sendiri sudah dibilang non-muslim khan, juga seluruh ummat Islam sedunia? Jadi wajar saja toh kalo saya juga bilang Ahmadiyah bukan Islam.

    Al-Qur’an menjawab:

    “Dan jika engkau mengikuti kebanyakan orang dibumi. Mereka akan menyesatkan engkau dari Jalan Allah. Tiada lain yang mereka ikuti melainkan persangkaan belaka dan mereka tidak lain hanya berdusta (6:117)”

  93. 93 Nabi Lama October 22, 2008 at 10:42 pm

    To Andika,
    Masya Allah, masih ngeyel menyangka kami, muslimin non ahmadiyah, sebagai penyesat kalian.
    Ingat Sdr, Al Quran diturunkan hanya untuk Nabi SAW dan ummatnya, bukan dicocok-cocokkan dengan nabi MGA dan ummatnya.
    Beristigfarlah…..
    Wassalam,

  94. 94 Nabi Lama October 23, 2008 at 1:11 am

    Dear Alif:
    Alif malah senang repot 😀
    Juru selamatnya Alif dan ahmadi lainnya mendakwakan dibawah ini (apa ada dalilnya di AL-Qur’an maupun Hadits??):




    Mereka jelas-jelas salah memgimani Ghulam Ahmad tapi mengapa masih saja tetap keras kepala?

    dear andika:
    Berdasarkan QS.6:117, kenapa anda tidak mengikuti LDII ataupun SALAMULLAH atau lainnya yang lebih kecil dibandingkan Ahmadiyah?

  95. 95 Alif October 23, 2008 at 2:31 am

    Satu lagi…………..
    None:
    “… ISA berkata kepada para SAHABATnya, “Siapakah di antara kalian yang bersedia diserupakan dengan aku, lalu d1bunuh untuk menggantikan aku, maka ia akan menjadi temanku di surga.”

    1. Apakah anda menganggap bahwa para sahabat yang memiliki aqidah seperti itu adalah beraqidah nasrani, bertaubatlah kalian wahai mirzaiyah…”
    ——————————-

    Jelaslah yang menceritakan bahwa nabi Isa diserupakan itu adalah sahabat-sahabatnya Isa, bukan sahabat-sahabatnya Nabi Muhammad saw…

    None dan Nabi Lama berusaha membela aqidah jamaahnya Nabi Isa dan sahabat-sahabatnya Nabi Isa yaitu: Petrus, Yacobus, paulus dll.
    hihihi
    “menepuk air di dulang, keciprat muka sendiri”

  96. 96 Nabi Lama October 23, 2008 at 1:34 pm

    Quote:
    None dan Nabi Lama berusaha membela aqidah jamaahnya Nabi Isa dan sahabat-sahabatnya Nabi Isa yaitu: Petrus, Yacobus, paulus dll.
    hihihi
    “menepuk air di dulang, keciprat muka sendiri”

    jawab:
    Alif..Alif sudah kehabisan dalil ya. Ternyata dirinya sendiri keciprat mukanya sendiri karena yang dia imani adalah Nabi palsu.
    Apa sudah bener tuh si Mirza adalah wakil tuhan 😀
    Bagaimana tuh wahyu ttg “Kun fayakun”, ttg mimpi menjadi Allah dan Ghulam Ahmad mempunyai sifat-sifat Allah? Kenapa sampai sekarang belum diklarifikasi?
    Tolong dong jelaskan sifat-sifat Ghulam Ahmad yang serupa dengan Isa dan Muhammad?

  97. 97 Nabi Lama October 23, 2008 at 1:37 pm

    ralat:

    Quote Alif:
    None dan Nabi Lama berusaha membela aqidah jamaahnya Nabi Isa dan sahabat-sahabatnya Nabi Isa yaitu: Petrus, Yacobus, paulus dll.
    hihihi
    “menepuk air di dulang, keciprat muka sendiri”

    jawab:
    Alif..Alif sudah kehabisan dalil ya. Ternyata dirinya sendiri keciprat mukanya sendiri karena yang dia imani adalah Nabi palsu.
    Apa sudah bener tuh si Mirza adalah wakil tuhan 😀
    Bagaimana tuh wahyu ttg “Kun fayakun”, ttg mimpi menjadi Allah dan Ghulam Ahmad mempunyai sebagian sifat-sifat Allah? Kenapa sampai sekarang belum diklarifikasi?
    Tolong dong jelaskan sifat-sifat Ghulam Ahmad yang serupa dengan Isa dan Muhammad?

  98. 98 Nabi Lama October 23, 2008 at 1:39 pm

    Katamu lif Ghulam adalah Isa, jadi ttg “Kun fayakun”, ttg mimpi menjadi Allah dan Ghulam Ahmad mempunyai sebagian sifat-sifat Allah, itu aqidajh siapa lif? Pauluskah? 😀

  99. 99 Nabi Lama October 24, 2008 at 2:22 am

    Quote Alif:
    None dan Nabi Lama berusaha membela aqidah jamaahnya Nabi Isa dan sahabat-sahabatnya Nabi Isa yaitu: Petrus, Yacobus, paulus dll.
    hihihi
    “menepuk air di dulang, keciprat muka sendiri”

    jawab:
    saya kutip lagi tulisanmu lif jamaahnya Nabi Isa dan sahabat-sahabatnya Nabi Isa yaitu:”Petrus, Yacobus, paulus dll.”, jadi “DAN LAIN-LAIN” ya lif. Bagaimana keyakinan Ahmadiyah bahwa Nabi Isa diselamatkan. Apakah mereka termasuk jamaah Nabi Isa dan sahabat-shabatnya nabi Isa ataukah tidak? 😀
    Alif ternyata “menepuk air di dulang, keciprat muka sendiri”.
    None kita tidak pernah merendahkan seorang nabi seperti Isa dan kita patut mempercayai dan mengimani Isa adalah seorang Nabi. Beda dengan Alifyang mengimani seorang nabi palsu/Dajjal 😀

  100. 100 andika October 24, 2008 at 3:21 am

    nabi lama:

    Ingat Sdr, Al Quran diturunkan hanya untuk Nabi SAW dan ummatnya, bukan dicocok-cocokkan dengan nabi MGA dan ummatnya.
    Beristigfarlah…..

    jawab:
    betul, memang kita perlu banyak2 beristighfar,,,bagaimana tidak, kita yang selalu mengaku sebagai pengikut dan pecinta Rasulullah SAW dan Allah SWT yang setia, namun dalam kenyataannya justru kita lebih memilih berimana kepada ‘firman’ manusia daripada mengikuti apa yang disabdakan Beliau SAW dan di firmankan ALlah SWT.
    contohnya bila Rasulullah saw bersabda, bahwa batasan seorang muslim adalah mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallaah, maka ada saja orang yang lebih memilih mengkafirkan Ahmadiyah, yang jelas2 tidak saja mengimani kalimat Laa ilaaha illallaah sebatas mulut, namun berusaha dengan segala daya upayanya menyebarkan kalimah2 itu dipusat2 kekuatan dajjal, atau ditengah2 gurun Afrika dan juga diseluruh muka bumi.
    Hidup memang sebuah pilihan, termasuk pilihan anda itu yg tanpa sungkan menafikan sabda Rasulullah SAW diatas, terbukti dari kalimat anda ini:

    Ahmadiyah di Pakistan sendiri sudah dibilang non-muslim khan, juga seluruh ummat Islam sedunia? Jadi wajar saja toh kalo saya juga bilang Ahmadiyah bukan Islam.

    harukah rukun iman ditambah satu dengan; beriman kepada Pakistan dan seluruh ummat Islam sedunia ataukah bagaimana?

    yok sama-sama mengucap “astaghfirullahal adziem”

    kata none:

    dear andika:
    Berdasarkan QS.6:117, kenapa anda tidak mengikuti LDII ataupun SALAMULLAH atau lainnya yang lebih kecil dibandingkan Ahmadiyah?

    numpang tanya: apakah organisasi2 itu didirikan Allah SWT, atau manusia?
    apakah organisasi2 itu mempunyai suatu nizam yang diikuti dan berlaku diseluruh dunia?

  101. 101 none October 24, 2008 at 3:42 am

    To Alif :

    Ibnu Abbas berkata, “………. ‘HAMBA & RASUL ALLAH ADA BERSAMA KAMI HINGGA SAAT YANG DIKEHENDAKI ALLAH, KEMUDIAN ALLAH MENGANGKATNYA KE LANGIT. MEREKA ADALAH KELOMPOK MUSLIM.’

    Anda ini bodoh atau licik seperti Yahudi ya… anda lihat kalimat terakhir apa tidak??? saya perjelas lagi yah ‘MEREKA ADALAH KELOMPOK MUSLIM’

    Btw gimana dengan pertanyaan dan tantangan saya mas… Anda sendiri belum bisa membuktikan bahwa aqidah para sahabat sama dengan aqidah mirzaiyah…

    Justru andalah yang beraqidah seperti aqidah Nasrani yang meyakini bahwa Nabi Isa disalib… bukan begitu pak pendeta

  102. 102 Nabi Lama October 24, 2008 at 6:07 am

    To Alif dan(alias??) Andika,
    Sudah menjadi kewajiban ahmadiyah untuk mengimani MGA sebagai nabi baru, apapun MGA menyebut dirinya sendiri (Khrisna, Imam Mahdi, Nabi Isa, Buddha, dsb).
    Juga menjadi kewajiban kalian untuk menjaga akidah2 yang diajarkannya, dilarang solat dibelakang muslim (non-ahmadi), kewajiban membayar chanda, wajib menyebarkan ajaran Ahmadiyah (dengan kedok Islam).
    Jawablah dengan jujur, para da’i Ahmadiyah mendapatkan honor yang lumayan khan?

    Sehingga, kewajiban kami, muslim (non-ahmadi) untuk menjaga kesucian agama Islam yang telah dibawa Nabi SAW.
    Membuka mata hati kalian terhadap ajaran Ahmadiyah yang katanya kalian sudah meyakini benarannya (padahal sudah menyimpang dari rel agama Islam). Kami tidak dibayar untuk ini, ikhlas lillahi ta’ala.

    Wassalam,

  103. 103 Alif October 24, 2008 at 7:30 am

    Lho none? emang ada yang salah ya dengan kesimpulan saya?
    atau kalian cuma berusaha menghibur diri dan berusaha menutup malu kalian saja..
    Saya ambil lagi referensi kamu sendiri diatas :

    “Ibnu Abbas berkata, “Jamaah Nabi Isa berselisih menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama berkata, ‘Allah (Isa) bersama kita sampai saat yang dikehendaki-Nya kemudian Dia naik ke langit.’ Mereka adalah kelompok Ya’kubiah. Kelompok kedua mengatakan, ‘Putra Allah ada bersama kami sampai saat yang dikehendaki Allah. Kemudian Allah mengangkatnya kepada-Nya.’ Mereka adalah kelompok Nasturiyah. Kelompok ketiga mengatakan, ‘HAMBA & RASUL ALLAH ADA BERSAMA KAMI HINGGA SAAT YANG DIKEHENDAKI ALLAH, KEMUDIAN ALLAH MENGANGKATNYA KE LANGIT. MEREKA ADALAH KELOMPOK MUSLIM.’ ”

    Jadi yang ngomong seperti yang ditulis huruf besar semua ini jamaahnya siapa none?
    Apakah kelompok muslim Jemaahnya Nabi Muhammad atau kelompok muslim jemaahnya Nabi Isa (emang ada ya)?
    coba yang keras jawabnya biar kelihatan siapa yang bodoh…
    terbuktikan bahwa yang mengatakan Nabi Isa naik ke langit adalah jemaahnya nabi Isa !
    kalian ini berusaha membela kelompok tsb.
    Makanya kalo ngambil referensi tuh hati-hati..kena deh..
    hihihi. menyimpulkan tulisan sendiri saja masih bingung, sok gaya mau menantang debat..
    beresin dulu deh yang itu none.
    jangan lari kemana-mana dulu..

  104. 104 Alif October 24, 2008 at 7:37 am

    Buat Nabi Lama,
    Kamu udah berapa lama berdiskusi dgn ahmadiyah?
    sudah berapa kali kamu mengajukan pertanyaan yang sama kepada pihak ahmadiyah? coba hitung? cape deh.
    Udah berapa kali kamu bilang ‘Lakum dinukum waliyadin’?
    Kamu ngerti nggak artinya?
    Kalo ngerti koq masih saja ‘ngegerecokin’ keyakinan orang?
    malu lagi nulis nggak ngerti artinya, kayak si None itu tuh..

  105. 105 Nabi Lama October 24, 2008 at 9:57 am

    Quote Andika:
    contohnya bila Rasulullah saw bersabda, bahwa batasan seorang muslim adalah mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallaah, maka ada saja orang yang lebih memilih mengkafirkan Ahmadiyah

    jawab:
    Andika..Andika baru bangun tidur ya. Apa anda tidak pernah mendengar Ghulam dan jemaat Ahmadiyah mengafirkan non ahmadi. Tolong dibaca buku ahmadiyah “Bukan sekedar hitam putih” karangan MA.Suryawan.
    Jawaban dr QS:117 mana andika? kenapa belum dijawab? kenapa anda tidak mmengikuti LDII dan SALAMULLAH yang jauh lebih kecil dr Ahmadiyah.

    DEAR Alif:
    Jadi yang ngomong seperti yang ditulis huruf besar semua ini jamaahnya siapa none?
    Apakah kelompok muslim Jemaahnya Nabi Muhammad atau kelompok muslim jemaahnya Nabi Isa (emang ada ya)?
    coba yang keras jawabnya biar kelihatan siapa yang bodoh…

    jawab:
    Alif…Alif, kamu sudah mulai mencla-mencle katanya yang datang “Manusia seperti Isa”, kenapa sekarang kamu menulis “kelompok muslim jemaahnya Nabi Isa (emang ada ya)?”
    Berarti jemaahnya Manusia seperti Isa, Muhammad, bukan kelompok muslim kah lif? 😀
    Berarti hanya Isa yang datang ya lif dan bukan Manusia seperti Isa dan Manusia seperti Muhammad.
    percuma deh none diskusi sama orang mencla-mencle or plin-plan seperti Alif 😀
    Kadang bicaranya Isa, kadang juga bicaranya manusia seperti isa…hii..hiii

  106. 106 Nabi Lama October 24, 2008 at 10:04 am

    Quote Alif:
    hihihi. menyimpulkan tulisan sendiri saja masih bingung, sok gaya mau menantang debat..
    beresin dulu deh yang itu none.
    jangan lari kemana-mana dulu..

    jawab:
    Alif…Alif pengakuan Ghulam Ahmad sebagai Muhammad seperti link yg sdh saya beri beserta wahyu-wahyunya masih belum diberesin, mau ngomongin debat segala

  107. 107 andika October 25, 2008 at 2:37 am

    nabi lama bersabda:

    …kewajiban membayar chanda, wajib menyebarkan ajaran Ahmadiyah (dengan kedok Islam).
    Jawablah dengan jujur, para da’i Ahmadiyah mendapatkan honor yang lumayan khan?

    yang maksud anda da’i itu siapa aja? apakah andika, atau alif atau deden bisa dikriteriakan sebagai da’i Ahmadiyah?
    ya memang kami DA’I ILALLAH dalam kapasitas dan kemampuan kami masing2, tapi apakah kami serendah itu sampai harus mendapatkan honor??masya Allah
    tapi bila yang anda maksud da’i itu adalah para mubaligh Ahmadiyah, saya katakan: YA, memang mereka diberi gaji yang layak, sehingga mereka bisa sepenuhnya concern pada bidang tugasnya tanpa harus berpikir bagaimana menghidupi keluarganya.
    Lalu duitnya dari mana?
    sebagai anda katakan bahwa para Ahmadi membayar candah. candah atau iuran itulah yang digunakan untuk memutar roda organisasi; dari candah itulah para mubaligh mendapatkan gaji (sehingga kapan dan dimanapun seorang mubaligh Ahmadiyah menyampaikan ceramah, maka mereka tidak akan memusingkan panitia untuk mempersiapkan honor untuk mereka, gak bakalan ada deh mubaligh Ahmadiyah yang ‘menjajakan’ ayat2 suci lewat sms, misalnya…)
    dari candah itulah mesjid2 didirikan (sampai ubanan pun anda tidak akan pernah menemukan ada panitia pembangunan mesjid Ahmadiyah menebar proposal sumbangan kemana-mana, atau mengganggu lalulintas dengan meminta-minta sumbangan dijalan2 umum, misalnya…)
    dari candah itulah kemudian TV yang tanpa iklan dan bisa diakses dari seluruh muka bumi sepanjang masa itu dibiayai…
    dari candah itu pula penterjemahan AL’Qur’an kedalam seratus bahasa (sehingga pesan2 Al-Qur’an bisa sampai dikepala warga dunia..)didanai…

    sabda nabi lama:

    Sehingga, kewajiban kami, muslim (non-ahmadi) untuk menjaga kesucian agama Islam yang telah dibawa Nabi SAW.

    menjaga kesucian, dengan menafikan sabda dan petunjuk nabi SAW dan firman2NYA kah?

    sabda nabi lama:
    Kami tidak dibayar untuk ini, ikhlas lillahi ta’ala.

    Pertanyaan saya: yg anda maksud dengan “kami” itu siapa saja, ya? bila maksudnya adalah semua ummat Islam pengikut faham:

    Ahmadiyah di Pakistan sendiri sudah dibilang non-muslim khan, juga seluruh ummat Islam sedunia? Jadi wajar saja toh kalo saya juga bilang Ahmadiyah bukan Islam.

    bukankah didalamnya termasuk juga mereka para pemuja kekerasan atas nama agama dan mereka yang bekerja “memerangi” Ahmadiyah demi fulus?

    sabda nabi lama:

    To Alif dan(alias??) Andika,

    supaya nabi lama ini tidak bingung dan menduga-duga, kepada deden saya minta tolong: jelaskanlah apakah Alif dan Andika itu orangnya itu2 juga? saya yakin anda bisa menjelaskan ini.
    tolong ya den!

    @d3n
    pemberi komentar diblog ini dapat saya katagorikan sbb:
    1. Pemberi komentar dgn hanya 1 nama dgn alamat e-mail asli dan tidak berubah-ubah.
    2. Pemberi komentar dgn hanya 1 nama dgn alamat e-mail palsu dan berubah-ubah.
    3. Pemberi komentar yang memberi alamat e-mail asli dan tidak berubah-ubah tapi dgn nama lebih dari satu.
    4. Pemberi komentar yang memberi alamat e-mail palsu, berubah-ubah, menggunakan banyak nama.

    Memang betul, tidak perlu orang sekelas Roy Suryo untuk mengetahui dari mana seseorang memberikan komentar dan atau apakah ia berganti-ganti nama atau tidak.
    Alif BUKAN Andika, Alif dan Andika memberi komentar dari kota yang berbeda..

  108. 108 Budak Baong October 25, 2008 at 7:18 am

    to: @den
    mohon ijin komen…. rada gatel nih….

    to: kemalps
    aku nih agak bingung dengan kutipan ayat (QS. 5:19) yang di tulis kemalps. kebingunganku adalah pada penafsirannya.

    dalam bahasaku sih ayat ini bilang sama para ahli kitab “Hai ahli kitab, telah dateng tuh pemberi peringatan, biar lo-lo smua gak beralasan bahwa blom ada yang ngasih peringatan jika klian berbuat ingkar”.

    so… apa hubungannya ayat ini dengan tertutupnya knabian/kerasulan…. saranku klo ngutip ayat yang nyambung duong…. ntar bisa nyesatin orang lho kalo sembarangan….

  109. 109 Nabi Lama October 25, 2008 at 10:47 am

    Quote andika:
    numpang tanya: apakah organisasi2 itu didirikan Allah SWT, atau manusia?

    jawab:
    Anda terlalu berkhayal terlalu tinggi bahwa jemaat anda didirikan Allah. Anda terlalu pede. Apa pernah denger jemaat Allah dibawah pimpinan Nabi palsu. Tidak ada lah. Anda mimpi disiang bolong. Buruan wudhlu biar omongan anda tidak melantur. Anda itu baru muncul dan argumentasi anda belum teruji sudah berkoar-koar yang terlalu berlebihan-lebihan ttg jemaat Allah.
    Anda klarifikasi terlebih dahulu doktrin ahmadiyah disertai bukti berupa Al-Qur’an maupun hadits sesuai pendakwaan Ghulam Ahmad yg bermacam-macam dan wahyu-wahyu sesat yang diterimanya yg dibukukan berupa tadzkirah.
    Saya sdh memberikan beberapa pertanyaan kepada Alif namun orangnya langsung bungkam. Silahkan anda ambil alih kalau anda mampu. Tidak perlulah anda berkoar-koar kalau nanti hasilnya omong kosong. Saya kasihan nanti anda mempermalukan diri anda sendiri dengan membawakan doktrin-doktrin Ahmadiyah karena anda kehabisan dalil. Ujung-ujungnya mengganti ID anda dgn ID lain untuk menutupi rasa malu 😀

    Quote andika:
    apakah organisasi2 itu mempunyai suatu nizam yang diikuti dan berlaku diseluruh dunia?

    jawab:
    Jujur tidak ada kecuali Aliran Baha’i yang sudah ada di 235 negara (sumber:”Nabi-Nabi palsu & para penyesat umat, Hartono Ahmad Jaiz, hal.130) yang gw tahu Ahmadiyah nggak nyampe di 235 negara (klik http://img123.imageshack.us/my.php?image=jumlahahmadiyah1ot8.jpg ). Yang ada sih hanya sebatas klaim yg kebenarannya masih diragukan.
    Anda mengatakan Nizam berlaku dan diikuti di seluruh dunia, Apa itu artinya Ahmadiyah ada diseluruh dunia? Apa anda tidak berkata dusta? Sungguh menggelikan apabila anda bertanya seperti itu sedangkan Ahmadiyah tidak ada di seluruh dunia. Saya mungkin baru pertama kali mendengar Ahmadiyah ada diseluruh dunia? Salah seorang ahmadi yang pernah diskusi di forum Islamic saja belum pernah mengatakan Ahmadiyah ada di seluruh dunia. Silahkan ada tanyakan saja ke Alif maupun Awi. Silahkan lihat di forum islamic. Saya bukanlah seorang anak kecil yang mudah dibohongi anda. Orang yg membaca tulisan anda pasti akan tertawa geli temasuk saya sendiri. ini buktinya 😀
    Sepengetahuan saya arti “nizam” kalau tidak salah adalah sistem administrasi (klik http://img407.imageshack.us/my.php?image=bisyarat3ma8.jpg ) atau tertib baru (seperti judul asli tertib baru menurut wasiat yaitu NIZAM NAO). Mungkin yang dimaksud Nizam adalah peraturan. Nggak usah jauh-jauh ke luar negeri. Cukup di negeri kita ini, apa negara kita memberlakukan dan mengikuti Nizam Ahmadiyah? ya tidak lah, apalagi di negara lain seperti Arab Saudi 😀

    NB:Andika saya bukan “none”. Sebelum diskusi cuci muka dulu biar bisa membedakan antara none & nabi lama.

  110. 110 Nabi Lama October 25, 2008 at 10:53 am

    Bisa anda jelaskan maksud yg distabillo kuning dibawah ini andika:

    (Sumber:”Fiqih Ahmadiyah”, Hafiz Roshan Ali, Alih bahasa: R.Ahmad Anwar, Jemaat Ahmadiyah Indonesia, 1989)

    Pernahkah Rasulullah SAW melakukan hal tersebut apabila tidak membayar pengorbanan tiga bulan berturut-turut akan dikeluarkan dari jamaah beliau SAW? pernahkah Rasulullah SAW mengajarkan hal tersebut?

  111. 111 Nabi Lama October 25, 2008 at 10:57 am

    Quote Alif:
    Buat Nabi Lama,
    Kamu udah berapa lama berdiskusi dgn ahmadiyah?
    sudah berapa kali kamu mengajukan pertanyaan yang sama kepada pihak ahmadiyah? coba hitung? cape deh.
    Udah berapa kali kamu bilang ‘Lakum dinukum waliyadin’?
    Kamu ngerti nggak artinya?
    Kalo ngerti koq masih saja ‘ngegerecokin’ keyakinan orang?
    malu lagi nulis nggak ngerti artinya, kayak si None itu tuh..

    jawab:
    Alif…Alif sudahkah pertanyaan tersebut sudah anda jawab. Koreksi dirilah. Justru kalau anda mengakui kedatangan Isa, kenapa anda mengimani Ghulam Ahmad? Macam-macamlah pendakwaannya? Jadi disini kamu berdiskusi memperjuangkan siapa Lif? Pendakwaan Ghulam Ahmad saja sudah bertentangan dengan Al-Qur’an & Hadits apalagi wahyu yg diterimanya. Capeee dehhh 😀

  112. 112 none October 25, 2008 at 3:24 pm

    To Alif :
    Semakin sering anda berkoar2 dan berdiskusi semakin terlihatlah kejahilan dan kebusukan aqidah aliran anda… Apakah anda menganggap NABI ISA dan pengikutnya yang lurus itu BUKAN SEORANG MUSLIM ? Apakah anda pikir mereka itu beragama Nasrani ?

    Sungguh Allah telah tunjukkan semuanya kepada kita bagaimana jahilnya mereka terhadap agama ini. Semakin banyak anda berkoar2 semakin terlihatlah kedustaan2 yang kalian sembunyikan.

  113. 113 Nabi Lama October 25, 2008 at 10:56 pm

    To Alif dan Andika,
    Seperti Sdr Andika bilang “dengan menafikan sabda dan petunjuk nabi SAW dan firman2NYA kah?”
    Jadi siapa yang Sdr maksud, kami (non-ahmadi) atau kalian kah?

    Siapa yang bilang arti khatamun nabiyyin itu cincin perhiasan para nabi kemudian nabi penutup syariat? Petunjuknya sudah jelas lalu dirubah2, demi pengakuan MGA.
    Hadist2 Nabi SAW yang berkenaan nabi penutup, mana ada yang dikutip sebagai acuan2, karena bertentangan toh dengan kaidah ada nabi sesudah Nabi SAW.

    Siapa bilang pelarangan sholat dibelakang muslim lainnya, perintah chanda, dll. itu bukan akidah?

    Coba sodara renungkan dalam2, sudah baca “Mengapa saya keluar Ahmadiyah”, belum? Dilarang? Jaman gini masih ada orang yang alergi…

    Wassalam,

  114. 114 kabul October 26, 2008 at 6:49 am

    membaca logika-logika nabi lama bikin gue tambah pusing dan malah membuat argumen2 orang ahmadiyah jadi keliatan lebih masuk akal.
    salah2 orang2 kayak gue jadi kepincut ahmadiyah natinya gara2 kau

  115. 115 andika October 26, 2008 at 7:43 am

    hehehe, semangat betul ya nabi lama.mudah2an pada akhirnya nabi lamapun memperoleh karunia dapat menerima imam zamannya, kalaupun tidak maka mengingat betapa banyaknya waktu yang telah dikorbankan/dicurahkan untuk mempelajari Ahmadiyah (meski dari mereka yg antipati) insya ALlah keturunannnya kelak akan menjadi Ahmadi2 yang mukhlis juga.. Amiin.

    sabda nabi lama:

    Siapa bilang pelarangan sholat dibelakang muslim lainnya, perintah chanda, dll. itu bukan akidah?

    jawab:
    mengenai solat,Sabda Rasulullah SAW: “kaifa antum idza nazalal ibnumaryama minkum wa imamukum minkum”
    candah penggunaannya telah diuraikan diatas.
    giliran saya numpang tanya; apakah meminta-minta sumbangan untuk membangun mesjid dengan menebar proposal atau meminta-minta ditengah jalan itu ada dijaman Rasulullah SAW?
    apakah da’i yang menerima amplop seusai ceramah ada contohnya dimasa Rasulullah SAW?
    kalau mengikuti pola pikir anda, apakah itu bukan akidah baru toh semuanya gak ada dijaman sang Nabi SAW?

    sabda nabi lama:

    Coba sodara renungkan dalam2, sudah baca “Mengapa saya keluar Ahmadiyah”, belum? Dilarang? Jaman gini masih ada orang yang alergi…

    jauh sebelum anda membacanya (kalo gak salah anda suruh beli buku itu di gramedia), ketika Hariadi pertama kali menerbitkan, saya telah membacanya dan isinya adalah omong kosong saja….

    sabda nabi lama:

    Andika saya bukan “none”. Sebelum diskusi cuci muka dulu biar bisa membedakan antara none & nabi lama.

    rasanya saya gak pernah panggil begitu kok lagian sama atau beda gak ada pengaruhnya kok.

    sabda nabi lama:

    Sungguh menggelikan apabila anda bertanya seperti itu sedangkan Ahmadiyah tidak ada di seluruh dunia. Saya mungkin baru pertama kali mendengar Ahmadiyah ada diseluruh dunia?

    Jawab: apakah menurut anda saat ini Islam telah berada diseluruh dunia sebagaimana tujuan kedatangan Rasulullah SAW sendiri yang ditujukan bagi seluruh dunia? paling tidak, sampe saat ini Ahmadiyah telah eksis dihampir 200 negara dan akan terus berkembang hingga keseluruh dunia untuk mewujudkan Islam yang mempunyai satu keyakinan, satu komando seperti yang dijanjikan Allah SWT kepada Rasulullah SAW. Tentu satu komando dalam urusan agama, bukan dalam urusan kekuasaan politik seperti yg dipercayai sebagian orang tentang keberadaan suatu nizam khilafat, seperti tergambar dari kalimat anda ini:”…Cukup di negeri kita ini, apa negara kita memberlakukan dan mengikuti Nizam Ahmadiyah? ya tidak lah, apalagi di negara lain seperti Arab Saudi”

    sabda nabi lama:

    Anda terlalu berkhayal terlalu tinggi bahwa jemaat anda didirikan Allah.

    itulah yang sebenarnya, bila anda tidak percaya cobalah ambil wudhlu dan lakukan salat istikhoroh tanyakan langsung pada Allah SWT: Ya Allah, apakah pengakuan Mirza Ghulam Ahmad bahwa ia mendirikan Ahmadiyah atas perintah Engkau itu sesuatu yang benar atau dusta semata?
    saya yakin Allah SWT tidak akan pernah mau menjerumuskan hambaNya yang mau bertanya dengan tulus, dengan jawaban yang tidak benar.

  116. 116 Nabi Lama October 26, 2008 at 4:16 pm

    To Andika,
    Quote:
    candah penggunaannya telah diuraikan diatas
    Jawab:
    Coba Sdr sebutkan satu persatu jenis candah itu. Jangan bercanda ya? Ini serius.

    Quote:
    saya telah membacanya dan isinya adalah omong kosong saja….
    Jawab:
    Apa itu pendapat Sdr sendiri atau ada pengaruh dari doktrin2 imam2 ahmadiyah. Saya rasa, keluarnya Bpk Hariadi adalah karena beliau merasa ahmadiyah bukan lah Islam yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
    Coba lah jujur pada diri sendiri. Sudahkan Sdr cek dengan orang2 yang beliau sebut dalam buku itu, atau Sdr langsung telan mentah2 doktrin2 yang Sdr telah terima.
    Monggo…

    Quote:
    bila anda tidak percaya cobalah ambil wudhlu dan lakukan salat istikhoroh tanyakan langsung pada Allah SWT
    Jawab:
    Apa Sdr sendiri sudah? Monggo…

    Wassalam,

  117. 117 Nabi Lama October 27, 2008 at 3:00 am

    To Ahmadi,
    Saya bisa katakan, cukup banyak yang keluar dari Ahmadiyah selain Bpk Hariadi, seperti:
    “http://wiki.islamedia.ws/Dr._Ismail_A.B._Balogun”
    Silakan menyimak.
    Wassalam,

  118. 118 Alif October 27, 2008 at 3:23 am

    koq None nggak mudeng-mudeng sih? Gini aja none biar kamu menjadi jelas…
    saya tidak mempersoalkan apakah sahabat-sahabat Isa as seperti Lukas, Petrus, Markus dll itu muslim atau bukan, itu bukan inti debat, yang pasti intinya adalah kamu meyakini Nabi Isa naik ke langit karena adanya perkataan jamaahnya Isa tsb kan? itu berdasarkan referensi kamu sendiri lho.. Mau menyanggah referensi kamu sendiri? malu lagi..
    aneh juga orang-orang seperti Nabi lama dan si None ini, marah-marah terus serta bikin bingung orang, maunya apa manusia-manusia ini?
    udah berapa kali dibilang kalo kalian memang meyakini Nabi Isa as naik kelangit dan akan turun menjadi juru selamat kalian nanti di akhir zaman serta lebih meyakini perkataan dan ucapan para jamaahnya Nabi Isa (baca referensinya si None diatas) dibanding kitab suci kalian sendiri yaitu Qur’an.. ya sudah..ikutlah mereka jamaahnya Isa itu, jadilah pembela-pembela mereka…kenapa musti marah-marah?
    gitu aja koq repot…
    Daripada kalian berdebat nggak ada ujung pangkalnya..
    Saya beserta teman-teman ahmadi disini cuma bisa mengucapkan selamat menunggu nabi Isa kepada kalian, yang akan memimpin kalian dan menjadi juru selamat kalian nanti di akhir zaman..
    coba pikir lagi deh.. Salah nggak saya ngomong begitu? Saya kan udah menghormati keyakinan kalian bahkan memberi selamat kepada kalian…selamat menunggu…

  119. 119 andika October 27, 2008 at 4:27 am

    sabda nabi lama:

    Coba Sdr sebutkan satu persatu jenis candah itu. Jangan bercanda ya? Ini serius.

    hehe mau ikutan bayar, gitu mas? silahkan saja datang ke mesjid Ahmadiyah terdekat, tapi gak semua orang bisa bayar kok, jangankan orang yang bukan Ahmadi, orang Ahmadi yg melakukan pelanggaran aturan organisasi pun tak akan diterima pembayaran candahnya. Jadi gak asal dapat duit gitu loh.

    sabda nabi lama:

    Saya rasa, keluarnya Bpk Hariadi adalah karena beliau merasa ahmadiyah bukan lah Islam yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

    apakah anda pikir Ahmadi Haryadi itu orang bodoh hingga harus tersasar mengikuti aliran sesat, jadi mubalighnya pula belasan tahun dan baru keluar beberapa waktu setelah ia sendiri dipecat dari jabatannya?
    Pertanyaannya: kenapa untuk keluar dari Ahmadiyah harus menunggu dipecat dulu?

    sabda nabi lama:

    Apa Sdr sendiri sudah? Monggo…

    sebagian dari orang2 yang kemudian bergabung dengan Ahmadiyah telah melakukan hal itu, jadi kenapa anda harus ragu?
    Masa ia anda takut dengan petunjuk yang paling benar dari YANG MEMILIKI KEBENARAN ITU SENDIRI?

    sabda nabi lama :

    Saya bisa katakan, cukup banyak yang keluar dari Ahmadiyah selain Bpk Hariadi,

    dua orang anda katakan cukup banyak, tambah lagi dong datanya!
    Perkara seseorang keluar dari Ahmadiyah tidak berarti Ahmadiyahnya yang kelilru, kan?
    coba anda bandingkan, bukankah banyak juga orang Islam bahkan yang berkatagori ulama yang hengkang dari Islam dan bergabung menjadi nasrani, bahkan menjadi pendetanya pula semacam Hambran Ambri ataupun tokoh FPI Surabaya, itu bukan berarti Islamnya yang keliru bukan, melainkan orangnya yang keblinger!

    mengenai istikhoroh, kalo anda keberatan menanyakan tentang kebenaran Mirza Ghulam Ahmad, kenapa tidak anda coba dgn pertanyaan lain, misalnya:”ya Allah bagaimana caranya agar saya berhasil menjadikan orang2 Ahmadiyah bergabung dengan Islam yang benar dalam pandangan Engkau”

    Jadi kapan anda memulai istikhoroh?? 😀

  120. 120 Nabi Lama October 27, 2008 at 9:58 am

    Quote kabul:
    membaca logika-logika nabi lama bikin gue tambah pusing

    jawab:
    Muncul pendatang baru tahu-tahu sudah pusing. minum saja obat pusing.

    Quote kabul:
    dan malah membuat argumen2 orang ahmadiyah jadi keliatan lebih masuk akal.

    jawab:
    haaa…haaa masuk akal apanya bung. Berarti anda tidak menggunakan akal sehat menilainya. Apa kedatangan Manusia seperti Isa dan Manusia seperti Isa ada dalilnya? Tidak ada bung baik di Al-Qur’an dan Hadits. Lalu Ahmadiyah memakai dalil apa untuk membenarkan kedatangan manusia seperti Isa dan Manusia seperti Muhammad sedangkan di Al-Qur’an maupun Hadits tidak menyebutkan keyakinan tsb. Atau anda bisa membuktikannya kalau anda merasa masuk akal.

    Quote kabul:
    salah2 orang2 kayak gue jadi kepincut ahmadiyah natinya gara2 kau

    jawab:
    haa..haa..menilai sesuatu hal saja benar atau salah tidak bisa malah kepincut…capee dehhh
    Anda itu diibaratkan orang yang makan soto di WC tetapi tidak bisa membedakan mana aroma soto dan mana aroma WC. Tidak bisa mana membedakan mana yg salah mana yang benar 😀

  121. 121 Nabi Lama October 27, 2008 at 9:59 am

    Quote andika:
    hehehe, semangat betul ya nabi lama.

    jawab:
    Semangat itu harus. Membela Ajaran Allah yg dibawa Rasulullah SAW dirusak oleh aliran sesat sudah menjadi kewajiban saya.

    Quote andika:
    mudah2an pada akhirnya nabi lamapun memperoleh karunia dapat menerima imam zamannya,

    jawab:
    Mudahan-mudahan juga andika memperoleh karunia oleh Allah untuk menerima dan tidak mengingkari Allah dan Rasulullah SAW dengan mengakui tidak adanya Rasul baru sesudah Nabi Muhammad SAW.

    Quote andika:
    kalaupun tidak maka mengingat betapa banyaknya waktu yang telah dikorbankan/dicurahkan untuk mempelajari Ahmadiyah (meski dari mereka yg antipati) insya ALlah keturunannnya kelak akan menjadi Ahmadi2 yang mukhlis juga.. Amiin.

    jawab:
    Kalaupun andika tidak bertobat semoga keturunannya menyadari kekeliruannya orang tuanya yg mengimani seorang nabi palsu dan mengikuti orang-orang yang mempercayai tidak adanya Rasul dan Nabi sesudah nabi Muhammad SAW.

    Quote andika:
    mengenai solat,Sabda Rasulullah SAW: “kaifa antum idza nazalal ibnumaryama minkum wa imamukum minkum”

    Jawab:
    Apa ada sabda Rasulullah tsb melarang sholat orang muslim lainnya? coba anda tunjukkan pd kalimat apa?
    Lalu kenapa Isa sholat diimami oleh Imam Mahdi? Bukankah itu artinya antara Isa dan Mahdi adalah orangnya beda.
    Jadi Ibnu maryama ya andika dan bukan Manusia seperti Isa. Berarti Manusia seperti Muhammad tidak akan datang begitu maksudnya kan andika. Jadi tdk alasan ahmadi untuk menolak orang yg tidak mempercayai kedatangan manusia seperti Isa dan Muhammad. Gitu aja koq repot 😀
    Alasan sebenarnya Ahmadiyah melarang sholat seperti dibawah ini (bukan berdasarkan sabda Rasulullah tetapi sabda Ghulam Ahmad):
    “Pada tanggal 14 Desember 1905 ada dua orang yang bai’at. Salah satu di antaranya bertanya: “Apakah boleh shalat dibelakang orang non-Ahmadi?” Hz. Masih Mau’ud a.s. menjelaskan: Orang-orang itu menyebut saya kafir. Jika saya ini bukan kafir, tentu kekufuran itu berbalik ke arah mereka. Orang yang menyebut seorang muslim sebagai kafir, berarti orang yang berkata itu sendiri kafir. Oleh karena itu shalat dibelakang mereka tidak dibenarkan. Lalu, orang-orang yang diam-diam saja di antara mereka, mereka pun sebenarnya termasuk di antara orang-orang itu. Di belakang mereka pun shalat tidak dibenarkan. Sebab, di dalam kalbu mereka menganut suatu keyakinan yang bertentangan, yang secara zahir [lahiriah] tidak sama dengan kita.

    (Sumber:”Bukan Sekedar Hitam Putih, M.A.Suryawan, edisi revisi, 2005)

    Jadi Alasan ahmadi tidak boleh bermakmum dengan non ahmadi karena alasannya “kafir’. saya kutip lagi: “orang-orang yang diam-diam saja di antara mereka, mereka pun sebenarnya termasuk di antara orang-orang itu. Di belakang mereka pun shalat tidak dibenarkan”. Jadi tidak baik anda memfitnah Rasulullah dengan membawa-bawa Sabda Rasulullah bahwa Rasulullah melarang Shalar dibelakang muslim lain.

    Anda saya beri link dibawah ini:





    (Sumber:MENGHAPUS SUATU KESALAHPAHAMAN (Ek Ghalati Ka Izala),Mirza Ghulam Ahmad,Alih bahasa: M. A. Suryawan)
    Ini sumbernya dari nabi anda sendiri dan dalam dalam buku tersebut dengan Ghulam Ahmad adalah Khalifatullah (Wakil Tuhan). lihat hal 13.
    1.Pertanyaan pertama, apakah Allah pernah mengatakan mempunyai khalifah atau seorang wakil dalam Al-Qur’an?
    2.Pertanyaan Kedua, Dalam buku itu hal.16 juga tertulis bahwa “aku adalah sama dengan Muhammad”. Tolong anda jelaskan sifat-sifat Ghulam Ahmad yang mana menyerupai Nabi Muhammad SAW?
    3.Pertanyaan Ketiga, Mengapa anda mengimani Ghulam Ahmad sedang yang menjadi Imam adalah Ibnu Maryam dan bukan manusia seperti Isa dan Manusia seperti Muhammad SAW?

    Silahkan anda dan jangan meloncat kesana kemari menghindari pertanyaan ini.
    Jadi kalau anda tidak bisa menjawab dan tidak bisa membuktikan dengan menggunakan Al-quran dan Hadits, apakah pantas anda menyebut jemaat anda didirikan oleh Allah. Ingat memfitnah manusia saja berdosa besar apalagi memfitnah Allah yang tidak pernah mendirikan jemaat anda.
    Ya beginilah saudara-saudara seperti pepatah “serapat-rapatnya menyimpan bangkai pasti akan tercium juga” 😀

    Quote:
    candah penggunaannya telah diuraikan diatas.

    Jawab:
    Uraian anda masih belum menjawab postingan saya sebelumnya dengan kata lain tidak nyambung sama sekali. Akan saya ulangi lagi. Jadi silahkan anda jawab dengn jujur.
    Bisa anda jelaskan maksud yg distabillo kuning dibawah ini andika:

    (Sumber:”Fiqih Ahmadiyah”, Hafiz Roshan Ali, Alih bahasa: R.Ahmad Anwar, Jemaat Ahmadiyah Indonesia, 1989)

    Pernahkah Rasulullah SAW melakukan hal tersebut apabila tidak membayar pengorbanan tiga bulan berturut-turut akan dikeluarkan dari jamaah beliau SAW? pernahkah Rasulullah SAW mengajarkan hal tersebut?
    sebagai tambahan: Syariat siapakah dengan tidak membayar pengorbanan atau candah selama tiga bulan berturut-turut dipecat dari jemaat?
    Saya akan mengulang terus-menerus pertanyaan ini apabila anda berusaha menghidar. Tidak mungkin kan anda berkoar-koar tetapi tdk bisa menjawab pertanyaan tsb. ya malu dong dilihat orang sedunia bahwa ahmadi bisanya cuma bekoar-koar saja.

    Quote andika:
    giliran saya numpang tanya; apakah meminta-minta sumbangan untuk membangun mesjid dengan menebar proposal atau meminta-minta ditengah jalan itu ada dijaman Rasulullah SAW?

    jawab:
    Pada zaman Rasulullah SAW tidak ada orang yg membangun mesjid dgn menebar proposal atau meminta-minta ditengah jalan. Perlu diketahui tidak semua non ahmadi melakukan itu. Tidak usah jauh-jauh, Masjid saya saja dibangun tanpa adanya proses meminta ditengah-tengah jalan dan menebar proposal tetapi pembangunan masjid tsb atas kesadaran jamaahnya. Anda memukul rata seolah-olah semua non ahmadi berbuat seperti itu. Oke kalau alasan tidak pernah ada pada zaman Rasulullah menjadi keberatan anda. Sekarang saya bertanya kepada anda apakah Rasulullah beribadah ke mesjid menggunakan Mobil atau sepeda motor? Adakah zaman Rasulullah SAW mobil atau sepeda motor? Bagaimana pula dengan tayamum, apakah tayamum di dalam pesawat terbang ketika seseorang bepergian ke luar negeri pernah ada pada zaman Rasulullah? silahkan anda jawab.
    Saya bertanya lagi kepada anda, apakah orang yang meminta proposal dan meminta ditengah-tengah jalan melakukakannya dengan memaksa? Apakah meminta-minta dgn menebar proposal atau meminta ditenag jalan dengan tujuan membangun rumah Allah adalah perbuatan hina? Apakah mereka menebar proposal dan atau meminta ditengah jalan menetapkan harus memberikan sedekah 1/16 dari penghasilan tiap bulan? Apakah pernah mendengar Rasulullah memecat seseorang keluar dari jemaatnya sehingga menjadi kafir gara-gara meminta sedekah? Apakah
    Apakah anda pernah mendengar Rasulullah memecat jemaatnya gara-gara tiga bulan berturut-turut tidak membayar pengorbanan yang mengakibatkan orang tersebut menjadi kafir?
    Coba anda bandingkan antara “candah” yang diterapkan Ahmadiyah apabila tidak membayarnya selama tiga bulan berturut-turut akan dipecat dari jemaat Ahmadiyah (apakah ini sudah ada unsur paksaan dan ancaman)dibandingkan orang yg membangun mesjid dengan menebar proposal atau meminta-minta ditengah jalan tanpa ada paksaan? Menurut anda perbuatan yang hina yang mana? Apakah yang hina itu meminta tanpa unsur paksaan ataukah melakukan pengorbanan menggunakan unsur paksaan yang berupa ancaman.
    ini buktinya http://img504.imageshack.us/my.php?image=fiqihahmadiyah2ats0.jpg
    Lebih hinanya untuk mencari dana melakukan dusta dgn mengatasnamakan Allah bagi yang menginginkan surga dengan membayar 1/10 sampai 1/3 dari penghasilan. Mana pernah Allah menetapkan pengorbanan sebesar 1/10 sampai 1/3 dari penghasilan? Mana pernah pula untuk masuk surga hanya cukup dengan membayar 1/10 sampai 1/3 dr penghasilan?
    ini bukti yang saya ambil dari buku ahmadiyah “TERTIB BARU
    MENURUT ALWASIYAT, BASHIRUDDIN MAHMUD AHMAD, JEMAAT AHMADIYAH INDONESIA,
    1988) dlm bentuk file Al Wasiyat.pdf
    “Dalam zaman sekarang, Allah swt telah berfirman bagi orang-orang yang mau beroleh surga
    hakiki, yaitu hendaknya mereka mengurbankan mulai 1/10 sampai 1/3 dari penghasilan dan harta benda mereka sebagai Wasiat”. (Hal.8)

    “Bahwa kamu menghendaki surga, kamu harus menjalankan pengurbanan tersebut, tetapi kalau kamu tidak menghargai surga itu, maka harta benda kamu tidak diperlukan oleh kami, boleh kamu simpan saja”.(Hal.10)

    Coba tunjukkan dalilnya di Al-Qur’an andika bahwa Allah pernah mengatakan untuk mendapatkan surga dengan mengurbankan hartanya sebesar 1/10 sampai 1/3 dr penghasilan? Syariat siapakah itu? 😀

  122. 122 Nabi Lama October 27, 2008 at 10:11 am

    Quote Alif:
    koq None nggak mudeng-mudeng sih? Gini aja none biar kamu menjadi jelas…
    saya tidak mempersoalkan apakah sahabat-sahabat Isa as seperti Lukas, Petrus, Markus dll itu muslim atau bukan, itu bukan inti debat, yang pasti intinya adalah kamu meyakini Nabi Isa naik ke langit karena adanya perkataan jamaahnya Isa tsb kan? itu berdasarkan referensi kamu sendiri lho.. Mau menyanggah referensi kamu sendiri? malu lagi..
    aneh juga orang-orang seperti Nabi lama dan si None ini, marah-marah terus serta bikin bingung orang, maunya apa manusia-manusia ini?
    udah berapa kali dibilang kalo kalian memang meyakini Nabi Isa as naik kelangit dan akan turun menjadi juru selamat kalian nanti di akhir zaman serta lebih meyakini perkataan dan ucapan para jamaahnya Nabi Isa (baca referensinya si None diatas) dibanding kitab suci kalian sendiri yaitu Qur’an.. ya sudah..ikutlah mereka jamaahnya Isa itu, jadilah pembela-pembela mereka…kenapa musti marah-marah?
    gitu aja koq repot…
    Daripada kalian berdebat nggak ada ujung pangkalnya..
    Saya beserta teman-teman ahmadi disini cuma bisa mengucapkan selamat menunggu nabi Isa kepada kalian, yang akan memimpin kalian dan menjadi juru selamat kalian nanti di akhir zaman..
    coba pikir lagi deh.. Salah nggak saya ngomong begitu? Saya kan udah menghormati keyakinan kalian bahkan memberi selamat kepada kalian…selamat menunggu…

    jawab:
    Alif…Alif kenapa Anda marah-marah. kenapa mencla-mencle dengan mengatakan “saya tidak mempersoalkan apakah sahabat-sahabat Isa as seperti Lukas, Petrus, Markus dll itu muslim atau bukan, itu bukan inti debat”. 😀
    Jawab saja satu dulu perkatanmu post Oktober 24, 2008 pukul 7:30 am “Apakah kelompok muslim Jemaahnya Nabi Muhammad atau kelompok muslim jemaahnya Nabi Isa (emang ada ya)”?
    Apa artinya jemaahnya Nabi Isa bukan kelompok muslim 😀
    Nyatanya sebelumnya mempermasalahkannya.
    Ingat, cukup jawab yg satu itu dulu postingan kamu Oktober 24, 2008 pukul 7:30 am 😀
    Gitu aja repot.

  123. 123 kabul October 28, 2008 at 5:34 am

    quote nabi lama:
    Muncul pendatang baru tahu-tahu sudah pusing. minum saja obat pusing.

    jawab:
    coba ente periksa blog ini, siapa yang pendatang baru ente apa gua? kayaknya yang pertama kali kasih komen sumir tentang ahmadiyah diblog ini gue deh bukan ente. asal ente tau awalnya gue juga penentang ahmadiyah yang mungkin lebih parah dari ente. kalo kini pandangan gue jadi lebih moderat itu ada kontribusi orang2 macam ente juga yang kalo nanggapin ngalor ngidul tapi gak berisi dan hanya bikin malu aja.

    quot nabi lama:Anda itu diibaratkan orang yang makan soto di WC tetapi tidak bisa membedakan mana aroma soto dan mana aroma WC. Tidak bisa mana membedakan mana yg salah mana yang benar

    jawab: wah sombong sekali ente, tapi bukankah itu menggambarkan diri ente sendiri bung?

  124. 124 andika October 28, 2008 at 6:03 am

    sabda nabi lama:

    silahkan anda dan jangan meloncat kesana kemari menghindari pertanyaan ini.
    Jadi kalau anda tidak bisa menjawab dan tidak bisa membuktikan dengan menggunakan Al-quran dan Hadits, apakah pantas anda menyebut jemaat anda didirikan oleh Allah. Ingat memfitnah manusia saja berdosa besar apalagi memfitnah Allah yang tidak pernah mendirikan jemaat anda.
    Ya beginilah saudara-saudara seperti pepatah “serapat-rapatnya menyimpan bangkai pasti akan tercium juga”

    jawab:
    Al-Qur’an dan Hadits mana lagi yang anda butuhkan? toh semua yang telah diberikan Ahmadi lain tidak ada yg bisa masuk nalar anda yg sudah tertutup itu. Bila anda menganggap keyakinan kami sebagai suatu fitnah pada Allah SWT ya silahkan saja, tidak ada yg berhak menghalangi sebagaimana anda tidak bisa menghalangi Takdir Allah yang akan menjadikan Ahmadiyah sebagai satu jamaah yang akan mewujudkan kemenangan Islam diakhir zaman ini.
    Gitu aja kok repot! 😀

    note: terima kasih lho telah membantu saya dengan link2 yang anda berikan, mudah2an orang2 dapat mengambil manfaat dan faedah yg sebesar-besarnya.

  125. 125 alif October 28, 2008 at 9:44 am

    Nabi lama pertanyaan itu kan buat kamu, saya yang ngasih pertanyaan buat kamu koq…
    masih aja membela mereka paulus cs…
    Emangnya yang membawa ajaran islam itu siapa ya? jawab ini aja dulu..

  126. 126 Nabi Lama October 28, 2008 at 9:52 am

    Quote kabul:
    coba ente periksa blog ini, siapa yang pendatang baru ente apa gua? kayaknya yang pertama kali kasih komen sumir tentang ahmadiyah diblog ini gue deh bukan ente. asal ente tau awalnya gue juga penentang ahmadiyah yang mungkin lebih parah dari ente. kalo kini pandangan gue jadi lebih moderat itu ada kontribusi orang2 macam ente juga yang kalo nanggapin ngalor ngidul tapi gak berisi dan hanya bikin malu aja.

    jawab:
    Coba deh orang yang berpandangan moderat ikutan diskusi, apakah nanti mempunyai akal sehat atau tidak?punya akal berakal atau tidak.

    Quote kabul:
    wah sombong sekali ente, tapi bukankah itu menggambarkan diri ente sendiri bung?

    jawab:
    Silahkan saja mencoba diskusi dengan saya untuk mengetes kemampuanmu, apakah bermulut besar atau tidak?

    Quote andika:
    Al-Qur’an dan Hadits mana lagi yang anda butuhkan? toh semua yang telah diberikan Ahmadi lain tidak ada yg bisa masuk nalar anda yg sudah tertutup itu. Bila anda menganggap keyakinan kami sebagai suatu fitnah pada Allah SWT ya silahkan saja, tidak ada yg berhak menghalangi sebagaimana anda tidak bisa menghalangi Takdir Allah yang akan menjadikan Ahmadiyah sebagai satu jamaah yang akan mewujudkan kemenangan Islam diakhir zaman ini.
    Gitu aja kok repot! 😀

    jawab:
    Andika…andika cuman segitu saja kemampuan. Sudah kehabisan dalil pake bertanya Al-Qur’an dan Hadits yang mana 😀
    ya jelaslah mana ada pendakwaan Ghulam Ahmad tidak dalam Al-Qur’an dan hadits 😀
    Mana ada nalar ahmadi semuanya berakal sehat 😀
    Satu orang lagi kalah debat dengan membawa rasa malu karena tidak bisa membuktikan akidah-akidah dan pendakwaan Ghulam Ahmad yang bermacam.

    Quote andika:
    note: terima kasih lho telah membantu saya dengan link2 yang anda berikan, mudah2an orang2 dapat mengambil manfaat dan faedah yg sebesar-besarnya.

    jawab:
    Terima kasih kembali, semoga dengan link-link bisa mengambil manfaatnya dan segera bertobat GPL 😀

  127. 127 andika October 29, 2008 at 1:45 am

    sabda nabi lama:

    Mana ada nalar ahmadi semuanya berakal sehat 😀
    Satu orang lagi kalah debat dengan membawa rasa malu karena tidak bisa membuktikan akidah-akidah dan pendakwaan Ghulam Ahmad yang bermacam.

    coba perhatikan ini kawan; tgl 25 okt anda bersabda seperti ini:

    Siapa bilang pelarangan sholat dibelakang muslim lainnya, perintah chanda, dll. itu bukan akidah?

    jadi dalam hal ini menurut pendapat anda candah itu suatu akidah.
    untuk membuktikan bahwa candah bukan suatu akidah, lalu saya kasih perumpamaan berikut sebagai suatu perbandingan:

    apakah meminta-minta sumbangan untuk membangun mesjid dengan menebar proposal atau meminta-minta ditengah jalan itu ada dijaman Rasulullah SAW?
    apakah da’i yang menerima amplop seusai ceramah ada contohnya dimasa Rasulullah SAW?
    kalau mengikuti pola pikir anda, apakah itu bukan akidah baru toh semuanya gak ada dijaman sang Nabi SAW?

    jadi yang saya kemukakan itu adalah suatu perbandingan, bahwa apabila apa2 yang saya contohkan tidak bisa dipandang sebagai suatu akidah baru, maka demikianlah posisinya dengan candah. Jadi penjelasan saya itu sama sekali bukan suatu keberatan!
    tapi terhadap penjelasan saya tersebut, apa kemudian yang disabdakan nabi lama berikutnya:

    Oke kalau alasan tidak pernah ada pada zaman Rasulullah menjadi keberatan anda. Sekarang saya bertanya kepada anda apakah Rasulullah beribadah ke mesjid menggunakan Mobil atau sepeda motor? Adakah zaman Rasulullah SAW mobil atau sepeda motor? Bagaimana pula dengan tayamum, apakah tayamum di dalam pesawat terbang ketika seseorang bepergian ke luar negeri pernah ada pada zaman Rasulullah? silahkan anda jawab.

    at all kagak nyambung….
    dan demikianlah dalam penilaian saya seluruh diskusi selama ini dengan anda, jarang2 ada yg nyambung gitu loh.
    Mudah2an nalar anda semakin sehat! :mrgreen:

  128. 128 none October 29, 2008 at 2:23 am

    To Alif :

    Anda mengatakan “udah berapa kali dibilang kalo kalian memang meyakini Nabi Isa as naik kelangit dan akan turun menjadi juru selamat kalian nanti di akhir zaman serta lebih meyakini PERKATAAN dan ucapan PARA JAMAAHNYA NABI ISA (baca referensinya si None diatas) dibanding kitab suci kalian sendiri yaitu Qur’an.. ya sudah..ikutlah mereka jamaahnya Isa itu, jadilah pembela-pembela mereka…kenapa musti marah-marah?”

    Anda jangan histeria seperti itu mas… sudah berapa banyak pertanyaan saya yang tidak anda jawab. Anda berusaha menghindar kemudian menghilang dan muncul lagi dengan pertanyaan baru ? Baru ditanya segitu saja anda sudah menghindar lagi, belum pertanyaan dan tantangan saya sebelumnya… Anda paham tidak sih, referensi yang saya tulis itu diucapkan oleh siapa mas? Referensi itu diucapkan oleh salah seorang sahabat Rasulullah mas…

    Anda ini memang benar2 jahil murokab… Menurut anda perkataan tentang turunnya Nabi Isa hanyalah keyakinan jamaahnya Nabi Isa? Anda salah besar mas, anda kemanakan semua hadis mutawatir tentang turunnya Nabi Isa (bukan seseorang seperti Nabi Isa)? apakah anda tidak imani? Apakah menurut anda Rasulullah dan para sahabatnya tidak pernah mengatakan itu ? Jangan lari kemana2 dan menghilang lagi mas… Banyak pertanyaan saya yang belum anda jawab. Pantaslah kalau anda disebut para pembangkang, bukan begitu kang aden…

  129. 129 ny October 29, 2008 at 5:56 am

    nyambung lg ah.
    Nih denger ya buat orang2 yg memusuhi golongan muslim lainnya dan merasa dirinya paling benar.
    ini sabda Rasulullah saw. ( H.R.Bukhari )
    ” Barang siapa memanggil/menyebut seseorang kafir atau musuh Allah dan sebenarnya bukan demikian, maka ucapan itu akan kembali kepada orang yg mengatakannya.”
    ” apabila seseorang berkata ‘wahai kafir,kepada saudaranya,maka sungguh telah kembali kata itu kepada salah seorang diantara keduanya,dan jika tidak demikian maka kembali kata kafir itu kepada yg mengucapkannya.
    ( H.R Bukhari & muslim,riyaadhush -shaalihin, hal 647 )

    Terkadang penentang ahmadiyah itu serba salah juga sih. mereka bertanya lalu di jelasin jawabannya, setelah dijelaskan mereka bilang orang2 ahmadi bohong,mana ada maling ngaku katanya. lalu mereka bertanya tentang ayat2 suci alqur’an dan hadist2, setelah dijelaskan oleh muslim2 ahmadi,mereka bilang inilah akal bulusnya orang ahmadi mengacak ngacak Qur’an,membajak Qur’an lalu hadistnya inilah itulah.akhirnya ya serba salah.
    muslim ahmadi dalam berdialog senjatanya itu tidak lain hanyalah alqur’an dan hadist. muslim ahmadi menjelaskan mengenai alqur’an dan hadist bukan berarti membajak atau mengacak acak alqur’an. muslim ahmadi merujuk kepada alqur’an karena memang itulah yg harus di ambil sebagai jalan dan petunjuk karena Alqur’an dan hadist merupakan petunjuk yg jelas dan nyata. muslim ahmadi tidak merujuk pada fatwa.karena fatwa itu hanyalah sekumpulan pendapat yg belum tentu benar di buat oleh manusia.
    jadi sabar aja buat muslim2 ahmadi.kekuatan kita itu hanya satu yaitu Do’a. dan ingat do’a orang teraniaya itu sangat didengar Allah.ya kita bisa liat lah bagaimana muslim kita yg harus sampai di usir dari kampung halamannya sendiri,mesjid2nya dibakar dlsb.

  130. 130 kabul October 29, 2008 at 10:23 am

    quote nabi lama:
    Silahkan saja mencoba diskusi dengan saya untuk mengetes kemampuanmu, apakah bermulut besar atau tidak?

    jawab: semakin nampak saja kesombongan anda. biasanya orang yang sombong itu omong kosong. tong kosong nyaring bunyinya!

    untuk sdr. andika: didalam anda menanggapi komentar nabi lama anda selalu menulis “sabda nabi lama” saat mengutip komentar nabi lama. sekalipun bukan hal yang prinsip tapi apakah itu tidak berlebihan? setahu saya kata “sabda” itu hanya dipergunakan untuk orang2 setingkat nabi, bukan untuk sembarangan orang.

  131. 131 andika October 30, 2008 at 1:19 am

    quoete Kabul :

    untuk sdr. andika: didalam anda menanggapi komentar nabi lama anda selalu menulis “sabda nabi lama” saat mengutip komentar nabi lama. sekalipun bukan hal yang prinsip tapi apakah itu tidak berlebihan? setahu saya kata “sabda” itu hanya dipergunakan untuk orang2 setingkat nabi, bukan untuk sembarangan orang.

    Jawab:
    anda benar bahwa kata “sabda” memang biasa digunakan orang untuk mengganti perkataan “kata” apabila itu berkenaan dengan seorang Nabi.
    nabi lama (dan anda juga?) yang sekalipun ngotot bahwa setelah Rasulullah SAW tidak akan datang seorang nabi-pun namun faktanya ia percaya dan tengah menantikan juga kedatangan kembali nabinya kaum Kristiani (jadi itu namanya ada nabi setelah Nabi Muhammad, bukan?) dan iapun menamakan dirinya sebagai “nabi lama”
    jadi gak salah dong saya mengatakan “sabda nabi lama”, toh emang ia menyebut dirinya sebagai “nabi” lama….hehe 😀

  132. 132 none October 30, 2008 at 2:37 am

    To ny :

    Anda mengatakan : “muslim ahmadi dalam berdialog senjatanya itu tidak lain hanyalah alqur’an dan hadist.”

    Sebenarnya anda ini memperhatikan diskusi dari awal apa tidak mas? cobalah anda bersikap kritis, semua argumen kami baik dari Alquran, hadis serta perkataan para sahabat tidak pernah kalian jawab, melainkan dijawab dengan Alquran dan hadis dengan tawilan mereka sendiri. Kalau cara beragama anda seperti ini, niscaya setiap orang dapat menafsirkan Alquran dan hadis dengan ta’wilan yang tidak pernah dijelaskan oleh Allah dan Rasulnya serta pemahaman para sahabat yang dibimbing langsung oleh Rasulullah. Jadi dimana kesamaannya aqidah kalian dengan aqidah Rasulullah dan para sahabatnya ?

    Mana pernah kalian menjawab tantangan saya mengenai hadis imam mahdi !!! Apakah ini yang namanya akhlak seorang muslim ? lebih pantas kalian menamakan diri pendeta, seperti teman anda diatas…

  133. 133 none October 30, 2008 at 3:09 am

    To Andika :

    Saya paham apa yang ditanyakan saudara nabi lama, sebenarnya yang tidak nyambung itu adalah perumpamaan yang saudara andika berikan.

    Berdasarkan buku fiqh aliran anda, apabila seseorang tidak membayar candah maka dia akan dikeluarkan dari jamaah. Berarti candah itu secara otomatis suatu syarat/rukun yang menyebabkan seseorang dapat keluar dari jamaah anda. Saya ingin bertanya kepada anda, apabila didalam jamaah anda ada yang mengatakan bahwa candah itu bukan suatu kewajiban apakah berarti dia telah kufur sehingga harus dikeluarkan dari jamaah anda ? kami ingin jawaban yang resmi dari para mubaligh anda (bukan pendapat anda pribadi)…

  134. 134 trisno October 30, 2008 at 4:56 am

    Quote kabul:
    semakin nampak saja kesombongan anda. biasanya orang yang sombong itu omong kosong. tong kosong nyaring bunyinya!

    jawab:
    Kabul berbicara tong kosong nyaring bunyinya tetpi dalil dari tidak nampak sekali yang membuat dirinya kepincut. nabi lama diforum sudah mengeluarkan dalil-dalinya. Tong kosong nyaring bunyinya tepat ditujukan kepada kabul. Beberapa hari isinya bicara terus tanpa dalil tdk sesuai dengan pengakuannya bisa kepincut.

  135. 135 Nabi Lama October 30, 2008 at 5:02 am

    Dear Andika:

    Para pembaca Andika ini ternyata berdiskusinya kurang fair. Pembaca boleh lihat sendiri postingan saya yang dikutip andika apakah sudah lengkap ataukah sepotong2? Sudahkah andika menjawab semua pertanyaan dan bukti-bukti yang saya berikan baik tulisan maupun link? sudahkah anda jawab semua andika? sudahkah akidah ahmadiyah tsb sudah anda jawab semuanya? belum kan dan pasti anda tidak pernag bisa. Anda tahu tidak sih arti akidah. Kalau melihat pertanyaan anda tentang minta-minta sumbangan ditengah jalan, menebar poroposal, dan seorang da’i menerima amplop yang anda hubungkan-hubungkan dengan akidah terlihat bahwa anda tidak tahu arti dari akidah sehingga pola pikirmu itu tidak nyambung dengan masalah candah yang saya permasalahkan. Candah yang saya permasalahkan sudah jelas merupakan sabda Ghulam Ahmad yang menurut ahmadi adalah seorang nabi dan candah wasiyat berasal dari firman Allah menurut Ahmadiyah. Sedangkan contoh yang anda berikan ttg minta-minta dengan ditengah jalan, menebar proposal dan seorang da’i menerima amplop apakah sabda seorang nabi dan firman dari Allah…jelas beda kan.
    Ibarat sebuah perumpaan saya membahas masalah emas yang seharusnya anda jawab pula dengan masalah emas pula tetapi karena pola pikir dan nalar anda tidak dipergunakan lantas anda membahasnya sesuatu hal yang diluar pembahasan, misalnya tanah. Jadinya pertanyaan anda mana nyambung.
    Andika saya berikat definisi akidah biar anda mengerti mana yang akidah dan mana yang bukan.
    “AQIDAH” menurut bahasa berasal dari kata al-‘Aqdu yang berarti ikatan, at-Tautsiqu yang berarti kepercayaan atau keyakinan yang kuat, al-Ihkamu artinya mengokohkan/ menetapkan, dan ar-rabthu biquwwah yang berarti mengikat dengan kuat.(Lisaanul ‘Arab (IX/311:) karya Ibnu Manzhur (wafat th. 711 H) Rahimahullah dan Mu’jamul Wasiith (II/614:). Sedangkan menurut istilah adalah iman yang teguh dan pasti, yang tidak ada keraguan sedikitpun bagi orang yang meyakininya.
    Jadi, ‘Aqidah Islamiyah adalah: Keimanan yang teguh dan bersifat pasti kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan segala pelaksanaan kewajiban, bertauhid dan ta’at kepada-Nya, beriman kepada Malaikat-Malaikat-Nya, Rasul-Rasul-Nya, Kitab-Kitab-Nya, hari akhir, taqdir baik dan buruk dan mengimani seluruh apa-apa yang sudah shahih tentang Prinsip-Prinsip Agama, perkara-perkara yang ghaib, serta seluruh berita-berita qath’i (pasti), baik secara ilmiah maupun secara amaliyah yang telah ditetapkan menurut al-Qur-an dan as-Sunnah yang shahih
    Jadi sesuai definisi Aqidah yang saya berikan mana nyambung pertanyaanmu dengan candah yang saya permasalahkan yg diyakini ahmadiyah berasal dari seorang “nabi” 😀 dan firman Allah. Perbuatan yang tidak ada hubungannya dengan akidah karena contoh yang anda berikan tidak pernah diyakini berasal dari seorang nabi dan firman Allah. contoh yang anda berikan itu sikap pribadi manusia tsb dan bukan sabda seorang nabi dan firman Allah. Coba anda baca sendiri pertanyaan adakah contoh-contoh yang anda contohkan berasal dr Nabi dan Allah 😀 capeee deh.

  136. 136 Nabi Lama October 30, 2008 at 5:03 am

    lanjutan:

    sebelumnya saya kutip lagi jawaban saya sebelumnya karena andika mengutipnya sedikit.

    “Pada zaman Rasulullah SAW tidak ada orang yg membangun mesjid dgn menebar proposal atau meminta-minta ditengah jalan. Perlu diketahui tidak semua non ahmadi melakukan itu. Tidak usah jauh-jauh, Masjid saya saja dibangun tanpa adanya proses meminta ditengah-tengah jalan dan menebar proposal tetapi pembangunan masjid tsb atas kesadaran jamaahnya. Anda memukul rata seolah-olah semua non ahmadi berbuat seperti itu. Oke kalau alasan tidak pernah ada pada zaman Rasulullah menjadi keberatan anda. Sekarang saya bertanya kepada anda apakah Rasulullah beribadah ke mesjid menggunakan Mobil atau sepeda motor? Adakah zaman Rasulullah SAW mobil atau sepeda motor? Bagaimana pula dengan tayamum, apakah tayamum di dalam pesawat terbang ketika seseorang bepergian ke luar negeri pernah ada pada zaman Rasulullah? silahkan anda jawab”.

    Anda lihat sendiri andika adakah saya menyebut menyebut motor dan mobil adalah akidah? adakah saya menyebut pesawat terbang adalah akidah? saya memberikan contoh ttg motor, sepeda motor dan pesawat sesuai pola pikir anda kan.

    kita lanjutkan kutipan postingan saya berikutnya:

    “Saya bertanya lagi kepada anda, apakah orang yang meminta proposal dan meminta ditengah-tengah jalan melakukakannya dengan memaksa? Apakah meminta-minta dgn menebar proposal atau meminta ditenag jalan dengan tujuan membangun rumah Allah adalah perbuatan hina? Apakah mereka menebar proposal dan atau meminta ditengah jalan menetapkan harus memberikan sedekah 1/16 dari penghasilan tiap bulan? Apakah pernah mendengar Rasulullah memecat seseorang keluar dari jemaatnya sehingga menjadi kafir gara-gara meminta sedekah?”

    Apakah ini sudah anda jawab? belum kan andika

  137. 137 Nabi Lama October 30, 2008 at 5:04 am

    lanjutan:

    saya kutip lagi postingan saya sebelumnya…

    “Apakah anda pernah mendengar Rasulullah memecat jemaatnya gara-gara tiga bulan berturut-turut tidak membayar pengorbanan yang mengakibatkan orang tersebut menjadi kafir?
    Coba anda bandingkan antara “candah” yang diterapkan Ahmadiyah apabila tidak membayarnya selama tiga bulan berturut-turut akan dipecat dari jemaat Ahmadiyah (apakah ini sudah ada unsur paksaan dan ancaman)dibandingkan orang yg membangun mesjid dengan menebar proposal atau meminta-minta ditengah jalan tanpa ada paksaan? Menurut anda perbuatan yang hina yang mana? Apakah yang hina itu meminta tanpa unsur paksaan ataukah melakukan pengorbanan menggunakan unsur paksaan yang berupa ancaman.
    ini buktinya http://img504.imageshack.us/my.php?image=fiqihahmadiyah2ats0.jpg
    Lebih hinanya untuk mencari dana melakukan dusta dgn mengatasnamakan Allah bagi yang menginginkan surga dengan membayar 1/10 sampai 1/3 dari penghasilan. Mana pernah Allah menetapkan pengorbanan sebesar 1/10 sampai 1/3 dari penghasilan? Mana pernah pula untuk masuk surga hanya cukup dengan membayar 1/10 sampai 1/3 dr penghasilan?
    ini bukti yang saya ambil dari buku ahmadiyah “TERTIB BARU
    MENURUT ALWASIYAT, BASHIRUDDIN MAHMUD AHMAD, JEMAAT AHMADIYAH INDONESIA,
    1988) dlm bentuk file Al Wasiyat.pdf
    “Dalam zaman sekarang, Allah swt telah berfirman bagi orang-orang yang mau beroleh surga
    hakiki, yaitu hendaknya mereka mengurbankan mulai 1/10 sampai 1/3 dari penghasilan dan harta benda mereka sebagai Wasiat”. (Hal.8)

    “Bahwa kamu menghendaki surga, kamu harus menjalankan pengurbanan tersebut, tetapi kalau kamu tidak menghargai surga itu, maka harta benda kamu tidak diperlukan oleh kami, boleh kamu simpan saja”.(Hal.10)

    Coba tunjukkan dalilnya di Al-Qur’an andika bahwa Allah pernah mengatakan untuk mendapatkan surga dengan mengurbankan hartanya sebesar 1/10 sampai 1/3 dr penghasilan? Syariat siapakah itu? 😀 ”

    apa postingan saya ini juga sudah anda jawab dengan nalar anda? belum sama sekali 😀

  138. 138 Nabi Lama October 30, 2008 at 5:06 am

    lanjutan:

    Para pembaca sdh bisa melihat postingan saya selengkapnya bahwa saya mengatakan candah adalah akidah karena pengobanan ahmadi yang tidak membayar tiga bulan berturut-turut dikatakan keluar dari jemaat ahmadiyah dapat menyebabkan seseorang yang melanggar ketetapan tsb bisa menjadi kafir itu berasal dari Nabinya Ahmadi (Harap anda catat andika, ini berasal dari nabi dan bukan berasal dari manusia biasa) dan syariat tsb tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW.
    Begitupula berkenaan dgn candah wasiyat yg hanya dengan membayar 1/10 sampai 1/3 dari penghasilan, seseorang bisa masuk surga. Ketetapan ini tidak pernah diajarkan Rasulullah bahwa untuk mendapatkan surga hanya dengan membayar 1/10 sampai 1/3 dr penghasilan. Dan ini saya katakan syariat baru (silahkan anda baca definisi dari akidah atau syariat). Dalam candah wasiyat tsb disebutkan “ALLAH SWT TELAH BERFIRMAN bagi orang-orang yang mau beroleh surga hakiki, yaitu hendaknya mereka mengurbankan mulai 1/10 sampai 1/3 dari penghasilan dan harta benda mereka sebagai Wasiat”. (Hal.8). Pembaca bisa membaca sendiri disitu tertulis “ALLAH SWT BERFIRMAN”(Harap anda catat andika, itu berasal dari Allah dan bukan dari manusia biasa). Apa ini namanya bukannya syariat.

    Jadi pertaannya andika, Apakah sama perbuatan seorang Nabi dan perkataan Allah sama dengan pebuatan dan manusia biasa seperti contoh yang anda pertanyakan (bisa dilihat dibawahnya)? 😀

  139. 139 Nabi Lama October 30, 2008 at 5:07 am

    lanjutan:

    Anda bertanya kepada saya:
    “giliran saya numpang tanya; apakah meminta-minta sumbangan untuk membangun mesjid dengan menebar proposal atau meminta-minta ditengah jalan itu ada dijaman Rasulullah SAW?
    apakah da’i yang menerima amplop seusai ceramah ada contohnya dimasa Rasulullah SAW?
    kalau mengikuti pola pikir anda, apakah itu bukan akidah baru toh semuanya gak ada dijaman sang Nabi SAW?”

    Oke, Coba anda tunjukkan kepada saya adakah saya pernah mengatakan Membangun Mesjid adalah akidah? Adakah saya pernah mengatakan meminta-minta sumbangan adalah akidah? Adakah saya pernah da’i yang menerima amplop seusai ceramah adalah akidah? Tolong tunjukkan, jangan hanya bisanya memfitnah.
    Menurut anda membangun mesjid, meminta-minta sumbangan ditengah jalan, da’i menerima amplop sesuai ceramah adalah akidah atau tidak dan Dilakukan atas sabda seorang nabi dan firman Allah atau tidak? silahakan dijawab (silahkan lihat definisi “Akidah”)?
    Andika, Apakah orang yang meminta-minta ditengah-tengah jalan itu dilakukan setelah ada sabda nabi dan firman Allah? Andika, Apakah orang yang menebar proposal dilakukan setelah ada sabda nabi dan firman Allah? Andika, apakah da’i yang menerima amplop itu melakukan setelah ada sabda nabi dan firman Allah?
    Kita tunggu penalaran andika.

    coba dibandingankan dengan yang dilakukan Ahmadiyah.
    Bukankah candah yg tidak membayar tiga bln berturut sampai dikeluarkan jemaat itu aturan seorang nabi (Harap dicatat dilakukan atas sabda seorang ‘Nabi’ yg diyakini ahmadi). Baca lagi buktinya kalau perlu dipelototin 😀 http://img504.imageshack.us/my.php?image=fiqihahmadiyah2ats0.jpg

    Coba baca lagi ttg candah wasiyat http://img367.imageshack.us/my.php?image=alwasiyat1zx3.jpg
    Sudah dibaca kan andika, menurut Ahmadiyah aturan tsb berasal dari firman Allah (harap anda catat dilakukan atas firman Allah).

    Jadi kalau aturan itu asalnya dari seorang nabi (katanya sih 😀 ) dan dari firman Allah, wajar dong kalau saya bilang itu adalah akidah baru (baca lagi definisi Akidah atau Syariat). Kalau perbuatan manusia biasa tsb dilakukan tidak sabda nabi dan firman Allah, wajar dong kalau hal tersebut bukan akidah 😀

  140. 140 Nabi Lama October 30, 2008 at 5:19 am

    lanjutan:

    lucunya lagi andika berkata “kalau mengikuti pola pikir anda, apakah itu bukan akidah baru toh semuanya gak ada dijaman sang Nabi SAW”
    Apa saudara-saudara pernah melihat saya menulis bahwa yang namanya akidah baru adalah gak ada dijaman Nabi SAW. pernahkah andika? tolong tunjukkan saya pernah berkata begitu agar tidak terjadi fitnah? Mana ada saya pernah bicara seperti itu. Yang saya tulis tidak ada pada zaman nabi itu masalah akidah yang tidak dilakukan Rasulullah dan ketetapan dari Allah(tdk bayar Candah 3 bln berturut-turut bisa dipecat, Candah wasiyat bisa masuk surga) 😀 Mana pernah saya menyebut akidah baru semuanya gak ada dijaman sang Nabi SAW adalah yang dilakukan oleh manusia biasa.
    ckkk…ckkk cara berdiskusi anda menghalalkan fitnah.
    Anda memfitnah saya kalau begitu.

  141. 141 Nabi Lama October 30, 2008 at 5:25 am

    Dear Alif:
    Jadi anda menganggap saya membela paulus cs.
    Apa Ghulam Ahmad ketika menjadi nabi apa tidak pernah berkeyakinan Isa tidak wafat dan Isa hidup dilangit lif? 😀
    Kalau pernah berarti Ghulam Ahmad membela paulus cs juga dong lif. Katanya ahmadi, seseorang yg berkeyakinan Isa hidup di langit dgn jasad kasar sama saja menuhankan Isa. Berarti Ghulam Ahmad ketika menjadi nabi menuhankan Isa dong lif (apa yang saya tulis sesuai tuduhan ahmadi thd non ahmadi yg berkeyakinan Isa hidup di langit) 😀
    Coba kamu buka lif buku Ahmadiyah “Bukan Sekedar Hitam Putih”, M.A.Suryawan, Edisi Revisi, hal.181, 2005. Dalam bentuk file bshp.pdf
    Selengkapnya tertulis demikian:
    Pada mulanya, seperti layaknya kaum muslimin lainnya, Hz.Ahmad secara pribadi juga berpendapat bahwa Nabi Isa Al-Masih a.s. belum wafat, diangkat, dan masih hidup di langit. Bahkan pendapatnya itu dikemukakannya dibeberapa tempat dalam buku pertamanya Barahiin Ahmadiyah Jilid IV, halaman 361 dan 499 yang ditulis pada tahun 1884. Namun setelah beliau mendapatkan wahyu dari Allah Ta’ala bahwa Nabi Isaa.s. telah wafat, kemudian beliau meralat pendapatnya itu seperti yang dapat kita temukan dalam tulisan-tulisannya dibuku Ayyamus-Sulh hlm. 41 (1899), Masih Hindustan Mein(1899), dan Kisyti Nuh hlm. 46-47 (1902)

    Pada halaman selanjutnya, hal 182 disebutkan “Pada akhir tahun 1890 beliau menerima wahyu2 dari Allah
    Ta’ala dalam bahasa Urdu bahwa Nabi Isa a.s. telah wafat”

    Dari keterangan kedua halaman dr buku tsb berarti Ghulam Ahmad Beri’tikad Isa hidup di langit kurang lebih sebelum menerima wahyu Isa telah wafat pd tahun 1890, baru setelah mendapatkan wahyu Isa telah wafat, Ghulam merubah itikadnya dan Ghulam Ahmad wafat pada tahun 1908. Menurut salah satu buku ahmadiyah kenabian Ghulam Ahmad lebih dari 23 tahun. Itu berarti ketika Ghulam Ahmad bei’tikad Isa belum wafat, diangkat, dan masih hidup di langit, Ghulam Ahmad sudah menjadi Nabi.

    Alif, Anda berpendapat bahwa Isa sudah wafat & menurut anda keterangannya sudah ada di Al-Qur’an. Berarti sebelum Ghulam Ahmad menjadi nabi keterangan wafatnya Nabi Isa sudah ada keterangannya di Al-Qur’an. Lalu kenapa Ghulam Ahmad ketika menjadi nabi bisa beri’tikad yang bertentangan dengan Al-Qur’an bahkan menyebarkan I’tikadnya melalui buku Barahiin Ahmadiyah Jilid IV, halaman 361 dan 499 yang ditulis pada tahun 1884. Mana mungkin orang yang mengaku sebagai nabi dan hanya mengikuti syariat Nabi Muhammad SAW memberitakan akidah yang bertentangan dengan Al-qur’an. Mana mungkin orang yang mengaku sebagai nabi mengajarkan akidah yang salah. Tidak mungkin lah Allah tidak mengajarkan apa yang tertulis di Al-Qur’an tersebut kepada seorang nabi dan membiarkan utusanya menyebarkan akidah yang salah dan menunda-nunda untuk mengingatkan kesalahan tsb sampai bertahun-tahun bahkan lebih 😀
    Kenapa Mirza harus berijtihad dan tidak bertanya langsung kepada tuhannya bahwa Isa telah wafat atau belum. Bukankah Mirza seorang nabi menurut ahmadi. Kenapa tuhannya tidak datang langsung berbicara dan menegur Mirza karena menyebarkan akidah yang salah?

    QS.2:151,”Sebagaimana (Kami telah menyempurnakan nikmat Kami kepadamu) Kami telah mengutus kepadamu Rasul diantara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab dan Al-Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui”.
    Tidak diragukan lagi Ghulam Ahmad adalah nabi palsu 😀

  142. 142 Nabi Lama October 30, 2008 at 5:29 am

    lanjutan andika:

    Andika, Memang selama ini anda ini tidak pernah mendengar Rasulullah SAW membangun masjid sehingga menganggap membangun masjid tidak ada pd zaman Rasulullah SAW. Kebangetan banget. Masjid Quba dan Masjid Nabawi itu dibangun pada zaman siapa andika? siapa yg membangun masjid tsb? 😎

  143. 143 ny October 30, 2008 at 7:33 am

    yang dimaksud nabi lama sendiri disini itu siapa??
    kalau andika bermaksud bahwa sabda nabi lama itu adalah nabi Muhammad saw berarti secara tidak langsung anda sudah menghina nabi Muhammad saw. kenapa? karena isi2 perkataan yg dikatakan oleh seseorang yg mengatas namakan nabi lama hanyalah menebarkan fitnah dan kebencian.sedangkan sabda dari nabi Muhammad saw sendiri,beliau tidak pernah itu bersabda utk menebar kebencian ataupun fitnah.jadi seharusnya saudara yg mengatas namakan nabi lama harusnya merasa malu karena anda berbicara atas kehendak sendiri tanpa melihat akibat apa yg dikatakannya.jadi anda itu seolah olah membela nabi Muhammad saw tapi tutur kata anda sendiri jauh dari tutur prilaku perkataan nabi Muhammad saw sendiri.

  144. 144 Nabi Lama October 30, 2008 at 9:54 am

    Quote kabul:
    semakin nampak saja kesombongan anda. biasanya orang yang sombong itu omong kosong. tong kosong nyaring bunyinya!

    jawab:
    Sudah puas bernyanyinya…oh maaf-maaf saya pikir sedang ternyata sedang marah 😡 Habis nyebut lagunya slank 😀
    Mana ya dalilnya kabul? saya cari-cari tetap tidak ada? apa tidak mendegar ini Bang kabul? Mana dalil yang membuat anda kepincut Ahmadiyah. Nyanyikan lagunya slank ahhh “TONG KOSONG NYARING BUNYINYA…..” 😉

  145. 145 Nabi Lama October 30, 2008 at 9:59 am

    Quote NY:
    ” Barang siapa memanggil/menyebut seseorang kafir atau musuh Allah dan SEBENARNYA BUKAN DEMIKIAN, maka ucapan itu akan kembali kepada orang yg mengatakannya.”

    jawab:
    Lihat hurup kapital “Barang siapa memanggil/menyebut seseorang kafir atau musuh Allah dan SEBENARNYA BUKAN DEMIKIAN….”. Anda tahu arti “SEBENARNYA BUKAN DEMIKIAN”. Berarti kalau tidak benar seperti yang dituduhkan kata kafir kembali kepada yang menuduh. sedangkan kalau benar kata kafir itu tidak kembali kepada yang menuduh. Penafsiran ini sudah sesuai dengan hadits yang anda tulis. Sesuai juga dengan Hadits berikut:
    “Seorang apabila mengkafirkan saudaranya, maka kembalilah kekufuran itu kepada salah seorang daripada keduanya. (H.R. Muslim).
    Siapa berkata kepada sauduranya : „Hai kafir”, maka kembalilah kekufuran itu kepada salah seorang daripada keduanya. Kalau memang saudaranya itu sebagaimana ia kata (benarlah ia), tetapi kalau tidak, niscaya kembalilah kekufuran itu kepadanya (sendiri).(H.R. Muslim).
    Barang siapa mengkafirkan seorang atau ia panggil dia ,.Hai musuh Allah !” PADAHAL IA TIDAK BEGITU, melainkan kembalilah (panggilannya) itu kepadanya sendiri. (H.R. Muslim).

    Quote NY:
    ” apabila seseorang berkata ‘wahai kafir,kepada saudaranya,maka sungguh telah kembali kata itu kepada salah seorang diantara keduanya,dan jika tidak demikian maka kembali kata kafir itu kepada yg mengucapkannya.
    ( H.R Bukhari & muslim,riyaadhush -shaalihin, hal 647 )

    jawab:
    perhatikan kata “kepada salah seorang diantara keduanya” semakin jelas bahwa kata kafir kembali kepada salah seorang diantaranya dan bukan kedua-duanya. Bila tuduhan itu benar berarti tidak berbalik dan apabila tuduhan itu salah baru berbalik kepada yang menuduh.
    Sekedar mengingatkan NY sebelumnya anda berkesimpulan bagi yang menuduh kafir, kekafiran itu langsung berbalik kepada yang menuduh tanpa ada anda mengatakan “PADAHAL IA TIDAK BEGITU ATAU SEBENARNYA BUKAN DEMIKIAN”. Ingat tidak kesimpulan anda tersebut? Padahal dalam hadits yg tertulis apabila tuduhan itu TIDAK BENAR baru kata kafir langsung berbalik kepada yg menuduh.

    Jadi kesimpulannya Menurut Hadiets-hadiets tsb kalau tidak betul kafir pada pandangan Allah, maka kekufuran itu akan kembali atas orang yang mengkafirkan itu. Jika benar menurut pandangan Allah kekufuran itu tidak kembali atas orang yang mengafirkan.
    capee…deh belajari orang yang nggak ngerti-ngerti 😉
    baca dibawah ini NY:
    “Pada tanggal 14 Desember 1905 ada dua orang yang bai’at. Salah satu di antaranya bertanya: “Apakah boleh shalat dibelakang orang non-Ahmadi?” Hz. Masih Mau’ud a.s. menjelaskan: Orang-orang itu menyebut saya kafir. Jika saya ini bukan kafir, tentu kekufuran itu berbalik ke arah mereka. Orang yang menyebut seorang muslim sebagai kafir, berarti orang yang berkata itu sendiri kafir. Oleh karena itu shalat dibelakang mereka tidak dibenarkan. Lalu, orang-orang yang diam-diam saja di antara mereka, mereka pun sebenarnya termasuk di antara orang-orang itu. Di belakang mereka pun shalat tidak dibenarkan. Sebab, di dalam kalbu mereka menganut suatu keyakinan yang bertentangan, yang secara zahir [lahiriah] tidak sama dengan kita.

    (Sumber:”Bukan Sekedar Hitam Putih, M.A.Suryawan, hal.146, edisi revisi, 2005)
    Apa maksud yang diberi garis bawah tsb NY 😀
    Karena Masih Mau’ud adalah nabi ummati, maka mengingkari beliau berarti membuat seseorang menjadi KAFIR (ingkar) terhadap nabi ummati ((Sumber:”Bukan Sekedar Hitam Putih, M.A.Suryawan, hal.130, edisi revisi, 2005)

    Apa maksudnya itu NY? 😀

  146. 146 Nabi Lama October 30, 2008 at 10:05 am

    Dear Alif
    Maaf ada sedikit Ralat:
    Ghulam Ahmad mengubah keyakinannya pada tahun 1899 berarti sebelum tahun 1899 Ghulam Ahmad masih berkeyakinan Isa tidak wafat dan hidup dilangit.
    ini ada tambahan lif sebagai bukti:

  147. 147 Nabi Lama October 30, 2008 at 10:08 am

    Dear andika:

    Tolong anda definisikan kata “AKIDAH” dan “SYARIAT”?

  148. 148 Nabi Lama October 30, 2008 at 4:10 pm

    Kenapa nggak Sabda Nabi Mirza Ghulam Ahmad juga??

  149. 149 Nabi lama October 31, 2008 at 10:16 am

    Dear all,
    Kalo Ahmadi juga, kenapa nggak pake Sabda Nabi Mirza, dan Firman Tuhan di Tadzkirahnya.
    Wassalam,

  150. 150 Ali November 1, 2008 at 9:58 am

    Ibarat menanam pohon singkong, tetapi menancapkannya terbalik-balik. Tidak tahu mana ujung yang diatas, dan mana yang harus ditancapkan ketanah. Akibatnya, tanah yang ditanami itu sudah jadi padat karena dia injak-injak, sedang pohon singkong yang ditanamnya itupun tak berguna karena terbalik-balik. Kalau diulangi oleh orang yang tahu, maka dua kali kerja, lebih sulit dan menyesakkan dada, karena harus meneliti pohon satu persatu, kemudian menancapkannya lagi ke tanah dengan betul. Seandainya dia tidak usah ikut-ikutan menanam, dan mengetahui lebih dulu cara menanam, maka tidak merepotkan. Tetapi karena caranya praktek tanpa ilmu, maka merugikan aneka pihak. Anehnya, kalau diingatkan, malah keras kepala.
    Inilah yang menyedihkan. Semangat dakwah yang tidak dilandasi ilmu, dan modal pengertian yang rancu tetapi ditularkan kepada umat, sedang umat ini kebanyakan awam agama, maka bisa dibayangkan betapa carut marutnya. Orang yang mengetahui persis, akan mengelus dada. Kalau diingatkan, mereka keras kepala. Kalau didiamkan, mereka tetap berjalan dalam kerusakan.
    Sementara itu pihak-pihak yang sesat tadi secara gencar mencari mangsa. Maka bertabraklah antara tiga pihak. Pihak yang mengerti agama secara baik, dan jumlahnya sedikit, berhadapan dengan pihak aliran sesat dan masih pula berhadapan dengan pihak-pihak yang bersemangat dakwah tapi tanpa ilmu yang benar. Kemudian umat yang akan diselamatkan ini justru karena kondisi keawamannya, tidak tahu atau bahkan tak mau tahu bahwa mereka akan dibantu diselamatkan oleh orang yang paham agama. Akibatnya, pihak yang satu ini (paham agama) justru dilawan oleh aneka pihak itu plus orang-orang awam.
    Orang-orang yang kurang berkenan ketika sejumlah umat Islam mempersoalkan aliran sesat mereka ini ibarat orang yang sensor akidahnya sudah rusak, ghirah islamiyahnya sudah soak, bahkan lenyap. Kenapa justru mereka diam saja ketika ajaran Islam dinodai oleh orang-orang sesat bahkan oleh pengikut-pengikut nabi palsu seperti Ahmadiyah. Namun ketika ada reaksi dari umat Islam yang membela ajaran agamanya akibat dinodai itu, malah non ahmadi yang membela aliran sesat justru mengecam keras siapa saja yang menjelaskan kesesatan aliran sesat. Orang yang membela aliran sesat termasuk orang yg aneh dan nyeleneh. Bagaimana tidak aneh dan nyeleneh, mungkin dirinya sendiri mengakui Nabi Muhammad SAW itu Nabi terakhir, tetapi ketika ada nabi baru lagi, dirinya mendukung dan membela nabi palsu yang jelas-jelas lagi dusta. Mereka membela orang yang merusak ajaran Islam dan tidak membela ajaran Allah yang dibawa Rasulullah SAW.
    Jadi hanya orang yang dan nyleneh saja yang membela aliran sesat.

  151. 151 Nabi lama November 3, 2008 at 10:08 am

    Banyak juga tulisan saya yg menghilang. Jawaban untuk anda andika.

    Dear Andika:

    “giliran saya numpang tanya; apakah meminta-minta sumbangan untuk membangun mesjid dengan menebar proposal atau meminta-minta ditengah jalan itu ada dijaman Rasulullah SAW?
    apakah da’i yang menerima amplop seusai ceramah ada contohnya dimasa Rasulullah SAW?
    kalau mengikuti pola pikir anda, apakah itu bukan akidah baru toh semuanya gak ada dijaman sang Nabi SAW?”

    Jadi pertanyaannya, Apakah meminta-minta sumbangan ditengah jalan, menebar proposal, dan Da’i menerima Amplop seusai ceramah itu, Apakah dilakukan atas perintah Allah dan seorang nabi ataukah dilakukan atas keinginan manusia itu sendiri? 😀
    Menurut anda perbuatan yang anda tanyakan, apakah akidah, syariat ataukah bukan?

    Jadi tolong definisikan arti “AKIDAH” dan “SYARIAT” menurut pengertian anda?

    Terus PR-PR nya dibawah ini koq belum dijawab?





    (Sumber:MENGHAPUS SUATU KESALAHPAHAMAN (Ek Ghalati Ka Izala),Mirza Ghulam Ahmad,Alih bahasa: M. A. Suryawan)
    Ini sumbernya dari nabi anda sendiri dan dalam dalam buku tersebut dengan Ghulam Ahmad adalah Khalifatullah (Wakil Tuhan). lihat hal 13.
    1.Pertanyaan pertama, apakah Allah pernah mengatakan mempunyai khalifah atau seorang wakil dalam Al-Qur’an?
    2.Pertanyaan Kedua, Dalam buku itu hal.16 juga tertulis bahwa “aku adalah sama dengan Muhammad”. Tolong anda jelaskan sifat-sifat Ghulam Ahmad yang mana menyerupai Nabi Muhammad SAW?
    3.Pertanyaan Ketiga, Mengapa anda mengimani Ghulam Ahmad sedang yang menjadi Imam adalah Ibnu Maryam dan bukan manusia seperti Isa dan Manusia seperti Muhammad SAW?

    Jadi buktikan itu semua dengan Al-Qur’an dan Hadits pengakuan Ghulam Ahmad tsb? Buktikan kalau anda mempunyai penalaran yang sehat 😀

  152. 152 Nabi lama November 3, 2008 at 10:13 am

    Maaf ternyata tulisan saya tdk menghilang. Mohon maaf Kang Deden.

  153. 153 andika November 4, 2008 at 1:44 am

    untuk kang deden:
    sebagai seorang tamu diblog ini, saya hormati kebijakan kang deden sebagai tuan rumah namun maaf apabila tanggapan kali ini agak panjang. Sekali ini saja ya, kang 😀
    Baiklah saya kembali ke topik awal sesuai judul postingan kang deden yg berjudul Muslim atau Kafir?
    Muslimkah atau Kafir kah seseorang dalam pandangan Rasulullah saw? Itu telah diuraikan dalam tulisan deden bahwa patokan yg diberikan Beliau SAW seseorang dikatakan sebagai Muslim manakala ia telah berikrar “Laa ilaaha illaLLAh.
    Seolah terjadi kontradiksi, bila ditempat lain Rasulullah SAW yang telah memberi batasan tadi menyatakan pula bahwa misalnya seorang Muslim yang tidak menjalankan sholat 5 waktu sebagai telah Kafir.

    Tidak menjadi kontradiksi apabila kita memahami tentang kata kafir itu sendiri, suatu kata yang berasal dari kata kafara yang mempunyai arti ia menolak/ia tidak mengakui bahwa bila seseorang dikatakan sebagai kafir itu tentulah ada kelanjutannya yaitu : kafir terhadap apa? Bila seseorang memang tidak mengakui tauhid Ilahi dan tidak mengakui Islam sebagai agama yang benar maka bila dikatakan kepadanya sebagai kafir maka tentulah kafir yang dimaksud adalah kafir dari Islam, artinya memang ia menolak dan tidak menerima Islam sebagai suatu kebenaran. Namun bila seorang Muslim tidak melaksanakan sholat, maka yang dimaksud kafir disini adalah kafir terhadap sholat bukan serta merta menjadi kafir dari Islam secara keseluruhan.

    Demikian pula makna dari terminologi kafir yang dimaksud pendiri Ahmadiyah terhadap ummat Muslim yang tidak mengakui beliau sebagai Al-Masih dan Al-Mahdi. Kekafiran mereka adalah menolak/tidak membenarkan terhadap klaim pengakuan beliau saja, bukan menolak/tidak membenarkan Islam secara keseluruhan.

    Jadi sebagaimana halnya seorang Muslim tidak melaksanakan sholat dikatakan Rasulullah SAW sebagai kafir dan yang dimaksud Beliau SAW adalah kafir terhadap sholat saja dan ia tetap seorang Muslim. Demikian pulalah halnya yang dimaksud pendiri Ahmadiyah terhadap orang2 Islam yang menentangnya, mereka adalah kafir terhadap pengakuan pendiri Ahmadiyah sebagai Masih dan Mahdi namun tetaplah ia seorang Islam.

    Hal ini saya kemukakan karena saya membaca dari diskusi2 disini para penentang Ahmadiyah sering membuat asumsi keliru seolah-olah Ahmadiyah menganggap orang yang tidak menerima pengakuan pendiri Ahmadiyah sebagai bukan Muslim.

    Untuk nabi lama:
    Kelakuan anda ini persis kelakuan Amerika, selalu menganggap dirinya paling hebat, tiada tandingan, semua yang ia anggap musuh selalu takluk kepadanya dan sebagimana Amerika selalu memuntahkan peluru membabi buta pada pihak yang ia katakan sebagai “tidak ada apa2nya itu” demikian pula nabi lama. Seperti diatas bukankah ia telah mengklaim bahwa

    andika sudah kalah debat dengan membawa rasa malu

    namun berikutnya masih juga ia muntahkan peluru sebanyak-banyaknya… 😀
    Bila Amerika yang bermulut besar ternyata kalah perang di Vietnam dinegeri yang dianggapnya lemah dan tidak ada apa2nya dan sebentar lagi sejarah akan mencatat bahwa Amerika juga kalah di Irak dan Afghanistan, lalu gimana ya dengan nabi lama? 😀

  154. 154 Nabi Lama November 4, 2008 at 12:53 pm

    Quote andika:
    Jadi sebagaimana halnya seorang Muslim tidak melaksanakan sholat dikatakan Rasulullah SAW sebagai kafir dan yang dimaksud Beliau SAW adalah kafir terhadap sholat saja dan ia tetap seorang Muslim. Demikian pulalah halnya yang dimaksud pendiri Ahmadiyah terhadap orang2 Islam yang menentangnya, mereka adalah kafir terhadap pengakuan pendiri Ahmadiyah sebagai Masih dan Mahdi namun tetaplah ia seorang Islam.

    jawab:
    Baru kali ini ada seorang ahmadi berkata jujur bahwa orang2 Islam yang menentangnya, mereka adalah KAFIR terhadap pengakuan pendiri Ahmadiyah sebagai Masih dan Mahdi namun tetaplah ia seorang Islam.
    saya catat perkataanmu ini 😀

  155. 155 Nabi Lama November 6, 2008 at 9:59 am

    Quote andika:
    Demikian pulalah halnya yang dimaksud pendiri Ahmadiyah terhadap orang2 Islam yang menentangnya, mereka adalah kafir terhadap pengakuan pendiri Ahmadiyah sebagai Masih dan Mahdi namun TETAPLAH IA SEORANG ISLAM.

    jawab:
    Jawaban andika kontradiksi sekali dengan Khalifah Ahmadiyah Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad.

    Barang siapa menjadi penghalang di jalan Masih Mau’ud a.s, ia sebenarnya MUSUH ISLAM dan ia tidak menginginkan adanya Islam.
    (Sumber:”Da’watul Amir, Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad, Hal 374)

    Apa maksud MUSUH ISLAM tsb andika? Menurut anda MUSUH ISLAM keluar dari Islam atau Tidak?

  156. 156 andika November 7, 2008 at 9:51 am

    sabda nabi lama:
    1. Andika, Memang selama ini anda ini tidak pernah mendengar Rasulullah SAW membangun masjid sehingga menganggap membangun masjid tidak ada pd zaman Rasulullah SAW. Kebangetan banget. Masjid Quba dan Masjid Nabawi itu dibangun pada zaman siapa andika? siapa yg membangun masjid tsb? 😎
    2. Baru kali ini ada seorang ahmadi berkata jujur bahwa orang2 Islam yang menentangnya, mereka adalah KAFIR terhadap pengakuan pendiri Ahmadiyah sebagai Masih dan Mahdi namun tetaplah ia seorang Islam.
    saya catat perkataanmu ini 😀

    3Jawaban andika kontradiksi sekali dengan Khalifah Ahmadiyah Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad.

    jawab:1.suatu keajaiban khas nabi lama; komentarnya jarang2 nyambung!

    2.he3x, kesian deh udah berdebat dgn orang Ahmadiyah dimana2, katanya baru kali ini…..dst, padahal semua Ahmadi mengatakan demikian… :mrgreen:
    3.kontradiksi itu menurut kacamata anda yang buram. coba deh ganti kacamatanya dan baca pelan2 dan jangan sepotong2.

    bertukar pikiran dengan nabi lama? cape deh….

  157. 157 Nabi Lama November 8, 2008 at 9:59 am

    Andika berusaha mengalihkan perhatian para pembaca untuk melupakan pertanyaan saya ttg candah, Manusia seperti Isa, Manusia seperti Muhammad. Capeee dehh. Lagu Lama :mrgreen:
    Apa sudah bisa dijawab andika pertanyaan-pertanyaan saya? :mrgreen:

  158. 158 Nabi Lama November 9, 2008 at 11:36 am

    lanjutan:

    Kesimpulan dari itu semua:
    1.Andika bicaranya sering tidak nyambung
    2.Andika membawakan sebuah hadits ttg ibn Maryam yang akibatnya doktrin makan tuan karena hadits Ibn Maryam yg dibawakannya tidak nyambung dengan pendakwaan Ghulam Ahmad yg bermacam-macam.
    3.Andika berdusta dengan mengatasnamakan Alllah SWT dan Rasulullah SAW.
    4.Andika memfitnah Allah SWT dan Rasulullah SAW.
    5.Andika tidak patuh terhadap perkataan Rasulullah SAW yg tidak menyebutkan akan datangnya kenabian setelah kerajaan dan sebelum khilafat yang mengikuti kenabian.

    NB:Jangan lupa ya andika PR nya dijawab secepatnya agar rasa malu yang anda tanggung tidak berlarut-larut :mrgreen:

    Capee deh :mrgreen: 😀 😛 😉

    Andika, pembaca yang ada didunia maya ini orang yg berpikiran cerdas. Apapun alasan kamu tidak bisa merubah bahwa anda sudah kalah debat :mrgreen:
    Ayo semangatlah andika untuk menjawab PR-PR saya. Membela Ghulam Ahmad dengan menggunakan dalil-dalil di Al-Qur’an dan hadits saja tidak mampu masih memaksakan diri. Apa masih kuat anda menanggung malu :mrgreen:
    Apa punya ide 💡 baru? 😎

  159. 159 andika November 10, 2008 at 7:32 am

    sabda nabi lama:

    Andika, pembaca yang ada didunia maya ini orang yg berpikiran cerdas. Apapun alasan kamu tidak bisa merubah bahwa anda sudah kalah debat

    jawab:
    Anda memang jagonya berdebat sedunia, gak ada duanya, deh. Jadi kapan mau selamatan atas prestasi yang ‘mengagum’kan ini?? , ngundang yaa…. 😀
    mengenai pembaca kita lihat saja nanti barang satu, dua atau tiga tahun kedepan (mudah2an Allah SWT memanjangkan umur kita), mana yang akan terjadi “orang berbondong-bondong keluar dari Ahmadiyah atau sebaliknya?
    just wait and see 😀
    Ide saya tetap seperti dulu: mendingan anda melakukan istikharah, meminta petunjukNya supaya misi anda ini bisa berhasil!
    sebagai orang hebat mestinya anda juga yakin, kalo petunjukNya pastilah petunjuk yang paling hebat dan dijamin 100% benar!

  160. 160 Nabi Lama November 11, 2008 at 6:06 am

    Quote andika:
    Anda memang jagonya berdebat sedunia, gak ada duanya, deh. Jadi kapan mau selamatan atas prestasi yang ‘mengagum’kan ini?? , ngundang yaa…. 😀
    mengenai pembaca kita lihat saja nanti barang satu, dua atau tiga tahun kedepan (mudah2an Allah SWT memanjangkan umur kita), mana yang akan terjadi “orang berbondong-bondong keluar dari Ahmadiyah atau sebaliknya?
    just wait and see 😀

    jawab:
    haaa…haaa cuma segitu aja jawabannya. capee deh
    Urat malu anda masih belum putus ya 😀 makanya masih kuat menanngung malu :mrgreen:
    Mau berbondong-bondong keluar atau tidak bukan jadi masalah. Itu urusan mereka. Yang terpenting anda telah kalah debat dan tidak bisa membuktikan kenabian Ghulam Ahmad 😀

    Quote andika:
    Ide saya tetap seperti dulu: mendingan anda melakukan istikharah, meminta petunjukNya supaya misi anda ini bisa berhasil!
    sebagai orang hebat mestinya anda juga yakin, kalo petunjukNya pastilah petunjuk yang paling hebat dan dijamin 100% benar!

    jawab:
    Alasan yg sdh usang yang menjadi kebiasaan ahmadi ketetika kalah debat 😀
    Sayapun bisa menasehati anda untuk Sholat istikharoh sama halnya anda. Tapi saya bukanlah tipe orang mengunakan jurus langkah seribu. Anda menasehati tsb biar seolah-olah anda yang benar kan. Lagu lama :mrgreen:
    Ini nasehat saya pula:
    Andika, Sholat Istikharohlah yang khusyuk, siap menerima apapun petunjuk dari Allah dgn perasaan ikhlas.
    Bagaiman anda mau mendapat petunjuk dr Allah, Rasa ikhlas saja tidak anda miliki 😀
    Sobat saya yg mantan ahmadi sebelum keluar dr Ahmadiyah melaksanakan Sholat Istikharoh dan Sholat Tahajud seperti yg anda sarankan. Faktanya sobat saya akhirnya keluar dr Ahmadiyah 😀
    Jadi nasehat anda itu sudah lagu lama :mrgreen:
    Biasa nasehat biar dilihat pembaca seolah-olah aliranya sdh benar namun kenyataannya sebaliknya :mrgreen:

  161. 161 ny November 11, 2008 at 12:19 pm

    Quote nabi lama:
    Sobat saya yg mantan ahmadi sebelum keluar dr Ahmadiyah melaksanakan Sholat Istikharoh dan Sholat Tahajud seperti yg anda sarankan. Faktanya sobat saya akhirnya keluar dr Ahmadiyah :

    He..e..e.. yg khusyu dong shalatnya.
    dia keluar atau enggak ya enggak masyalaaahh..itu urusan dia dengan Allah swt, karena Allah swt yang akan menghakimi manusia nanti di akhirat. di dunia masih bisa ngeles ini itu kalo di akhirat nocoment
    amal kita sendiri yg berbicara.

    mengenai kenabian Ghulam ahmad sepertinya sudah pernah dijelaskan dech. tapi sayang anda memang tidak mau mengerti karena ego anda.

    Umat Islam tidak mempermasalahkan orang2 nasrani yg tidak mau masuk Islam kan, sama golongan muslim ahmadiyah pun tidak mempermasalahkan orang2 yg tidak mau baia’t masuk golongan muslim ahmadiyah, karena akidah bukanlah suatu paksaan.karena akidah adalah urusan manusia itu sendiri dengan Allah swt.iya enggak,ya iyalah masa ya iya dong

  162. 162 andika November 12, 2008 at 3:12 am

    sabda nabi lama:

    Sobat saya yg mantan ahmadi sebelum keluar dr Ahmadiyah melaksanakan Sholat Istikharoh dan Sholat Tahajud seperti yg anda sarankan. Faktanya sobat saya akhirnya keluar dr Ahmadiyah 😀

    jawab:
    apa bukan boong tuh? kalo gak salah diatas atas anda ngaku temen dari mantan ahmadiyah. Kalo memang ya mantan Ahmadiyah, kenapa pula ia harus menyembunyikan identitas, ya?
    yamg mantan ahmadi di Indonesia itu bisa dihitung dengan jari lho,dan jangan salah yang jadi mantan itu 99% adalah orang2 “mutung” karena diberi peringatan atas pelanggaran dan atau orang yg berambisi dg jabatan tapi tidak kepake….
    sobat anda masuk kelompok yang mana, ya?

    sabda nabi lama:

    Andika, Sholat Istikharohlah yang khusyuk, siap menerima apapun petunjuk dari Allah dgn perasaan ikhlas.
    Bagaiman anda mau mendapat petunjuk dr Allah, Rasa ikhlas saja tidak anda miliki 😀

    jawab:
    itu juga saran saya buat anda.., saudaraku! 😀


Comments are currently closed.



AYO BERBELANJA DI TOKO ONLINE KAMI:

Statistik Blog

  • 219,960 hit

aku suka jalan-jalan

hidup adalah jalan-jalan. jalan-jalan adalah hidup

%d bloggers like this: