Kalam Ilahi

Dan sekiranya Tuhan engkau memaksakan kehendakNya niscaya semua orang yang ada dibumi akan serentak beriman. Apakah engkau akan memaksa manusia hingga beriman?
Dan tak seorangpun dapat beriman, kecuali dengan izin Allah dan dia menyebabkan ancamannya turun kepada orang yang tidak mau mempergunakan akal.

Maka renungkanlah apa yang sedang terjadi di seluruh langit dan bumi. Tetapi tanda tanda dan peringatan itu tidak akan berfaedah bagi orang yang tidak mau beriman

Maka apakah yang mereka tunggu tunggu, kecuali semisal hari hari siksaan yang diderita oleh orang yang telah berlalu sebelum mereka? Katakanlah”maka tunggullah, dan sesungguhnya aku pun bersamamu termasuk orang2 yang menunggu”

Kemudian akan kami selamatkan rasul rasul kami dan orang yang telah beriman. Demikianlah menjadi kewajiban atas kami untuk menyelamatkanorang yang beriman.

(QS Yunus 100 s.d 104)

6 Responses to “Kalam Ilahi”


  1. 1 djdepagskw September 18, 2008 at 7:41 am

    salam kenal kang….

    @d3n:
    salam kenal juga.. trims udah berkenan mampir 😀

  2. 2 Indr@ September 19, 2008 at 8:30 am

    asslmkm.. lam kenal saya kira ini blog-nya org nasrani ternyata muslim yah.. btw aku mo tanya, kok bisa pasang javascript sih di blog wordpress.com ?? tolong jawab..

    @d3n
    wa’alaikumsalam, salam kenal juga.😀
    soal javascript memang ada beberapa yg supported dgn wordpress

  3. 3 Nabi lama October 7, 2008 at 2:36 am

    Plagiatisme:

    “Dan Kami tidak mengutus kamu (wahai Mirza Ghulam Ahmad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.” (“kitab suci” Tadzkirah hal. 634 –> dijiplak dari: Q.S. al-Anbiya:107)

    “Katakanlah (wahai Mirza Ghulam Ahmad): ‘Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, hanya diberi wahyu kepadaku’.” (“kitab suci” Tadzkirah hal. 633 –> dijiplak dari: Q.S. al-Kahfi:110 dan H.R. Ahmad)

    “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (“kitab suci” Tadzkirah) pada malam lailatul qadr.”
    (“kitab suci” Tadzkirah hal. 519 –> dijiplak dari: Q.S. al-Qadr:1)

    Wassalam,


    @d3n

    menurut kaum Yahudipun, Muhammad SAW telah melakukan plagiatisme, karena AL-Qur’an berisi bajakan2 dari kitab suci mereka….
    dan rupanya nabi lama telah menjadi bagian dari apa yang Rasulullah saw telah sinyalir sebelumnya bahwa: “Kamu telah mengikuti sunnah orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Sehingga jika mereka masuk ke dalam lubang biawak, kamu tetap mengikuti mereka. Kami bertanya: Wahai Rasulullah, apakah yang engkau maksudkan itu adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani? Baginda bersabda: Kalau bukan mereka, siapa lagi? (HR. Bukhari Muslim)”

  4. 4 haqque October 8, 2008 at 5:14 am

    Yakinkanlah olehmu bahwa hamba Tuhan itu walau bagaimanapun bagus amalnya dan akhlaknya, pastilah akan terdapat kekurangan dan kelemahan di dalamnya. Oleh karena itu janganlah engkau merasa bangga atas amalanmu bagaimanapun baiknya menurut pikiran kamu. Tetapi sebaliknya percayalah bahwa Tuhan kita walau bagaimanapun kelemahan dan kekurangan terdapat pada amalan hamba-hambaNya itu, Dia pasti akan mengampuninya. Jagalah lidahmu baik-baik dan janganlah engkau menyakiti hati siapapun juga dengannya. Janganlah mengeluarkan sesuatu perkataan yang buruk dari padanya.

    Dan janganlah pula menganggap dirimu lebih baik dari yang lain, dan janganlah pula sekali-kali menonjolkan ketakwaanmu pada orang-orang lain. Amalan apapun yang hendak kau lakukan, lakukanlah demi untuk mencari ridho Tuhan untuk kebahagiaan akhirat nanti, jangan engkau campuri sedikit pun dengan persoalan dunia. Janganlah sekali-kali engkau membuat fitnah atau kerusuhan didalam masyarakat, atau ingin memecah belah mereka. Apabila engkau berbuat demikian, maka di akhirat nanti anjing-anjing neraka akan merobek-robek dan mengoyak-ngoyak tubuhmu. Janganlah beramal apa pun untuk riya (pamer) di hadapan orang lain.
    (Ruhul Bayan, Jilid I, hal. 76-77). Semua ini adalah tafsir (penjelasan) dari kata: Iqtadi biy (Ikutilah sunah-sunahku!)

  5. 5 none October 8, 2008 at 8:59 am

    Salah satu sunnah kaum Yahudi dan Nasrani adalah mengimani sebagian ayat/hadis yang sesuai dan tidak mengimani sebagiannya yang tidak sesuai dengan perkataan rahib2 mereka… bukan begitu kang aden

    Btw, gimana tantangan saya untuk mengimani hadis saja kok belum dijawab para mirzaiyah ya…

  6. 6 Nabi Lama October 13, 2008 at 10:51 pm

    Salah Kang, yang dimaksudkan Nabi SAW adalah mengikuti kebiasaan leluhur yang salah. Padahal kami mengikuti sunnah Nabi SAW, Akang menyitir sunnah Nabi tsb. dan membuang sunnah-sunnah Nabi SAW yang lain khan.

    Terlepas dari kutipan Al Quran pada wahyu suci yang MGA terima, kaum Ahmadiyah tetap menolak mengakui Tazkirah sebagai kitab suci, padahal menurut mereka terkandung wahyu2 suci. Maksudnya apa nih Kang. Mau tetap ngaku Islam dengan berpegang pada Al Quran dan Hadist2 yang terseleksi (tidak bertentangan dengan wahyu MGA), disisi lain masih mengaku adanya wahyu2 suci yang jadi pegangan. Begitu Kang?
    Salam,


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




AYO BERBELANJA DI TOKO ONLINE KAMI:

Statistik Blog

  • 215,909 hit

aku suka jalan-jalan

hidup adalah jalan-jalan. jalan-jalan adalah hidup

%d bloggers like this: