Renungan untuk Ummat Rasulullah SAW

FirmanNya:

“Wahai anak cucu Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian penutup auratmu dan sebagai sarana penghias. Namun, pakaian takwa itulah yang terbaik. Hal demikian itu sebagai tanda-tanda Allah, supaya mereka selalu ingat.” (Al Araf:27)

“Wahai anak cucu Adam, janganlah membiarkan syaitan menggodamu sebagaimana ia telah mengeluarkan ke dua orang tuamu.” (Al Araf:28)

Wahai anak cucu Adam, ambillah perhiasannmu pada setiap waktu dan tempat sembahyang dan makanlah serta minumlah tetapi jangan ber-lebih2an. Sesungguhnya Dia tidak mencintai orang-orang yang berlebih-lebihan. (Al Araf:32)

“Wahai anak cucu Adam, jika datang kepadamu rasul-rasul dari antaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayatKu, maka barangsiapa bertakwa dan memperbaiki diri, tak akan ada ketakutan menimpa mereka tentang apa yang akan datang dan tidak pula mereka akan berduka cita tentang apa yang sudah lampau.” (Al Araf:36)

Catatan:
Bila kita mempercayai bahwa ayat-ayat diatas diturunkan kepada Yang Mulia Baginda Rasulullah, Muhammad SAW maka tentulah konsekwensinya kitapun harus meyakini bahwa kata-kata “Wahai anak cucu Adam” dalam ayat-ayat diatas adalah dialamatkan kepada ummat Rasulullah SAW dan kepada generasi2 yang akan lahir setelah itu dan bukan kepada umat yang hidup dimasa jauh silam dan datang tidak lama sesudah Adam as.

Wallahu’alam

153 Responses to “Renungan untuk Ummat Rasulullah SAW”


  1. 1 Nabi Lama October 29, 2008 at 11:01 pm

    Dear all.
    Bisa baca dan resapi mengapa mereka keluar dari Ahmadiyah.
    “http://www.ahmedi.org/eart/ThoseWhoQuit?from=index”
    Salam,

  2. 2 ny October 30, 2008 at 7:54 am

    utk saudara yg mengataskan nabi lama.silahkan anda berjuang sekuat tenaga anda dan sesuka anda dengan cara apapun jua.tapi alhasil tetap saja Allah swt yg menentukan.
    karena Dia maha tau mana yg benar dan mana yg salah.

  3. 3 Alif November 4, 2008 at 7:00 am

    Nabi lama:
    “Dear all.
    Bisa baca dan resapi mengapa mereka keluar dari Ahmadiyah.
    “http://www.ahmedi.org/eart/ThoseWhoQuit?from=index”
    Salam,”

    Mati satu tumbuh seribu.
    satu orang keluar seribuan orang lagi antri baiat..
    lagian Mereka keluar dari ahmadiyah karena lebih meyakini adanya seorang manusia yang mempunyai sifat-sifat seperti Tuhan
    jadi bukan tidak mungkin mereka pun akan masuk ke pangkuan kristen, jangan Ge-er dulu deh…

  4. 4 Nabi Lama November 4, 2008 at 3:52 pm

    Dengan atau tanpa saya pun, Allah akan menujukkan kepada hamba2Nya pada jalan yang lurus. Semakin banyak yang keluar dari Ahmadiyah semakin dalam saya dalam merenungi arti kata “Subhanallah”.
    Wassalam,

  5. 5 Nabi Lama November 6, 2008 at 2:30 am

    Qoute:
    “meyakini adanya seorang manusia yang mempunyai sifat-sifat seperti Tuhan jadi bukan tidak mungkin mereka pun akan masuk ke pangkuan kristen”
    Jawab:
    Nggak aneh jawaban seperti ini karena Ahmadi menganggap selain mereka, muslim adalah pengikut Nasrani alias kafir. Tidak mengakui MGA sebagai Nabi Isa yang diutus.
    Makanya tolong dalil Al Quran mana yang nyebutin MGA adalah Nabi Isa yang diutus. Yang ada cuma di Tazkirahnya MGA, betul?
    Wassalam,

  6. 6 Nabi Lama November 6, 2008 at 10:14 am

    Quote Alif:
    Mati satu tumbuh seribu.
    satu orang keluar seribuan orang lagi antri baiat..
    lagian Mereka keluar dari ahmadiyah karena lebih meyakini adanya seorang manusia yang mempunyai sifat-sifat seperti Tuhan
    jadi bukan tidak mungkin mereka pun akan masuk ke pangkuan kristen, jangan Ge-er dulu deh…

    jawab:
    :mrgreen: Alif…alif ketika Ghulam Ahmad menjadi seorang nabi memangnya tidak pernah meyakini Isa hidup di langit😀

    Mana ada seorang nabi mengajarkan hal yang bertentangan dengan perkataan Allah kecuali nabi palsu.
    Wahyu kun fayakun itu apa maksudnya lif😀
    Lalu di buku ahmadiyah tertulis “saya mempunyai sebagian sifat-sifat Allah itu apa maksudnya lif?
    heee…hee Doktrin makan tuan:mrgreen:
    Jangan Ge-er dulu deh:mrgreen:

  7. 7 Nabi Lama November 6, 2008 at 1:34 pm

    Quote Alif:
    lagian Mereka keluar dari ahmadiyah karena lebih meyakini adanya seorang manusia yang mempunyai sifat-sifat seperti Tuhan

    jawab:
    Ini Malah sebaliknya tidak keluar-keluar dari ahmadiyah karena mengimani seorang nabi palsu yang mempunyai sifat-sifat Allah.

    bahkan mendapatkan wahyu seperti ini

    “Didalam tidur aku bermimpi jadi Allah, dan aku yakin bahwa aku adalah Dia (Allah)…..”.(Tadzkirah hal.195)

    jangan Ge-er dulu deh…:mrgreen:
    Alif ini tipe orang yang hanya bisa berteori tetapi tidak melaksanakan teorinya:mrgreen:

    @d3n
    untuk komentar2 anda selanjutnya tolong memperhatikan ini, ya.😀 trims

  8. 8 Kabul November 7, 2008 at 9:27 am

    quote nabi lama: “Didalam tidur aku bermimpi jadi Allah, dan aku yakin bahwa aku adalah Dia (Allah)…..”.(Tadzkirah hal.195)

    komen:
    masya Allah gak henti2nya ente mempermalukan ummat Islam.
    kalau itu bukan bahasa mimpi masuk akal dipersoalkan.
    lha ini mimpi dipersoalkan pula???

  9. 9 Nabi Lama November 7, 2008 at 9:45 am

    ralat:
    Lalu di buku ahmadiyah tertulis “saya mempunyai sebagian sifat-sifat Allah

    yang benar tertulis:
    “saya diberi sebagian dari sifat-sifat Allah

  10. 10 Nabi Lama November 8, 2008 at 10:05 am

    Quote kabul:
    masya Allah gak henti2nya ente mempermalukan ummat Islam.
    kalau itu bukan bahasa mimpi masuk akal dipersoalkan.
    lha ini mimpi dipersoalkan pula???

    jawab:
    hee…hee..Maklum orang nyeleneh nggak tahu kalau itu wahyu yang berasal dari tuhannya Mirza beda mimpi yang biasa terjadi pada manusia😀
    Jadi tolong anda artikan maksud “dan aku yakin bahwa aku adalah Dia (Allah)”:mrgreen:

  11. 11 ny November 9, 2008 at 6:18 am

    Untuk saudara yg mengataskan nabi lama, sekarang begini saja anda jalankan hidup anda saja lalu lihatlah kedepan apa yang akan anda dapatkan atas perbuatan dan perkataan anda yg sering anda lontarkan.
    saya hanya memberitahukan sebagaimana pepatah.
    Bencilah saja sekedarnya suatu hal,karena bisa jadi ia amat baik bagimu, dan cintailah sekedarnya saja suatu hal, karena bisa jadi suatu hal itu tidak baik bagimu.
    jangan salah loh orang2 yang baia’t masuk dalam golongan ahmadiyah pada awalnya adalah orang2 penentang seperti anda.
    saya jadi ingat ketika melihat acara debat di salah stasiun tv mengenai skb ahmadiyah.disitu ada seorang penonton dari pihak ahmadiyah,kalau tidak salah bapak itu bernama ahmad.beliau berbicara: * sebelum masuk ahmadiyah, dulu saya berasal dari golongan islam garis keras, pake golok saya menentang ahmadiyah tetapi setelah saya bertemu dengan orang2 ahmadiyah dan berdialog saya masuk ahmadiyah jadi tanpa adanya dialog saudara2 tidak akan mendapat karunia.

    Tapi tidak tau juga sich kalau orang yang di ajak berdialognya seperti anda?? Wallahualam, hanya Allah yg tau dan bisa membukakan pintu hati seseorang.kalau memang orang tersebut sungguh2 ingin mencari kebenaran bukan kekurangan atau kebencian Insyaallah Allah pun pasti akan memberi jalan dan petunjuk dari mana saja.

  12. 12 Nabi Lama November 9, 2008 at 11:29 am

    Orang yang masuk ahmadiyah itu orang yang awam terhadap ajaran agamanya😀
    Kalau dia mengerti ajaran agama Islam tidak bakalan deh masuk ahmadiyah .
    Coba deh dijawab wahyu-wahyu Ghulam Ahmad tsb. Mau menyembunyikan fakta ya dengan mengalihkan pembicaraan:mrgreen:

  13. 13 ika November 10, 2008 at 7:21 am

    quote nabi lama:
    Kalau dia mengerti ajaran agama Islam tidak bakalan deh masuk ahmadiyah .

    quote Imam Muhyiddin Ibnu Arabi r.a.:
    Wa idzaa kharaja hadzaal imaamul mahdiyyu fa laisa lahu ‘aduwwun mubiin illal fuqahaa’u khashshat.
    Apabila Imam Mahdi datang, waktu itu yang menjadi musuh-musuh beliau tidak lain melainkan ulama-ulama dan fuqahaa (ahli fiqih).(Futuhat Makiah jilid III halaman 374)

    quote Allah SWT:
    وَلَوْ أَنَّنَا نَزَّلْنَا إِلَيْهِمُ الْمَلآئِكَةَ وَكَلَّمَهُمُ الْمَوْتَى وَحَشَرْنَا عَلَيْهِمْ كُلَّ شَيْءٍ قُبُلاً مَّا كَانُواْ لِيُؤْمِنُواْ إِلاَّ أَن يَشَاءَ اللّهُ وَلَـكِنَّ أَكْثَرَهُمْ يَجْهَلُونَ (An’aam ayat 111)

    Dan, sekalipun jika Kami menurunkan malaikat-malaikat kepada mereka dan orang-orang yang telah mati berbicara dengan mereka dan Kami mengumpulkan di hadapan mereka segala sesuatu berhadap-hadapan, niscaya mereka tidak akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki. Akan tetapi, kebanyakan mereka tidak berpengetahuan.

  14. 14 Nabi Lama November 11, 2008 at 6:19 am

    Quote ika:
    quote Allah SWT:
    وَلَوْ أَنَّنَا نَزَّلْنَا إِلَيْهِمُ الْمَلآئِكَةَ وَكَلَّمَهُمُ الْمَوْتَى وَحَشَرْنَا عَلَيْهِمْ كُلَّ شَيْءٍ قُبُلاً مَّا كَانُواْ لِيُؤْمِنُواْ إِلاَّ أَن يَشَاءَ اللّهُ وَلَـكِنَّ أَكْثَرَهُمْ يَجْهَلُونَ (An’aam ayat 111)

    Dan, sekalipun jika Kami menurunkan malaikat-malaikat kepada mereka dan orang-orang yang telah mati berbicara dengan mereka dan Kami mengumpulkan di hadapan mereka segala sesuatu berhadap-hadapan, niscaya mereka tidak akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki. Akan tetapi, kebanyakan mereka tidak berpengetahuan.

    jawab:
    Ayat ini tepat ditujukan ke Ahmadiyah yang kebanyakan pengikutnya tidak berpengetahuan.

  15. 15 ny November 11, 2008 at 11:59 am

    Quote nabi lama:
    Orang yang masuk ahmadiyah itu orang yang awam terhadap ajaran agamanya
    Kalau dia mengerti ajaran agama Islam tidak bakalan deh masuk ahmadiyah .
    Jawaban saya sebelumnya kan seperti ini:
    jangan salah loh orang2 yang baia’t masuk dalam golongan ahmadiyah pada awalnya adalah orang2 penentang seperti anda.
    berarti orang yg bai’at masuk ahmadiyah itu tentunya orang yg paham Islam juga dong karena ya sebelumnya berdialog terlebih dahulu mengenai agama setelah itu mengerti dan paham lalu akhirnya bai’at lain halnya dengan anda, anda bukannya tidak mengerti tetapi lebih cenderung pada ego yaitu tidak mau mengerti seolah olah anda itu benar sendiri.
    bahkan orang2 yg pintar bangsa2 eropa yg budayanya tidak bisa dipengaruhi budaya bangsa manapun, mereka tidak sekali dua kali datang ketempat2 kegiatan yg dilakukan jemaat ahmadiyah dalam acara jalsah salanah kegiatan ceramah,tanya jawab mengenai Islam.dan akhirnya mereka tertarik dengan ajaran Islam yg dakwahnya gencar dilakukan oleh ahmadiyah.dan satu2nya senjata untuk mematahkan akidah orang nasrani yaitu satu bahwa Isa bukanlah Tuhan melainkan seorang nabi yg diutus utk domba2 israil yg sesat, maksudnya nabi untuk kaum yahudi bani israil. dan satu2nya golongan muslim yg mengakui bahwa nabi isa yg diutus untuk bani israil sudah wafat hanyalah ahmadiyah.
    sedangkan golongan2 muslim yg lain ngegantung kan menengenai keyakinan nabi isa masih hidup atau belum bahkan ulama2nya banyak yg berselisih pendapat bahwa isa almasih bani israil itu sudah wafat atau belum.

  16. 16 none November 13, 2008 at 2:53 am

    To NY :

    Anda mengatakan : “dan satu2nya golongan muslim yg mengakui bahwa nabi isa yg diutus untuk bani israil sudah wafat hanyalah ahmadiyah”.

    Tolong ditambahkan juga bahwa SATU2NYA YANG MEMILIKI AQIDAH DAN PENAKWILAN YANG BATHIL BAHWA YANG TURUN DIAKHIR JAMAN ADALAH SESEORANG SEPERTI NABI ISA HANYALAH ALIRAN MIRZAIYAH SAJA. Tidak pernah perkataan baik itu Rasulullah, Sahabat, tabiin dan juga para ulama yang memiliki perkataan seperti aliran Mirzaiyah. Jadi dimana persamaannya dengan aqidah Rasulullah dan para sahabatnya mas…

    Anda pikir orang2 yang masuk aliran Mirzaiyah itu orang yang benar2 tahu bagaimana memahami Al-Quran dan Assunnah ? Lihat saja jawaban2 teman anda alif yang begitu jahil terhadap Al-Quran dan Assunnah. Lebih tepat anda2lah yang cenderung pada ego yaitu tidak mau mengerti seolah-olah anda itu benar sendiri, coba anda lihat jawaban teman2 anda ketika telah dijelaskan secara panjang lebar… Mereka menggunakan kedustaan2 untuk menutupi kebobrokan aqidah kalian, tidak mengimani hadis2 shahih yang bertentangan dengan aqidah kalian, mencela para sahabat Rasulullah dan Nabi Isa, dll. Apakah ini akhlaq Mirzaiyah ???

  17. 17 ny November 13, 2008 at 5:24 am

    Lihat saja jawaban2 teman anda alif yang begitu jahil terhadap Al-Quran dan Assunnah. Lebih tepat anda2lah yang cenderung pada ego yaitu tidak mau mengerti seolah-olah anda itu benar sendiri, coba anda lihat jawaban teman2 anda ketika telah dijelaskan secara panjang lebar… Mereka menggunakan kedustaan2 untuk menutupi kebobrokan aqidah kalian, tidak mengimani hadis2 shahih yang bertentangan dengan aqidah kalian?

    Kedustaan? kedustaan yg mana yah.
    kebobrokan? kebobrokan apa ya?
    bacalah none artikel2 yg lain dan anda bisa lihat kemajuan ahmadiyah, anda tidak dapat memutar balikan fakta,hanya satu2nya golongan muslim sekarang ini yaitu ahmadiyah yg bisa memajukan Islam, terutama di negara2 barat.
    Islam itu rahmatan lilalamin, rahmat untuk sekalian alam, yg harus di sampaikan kepada yg bukan Islam juga dan menarik mereka yg bukan Islam untuk masuk kedalam Islam.

    so jadi siapa yg cenderung pada ego??? anda atau saya.

  18. 18 Alif November 13, 2008 at 6:55 am

    None:”…Lihat saja jawaban2 teman anda alif yang begitu jahil terhadap Al-Quran dan Assunnah..”

    Jawab:
    Baiklah None yang terus berusaha memfitnah saya, ini jawaban ringkas saya..

    Berdasarkan Qur’an (Wahyu Allah)
    ——————————–
    “Wa ma Muhammadun illa rasulun, qad khalat
    minqablihirrusulu”….
    Dan Muhammad itu tidak lain melainkan seorang Rasul , sesungguhnya telah berlalu (wafat) semua rasul sebelumnya.(QS. 3:144).
    Ayat tsb dengan sangat jelas menunjukan bahwa semua Rasul sebelum Muhammad saw sudah wafat (termasuk Nabi Isa as sudah wafat bukan?)
    tidak perlu kita membantah ayat-ayat qur’an tsb.

    Bedasarkan Hadist/sunnah :
    ————————–
    diriwayatkan oleh Imam Thabrani, Fatimah r.a. menerangkan bahwa Rasulullah SAW bersabda :
    “Sesungguhnya Isa ibnu Maryam usianya seratus dua puluh tahun (Kanzul ‘Ummal, Alauddin Alhindi, Muassasatur Risalah, Beirut, 1989, Jilid XI, p. 479).

    Berdasarkan perkataan sahabat Umar ra :
    —————————————
    QS. 3:144 yang dibacakan oleh Abu Bakar Siddiq r.a.
    untuk meyakinkan Umar r.a. bahwa Rasulullah SAW telah wafat
    sebagai mana Nabi-Nabi sebelumnya (termasuk Nabi Isa a.s.). dan Jikalau Nabi Isa a.s. masih hidup, tentu Umar r.a. dan sahabat-sahabat Nabi lainnya pasti menyangkal tentang kematian Nabi Isa a.s. itu.

    Apakah dengan meyakini wafatnya nabi Isa berdasarkan Qur’an ayat 3:144, hadist/sunnah dan perkataan sahabat Umar ra. Tersebut anda katakan bahwa saya telah jahil kepada qur’an dan sunnah dan para sahabat ?

    Lalu bagaimana dengan anda sendiri yang lebih meyakini perkataan para sahabat-sahabatnya nabi Isa (Petrus, Yakobus, Paulus, Yudas dll )sesuai referensi anda sendiri di topik sebelah? mau ngelak? malu lagi..
    Silahkan merenung dan tidak ada guna kita bertengkar dan berdebat lama-lama disini (kasihan moderatornya.)
    Sekian.

  19. 19 Nabi_lama November 13, 2008 at 10:18 am

    Dear andika & NY

    Pertanyaan buat anda berdua:
    Apakah ada orang yang mempunyai sifat-sifat Allah? Apabila ada seseorang mengaku mempunyai sifat-sifat Allah, apakah anda mengimaninya? Apakah pengakuan seseorang mempunyai sifat-sifat Allah bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadits? Apa anda bisa membuktikan baik di Al-Qur’an maupun Hadits bahwa seseorang bisa mempunyai sifat-sifat Allah?
    Apakah harus Istikharoh terlebih dahulu untuk menjawab hal ini? Apa Al-Qur’an dan Hadits tidak cukup menjawab persoalan ini?
    Setelah anda berdua menjawab semuanya, kita bisa dgn mudah mengambil kesimpulan siapakah yang seharusnya melaksanakan Sholat Istikharoh?:mrgreen:

    Dear Alif
    Alif…Alif, masih saja membahas soal Isa. Nabi anda saja sebelumnya berkeyakinan Isa hidup di langit. Capeee deh:mrgreen:
    Membela pendakwaan Ghulam Ahmad saja tidak sanggup masih saja membahas soal Isa😀

  20. 20 none November 14, 2008 at 6:39 am

    Baiklah kalau anda ingin berbicara FAKTA mengenai kedustaan, kejahilan dan kebobrokan aqidah kalian, saya akan review lagi diskusi yang lalu agar anda2 tidak menanyakan lagi “dimana kedustaannya ?” seperti kaset rusak.

    1. Pada Mei 26, 2008 di https://denagis.wordpress.com/2008/04/19/pemerintah-larang-ahmadiyah-2/#more-76, Alif mengatakan : “None, para sahabat memang TIDAK PERNAH BERSELISIH ttg nabi Isa as, karena mereka mengetahui dengan pasti bahwa Nabi Isa israeli sudah wafat dan orang wafat tidak akan datang lagi kedunia ini…” Berarti tidak pernah berselisih = IJMA SAHABAT… Mari kita bandingkan pernyataan alif tersebut dengan perkataan Rasulullah & para sahabatnya.

    – Hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah saw bersabda “Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, sungguh akan turun di tengah kalian Ibnu Maryam sebagai hakim yang adil. Ia akan memecahkan salib-salib, membunuh babi-babi dan menggugurkan jizyah serta membagikan harta hingga tidak ada yang menerimanya seorangpun”. Kemudian Abu Hurairah berkata: “Bacalah oleh kalian –jika kalian mau—ayat: Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti nabi Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka”(an-Nisaa’: 159).

    Dengan jelas Abu Hurairah mengatakan bahwa ayat ini mengisyaratkan turunnya Nabi Isa as

    – Al-Mughirah bin Syu’bah ra mengenai kedatangan Nabi Isa as : “Maka sesungguhnya KAMI (PARA SAHABAT) ada MEMBICARAKAN sesungguhnya PUTRA MARYAM AKAN DATANG LAGI. Apabila dia telah keluar maka dia ada SEBELUM Nabi Muhammad SAW dan SESUDAHNYA”

    – Imam Ahmad meriwayatkan dengan sanadnya dari Ibnu Abbas ra mengenai penafsiran ayat Az- Zukhruf: 57-61 : Bahwa yang dimaksud ialah keluarnya Isa ‘alaihissalam sebelum terjadinya hari kiamat. [Musnad Ahmad 4: 329 hadits nomor 21921].

    Ini adalah bantahan telak ternyata bahwa RASULULLAH, PARA SAHABAT, Imam Mahdzab meyakini NABI ISA
    PUTRA MARYAM AKAN DATANG LAGI (bukan nabi isa putra ghulam murthado) dan ini adalah IJMA yang shahih!!!

    2. Pada forum diskusi http://z8.invisionfree.com/islamic/index.php?showtopic=62&st=30 alif mengatakan bahwa kitab2 yang dikutip itu adalah palsu, beranikah anda2 bersumpah untuk mempertanggung jawabkan perkataannya tersebut ?

    3. Apakah Nabi Isa dan para pengikutnya yang lurus bukan seorang muslim ataukah Nasrani ? Silahkan mas alif jawab kalau memang anda memiliki rasa malu dan merasa tidak jahil kuadrat…

    4. Mengenai hadis ciri2 imam mahdi, apakah anda mengimaninya atau menolaknya? Kalau menolaknya apa alasannya ? Silahkan jawab kalau memang anda seorang muslim dan merasa tidak jahil kuadrat…

    Kalau anda tidak menggunakan ego dan hawa nafsu dan tidak suka mengelak silahkan dijawab ya mas alif dan ny… malu lagi pertanyaan ini saja tidak pernah dijawab, masih banyak fakta yang lain yang belum saya beberkan disini

  21. 21 andika November 16, 2008 at 3:16 am

    sabda nabi lama:

    Nabi anda saja sebelumnya berkeyakinan Isa hidup di langit.

    jawab:itu menjadi salah satu bukti kebenaran beliau. beliau sebelumnya meyakini itu karena itulah kepercayaan yang ada, yang beliau dapatkan. maka bila kemudian beliau merubah pendiriannya karena demikianlah hal yang sebenarnya telah di bukakan kepada beliau oleh Allah SWT

    sabda nabi lama:

    Apakah ada orang yang mempunyai sifat-sifat Allah?

    jawab: Semakin tinggi tingkat kerohanian seseorang, maka akan semakin baik pula ia dapat menyerap dan merefleksikan sifat2 Allah dalam dirinya, sehingga ia layak disebut sebagai telah ‘dicelup’ dengan warna Allah…
    lalu

    siapakah yang seharusnya melaksanakan Sholat Istikharoh?

    yang biasa melaksanakan istikharoh adalah pengikut Rasulullah saw yang tidak sombong, yang apabila dihadapkan pada suatu pilihan dirinya tidak akan menggantungkan sepenuhnya pada hasil pikiran dirinya sendiri maupun sekedar meng copy paste apa yang dikatakan orang lain, melainkan dengan merendah diri ia mintakan petunjuk Allah SWT, mana sebenarnya dari pilihan yang ada itu yang benar ataupun yang baik dalam pandanganNya. yan
    Saya yakin anda adalah bagian dari ummat Rasulullah SAW yang tidak sombong…..

  22. 22 Nabi_Lama November 16, 2008 at 7:34 am

    Ralat nama…

    Quote andika:
    itu menjadi salah satu bukti kebenaran beliau. beliau sebelumnya meyakini itu karena itulah kepercayaan yang ada, yang beliau dapatkan. maka bila kemudian beliau merubah pendiriannya karena demikianlah hal yang sebenarnya telah di bukakan kepada beliau oleh Allah SWT

    jawab:
    Benar apanya andika. Pada saat itu Ghulam Ahmad sudah berpangkat nabi. Mana mungkin seorang nabi menyebar luaskan sesuatu yang bertentangan dgn Al-Qur’an😀

    Quote andika:
    Semakin tinggi tingkat kerohanian seseorang, maka akan semakin baik pula ia dapat menyerap dan merefleksikan sifat2 Allah dalam dirinya, sehingga ia layak disebut sebagai telah ‘dicelup’ dengan warna Allah…
    lalu

    jawab:
    Lalu maksud ayat ini dibawah ini apa maksudnya?
    QS.42:11. (Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. TIDAK ADA SESUATUPUN YANG SERUPA DENGAN DIA, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat.

    Jawaban anda bertentangan sekali dengan Al-Qur’an😀
    Apa kurang jelas huruf kapital tersebut:mrgreen:
    Jawaban anda terbantahkan oleh QS.42:11 tsb

    Quote andika:
    yang biasa melaksanakan istikharoh adalah pengikut Rasulullah saw yang tidak sombong, yang apabila dihadapkan pada suatu pilihan dirinya tidak akan menggantungkan sepenuhnya pada hasil pikiran dirinya sendiri maupun sekedar meng copy paste apa yang dikatakan orang lain, melainkan dengan merendah diri ia mintakan petunjuk Allah SWT, mana sebenarnya dari pilihan yang ada itu yang benar ataupun yang baik dalam pandanganNya. yan
    Saya yakin anda adalah bagian dari ummat Rasulullah SAW yang tidak sombong…..

    jawab:

    Sudah rabun ya anda kalau saya menggantungkan sepenuhnya hasil pikiran. Mana ada sih di Al-Qur’an dan Hadits manusia seperti Isa dan Manusia seperti Muhammad. Apa yang saya tanyakan itu sudah sesuai Al-Qur’an dan hadits karena hal tersebut memang tidak ada dalilnya di Al-Qur’an dan Hadits. Apa sudah ketemu bukti-bukti pendakwaan Ghulam Ahmad di Al-Qur’an dan Hadits andika? kenapa lama sekali.
    haaa….haaa jadi bukankah anda sendiri yg begitu sombongnya menolak Al-Qur’an dan Hadits😀

    Silahkan anda buktikan siapakah yang menggantungkan hasil pikiran sendiri. Caranya anda buktikan pendakwaan Ghulam Ahmad tsb.
    Jadi yang menolak Al-Qur’an dan Hadits bukankah orang yang sombong karena merasa dirinya lebih tahu daripada Allah dan Rasulullah😀
    Lalu definisi Sholat Istikharoh mana?

  23. 24 Nabi Lama November 16, 2008 at 2:59 pm

    Quote:
    beliau sebelumnya meyakini itu karena itulah kepercayaan yang ada, yang beliau dapatkan. maka bila kemudian beliau merubah pendiriannya karena demikianlah hal yang sebenarnya telah di bukakan kepada beliau oleh Allah SWT

    Jawab:
    Jadi anggaplah dulu MGA itu ikut keyakinan muslim pada umumnya, trus dengan adanya mimpi/wahyu maka berubah pendiriannya sekaligus mengklaim bahwa dirinya lah Isa yang diutus itu. Logika sederhana untuk menolak keyakinan pertama karena adal alasan yang lebih kuat yaitu dirinya lah sebagai Isa yang diutus.

    Quote:
    Semakin tinggi tingkat kerohanian seseorang, maka akan semakin baik pula ia dapat menyerap dan merefleksikan sifat2 Allah dalam dirinya, sehingga ia layak disebut sebagai telah ‘dicelup’ dengan warna Allah.
    Jawab:
    Supaya nggak mencla mencle, ada nggak dalilnya ttg hal itu di Al Quran dan hadist Nabi SAW?

    Quote:
    Saya yakin anda adalah bagian dari ummat Rasulullah SAW yang tidak sombong
    Jawab:
    Amiin, mudah2n selalu begitu.

    Wassalam,

  24. 25 andika November 17, 2008 at 2:21 am

    sabda nabi lama:

    Sudah rabun ya anda kalau saya menggantungkan sepenuhnya hasil pikiran. Mana ada sih di Al-Qur’an dan Hadits manusia seperti Isa

    jawab: tolong bantu saya dgn menunjukkan di surat apa dan ayat berapakah didalam Al-Qur’an yang menyatakan bahwa Isa as masih hidup hingga kini?

    sabda nabi lama:

    Lalu maksud ayat ini dibawah ini apa maksudnya?
    QS.42:11. (Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. TIDAK ADA SESUATUPUN YANG SERUPA DENGAN DIA, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat.

    jawab: bukankah ayat ini berbicara mengenai WUJUD atau DZAT Illahi, BUKAN SIFAT ILLAHI?
    mengenai

    Apakah ada orang yang mempunyai sifat-sifat Allah?

    untuk pencerahan anda silahkan baca tulisan seorang BUKAN AHMADIYAH tentang topik ini, Silahkan klik disini saja!mudah2an bisa membantu anda.

  25. 26 Alif November 17, 2008 at 3:46 am

    review lagi deh. None…
    saya akan jawab pertanyaan nomor satu dulu ya biar nanti kelihatan siapa yang ngeles terus..

    – Hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah saw bersabda “Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, sungguh akan turun di tengah kalian Ibnu Maryam sebagai hakim yang adil. Ia akan memecahkan salib-salib, membunuh babi-babi dan meng

    saya meyakini akan kesahihan hadist yang anda kutip tsb, namun karena menurut kitab suci qur’an (saya meyakini qur’an diatas segalanya termasuk hadist2 nabi, entah kalau kamu sudah tidak yakin akan isi qur’an)
    ayat 3: 144 mengatakan dengan jelas bahwa semua rasul sebelum Muhammad sudah wafat, maka Nabi Isa saya anggap sudah wafat. titik. Termasuk perkataan Abu Bakar yang membacakan ayat tsb untuk meyakinkan Umar ra bahwa Nabi Muhammad sudah wafat seperti halnya Nabi-nabi sebelumnya.
    lalu mengenai hadist yang anda kutip tsb, itu hanyalah kata-kata kiasan/perumpamaan dari Muhammad saw, yaitu tentang akan turunnya seseorang yang mempunyai tugas seperti halnya nabi Isa, memurnikan kembali ajaran nabi sebelumnya.
    Kalau kamu ngotot bahwa hadist tsb bukanlah perumpamaan dan harus diartikan sebenarnya, lalu pertanyaan saya kepada kamu adalah bagaimana anda mengartikan: MEMECAHKAN SALIB-SALIB, DAN MEMBUNUH BABI-BABI DALAM HADIST TSB, APAKAH AKAN ANDA ARTIKAN SEBENARNYA SECARA
    ARTI TERTULIS??
    JAWAB ITU DULU ! JANGAN KEMANA-MANA, MARI KITA BUKTIKAN SIAPA YANG NGELES TERUS…

  26. 27 Nabi_lama November 17, 2008 at 10:10 am

    Quote andika:
    tolong bantu saya dgn menunjukkan di surat apa dan ayat berapakah didalam Al-Qur’an yang menyatakan bahwa Isa as masih hidup hingga kini?

    jawab:
    jadi anda anggap tidak ada ya. Kenapa Ghulam Ahmad ketika menjadi nabi menyebarluaskan Isa masih hidup dan masih hidup di langit😀
    Mana ada seorang nabi berkeyakinan yg salah kalau bukan dirinya nabi palsu😀
    Jadi tdk alasan lagi untuk mengimani Ghulam Ahmad:mrgreen:
    Pendakwaan Ghulam Ahmad sebagai manusia seperti Isa dan Manusia seperti Muhammad kok dilewati? Apa sudah mampu? kalau sudah tidak mampu kenapa mengimani Ghulam Ahmad😀

    Quote andika:
    bukankah ayat ini berbicara mengenai WUJUD atau DZAT Illahi, BUKAN SIFAT ILLAHI?
    mengenai

    jawab:
    pada kalimat mana ayat tsb menjelaskan hanya mengenai wujud ilahi? Apakah “sesuatu” hanya terbatas hanya wujud saja?
    Lalu wahyu “kun fayakun” yg diterima Ghulam Ahmad itu mengenai apa?
    Lalu wahyu dalam bermimpi sebagai allah dan dirinya yakin adalah Allah? apakah itu bukannya “wujud”?

    Quote andika:
    untuk pencerahan anda silahkan baca tulisan seorang BUKAN AHMADIYAH tentang topik ini, Silahkan klik disini saja!mudah2an bisa membantu anda.

    jawab:
    untuk pencerahan anda jawab ayat tsb dengan tuntas dan juga wahyu-wahyu yg diterima Ghulam Ahmad.
    Sifat-sifat Allah apa saja sih yang dimiliki oleh Ghulam Ahmad?

  27. 28 andika November 18, 2008 at 2:01 am

    sabda nabi lama:

    Kenapa Ghulam Ahmad ketika menjadi nabi menyebarluaskan Isa masih hidup dan masih hidup di langit

    jawab:
    kapan dan untuk kepentingan apa pula HMGA MENYEBARLUASKAN bahwa Isa masih hidup?
    kesimpulan super ajaib, khas nabi lama….

    sabda nabi lama:

    Mana ada seorang nabi berkeyakinan yg salah kalau bukan dirinya nabi palsu

    bila sebelumnya Rasulullah SAW menghadap ke Baitul Maqdis saat sholat lalu kemudian merubahnya 180 derajat menjadi ke Ka’bah
    atau bila sebelumnya dimasa Rasulullah SAW pernah ada seorang Muslim dihukum rajam karena melakukan jinah lalu kemudian turun wahyu Allah bahwa hukuman untuk itu adalah hukum cambuk…
    mestinya kalimat anda ini:

    Mana ada seorang nabi berkeyakinan yg salah kalau bukan dirinya nabi palsu

    berlaku juga untuk Rasulullah SAW?? ayo istighfar, bro….

    sabda nabi lama:

    Pendakwaan Ghulam Ahmad sebagai manusia seperti Isa dan Manusia seperti Muhammad kok dilewati? Apa sudah mampu? kalau sudah tidak mampu kenapa mengimani Ghulam Ahmad

    jawab: jawaban saya copy paste komentar Alif untuk none tanggal Nopember 17, 2008 pukul 3:46 am diatas.

    sabda nabi lama:

    pada kalimat mana ayat tsb menjelaskan hanya mengenai wujud ilahi? Apakah “sesuatu” hanya terbatas hanya wujud saja?

    jawab: bagaimana mungkin saya bisa menjelaskan pada anda, kalau hal yang begitu jelas dan terangpun tak bisa anda cerna….

    sabda nabi lama:

    Lalu wahyu dalam bermimpi sebagai allah dan dirinya yakin adalah Allah?

    jawab; kalau anda mau komplain mengenai apa yang dimimpikan seseorang, maka komplainlah pada yang MEMBERI MIMPI, kecuali kalau anda bisa mengontrol diri anda sendiri untuk bisa mimpi sesuai selera anda.. :mrgreen:

    dan saya kembali ke pertanyaan yang belum anda jawab:

    di surat apa dan ayat berapakah didalam Al-Qur’an yang menyatakan bahwa Isa as masih hidup hingga kini?

    ayo, anda pasti bisa!

  28. 29 amidhan November 18, 2008 at 5:33 am

    Tantri menulis:
    Bagi rekan-rekan ahmadi yang belum memiliki buku-buku ahmadi. Download saja di:
    http://www.4shared.com/file/71409186/3ba9c84e/menghapus-suatu-kesalahpahaman.html?

    komen: ane banyak membaca komentar SH yang katanya mantan Ahmadiyah diberbagai tempat, isinya semua tentang ketidak benaran Ahmadiyah, tapi ini menimbulkan pertanyaan, kalau dia anti Ahmadiyah lalu apa pula tujuannya dengan menyediakan buku2 Ahmadiyah versi pdf yang dapat diupload? ini membuat curiga kalo sh sebenarnya tidak benar2 menganggap Ahmadiyah sebagai sesat. dan diam2 dia biarkan orang mempelajari Ahmadiyah dari apa yang ia sediakan untuk di download.

  29. 30 Nabi_Lama November 18, 2008 at 10:10 am

    Quote andika:
    kapan dan untuk kepentingan apa pula HMGA MENYEBARLUASKAN bahwa Isa masih hidup?
    kesimpulan super ajaib, khas nabi lama….

    jawab:
    Ternyata pengetahuan ahmadiyah anda masih minim😀
    Baca deh buku bukan sekedar hitam putih karangan M.A.Suryawan.
    di thread ini tantri sudah memberikan linknya dan anda bisa mendownloadnya. Bisa juga nda tanya sama alif

    Quote:
    bila sebelumnya Rasulullah SAW menghadap ke Baitul Maqdis saat sholat lalu kemudian merubahnya 180 derajat menjadi ke Ka’bah
    atau bila sebelumnya dimasa Rasulullah SAW pernah ada seorang Muslim dihukum rajam karena melakukan jinah lalu kemudian turun wahyu Allah bahwa hukuman untuk itu adalah hukum cambuk…

    jawab:
    Memangnya sebelumnya Muhammad SAW sudah dapat wahyu..capee deh
    Beda bang dengan Ghulam Ahmad ngakunya yang melanjutkan syariat Rasulullah dan anda sendiri beserta ahmadiyah mengatakan sudah wafat berasal dari Al-Qur’an.
    Bahkan dlm buku da’watul amir para sahabat katanya Isa sudah wafat. Jadi lucu manusia biasa saja tahu sedangkan seorang nabi sja tidak tahu:mrgreen:

    Quote:
    berlaku juga untuk Rasulullah SAW?? ayo istighfar, bro….

    jawab:
    hee..hee..apa ada saya menyebut begitu:mrgreen:

    Quote:
    bagaimana mungkin saya bisa menjelaskan pada anda, kalau hal yang begitu jelas dan terangpun tak bisa anda cerna….

    jawab:
    mending anda baca tafsir resmi ahmadiyah. jawaban anda bertentangan tidak dgn khalifah anda

    Quote:
    kalau anda mau komplain mengenai apa yang dimimpikan seseorang, maka komplainlah pada yang MEMBERI MIMPI, kecuali kalau anda bisa mengontrol diri anda sendiri untuk bisa mimpi sesuai selera anda.

    jawab:
    hee…heee nggak tahu ya definisi dari tadzkirah:mrgreen:
    Tolong deh anda definisikan “Tadzkirah”?:mrgreen:

    Quote:
    di surat apa dan ayat berapakah didalam Al-Qur’an yang menyatakan bahwa Isa as masih hidup hingga kini?
    ayo, anda pasti bisa!

    jawab:
    Tolong deh anda berikan tatabahasa arabnya QS.Annisa ayat 157:mrgreen:
    Jangan lupa ahmadiyah termasuk anda pun mengshahihkan hadits kedatangan Ibnu Maryam dan bukan manusia seperti Isa.
    Apa itu juga termasuk salah satu buktinya😀
    Quote:
    bila sebelumnya Rasulullah SAW menghadap ke Baitul Maqdis saat sholat lalu kemudian merubahnya 180 derajat menjadi ke Ka’bah
    atau

    jawab:
    mana nyambung dengan apa yang dilakukan Ghulam ahmad karena ttg wafatnya isa menurut anda sdh ada di al-qur’an jauh sebelum Ghulam ahmad lahir😀
    Jadi dikitab suci apa perintah Sholat untuk ke ka’bah sudah diterapkan?

    quote
    bila sebelumnya dimasa Rasulullah SAW pernah ada seorang Muslim dihukum rajam karena melakukan jinah lalu kemudian turun wahyu Allah bahwa hukuman untuk itu adalah hukum cambuk…

    jawab:
    mana nyambung juga dengan apa yg dilakukan Ghulam ahmad. Dikitab suci apakah bahwa hukuman cambuk bagi penzinah diterapkan?

    quote:
    kalau anda mau komplain mengenai apa yang dimimpikan seseorang, maka komplainlah pada yang MEMBERI MIMPI, kecuali kalau anda bisa mengontrol diri anda sendiri untuk bisa mimpi sesuai selera anda

    jawab:
    baca lagi dgn teliti “dan aku yakin adalah dia(Allah)”. apa perkataan itu dalam keadaan mimpi. Tidak bang
    mana ada wahyu tsb menyebut demikian “dan dalam mimpi aku yakin adalah dia(Allah)”. Tidak ada berkata seperti itu:mrgreen:
    Harap anda bisa membedakan sebuah kalimat😀

    Quote amidan:
    ane banyak membaca komentar SH yang katanya mantan Ahmadiyah diberbagai tempat, isinya semua tentang ketidak benaran Ahmadiyah, tapi ini menimbulkan pertanyaan, kalau dia anti Ahmadiyah lalu apa pula tujuannya dengan menyediakan buku2 Ahmadiyah versi pdf yang dapat diupload? ini membuat curiga kalo sh sebenarnya tidak benar2 menganggap Ahmadiyah sebagai sesat. dan diam2 dia biarkan orang mempelajari Ahmadiyah dari apa yang ia sediakan untuk di download.

    jawab:
    Maklum karena dalil-dalil ahmadiyah sudah dipatahkan SH hanya rasa sakit hati yg timbul😀
    Tujuan sobat saya memberikan link tsb mungkin para pembaca tahu bisa mengetahui kesesatan ahmadiyah dari buku tsb.
    Mana ada buku ahmadiyah tsb dijual bebas kecuali BSHP. itupun di gramedia sdh tidak tampak lagi

  30. 31 nnn November 19, 2008 at 2:19 am

    Sudah berapa kali anda bilang “JANGAN KEMANA-MANA” begitu mas alif… dan sudah berapa kali juga anda kabur dari diskusi. Coba anda lihat diskusi sebelum2nya di https://denagis.wordpress.com/2008/08/31/muslim-atau-kafir/#more-296 pada Oktober 24, 2008 pukul 7:30 am. Apakah Anda sudah menjawab pertanyaan saya pada Oktober 25, 2008 pukul 3:24 pm, mas alif yang tidak tahu malu… Semua orang sudah tahu ciri khas anda dalam berdiskusi… Banyak bertanya tidak pernah menjawab… ciri khas para “PEMBANGKANG”

    Sekarang begini saja… saya akan menjawab pertanyaan anda, tetapi dengan syarat anda juga akan menjawab semua pertanyaan dan tantangan saya diatas… bagaimana bung moderator??? Apakah anda akan lari lagi mas alif “SANG PEMBANGKANG” ? Bagaimana NY apakah anda bersedia juga ?

  31. 32 Alif November 19, 2008 at 6:23 am

    None….
    Beberapa kali terbukti selalu saja berusaha mencoba mengalihkan pertanyaan ya? eh malah memutar balikan fakta.
    semua pembaca sudah tahu kelakuan kamu itu none, setali tiga uang ama yang namanya Nabi lama, cape deh diskusi dengan kalian..
    apa kamu tidak merasa malu?
    gak bakalan berhasil sekarang mah none..
    Pertanyaan saya tetap:
    Apa arti mematahkan salib dan membunuh babi dalam hadist yang anda kutip tsb?
    itu aja dulu…
    teman-teman mari kita lihat apa jawaban si None ..

  32. 33 amidhan November 19, 2008 at 7:21 am

    nabi lama:
    Tujuan sobat saya memberikan link tsb mungkin para pembaca tahu bisa mengetahui kesesatan ahmadiyah dari buku tsb.
    Mana ada buku ahmadiyah tsb dijual bebas kecuali BSHP. itupun di gramedia sdh tidak tampak lagi

    tanggapan ane:
    terlepas dari apapun tujuannya, cara2 seperti itu jelas telah melanggar hak intelektual seseorang. apapun isinya seyogyanya kita menghargai hasil karya orang dan tidak seenak udel membajaknya. atau ya itu tadi sebenarnya shadow memang Ahmadiyah dan berpura2 sebagai pihak yang anti, toh sudah pasti dengan cara ini Ahmadiyah diuntungkan karena menjadi dikenal banyak orang.
    dan itu dia setiap orang yang membaca buku itu pastilah akan menangkap hal yang berbeda2 dimana bagi anda mungkin itu berupa kesesatan namun sangat mungkin pembaca lain akan menangkapnya sebagai suatu kebenaran.
    kalo sudah begini lalu dimana tanggung jawab sh????

  33. 34 andika November 19, 2008 at 10:26 am

    nabil ama yang pinter, yang cerdas, yang tidak rabun dimanakah gerangan Firman Allah yang menyatakan bahwa hingga kini Isa Israili masih hidup dilangit nan biru dan kelak akan turun memimpin nabilama untuk berkeliling dunia membunuhi babi dan menghancurkan salib2????
    surat apa, ayat keberapa dan bagaimanakah bunyinya???

  34. 35 nnn November 20, 2008 at 2:52 am

    To Alif :

    Apakah saya lari dari pertanyaan ? Jawaban saya tetap mas alif “sang pembangkang” : saya akan menjawab pertanyaan anda, tetapi dengan syarat anda juga akan menjawab semua pertanyaan dan tantangan saya diatas…

    Apakah itu kurang fair menurut anda ? Kenapa anda begitu takut menerima tantangan saya diatas mas… Saya tidak seperti anda yang sering kabur dan menghilang dari diskusi tanpa pernah menjawab pertanyaan dan tantangan saya…

    To Andika :
    Anda jawab saja dengan tatabahasa arabnya QS.Annisa ayat 157 seperti yang diminta bung Nabi Lama… Masalah membunuh babi dan menghancurkan salib itu adanya di hadis mas dan tidak ada penambahan “berkeliling dunia” seperti yang anda tulis…

  35. 36 Alif November 20, 2008 at 7:30 am

    Lihatlah kawan-kawan..
    itulah jawaban si None, sudah 2 kali dia berusaha ngeles dan kabur dari pertanyaan, mudah diduga sebelumnya memang, memalukan sekali, begitu koq sok gaya nantang debat segala..
    Padahal pertanyaan saya tsb untuk memudahkan dia untuk dapat memahami ucapan dia yang terus diulang-ulang kayak kaleng rombeng yaitu: “Manusia seperti Isa” di pertanyaan nomor satu dia.
    Jadi apa makna dari mematahkan salib dan membunuh babi none?
    gitu aja koq repot

  36. 37 Nabilama November 20, 2008 at 10:17 am

    Quote andika:
    nabil ama yang pinter, yang cerdas, yang tidak rabun dimanakah gerangan Firman Allah yang menyatakan bahwa hingga kini Isa Israili masih hidup dilangit nan biru dan kelak akan turun memimpin nabilama untuk berkeliling dunia membunuhi babi dan menghancurkan salib2????
    surat apa, ayat keberapa dan bagaimanakah bunyinya???

    jawab:
    kan sudah saya sebut QS.4:157, apa sudah rabun:mrgreen:
    Silahkan anda jelaskan tatabahasa arab ayat tersebut? nanti dari tatabahasa tsb apakah Isa disalib ataukah tidak.
    percuma anda bisa menjawab ayat tsb kalau tidak tahu tatabahasa arabnya…capee deh😀
    heee…Hadits ttg kedatangan Isa yang anda shahihkan tertulis “bin maryam”, apa ada tertuis manusia seperti Isa😀
    Jadi kalau anda menggunakan hadits itupun percuma saja karena pendakwaan Ghulam Ahmad bermacam-macam. Jadi pertanyaannya kenapa anda mengimani Ghulam Ahmad?😀
    Saya memaklumi anda sudah kepepet karena mengatakan Isa telah wafat dan menshahihkan hadits-hadits ttg kedatangan Isa yg semakin menguatkan non ahmadi yang berkeyakinan Isa masih hidup.
    Seharusnya kalau mengatakan Isa sudah wafat jalan satu-satunya hanya mendahaifkan hadits tsb.
    Silahkan buka QS.Alhadid 25 dimana menjelaskan Allah menurunkan besi. Apa dalam tafsir ahmadiyah ditafsirkan benda seperti besi:mrgreen:
    Jawaban ttg candah, manusia seperti Isa, manusia sepeti muhammad mana jawabannya andika😀
    Jadi hanya sebatas membuktikan Isa wafat saja andika? apa ada pengaruhnya bagi kenabian Ghulam Ahmad? tentu tidak. Jadi sekarang mengimani siapa setelah dalil-dalil kenabian Ghulam Ahmad tidak terbukti?:mrgreen:

    Quote amidhan:
    terlepas dari apapun tujuannya, cara2 seperti itu jelas telah melanggar hak intelektual seseorang. apapun isinya seyogyanya kita menghargai hasil karya orang dan tidak seenak udel membajaknya. atau ya itu tadi sebenarnya shadow memang Ahmadiyah dan berpura2 sebagai pihak yang anti, toh sudah pasti dengan cara ini Ahmadiyah diuntungkan karena menjadi dikenal banyak orang.
    dan itu dia setiap orang yang membaca buku itu pastilah akan menangkap hal yang berbeda2 dimana bagi anda mungkin itu berupa kesesatan namun sangat mungkin pembaca lain akan menangkapnya sebagai suatu kebenaran.
    kalo sudah begini lalu dimana tanggung jawab sh????

    jawab:
    Anda salah, justru dari buku-buku tsb orang-orang bisa menemukan kesesatan ahmadiyah😀
    Selama ini banyak orang yg tahu sebatas luarnya saja dan belum tahu dalamnya.
    Saya rasa apa yang sudah saya jelaskan tujuan sobat saya Shadow sudah jelas. Dia memang benar-benar mantan ahmadi dan sbg pihak yg antipati

    @d3n
    nabi lama; ayo dong komen satu saja biar saya gak repot buka2 bulk file…
    please..

  37. 38 ny November 20, 2008 at 12:04 pm

    Rasulullah saw bersabda:
    Bagaimana keadaan kamu apabila ibnu maryam diantara kalian turun sedang dia imam kalian diantara kalian.
    ( al bukhari jilid II hlm 162 )
    Hadist ini menyatakan bahwa Isa a.s yg dijanjikan itu berasal dari umat Islam sendiri.
    Adapun nabi Isa israil a.s kata sebagian ulama bukan berasal dari umat islam sebagaimana telah disebutkan.
    Sesungguhnya Isa tidak boleh dihitung dalam umat Muhammad saw
    ( Alyaqitu waljawahir,juz II hlm 73 )
    Adapula didalam satu riwayat ” Fa imaanukum minkum” artinya maka dia ( Isa ) menjadi imam kamu,sedang ia ada diantara kamu juga( lihat muslim,juz I bab nuzulul masih.
    Jelas beberapa keterangan diatas menyatakan bahwa bukan nabi isa israil a.s yg akan datang kedunia ini melainkan Isa a.s yg dijanjikan itu adalah seorang yg berasal dari umat Islam sendiri.
    Dimanakah Isa almasih akan turun, dari Nuwas bin sam’an nabi bersabda: Allah membangkitkan almasih ibnu maryam, ia turun pada menara putih di timur damaskus.

    Nah saudara2 tau tidak apa makna dari menara putih yg dimaksud, yg tidak tau pasti beranggapan bahwa menara putih yg dimaksud adalah menara mesjid, padahal bukan demikian maknanya.akan tetapi yg dimaksud menara putih tsb adalah pegunungan himalaya yg menjulang tinggi yg diselimuti salju es abadi dan memang pegunungan ini terletak sebelah timur damaskus.yang menjadi perbatasan negara pakistan ( india ), nepal. dan pegunungan himalaya ini menjadi lambang kaum isa almasih,imam mahdi yg dijanjikan.

    dan sangat jelas imam kami MGA seorang muslim keturunan persia yg mendakwakan dirinya sebagai Isa almasih dan imam mahdi yg dijanjikan kemunculannya berasal dari sebelah timur damaskus.tepat pendakwaan beliau sesuai apa yg disabdakan Nabi Muhammad saw.

    Banyak kesalahpahaman dari umat muslim sendiri yg selalu beranggapan bahwa isa bani israil lah yg akan datang. padahal sudah sangat jelas dalam Alqur’an Nabi Isa yg dulu hanya di utus Allah swt untuk Bani Israil saja yg membawa syariat Musa.

  38. 39 andika November 20, 2008 at 1:12 pm

    to nabi lama: o00ooo itu toh yang dimaksud? tapi kan seperti berulang anda sebutkan bahwa saya ini

    sudah rabun

    jadi tolong dong anda tulis diforum ini apa sih isi dari ayat itu??? cukup bahasa Indonesianya saja, dan tidak terlalu banyak komentar ngalor ngidul lagi,kasian blognya kang aden jadi penuh sesak😀

  39. 40 amidhan November 21, 2008 at 3:26 am

    nabi lama:Anda salah, justru dari buku-buku tsb orang-orang bisa menemukan kesesatan ahmadiyah😀
    Selama ini banyak orang yg tahu sebatas luarnya saja dan belum tahu dalamnya.
    Saya rasa apa yang sudah saya jelaskan tujuan sobat saya Shadow sudah jelas. Dia memang benar-benar mantan ahmadi dan sbg pihak yg antipati

    tanggapan ane:
    picik bener pola pikir ente, kalo emang seperti itu gak bakalan juga orang Ahmadiyah nerbitin buku. justru mereka nerbitin buku ya biar keyakinannya diketahui dan diikuti orang banyak.
    terlepas apapun pembelaan ente buat shad ow , baik dia Ahmadiyah ataupun bukan, menurut ane cara seperti itu –membajak hasil karya orang–adalah cara busuk dan Islam tidak memerlukan bantuan dengan cara2 itu.
    ok?
    case close

  40. 41 sri November 21, 2008 at 7:32 am

    saya sependapat dengan mas Amidhan bahwa shadow patut dicurigai sebagai pengikut ahmadiyah karena kalau benar ia mantan ahmadiyah sangat tidak mungkin ia berjuang dengan cara menyembunyikan identitas dirinya dan harus memakai nama samaran. lihat saja ustad Hariyadi!
    jadi kepada shadow jangan ngaku2 bekas ahmadiyah segala lah.

  41. 42 nabi_lama November 21, 2008 at 10:12 am

    Quote andika:
    jadi tolong dong anda tulis diforum ini apa sih isi dari ayat itu??? cukup bahasa Indonesianya saja, dan tidak terlalu banyak komentar ngalor ngidul lagi,kasian blognya kang aden jadi penuh sesak

    jawab:
    heee…hee apa nggak tahu penafsirannya andika sampai bertanya kepada saya. Apa sudah tidak mampu memjawab tatabahasa arabnya QS.4:157? Bukankah anda yg ngalor ngidul menghindarai tatabahasa arabnya QS.4:157 tsb.
    Capee deh😀

    Quote aden:
    nabi lama; ayo dong komen satu saja biar saya gak repot

    buka2 bulk file…
    please..

    jawab:
    oke deh den komen saya cuma satu. Nanti kalau ada tambahan saya alihkan ke forumnya isnandi. Boleh kan den.
    Saya mengulang pengiriman posting saya karena dilayar tidak masuk. Apakah kalau sudah mengirim tanpa terlihat postingan kita lantas postingan kita pasti masuk den?
    Penjelasan anda den tg widget masih belum saya mengerti. Maklumi den masih awam dunia maya

    Buat NY:
    hadits-hadits yang anda kutip masih belum membuktikan Ghulam Ahmad adalah orang yang dimaksud.

    Buat Amidhan & sri:
    Silakan anda bertanya langsung ke sobat saya untuk menanyakannya.

    Buat Alif:
    Alasan kedatangan manusia seperti Isa menurut khalifah anda Bashiruddin Mahmud Ahmad karena adanya kata “Nuzul”(Silahkan cek buku “Da’watul Amir” karya mirza bashiruddin mahmud ahmad). Jadi Manusia seperti Isa nggak ada hubungannya dengan memecah salib (penjelasannya ada di BSHP 184) dan membunuh babi sehingga Isa bin maryam diartikan menjadi manusia seperti Isa. inipun dibenarkan mubalig anda di bisyarat. Menggunakan hadits-hadits ttg Isa pun justru anda mempermalukan Ghulam Ahmad karena pendakwaannya yg bermacam-macam tidak sesuai dhn hadits yg kamu kutip
    Jadi QS.Alhadid 25 Allah menurunkan besi, kata “besi” anda artikan apa?

  42. 43 Alif November 22, 2008 at 3:27 am

    Nabi lama ngomong apa? koq ngelantur, kita bukan bicara Qs Al Hadid 25, tapi hadist yang justru dikutip oleh si None, coba baca lagi deh ke atas, biar jelas buat anda.
    ayat Al Hadid yang kamu jadikan argumen justru menguatkan pendapat ahmadi ttg tidak adanya manusia yang naik ke langit.
    biar jelas buat anda: Si None ini meyakini bahwa Nabi Isa naik ke langit karena adanya hadit yang menyebutkan beliau akan “turun”, nah kalau besi aja di turun kan oleh Allah,
    apakah besi juga “turun” dari langit?
    Wah nabi Lama koq malah memojokan si None….

  43. 44 andika November 22, 2008 at 7:54 am

    sabda nabi lama:

    heee…hee apa nggak tahu penafsirannya andika sampai bertanya kepada saya. Apa sudah tidak mampu memjawab tatabahasa arabnya QS.4:157? Bukankah anda yg ngalor ngidul menghindarai tatabahasa arabnya QS.4:157 tsb.

    Jawab:saya tidak menanyakan tata bahasa arab tapi menanyakan dimanakah ayat Al-Qur’an yang menyatakan bahwa hingga kini Isa as masih hidup? adapun ayat yang anda sebut dari yg saya baca dari berbagai terjemah Al-Qur’an –dari beberapa penerbit yang berbeda– tidak saya temukan kalimat bahwa hingga kini Isa masih hidup ..
    jadi wahai nabi lama; di Al-Qur’an surat apa dan ayat berapakah yang menyatakan bahwa hingga kini Isa as masih hidup???

  44. 45 Nabi_Lama November 22, 2008 at 11:37 am

    Quote alif:
    Nabi lama ngomong apa? koq ngelantur, kita bukan bicara Qs Al Hadid 25, tapi hadist yang justru dikutip oleh si None, coba baca lagi deh ke atas, biar jelas buat anda.
    ayat Al Hadid yang kamu jadikan argumen justru menguatkan pendapat ahmadi ttg tidak adanya manusia yang naik ke langit.
    biar jelas buat anda: Si None ini meyakini bahwa Nabi Isa naik ke langit karena adanya hadit yang menyebutkan beliau akan “turun”, nah kalau besi aja di turun kan oleh Allah,
    apakah besi juga “turun” dari langit?
    Wah nabi Lama koq malah memojokan si None

    jawab:
    alif…alif, dalam tafsir anda kan besi tetap diartikan besi & bukan diartikan benda seperti besi. Sama halnya Isa bin maryam yg bukan diartikan manusia seperti Isa.
    Apapun hadits yg kamu kutip pasti akan memojokkan Ghulam Ahmad karena pendakwaannya yg bermacam-macam tdk sesuai dgn hadits-hadits yg kamu bawakan. Jadi kenapa kamu mengimani Ghulam Ahmad lif?😀
    bagaimana dgn ini:
    QS.9:26,”Kemudian Allah MENURUNKAN KETENANGAN kepada RasulNya……”
    apakah ini dari langit atau tidak?

    Quote andika:
    saya tidak menanyakan tata bahasa arab tapi menanyakan dimanakah ayat Al-Qur’an yang menyatakan bahwa hingga kini Isa as masih hidup? adapun ayat yang anda sebut dari yg saya baca dari berbagai terjemah Al-Qur’an –dari beberapa penerbit yang berbeda– tidak saya temukan kalimat bahwa hingga kini Isa masih hidup ..
    jadi wahai nabi lama; di Al-Qur’an surat apa dan ayat berapakah yang menyatakan bahwa hingga kini Isa as masih hidup???

    jawab:
    ternyata anda masih saja belum mengerti. Dari tatabahasa tsb kita bisa mengetahui Isa disalib atau tidak. Kalau tidak mampu bilang saja. Gitu aja koq repot

  45. 46 ny November 23, 2008 at 4:38 am

    Quote nabi lama:
    Buat NY:
    hadits-hadits yang anda kutip masih belum membuktikan Ghulam Ahmad adalah orang yang dimaksud.

    jawab:
    Sebelumnya sudah pernah dijelaskan diartikel lain mengenai pintu kenabian,tanda2 turunnya imam mahdi,hadist mengenai isa almasih&imam mahdi yg dijanjikan adalah satu orang yang sama yg datang dari umat islam sendiri.
    namun ya itu serba salah bagi orang2 penentang ahmadiyah seperti saudara yang mengatasnamakan nabilama,yang merasa dirinya seolah olah paling benar,tidak mau menerima dan mengakui berbagai keterangan berdasarkan hadist dan alqur’an yang sudah pernah di sebutkan dan dijelaskan oleh muslim kami.dengan berbagai alasan anda2 mengatakan hadist yang kami terangkan dhaif,lalu keterangan kami di kait2kan dengan Alqur’an.
    Ya menurut saya keterangan seperti ini harus memang berdasarkan alqur’an. karena memang itulah sumber petunjuknya.
    coba saja anda merenung lihat kenyataan yang ada,kemenangan selalu di pihak muslim kami,ya jelas karena backing kami hanyalah Allah swt.
    Sekarang saudara yang mengatas namakan nabi lama,anda berjuang atau punya rencana sebagus apapun untuk melenyapkan ahmadiyah tidak akan pernah berhasil, sama seperti sejarah orang2 di zaman nabi Muhammad saw dulu,penentang2 Rasulullah saw ingin melenyapkan beliau dan juga Islam,namun alhasil memang utusan Allah swt yang tetap di menangkan. Dimana Islam di menangkan dan berjaya di zaman Rasulullah saw.dan yang keduakalinya di akhir zaman oleh Isa almasih,imam mahdi yang dijanjikan yaitu Hazrat MGA.

  46. 47 Kabul November 23, 2008 at 5:42 am

    greget juga ane merhatiin soal jawab andika vs nabi lama. berulang-ulang andika minta bukti ayat Qur’an yang menyebut Isa as masih hidup dan berulang-ulang pula nabi lama menjawabnya dengan jawaban lain yang tidak nyambung. emang nabi lama itu tipe ngeles jadi sampe kapanpun ian akan ngeles terus karena emang gak ada ayat Qur’an yang menyebut Isa as masih hidup.
    bukan gue ngebelain ahmadiyah, tapi karena gue juga sependapat dengan Prof Qurais Shihab bahwa Isa sudah wafat.
    saran gue untuk nabi lama, mbok jentlemenlah jadi orang
    lho kok gue jadi ngebelain ahmadiyah, ya???? hahaha.

  47. 48 andika November 23, 2008 at 5:44 am

    sabda nabi lama:

    ternyata anda masih saja belum mengerti. Dari tatabahasa tsb kita bisa mengetahui Isa disalib atau tidak. Kalau tidak mampu bilang saja. Gitu aja koq repot

    jawab: nabi lama yang pinter, dari awal kita tidak sedang memperbincangkan apakah Isa disalib atau tidak tapi yang sedang kita bicarakan adalah “apakah Isa masih hidup atau sudah wafat?” jadi anda jangan mengalihkan topik pembicaraan.
    Saya akan tetap menanyakan kepada anda: di Al-Qur’an surat apa dan ayat berapakah yang menyatakan bahwa hingga kini Isa as masih hidup???

  48. 49 Nabi_lama November 23, 2008 at 9:50 am

    Buat NY:
    pertanyaan buat NY
    1. Ghulam Ahmad mendakwakan diri sebagai apa saja? (Kalau anda sudah jawab tolong dicocokkan dengan hadits-hadits yg anda bawakan)
    2. Namanya mahdi itu siapa?
    3. Hadits Mahdi mengimami Isa, shahih atau tidak?

    Quote NY:
    saya kutip perkataan anda :”Sebelumnya sudah pernah dijelaskan diartikel lain mengenai pintu kenabian,tanda2 turunnya imam mahdi,hadist mengenai isa almasih&imam mahdi yg dijanjikan adalah satu orang yang sama yg datang dari umat islam sendiri”.

    jawab:
    Lihat saja anda menulis bahwa yg datang hanya Imam mahdi dan Isa (bukan manusia seperti Isa). berarti itu saja yg datang NY? apa belum tahu kalau ghulam ahmad mendakwakan diri juga sebagai Nabi Muhammad SAW, Krishna, & Masiodarbahmi.
    Jadi apa yg anda tulis masih belum membuktikan ghula ahmad adalah seorang nabi dan justru mempermalukan ghulam ahmad.

    Quote kabul:
    bukan gue ngebelain ahmadiyah, tapi karena gue juga sependapat dengan Prof Qurais Shihab bahwa Isa sudah wafat.
    saran gue untuk nabi lama, mbok jentlemenlah jadi orang
    lho kok gue jadi ngebelain ahmadiyah, ya???? hahaha.

    jawab:
    Kalau Isa tlh wafat, hadits-hadits ttg Isa sahih atau tidak?

    Quote andika:
    nabi lama yang pinter, dari awal kita tidak sedang memperbincangkan apakah Isa disalib atau tidak tapi yang sedang kita bicarakan adalah “apakah Isa masih hidup atau sudah wafat?” jadi anda jangan mengalihkan topik pembicaraan.
    Saya akan tetap menanyakan kepada anda: di Al-Qur’an surat apa dan ayat berapakah yang menyatakan bahwa hingga kini Isa as masih hidup???

    jawab:
    Masih belum mengerti juga QS.4:157 kalau Isa tidak disalib berarti Isa kan masih hidup, andika.
    Maka dari itu jelaskan tatabahasa arabnya QS.4:157?
    Begitu frustasinya anda untuk menjawab tatabahasa arab QS.4:157😀
    Kalau sudah wafat kenapa menshahihkan hadits-hadits ttg kedatangan Isa? Jelas bertentangan sekali pendapat anda, karena apabila Isa telah wafat bagi orang yg berakal tidak mungkin akan menshahihkan hadits-hadits ttg kedatangan Isa. Apa mungkin Isa yg telah wafat akan bangkit dari kuburnya pada akhir zaman:mrgreen:
    Apa anda selama hidup mengenal ibnu maryam adalah manusia seperti Isa?😀

  49. 50 none November 23, 2008 at 11:37 pm

    To Alif :

    Hmmm… setali tiga uang, tidak ada bedanya anda dengan MGA. Diforum diskusi saja anda masih bisa berdusta, padahal fakta2 belum saja terhapus dan masih terekam jelas sebagai bukti kedustaan2 anda.

    Baiklah saya akan jawab pertanyaan anda, untuk membungkam mulut besar anda…

    “Tidak ada seorang pun dari ahli kitab kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan pada hari kiamat nanti Isa akan menjadi saksi terhadap mereka”

    ayat tersebut menunjukkan bahwa di antara ahli kitab kelak akan beriman kepada Isa ‘alaihissalam pada akhir zaman, ketika ia turun secara hakiki ke bumi dan sebelum wafatnya sebagaimana diberitakan oleh hadits-hadits yang shahih dan mutawatir. Nabi Isa tidak mau menerima agama lain selain Islam dan akan menghancurkan salib2 dan membunuh babi baik itu secara hakiki maupun dengan membantah keyakinan Yahudi dan Nasrani…

    Saya sudah menjawab pertanyaan anda. Coba tunjukkan pada kami dari ayat dan hadis diatas, darimana anda mendapat kesimpulan bahwa yang turun itu bukan Nabi Isa ‘alaihissalam

    To NY :

    Argumen anda mengenai hadis Nabi Isa dan Imam Mahdi banyak yang ngawur mas…

  50. 51 andika November 24, 2008 at 3:12 am

    sabda nabi lama:

    Masih belum mengerti juga QS.4:157 kalau Isa tidak disalib berarti Isa kan masih hidup, andika.

    Jawab:hehehehe….la iyalah Isa tidak mati diatas salib, tapi itu peristiwa terjadi 2000 tahun lalu bro gak nyambung dengan kontek Isa masih hidup hingga kini!
    nalar yang sangat lucu, masa ia dikarenakan Isa as tidak wafat diatas tiang salib lalu dengan itu ia menjadi abadi hingga hidup ribuan tahun hingga kini??? kepercayaan yang tidak nyambung dengan kontek ayat itu dan bahkan harus mengabaikan banyak ayat al-Qur’an yang dengan jelas dan tegas mengisyaratkan tentang kewafatan beliau as.

    sabda nabi lama:

    Kalau sudah wafat kenapa menshahihkan hadits-hadits ttg kedatangan Isa? Jelas bertentangan sekali pendapat anda, karena apabila Isa telah wafat bagi orang yg berakal tidak mungkin akan menshahihkan hadits-hadits ttg kedatangan Isa. Apa mungkin Isa yg telah wafat akan bangkit dari kuburnya pada akhir zaman

    jawab:
    Maksud perkataan “Isa Ibnu Maryam” didalam hadits2 tidak berarti bahwa Isa Ibnu Maryam yang dulu yang akan datang (sebab Isa Ibnu Maryam sudah wafat), tetapi yang akan datang
    itu orang lain yang sifat-sifatnya seperti Nabi Isa as.

    Anda tentu setuju dengan saya bahwa urutan teratas dari kepustakaan yang harus menjadi dasar dari semua referensi tentang Islam adalah Al-Qur’an. Dalam hal ini, bila Al-qur’an dibanyak ayat telah dengan clear menyebutkan tentang kewafatan Isa as, maka didalam memaknai hadits2 itupun haruslah pemahaman yang tidak bertentangan dengan sumber referensi utama, yakni Al-Qur’an Karim.

    Kalau anda “ngeyel” menganggap bahwa yang dimaksud hadits2 itu adalah Isa as Israili sendiri yang akan datang, maka anda telah mengulang kesalahan yang dilakukan ummat Yahudi yang hingga kini terus menerus menantikan kedatangan nabi Ilyas as yang kedua kali, padahal sampe kapanpun Ilyas as tidak akan datang, lah wong sudah wafat. Apa yang dinantikan ummat Yahudi itu sebenarnya telah terwujud dalam pribadi lain namun memiliki sifat2 sama persis dengan Ilyas as yaitu Yahya as
    Jadi yang salah itu bukan haditsnya, melainkan anda yang keliru memahaminya.😀

    Untuk selanjutnya silahkan Bapak2/Ibu2/Sodara2/Sodari2 membaca artikel berikut, dengan mengklik disini

  51. 52 one November 24, 2008 at 3:55 am

    To andika :

    Anda mengatakan : “maka anda telah mengulang kesalahan yang dilakukan ummat Yahudi yang hingga kini terus menerus menantikan kedatangan nabi Ilyas as yang kedua kali”

    Kesalahan yang sama dimananya mas? apakah Nabi Ilyas as mengatakan bahwa dia akan datang lagi untuk kedua kalinya ? Kalau kami mengatakan Nabi Isa as akan datang lagi itu karena Rasulullah dan para sahabatnya mengatakan dengan jelas demikian… dan tidak ada satupun sahabat maupun tabiin yang menafsirkan seperti penafsiran anda… Kalau anda masih “NGEYEL ” juga bisa anda tunjukkan satu saja perkataan sahabat, tabiin maupun imam mahdzab yang memiliki penafsiran seperti aliran anda ?

    Anda mengatakan : “maka didalam memaknai hadits2 itupun haruslah pemahaman yang tidak bertentangan dengan sumber referensi utama, yakni Al-Qur’an Karim”

    Bertentangan itukan menurut anda… Apakah dalam masalah aqidah seperti ini, yang dapat memasukkan seseorang kedalam surga/neraka, Rasulullah belum menjelaskannya secara gamblang… silahkan anda pelajari lagi kaidah dalam memahami Al-Quran dan Assunnah…

    Kalau anda masih “NGEYEL” juga MGA itu Nabi Isa/Imam Mahdi jawab saja pertanyaan bung Nabi Lama :
    2. Namanya mahdi itu siapa?
    3. Hadits Mahdi mengimami Isa, shahih atau tidak?

  52. 53 ALif November 24, 2008 at 8:49 am

    None:
    “Baiklah saya akan jawab pertanyaan anda, untuk membungkam mulut besar anda…
    “Tidak ada seorang pun dari ahli kitab kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan pada hari kiamat nanti Isa akan menjadi saksi terhadap mereka”
    ayat tersebut menunjukkan bahwa di antara ahli kitab kelak akan beriman kepada Isa ‘alaihissalam pada akhir zaman, ketika ia turun secara hakiki ke bumi dan sebelum wafatnya sebagaimana diberitakan oleh hadits-hadits yang shahih dan mutawatir. Nabi Isa tidak mau menerima agama lain selain Islam ”

    Jwb:
    kematian siapa? Apakah kematian ahli kitab atau kematian nabi Isa? Jika kematian Nabi Isa maka ayat tsb akan bertentangan dengan ayat-ayat yang lain.
    Karena mereka ahli kitab senantiasa akan berselisih hingga hari kiamat. Padahal Qur’an suci dan mustahil ada ayat yang saling bertentangan, Apakah kamu sudah tidak meyakini kesucian Qur’an lagi?

    None:
    “..akan menghancurkan salib2 dan membunuh babi baik itu secara hakiki maupun dengan membantah keyakinan Yahudi dan Nasrani…”

    Jwb:
    Nah none kalo kamu mengartikan menghancurkan salib dan membunuh babi adalah perumpamaan bahwa beliau akan membantah keyakinan Yahudi dan Nasrani kenapa kamu protes dan histeria begitu jika nabi Isa dijadikan perumpamaan dlm hadist tsb? Jelas?

    None:
    “Saya sudah menjawab pertanyaan anda. Coba tunjukkan pada kami dari ayat dan hadis diatas, darimana anda mendapat kesimpulan bahwa yang turun itu bukan Nabi Isa ‘alaihissalam ”

    Jwb:
    Kesimpulan simple saya adalah menurut Kitab suci Qur’an Semua Rasul-rasul Allah sebelum Nabi Muhammad sudah wafat jadi tidak mungkin Nabi Isa yang dahulu yang akan turun nanti.

    Silahkan saja kalau kamu membantah ayat-ayat qur’an yang suci tsb dengan mengambil referensi-referensi sahabat-sahabat Isa seperti yang kamu lakukan seperti yang lalu, tapi bagi saya Kitab Suci Qur’an haruslah dijadikan pegangan dan di imani.

    Juga kalau kamu masih meyakini Nabi Isa masih hidup di langit, maka kamu akan banyak menemui ayat-ayat yang saling bertentangan satu sama lain dan itu artinya kamu telah membuat Kitab Qur’an sudah tidak suci lagi.

  53. 54 Nabi_lama November 24, 2008 at 9:58 am

    Quote andika:
    hehehehe….la iyalah Isa tidak mati diatas salib, tapi itu peristiwa terjadi 2000 tahun lalu bro gak nyambung dengan kontek Isa masih hidup hingga kini!
    nalar yang sangat lucu, masa ia dikarenakan Isa as tidak wafat diatas tiang salib lalu dengan itu ia menjadi abadi hingga hidup ribuan tahun hingga kini??? kepercayaan yang tidak nyambung dengan kontek ayat itu dan bahkan harus mengabaikan banyak ayat al-Qur’an yang dengan jelas dan tegas mengisyaratkan tentang kewafatan beliau as.

    jawab:
    heee…hee…darimana anda bisa tahu hal tsb sedangkan tatabahasa arabnya saja tidak tahu😀
    Jadi sebutkan alasan tsb dibarengi tatabahasa arabnya.
    anda kelihatannya sudah frustasi😀

    Quote andika:
    Maksud perkataan “Isa Ibnu Maryam” didalam hadits2 tidak berarti bahwa Isa Ibnu Maryam yang dulu yang akan datang (sebab Isa Ibnu Maryam sudah wafat), tetapi yang akan datang
    itu orang lain yang sifat-sifatnya seperti Nabi Isa as.

    jawab:
    dari kata apa Isa bin maryam anda artikan manusia yg mempunyai sifat-sifat seperti Isa? apakah ada menyebutkan hal tsb?
    Coba anda jelaskan sebutkan sifat-sifat Ghulam Ahmad yg mana saja yg seperti Isa. Kalau tidak bisa menjawabnya berarti alasan and tidak valid. Kita kan tidak bisa berbicara sesuka hati kita kalau tdk ada buktinya.
    Katanya anda satu komando dibawah nizam khilafat namun kenyataannya omong kosong. Khalifah anda saja alasan Isa diartikan seperti anda dikarenakan ada kata “nuzul”. Namun dalam tafsir resmi ahmadiyah kata “nuzul” diartikan majaz namun siartikan secara hakiki😀

    Quote andika:
    Kalau anda “ngeyel” menganggap bahwa yang dimaksud hadits2 itu adalah Isa as Israili sendiri yang akan datang, maka anda telah mengulang kesalahan yang dilakukan ummat Yahudi yang hingga kini terus menerus menantikan kedatangan nabi Ilyas as yang kedua kali, padahal sampe kapanpun Ilyas as tidak akan datang, lah wong sudah wafat. Apa yang dinantikan ummat Yahudi itu sebenarnya telah terwujud dalam pribadi lain namun memiliki sifat2 sama persis dengan Ilyas as yaitu Yahya as
    Jadi yang salah itu bukan haditsnya, melainkan anda yang keliru memahaminya.😀

    Untuk selanjutnya silahkan Bapak2/Ibu2/Sodara2/Sodari2 membaca artike

    jawab:
    Termasuk juga Ghulam Ahmad dong karena ketika menjadi nabi dirinya mengakui Isa hisup dilangit. Jadi tidak alasan lagi bagi anda untuk mengimani Ghulam Ahmad. Lalu kenapa anda tidak konskwen dengan ucapan anda sendiri seperti yg anda tulis😀
    anda juga termasuk dong kalau begitu karena mengartikan Isa dengan manusia seperti Isa karena anda percaya pada ulama-ulama anda. Di Al-Qur’an menyebutkan kesalahan yahudi yang menuhankan rahib-rahib mereka karena menganggap apa yang dikatakan rahib-rahib tsb dianggap mutlak kebenarannya.
    Begitu pula ada sebuah hadits bahwa Umat Islam akan meniru yahudi dan nasrani. Bukankah kedatangan Isa juga keyakinan umat yahudi dan nasrani. Berarti anda juga termasuk didalamnya😀

    saya buatkan pertanyaan buat anda andika. Jadi saya persilahkan menjawabnya.
    1. Tolong berikan penjelasan tatabahasa arabnya QS.4:157
    2. QS.4:158….Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya…, Apakah maksud dari ayat tersebut?
    3.Apakah Ghulam Ahmad pada saat menjadi nabi pernah berkeyakinan Isa hidup dilangit dan menyebarkannya melalui bukunya? (lihat bukan sekedar hitam putih, M.A.Suryawan, hal 181, bentuk file bshp.pdf)
    4.Apakah pantas mengimani seorang nabi yg pernah berkeyakinan Isa hidup dilangit yang pengakuannya hanya menjalankan syariat Nabi Muhammad SAW, sedangkan keyakinannya tsb bertentangan dengan Al-qur’an padahal Al-Qur’an sudah ada sebelum dirinya lahir? apakah orang tsb pantas diimani? apakah orang tsb nabi palsu atau tidak?
    5.Pertama kali Ahmadiyah mengatakan Isa wafat apakah berdasarkan wahyu yg ada ditazkirah ataukah berdasarkan Al-Qur’an?
    6.Ahmadiyah mengakui wafatnya Isa tdk di tiang salib tetapi wafat secara wajar. pertanyaannya, apakah alasan tersebut berdasarkan Al-Qur’an ataukah berdasarkan injil? (silahkan lihat “Al-Qur’an dgn terjemahan dan tafsir singkat, Hal. 401, editor:Malik Ghulam Farid, dialihbahasan oleh Dewan naskah Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Jilid I edisi kedua, Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Jakarta 1987, )

  54. 55 one November 25, 2008 at 2:35 am

    To Alif :

    1. Bertentangan menurut aliran anda kan ? Justru andalah yang bertentangan dengan penjelasan Rasulullah bahwa Allah akan binasakan pada zaman-nya seluruh agama-agama selain Islam. Kemudian mari kita lihat penafsiran para sahabat dan tabiin mengenai “kematiannya” pada ayat tersebut, Ibnu Abbas berkata, “Sebelum kematian Isa bin Maryam” [Tafsir Ath-Thabari 6:18].

    Kemudian silahkan anda baca lagi pemahaman Abu Hurairah yang sudah saya tulis diatas.

    Imam al Hasan al Bashri juga berkata, “Yakni sebelum kematian Isa. Demi Allah, Isa sekarang masih hidup di sisi Allah, tetapi apabila ia turun, maka mereka akan beriman semua”

    Apakah menurut anda mereka semua adalah orang yang bodoh dan tidak paham Al-Quran dan Assunnah ??? sekali lagi terbukti bahwa penafsiran aliran anda bertentangan dengan penjelasan dan aqidah Rasulullah dan para sahabatnya!!!

    2. Coba anda baca tulisan saya jangan sepotong2. Saya katakan bahwa selain menghancurkan salib dan babi (SECARA HAKIKI) juga dengan membantah keyakinan Yahudi dan Nasrani (Lihat tafsir QS.An-Nisa:159 diatas). Silahkan anda pahami hadis ini mas… Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Aisyah ra. kata beliau : “Sesungguhnya Nabi saw. tidak pernah membiarkan di rumahnya ada gambar-gambar salib kecuali menghilangkannya”. Jadi perumpamaan darimana mas??? Cara anda berdalil semakin kacau saja. Anda telah ditipu mentah2 oleh MGA

    3. Anda sudah lihat jawaban saya diataskan… apakah referensi yang saya ambil hanya dari para hawariyun saja? referensi sahabat2 Isa itu diriwayatkan oleh siapa mas? Anda lihat sendirikan para sahabat dan tabiin memiliki aqidah yang sama yaitu turunnya kembali Nabi Isa Putra Maryam (bukan putra ghulam murthado)

    Kalau cara anda berdalil seperti ini niscaya semua hadis anda takwilkan karena menurut anda bertentangan dengan Al-Quran. Coba saya ingin mengetahui bagaimana anda memahami QS.An-Nisa:101, apakah mengqashar shalat dilakukan apabila dalam keadaan takut saja? Lalu apakah bertentangan dengan hadis tentang bolehnya mengqashar shalat dalam keadaan aman?

  55. 56 andika November 25, 2008 at 4:00 am

    untuk nabi lama. none, one juga yang lainnya yang sepemikiran dengan anda,saya cukup menyadari bahwa diskusi apapun yang dilakukan dengan anda2 adalah sulit menemukan suatu titik kesepahaman karena dalam fikiran anda2 sudah terbentuk suatu barier bahwa apapun itu, selama dikemukakan oleh orang Ahmadiyah maka wajib humumnya untuk anda menganggap itu sebagai bukan kebenaran. Tidak hanya terhadap paham Ahmadiyah saja,bahkan terhadap pendapat ulama besar non Ahmadi, terhadap sabda Rasulullah saw bahkan terhadap firman Allah SWT sekalipun, selama itu sesuai dgn pemahaman Ahmadiyah maka anda berani katakan itu adalah dusta.

    Dalam hal wafatnya Isa as misalnya, banyak ulama non Ahmadi yang juga berpendapat bahwa Isa as telah wafat bahkan ulama sekaliber HAMKA-pun pendapatnya sama dengan kami demikian pula halnya dengan ulama besar sekelas Pfor Qurays Shihab, dimana orangnya masih hidup dan bisa anda tanyai.
    Menurut Rasulullah SAW, Isa as wafat pada usia 120 tahun(saat peristiwa penyaliban usia Isa as adalah sekitar 33 tahun), Demikian pula Al-Qur’am dibanyak ayat menyebutkan kewafatan beliau as.

    namun bila juga anda besikukuh menantikan kedatangan almarhum nabi Isa as untuk memimpin anda karena alasan Rasulullah saw telah menyampaikan tentang turun Isa almasih ditengah-tengah ummatnya kaum akhorin, maka menurut kami penantian anda adalah penantian yang sia-sia sebagaimana halnya penantian sia-sia dari ummat Yahudi yang setiap hari menangis didinding rarapan memohon kedatangan kedua kalinya nabi Ilyas as karena mereka meyakini akan sabda Musa as yang pernah menyampaikan bahwa kelak kepada ummat beliau akan turun kembali Ilyas as.

    Ucapan dari saya, mohon maaf bila selama ini ada kata2 yang tidak berkenan dihati anda2,
    Kebebaran hanya milik Allah semata, tugas kita adalah untuk menemukan kebenarannya yang sejati dengan upaya yang penuh rasa rendah diri dihadapanNya.
    Wassalam

  56. 57 one November 25, 2008 at 6:44 am

    To Alif, Andika, NY, Aden, dll :

    Apakah perkataan Rasulullah dan para sahabatnya akan anda pertentangkan dengan seorang Buya Hamka ataupun Qurasih Shihab?

    Masalah ijtihad Buya Hamka dan Quraish Shihab, cukuplah perkataan dan nasihat para imam mahdzab sebagai jawabannya :

    “Bila kalian menemukan dalam kitabku sesuatu yang berlainan dengan Hadits Rasulullah, peganglah Hadits Rasulullah itu dan tinggalkan pendapatku itu” (Imam Assyafii)

    “Saya hanyalah seorang manusia, terkadang salah, terkadang benar. Oleh karena itu, telitilah pendapatku. Bila sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah, ambillah ; dan bila tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah, tinggalkanlah” (Imam Malik bin Anas)

    “Yang dinamakan ittiba’ yaitu mengikuti APA YANG DATANG DARI NABI SHALALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM dan PARA SAHABATNYA, sedangkan yang datang dari para tabi’in boleh dipilih”. (Imam Ahmad bin Hambal)

    Saya sudah jelaskan secara panjang lebar di awal diskusi (silahkan anda tanya kang aden dan alif) bahwa IJMA SAHABAT adalah kebenaran, barangsiapa menyelisihinya maka dia telah tersesat. Semoga Allah mengampuni ijtihad para ulama yang bertentangan dengan ijma sahabat.

    Mengenai umur Nabi Isa silahkan anda lihat penjelasannya secara panjang lebar didalam tafsir ibnu katsir… jadi tidak ada yang bertentangan sama sekali dengan turunnya kembali Nabi Isa as.

    Semoga Allah berikan hidayatut taufiq kepada anda semua dari kesesatan… tuntutlah ilmu yang shahih yang bersumber dari pemahaman yang benar yakni pemahaman para sahabat. Cukuplah perkataan Abdullah bin Masud sebagai nasehat dari saya untuk anda semua :

    “Barangsiapa diantara kalian ingin mengikuti sunnah, maka ikutilah sunnah orang-orang yang sudah wafat. Karena orang yang masih hidup, tidak ada jaminan selamat dari fitnah (kesesatan). Mereka ialah sahabat-sahabat Muhammad SAW. Mereka merupakan generasi terbaik umat ini, generasi yang PALING BAIK HATINYA,yang PALING DALAM ILMUNYA,yang TIDAK BANYAK MENGADA-ADA, kaum yang telah dipilih Allah menjadi sahabat Nabi-Nya dalam menegakkan agama-Nya. Kenalilah keutamaan mereka, berpegang teguhlan dengan akhlak dan agama mereka semampu kalian, karena mereka mereka merupakan generasi yang berada diatas Shiratal Mustaqim”

  57. 58 alif November 25, 2008 at 7:18 am

    None atau One,
    Apakah menurutmu qur’an itu penuh dengan pertentangan none? Apakah menurutmu qur’an bisa ditentang oleh perkataan manusia? Apakah menurutmu Qur’an itu Cuma sebagai pajangan saja?
    Apakah kamu lebih mendengarkan perkataan-perkataan sahabatnya Isa dari pada qur’an?
    Kalau kamu sudah tidak meyakini ayat-ayat qur’an terus untuk apa kamu mengaku-ngaku sebagai pengikut Rasulullah saw? Saya jadi ragu kalau kamu berkitab suci kan Qur’an..
    Kalau Qur’an bilang bahwa Semua Rasul-rasul sebelum Muhammad sudah wafat, kamu mau apa?
    Mau membantah ayat-ayat tsb?
    Mengenai adanya hadist tentang turunnya Nabi Isa yang akan mematahkan salib dan membunuh babi cukuplah bagi saya itu hanyalah merupakan perumpamaan saja dari Rasulullah saw.
    Bagi saya sangatlah tidak masuk akal dan konyol rasanya jika seorang nabi yang dinubuwatkan kedatangannya oleh Nabi Muhammad saw diberi tugas hanya untuk mematah-matahkan salib, dan membunuh babi dihutan-hutan diseluruh dunia. (kapan selesainya?)Setiap orang biasa juga bisa melakukan hal tsb, kenapa harus menunggu nabi Isa? dimana letak spesialnya sebagai nabi yang diangkat oleh Allah..
    Sama halnya Nabi Isa akan membunuh dajjal. Apakah menurutmu dajjal itu sosok makhluk tinggi besar yang bisa menggulung awan, yang akan membawa sorga dan neraka, gunung, sungai dan api. Yang kecepatannya bagai awan, yang akan meloncat-loncat diantara langit dan bumi? yang lautan dalamnya cuma sebatas mata kakinya saja? (bagaimana Nabi Isa dapat membunuh makhluk raksasa tsb)
    yang akan naik keledai putih yang jarak telinganya mencapai 70 yard (gimana naiknya?),
    Tapi none, kenapa kita hanya diwanti-wanti oleh Rasulullah agar takut oleh fitnahnya dajjal? Bukan takut kepada sosoknya? Padahal dajjal itu sudah ada sejak zaman rasulullah, seharusnya sosok tersebut haruslah kelihatan dizaman serba canggih ini.
    None, Untuk memahami itu semua maka perlu akal. Berkali-kali qur’an menyuruh kita menggunakan akal
    Allah sangat murka kepada orang yang tidak mau menggunakan akalnya.

    cape memang diskusi sama orang yang tidak mau pake akalnya..
    karena dalam mengartikan sesuatu itu selalu berdasarkan arti yang sebenarnya saja (letterlijk)
    mereka sama sekali tidak mengenal kiasan atau perumpamaan..
    padahal dengan perumpamaan itu banyak orang disesatkan Allah dan dengan perumpamaan itu banyak orang yang diberi petunjuk oleh Allah.
    Lalu bagaimana mereka atau si None ini mengartikan ayat ini ya?
    Dan barangsiapa yang buta di dunia ini, niscaya di akhirat ia akan lebih buta dan lebih tersesat dari jalan .
    Kasihan amat orang-orang yang buta di dunia ini, jika ayat tsb diartikan secara sebenarnya..
    cape deh..

  58. 59 Ana November 25, 2008 at 10:46 am

    Yah…
    Inilah perdebatan yang menjadi pokok ajaran Ahmadiyah, mengimani Nabi Mirza Ghulam Ahmad, sebagai messiah.
    Sedangkan perihal Nabi Isa AS, sudah jelas dalah Al Quran:

    ” dan karena ucapan mereka : “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, ‘Isa putra Maryam, Rasul Allah “, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya, tetapi orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa.

    Tetapi , Allah telah mengangkat ‘Isa kepada-Nya . Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

    Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya sebelum kematiannya . Dan di hari kiamat nanti ‘Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.”

    Jadi terjemahan versi Ahmadiyah, seperti apakah?? Sehingga meyakini Mirza Ghulam Ahmad sebagai perwujudan “Isa”, Mahdi sekaligus yang lain2 (Khrisna, Buddha, dsb). Tolong koreksi, kalo salah ya!!!

    Wallahualam,

  59. 60 Nabi_lama November 26, 2008 at 1:34 am

    Quote andika:
    hehehehe….la iyalah Isa tidak mati diatas salib, tapi itu peristiwa terjadi 2000 tahun lalu bro gak nyambung dengan kontek Isa masih hidup hingga kini!
    nalar yang sangat lucu, masa ia dikarenakan Isa as tidak wafat diatas tiang salib lalu dengan itu ia menjadi abadi hingga hidup ribuan tahun hingga kini???

    jawab:
    heee…hee…darimana anda bisa tahu hal tsb sedangkan tatabahasa arabnya saja tidak tahu.
    Jadi tolong sebutkan alasan tsb dibarengi tatabahasa arabnya. Anda bukan anak kecil kan yang selalu diingatkan terus-menerus.
    anda kelihatannya sudah frustasi😀

    Quote andika:
    kepercayaan yang tidak nyambung dengan kontek ayat itu dan bahkan harus mengabaikan banyak ayat al-Qur’an yang dengan jelas dan tegas mengisyaratkan tentang kewafatan beliau as.

    jawab:
    Apa sudah yakin menterjemahkan kewafatan Isa secara wajar menggunakan Al-Qur’an? ataukah menggunakan injil?
    baca deh (“Al-Qur’an dgn terjemahan dan tafsir singkat”, hal 401-403, editor:Malik Ghulam Farid, Panitia Penterjemah Tafsir Al-Qur’an Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Jilid I edisi kedua, Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Jakarta, 1987). Ternyata injillah yg dijadikan ahmadiyah sbg rujukan ttg kewafatan Isa secara wajar.
    ini buktinya:



    Berarti bukan hanya khalifah anda mengabaikan Al-Qur’an juga berarti Ghulam Ahmad mengabaikan Al-qur’an pula ketika menyebarkan luaskan keyakinannya bahwa Isa hidup dilangit melalui bukunya. Tanpa sadar anda menyindir nabi anda juga dan menyalahkan Ghulam Ahmad perbuatan Ghulam Ahmad tsb . Apa sudah lupa atau pura-pura tidak tahu kalau Ghulam Ahmad ketika menjadi nabi berkeyakinan Isa hidup dilangit. Jadi tidak mungkin dong anda mengimani Ghulam Ahmad yang mengaku nabi sedangkan dirinya mengabaikan Al-Qur’an ketika menjadi nabi. Ternyata anda hanya bisa berteori saja dan tidak mempraktekkan teori anda tersebut.😀
    Tidak mungkin kan anda mengimani seorang nabi yang menyebarkan sesuatu yg bertentangan dgn Al-Qur’an. Hanya nabi palsu saja yang bisa berbuat seperti itu.

    Quote andika:
    maka anda telah mengulang kesalahan yang dilakukan ummat Yahudi yang hingga kini terus menerus menantikan kedatangan nabi Ilyas as yang kedua kali

    jawab:
    hee..hee Termasuk juga anda karena tidak juga akan kedatangan manusia seperti Ilyas😀
    Berarti Manusia seperti Isa tidak ada pula. Jadi andapun mengulang kesalahan tsb. Justru wahyu Ghulam Ahmad bahwa dirinya mempunyai sifat-sifat Allah dan dia adalah Allah justru membela keyakinan nasrani bahwa almasih adalah tuhan😀
    Coba anda buktikan perkataan seorang nabi akan kedatangan nabi Ilyas? Contoh yg anda berikan saja tidak nyambung karena keyakinan tsb keyakinan pribadi umat yahudi.

    Quote andika:
    Maksud perkataan “Isa Ibnu Maryam” didalam hadits2 tidak berarti bahwa Isa Ibnu Maryam yang dulu yang akan datang (sebab Isa Ibnu Maryam sudah wafat), tetapi yang akan datang
    itu orang lain yang sifat-sifatnya seperti Nabi Isa as.

    jawab:
    haaa…haaa andika andika jadi menurut anda orang lain yang sifat-sifatnya seperti Nabi Isa as yang datang dan bukan manusia seperti muhammad (apa sudah lupa dgn link yg saya berikan), krishna, dan masiodarbahmi yg datang. Baguslah anda dengan sendirinya membantah pendakwaan Ghulam Ahmad..trims. Berarti tidak ada alasan lagi bagi anda untuk mengimani Ghulam Ahmad.
    ini ucapan khalifah anda bashiruddin mahmud ahmad:
    “Jadi, Mahdi itu tak lain melainkan Masih. Krishna itu tak lain melainkan Masih. Masiodarbahmi dari agama Zaratustra tak lain melainkan dia yang menjadi Krishna, Mahdi, dan Masih”.
    (Sumber:”Da’watul Amir”, Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad, hal 152)

    Ini namanya doktrin makan tuan. SKAK MAT (kata-kata alif ini memang ampuh)
    BTW di surat apa dan ayat apa akan kedatangan Manusia seperti Isa, Manusia seperti Mauhammad, Manusia seperti Krishna, Manusia seperti Masiodarbahmi😀

    Quote andika:
    Jadi yang salah itu bukan haditsnya, melainkan anda yang keliru memahaminya.😀
    Untuk selanjutnya silahkan Bapak2/Ibu2/Sodara2/Sodari2 membaca artike

    jawab:
    ternyata linknya ahmadi juga.
    Sudah saya baca dan tidak ada satupun memberikan tatabahasa arabnya. JADI TOLONG BERIKAN TATABAHASA ARABNYA UNTUK MENGUATKAN ALASAN TSB. Jelas kan pertanyaan saya, anda bukan anak kecil lagi kan yang setiap diskusi harus selalu diingatkan😀
    anda baca sendiri yang saya kutip dari link yang anda berikan
    “Dan Kami turunkan besi.”, anda baca “besi” diartikan dalam link secara hakiki yaitu tetap diartikan “besi” dan tidak diartikan secara majaz “benda seperti besi”.
    Sedangkan penjelasannya berupa majaz yaitu “manusia seperti Isa”. Mana nyambung. Bagi orang yang berakal tidak pernah yang namanya hakiki itu sama dengan majaz.
    hiii..hiii andika kena skak mat lagi😀
    Jadi yang keliru itu orang yg menterjemahkan Isa dengan manusia seperti Isa.

    Quote andika:
    Dalam hal wafatnya Isa as misalnya, banyak ulama non Ahmadi yang juga berpendapat bahwa Isa as telah wafat bahkan ulama sekaliber HAMKA-pun pendapatnya sama dengan kami demikian pula halnya dengan ulama besar sekelas Pfor Qurays Shihab, dimana orangnya masih hidup dan bisa anda tanyai

    jawab:
    Anda mengutip sebagian saja. Quraisy shihab berpendapat Isa telah wafat dan tidak mengshahihkan hadits-hadits ttg kedatangan Isa karena Hadits-hadits ttg Isa tidak bersumber dari Rasulullah SAW tetapi bersumber dari dua orang kristen yaitu Khaab Al Akhbar dan wahab bin Munnabi. Bila ini benar berarti tamat sudah riwayat ahmadi ketika masuk diliang kubur nanti. Bahkan kedua orang tsb tidak pernah berkeyakinan ada lagi nabi baru sesudah Nabi Muhammad SAW. Kenapa anda tidak mengikutinya kalau mereka mempunyai nama besar

    Quote andika:
    namun bila juga anda besikukuh menantikan kedatangan almarhum nabi Isa as untuk memimpin anda karena alasan Rasulullah saw telah menyampaikan tentang turun Isa almasih ditengah-tengah ummatnya kaum akhorin

    jawab:
    Berarti Rasulullah hanya menyampaikan turunnya Isa saja dan bukan lainnya seperti Muhammad sesuai pengakuan Ghulam Ahmad. Berarti anda salah mengimani Ghulam Ahmad karena dirinya mengaku adalah Isa, Muhammad, Krishna, Masiodarbahmi. Bahkan Rasulullah juga tidak mengatakan kan bahwa Isa yg turun mempunyai sifat-sifat Allah dan mengaku dirinya adalah Allah. SKAK MAT (kata-kata alif ini memang manjur)
    Perkataan anda juga bertentangan dengan perkataan khalifahmu:
    “Jadi, Mahdi itu tak lain melainkan Masih. Krishna itu tak lain melainkan Masih. Masiodarbahmi dari agama Zaratustra tak lain melainkan dia yang menjadi Krishna, Mahdi, dan Masih”.
    (Sumber:”Da’watul Amir”, Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad, hal 152)

    Ucapan dari saya juga, mohon maaf bila selama ini ada kata2 yang tidak berkenan dihati anda2,
    Kebesaran hanya milik Allah semata, tugas kita adalah untuk menemukan kebenarannya yang sejati dengan upaya yang penuh rasa rendah diri dihadapanNya. Nasehat dari saya janganlah mengimani seorang nabi palsu yg dalam wahyunya mempunyai sifat-sifat Allah dan mengaku dia adalah Allah (wahyu ini semakin menguatkan akidah kaum nasrani bahwa al-masih adalah tuhan😀 )
    Wassalam

    buat aden

    mohon maaf bila postingannya terlalu panjang. itupun saya pecah-pecah. Saya sudah buat duplikasinya di http://isnandi.net/2005/08/03/ahmadiyah-dan-kebebasan-beragama/#comment-30455
    Kalau penjelasannya tdk tuntas nanti menjadi samar

  60. 61 wildan November 26, 2008 at 5:27 am

    Diskusi yg menarik dan sangat seru sekali. Sayapun setuju seperti andika bahwa Isa telah wafat. Namun pembuktian andika ttg wafatnya Isa tidak mempengaruhi apapun terhadap pendakwaan ghulam ahamd. Saya tertawa dalam hati mendengar perkataan andika bahwa lawan andika mengabaikan Al-Qur’an. Bukti dari nabi lama baik berupa link-link maupun tulisan sudah merupakan bukti yg jelas bahwa andalah yg mengabaikan Al-Qur’an termasuk ahmadi lainnya dan anda mengalami kekalahan telak dari nabi lama. Untuk menghindari hal itu anda mengalihkannya ke masalah Isa perihal wafat atau tidak.
    Jawaban andika bahwa kedatangan Isa bin maryam adalah manusia seperti Isa justru membantah pendakwaan ghulam ahmad yang mendakwakan bermacam-macam yang bukan hanya mendakwakan diri sebagai Isa saja tetapi Muhammad, Krishna, dan Masiodarbahmi. Apapun alasan andika ttg Isa sesuai penafsiran yang diinginkan andika maupun ahmadiyah, tetap saja ghulam ahmad bukanlah orang yg pantas diimani.
    Seharusnya semua perserta diskusi disini harus memikirkan sebuah hadits Rasulullah SAW bahwa umat islam akan meniru yahudi dan nasrani. Bukankah kepercayaan akan kedatangan isa juga kepercayaan yahudi dan nasrani? tidak ada satu ayatpun di Al-Qur’an yg menyebutkan kedatangan Isa maupun manusia seperti Isa.
    Mohon maaf apabila perkataan saya menyinggung peserta diskusi disini.

  61. 62 Alif November 26, 2008 at 7:19 am

    Nabi Lama,
    Kamu mengomentari Andika panjang-panjang tapi sayang sekali isinya Cuma sampah.
    tidak ada satupun dalil yang anda kemukakan baik itu dari Qur’an atau hadist bahwa nabi Isa masih hidup dilangit, memalukan sekali !
    Anda bahkan mengomentari tafsir ahmadi dengan memakai kaca mata kuda sehingga yang nampak adalah kebodohan anda sendiri yang dipertontonkan di blog ini.
    Bukankah dalam tafsir tsb disebutkan bahwa kewafatan Isa jelas nampak dalam qur’an. Jika kemudian mengambil Injil sebagai bukti bahwa dalam Injilpun disebutkan bahwa Isa wafat apakah lantas keyakinan ahmadi berdasarkan Injil? Toh Injil juga kitab suci walaupun isinya sudah tidak 100% asli.
    Kalaupun mengambil bukti dari Injil bahwa Isa wafat, Itu adalah dalam rangka mematahkan kaum salibis bahwa Tuhan mereka yang disembah oleh mereka itu wafat secara wajar berdasarkan kitab suci mereka sendiri.
    Bagaimana mungkin kita berdebat dengan kaum nasrani dengan memakai dalil-dalil kitab suci Qur’an padahal kitab suci tsb tidak dipercaya oleh mereka..
    Pakai akal mas, jangan taruh di rumah…

    Buat Wildan,
    Setahu saya justru Yahudi sama sekali tidak berpendapat bahwa Nabi Isa akan turun lagi..
    jadi yang meniru yahudi itu siapa ya?

  62. 63 one November 26, 2008 at 7:19 am

    To Alif :

    Sebenarnya anda ini bodoh atau rabun mas… beginilah karakter orang Yahudi “Sang Pembangkang”. Yang bilang bertentangan itukan anda… padahal Ibnu Abbas berkata, “Sebelum kematian Isa bin Maryam”. Anda bilang bukan kematian Nabi Isa karena bertentangan…

    Saya berikan bukti dari pemahaman para sahabat dan tabiin tentang ayat Al-Quran, anda bilang lebih mendengarkan perkataan-perkataan sahabatnya Isa dari pada qur’an

    Kemudian saya katakan selain menghancurkan salib dan babi (SECARA HAKIKI) juga DENGAN MEMBANTAH KEYAKINAN YAHUDI DAN NASRANI. Anda mengatakan HANYA MENGHANCURKAN SALIB DAN MEMBUNUH BABI SAJA. Anda lihat apa tidak kata “juga” ditulisan saya ? Jadi menurut anda Nabi Isa tidak akan menghancurkan salib dan membiarkannya ada begitu saja (inilah yang dilakukan MGA yaitu membiarkan salib ada begitu saja) ?

    Anda ingat tidak, saya pernah menanyakan hadis dajjal yang anda tulis diatas itu DERAJATNYA APA dan SIAPA PERAWINYA ? sampai sekarang anda masih belum menjawabnya… Anda membantah dengan hadis yang anda sendiri tidak tahu asal usulnya… SATU LAGI BUKTI BAHWA ANDA HANYA BANYAK BERTANYA TANPA PERNAH MENJAWAB…

    Mengenai ayat “Dan barangsiapa yang buta di dunia ini, niscaya di akhirat ia akan lebih buta dan lebih tersesat dari jalan”, silahkan anda lihat penafsiran sahabat dan tabiin, apakah ada yang mengartikan buta disini = “orang buta”

    Saya sudah katakan penafsiran dan pemahaman sahabat itu adalah pemahaman yang benar. Justru aliran andalah yang banyak bertentangan dengan penafsiran para sahabat…

    Cara anda berdiskusi mirip sekali dengan Yahudi dan Nasrani, memotong2 dan menambah2kan perkataan/tulisan untuk mengelabui ummat guna mempertahankan aqidah yang bathil… Bagaimana bung NY, inilah yang namanya berdasarkan ego dan hawa nafsu…

  63. 64 andika November 26, 2008 at 7:36 am

    ternyata menurut nabi lama kalimat Al-Qur’an

    Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya

    adalah menunjukkan bahwa Isa as masih hidup hingga kini.
    anggaplah asumsi anda itu benar bahwa Allah SWT telah mengangkat badan jasmani Isa as kepada-Nya, sehingga saat ini Isa as ada bersamaNya sebagaimana yang menjadi keyakinan ummat Nasrani….berarti dalam pandangan anda Allah SWT itu memiliki tempat tinggal layaknya manusia, toh?(naudzubillah)
    Betapa konyolnya pemahaman anda yang menganggap diri anda sebagai AHLI TATA BAHASA ARAB itu….
    Bila kepintaran anda yg berulangkali membuat asumsi ngawur tentang berbagai hal termasuk berulang kali anda mengatakan bahwa pendiri Ahmadiyah mengaku dirinya sebagai Allah (naudzubillah), maka bila itu anda lakukan karena kebodohan anda semata maka do’a saya adalah semoga Allah SWT mengampuni atas kebodohan anda itu. Namun bila anda yang mengaku dan merasa diri paling pinter itu melakukan ini semua dengan sengaja menarik kesimpulan keliru untuk membuat pencitraan jelek tentang Ahmadiyah dan pendirinya as, maka ucapan saya adalah “lanatulLahi a’alal kadzibin”

  64. 65 Alif November 26, 2008 at 9:29 am

    None, kamu berusaha mengelak ya..
    kamu mau bukti bahwa referensi kamu berdasarkan sahabat-sahabat Isa..
    ini lho saya copas referensi yang dulu kamu tulis itu..
    Ibnu Abbas berkata, “Jamaah Nabi Isa berselisih menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama berkata, ‘Allah (Isa) bersama kita sampai saat yang dikehendaki-Nya kemudian Dia naik ke langit.’ Mereka adalah kelompok Ya’kubiah. Kelompok kedua mengatakan, ‘Putra Allah ada bersama kami sampai saat yang dikehendaki Allah. Kemudian Allah mengangkatnya kepada-Nya.’ Mereka adalah kelompok Nasturiyah. Kelompok ketiga mengatakan, ‘Hamba dan Rasul Allah ada bersama kami hingga saat yang dikehendaki Allah, kemudian Allah mengangkatnya ke langit. Mereka adalah kelompok muslim.’ Kedua kelompok yang kafir bekerja sama guna mengalahkan kelompok muslim. Islam senantiasa kabur hingga Allah mengutus Muhammad saw.. Sanad riwayat ini sahih dan sampai kepada Ibnu Abbas. Nasa’i, dan ulama salaf yang jumlahnya tidak hanya seorang meriwayatkan juga bahwa Isa berkata kepada para sahabatnya, “Siapakah di antara kalian yang bersedia diserupakan dengan aku, lalu d1bunuh untuk menggantikan aku, maka ia akan menjadi temanku di surga.”

    Menurut referensi kamu itu, siapakah yang mula-mula mengatakan bahwa nabi Isa naik ke langit?
    Jelaslah yang mula-mula mengatakan nabi isa naik keKelompok dari sahabat-sahabatnya Isa kan? Yaitu kelompok ketiga…

    Sekarang mari kita lihat argumentasi saya berdasarkan referensi saya dari Qur’an, 3:144
    “Wa ma Muhammadun illa rasulun, qad khalat
    minqablihirrusulu”….Dan Muhammad itu tidak lain melainkan seorang Rasul , sesungguhnya telah berlalu semua rasul sebelumnya….(QS. 3:144).

    Menurut tafsir dari DEPAG mengenai ayat tsb..
    234). Maksudnya Nabi Muhammad SAW ialah seorang manusia yang
    diangkat oleh Allah jadi Rasul. Rasul-rasul sebelumnya telah
    wafat. Ada yang wafat karena terbunuh ada pula yang karena sakit
    biasa. Karena itu Nabi Muhammad juga akan wafat seperti halnya
    Rasul-Rasul yang terdahulu itu. …..dst….(Catatan kaki nomor
    234, dikutip dari Al-Qur’an dan Terjemahnya Departemen Agama RI,
    Penerbit CV Gema Risalah Press, Bandung , 1993, halaman 99).

    ayat itu juga QS. 3:144 yang dibacakan oleh Abu Bakar Siddiq r.a.
    untuk meyakinkan Umar r.a. bahwa Rasulullah SAW telah wafat
    sebagai mana Nabi-Nabi sebelumnya (termasuk Nabi Isa a.s.). Dan
    jikalau Nabi Isa a.s. masih hidup, tentu Umar r.a. dan sahabat-
    sahabat Nabi lainnya pasti menyangkal tentang kematian Nabi Isa
    a.s. itu.

    Apakah saya salah kalau kamu itu lebih meyakini ucapan sahabat Isa daripada Qur’an
    Nah sekarang terserah kamu
    mau ngelak lagi..?
    cape deh ngeladenin kamu…

  65. 66 Nabi_lama November 26, 2008 at 9:52 am

    Alif..alif nggak usah deh bertele-tele, silahkan jelaskan tatabahasa arabnya QS.4:157 kalau anda betul-betul berdasarkan Al-qur’an. Hitung-hitung kamu membantu andika. Semua tahu lif injil itu kitab suci. Sudah tahu tidak 100% asli kenapa dijadikan dalil. Apa pernah Allah di Al-Qur’an menganjurkan untuk memakai injil apabila terjadi perbedaan pendapat. Tolong deh lif carikan ayatnya:mrgreen:

    Quote andika:
    Bila kepintaran anda yg berulangkali membuat asumsi ngawur tentang berbagai hal termasuk berulang kali anda mengatakan bahwa pendiri Ahmadiyah mengaku dirinya sebagai Allah (naudzubillah), maka bila itu anda lakukan karena kebodohan anda semata maka do’a saya adalah semoga Allah SWT mengampuni atas kebodohan anda itu. Namun bila anda yang mengaku dan merasa diri paling pinter itu melakukan ini semua dengan sengaja menarik kesimpulan keliru untuk membuat pencitraan jelek tentang Ahmadiyah dan pendirinya as, maka ucapan saya adalah “lanatulLahi a’alal kadzibin”

    jawab:
    apa sudah lupa wahyu-wahyu yg diterima Ghulam Ahmad sudah saya sebutkan. Ada satu wahyu lagi yg diterima Ghulam Ahmad “I AM BY ISA”, apa pengetian wahyu tsb andika?😀

    Andika ternyata sudah putus asa juga memberikan tatabahasa arabnya QS.4:157, kalau sudah frustasi tidak usahlah sampai marah-marah segala😀
    ayat QS.4:158 “Allah telah mengangkat dia kepada-Nya”, Sekarang saya bertanya kepada anda kata “dia” dalam tatabahasa kembali kepada siapa andika?

  66. 67 ALif November 27, 2008 at 3:24 am

    Akhir-akhir ini komentar nabi Lama koq gaya bahasanya berubah sangat kasar ya? Bahkan terkesan isinya sumpah sampah semua.

    Saya sering diskusi dengan dia dulu di forum lain, tapi bahasanya masih enak dibaca.
    Saya merasa anda ini bukan asli Nabi lama tapi lebih mengarah kepada sobatnya yaitu yang berinitial Shadow
    Jika ini benar, maaf ya tidak ada waktu berdebat dengan anda..karena semua komentar anda saya anggap spam..
    sampah ya masuk tong sampah ajalah…

  67. 68 andika November 27, 2008 at 3:58 am

    kami juga sependapat dengan anda bahwa “dia” disana itu adalah untuk Isa as. Tapi yang kami tidak sependapat adalah bukan jasad kasar Isa yang diangkat Allah kepadaNya (ingat Allah itu tidak bertempat tinggal layaknya Isa yang manusia) menurut pendapat kami yang diangkat itu adalah derajatnya Isa as dimana ummat Yahudi kala itu berkeyakinan bahwa dengan penyaliban itu mereka telah berhasil membuktikan kepalsuan pengakuan Isa as sebagai seorang Nabi yang benar, sehingga dalam anggapan mereka derajat Isa itu telah begitu terhinanya (karena terbukti sebagai nabi palsu) lalu dibantah Allah SWT bahwa tidak demikianlah halnya, justru dengan adanya peristiwa itu malah telah terbukti kebenaran Isa dan bahkan dimataNya kedudukan Isa as itu telah lebih tinggi lagi derajatnya.
    Nabi lama, untuk apa saya marah2 kepada orang yang belum menemukan kebenaran? Justru rasa sayang saya terhadap sesama insan ciptaanNya membuat saya senantiasa berdo’a untuk anda agar kiranya Allah SWT membukakan juga kebenaran itu kepada anda.
    wassalam

    @d3n
    untuk komentar2 yang masuk berikutnya, akan telat saya moderasi karena dalam beberapa hari kedepan saya sedang keluar daerah. trims

  68. 69 Nabi Lama November 29, 2008 at 12:05 am

    Buat Alif:
    Anda semakin frustasi sama halnya andika, sampai bicaranya
    sembarangan😀
    Kata-kata saya mana yg kamu anggap kotor lif?
    Suka-suka alif saja mau nyebut saya siapa. Mau shadow, mila,
    mirza, uno terserah alif. Nggak masalah toh, kalo saya belajar ke Shadow, Mila, Uno atau yang lain2 juga khan?

    Quote alif:
    karena semua komentar anda saya anggap spam..
    sampah ya masuk tong sampah ajalah…

    Jawab:
    Kasar sekali bicara anda lif. Menuduh orang berbicara kasar tanpa
    bukti justru anda sendiri yg sebaliknya yg berkata kotor. Sampah
    disebur-sebut. Seperti omongan preman-preman yang marak ditangkap. Ya khan? Iolong beristighfarlah lif. Jangan membiarkan setan menguasai dirimu.

    Quote Andika:
    kami juga sependapat dengan anda bahwa disana itu adalah
    untuk Isa as. Tapi yang kami tidak sependapat adalah bukan jasad
    kasar Isa yang diangkat Allah kepadaNya (ingat Allah itu tidak
    bertempat tinggal layaknya Isa yang manusia) menurut pendapat kami
    yang diangkat itu adalah derajatnya Isa as

    jawab:
    pada kalimat mana andika yg menyebutkan derajat Isa?
    “dia” adalah kata ganti orang ketiga bukan kata ganti derajat
    orang ketiga.
    Percuma kalau begitu melanjutkan diskusi ini karena ahmadi-ahmadi
    sudah frustasi menjawab tata bahasa arab.

    Quote andika:
    Nabi lama, untuk apa saya marah2 kepada orang yang belum menemukan
    kebenaran? Justru rasa sayang saya terhadap sesama insan
    ciptaanNya membuat saya senantiasa berdoâ untuk anda agar
    kiranya Allah SWT membukakan juga kebenaran itu kepada anda.
    wassalam

    Jawab:
    Pintar juga anda memutarbalikkan fakta. Membuktikan pendakwaan
    Ghulam Ahmad saja tidak sanggup. Justru dipermalukan ghulam ahmad
    dgn tulisannya sendiri. Membantah wahyu-wahyu ghulam ahmad juga
    dibuat malu, ya mbok pelajari lagi link-link yg sudah diberikan. Bukankah andika sendiri yg menolak kebenaran yg tertulis dalam link-link tsb:mrgreen:

    Buat Aden:
    Saya do’akan anda selamat dalam perjalanan tanpa ada halangan
    apapun begitupun sebaliknya ketika kembali ketempat tujuan.
    Amiin.

    Buat Mas Shadow, coba kirim jawaban Sdr, supaya Kang Alif ini bisa terpuaskan. Thanx.

    Wassalam,

  69. 70 sri November 29, 2008 at 3:42 am

    saya perhatikan diskusi sdr nabi lama dg sdr andika. kesan saya sdr nabi lama terlalu melebar dan bertele-tele sementara sdr andika terkesan seadanya. Kepada sdr andika,saya tidak membaca dan ingin membaca argumen sdr terhadap argumen sdr nabi lama seperti ini:
    Silahkan buka QS.Alhadid 25 dimana menjelaskan Allah menurunkan besi. Apa dalam tafsir ahmadiyah ditafsirkan benda seperti besi

    @d3n
    maaf komentar anda telat dimoderasi karena masuk ke file spam.

  70. 71 one December 2, 2008 at 2:37 am

    To Alif :

    Saya sudah pernah menjawab argumen anda ini sebelumnya… Anda membawa sesuatu yang umum pada suatu masalah yang khusus. Apakah maksud Abu Bakar dan Umar adalah “Nabi Isa telah wafat dan tidak akan kembali lagi diakhir jaman” ? Mari kita lihat perkataan sahabat, “KHUSUS” mengenai hal ini…

    Anda berpendapat bahwa sahabat berijma : “Nabi Isa telah wafat
    dan tidak akan kembali lagi diakhir jaman”. Bandingkan dengan perkataan Ibnu ‘Abbas dalam menafsirkan QS.43:61 “Yang dimaksud adalah keluarnya Isa sebelum hari kiamat” Bisa anda jelaskan maksud perkataan Ibnu Abbas tersebut ? Lalu mengenai referensi dari para hawariyun itu yang meriwayatkannya adalah Ibnu ‘Abbas. Kalau pendapat itu salah lalu KENAPA BELIAU TIDAK MENGINGKARINYA ?

    Btw, bagaimana dengan hadis tentang Dajjal ? jangan ngeles terus donk… Fakta tidak pernah berbohong mas…

  71. 72 andika December 10, 2008 at 3:54 am

    sri:

    Kepada sdr andika,saya tidak membaca dan ingin membaca argumen sdr terhadap argumen sdr nabi lama seperti ini:
    Silahkan buka QS.Alhadid 25 dimana menjelaskan Allah menurunkan besi. Apa dalam tafsir ahmadiyah ditafsirkan benda seperti besi

    jawab:
    memang saya sengaja menanggapi seperlunya saja karena kalaupun saya tanggapi keseluruhan salah2 berlanjut menjadi debat kusir yg tidak jelas ujung pangkalnya seperti yg terjadi selama ini. saya juga menganggap para pembaca disini bisa membedakan sendiri apa itu keyakinan ril kami, kaum Ahmadi dan apa yg dipaksakan orang sebagai dan seolah-olah menjadi keyakinan kami, tetapi bukan. bila anda menyimak dari awal memang ada dari pihak Ahmadiyah yang mengutip ayat yg disebut nabi lama itu yang adalah untuk menolak anggapan salah bahwa kelak nabi Isa as akan turun dari langit. apabila didalam ayat itu Allah berfirman sebagai: menurunkan besi, maka bukan berarti bahwa besi itu Allah turunkan dari langit layaknya air hujan karena untuk mendapatkan besi manusia justru harus menggalinya dari perut bumi. demikian pula halnya apabila Rasulullah menubuwatkan bahwa kelak akan turun Isa maka tidak akan pernah datang Isa as dari langit nan biru sebagaimana yg diyakini nabi lama, namun Isa itu akan datang dari antara kita juga. Jadi yang di highlight oleh Ahmadiyah dari ayat itu adalah kalimat menurunkan, bukan kalimat besi seperti yang dikesankan nabi lama. apa yang dinyatakan nabi lama diatas mudah2an hanya karena kebodohan belaka bukan upaya kesengajaan untuk membodohi — orang termasuk anda–, seolah-olah seperti itulah pemahaman Ahmadiyah.
    itu pemahaman saya lho, kalo anda berpemahaman sama dg nabi lama maka itu silahkan saja.
    hanya saja faktanya betapa Allah didalam banyak Al Qur’an memberi tahu kita bahwa Isa as telah wafat. Sesuatu yg tak mungkin Rasulullah tidak meyakini itu.
    Akankah juga anda abaikan semua itu?

  72. 73 ny December 11, 2008 at 8:29 am

    Wuihhhh seru juga baca dialognya, tapi tak apa2 itu bagus,dengan dialog berarti menunjukan suatu prilaku yang baik, dan akal pikiran pun dipergunakan dengan semestinya. Daripada bisanya merusak, melakukan kekerasan yang merupakan prilaku setan. Betul enggak. Tapi kalau dengan dialog insaallah kita semua mendapat karunia.
    Melihat perbedaan2 pendapat mengenai penafsiran Alquran bukan berarti menjadikan suatu permusuhan .
    Sebenarnya semua Arti2 dari ayat2 Alqur’an yang di sebutkan dari kedua belah pihak adalah sama, yang berbeda adalah cara pemahaman dari penafsiran dari kedua belah pihak.
    Saya kasih contoh dech nih misalnya dalam pepatah, berakit rakit dahulu berenang renang ketepian
    Misalnya Kalau dari pihak muslim ahmadi. Pasti pepatah ini memiliki arti yaitu bersakit sakit dahulu, baru bersenang senang dikemudian.
    Tapi kalau dari pihak saudara nabi lama. Mungkin pepatah ini diartikan merakit rakit apa gitu karena disitu tertulis kata berakit rakit, lalu untuk berenang renang ketepian mungkin saudara nabi lama pun akan mengartikan berenang renang saja di tepian karena tertulis kata berenang renang. Padahal dari pepatah itu sendiri memiliki makna dan pemahaman.
    Contoh lagi nech dalam kalimat = para pedagang banyak yang menggulungkan tikar.
    Di satu sisi mungkin kalimat menggulung tikar ini akan di artikan sebuah tikar yg digulung oleh saudara nabi lama.
    Padahal dari pihak ahmadi sudah di jelaskan maksud menggulung tikar ini adalah bangkrut alias banyak yang tutup.

    Nah seperti itu lah contohnya perbedaan muslim2 ahmadi dan saudara nabi lama dalam mengartikan suatu ayat.
    Jadi saudara yang mengataskan nabi lama ini dalam mengartikan arti dari ayat Qur’an lebih cenderung focus ke kata dan tulisannya saja bukan makna daripada kandungan arti ayat Qur’an tersebut.
    Sorry loh bapak nabi lama. Saya mencontohkan ini memakai ungkapan kalimat dan pepatah. Karena supaya gampang di mengerti oleh anda. Karena kalau saya kembali lagi memakai ayat2 Alquran sepertinya akan percuma karena anda tidak akan mau mengerti. Dan anda pasti akan mengatakan kalau kami mengakait kaitkan atau mencocok cocokan ayat2 Quran. Tapi satu hal Ya nabi lama, kami muslim ahmadi merujuk kepada Alquran dan ternyata ayat2 Alquran dan hadist yang kami sampaikan memang benar cocok, berarti itu adalah benar dong. karena apa yg disampaikan itu harus memang benar2 cocok dengan ayat2 Alquran iya enggak,sebab kalau tidak cocok berarti itu bertentangan.

  73. 74 one December 11, 2008 at 4:49 pm

    To NY :
    Anda mengtakan : “Misalnya Kalau dari pihak muslim ahmadi. Pasti pepatah ini memiliki arti yaitu bersakit sakit dahulu, baru bersenang senang dikemudian. Tapi kalau dari pihak saudara nabi lama. Mungkin pepatah ini diartikan merakit rakit apa gitu karena disitu tertulis kata berakit rakit, lalu untuk berenang renang ketepian mungkin saudara nabi lama pun akan mengartikan berenang renang saja di tepian karena tertulis kata berenang renang.”

    Bung NY anda tidak usah berputar2 dengan dugaan2 penafsiran anda semata… Diantara para sahabat, tabiin dan para imam mahdzab adakah diantara mereka yang menafsirkan Nabi isa yang turun itu adalah “seseorang seperti Nabi Isa”… Buktikan kepada kami bahwa telah terjadi ijma sahabat bahwa “Nabi Isa telah wafat dan tidak akan kembali lagi diakhir jaman”… Lalu apa maksud perkataan Ibnu Abbas yang telah saya tulis diatas dalam menafsirkan QS.43:61 ?

  74. 75 Nabi_Lama December 12, 2008 at 9:59 am

    NY berkhayal terlalu berlebihan. Ditanyakan Siapa nama Mahdi & hadits ttg Mahdi mengimami saja sudah angkat tangan.
    Apa sekalian mau menjawab ttg pendakwaan Ghulam Ahmad yg bermacam-macam.:mrgreen:
    Capee deh…paling juga menghindar terus menerus😀

  75. 76 fikri December 13, 2008 at 3:54 am

    Quote NY:
    kami muslim ahmadi merujuk kepada Alquran dan ternyata ayat2 Alquran

    jawab:
    Kalau Ahmadiyah benar-benar berdasarkan Al-Qur’an. Tolong anda buktikan pada surat apa terdapat kedatangan manusia seperti Isa, Manusia seperti Muhammad, Manusia seperti Krishna & Manusia seperti Masiodarbahmi sesuai pendakwaan Ghulam Ahmad?

    Quote NY:
    hadist yang kami sampaikan memang benar cocok, berarti itu adalah benar dong.

    jawab:
    Kalau benar-benar cocok dengan Ghulam Ahmad. Tolong anda sebutkan hadits-hadis yg anda yakini cocok dengan ghulam Ahmad. Jadi menurut anda siapakah namanya mahdi? bagaimana ttg hadits Mahdi yg mengimami Isa, apakah menurut anda shahih atau tidak?
    pertanyaan ini sudah diberikan juga oleh nabi lama tetapi anda menghindar terus menerus. Sesuai perkataan anda “hadist yang kami sampaikan memang benar cocok” harus dibuktikan terlebih dahulu.

    Quote NY:
    karena apa yg disampaikan itu harus memang benar2 cocok dengan ayat2 Alquran iya enggak,sebab kalau tidak cocok berarti itu bertentangan.

    jawab:
    Apa yang anda sampaikan tidak sesuai dengan fakta yg sebenarnya. Anda baca kembali diskusi antara nabi lama dengan andika. link-link yg sudah diberikan & wahyu-wahyu ghulam ahmad yg menyimpang dari Al-Qur’an tidak ampu dijawab. Coba anda yg menjawabnya agar anda tidak menjadi orang yg munafik.

  76. 77 Ana December 15, 2008 at 8:26 am

    Halo lagi,
    Ada kabar baru. Saya sudah lihat di toko kaset/CD sudah ada VCD dari Pak Ahmad Hariadi. Silakan membeli dan menyimak, mengapa Beliau keluar dari Ahmadiyah.
    Salam,

  77. 78 raja gue December 15, 2008 at 11:10 am

    Quote Ana:
    Ada kabar baru. Saya sudah lihat di toko kaset/CD sudah ada VCD dari Pak Ahmad Hariadi. Silakan membeli dan menyimak, mengapa Beliau keluar dari Ahmadiyah.

    jawab:
    orang ahmadiyah pasti akan menjawab:itu cara baru haryadi cari fulus setelah dipecat dari mubaligh ahmadiyah..

  78. 79 Ana December 16, 2008 at 5:02 am

    Dakwah sekalian cari fulus.
    Bukan sebelumnya cari fulus tapi sesatin orang.

  79. 80 ny December 16, 2008 at 5:38 am

    Hiiiiiiiiii nabi lama>>>2
    Tuch kan saya enggak salah ngomong. kalaupun diterangkan dengan ayat2 suci Alqur’an ataupun hadist. pasti bilangnya selalu yg aneh2, tidak akan mau terima, padahal sudah dijelaskan berulang kali baik oleh saya maupun muslim ahmadi yang lain.

    quote nabi lama:
    NY berkhayal terlalu berlebihan. Ditanyakan Siapa nama Mahdi & hadits ttg Mahdi mengimami saja sudah angkat tangan.

    jawab;
    yang berkhayal terlalu berlebihan siapa ya???? think!!! think!!! think!!!
    bukanya anda yang berkhayal berlebihan dengan mempercayai nabi isa israel masih hidup di langit.padahal ulama terkenal sekalipun yg bukan ahmadi seperti Quraish Shihab sudah mengatakan bahwa Isa israil sudah wafat.
    saya bukan angkat tangan boo. tapi bosen anda di beritahu enggak ngerti2. oops!! nggak ngerti atau emang enggak mau mengerti ya.
    ok brurrrrr…..

  80. 81 ny December 16, 2008 at 8:41 am

    Quote Ana:
    Ada kabar baru. Saya sudah lihat di toko kaset/CD sudah ada VCD dari Pak Ahmad Hariadi. Silakan membeli dan menyimak, mengapa Beliau keluar dari Ahmadiyah.

    jawab raja gue:
    orang ahmadiyah pasti akan menjawab:itu cara baru haryadi cari fulus setelah dipecat dari mubaligh ahmadiyah..

    jawab saya:
    itulah hebatnya ahmadiyah kalau ada orang berbuat tidak jujur ( play dirty )langsung ouuttttt get the sack.alias dikeluarkan dari jabatannya.

  81. 82 uno December 20, 2008 at 9:53 pm

    Wakakakkaka…
    Pedes deh bacanya…
    muter2 doank dari jaman purba…echa deh..

    diskusinya kurang sehat, yang ada ujung2nya cuman gondok doank…
    saran deh buat bang momodnya…biar diskusinya lebih bermanfaat buat semuanya…
    diskusinya lebih diarahkan gitcu lhoh…
    – Bahas 1 pertanyaan/topik hingga tuntas dari satu pihak, kemudian ditanyakan pihak satunya lagi bertanya balik..begitu seterusnya sampai satu tema/permasalahan terselesaikan…
    – Bang momod tetep mengingatkan tetap fokus pada pertanyaan yang sedang dibahas, agar tidak melebar gitu bang…(delete aja postingan yang gak nyambung atau melebar kemana-mana)
    – Bang momod tetep harus adil, tidak berat sebelah…

    example:
    1. Misal membahas tentang “Kenabian MGA”
    2. Pihak Ahmadiyah mengutarakan dalil-dalil dan keterangannya.
    3. Nah dari penjelasan tersebut pastinya akan timbul pertanyaan dari non ahmadi, silahkan non ahmadi mengajukan pertanyaan.
    4. Pihak ahmadiyah menjawab pertanyaan tersebut,
    5. Secara tidak langsung untuk selanjutnya akan terjadi pertanyaan 2 arah (saling bertanya saling menjawab).
    6. Diusahakan dalam bertanya cukup mengajukan 1 pertanyaan, dan dijawab hingga bener2 tuntas…tas…tasss.
    7. Begitu seterusnya hingga dicapai satu kesimpulan…

    Ya itu seh cuma usul…
    Biar lebih sehat gitu

    Nanti klo arah diskusinya udah jelas baru ikut nimbrung deh
    satu lagi…
    klo bawa ayat Al-Quran atau sebuah Hadits, tolong dibahas sampai sejelas-jelasnya sampai tuntas…

    pusing liatnya, satu ayat belum kelar dibahas udah ditumpuk sama ayat lain atau hadits lain…echa deh

  82. 83 one December 22, 2008 at 2:39 am

    Ny : “itulah hebatnya ahmadiyah kalau ada orang berbuat tidak jujur ( play dirty )langsung ouuttttt get the sack.alias dikeluarkan dari jabatannya”

    Jawab :
    Apakah anda tidak sadar bahwa teman2 anda ada yang telah berbuat tidak jujur ??? Di forum terbuka seperti ini saja anda2 masih bisa berbuat tidak jujur/berdusta dimana bukti2 masih terpampang jelas… Kalau anda mau membuktikan siapa yang berdusta (mantan mirzaiyah atau khalifah anda) kenapa tidak dipertemukan saja mereka dengan khalifah anda dalam forum terbuka … simpel kan ?

    NY : “saya bukan angkat tangan boo. tapi bosen anda di beritahu enggak ngerti2. oops!! nggak ngerti atau emang enggak mau mengerti ya. ok brurrrrr…..”

    Jawab :

    Untuk itulah kami minta penjelasan dari mirzaiyah semua mengenai :
    1. Mirzaiyah mengatakan sahabat berijma : “Nabi Isa telah wafat dan tidak akan kembali lagi diakhir jaman”
    2. hadis ciri2 imam mahdi yakni namanya sama dengan nama Rasulullah dan nama ayahnya sama dengan nama ayah Rasulullah.

    Bagaimana kami akan mengerti kalau ANDA TIDAK PERNAH MENJELASKAN kedua hal tersebut diatas !!! Jadi alasan bosan itu sungguh tidak masuk akal dan hanya trik “NGELES” saja bung…

  83. 84 andika December 22, 2008 at 10:22 am

    One:

    Nabi Isa telah wafat dan tidak akan kembali lagi diakhir jaman”

    Nabi Isa telah wafat.
    Al-Maidah ayat 117:
    مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلاَّ مَا أَمَرْتَنِي بِهِ أَنِ اعْبُدُواْ اللّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ وَكُنتُ عَلَيْهِمْ شَهِيداً مَّا دُمْتُ فِيهِمْ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنتَ أَنتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ وَأَنتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ
    Artinya: “.. dan aku sementara menjadi penjaga atas mereka selama aku di antara mereka, akan tetapi setelah Engkau mewafatkan aku, maka Engkaulah yang menjadi Pengawas mereka dan Engkaulah Saksi atas segala sesuatu.”
    Keterangan: Dalam ayat ini Nabi Isa as menjawab kepada Allah
    swt. bahwa beliau selalu berusaha agar pengikut-pengikutnya
    jangan sampai menyembah tuhan lain kecuali Allah swt.
    Seterusnya – dengan jelas – beliau bersabda: “Tetapi setelah
    Engkau mewafatkan aku, aku tidak tahu apa-apa yang mereka
    kerjakan.”
    bila benar kini Isa masih hidup dan kelak ia kembali kebumi, lalu benarkah bantahan Isa pada Allah tersebut?

    surah Maryam ayat 31:
    Artinya: “Dan Dia menjadikan aku (Isa as) seorang yang diberkati dimana saja aku berada dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) sholat dan menunaikan zakat selama aku hidup. ”

    Bila Isa masih hidup, kemana sekarang ia bayar zakat???
    surah Ali Imran ayat 55:
    Artinya: Ingatlah ketika Allah berfirman “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mematikan engkau secara biasa dan akan meninggikan derajat engkau disisi-Ku dan akan membersihkan engkau dari tuduhan orang-orang yang ingkar dan akan menjadikan orang-orang yang mengikut engkau diatas orang-orang yang ingkar hingga Hari Kiamat.”

    surah Ali Imran ayat 144.
    Artinya: “Dan Muhammad tiada lain melainkan seorang Rasul, sesungguhnya telah berlalu Rasul-Rasul sebelumnya.”

    dan masih banyak lagi ayat2 Al-Qur’an lainnya yg menyatakan Isa telah wafat. Sangat tidak beralasan bila mengaku mengikuti Al-Qur’an tapi masih berkelit dari ayat2 yang begitu jelasnya.

    Rasuluhlah saw:
    “Sesungguhnya Isa ibnu Maryam usianya seratus dua
    puluh tahun”.

    One:

    ciri2 imam mahdi yakni namanya sama dengan nama Rasulullah dan nama ayahnya sama dengan nama ayah Rasulullah.

    Jawab: Sebenarnya para ulama berselisih paham mengenai nama Al-Mahdi yang dijanjikan tersebut, sehingga memunculkan beragam penafsiran diantaranya:
     Ada yg mengatakan bahwa Isa Ibn Maryam sendiri yang menjadi Imam Mahdi
     Ada yang mengatakan bahwa yang bernama Mahdi itu adalah Muhammad bin Abdullah, seorang dari ahlil bait
     Ada yang mengatakan bahwa Mahdi itu ialah Muhammad bin Hasan Al-Askari
     Ada yang mengatakan bahwa Mahdi adalah dari kaum Abbasiyah, orang dikabarkan dalam hadis-hadis
     Ada pula riwayat yang mengatakan bahwa Imam Mahdi itu bernama Ahmad (Hujajul Kiramah hal 352)
    Namun ada hadis yang berbunyi:
    “Bila tidak tersisa dari dunia kecuali satu hari” Za`idah (salah seorang rawi) mengatakan dalam haditsnya, tentu Allah akan panjangkan hari tersebut, sehingga Allah utus padanya seorang lelaki dariku “atau dari keluargaku“. Namanya sesuai dengan namaku, dan nama ayahnya seperti nama ayahku. Ia memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana sebelumnya telah dipenuhi dengan kedzaliman dan keculasan. (Hasan Shahih, HR. Abu Dawud, Shahih Sunan no. 4282; sanadnya jayyid menurut Ibnul Qayyim rahimahullahu dalam Al-Manarul Munif; At-Tirmidzi no.. 2230, 2231; Ibnu Hibban no. 6824, 6825).
     Hadis tersebut tidak menyebut kata Mahdi, yang disebut hanya “seorang laki-laki”.Artinya hadis tersebut bisa saja untuk orang lain.
     Sebenarnya tokoh yang dimaksud hadis tersebut adalah Muhammad bin Abdullah. Beliau adalah seorang ahli bait nabi Muhammad (sayyid), beliau memerintah di Mekkah, di Yaman dan di Syam dan lain-lainya( Tarikh Al-Kamil juz 5 hal 256). Ketika beliau pergi ke Madinah maka orang-orang memanggil dan menyambut beliau dengan kata-kata:”Hadza huwalmahdiyu, hadza huwalmahdiyu”(inilah dia Mahdi, inilah dia Mahdi). Jadi jelas sekali bahwa hadis tersebut telah digenapi oleh Muhammad bin Abdullah dengan demikian hadis tersebut bukan tertuju kepada Imam Mahdi yang dijanjikan.
     Dikalangan pengikut Ahmadiyah memang ada juga yang memahami bahwa hadis tersebut benar (shoheh) dan memang tertuju untuk Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as. Hal ini di buktikan dengan: Nama beliau as (Hz Ahmad) sama dengan nama Rasulullah SAW, dimana dalam suatu hadis Rasulullah pernah di sebut/dipanggil oleh malaikat Jibril dengan Nama “Ahmad”.
     Sedangkan nama ayah dari Hazrat Masih Mauud as adalah Ghulam Murtadza yang berarti “Hamba dari yang Maha Pemberi Ridha”(Hamba Allah). Nama ini sama dengan nama ayah Rasulullah SAW yaitu Abdullah (Hamba Allah).
    Wallahu’alam

  84. 85 Ana December 23, 2008 at 2:33 am

    Ahmadi mesti jujur, sudah baca / lihat buku / VCD-nya Pak Ahmad Hariadi apa belum. Jangan cuman deger2 doang, trus kasih komen yang dirinya sendiri nggak yakin.
    Salam,

  85. 86 (K)Asep December 24, 2008 at 12:12 pm

    Bt Andika,
    Kalo kamu percaya Nabi Isa telah wafat, maka apa artinya kamu meyakini Mirza Ghulam Ahmad sebagai “Nabi Isa”, padahal Mirza sendiri dahulunya sama-sama meyakini Nabi Isa AS masih hidup.
    Isu ini menjadi penting, karena Nabi2 Allah tidak pernah meralat keyakinan, coba tolong direnungkan.
    Allah telah mentakdirkan bahwa Nabi2 Allah menerima kebenaran (wahyu) Allah secara langsung sehingga ajaran tauhid itu sebagai benang merah dari agama2 samawi.
    Sumangga diwaler…

  86. 87 ny December 26, 2008 at 7:45 am

    Ya memang benar dulu ketika MGA belum diangkat sebagai isa almasih& Imam mahdi yg dijanjikan, beliau juga berkeyakinan bahwa nabi isa israil masih hidup. tetapi setelah beliau mendapat wahyu dari Allah swt di th 1889 bahwa beliau lah isa almasih yg dijanjikan maka dari itu beliau mendakwakan dirinya sebagai isa almasih dan imam mahdi yg dijanjikan.
    dan tentunya pendakwaan beliau berdasarkan petunjuk dari Alquran dan hadist. dan pendakwaan MGA ini tentunya ditelusuri oleh pengikutnya apakah benar pendakwaannya itu. dan ternyata setelah ditelusuri pendakwaan dari MGA ini memang benar sesuai dengan apa yg diberitahukan Allah dalam Alquran dan juga dari apa yg disabdakan oleh nabi Muhammad saw dalam hadist2nya.

    Rasulullah SAW bersabda dalam kitab hadist Darul Qutni,jilid 1 hal 188.
    > Sesungguhnya untuk mahdi kita ada dua tanda yg belum pernah terjadi sejak saat bumi dan langit diciptakan.Gerhana bulan akan terjadi pd malam pertama bulan Ramadhan dan gerhana matahari akan terjadi pd pertengahannya.

    Ketika MGA mendakwakan dirinya sebagai isa almasih & imam mahdi yg dijanjikan di th 1889, beliau memberitahukan kepada murid2nya bahwa mengenai peristiwa hebat seperti apa yg di disabdakan oleh Nabi Muhammad saw akan terjadi. ini untuk membuktikan kebenaran akan pendakwaan beliau sebagai imam mahdi & isa almasih yg dijanjikan.

    Nah ternyata pendakwaan beliau benar setelah beliau mendakwakan diri sebagai isa almasih & imam mahdi yg dijanjikan 5 th kemudian gerhana bulan dan gerhana matahari dalam satu bulan yg bersamaan tsb telah terjadi di negara india.tepatnya terjadi pd bulan Ramadhan 1311 H/1894 M.( Gerhana bulan terjadi pd tgl 13 Ramadhan 1311 H.sedangkan gerhana matahari terjadi pd tgl 28 Ramadhan 1311 H.

    Jadi semua yg terjadi ini tentunya tidak ada yg kebetulan, semua adalah atas dasar kehendak Allah swt.

  87. 88 andika December 26, 2008 at 10:13 am

    tanggapan buat (K)Asep
    fase kehidupan seorang nabi bila disederhanakan terdiri dari dua fase yaitu fase sebelum klaim kenabian dan fase sesudah klaim kenabian.
    fase sebelum kenabian adalah fase dimana seorang calon nabi menjalani kehidupan yang menjadi bahan kekaguman dan pujian seluruh manusia disekelilingnya dan fase setelah klaim kenabian adalah fase dimana orang2 yg sebelumnya memuji dan berdecak kagum itu berubah menjadi orang2 yg membenci dan memusuhinya, bukan karena prilaku sang nabi yang berubah melainkan karena orang2 itu yg tidak berkenan menerima klaim kenabian.

    menyangkut keyakinan terhadap suatu pemahaman keagamaan, seorang nabi akan patuh dan percaya pada peraturan/keyakinan yang telah ada sebelumnya dan mungkin berubah kemudian manakala ada pemberitahuan/aturan baru Allah SWT terhadap perkara itu.
    sebagai contoh pada masa awal; meminum khamr adalah hal yg biasa dikalangan para sahabat ra dan Rasulullah SAW tidak melarang para sahabat memimumnya, baru kemudian setelah turun pemberitahuan dari Allah SWT bahwa sesungguhnya khamr itu adalah haram, maka semenjak itulah berlaku peraturan yg mengharamkan khamr.

    Demikian pula halnya terhadap apa yg dipercayai pendiri Ahmadiyah mengenai Isa as. Adalah benar bahwa ayat2 Al-Qur’an tidak ada yg berubah baik itu sebelum maupun sesudah HMGA diangkat nabi. Apabila sebelumnya apa yg menjadi keyakinan beliau tentang Isa as adalah apa yg juga diyakini kebanyakan orang disekitarnya dan kemudian berubah manakala ada pemberitahuan dari Allah SWT bahwa pemahaman seperti sesungguhnya adalah keliru karena sesungguhnya Isa as itu telah wafat sedangkan mengenai Isa as yg dinubuatkan kelak akan datang itu justru adalah dalam wujud beliau sendiri.

    Jadi bila terjadi perubahan keyakinan Rasulullah SAW terhadap khamr itu bukan berarti beliau SAW meralat keyakinan sebelumnya. Demikian pula perubahan keyakinan pendiri Ahmadiyah terhadap Isa as pun adalah demikian. Justru dua hal yang dicontohkan tersebut menjadi benang merah dari tanda dan keitaatan seorang nabi terhadap apa yang telah Allah bukakan/beritahukan kepada mereka, seperti yang anda sebutkan bahwa

    Allah telah mentakdirkan bahwa Nabi2 Allah menerima kebenaran (wahyu) Allah secara langsung sehingga ajaran tauhid itu sebagai benang merah dari agama2 samawi.

  88. 89 (K)Asep December 27, 2008 at 11:08 am

    Menurut Sodara, fase apa yang dialami Lia Eden saat ini?
    Adakah kesamaannya dengan nabi MGA atu Nabi-nabi Allah sebelumnya?
    Silakan direnungkan lagi, lagi dan lagi.

    Bt Ahmadi,
    Kaum Muslimin pasti tahu keyakinan ahmadiyah ttg Isa yaitu Isa
    telah wafat seperti tertulis dalam buku “Bukan Sekedar Hitam
    Putih” hal 184, dibawah ini:
    http://www.picgrip.com/users/811185/images/49020
    Dalam buku tersebut dijelaskan arti dari “memecah salib” yaitu
    Mematahkan dan membatalkan ajaran keliru kaum kristen mengenai
    ketuhanan yesus. sekaligus meluruskan aqidah keliru umat islam
    yang masih menganggap Nabi Isa a.s. belum wafat, masih hidup
    abadi, dan ada di langit entah dimana dengan jasad kasarnya”.
    Kalau kita mau menelusuri tentang keyakinan ghulam ahmad ketika
    menjadi nabi, beliau ini pernah berkeyakinan Isa belum wafat,
    diangkat, dan masih hidup di langit. Seperti tertulis dalam buku
    ahmadiyah ini:
    http://www.picgrip.com/users/811185/images/49021
    (Sumber:”Bukan Sekedar Hitam Putih, M.A.Suryawan, hal 181)

    Hadits-hadits ttg Isa sangat diyakini keshahihannya oleh
    ahmadiyah. Dimana ada kata dalam hadits tsb tertulis “Memecah
    Salib” dan ini adalah salah satu tugas Isa ketika datang nanti
    menurut ahmadiyah. Kita semua tahu hadits-hadits ttg Isa sudah ada
    sebelum Ghulam Ahmad lahir. Sungguh menggelikan ketika Ghulam
    Ahmad mengaku sebagai mahdi dan Isa justru menyimpang dari tugas
    memecah salib yang tertulis dalam buku mereka yaitu “meluruskan
    aqidah keliru umat islam yang masih menganggap Nabi Isa a.s. belum
    wafat, masih hidup abadi, dan ada di langit entah dimana dengan
    jasad kasarnya”. Justru Ghulam Ahmad berkeyakinan Isa belum wafat,
    diangkat, dan masih hidup di langit yang dapat ditemukan dalam
    bukunya Barahiin Ahmadiyah Jilid IV hal 361 & 499 yang ditulis
    pada tahun 1884.
    Jadi tidak ada alasan bagi ahmadi untuk tdk menolak mengimani
    ghulam Ahmad karena tugas memecah salib seperti yg anda yakini
    tidak dilakukan oleh dilakukan ghulam ahmad ketika dirinya pertama
    kali mendakwakan diri sebagai Isa dan Mahdi.

    Wassalam,

  89. 90 andika December 28, 2008 at 5:58 am

    untuk (K)Asep: benang merahnya telah anda tunjukkan sendiri karena sebagaimana anda sebut bahwa Barahin Ahmadiyah ditulis pada tahun 1884, jauh sebelum pendakwaan beliau sebagai Imam Mahdi pada tahun 1890.

    Kitab Barahin Ahmadiyah merupakan salah satu kitab unggulan para ulama Hindustan kala itu yang oleh karenanya penulis buku tersebut begitu dihormati, disegani dan dipuji oleh para ulama itu.

    Pada tahun 1890 HMGA mendakwakan dirinya sebagai Imam Mahdi maka dimulailah fase penentangan dan pengsesatan terhadap beliau oleh para ulama yg sebelumnya begitu memuja dan bahkan menganggap HMGA sebagai wali.
    Empat tahun kemudian yakni pada tahun 1894 sebagaimana telah dinubuatkan Rasulullah SAW “Sesungguhnya untuk Mahdi kita ada dua tanda yang belum pernah terjadi sejak saat langit dan bumi diciptakan. Gerhana bulan akan terjadi pada malam pertama hari-hari terjadi gerhana bulan dan gerhana matahari terjadi pada hari kedua (pertengahan) dari hari-hari terjadinya gerhana matahari yang kedua-duanya (gerhana bulan dan matahari) akan terjadi dibulan Ramadhan.” terjadilah gerhana bulan dan matahari dibelahan bumi Asia pada bulan Ramadhan. Gerhana serupa terjadi pula setahun kemudian yakni tahun 1895 untuk belahan bumi Amerika yang juga terjadi di bulan Ramadhan.
    Begitu jelasnya dan begitu nyatanya tanda2 telah diberikan Allah SWT terhadap kebenaran pendakwaan beliau!

  90. 91 (K)Asep December 30, 2008 at 1:40 am

    Quote andika:
    benang merahnya telah anda tunjukkan sendiri karena sebagaimana
    anda sebut bahwa Barahin Ahmadiyah ditulis pada tahun 1884, jauh
    sebelum pendakwaan beliau sebagai Imam Mahdi pada tahun 1890.
    Jawab:
    Andika, anda sendiri mengatakan Isa telah wafat dasarnya adalah
    Al-Qur’an. Berarti jauh sebelum kelahiran ghulam ahmad kewafatan
    Isa sudah terbongkar oleh Al-Qur’an. Kita tahu wahyu-wahyu di
    Al-Qur’an tidak boleh ditambah atau dikurangi. Kenapa
    terbongkarnya kewafatan Isa oleh Al-Qur’an kemudian disebarkan
    luaskan oleh ghulam ahmad dalam buku “barahin ahmadiyah” bahwa Isa
    masih hidup di langit? Bukankah ini menyimpang dari Al-Qur’an?
    Kenapa kebohongan ini disebarluaskan oleh ghulam ahmad? Kenapa
    seorang yang anda anggap nabi sampai berbohong? Apa menurut anda
    seorang nabi boleh berbohong?

    Quote andika:
    Kitab Barahin Ahmadiyah merupakan salah satu kitab unggulan para
    ulama Hindustan kala itu yang oleh karenanya penulis buku tersebut
    begitu dihormati, disegani dan dipuji oleh para ulama itu.
    Jawab:
    Dihormati, disegani & dipuji bukan dijadikan ukuran untuk
    kebenaran seseorang

    Quote andika:
    Pada tahun 1890 HMGA mendakwakan dirinya sebagai Imam Mahdi maka
    dimulailah fase penentangan dan pengsesatan terhadap beliau oleh
    para ulama yg sebelumnya begitu memuja dan bahkan menganggap HMGA
    sebagai wali.
    Empat tahun kemudian yakni pada tahun 1894 sebagaimana telah
    dinubuatkan Rasulullah SAW “Sesungguhnya untuk Mahdi kita ada
    dua tanda yang belum pernah terjadi sejak saat langit dan bumi
    diciptakan. Gerhana bulan akan terjadi pada malam pertama
    hari-hari terjadi gerhana bulan dan gerhana matahari terjadi pada
    hari kedua (pertengahan) dari hari-hari terjadinya gerhana
    matahari yang kedua-duanya (gerhana bulan dan matahari) akan
    terjadi dibulan Ramadhan.” terjadilah gerhana bulan dan matahari
    dibelahan bumi Asia pada bulan Ramadhan. Gerhana serupa terjadi
    pula setahun kemudian yakni tahun 1895 untuk belahan bumi Amerika
    yang juga terjadi di bulan Ramadhan.
    Begitu jelasnya dan begitu nyatanya tanda2 telah diberikan Allah
    SWT terhadap kebenaran pendakwaan beliau!
    Jawab:
    Berhatilah-hatilah dalam mengutip sebuah hadits, andika. Karena
    anda mengatasnamakan Rasulullah. Apabila kebenaran hadits tsb
    tidak terbukti berarti anda telah memfitnah Rasulullah. Fitnah
    bukan sesuatu hal yang bisa dibuat mainan. Hadits yang anda kutip
    kita buktikan kebenarannya.
    Saya kutipkan sebuah bukti dan bukti ini sumbernya berasal dari
    swaramuslim.net, silahkan anda menyimaknya Semoga anda dilain
    waktu berhati-hati lagi dalam mengutip sebuah hadits.

    Submitted on 2008/12/30 at 1:50am

    Info Oleh : Redaksi 16 Nov 2003 – 5:45 pm

    Bandung – Kepala Osbservatorium Bosscha Kabupaten Lembang, Jawa
    Barat Moeji Raharto mengatakan, terjadinya gerhana bulan dan
    gerhana matahari di bulan Ramadhan 1424 Hijriah merupakan fenomena
    alam biasa, hingga masyarakat tidak perlu khawatir secara
    berlebihan adanya fenomena alam tersebut.
    “Secara astronomi kehadiran dua gerhana dalam satu bulan atau
    bulan Ramadhan, sudah biasa terjadi yang tidak berbeda jauh dengan
    kehadiran dua gerhana di bulan Rabiul Awal pada tanggal 16 Mei dan
    19 Mei 2003 lalu,” ungkapnya kepada Antara, di Bandung, Minggu
    (16/03).

    Moeji Raharto menyebutkan gerhana total bulan telah berlangsung
    pada tanggal 9 November 2003 kemarin, sedangkan gerhana total
    matahari akan terjadi pada tanggal 24 November 2003 nanti.
    Menurutnya, fenomena alam gerhana bulan dan gerhana matahari yang
    datang bersamaan pada bulan Ramadhan sampai sekarang telah terjadi
    sekitar 60 kali terhitung dari sekitar 10 hijriah silam.
    Fenomena alam tersebut yang terjadi pada bulan Ramadhan 1424
    Hijriah, tidak berbeda jauh dengan kehadiran bulan purnama dan
    hilal. Oleh karena itu, katanya, masyarakat tidak perlu risau
    dengan akan kehadiran kiamat terlebih lagi saat ini pada bulan
    Ramadhan 1424 Hijriah hadir hujan meteor.
    Dikatakannya, kehadiran dua gerhana dan hujan meteor di bulan
    Ramadhan merupakan hukum alam yang cukup menarik, hingga mengajak
    umat manusia dapat menyaksikan kebesaran Allah SWT.
    “Terlebih lagi, saat ini tengah berlangsung bulan Ramadhan, hingga
    mengajak umat Islam dapat merasakan keagungan bulan Ramadhan 1424
    Hijriah kali ini seiring kehadiran malam Lailatul Qodar,”
    paparnya. Pasalnya fenomena alam ini merupakan fenomena alam yang
    cukup menarik dimana kehadiran dua gerhana dan hujan meteor dapat
    berlangsung pada bulan Ramadhan 1424 Hijriah.
    Di bagian lain, Moeji menyebutkan masyarakat Indonesia tidak akan
    dapat menyaksikan fenomena alam gerhana total bulan dan gerhana
    matahari, kecuali masyarakat yang berada di Benua Antartika.
    Sedangkan di Benua Australia sendiri masyarakatnya hanya dapat
    menyaksikan sebagian gerhana tersebut. Demikian pula halnya untuk
    menyaksikan hujan meteor pada yang terjadi pada tanggal 13
    November dan 14 November 2003 kemarin, kata Meoji yang terhalang
    oleh awan yang agak mendung.
    “Karena itu, Observatorium Bosscha berharap pemantauan hujan
    meteor dapat disaksikan pada tanggal 18 November dan 19 November
    2003 nanti, namun itupun hanya dapat menyaksikan satu atau dua
    meteor saja,” ucapnya.
    Meski demikian, disebutkannya upaya menyaksikan fenomena alam
    tersebut juga kecil kemungkinan dapat terlihat karena kehadiran
    leonid meteor pada tanggal 19 November 2003 di Indonesia
    berlangsung pada siang hari. “Intinya fenomena alam gerhana bulan,
    gerhana matahari dan hujan meteor secara astronomi merupakan hukum
    alam biasa,” demikian Moeji Raharto. ant/abi/RioL.

    Andika dalam info tersebut disebutkan “fenomena alam gerhana bulan
    dan gerhana matahari yang datang bersamaan pada bulan Ramadhan
    sampai sekarang telah terjadi sekitar 60 kali terhitung dari
    sekitar 10 hijriah silam”. Sedangkan hadits yang anda kutip
    tertulis “Sesungguhnya untuk Mahdi kita ada dua tanda yang BELUM
    PERNAH TERJADI sejak saat langit dan bumi diciptakan”. Apa arti
    “BELUM PERNAH TERJADI” andika? Kalau “belum pernah terjadi” kenapa
    ada lagi gerhana bulan dan gerhana matahari pada bulan ramadhan?
    Apa yang tertulis dalam info tersebut bertolak belakang dengan
    hadits yang anda kutip. Jadi hadits yg anda kutip tsb bisa
    dikatakan hadits maudhu’.
    Jadi tentang gerhana ini tidak membuktikan kebenaran pendakwaan
    ghulam ahmad.

  91. 92 nnn December 30, 2008 at 2:49 am

    1. Orang yang paling memahami tafsir ayat Al-Quran adalah Rasulullah kemudian para sahabatnya. Untuk itulah fungsi dari Assunnah dan atsar para sahabat yaitu untuk menjelaskan ayat-ayat Al-Quran yang seolah2 bertentangan. Lalu apa maksud ayat “Tidak ada seorang pun dari ahli kitab kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan pada hari kiamat nanti Isa akan menjadi saksi terhadap mereka” ?
    Aliran anda juga mengklaim bahwa sahabat berijma :
    – Nabi Isa telah wafat
    – Nabi Isa tidak akan turun lagi kedunia
    Bisakah anda membuktikan klaim anda tersebut ?

    2. Diantara hadis-hadis mengenai nama Imam Mahdi dan keturunannya, mana yang aliran anda anggap shahih dan mana yang maudhu ? Kaidah apa yang anda gunakan dalam menshahihkan/mendhaifkan hadis ?

    3. Anda mengatakan : “Jadi jelas sekali bahwa hadis tersebut telah digenapi oleh Muhammad bin Abdullah dengan demikian hadis tersebut bukan tertuju kepada Imam Mahdi yang dijanjikan”. Anda mendapat kesimpulan itu darimana?

    4. Kalau mengikuti cara berpikir aliran anda berarti :
    nama Ahmad = Syaikh Puji (tuan yang banyak dipuji)
    nama Abdullah = Murtadho = Muhammad (Hamba dari Yang Maha Dipuji)
    Jadi Nama Imam Mahdi bisa juga Syaikh Puji bin Muhammad. Benar begitu mas…

  92. 93 andika December 30, 2008 at 4:42 am

    Untuk (K)Asep:

    Andika, anda sendiri mengatakan Isa telah wafat dasarnya adalah Al-Qur’an. Berarti jauh sebelum kelahiran ghulam ahmad kewafatan Isa sudah terbongkar oleh Al-Qur’an. Kita tahu wahyu-wahyu di Al-Qur’an tidak boleh ditambah atau dikurangi.

    Jawab: tepat sekali.

    Kenapa terbongkarnya kewafatan Isa oleh Al-Qur’an kemudian disebarkan luaskan oleh ghulam ahmad dalam buku “barahin ahmadiyah” bahwa Isa masih hidup di langit? Bukankah ini menyimpang dari Al-Qur’an?

    Jawab: Sepertinya saya telah menjelaskan hal ini diatas, saya ulang lagi, ya:
    sebelum mendapatkan petunjuk langsung dari Allah SWT penafsiran dan pemahaman pendiri Ahmadiyah terhadap ayat Al-Qur’an yang membahas kisah Isa as adalah sama persis dgn pemahaman dan penafsiran para ulama Hindustan kala itu. Pemberitahuan Allah SWT sendiri –bahwa pemahaman dan penafsiran tentang Isa as masih hidup itu keliru– baru beliau terima dari Allah SWT pada tahun 1890, enam tahun setelah buku yang anda sebut itu terbit.

    Kenapa kebohongan ini disebarluaskan oleh ghulam ahmad? Kenapa seorang yang anda anggap nabi sampai berbohong? Apa menurut anda seorang nabi boleh berbohong?

    jawab: Kalau faktanya seperti sudah saya jelaskan, lalu dimana letak kebohongan beliau?

    ……….Andika dalam info tersebut disebutkan “fenomena alam gerhana bulan dan gerhana matahari yang datang bersamaan pada bulan Ramadhansampai sekarang telah terjadi sekitar 60 kali terhitung dari sekitar 10 hijriah silam”. Sedangkan hadits yang anda kutip tertulis “Sesungguhnya untuk Mahdi kita ada dua tanda yang BELUM PERNAH TERJADI sejak saat langit dan bumi diciptakan”. Apa arti“BELUM PERNAH TERJADI” andika? Kalau “belum pernah terjadi” kenapa ada lagi gerhana bulan dan gerhana matahari pada bulan ramadhan? ——————————————.

    Jawab: tentu saja saya tidak akan membantah fakta ilmiah yang anda kemukakan bahwa

    gerhana bulan dan gerhana matahari yang datang bersamaan pada bulan Ramadhan sampai sekarang telah terjadi sekitar 60 kali terhitung dari sekitar 10 hijriah silam

    tapi silahkan anda baca lagi bunyi hadits itu yang menyebut secara spesifik hari dari terjadinya itu gerhana, yakni : Gerhana bulan akan terjadi pada malam pertama hari-hari terjadi gerhana bulan dan gerhana matahari terjadi pada hari kedua (pertengahan) dari hari-hari terjadinya gerhana matahari yang kedua-duanya (gerhana bulan dan matahari) akan terjadi dibulan Ramadhan.

    Para astronom memulai perhitungan bulan dari bulan-bulan baru, tatkala matahari dan bulan berada pada garis bujur (longitude) yang sama. pada saat itu bulan benar-benar tidak kelihatan. Sementara perhitungan bulan hijriah dimulai dari saat ketika bulan sedemikian rupa besarnya hingga kelihatan.
    Jika kalender Hijriah yang dipakai maka gerhana-gerhana bulan bisa terjadi pada salah satu tanggal dari tanggal-tanggal: 13, 14 atau 15 bulan qomariyah. Sedangkan gerhana matahari bisa terjadi pada salah satu dari tanggal-tanggal 27,28 atau 29.
    Pertanyaannya; dari sekian banyak gerhana bulan dan gerhana matahari dibulan ramadhan yang anda sebut itu, adakah yang terjadi dengan variasi tanggal persis seperti yang disebut hadits tersebut, yakni gerhana bulan pada hari ke 13 ramadhan dan gerhana matahari terjadi pada hari ke 28 bulan ramadhan? Karena sesungguhnya dua gerhana yang saya sebut diatas adalah persis terjadi pada hari yang disebut hadits tersebut.
    Jadi, adakah sesuatu yang telah dikemukakan 14 abad sebelumnya dan ternyata terbukti kejadiannya dapat dikategorikan sebagai maudhu?

  93. 94 nnn December 30, 2008 at 8:45 am

    5. Untuk hadis gerhana bisakah anda jelaskan mana yang benar, hadis yang dibawakan bung NY atau andika ? sekalian juga sumbernya mas…

  94. 95 (K)Asep December 31, 2008 at 1:44 am

    Quote andika:
    Sepertinya saya telah menjelaskan hal ini diatas, saya ulang lagi, ya:
    sebelum mendapatkan petunjuk langsung dari Allah SWT penafsiran dan pemahaman pendiri Ahmadiyah terhadap ayat Al-Quran yang membahas kisah Isa as adalah sama persis dgn pemahaman dan penafsiran para ulama Hindustan kala itu. Pemberitahuan Allah SWT sendiri bahwa pemahaman dan penafsiran tentang Isa as masih hidup itu keliru baru beliau terima dari Allah SWT pada tahun 1890, enam tahun setelah buku yang anda sebut itu terbit.
    Jawab:
    Alasan anda jadi tidak nyambung. Bukankah Ghulam Ahmad dlm pengakuannya melanjutkan syariat Nabi Muhammad SAW? Jadi untuk apa meniru penafsiran ulama hindustan sedangkan hidupnya Isa bertentangan dengan Al-Qur’an. Patokan kita bukan ulama tetapi Al-Qur’an dan Al-Qur’an telah membongkar kewafatan Isa sebelum Ghulam Ahmad lahir? Bukankah seorang nabi diberi ilmu & hikmah oleh Allah. Bukankah saat itu Ghulam Ahmad sudah berpangkat nabi?
    Jadi kenapa Andika, Ghulam Ahmad berkeyakinan yang menyimpang dari
    Al-Qur’an?

    Quote andika:
    Kalau faktanya seperti sudah saya jelaskan, lalu dimana letak kebohongan beliau?
    Jawab:
    Kebohongannya terletak pada pendapatnya ttg hidupnya isa di langit
    melalui bukunya barahin ahmadiyah. Kewafatan Isa sdh ada di Al-Qur’an sebelum ghulam ahmad lahir. Kalau ghulam ahmad bersyariatkan Al-qur’an kenapa keyakinannya bertentangan dengan Al-Qur’an dengan menyatakan Isa masih hidup? Perbuatan ini apa tidak bisa dikatakan bohong. Apakah saya harus berapa kali saya menjelaskan hal ini dan mengulangnya terus-menerus. Apa masih belum mengerti. Patut anda ketahui, Imam Malik pun berkeyakinan Isa telah wafat.

    Quote andika:
    Tapi silahkan anda baca lagi bunyi hadits itu yang menyebut secara spesifik hari dari terjadinya itu gerhana, yakni : Gerhana bulan akan terjadi pada malam pertama hari-hari terjadi gerhana bulan dan gerhana matahari terjadi pada hari kedua (pertengahan) dari hari-hari terjadinya gerhana matahari yang kedua-duanya (gerhana bulan dan matahari) akan terjadi dibulan Ramadhan.
    Para astronom memulai perhitungan bulan dari bulan-bulan baru, tatkala matahari dan bulan berada pada garis bujur (longitude) yang sama. pada saat itu bulan benar-benar tidak kelihatan.
    Sementara perhitungan bulan hijriah dimulai dari saat ketika bulan
    sedemikian rupa besarnya hingga kelihatan. Jika kalender Hijriah yang dipakai maka gerhana-gerhana bulan bias terjadi pada salah satu tanggal dari tanggal-tanggal: 13, 14 atau 15 bulan qomariyah. Sedangkan gerhana matahari bisa terjadi pada salah satu dari tanggal-tanggal 27, 28 atau 29.
    Pertanyaannya; dari sekian banyak gerhana bulan dan gerhana matahari dibulan ramadhan yang anda sebut itu, adakah yang terjadi dengan variasi tanggal persis seperti yang disebut hadits tersebut, yakni gerhana bulan pada hari ke 13 ramadhan dan gerhana matahari terjadi pada hari ke 28 bulan ramadhan? Karena sesungguhnya dua gerhana yang saya sebut diatas adalah persis terjadi pada hari yang disebut hadits tersebut.
    Jadi, adakah sesuatu yang telah dikemukakan 14 abad sebelumnya dan ternyata terbukti kejadiannya dapat dikategorikan sebagai maudhu?
    Jawab:
    Andika, Tgl 13 apakah bisa disebut malam pertama? bukankah tanggal
    13 adalah malam pertengahan. Adakah Para astronom menyebut tgl 13
    adalah malam pertama?
    Begitu pula Tgl 28 apakah bisa disebut pertengahan? ataukah
    sebenarnya adalah malam terakhir?
    Kalau begitu menurut anda malam terakhir itu tanggal berapa?
    adakah dalam kalender hijriah menyebutkan tanggal lebih dari 31?
    Anda menyebut “pada hari kedua (pertengahan)” apakah hari kedua
    bisa disebut pertengahan? kalau anda menulis tgl 13 adalah malam
    pertama, tentunya hari kedua adalah tgl 14.
    Kesimpulannya pendapat anda bertentangan sekali dengan hadits yg
    anda kutip.
    Kita coba lagi hadits yang anda kutip dengan pendakwaan ghulam ahmad.
    pada hadits yg anda kutip tertulis “Sesungguhnya untuk Mahdi kita
    ada dua tanda yang belum pernah terjadi sejak saat langit dan bumi
    diciptakan”. Jadi berdasarkan hadits tsb kedatangan mahdi ada dua
    tanda yitu gerhana bulan dan gerhana bulan. Ini terjadi pada tahun
    1894. Sedangkan pendakwaan ghulam ahmad mendakwakan diri sebagai
    mahdi pada tahun 1890. Apakah akal anda menerima tanda itu baru
    muncul 4 tahun sesudah pendakwaan ghulam ahmad sebagai mahdi?
    Bagaimana menurut anda mengenai tanda-tanda kiamat, apakah kiamat
    berlangsung terlebih dahulu kemudian tanda-tandanya baru muncul
    atau sebaliknya?
    Mungkinkah akal anda menerima kiamat muncul terlebih dahulu baru
    kemudian tanda-tandanya datang belakangan setelah kiamat
    menghancurkan seluruh alam semesta?
    Ilustrasi ini tidak ada bedanya dengan pendakwaan ghulam ahmad
    terlebih dahulu baru kemudian baru muncul tanda-tanda
    kedatangannya. APA MASUK AKAL, ANDIKA?

    Bt Deden
    Tolong diperiksa link dibawah ini:
    http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/12/30/f_dawatulamirm_264fc5c.jpg&srv=img34
    http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/12/30/f_dawatulamirm_3e7834c.jpg&srv=img33
    (Sumber:”Da’watul Amir”, Bashiruddin ahmud Ahmad)

    Andika, menurut buku dari aliran anda ini para sahabat & anggota
    keluarga Rasulullah berkeyakinan Isa telah wafat. Lalu kenapa
    seseorang yang anda yakini sebagai ‘nabi’ untuk pertama kalinya
    berkeyakinan berbeda dengan para sahabat & keluarga Rasulullah?

    Wassalam,

  95. 96 Nabi_Lama January 2, 2009 at 6:05 am

    Ralat:

    Andika…Andikaa…Anda memang paling pintar dalam urusan berdusta. Apa ada dalam hadits ttg gerhana menyebutkan gerhana matahari terjadi pada HARI KEDUA (pertengahan). Apa ada dalam buku-buku ahmadiyah tertulis “HARI KEDUA”.
    Baca yang satu ini..

    (Sumber: “Khabar Suka”, Mahmud Ahmad Cheema, hal 38)

    Kalau gerhana tsb terjadi pada tanggal 13 berarti terjadi pada malam ke-13 dan bukan malam pertama andika.
    Saya tanya kepada anda kalau malam terakhir itu tanggal berapa andika? apa tanggal 40 an😀
    Mana ada penanggalan hijriah sampai empat puluhan😀
    Jelas andika pendakwaan ghulam ahmad menggunakan dalil ini dianggap batal karena tanggal 13 itu malam pertengahan *& tanggal 28 itu malam terakhir:mrgreen:
    Capee dehhh, wajar kalau andika tersesat karena nggak pinter-pinter😀
    Lagipula mana ada nubuatan sempurna kemudian tanda-tandanya baru datang 4 tahun kemudian. Capaee deh😀
    Dimana-mana yg namanya “tanda-tanda” yg terlebih dahulu terjadi. heee…heee semakin capee dehhh melihat logikanya andika.
    BTW mana ada nanti seorang mahdi nanti mendakwakan diri sebagai manusia seperti Isa, Muhammad, Krishna, Masiodarbahmi. Apa sudah ketemu dalilnya andika?:mrgreen:
    Berdustalah terussss, toh malaikat akan terus mencatat kata-kata yg anda buat.

    Pendapat anda ttg kewafatan Isa yg telah anda sebarluaskan justru akan menghukum ghulam ahmad sebagai nabi palsu karena Al-Qur’an saja menurut anda telah membongkar kewafatan Isa. Ehhh tahu-tahu ghulam ahmad mengatakan Isa masih hidup ketika menjadi nabi. Ngakunya ghulam ahmad melanjutkan syariat Al-Qur’an, tahu-tahunya perkataannya menyimpang dari Al-Qur’an.
    JADI ANDIKA, KENAPA ANDA MENGIMANI GHULAM AHMAD KALAU ISA TELAH WAFAT?

  96. 97 yatno January 5, 2009 at 4:44 am

    Logika (K)Asep & Nabi_Lama masuk akal

  97. 98 andika January 5, 2009 at 4:52 am

    (K)Asep:

    Alasan anda jadi tidak nyambung. Bukankah Ghulam Ahmad dlm pengakuannya melanjutkan syariat Nabi Muhammad SAW? Jadi untuk apa meniru penafsiran ulama hindustan sedangkan hidupnya Isa bertentangan dengan Al-Qur’an. Patokan kita bukan ulama tetapi Al-Qur’an dan Al-Qur’an telah membongkar kewafatan Isa sebelum Ghulam Ahmad lahir? Bukankah seorang nabi diberi ilmu & hikmah oleh Allah. Bukankah saat itu Ghulam Ahmad sudah berpangkat nabi?

    Jawab:
    Tentu saja saat itu HMGA belum berpangkat nabi jadi beliau belum tahu penafsiran yang sebenarnya. Saat buku itu ditulis kedudukan beliau hanya seorang ulama saja, tidak lebih dari itu. Kelihatannya anda ini confuse dengan buku Barahin Ahmadiyah dan menganggapnya sebagai ada hubungan dengan organisasi Ahmadiyah yang didirikan HMGA. Pemikiran yang keliru tentunya karena sekali lagi saya tulis disini bahwa buku Barahin Ahmadiyah, sebagaimana anda tulis terbit pada tahun 1884 Sedangkan organisasi Ahmadiyah didirikan pada tahun 1889
    “ilmu dan hikmah” itupun beliau peroleh setelah tahun itu.

    K(Asep)

    Ilustrasi ini tidak ada bedanya dengan pendakwaan ghulam ahmad
    terlebih dahulu baru kemudian baru muncul tanda-tanda
    kedatangannya. APA MASUK AKAL, ANDIKA?

    Jawab:
    Tentu saja konteks antara tanda kedatangan seseorang dengan tanda kedatangan kiamat tidaklah sama.
    Adanya pengakuan seseorang yang mengklaim diri sebagai “utusan” dari Allah SWT dimana untuk kedatangannya itu dijanjikan sebuah tanda gerhana yang akan menjadi bukti bagi kebenaran klaimnya. Bisa dibayangkan bila tanda itu muncul duluan disusul pengakuan maka tentu saja akan terbuka peluang bagi pintu keraguan pada orang bahwa HMGA hanya memanfaatkan gerhana itu untuk klaim dirinya. Beda dengan kenyataan yang ada dimana beliau mengumumkan klaimnya itu tanpa kekhawatiran apakah gerhana yang dijanjikan itu akan sempurna atau tidak. Bila tanda itu baru muncul setelah 4 tahun pengakuan beliau, maka tentu saja Allah SWT punya alasan untuk itu.

    Jawaban mengenai gerhana untuk (K)Asep dan Nabi Lama:
    Bahwa tanggal 13 ramadhan bisa dianggap sebagai pertengahan dari bulan ramadhan dan tanggal 28 ramadhan bisa dianggap sebagai malam terakhir bulan ramadhan, 100% saya setuju dengan (K)Asep dan Nabi Lama. Tapi masalahnya disini kita bukan sedang memperbincangkan masalah urutan penanggalan dalam suatu bulan melainkan tentang gerhana.
    Tentang gerhana telah saya tulis sebelumnya bahwa gerhana matahari hanya akan mungkin terjadi pada salah satu dari 3 tanggal berikut: 27,28 atau 29 (Qomariyah) dan gerhana bulan hanya mungkin akan terjadi pada salah satu dari 3 tanggal berikut: 13,14 atau 15(Qomariyah). Bila dikatakan Gerhana bulan akan terjadi pada malam pertama, itu artinya malam pertama dari antara tanggal 13,14 dan 15 dan gerhana matahari terjadi pada hari ke-dua tentulah malam ke-dua dari 3 tanggal yang memungkinkan gerhana itu terjadi. Jadi sangat menggelikan apabila dengan itu lalu mengatakan bahwa”mana ada penanggalan hijriyah sampai empat puluhan”
    Buat nabi lama saya mau kasih contoh sederhana: misalnya anda melaksanakan pernikahan pada tanggal 25 Desember lalu dikatakan bahwa malam tanggal 26 Desember itu adalah malam pertama anda. Apakah dengan itu lalu sistim penanggalan menurut anda berubah menjadi 56 hari, karena malam pertama anda 26?

    wassalam

  98. 99 (K)Asep January 5, 2009 at 8:55 am

    Maaf ada kesalahan :

    Tentu saja saat itu HMGA belum berpangkat nabi jadi beliau belum tahu penafsiran yang sebenarnya. Saat buku itu ditulis kedudukan beliau hanya seorang ulama saja, tidak lebih dari itu. Kelihatannya anda ini confuse dengan buku Barahin Ahmadiyah dan menganggapnya sebagai ada hubungan dengan organisasi Ahmadiyah yang didirikan HMGA. Pemikiran yang keliru tentunya karena sekali lagi saya tulis disini bahwa buku Barahin Ahmadiyah, sebagaimana anda tulis terbit pada tahun 1884 Sedangkan organisasi Ahmadiyah didirikan pada tahun 1889
    “ilmu dan hikmah” itupun beliau peroleh setelah tahun itu

    anda yakin pada saat itu belum berpangkat nabi? anda tidak berdusta?
    Andika, ghulam ahmad merubah keyakinannya bahwa isa hidup telah wafat ada tahun 1889. Berarti pada tahun 1988 ghulam ahmad masih berkeyakinan Isa hidup dilagit. Otomatis kenabian ghulam ahmad hanya 19 tahun saja terhitung dari th.1889 sampai th.1908 dan tidak mencapai lebih dari 23 tahun. Berarti ghulam ahmad adalah seorang nabi palsu andika.
    baca link buku ahmadiyah dibawah ini.
    http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/1/5/f_buku4m_113cad2.jpg&srv=img19

    anda melihat sendiri pengakuan ahmadiyah, ghulam ahmad kenabian lebih dari 23 tahun bahkan sampai 34 tahun. Anda baca penjelasan buku ahmadiyah ini.

    http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/1/5/f_penjelasanam_f483a7f.jpg&srv=img33

    Dari buku ahmadiyah ini dijelaskan kenabian ghulam ahmad lebih dari 23 tahun bahkan pengakuan penulis buku ini pertama kali ghulam ahmad mendapat wahyu pada tahun 1871.

    Jadi anda harus sadar diri saja siapakah disini yang berdusta. Anda ataukah penulis buku tersebut ataukah kedua-duanya berdusta?

    Tentu saja konteks antara tanda kedatangan seseorang dengan tanda kedatangan kiamat tidaklah sama

    Koq tidak sama. Bukankah kedatangan mahdi salah satu tanda akan datangnya hari kiamat menurut keyakinan anda. Apakah kiamat dulu baru kemudian muncul mahdi? ataukah sebaliknya. Jika menurut anda sebaliknya sudah tepat pemikiran saya bahwa tanda datang terlebih dahulu. Baca baik-baik isi hadits yg anda kutip.

    Adanya pengakuan seseorang yang mengklaim diri sebagai “utusan” dari Allah SWT dimana untuk kedatangannya itu dijanjikan sebuah tanda gerhana yang akan menjadi bukti bagi kebenaran klaimnya. Bisa dibayangkan bila tanda itu muncul duluan disusul pengakuan maka tentu saja akan terbuka peluang bagi pintu keraguan pada orang bahwa HMGA hanya memanfaatkan gerhana itu untuk klaim dirinya. Beda dengan kenyataan yang ada dimana beliau mengumumkan klaimnya itu tanpa kekhawatiran apakah gerhana yang dijanjikan itu akan sempurna atau tidak. Bila tanda itu baru muncul setelah 4 tahun pengakuan beliau, maka tentu saja Allah SWT punya alasan untuk itu.

    Bagaimana mungkin bisa diakui kebenaranya dan bisa dikataka sepurna sedangkan tandanya baru muncul belakangan setelah pendakwaan ghulam ahmad.

    Bila tanda itu baru muncul setelah 4 tahun pengakuan beliau, maka tentu saja Allah SWT punya alasan untuk itu

    Memang Allah mempunayi alasan agar anda tidak mengimani ghulam dengan adanya kejadian tsb.

    Jawaban mengenai gerhana untuk (K)Asep dan Nabi Lama:
    Bahwa tanggal 13 ramadhan sebagai pertengahan dari bulan ramadhan dan tanggal 28 ramadhan bisa dianggap sebagai malam terakhir bulan ramadhan, 100% saya setuju dengan (K)Asep dan Nabi Lama. Tapi masalahnya disini kita bukan sedang memperbincangkan masalah urutan penanggalan dalam suatu bulan melainkan tentang gerhana.

    Anda salah. Ini juga menjadi masalah karena ini terjadi hanya pada bulan ramadhan dan terjadi pd bulan berikutnya.

    Tentang gerhana telah saya tulis sebelumnya bahwa gerhana matahari hanya akan mungkin terjadi pada salah satu dari 3 tanggal berikut: 27,28 atau 29 (Qomariyah) dan gerhana bulan hanya mungkin akan terjadi pada salah satu dari 3 tanggal berikut: 13,14 atau 15(Qomariyah).

    Anda mulai ragu dengan mengatakan “MUNGKIN” padahal sebelumnya anda menyebut tg 13 & 28 dengan yakin sekali.
    Catatan buat anda 13,14 atau 15(Qomariyah) & 27,28 atau 29 (Qomariyah) itu hanya kejadiannya saja. Apa ada para ahli pernah berkata tgl 13 itu malam pertama & tgl 28 adalah malam pertengahan? tidak ada kan andika. Pendapat yg mengatakan Tgl 13 adalah malam pertama & tgl 28 adalah malam pertengahan itu kan hanya pendapat ahmadiyah yg sudah dipenuhi hawa nafsu.

    Bila dikatakan Gerhana bulan akan terjadi pada malam pertama, itu artinya malam pertama dari antara tanggal 13,14 dan 15 dan gerhana matahari terjadi pada hari ke-dua tentulah malam ke-dua dari 3 tanggal yang memungkinkan gerhana itu terjadi. Jadi sangat menggelikan apabila dengan itu lalu mengatakan bahwa”mana ada penanggalan hijriyah sampai empat puluhan”
    Buat nabi lama saya mau kasih contoh sederhana: misalnya anda melaksanakan pernikahan pada tanggal 25 Desember lalu dikatakan bahwa malam tanggal 26 Desember itu adalah malam pertama anda. Apakah dengan itu lalu sistim penanggalan menurut anda berubah menjadi 56 hari, karena malam pertama anda 26?

    wassalam

    Andika…Andika kalau anda memberikan contoh dgn mengatakan 25 desember adalah malam pertama berarti pertengahannya ya bulan berikutnya ya bulan januari. Semakin bertentangan sekali contoh yg anda berikan tsb dgn hadits yg anda kutip. Karena hadits yg anda kutip itu hanya terjadi pada “bulan ramadhan” dan tidak terjadi pada bulan selanjutnya.

  99. 100 nnn January 6, 2009 at 4:58 am

    Sepertinya anda2 lebih menyukai topik mengenai hadis gerhana ini dan menghindar dari topik yang lalu tentang hadis ciri2 imam mahdi diatas.

    Anda mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda :
    “Sesungguhnya untuk Mahdi kita ada dua tanda yang belum pernah terjadi sejak saat langit dan bumi diciptakan. Gerhana bulan akan terjadi pada malam pertama hari-hari terjadi gerhana bulan dan gerhana matahari terjadi pada hari kedua (pertengahan) dari hari-hari terjadinya gerhana matahari yang kedua-duanya (gerhana bulan dan matahari) akan terjadi dibulan Ramadhan”.

    Bisakah anda sebutkan sumber kitab dari hadis yang anda kutip diatas ?

  100. 101 andika January 6, 2009 at 6:36 am

    Jadi anda harus sadar diri saja siapakah disini yang berdusta. Anda ataukah penulis buku tersebut ataukah kedua-duanya berdusta?

    Tentu saja tidak ada yang berdusta karena yang sedang kita perbincangkan dengan apa yang dibahas pada link yang anda berikan tidaklah sama. Kita sedang memperbincangkan kapan pemberitahuan Allah SWT pada HMGA tentang wafatnya Isa sementara yang dibahas pada link yang anda berikan adalah kapan wahyu pertama diterima HMGA. Wahyu pertama yang beliau terima bukanlah mengenai kewafatan Isa melainkan tentang kewafatan ayahnya sendiri ditahun 1876.
    Ngomong-ngomong yang anda buat link nya itu di copy dari buku apa, yah? Kayaknya saya baru liat apalagi yg satunya masih menggunakan tulisan jaman baheula.

    Memang Allah mempunyai alasan agar anda tidak mengimani ghulam dengan adanya kejadian tsb.

    Anda kale….😀

    Anda salah. Ini juga menjadi masalah karena ini terjadi hanya pada bulan ramadhan dan terjadi pd bulan berikutnya.

    Saya tidak faham dengan apa yang membuat anda “salah tangkap” tentang apa yg telah saya jelaskan. lha wong siapa pula yang bilang bahwa peristiwa itu terjadi didua bulan yg berbeda???

    Anda mulai ragu dengan mengatakan “MUNGKIN” padahal sebelumnya anda menyebut tg 13 & 28 dengan yakin sekali.

    Saya menulis “Hanya mungkin” bukan maksudnya saya ragu akan peristiwa itu. “hanya mungkin” yg saya maksud dikalimat itu kalo dibahasa sunda-kan maksudnya adalah “only possible” terjadi pada tanggal2 tersebut. Atau dengan kata lain bahwa menjadi tidak mungkin peritiwa itu terjadi diluar tanggal2 tersebut.

    Catatan buat anda 13,14 atau 15(Qomariyah) & 27,28 atau 29 (Qomariyah) itu hanya kejadiannya saja. Apa ada para ahli pernah berkata tgl 13 itu malam pertama & tgl 28 adalah malam pertengahan? tidak ada kan andika. Pendapat yg mengatakan Tgl 13 adalah malam pertama & tgl 28 adalah malam pertengahan itu kan hanya pendapat ahmadiyah yg sudah dipenuhi hawa nafsu.

    Mungkin karena kebodohan saya semata didalam menyampaikan bahasa tulisan sehingga berulang-ulang anda masih juga tidak bisa menangkap apa yang saya maksud dengan tulisan itu. (Robbisrohli sodri, wa yassirli amri, wah lul uqdatan min lisani, yafqohu qouli “Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku”)

    sekali lagi: tgl 13 adalah malam pertama dari kemungkinan terjadinya gerhana bulan (bukan malam pertama penanggalan seperti yg dikelirukan anda) dan tanggal 28 adalah malam kedua atau malam pertengahan dari malam-malam kemungkinan terjadinya gerhana matahari (bukan malam pertengahan penanggalan seperti yang dikelirukan anda)

    Andika…Andika kalau anda memberikan contoh dgn mengatakan 25 desember adalah malam pertama berarti pertengahannya ya bulan berikutnya ya bulan januari. Semakin bertentangan sekali contoh yg anda berikan tsb dgn hadits yg anda kutip. Karena hadits yg anda kutip itu hanya terjadi pada “bulan ramadhan” dan tidak terjadi pada bulan selanjutnya.

    Ah lagi-lagi semakin tidak nyambung….kok ada sih istilah malam pertama sebuah pernikahan “diterjemahkan” anda seperti itu…

    Rasanya diskusi tentang ini kita akhiri saja ya…toh diperpanjangpun hanya bolak-balik tanpa kesudahan diseputar itu saja.
    Trims.
    wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu

    @d3n
    kelihatannya anda telah salah meletakkan beberapa blockquote, jadi saya telah mengubahnya tanpa sedikitpun merubah tulisan anda.

  101. 102 Nabi_Lama January 6, 2009 at 7:52 am

    Jawaban buat andika sdh banyak terjawab oleh (K)Asep dgn masuk akal & banyak pertanyaan sayapun yg belum terjawab oleh andika salah satunya ttg pendakwaan ghulam ahmad yg bermacam-macam. Bila diamati teman kita andika ini tidak mau sedikitpun melihat dalil-dalil lain seperti apa yg dikatakan “nnn”. Bagi andika hadits yg dia kutip sudah cukup membuktikan kenabian ghulam padahal faktanya justru sebaliknya. Saya hanya menambahkan jawaban (K)Asep.

    Quote:
    Bahwa tanggal 13 ramadhan sebagai pertengahan dari bulan ramadhan dan tanggal 28 ramadhan bisa dianggap sebagai malam terakhir bulan ramadhan, 100% saya setuju dengan (K)Asep dan Nabi Lama. Tapi masalahnya disini kita bukan sedang memperbincangkan masalah urutan penanggalan dalam suatu bulan melainkan tentang gerhana.

    jawab:
    Jika menurut anda tidak membicarakan urutan penanggalan semakin terbukti hadits ini adalah hadits maudhu’ dikarenakan gerhana bulan & gerhana matahari kejadiannya telah berulang-ulang kali sedangkan hadits yg anda kutip tertulis “Sesungguhnya untuk Mahdi kita ada dua tanda yang BELUM PERNAH TERJADI sejak saat langit dan bumi diciptakan”.
    Makin bertentangan alasan anda tsb

    Quote:
    Buat nabi lama saya mau kasih contoh sederhana: misalnya anda melaksanakan pernikahan pada tanggal 25 Desember lalu dikatakan bahwa malam tanggal 26 Desember itu adalah malam pertama anda. Apakah dengan itu lalu sistim penanggalan menurut anda berubah menjadi 56 hari, karena malam pertama anda 26?

    jawab:
    Menurut ahmadiyah gerhana bulan dan gerhana matahari pada 13 dan 28 Ramadhan1311 atau 22 Maret dan 6 April 1894. Kesimpulannya, contoh yg anda berikan nggak nyambung dgn hadits yg anda kutip. Ingat andika!!! yg anda tulis hanya terjadi pada bln “RAMADHAN” dalam penanggalan Islam.

  102. 103 ny January 7, 2009 at 5:40 am

    Quote nnn:
    Bisakah anda sebutkan sumber kitab dari hadis yang anda kutip diatas ?
    jawab:
    kitab hadist Darul Qutni,jilid 1 hal 188.

  103. 104 (K)Asep January 8, 2009 at 7:09 am

    Andika coba dipelajari link ini HADITS TTG GERHANA BULAN DAN MATAHARI
    Semoga berhati-hati dalam mengutip sebuah hadits yg bisa menimbulkan fitnah thd Rasulullah SAW.

  104. 105 nnn January 9, 2009 at 6:57 am

    To NY :
    Dalam kitab hadist Darul Qutni,jilid 1 hal 188 coba anda tuliskan teks hadisnya mas… apakah sama dengan yang ditulis Andika… Silahkan

  105. 106 (K)Asep January 9, 2009 at 9:32 am

    Kata Andika:

    Tentu saja tidak ada yang berdusta karena yang sedang kita perbincangkan dengan apa yang dibahas pada link yang anda berikan tidaklah sama.

    jawab:
    Kenapa bisa tidak sama, sedangkan ahmadiyah satu komando? berarti dipihak ahmadi ada yang berdusta atau semuanya berdusta?

    Kata andika:

    Kita sedang memperbincangkan kapan pemberitahuan Allah SWT pada HMGA tentang wafatnya Isa sementara yang dibahas pada link yang anda berikan adalah kapan wahyu pertama diterima HMGA. Wahyu pertama yang beliau terima bukanlah mengenai kewafatan Isa melainkan tentang kewafatan ayahnya sendiri ditahun 1876.

    jawab:
    Anda mulai plin-plan. Sebelumnya anda mengatakan ghulam belum menjadi nabi. Tetapi setelah anda membaca link-link tsb menganggap hal tsb tidak ada kaitannya. Anda salah besar andika. Anda baca sendiri link tsb menyebutkan bahwa kenabian ghulam ahmad lebih dari 23 bahkan sampai 34 tahun sedangkan menurut anda pada tahu 1884 belum menjadi nabi baru pada tahun 1989 baru mengubah keyakinannya. Jadi ini semua ada sangkut pautnya karena ahmadi saling bedusta ttg kenabian ghulam ahmad. Jadi kalau menurut anda baru 1889 beliau mendawakan diri sebagai Isa lalu pada tahun berapa beliau mendakwakan dirinya sebagai “nabi”?
    Kenapa jemaat yang menurut anda satu komando ternyata kenyatannya bertolak belakang?
    Jadi pertanyaannya, Andakah yg berdusta ataukah penulis buku tsb yg berdusta ataukah kedua-duanya berdusta karena menurut khalifah anda bashiruddin mahmud ahmad bahwa ghulam ahmad diaugerahi pangkat kenabian pada tahun 1901. Jadi jelas ghulam ahmad adalah nabi palsu karena kenabiannya tidak mencapai 23 tahun tetapi hanya 7 Tahun. Buku “Da’Watul Amir” Karya:Bashiruddin Mahmud Ahmad
    “Mereka itu (Rasul-Rasuk itu) tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintahNya.” (QS. Al Anbiyaa’ 27)
    Bahwasanya Rasul-Rasul tu semata-mata mengerjakan dan menyampaikan sesuatu berdasarkan perintah Allah.

    Kata Andika:

    Ngomong-ngomong yang anda buat link nya itu di copy dari buku apa, yah? Kayaknya saya baru liat apalagi yg satunya masih menggunakan tulisan jaman baheula.

    jawab:
    anda bisa melihatnya di Islamic Community Posted: Nov 11 2007, 09:56 AM
    Report Post
    . BTW memangnya anda belum pernah melihat buku ahmadiyah menggunakan ejaan lama?
    Untuk satunya buku tsb diambil dari buku “Penjelasan Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Lampiran VI, hal 2, Jemaat Ahmadiyah Indonesia, 1995)

    Kata andika

    Anda kale….😀

    jawab:
    Anda kalee yg terlalu keras kepala.

    Kata Andika:

    Mungkin karena kebodohan saya semata didalam menyampaikan bahasa tulisan sehingga berulang-ulang anda masih juga tidak bisa menangkap apa yang saya maksud dengan tulisan itu. (Robbisrohli sodri, wa yassirli amri, wah lul uqdatan min lisani, yafqohu qouli “Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku”)

    jawab:
    Bukan kesalahan dalam menyampaikannya andika tetapi karena kekerasan hati anda yg menolak bahwa hadits tsb adalah hadits maudhu’. Apa kita coba mengujinya hadits tsb dengan menggunakan Al-Qur’an?

    Kata Andika:

    sekali lagi: tgl 13 adalah malam pertama dari kemungkinan terjadinya gerhana bulan (bukan malam pertama penanggalan seperti yg dikelirukan anda) dan tanggal 28 adalah malam kedua atau malam pertengahan dari malam-malam kemungkinan terjadinya gerhana matahari (bukan malam pertengahan penanggalan seperti yang dikelirukan anda)

    jawab:
    Itu menurut penafsiran ahmadiyah yg dipenuhi hawa nafsu. Coba tolong tunjukkan pada hadits tsb bahwa tanggal 13 adalah malam pertama dan 28 adalah malam pertama?
    Lalu lailatur Qadr itu menurut anda malam pertengahan atau malam terakhir?
    pelajari ini lagi andika Gerhana Bulan & Matahari

    Kata Andika:

    Ah lagi-lagi semakin tidak nyambung….kok ada sih istilah malam pertama sebuah pernikahan “diterjemahkan” anda seperti itu…
    Rasanya diskusi tentang ini kita akhiri saja ya…toh diperpanjangpun hanya bolak-balik tanpa kesudahan diseputar itu saja.
    Trims.
    wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu

    jawab:
    Rasanya anda sendiri yg tidak nyambung dalam memberikan contoh karena menurut anda itu perkataan Rasulullah SAW yang berasal dari Allah yg anda persamakan dengan perkataan manusia biasa. Nggak nyambung andika contoh tersebut. Menurut anda perkataan Allah sama atau tidak dengan perkataan manusia biasa?
    Masalahnya juga 13 ramadhan tsb jatuh pada tanggal & bulan apa andika? Tgl 28 tsb jatuh pada tanggal & bulan apa andika?
    Tolong diingat dalam ingatan anda bahwa kejadian tsb terjadi pada bulan ramadhan berdasarkan kalender Islam dan bukan kalender masehi. Kenyataannya dalam penanggalan masehi kejadian tsb terjadi dalam bulan yg berbeda.
    pelajari ini lagi andika Gerhana Bulan & Matahari
    link ini membantah hadits yg anda kutip

    Kata Andika:

    Saya menulis “Hanya mungkin” bukan maksudnya saya ragu akan peristiwa itu. “hanya mungkin” yg saya maksud dikalimat itu kalo dibahasa sunda-kan maksudnya adalah “only possible” terjadi pada tanggal2 tersebut. Atau dengan kata lain bahwa menjadi tidak mungkin peritiwa itu terjadi diluar tanggal2 tersebut.

    jawab:
    baca ini biar anda tdk ragu-ragu baca link: Gerhana Bulan & Matahari

    Kok linknya salah ya???
    Mestinya http://irshad.org/exposed/eclipse.php
    Thanks.

  106. 107 nnn January 12, 2009 at 6:06 am

    To Mirzaiyah :

    1. Anda menggunakan hadis2 munkar & maudhu untuk melegalkan aqidah anda
    2. Anda merubah lafadz hadis gerhana sesuai dengan hawa nafsu anda dan mengatakannya “ini perkataan Rasulullah” untuk mempertahankan MGA padahal Rasulullah tidak pernah mengatakan & bermaksud demikian. Rasulullah bersabda, artinya : “Barangsiapa berdusta atas (nama)ku dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya dari Neraka”.
    3. Anda menggunakan hadis munkar kemudian merubah lafadz hadis munkar tersebut, maka jadilah hadis gerhana versi anda tersebut menjadi hadis munkar kuadrat.
    4. Anda mengambil kesimpulan sendiri dari Al-Quran dan Assunnah tanpa merujuk pemahaman Rasulullah, ijma para sahabat dan orang2 mukmin sebelumnya. Sudah menjadi maklum bahwa ijma sahabat merupakan hujjah dalam agama.

    Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa KETERANGAN-KETERANGAN (YANG JELAS) DAN PETUNJUK, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dila’nati Allah dan dila’nati (pula) oleh semua (mahluk) yang dapat mela’nati. (QS.2:159)

    Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan MENGIKUTI JALAN YANG BUKAN JALAN ORANG-ORANG MUKMIN, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali. (QS.4:115)

    Iblis sangat mencintai kebidahan kalian dan Allah biarkan kalian leluasa terhadap kesesatan yang kalian pertahankan tersebut… Hanya orang yang jahil murokkab dan taqlid buta sajalah yang tidak melihat kesesatan tersebut…

  107. 108 alif January 13, 2009 at 3:54 am

    Bukan main masih terjadi debat antara Andika dengan kang Asep, Nabi lama, NN
    Padahal terjadi perbedaan besar antara K Asep dengan Nabi lama, NN dll…
    K Asep di atas mengatakan bahwa orang-orang yang meyakini Nabi Isa masih hidup maka keyakinan tersebut bertentangan dengan qur’an..
    namun karena niat awalnya adalah menentang orang-orang ahmadi maka perbedaan besar diantara mereka itu dilupakan begitu saja..
    mungkin kata mereka boleh berkeyakinan apa saja yang penting jangan sebagai ahmadi

    oh ya mengenai hadist gerhana,
    menurut saya sih simple ajah, sudah menjadi kebiasaan para penentang ahmadi yakni kalo hadist nya mendukung HMGA maka akan dikatakan dhaif lah atau hadist lemah lah, jadi kita ahmadi harus maklumin itu…
    padahal logikanya bagaimana mungkin dikatakan dhaif kalo nubuwatannya sudah terpenuhi, karena HMGA mendakwakan diri dulu baru terjadi gerhana
    well, terlepas dari itu semua boleh dong kita balik nanya nih buat Kang Asep,
    pembaca mau bukti jugakan kalau keyakinan K Asep ini sangat kacau balau, soalnya meyakini Nabi Isa sudah wafat tapi tidak meyakini akan ada orang semisal Isa nanti di akhir zaman, nah ujung-ujungnya akan menolak hadist mutawatir (nauzubillah)
    Mungkin itu juga yang membedakan antara HMGA dengan ulama2 dahulu yang diantaranya ada yang meyakini Nabi isa sudah wafat. Walaupun para ulama dahulupun banyak yang meyakini Nabi Isa sudah wafat berdasarkan qur’an.

    K Asep, di atas anda mengatakan bahwa yang meyakini Isa masih hidup di langit itu bertentangan dengan qur’an, (saya setuju ! coba dong anda debat tuh sama si NN yang masih ngotot nabi Isa masih hidup dilangit berdasarkan cerita sahabat Isa)
    nah boleh dong balik nanya buat kang Asep nih, kalau situ juga meyakini nabi Isa sudah wafat lantas siapa dong yang menjadi nabi Isa yang akan turun nanti di akhir zaman, apakah orang mati bisa hidup kembali…??
    jawab ya, karena menurut link yang anda sodorkan tsb, turunnya nabi Isa itu berdasarkan hadist mutawatir lho..
    coba baca ini:
    (quote) :
    “Allah’s Prophet Muhammad(SAW) has informed that some major signs shall precede the occurrence of the Resurrection Day. Among them are: the Appearance of Hazrat Mahdi, emerging of Dajjal, the one-eyed impostor, and descending of Hazrat Masih Isa Bin Mariam(AS) in this world. This Tradition has been received as a Mutawatir Hadith.” (unquote)
    http://irshad.org/brochures/idmassih.php

    palin ujung-ujungnya anda akan mendhaifkan hadist mutawatir tsb. atau ngeles akan link tsb padahal link tsb dia yang ngasih lho….)
    Nah buat Andika anda jangan heran kalo Kang Asep ini sudah mendhoifkan hadist tentang gerhana, lha yang mutawatir aja sudah nggak dipercaya…
    (trus gimana dia menjalankan rukun Islam ya? seperti sholat, puasa, haji dll, soalnya penjelasan detail dan tatacaranya kan melalui hadist?)
    Aneh aja kalo masih ada orang yang menolak hadist mutawatir tapi masih meyakini hadist-hadist yang tingkatannya dibawahnya.

  108. 109 nnn January 13, 2009 at 6:29 am

    To Alif :
    Anda mengatakan : “padahal logikanya bagaimana mungkin dikatakan dhaif kalo nubuwatannya sudah terpenuhi”

    Dimana terpenuhinya bung… Coba tunjukkan kepada kami lafadz hadis yang andika bawakan itu sumbernya dari kitab hadis apa ? Ilmiahlah sedikit dalam berdiskusi bung.

    Ini saya kutipkan lagi bunyi hadisnya : “Sesungguhnya untuk Mahdi kita ada dua tanda yang belum pernah terjadi sejak saat langit dan bumi diciptakan. Gerhana bulan akan terjadi pada malam pertama hari-hari terjadi gerhana bulan dan gerhana matahari terjadi pada hari kedua (pertengahan) dari hari-hari terjadinya gerhana matahari yang kedua-duanya (gerhana bulan dan matahari) akan terjadi dibulan Ramadhan”

    Saya katakan bukan dhaif, tetapi munkar kuadrat mas… Saya sarankan kalau berdiskusi yang fokus bung & jawab pertanyaan yg benar, jangan selalu menghilang layaknya para pembangkang

  109. 110 (K) Asep January 13, 2009 at 3:06 pm

    Berbeda dalam pendapat boleh saja toh. Tapi tidak memusyrikkan satu dan yang lain. Lain dengan Ahmadi, dengan dalih Nabi Isa telah wafat maka menujukkan MGA sebagai nabi baru. Maka bagi yang tidak mengakui MGA sebagai nabi yang diutus, maka dia itu di luar Ahmadi, alias kafir. Bukan begitu Kang Alif?

    Nah, siapa yang bilang hadist tersebut dhaif. Fitnah muncul disini khan???

    Kang Alif ini pinternya muter2in logika orang tapi logika dirinya sendiri dipertanyakan.

    Sakieu heula ah…
    Nuhun.

  110. 111 alif January 14, 2009 at 4:49 am

    Kang Asep, kumaha maneh teh euy, ditanya apa jawabnya apa…
    siapa yang menjadi Nabi Isa nanti kang..
    kumaha anjeun teh, isin atuh ku nu sejen…

  111. 112 (K)Asep January 18, 2009 at 9:50 am

    Maaf sebelumnya saya memberitahukan kepada admin & pembaca lain bahwa (K)Asep pd postingan sebelum ini pd tgl 13 jan itu bukan saya tetapi orang lain yg menggunakan ID saya. Tapi itu tdk masalah selama keyakinan dia dengan saya sama.
    Selanjutnya saya jawab pertanyaan Alif

    Kata Alif:

    K Asep di atas mengatakan bahwa orang-orang yang meyakini Nabi Isa masih hidup maka keyakinan tersebut bertentangan dengan qur’an..
    namun karena niat awalnya adalah menentang orang-orang ahmadi maka perbedaan besar diantara mereka itu dilupakan begitu saja..
    mungkin kata mereka boleh berkeyakinan apa saja yang penting jangan sebagai ahmadi

    jawab:
    Kalau begitu kenapa anda meyakini ghulam ahmad kalau sebelumnya pernah MGA berkeyakinan Isa masih hidup? Pada saat ghulam ahmad berkeyakinan Isa masih hidup, ghulam ahmad sudah menyandang nabi atau tidak? Kapan ghulam ahmad mengakui dianugerahi pangkat kenabian?

    Kata Alif:

    oh ya mengenai hadist gerhana,
    menurut saya sih simple ajah, sudah menjadi kebiasaan para penentang ahmadi yakni kalo hadist nya mendukung HMGA maka akan dikatakan dhaif lah atau hadist lemah lah, jadi kita ahmadi harus maklumin itu…

    jawab:
    Itu bukan lagi dikategorikan hadits dhaif tetapi hadits maudhu’. Bagaimana mau tidak ditentang apabila ahmadiyah selalu menggunakan hadits-hadits dhaif dan maudhu’ untuk menguatkan pendakwaan ghulam ahmad. Wajar saja! namanya juga nabi palsu lif, biasanya yg dibawakan ya hadits-hadits palsu juga untuk menguatkan pendakwaannya. Pertanyaan buat anda, syarat hadits shahih itu apa? tolong anda sebutkan!
    Sangat lucu bila mengatakan hadits gerhana adalah hadist shahih sedangkan syarat hadits shahih saja tahu. Apa ada lif kedatangan Mahdi di Al-Qur’an? bisa ditunjukkan ayatnya?

    Kata Alif:

    padahal logikanya bagaimana mungkin dikatakan dhaif kalo nubuwatannya sudah terpenuhi, karena HMGA mendakwakan diri dulu baru terjadi gerhana

    jawab:
    Darimana bisa dikatakan terpenuhi sedangkan hadits yg dikutip adalah malam pertama dan malam pertengahan sedangkan gerhana yg terjadi sesudah pendakwaan ghulam ahmad terjadi pada pertengahan dan terakhir. Bagaimana pula bisa dikatakan terpenuhi sedangkan tanda-tanda itu baru muncul setelah pengakuan ghulam ahmad. Bagaimana pula bisa dikatakan terpenuhi bila gerhana tsb terjadi berulang-ulang sedangkan hadits yg dikutip andika adalah “belum pernah terjadi”.
    Sambil anda membaca data-data kedatangan gerhana pd http://irshad.org/exposed/eclipse.php saya memberikan pertanyaan kepada anda.
    1. Apa arti “BELUM PERNAH TERJADI”?
    2. Lailatul Qadr menurut anda malam terakhir ataukah malam pertengahan?

    Jangan lupa ikrar anda “Laknat Allah atas orang-orang yg berdusta”. Anda sudah sepantasnya mendapatkan laknat Allah karena telah berdusta.

    Kata Alif:

    well, terlepas dari itu semua boleh dong kita balik nanya nih buat Kang Asep,

    jawab:
    Boleh saja

    Kata Alif:

    pembaca mau bukti jugakan kalau keyakinan K Asep ini sangat kacau balau, soalnya meyakini Nabi Isa sudah wafat tapi tidak meyakini akan ada orang semisal Isa nanti di akhir zaman, nah ujung-ujungnya akan menolak hadist mutawatir (nauzubillah)

    jawab:
    Disebuah milis anda mengatakan semisal Isa tetapi alasan anda sudah banyak dibantah non ahmadi dan pada akhirnya anda bungkam seribu bahasa ttg Qs 43:57. Jawaban anda itu sudah basi yang selalu diulang-ulang. Firman Allah anda dustakan pengertiannya. Justru sayalah berkata Nudzubillahi min dzalik kepada anda yg selalu mengulang-ulang kesalahan mendustakan pengertian ayat Allah. Saya santai saja karena yg namanya ikrar anda “LAKNAT ALLAH ATAS ORANG YG BERDUSTA” akan terus selalu berjalan seiring perbuatan anda.
    Jadi yang dijadikan perumpamaan itu siapa lif? Isa ataukah orang lain? Adakah ayat tersebut menyebutkan orang selain Isa yg dijadikan perumpamaan? coba anda sebutkan pada kalimat yg mana?
    Pada QS.43:57 tertulis Isa dijadikan perumpamaan ataukah dijadikan perumpamaan sebagai Isa lif?
    Saya berikan Contoh:
    1.Alif dijadikan perumpamaan……..?
    2……….dijadikan perumpamaan sebagai alif?
    Pertanyaannya:
    A. Samakah 2 kalimat tsb lif?
    B. Pada pertanyaan pertama alif perumpaamannya sebagai apa?

    Setelah anda menjawab pertanyaan ini, tolong jawaban tsb dibandingkan dgn perkataan anda “SEMISAL ISA”.

    Pertanyaan lain:
    Pada ayat 43:57 tsb menyebut “MATSALAN ISA”/”MISAL ISA”/Orang lain dijadikan perumpamaan sebagai Isa ataukah “IBNU MARYAM MATSALAN”/”IBNU MARYAM DIJADIKAN PERUMPAMAAN” lif? silahkan dijawab.
    Para pembaca, ahmadi satu ini sengaja bedusta dgn membalik kata “IBNU MARYAM MATSALAN”(IBNU MARYAM DIJADIKAN PERUMPAMAAN) menjadi “MATSALAN ISA”(MISAL ISA) agar para pembaca yg tidak cermat akan tertipu oleh ulah mereka. Ayat Al-Qur’an mereka balik untuk memenuhi hawa nafsu mereka. Jadi lif dalam QS.43:57 tertulis “MATSALAN ISA” ataukah “IBNU MARYAM MATSALAN”?
    lihat tulisan arabnya lif:
    وَلَمَّا ضُرِبَ ابْنُ مَرْيَمَ مَثَلا إِذَا قَوْمُكَ مِنْهُ يَصِدُّونَ

    Semakin menggelikan bila Isa bani Israil dimisalkan lagi sebagai Isa. Untuk apa Isa diumpamakan lagi sebagai Isa lif kalau dirinya adalah Isa. Pada ayat 58 sudah dijelaskan perumpamaanya kan lif? Tertulis apa lif perumpamannya?
    Kalau anda katakan semisal Isa atau manusia seperti Isa yg datang berarti semisal muhammad, krishna, Masiodarbahmi tak mungkin datang kan lif. Lalu kenapa anda mengimani Ghulam Ahmad?BTW tolong jelaskan sifat-sifat ghulam ahmad yg sama dengan Isa? juga tolong jelaskan pula sifat-sifat ghulam ahmad seperti Nabi muhammad, krishna, & Masiodarbahmi?
    Disini seorang ahmadi yg bernama Alif sudah menghukum nabinya sendiri karena pernyataannya yang menegaskan ttg kedatangan misal Isa justru menghancur leburkan pengakuan ghulam ahmad bahwa dirinya adalah Muhammad, krishna & masiodarbahmi.
    Jadi lucu doktrin malah berbalik memakan tuannya sendiri yaitu MGA
    Lihat saja para pembaca pasti ujung-ujungnya juga bungkam kalau diberi pertanyaan ini. Apa tidak lucu para pembaca kalau alif mengatakan adanya semisal Isa atau manusia seperti Isa tetapi sifat-sifat ghulam ahmad seperti Isa tidak bisa dijelaskan oleh Alif. Begitupula sifat-sifat nabi muhammad, krishna, & Masiodarbahmi.
    Ayat Al-Qur’an saja diputarbalik dan didustakan yang sebenarnya tertulis “IBNU MARYAM MATSALAN”(IBNU MARYAM DIJADIKAN PERUMPAMAAN) menjadi “MATSALAN ISA” (MISAL ISA)”. Memahami bahasa sendiri saja tidak mampu malah ingin menafsirkan Al-Qur’an. Bisa tersesatlah dikau.

    Kata Alif:

    Mungkin itu juga yang membedakan antara HMGA dengan ulama2 dahulu yang diantaranya ada yang meyakini Nabi isa sudah wafat. Walaupun para ulama dahulupun banyak yang meyakini Nabi Isa sudah wafat berdasarkan qur’an.

    jawab:
    Benar termasuk Imam Malik. Tetapi kenapa ghulam ahmad malah berkeyakinan Isa hidup dilangit ketika menjadi nabi pada saat dahulu sedangkan ulama2 dahulu? Kenapa seorang nabi masih kalah pintar dibandingkan ulama? Apakah mungkin seorang nabi berkata menurut hawa nafsunya tanpa ada perintah dari Allah? Jadi kenapa anda mengimani orang seperti ghulam ahmad lif?

    QS.An Najm 3: “dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya” .

    Keyakinan ghulam ahmad Isa hidup di langit makin bertentangan dgn ayat tsb karena menurut pengakuannya ghulam ahmad adalah muhammad dan ghulam ahmad berkata isa hidup dilangit berdasarkan hawa nafsunya padahal jauh sebelum ghulam ahmad lahir wafatnya Isa sudah terbongkar oleh Al-Qur’an. Apakah tindakan MGA dgn merubah maksud dari Al-Qur’an bisa dibenarkan lif?

    Kata Alif:

    K Asep, di atas anda mengatakan bahwa yang meyakini Isa masih hidup di langit itu bertentangan dengan qur’an, (saya setuju ! coba dong anda debat tuh sama si NN yang masih ngotot nabi Isa masih hidup dilangit berdasarkan cerita sahabat Isa)

    jawab:
    Saya persilahkan anda saja yg berdebat dgn none. Sorry saja saya tidak terbiasa berdebat dengan teman seperjuangan yg melawan ahmadiyah.

    Kata Alif:

    nah boleh dong balik nanya buat kang Asep nih, kalau situ juga meyakini nabi Isa sudah wafat lantas siapa dong yang menjadi nabi Isa yang akan turun nanti di akhir zaman, apakah orang mati bisa hidup kembali…??
    jawab ya, karena menurut link yang anda sodorkan tsb, turunnya nabi Isa itu berdasarkan hadist mutawatir lho..
    coba baca ini:
    (quote) :
    “Allah’s Prophet Muhammad(SAW) has informed that some major signs shall precede the occurrence of the Resurrection Day. Among them are: the Appearance of Hazrat Mahdi, emerging of Dajjal, the one-eyed impostor, and descending of Hazrat Masih Isa Bin Mariam(AS) in this world. This Tradition has been received as a Mutawatir Hadith.” (unquote)
    http://irshad.org/brochures/idmassih.php

    jawab:
    Apa ada saya mengatakan Isa hidup kembali? Saya bukan tipe orang menambahi-nambahi firman Allah dengan mengatakan Isa telah wafat tetapi manusia seperti Isa masih tetap datang. Mana ada ayatnya. Jadi untuk apa menunggu Isa ataupun Manusia seperti Isa, muhammad, krishna & masiodarbahmi sedangkan Allah tidak pernah mengatakannya. Yang mengatakan hadits ttg kedatangan Isa adalah hadits mutawatir itu kan bukan Allah tetapi manusia biasa. Jadi untuk apa saya menuruti perkataan manusia. Apa pernah Allah mengatakan jika kita tidak ingin tersesat harus berpegang teguh pada perkataan manusia. Apakah ada Allah menyebutkan hal tsb lif?
    Jadi apakah perkataan manusia bisa membantah perkataan Allah lif?. Naudzu billahi Min Dzalik. Apa ada dalam Al-Qur’an menyebutkan kedatangan Isa terlebih lagi manusia seperti Isa, muhammad, krishna & masiodarbahmi? Andapun mengatakan hadits Isa adalah hadits mutawatir justru anda menghakimi nabi anda sendiri karena hadits yang anda yakini keshahihannya hanya menyebut Isa dan bukan manusia seperti Isa, muhammad, krishna & Masiodarbahmi. Jadi pertanyaannya saya ulang-ulang kembali, “kenapa anda mengimani ghulam ahmad kalau hanya Isa saja yg datang di akhir zaman sedangkan ghulam ahmad mengaku dirinya sebagai muhammad, krishna & Masiodarbahmi”? Apa ada hadits ttg Isa yg anda yakini menyebutkan sifatnya Isa sama dengan Muhmammad, krishna & Masiodarbahmi? coba berikan buktinya!
    Kenapa mahmud ahmad cheema didalam bukunya “khabar suka” hal18 mengatakan Nabi Muhammad mempunyai sifat seperti musa dan bukannya Isa. Padahal Ghulam Ahmad mengaku dirinya adalah muhammad. Kenapa simpang siur begini penjelasannya. Tidak mungkin kan betul kedua-duanya atau memang salah semuanya karena dalilnya tidak ada dalam Al-Qur’an.

  112. 113 (K)Asep January 18, 2009 at 9:53 am

    Kata Alif:

    palin ujung-ujungnya anda akan mendhaifkan hadist mutawatir tsb. atau ngeles akan link tsb padahal link tsb dia yang ngasih lho….)

    jawab:
    Itu bedanya saya dengan anda. Saya bukan hanya mendhaifkan hadits-hadits ttg Isa tetapi menganggapnya sebagai hadits maudhu’ karena alasannya berdasarkan Al-Qur’an sedangkan anda mengatakan mutawatir berdasarkan manusia biasa. Jadi disini unggul siapa perkataan Allah ataukah perkataan manusia biasa lif?
    Coba anda sebutkan syarat-syarat hadits mutawatir? Percuma dong anda mengatakan hadits ttg Isa adalah hadits mutawawir sedangkan syarat-syarat hadits mutawatir saja tidak tahu. Paling ujung-ujungnya bungkam.
    Anda persis seperti yg digambarkan Allah mematuhi ajaran-ajaran orang-orang alim tanpa mau sedikitpun menggunakan Al-Qur’an.
    “QS.9:31, “Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan Rahib-Rahib mereka sebagai tuhan selain Allah”.
    coba baca postingan kamu dibawah ini:
    https://denagis.wordpress.com/2008/10/16/renungan-untuk-ummat-rasulullah-saw/#comment-1488
    Alif Nopember 25, 2008 pukul 7:18 am
    Apakah menurutmu qur’an bisa ditentang oleh perkataan manusia. Apakah menurutmu Qur’an itu Cuma sebagai pajangan saja?
    Apakah kamu lebih mendengarkan perkataan-perkataan sahabatnya Isa dari pada qur’an?
    ?
    Kenapa anda mencle-mencle lif, kadang bicara A kadangpula bicara B. Bukankah anda mengatakan hadits ttg Isa adalah mutawatir berdasarkan perkataan manusia dan bukan berdasarkan Al-Qur’an. Kenapa anda tidak konskwen dgn apa yg anda ucapkan itu“Apakah menurutmu qur’an bisa ditentang oleh perkataan manusia. Apakah menurutmu Qur’an itu Cuma sebagai pajangan saja?
    Apakah kamu lebih mendengarkan perkataan-perkataan sahabatnya Isa dari pada qur’an?”.

    Jadi pertanyaan buat Alif, Apakah menurutmu qur’an bisa ditentang oleh perkataan manusia

    Kata Alif:

    Nah buat Andika anda jangan heran kalo Kang Asep ini sudah mendhoifkan hadist tentang gerhana, lha yang mutawatir aja sudah nggak dipercaya…

    jawab:
    Mutawatir koq berdasarkan perkataan manusia bukannya perkataan Allah.
    syarat-syarat Hadits mutawatir itu apa lif? paling-paling ujungnya bungkam. Apa mahdi ada dalam Al-Qur’an lif. coba berikan buktinya?
    Jadi hadits yg mutawatir itu menurut anda ttg kedatangan Isa sja kan lih bukannya kedatangan manusia seperti Isa, muhammad, krishna & Masiodarbahmi? Lalu kenapa anda mengimani ghulam ahmad kalau mengatakan hadits2 ttg Isa mutawatir sedangkan anda tidak mengatakan hadits kedatangan muhammad, krishna & masiodarbahmi mutawatir? Kenapa ucapan anda ttg hadits2 Isa adalah “mutawatir” begitu bertentangan dengan pendakwaan MGA?
    Apa sama lif antara “Isa dengan Manusia seperti Isa”?
    Samakah lif antara “Alif dengan Manusia seperti Alif”? Tolong dijawab!!
    Kenapa hadits2 ttg Isa yg anda yakini ada yg hanya menyebut “Ibnu Maryam”? Apa selama anda hidup mengenal “ibnu maryam” selain Isa bani Israil? apa ada buktinya?

  113. 114 (K)Asep January 18, 2009 at 9:54 am

    Kata Alif:

    (trus gimana dia menjalankan rukun Islam ya? seperti sholat, puasa, haji dll, soalnya penjelasan detail dan tatacaranya kan melalui hadist?)

    Memberikan contoh jawaban saja nggak nyambung dengan hadits-hadits kedatangan Isa yg tidak ada di Al-Qur’an
    Sholat, puasa, haji ada di Al-Qur’an lif. Itu merupakan akidah. Apa ada akidah kita mempercayai Isa akan datang pd akhir zaman? Apa ada dalam rukun Islam menyebutkan untuk meyakin Isa yg datang pada akhir zaman? Apa ada dalam rukun iman menyebutkan agar kita mengimani Isa yg datang pada akhir zaman? Ketahuan nggak pernah baca Al-Qur’an.

    Jika mereka bertaubat dan mendirikan “SHOLAT” dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan (QS.9:5)
    Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu “BERPUASA” sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (QS.2:183)
    Dan sempurnakanlah ibadah “HAJI” dan ‘umrah karena Allah (QS.2:196)
    Ada kan lif semuanya di Al-Qur’an. Alif, Al-Qur’an sebagai wahyu yg mengandung syariat Allah yang paling akhir merupakan pedoman yang lengkap dalam kehidupan umat manusia didunia menuju kepada kehidupan di akhirat, dan ayat-ayatnyapun pada umumnya sudah jelas pengertiannya, biasanya mendapat penjelasan dari ayat lainnya atau diterangkan secara langsung oleh Rasulullah SAW dalam bentuk sunnah ataupun melalui hadits-hadits Rasulullah SAW. Kelengkapan Al-Qur’an adalah relevant dengan keempurnaan agama Islam, sebagai agama yang diakui keuniversalannya oleh segenap kaum muslimin, bahkan oleh ahmadiyah.
    Dalam hal ini Allah SWT berfirman dalam Surat Hud ayat 1:
    “Alif laam raa, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu”.
    Disamping itu Allah juga berfirman dalam Surat Al-An’am 38:
    “…. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab…..”
    Dan dalam surat An Nahl 89, terdapat juga penjelasan dari Allah sebagai berikut:
    “…..Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri”.
    Oleh karena itu Al-Qur’an merupakan pedoman yang lengkap dan jelas dalam kehidupan umat manusia seutuhnya. Dengan demikian Al-Qur’an dapat dikatakan rahmat dari Allah karena fungsinya sebagai pedoman umat manusia dalam kehidupan duniawi dan ukhrawi.
    Jadi apa kamu masih bersikeras mengatakan hadits2 Isa adalah mutawatir karena alasannya pendapat manusia biasa bukan karena Al-Qur’an? Kalau kamu bersikeras karena alasannya manusia biasa makin nggak nyambung dengan dengan perkataanmu ini “Apakah menurutmu qur’an bisa ditentang oleh perkataan manusia. Apakah menurutmu Qur’an itu Cuma sebagai pajangan saja?
    Apakah kamu lebih mendengarkan perkataan-perkataan sahabatnya Isa dari pada qur’an?
    ?
    Saya sudah memberikan pembuktiannya melalui Al-Qur’an ttg Sholat, puasa & haji. Jadi dimana letak pertentangannya lif.
    Dari jawaban Alif diatas kita bisa mengetahui bahwa Alif sepertinya tidak tahu bahwa salah satu syarat-syarat hadits mutawatir atau hadits shahih adalah “TIDAK BERTENTANGAN DENGAN AL-QUR’AN”
    Saya tanya kepada Alif, Apakah Sholat, Puasa & Haji bertentangan dengan Al-Qur’an?
    Apakah hadits2 ttg kedatangan Isa bertentangan dengan Al-Qur’an? Kalau menurut anda “tidak bertentangan”, silahkan anda berikan buktinya di Al-Qur’an? Jangan hanya bisanya omong doang lif dengan “Hadits Isa adalah mutawatir” sedangkan memberikan satu bukti saja tidak bisa. Tolong buktinya yg bisa menguatkan pendakwaan Ghulam Ahmad.
    Sekarang coba gantian saya untuk memberikan pertanyaan ttg keyakinan anda. Coba tunjukkan di Al-Qur’an ttg kedatangan manusia seperti Isa, muhammad, krishna & masiodarbahmi? Apa anda bisa lif!!!
    Paling seperti biasa ujung-ujungnya pasti bungkam

    Nasehat saya kepada anda lif:
    “Kalau mau membuka suatu masalah itu jangan yang tidak pernah bisa kamu jawab lif daripada mendapat malu terus-menerus. Di forum tetangga saja anda pernah membawakan ttg Isa, ttg gerhana tetapi ujung-ujungnya malah dipermalukan, lebih banyak menghindar ketika diberi pertanyaan dan pada akhirnya kabur dengan meninggalkan banyak PR di forum tetangga.
    Sering-seringlah membaca Al-Qur’an lif

  114. 115 (K)Asep January 18, 2009 at 9:55 am

    Kata Alif:

    Aneh aja kalo masih ada orang yang menolak hadist mutawatir tapi masih meyakini hadist-hadist yang tingkatannya dibawahnya.

    Apakah maksud anda hadits ttg sholat, puasa dan haji? Justru hadits-hadits ttg sholat, puasa, haji tingkatannya masih diatas dibandingkan hadits-hadits kedatangan Isa yg bisa dikatakan dhaif bahkan maudhu. Hadits ttg sholat, puasa & haji tidak bertentangan dgn dgn Al-Qur’an. Justru hadits yg anda katakan mutawatir menurut perkataan manusia dan bukan perkataan Allah amat bertentangan dgn Al-Qur’an. Justru yang sebenarnya berkata aneh itu adalah saya. Anda menganggap mutlak benar perkataan manusia dan menolak perkataan Allah. Manusia koq dipertuhankan.
    Anda selalu ingat-ingat ayat dibawah ini:
    Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah. (QS.9:31)
    Aneh, Anda koq anda malah meniru perbuatan orang-orang terdahulu. Sia-sia anda bersyahadat tetapi tidak melaksanakan syahadat tsb. Syahadat itu bukan hanya dengan lisan saja tetapi harus melaksanakannya dgn perbuatan. Memangnya berhala hanya terbatas pada patung saja.

    @d3n
    untuk komentar selanjutnya saya hanya akan memoderasi komentar anda bila anda mengikuti aturan main.
    untuk jelasnya silahkan dibaca pada link berikut:
    https://denagis.wordpress.com/ingin-komentar-baca-dulu-ini/

  115. 116 ny January 19, 2009 at 5:41 am

    Quote K’Asep
    karena yg namanya ikrar anda “LAKNAT ALLAH ATAS ORANG YG BERDUSTA” akan terus selalu berjalan seiring perbuatan anda.

    jawab; adakah untungnya berdusta dalam aqidah??
    tapi selalu berkat,rahmat dan pertolongan Allah swt yg selalu muslim ahmadi dapat. ya anda bisa lihat saja factanya. di musuhi,di cemooh, dihinakan, di ancam inilah itulah. bahkan mau di bubarkan di negri ini. tapi tetap saja selamat.
    sekarang golongan muslim lainnya terus sj berperang, saling bermusuhan sesama muslim akhirnya bukan rahmat Allah yg didapat. contoh saja afganistan, pakistan, irak, palestina,bosnia dll. apakah peperangan itu rahmat?? bukan tapi laknat. Allah itu kalau melihat umatnya selalu bertengkar, bermusuhan pastilah marah. jadi harusnya umat muslim itu bersatu bukan bermusuhan.
    HARUS REALIZE DWOONG.

  116. 117 alif January 19, 2009 at 7:10 am

    Mudah diduga, pertanyaan cuma sebaris dijawab segerobak,
    tapi bukan jawaban cuma cemoohan saja, melenceng kemana-mana, bikin males bacanya, itu karena si kasep ini tidak bisa menjawab pertanyaan tsb.
    saya cuma ambil sebaris kata-kata kamu aja ya untuk di jawab, yang lain maaf saya delete, soalnya saya anggap sampah atau spam saja..
    ini pernyataan kamu itu:

    “Itu bedanya saya dengan anda. Saya bukan hanya mendhaifkan hadits-hadits ttg Isa tetapi menganggapnya sebagai hadits maudhu’ karena alasannya berdasarkan Al-Qur’an sedangkan anda mengatakan mutawatir berdasarkan manusia biasa. Jadi disini unggul siapa perkataan Allah ataukah perkataan manusia biasa lif? ”

    jawab:
    yang mengatakan hadist tsb mutawatir bukan hanya ahmadi tapi juga link anti ahmadi yang kamu berikan…
    lha kalo situ nggak percaya sama link tsb lantas ngapain ngasih referensi link tsb mengenai hadist gerhana tsb..
    gitu aja koq repot.

  117. 118 (K)Asep January 20, 2009 at 10:16 am

    Maaf ada revisi sedikit:

    Kata Alif:

    udah diduga, pertanyaan cuma sebaris dijawab segerobak,
    tapi bukan jawaban cuma cemoohan saja, melenceng kemana-mana, bikin males bacanya, itu karena si kasep ini tidak bisa menjawab pertanyaan tsb.
    saya cuma ambil sebaris kata-kata kamu aja ya untuk di jawab, yang lain maaf saya delete, soalnya saya anggap sampah atau spam saja..

    Kata Saya:
    Mudah ditebak pada akhirnya menghindar lagi dan tidak bisa menjawbnya karena pada awalnya memang dalil-dalil yg dipergunakan atas dasar dusta. Percuma membuka permasalahan dari awal lagi pada ujung-ujungnya bungkam dan mengeluarkan kata-kata kotor untuk menghindari pertanyaan yg tidak bisa dijawab.

    Kata Alif:

    yang mengatakan hadist tsb mutawatir bukan hanya ahmadi tapi juga link anti ahmadi yang kamu berikan…
    lha kalo situ nggak percaya sama link tsb lantas ngapain ngasih referensi link tsb mengenai hadist gerhana tsb..
    gitu aja koq repot.

    Kata Saya:
    Saya memberikan referensi link tersebut karena terdapat data-data terjadinya gerhana bulan & matahari. Lif Rasulullah tidak pernah salah dalam berkata ketika mendapatkan wahyu dari Allah. Jadi sungguh lucu kalau hadits itu benar-benar perkataan Rasulullah tetapi kenapa wahyu tersebut meleset. Memfintah Rasulullah SAW itu tidak perlu diulang-ulang. Apa sanggup anda mempertanggungjawabkan dosa “MemFitnah Rasulullah” tsb?
    Ujung-ujungnya masih juga bersikeras juga mengatakan “mutawatir karena alat ukurnya adalah manusia dan bukanlah Allah. Naudzubillahi min dzalik manusia dipertuhankan. Pake memaksa segala untuk mengikuti yg tertulis di link tsb. Apa cara dibenarkan untuk memaksa seseorang untuk meyakini perkataan manusia biasa dan melarang meyakini perkataan Allah. Percuma anda bersyahadat tetapi tidak melaksanakan syahadat tsb. Ternyata anda lebih memilih beriman kepada perkataan manusia dan menolak mengimani perkataan Allah. Kelihatan mencla-menclenya, kalau sebelumnya meminta none untuk berpegang pada Al-Qur’an ternyata dirinya sendiri melakukan hal yang sama.

  118. 119 Arta February 18, 2009 at 3:09 am

    tolong semuanya …! bantuin aku mikir dong kemapa bisa begini ya..
    Ahmadiah susah di bubarkan, ko aneh ya ahmadiah sudah 100 tahun tapi masih hidup & terus berkembang pesat, walaupun banyak dilarang beredar tapi malah ngetop :
    – malah jadi jemaat terbesar ada cabang di 200 negara (barat & eropa)
    – malah punya Media Dakwah yg canggih Muslim Televisi Ahmadiah (MTA).
    – Malah Terus menyebarkan Alquran dalam berbagai bahasa ke berbagai negara
    – malah punya khalifah yg terus menerus (seperti kalifah Rasidin)
    – Malah punya Mesjid di berbagai Negara
    – Malah punya Lembaga kemanusiaan & bencana Alam yg bernama Humanity Fisrt termasuk penyumbang terbesar ketika bencana alam di Aceh/sunami
    – Malah paling berani & menang debat dengan agama Kriten/katolik (ditakuti debatnya)
    – Malah santun motonya “love for all and hatred for none”
    – Malah bisa bangun mesjid tanpa harus minta2 sumbangan di jalan

    gimana cara berantasnya Ya … Cepe deh…,

    malah kita jadi pecah belah saling ngeributin ahmadiah ehh yg di ributin malah maju,
    cape lagi dehhh … jadi siapa yg sesat ya ???

    Pikir sendiri Pake Logika ( kalo males mikir … cape benget deh…)

    ada ga ya aliran agama yg bisa stop-in ahmadiah ?

    ada ga ya aliran agama Islam yg sebesar ahmadiah ?

    ayo… carikan aku info ???

    Thx

  119. 120 kevin February 20, 2009 at 2:48 am

    “ada ga ya aliran agama Islam yg sebesar ahmadiah ?

    ayo… carikan aku info ???”

    Jawab :
    Ada. Nanti jemaat tandingan yg akan dipimpin oleh Nabi Lama….he he he

  120. 121 Ane February 20, 2009 at 2:52 am

    Buat Ahmadi,
    Katakan lah kalian bersyahadat seperti Muslim lainnya, tapi masih mengakui nabi sesudah Nabi SAW. Kenapa syahadat nya ngga ditambahin aja. ‘Kan kalian percaya juga ama kenabian Mirza.

    Bilangnya Tazkirah bukan kitab suci, tapi kitab yang mengandung wahyu2 ‘suci’ yang diterima MGA, lewat mimpi.

    Katanya ngga percaya tahayul, tapi percaya kalo Jendral Zia wafat gara2 nolak Ahmadiyah. ??????

    Nah silakan simpulkan aja sendiri, Ahmadiyah itu Islam atau bukan.
    Salam,

  121. 122 hidayat February 23, 2009 at 4:38 am

    @ ane

    “Kenapa syahadat nya ngga ditambahin aja?” gitu tanya ente.

    dijawab ya:
    Ahmadiyah mempercayai bahwa TIDAK ADA seorang nabipun yang memiliki syahadat, selain Rasulullah SAW!(baik itu nabi yang datang sebelum maupun sesudah Rasulullah SAW)
    urusan tambah menambah hal yang tidak dicontohkan agama, bukanlah spesialisasi kaum Ahmadiyah, mas.Apalagi harus menambah-nambah syahadat (naudzubillah). Bagi Ahmadiyah bunyi syahadat dari dahulu, kini dan sampe dunia ini berakhir adalah hanya berbunyi: Asyhadu a(n) laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullah. Justru kaum lainlah yang melakukan itu (mungkin anda termasuk didalamnya???),hingga kalimah syahadat itupun menjadi berbunyi: “ Asyhadu a( n) laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullah, laa rasuula walaa nabiyya ba’dah“ (silahkan baca posting bang deden AHMADIYAH MENJAWAB PKS)

    ente menulis:”Bilangnya Tazkirah bukan kitab suci, tapi kitab yang mengandung wahyu2 ’suci’ yang diterima MGA, lewat mimpi.”

    jawab:
    jadi menurut logika ente wahyu suci = kitab suci, ya!?
    numpang tanya mas; “apakah hadits qudsi wahyu suci ataukah bukan?”
    kalo “iya” mestinya ente konsekwen dengan logika ente diatas dan mengatakan bahwa kitab suci ummat Islam itu ada dua, yaitu Al-Qur’an dan hadits Qudsi??????:mrgreen:

    ente juga menulis :”Katanya ngga percaya tahayul, tapi percaya kalo Jendral Zia wafat gara2 nolak Ahmadiyah. ??????”

    jawab:Zia Ul Haq tewas akibat dari mubahalah yang dilakukan dengan khalifah Ahmadiyah(lengkapnya silahkan baca http://www.forums.apakabar.ws/viewtopic.php?f=1&t=45975&start=0.

    “Nah silakan simpulkan aja sendiri, Ahmadiyah itu Islam atau bukan.” kata ente menutup komen diatas.

    Jawab:
    kesimpulanya: tentu saja Ahmadiyah itu BUKAN ISLAM seperti ISLAM yang dipersepsikan ente! Karena Ahmadiyah bukanlah kelompok Islam yang berani menambah-nambah syahadat, Ahmadiyah juga tidak mungkin pernah menganggap ayat Al-Qur’an (tentang mubahalah) sebagai tahayul!

  122. 123 Ane February 24, 2009 at 5:18 am

    Mana ada keyakinan Ahmadiyah dalam Islam, tentang nabi Mirza, seperti yang tercantum dalam hadist2 di bawah:

    Rasulullah SAW menjelaskan: “Suku Israel dipimpim oleh Nabi-nabi. Jika seorang Nabi meninggal dunia, seorang nabi lain meneruskannya. Tetapi tidak ada nabi yang akan datang sesudahku; hanya para kalifah yang akan menjadi penerusku (Bukhari, Kitab-ul-Manaqib).

    Rasulullah SAW menegaskan: “Posisiku dalam hubungan dengan nabi-nabi yang datang sebelumku dapat dijelaskan dengan contoh berikut: Seorang laki-laki mendirikan sebuah bangunan dan menghiasinya dengan keindahan yang agung, tetapi dia menyisakan sebuah lubang di sudut untuk tempat sebuah batu yang belum dipasang. Orang-orang melihat sekeliling bangunan tersebut dan mengagumi keindahannya, tetapi bertanya-tanya, kenapa ada sebuah batu yang hilang dari lubang tersebut? Aku seperti batu yang hilang itu dan aku adalah yang terakhir dalam jajaran Nabi-nabi”. (Bukhari, Kitab-ul-Manaqib).

    Rasulullah SAW menyatakan: “Allah telah memberkati aku dengan enam macam kebaikan yang tidak dinikmati Nabi-nabi terdahulu: – Aku dikaruniai keahlian berbicara yang efektif dan sempurna. – Aku diberi kemenangan kare musuh gentar menghadapiku – Harta rampasan perang dihalalkan bagiku. –
    Seluruh bumi telah dijadikan tempatku beribadah dan juga telah menjadi alat pensuci bagiku. Dengan kata lain, dalam agamaku, melakukan shalat tidak harus di suatu tempat ibadah tertentu. Shalat dapat dilakukan di manapun di atas bumi. Dan jika air tidak tersedia, ummatku diizinkan untuk berwudhu dengan tanah (Tayammum) dan membersihkan dirinya dengan tanah jika air untuk mandi langka. – Aku diutus Allah untuk menyampaikan pesan suciNYA bagi seluruh dunia. – Dan jajaran Kenabian telah mencapai akhirnya padaku (Riwayat Muslim, Tirmidhi, Ibnu Majah)

    Keyakinan Ahmadiyah seperti yang sering diajarkan, yaitu Mirza adalah bayangan Nabi Muhammad SAW dan nabi-nabi sebelumnya, jadi jelas dengan bersyahadat buat Ahmadi sekaligus mengakui Mirza sebagai Nabi. Bener, nggak??

    Buku Tazkirah buat Ahmadiyah adalah buku yang berisi wahyu suci yang diterima MGA. Jadi apa bedanya dengan Injil atau Al Quran?
    Jangan ngalor ngidul Mas.

    Cerita2 tahyul2 yang dibuat untuk menakut-nakuti pengikutnya supaya jangan keluar dari Ahmadiyah, sudah banyak diceritakan. Coba kalian ceritakan saja, kok jadi malu2.

    Yah, terserah kalo buat kalian ngerasa Islam. Tapi yang jelas, Islam sendiri tidak mengakui adanya nabi baru. Pantesnya sih ngaku agama Ahmadiyah aja, pengikut Nabi MGA. Kan beres tuh…

    Salam,

  123. 124 hidayat February 25, 2009 at 3:15 am

    Ane:Rasulullah SAW menjelaskan: “Suku Israel dipimpim oleh Nabi-nabi. Jika seorang Nabi meninggal dunia, seorang nabi lain meneruskannya. Tetapi tidak ada nabi yang akan datang sesudahku; hanya para kalifah yang akan menjadi penerusku (Bukhari, Kitab-ul-Manaqib).

    jawab:Tolong baca kalimat yang aku buat miring: simak dengan baik, tidakkah itu maknanya terbatas pada kondisi segera setelah seorang nabi wafat dan bukan untuk suatu jangka yang jauh dari masa kenabian?
    soal khalifah, siapakah yang konsisten dan saat ini punya khalifah: mpok atau Ahmadiyah????

    jawaban untuk hadits no 2: Benarkah maksud dari bunyi hadits itu harus dipahami ‘secetek’ itu? Adakah nalar sehat yang bisa menerima; seorang manusia paling sempurna — yang bila Allah tidak ciptakan beliau SAW maka Allah tidak akan pula ciptakan itu jagat raya– hanya diumpamakan sebagai satu batu bata saja dari sebuah bangunan megah????
    Ingat lho selain hadits2 yang mpok kutip masih banyak hadits lain yang mengabarkan tentang kedatangan Mahdi, tentang kedatangan “Isa”nya Muhammad saw.
    Jadi memahaminya harus menyeluruh dong, tidak parsial seperti itu.

    Menurut mpok wahyu suci=kitab suci, jadi apakah hadits qudsi itu kitab suci? Jangan ngalor ngidul mpok😀

    mengenai cerita tahyul maksudnya mpok mungkin cerita tahyul tentang Isa yang hidup ribuan tahun dilangit sana tanpa oksigen, tanpa air, tanpa makanan, tanpa seorangpun menemani (kejam bener ya Allah), tanpa menjadi pikun sehingga semua hukum alam yang telah Allah buat dan sebutkan didalam Al-Qur’an menjadi tidak berlaku???

    Ane:
    Yah, terserah kalo buat kalian ngerasa Islam. Tapi yang jelas, Islam sendiri tidak mengakui adanya nabi baru. Pantesnya sih ngaku agama Ahmadiyah aja, pengikut Nabi MGA. Kan beres tuh…

    Jawab:
    Rasulullah SAW telah “meramalkan” bahwa: Nasib umat beliau dibandingkan dengan nasib umat Yahudi adalah bagaikan sepasang sepatu, dst….

    Nah apabila umat Islam bisa menjelaskan dari kitab suci kaum Yahudi maupun Nasrani tentang khabar tentang kedatangan Rasulullah saw namun tidak demikian bagi kaum Yahudi dan Nasrani. Mereka seperti juga mpok akan mengatakan bahwa “agama kami tidak mengakui adanya nabi baru. Nabi kami adalah nabi terakhir!!!”
    Sempurna sekali ya apa yang “diramalkan” Rasulullah SAW 😀

  124. 126 Ane February 26, 2009 at 2:33 am

    Hidayat: Tolong baca kalimat yang aku buat miring: simak dengan baik, tidakkah itu maknanya terbatas pada kondisi segera setelah seorang nabi wafat dan bukan untuk suatu jangka yang jauh dari masa kenabian?
    Jawab: Yah, buat sodara memang selalu ada dalih untuk ada nabi sesudah Nabi SAW, bukan begitu? Kenapa sodara nggak ambil yang berikutnya, saya tahu pasti dalihnya nabi tanpa syariat lah dll.
    Masalah khalifah, masa Ahmadiyah aja yang punya???

    Hidayat: seorang manusia paling sempurna — yang bila Allah tidak ciptakan beliau SAW maka Allah tidak akan pula ciptakan itu jagat raya– hanya diumpamakan sebagai satu batu bata saja dari sebuah bangunan megah????
    Jawab: Itu adalah lisan Nabi SAW, dari pada lisan MGA dan ulama Ahmadiyah yang menterjemahkan Nabi SAW sebagai cincin, perhiasan, dll. ?????

    Buat Ummat Islam, wahyu Qudsi adalah penguatan dari hadist, jadi bukan kitab suci. Karena memiliki kriteria sahih, da’if dan maudu’i.
    Bandingkan dengan Tazkirahnya Ahmadiyah yang diakui oleh pengikutnya keseluruhannya sebagai wahyu suci. Alih-alih banyak kontradiksi dengan Al Quran. Nah…

    Lah… malah ngalor ngidul ke Nabi Isa AS….

    Hidayat: Mereka seperti juga mpok akan mengatakan bahwa “agama kami tidak mengakui adanya nabi baru. Nabi kami adalah nabi terakhir!!!”
    Sempurna sekali ya apa yang “diramalkan” Rasulullah SAW.
    Jawab: Betul sekali, sejumlah hadist Nabi SAW menunjukkan lisan Beliau yang menyatakan tidak ada nabi baru sesudah beliau, dibanding hadist2 yang Ahmadiyah kemukakan untuk menopang kenabian MGA. Seperti ramalan Nabi SAW tentang orang2 yang mengakui dirinya nabi baru, buat kami termasuk MGA.

  125. 127 hdyt February 28, 2009 at 1:48 am

    Ane: Yah, buat sodara memang selalu ada dalih untuk ada nabi sesudah Nabi SAW, bukan begitu? Kenapa sodara nggak ambil yang berikutnya, saya tahu pasti dalihnya nabi tanpa syariat lah dll.

    Jawab: Ahmadiyah hanya taat pada Allah dan RasulNya SAW saja, mpok bukan yang lain2. karena bukan Ahmadiyah yang mengatakan bahwa kelak akan turun Imam Mahdi dan Nabi Isa yang dikatakan Rasulullah SAW sendiri sebagai “laa mahdiyya illa Isa”

    Ane: Masalah khalifah, masa Ahmadiyah aja yang punya???

    Jawab: Terus siapa lagi yang punya, bisa mpok tunjukkan? Aku sendiri belum pernah denger tuh. Yang aku denger memang ada beberapa kali usaha untuk mendirikan khalifah oleh OKI maupun apa yang diupayakan oleh Hizbut Tahrir kini. Dimana aku meyakini bahwa -sorry to say- sampai kapanpun upaya2 untuk mendirikan khilafah semacam itu tidak akan pernah kesampaian, karena pendirian khilafah tidak bisa tergantung pada upaya manusia, yang selalu sarat dengan muatan2 kepentingan politik dan kekuasaan. Patut mpok renungkan bahwa didalam sejarah agama2 tidak ada contoh soalnya apabila ke khalifahan ujug2 berdiri tanpa diawalnya ada kenabian. Rasulullah SAW sendiri menjelaskan bahwa selama suatu kekhalifahan versi Islam telah berdiri maka selama itu pula tidak mungkin akan tegak suatu kekhalifahan versi manusia walau bagaimanapun kerasnya upaya2 untuk itu dilakukan.
    Kekhalifahan Ahmadiyah yang diawalnya ada Mahdi, insya Allah akan tegak selama dunia ini ada.
    Masya Allah sungguh sangat nikmat hidup didalam naungan sebuah khilafat.

    Ane: Itu adalah lisan Nabi SAW, dari pada lisan MGA dan ulama Ahmadiyah yang menterjemahkan Nabi SAW sebagai cincin, perhiasan, dll. ?????

    Jawab:
    Tentu saja itu lisan Rasulullah SAW namun tidaklah anda salah tangkap didalam memaknainya? masa iya seorang yang mempunyai kedudukan paling tinggi dan paling sempurna dari semua mahluk, dari semua nabi bahkan dari semua malaikat sekalipun hanya dianalogikan sebagai sebuah bata dari suatu bangunan megah? Tentu saja yang keliru bukanlah yang membuat pernyataan itu, namun orang yang memaknainya.
    Mpok, yang beliau SAW maksud dengan bata dalam kalimat itu bukanlah dirinya secara pribadi melainkan adalah syariat yang beliau bawa. Syariat yang telah diturunkan kepada nabi2 terdahulu merupakan satu gedung yang masih kekurangan. Dengan kedatangan Nabi Muhammad SAW maka sempurnalah gedung itu, sebagaimana dijelaskan Al-Qur’an suci bahwa: “hari ini Aku telah sempurnakan bagi kamu agama kamu dan Aku telah sempurnakan NikmatKu atas kamu dan Aku suka supaya Islam itu menjadi agama bagimu” (Al-Maidah:4)
    Apabila diatas mpok mengutip hadits Bukhari bahwa : “adalah kaum Israil dipimpin oleh para nabi, apabila meninggal seorang nabi maka digantikan oleh nabi lagi; tapi dibelakang aku tidak ada nabi dan yang akan ada khalifah-khalifah.

    Coba perhatikan kata: akan ada khalifah2 dalam hadits itu ditulis dalam bahasa aslinya sebagai :sayakunu khulafa. artinya adalah bahwa perkataan dibelakang atau kemudian aku yang dimaksud adalah masa yang dekat/segera setelah kewafatan beliau; karena huruf sa dalam perkataan sayakunu menunjukkan kepada masa yang dekat. Maknanya adalah setelah wafat beliau langsung tidak akan ada nabi. Tentu saja menjadi tidak tepat bila memaknai hadits ini sebagai petunjuk bahwa setelah Rasulullah SAW tidak ada lagi nabi sebabRasulullah SAW sendiri mengatakan bahwa yang dijanjikan akan datang pada akhir zaman adalah nabi (Muslim, Misykat hal 469) hadits tersebut hanya untuk menyatakan bahwa tidak akan ada nabi antara masa Rasulullah SAW dan Masa Imam Mahdi yang dijanjikan “antara aku dan ia tidak ada nabi dan ia (pasti) akan datang” (Abu Daud, Jilid II, hal 238)

    Ane:Itu adalah lisan Nabi SAW, dari pada lisan MGA dan ulama Ahmadiyah yang menterjemahkan Nabi SAW sebagai cincin, perhiasan, dll. ?????

    Jawab:Hehe emangnya lebih berharga mana cincin dan perhiasan dibandingkan dengan sebuah batu bata??? Tentu maksud Mpok Ane yang dimaksud cincin dan perhiasan itu adalah sehubungan dengan makna khatam pada ayat khataman nabiyyin, Iya kan?
    Mpok cobalah mpok cari kamus bahasa arab dan cari apa saja sih bahasa Indonesianya untuk perkataan khatam ini. Tidakkah cincin, perhiasan, stempel itupun bahasa Arabnya adalah khatam juga?
    Emang menurutku sangat lucu dengan orang2 yang memaknai kata khatam ini sebagai terakhir. Lucu karena dimaknai terakhir itu hanya sebatas terhadap kalimat khataman nabiyyin saja (sehingga ayat Al-Qur’an ini dianggap sebagai bukti bahwa Rasulullah SAW adalah nabi terakhir) tapi bila kalimat2 lain menggunakan kata khatam maka tidak dimaknai demikian.buktinya: Rasulullah SAW mengatakan bahwa Ali adalah khatamul auliya, toh orang percaya bahwa setelah beliau begitu banyak wali2 dalam Islam.
    Aku juga percaya bahwa setiap bulan Ramadhan Mpok Ane berulang kali meng khatamkan Al-Qur’an, tapi anehnya meskipun telah khatam dan menganggap khatam itu sebagai terakhir namun masih juga setelah itu mpok berulang dan berulang membaca Al-Qur’an lagi. Lah katanya sudah khatam?lah katanya khatam itu artinya terakhir? Jadi bagaimana ini? 😀
    Dalam pengertianku memang benar salah satu makna dari kata khatam itu adalah terakhir namun terakhir dari segi kesempurnaan bukan terakhir dari segi wujud. Atau kalau dalam bahasa kitanya adalah “paling top”, “paling afdol”, “paling sempurna” bukan “paling akhir” sebagaimana yang mpok yakini setengah2!

    Ane: Buat Ummat Islam, wahyu Qudsi adalah penguatan dari hadist, jadi bukan kitab suci. Karena memiliki kriteria sahih, da’if dan maudu’i.

    Jawab: oo jadi menurut anda wahyu Qudsi itu tidak suci, yah? apa iya ada Firman Allah SWT yang bisa dianggap sebagai da’if dan maudu’i?

  126. 128 dudung February 28, 2009 at 5:08 pm

    heee…heee…membaca tulisan “hdyt” saya jadi geli. Orangnya terlalu GE ER habis.
    Buka link ini http://z8.invisionfree.com/islamic/index.php?showtopic=49
    biar anda makin pintar dan tidak cepar GE ER😀
    Hadits maudhu’ khataman aulia pun dikutipnya. Ngakunya aliran yg benar tetapi kenapa aliran yg bener begini menggunakan hadits maudhu’, padahal Rasulullah pernah mengatakan yg berdusta atas namaku neraka tempatnya. Masak sih aliran yg bener tempatnya di neraka😀
    Mana mungkin aliran yg bener memfitnah Rasulullah????😀

    @d3n
    setelah komen anda yang ini dimoderasi, hari berikutnya anda menulis lagi 2 komen untuk sdr. hdyt. Sesuai ini maka komen anda itu tidak dapat saya moderasi.
    mohon maklum!

  127. 129 Ane March 2, 2009 at 3:55 am

    Hidayat:
    Ahmadiyah hanya taat pada Allah dan RasulNya SAW saja, mpok bukan yang lain2. karena bukan Ahmadiyah yang mengatakan bahwa kelak akan turun Imam Mahdi dan Nabi Isa yang dikatakan Rasulullah SAW sendiri sebagai “laa mahdiyya illa Isa”
    Jawab:
    Apa iya, Nabi Isa yang Nabi SAW sabdakan cocok dengan MGA? Apa ngga dicocok-cocokkan aja????
    Tolong direnungkan lagi….

    Hidayat:
    Kekhalifahan Ahmadiyah yang diawalnya ada Mahdi, insya Allah akan tegak selama dunia ini ada.
    Jawab:
    Selama pengikutnya bayar candah wasiat dll, Ahmadiyah tiada lain adalah aliran yang mengumpulkan dana2 ummatnya demi kesejahteraan Khalifah2nya, yang kekhalifahannya berdasarkan keturunan. Bukan begitu????

    Hidayat:
    Lah katanya sudah khatam?lah katanya khatam itu artinya terakhir? Jadi bagaimana ini?
    Jawab:
    Lucu apa laci ya????
    Jelas toh khatam Al Quran artinya selesai membaca Al Quran, ya toh???
    Pengertian khatamun nabiyyin yang sudah dimengerti oleh pengikut Nabi SAW, sudah final. Dari Khalifah Abu Bakar hingga akhir zaman.
    Apa mesti ada embel-embel nabi tanpa syariat dll. Yah, itu menjadi ajaran baru, so pasti ajaran Ahmadiyah.

    Hidayat:
    oo jadi menurut anda wahyu Qudsi itu tidak suci, yah? apa iya ada Firman Allah SWT yang bisa dianggap sebagai da’if dan maudu’i?
    Jawab:
    Mengutip Kang Alif…. ba… ta…. tsa…..

    Wassalam,

  128. 130 hidayat March 3, 2009 at 5:01 am

    untuk Pak Dudung:
    trims atas link yang Pak Dudung berikan dimana disana saya telah belajar banyak, mudah2an pula bagi yang lainnya, sehingga kebenaran Ahmadiyah ini akan semakin nampak jelas. Bilapun hadits2 mengenai khatamul aulia, ataupun khatamul muhajirin dll itu Bapak katakan sebagai maudhu’ bagi saya sudah nggak heran, karena jangankan “hanya sekedar” hadits toh ayat Al-Qur’an –pun, diluar Ahmadiyah sana tak sedikit yang dikatakan sebagai telah mansukh.
    Sekali lagi terima kasih, mudah2an hal ini menjadi amalan yang baik bagi Bapak.

    untuk Ane:
    Ane:Ahmadiyah tiada lain adalah aliran yang mengumpulkan dana2 ummatnya demi kesejahteraan Khalifah2nya, yang kekhalifahannya berdasarkan keturunan. Bukan begitu????

    Jawab: Tak perlulah mpok melakukan fitnah keji seperti itu, ingatlah Mpok, Islam mengajarkan bahwasanya fitnah itu lebih keji dari membunuh. Ingat pula nasihat Allah SWT lainnya bahwa “janganlah engkau mengatakan sesuatu yang untuk itu engkau tidak memiliki pengetahuan tentangnya, karena dst…dst..”

    Ketahuilah Mpok dana2 yang dikumpulkan Ahmadiyah tidaklah digunakan untuk keperluan seperti apa yang Mpok tuduhkan! Dana-dana yang terkumpul semua digunakan untuk tujuan2 mulia, seperti membangun pusat2 pertablighan Islam di negara2 non muslim, membangun mesjid2, menterjemahkan Al-Qur’an ke 100 bahasa dunia dan menyebarkannya, mendirikan rumah2 sakit, panti2 jompo maupun sekolah2 non komersial dinegera2 miskin dan masih banyak program2 lainnya semisal mendirikan stasiun TV yang mengudara selama 24 jam non stop dengan siaran dalam berbagai bahasa dan dapat diakses dari seluruh dunia tanpa tayangan iklan (andapun dapat mengaksesnya dari rumah anda asal punya parabola atau online-pun bisa) siaran khusus berbahasa Arab: MTA3 Al-Arabbiyya, adalah siaran yang paling ditunggu2 saat ini oleh pemirsanya dinegara2 Arab dimana mereka dapat berinteraksi secara live dan tidak sedikit warga dari negara2 Arab yang kemudian bergabung dengan Ahmadiyah hanya dari menonton tayangan itu.

    Ane, tidak benar bila khalifah dipilih berdasarkan garis keturunan (jasmani), khalifah pertama bukanlah keturunan (jasmani) dari Imam Mahdi dan bilapun khalifah2 berikutnya terpilih orang2 dari keturunan (jasmani & rohani) beliau, maka kapabilitas mereka dan kehendakNyalah yang menyebabkan mereka telah terpilih. Bukan karena faktor lain2!

    Ane:Jelas toh khatam Al Quran artinya selesai membaca Al Quran, ya toh???

    Jawab:Setelah khatam (selesai membaca) al Qur’an boleh baca lagi al-Qur’an (artinya arti kata khatam itu bukan yang terakhir). Tapi bila ada orang memahami kata khatam serupa dengan pengertian itu tapi untuk Rasulullah saw, maka dikatakanlah sesat!

  129. 131 (K)Asep March 3, 2009 at 12:07 pm

    @d3n:
    kalau Asep mau memberikan komentar, tulislah komentar yang ada hubungannya dengan posting utama, tak perlu merembet dgn berspekulasi mengenai siapa diri dari si pemberi komentar lain. Toh itu tidak ada pengaruhnya dengan materi yang sedang diperbincangkan! Bila jawaban2 dari pihak Ahmadi terkesan seragam hingga anda berkesimpulan bahwa orang itu adalah itu2 juga, itu artinya anda tidak mengerti orang Ahmadiyah.
    Ketahuilah, bahwa bila suatu pertanyaan yang sama diberikan kepada beberapa orang Ahmadi dengan latar belakang bahkan bangsa berbeda, tidak peduli orang yang anda tanya itu adalah seorang buta huruf dari pedalaman Afrika atau seorang dengan gelar keilmuan yang bejibun dari kota Mekkah, maka jawaban yang akan diberikan orang2 itu, insya Allah akan sama saja!

    Kalaupun ada pemberi komentar diblog ini yang berganti-ganti nama padahal orangnya itu2 juga, maka sayalah orangnya yang mengetahui dengan persis siapa saja mereka, bukan anda! Karena ketahuilah bahwa setiap pemberi komentar diblog ini meninggalkan jejak yang memungkinkan saya bisa melacak dari mana saja asalnya pemberi komentar itu!

    Jadi janganlah berspekulasi, jangan menuduh. Ingat disaat satu jari anda menunjuk/menuduh orang lain bukankah jari2 lainnya justru mengarah kediri anda sendiri?

  130. 132 marwan March 4, 2009 at 12:41 am

    quote:
    Setelah khatam (selesai membaca) al Qur’an boleh baca lagi al-Qur’an (artinya arti kata khatam itu bukan yang terakhir). Tapi bila ada orang memahami kata khatam serupa dengan pengertian itu tapi untuk Rasulullah saw, maka dikatakanlah sesat!

    jawab:
    Bung, perkataan kita sehari-hari tidak bisa dipersamakan dengan perkataan Allah karena Allah berbeda dengan makhluknya baik wujud, perkataan,dll (mukhalafatul lilwahawadits).
    Coba anda artikan khatam Al-Qur’an dengan cincin/materai/stempel Al-Qur’an? Apa ada artinya? tidak ada sama sekali.
    Pengertian itu dilihat dari susunan kalimatnya. Melihat penjelasan anda bahwa khatam anda akui dengan “terakhir” dengan pengertian sesuai selera & hawa nafsu anda. Setidaknya anda mengakui bahwa khatam adalah terakhir.
    Coba anda buka hadits bukhari yg dijadikan bukti bahwa khaatam adalah cincin/stempel. Apakah Rasulullah adalah sebuah cincin? Apakah anda melihat hadits bukhari bahwa Rasulullah adalah sebuah cincin? (silahkan anda crosscheck dengan surat Al-Ahzab 40 susunan kalimatnya).
    Kalau anda berani jujur pasti akan mengatakan bahwa Rasulullah bukanlah sebuah cincin/stempel karena Rasulullah justru membuat cincin untuk mengesahkan surat-suratnya.
    coba kita telusuri QS 33:40:”….Rasulullah adalah “khaatama” para nabi. Jika anda mengartikan Rasulullah adalah cincin/materai/stempel para nabi. Berarti Rasulullah adalah sebuah benda bernama cincin/materai/stempel…Naudzubillahi mindzalik. Pengertian tsb tidak nyambung sekali dengan hadits bukhari karena Rasulullah bukanlah sebuah cincin/stempel/materai. Dimana stempel/cincin pada masa Rasullullah adalah “SEBUAH ALAT/BENDA UNTUK MENGESAHKAN” SURAT YG DIBUAT RASULULLAH. Dan Rasulullah tidak pernah sama sekali mengatakan dirinya adalah sebuah cincin/stempel/meterai.

  131. 133 hidayat March 6, 2009 at 2:05 am

    Marwan:
    Bung, perkataan kita sehari-hari tidak bisa dipersamakan dengan perkataan Allah karena Allah berbeda dengan makhluknya baik wujud, perkataan,dll

    jawab:
    Bila asumsi anda benar bahwa perkataan Allah itu mempunyai makna yang berbeda dengan makna bahasa yang biasa dipakai manusia, lalu dengan cara apakah kita bisa memahami Al-Qur’an yang keseluruhannya merupakan perkataan Allah? Dengan cara apakah “Al-Qur’an ini membimbing kepada jalan yang paling lurus dan memberi khabar suka kepada orang2 mukmin yang beramal shaleh bahwa bagi mereka ada ganjaran yang besar” (bani Israil:10) kalau bahasanya saja adalah bahasa yang berbeda dengan bahasa manusia????

  132. 134 bypassss March 7, 2009 at 4:45 pm

    Bt Hidayat

    Menurut saya anda tidak memahami apa yang saya maksud.
    Anda tahu hari kiamat? hari kiamat disebut pula hari akhir. Apakah Allah pernah mengatakan kalau setelah hari kiamat/hari akhir, manusia akan terus kembali hidup didunia seperti dulu lagi? atau sesudah hari kiamat masih ada generasi baru yg hidup dibumi seperti kita rasakan dulu? tidak mungkin kan. Jadi mana mungkin kalau Allah mengatakan bahwa Rasulullah adalah penutup para nabi dan kenabian telah berakhir, Allah masih saja tetap mengutus nabi.
    Jadi Allah bila mengatakan terakhir sudah pasti itu berakhir. Tidak mungkin Allah berkata lain dengan apa yg telah diucapkannya. Berbeda dengan manusia jika mengatakan terakhir membaca Al-Qur’an bukan berarti ada larangan untuk membacanya kembali.
    Silahkan anda cari baik di Al-Qur’an maupun hadits bahwa Rasulullah adalah sebuah cincin/meterai/stempel.
    Bagaimana menurut anda ttg hari akhir? apakah kehidupan didunia sudah berakhir atau masih tetap berlanjut dengan kata lain manusia akan merasakan hidup lagi di bumi seperti dulu atau juga setelah hari akhir masih ada generasi lain hidup dibumi seperti yg kita rasakan nanti?

  133. 135 hidayat March 9, 2009 at 12:08 am

    Marwan:
    Jadi Allah bila mengatakan terakhir sudah pasti itu berakhir. Tidak mungkin Allah berkata lain dengan apa yg telah diucapkannya. Berbeda dengan manusia jika mengatakan terakhir membaca Al-Qur’an bukan berarti ada larangan untuk membacanya kembali.

    Jawab:
    Menurut pendapat saya, baik bagi Allah maupun bagi manusia suatu kata yang sama akan mempunyai makna yang sama pula. Kata “akhir” apakah itu dikatakan Allah maupun dikatakan manusia maknanya ya mesti “akhir” juga. Jadi bila makna dari khatamannabiyyin itu adalah nabi terakhir, yang setelah itu tidak ada lagi nabi, maka demikian pula mestinya berlaku dengan makna khatam al-Qur’an adalah membaca al-Qur’an yang terakhir, yang setelah itu tidak perlu membaca al-Qur’an lagi.

    Bila benar makna dari kata khatam dari ayat khatamannabiyyin itu adalah maknanya seperti apa yang anda yakini yaitu bahwa Muhammad SAW adalah nabi terakhir, yang tidak ada lagi nabi sesudahnya. Lalu apakah dengan pengertian itu tergambar kelebihan dan kehebatan dari Rasulullah SAW dibanding nabi2 lain?
    Pengertian seperti itu sama sekali tidak menyiratkan tentang keistimewaan Rasulullah SAW karena hanya bermakna beliau SAW adalah nabi yang paling ujung saja, nabi yang paling bontot, ataupun nabi dinomor penghabisan saja. Padahal anak sekolah saja tidak ada yang suka mendapatkan nomor bontot disekolahnya!

    Untung saja maksud Allah SWT tidaklah demikian.
    Adalah benar bahwa makna kata khatam adalah “terakhir” hanya saja “terakhir”nya bukan dalam pengertian bontot atau paling ujung, seperti yang anda yakini, melainkan terakhir dari segi kesempurnaan, klimaks dari suatu kesempurnaan nabi2 yang diturunkan Allah adalah beliau SAW, sehingga tidak ada seorang nabipun yang telah dan akan mencapai derajat kesempurnaan setingkat dengan derajat kesempurnaan beliau SAW.

    Rasulullah SAW adalah nabi yang terakhir (akhirul anbiyya) hanya dalam arti kata bahwa nilai dan sifat kenabian terjelma dengan se sempurna2nya dan selengkap2nya dalam diri beliau SAW.
    Al-Qur’an dengan jelas mengatakan tentang bakal diutusnya nabi2 sesudah Rasulullah SAW wafat: (7:36*, 4:70*, 17:15* dan masih banyak lagi) (note:* penomoran ayat dimulai dari ayat Bismillah)
    Rasulullah SAW sendiri jelas mempunyai tanggapan tentang berlanjutnya kenabian setelah beliau, menurut riwayat, beliau pernah bersabda “sekirangya Ibrahim (putra beliau) hidup, niscaya ia akan menjadi nabi (Majah, al-Jana’iz)

    Khatam dalam arti sebutan terakhir untuk mengambarkan kebagusan dan kesempurnaan, adalah sudah lazim dipakai seperti dalam contoh pemakaian khatam al qur’an. Disaat seorang anak mengkhatamkan al-Qur’an , adalah saat yang sangat membahagiakan bagi diri dan orang tuanya sehingga momen itupun dijadikan momen yang spesial dengan mengadakan selamatan, misalnya. Apakah setelah itu sang anak tidak akan kembali membaca al-Qur’an? Tentu tidak karena makna khatam bagi manusiapun sama seperti makna khatam versi Allah SWT, bahwa anak itu telah mencapai puncak dari sebuah pendakian mempelajari al-Qur’an. Kelak ia akan mengaji dan mengkhatamkannya lagi, namun tentu saja nilai keistimewaan bagi anak itu adalah pada saat ia mengkhatamkannya pertama kali.
    wallahu’alam

  134. 136 dudung March 9, 2009 at 12:24 am

    quote:
    karena jangankan “hanya sekedar” hadits toh ayat Al-Qur’an –pun, diluar Ahmadiyah sana tak sedikit yang dikatakan sebagai telah mansukh.

    jawab:
    Dari pendapat anda tersebut, Apakah berarti tidak ada satupun ayat Al-Qur’an yg dimansukh?

  135. 137 prisa March 9, 2009 at 5:16 pm

    Quote:
    Al-Qur’an ini membimbing kepada jalan yang paling lurus dan memberi khabar suka kepada orang2 mukmin yang beramal shaleh bahwa bagi mereka ada ganjaran yang besar” (bani Israil:10) kalau bahasanya saja adalah bahasa yang berbeda dengan bahasa manusia????

    Jawab:
    Bagaimana anda mengartikan ayat tsb jika terakhir menurut anda bukanlah terakhir? Apakah jalan yg lurus diartikan bukan jalan yang lurus seperti halnya terakhir bukanlah terakhir? Apakah ganjaran yang besar bukanlah ganjaran yang besar seperti halnya terakhir bukanlah terakhir?
    Untuk mencapai kebenaran haruslah anda melihat ayat lainnya.
    Andapun memberikan penjalasan hadits khatamul aulia dengan dalih sekenanya tanpa adanya bantahan seperti non ahmadi pada umumnya. Berikanlah penjelasan sanad hadits khatamul aulia utk pembenaran hadits tsb. Jika hanya jawaban anda seperti itu mana bisa orang mempercayainya.
    Hal lainnya juga pada hadits khatamul muhajirin, apakah sudah benar pada hadits tsb tertulis “wahai umar/ya umar”? ataukah “wahai paman/ya ammiy”?

  136. 138 hidayat March 10, 2009 at 9:32 am

    @dudung
    Ya! tak ada ayat yang diganti atau menggantikan ayat lain. Seluruh isi Al-Qur’an tidak ada yang berlawanan satu sama lain dan seluruh isi Al-Qur’an berlaku dari semenjak diturunkan hingga akhir jaman.

  137. 139 marwan March 10, 2009 at 11:08 pm

    Jawab:
    Pak Hidayat anda hanya mengutpp jawaban saya sebagian saja. Tolong dilengkapi jawabab dengan lengkap ttg hari akhir/hari kiamat.
    Pak hidayat, perbuatan di dunia tidak dapat dipersamakan dengan perkataan Allah. Apakah perbuatan manusia tsb dengan membaca sampai akhir Al-Qur’an adalah perbuatan Allah?
    Pak hidayat terakhir, terakhir bukanlah menunjukkan suatu keistimewaan. Anda sendiri mengatakan “tidak ada seorang nabipun yang telah dan akan mencapai derajat kesempurnaan setingkat dengan derajat kesempurnaan beliau SAW” atas dasar khatam Al-Qur’an.
    Saya tanya kepada anda, apakah orang yang telah mengkhatamkan Al-Qur’an pasti sudah sempurna? Apakah bacaan mereka sudah pasti sempurna baik panjang pendeknya dalam membaca Al-Qur’an?
    Apakah itu berarti hari kiamat/hari akhir itu sempurna sedangkan nantinya kehidupan didunia masih terus berlanjut jika dihubungkan dengan khatam Al-Qur’an yang anda artikan mencapai derajat kesempurnaan?
    Coba anda jawab ttg hari akhir yg dihubungkan dengan jawaban anda ttg khatam Al-Qur’an?
    Anda juga mengatakan “Dalam pengertianku memang benar salah satu makna dari kata khatam itu adalah terakhir namun terakhir dari segi kesempurnaan bukan terakhir dari segi wujud. Atau kalau dalam bahasa kitanya adalah “paling top”, “paling afdol”, “paling sempurna” bukan “paling akhir” sebagaimana yang mpok yakini setengah2!” ( Februari 28, 2009 pukul 1:48 am )
    Mungkinkah jika seseorang mengkhatamkan Al-Qur’an sedangkan bacaannya tidak baik bisa dikatakan “sempurna” atau paling sempurna, paling top, paling afdhol? tidak mungkin kan pak? ini logika pak.
    Jika anda mengatakan Rasulullah adalah paling sempurna, paling top, paling afhdol, bukankah itu juga merupakan suatu keistimewaan sedangkan anda sendiri mengatakan “Pengertian seperti itu sama sekali tidak menyiratkan tentang keistimewaan Rasulullah SAW”. Kenapa jawaban anda jadi plin-plan dalam menjawab!!!
    Paling sempurna, paling top, paling afdhol termasuk juga keistimewaan karena tidak ada yang melebihi darinya.
    Tolong anda jangan menghindar lagi dari jawaban saya ttg hari akhir.

    Quote:
    Rasulullah SAW adalah nabi yang terakhir (akhirul anbiyya) hanya dalam arti kata bahwa nilai dan sifat kenabian terjelma dengan se sempurna2nya dan selengkap2nya dalam diri beliau SAW.

    jawab:
    Jika demikian kenapa Ghulam Ahmad mengaku dirinya sebagai Nabi Muhammad (bisa dilihat di forum ini, bukunya sudah diberikan berupa link “menghapus kesalahpahaman”)?
    Kenapa anda mengimani Ghulam Ahmad jika Rasulullah dikatakan paling sempurna, paling afdhol, paling top, yang berarti tidak ada yg menyamai lagi seperti beliau SAW dengan kata tidak ada yg melebihi seperti beliau. Jika ada yg menyamai seperti beliau SAW tentunya jawaban paling top, paling sempurna, paling top kurang tepat.
    Apakah menurut anda pengakuan ghulam ahmad bahwa dirinya adalah Nabi Muhammad sudah sesuai dengan hadits-hadits yang anda yakini?

    Quote:
    Al-Qur’an dengan jelas mengatakan tentang bakal diutusnya nabi2 sesudah Rasulullah SAW wafat: (7:36*, 4:70*, 17:15* dan masih banyak lagi) (note:* penomoran ayat dimulai dari ayat Bismillah)

    jawab:
    Untuk jawaban ayat 7:35, bagaimana kita lanjutkan di forum lain karena jawabannya kemungkinan akan panjang sedangkan di forum ini hanya dibatasi oleh admin hanya satu postingan. Jika admin mengizinkan lebih dari satu postingan dan berjanji tidak akan membanned postingan diskusi anda dgn saya nantinya, saya pasti akan menjawab ayat ini. Tapi lebih baik kita lanjutkan pada forum lain.
    Untuk ayat 4:69, pembahasan sudah pernah dibahas di forum ini bahkan sampai bersambung ke forumnya jusman yang pada akhirnya ahmadi tidak sanggup menjawabnya. Jadi tidak perlu mengulang dari awal lagi apa yg pernah dibahas dan apa yg tidak bisa dijawab oleh ahmadi. Tinggal anda melanjutkan jawaban tsb.
    Untuk ayat 17:14 tidak ada sangkut pautnya ttg adanya kedatangan nabi baru
    Jadi semua ayat yg anda tunjukkan tidak menunjukkan akan datangnya nabi baru

    Quote:
    Rasulullah SAW sendiri jelas mempunyai tanggapan tentang berlanjutnya kenabian setelah beliau, menurut riwayat, beliau pernah bersabda “sekirangya Ibrahim (putra beliau) hidup, niscaya ia akan menjadi nabi (Majah, al-Jana’iz)

    jawab:
    Anda tahu kata “jika, sekiranya, jikalau, kalau” menunjukkan sesuatu hal yang belum pasti. Anda mengerti tidak dalam berbahasa. Bagaimana anda mengatakan anda meyakini akan datangnya nabi baru tetapi berdalil menggunakan sesuatu hal yg belum pasti.
    Justru hadits tsb menunjukkan tidak adanya nabi sesudah Nabi Muhammad SAW karena jika ada lagi nabi yang datang pasti Ibrahim(putra Rasulullah) yang akan menyandang sebagai nabi dan bukannya ghulam ahmad. Dan pasti ibrahimlah yang pasti anda akan akui sebagai mahdi dan isa sesuai keyakinan anda.

  138. 140 firman March 11, 2009 at 5:11 am

    Quote:
    “sekirangya Ibrahim (putra beliau) hidup, niscaya ia akan menjadi nabi”

    jawab:
    Jika ada lagi nabi tentu ibrahim tidak akan wafat dan dirinya akan menjadi nabi. Ditegaskan pula dalam hadits tsb “tidak ada lagi nabi sesudahku”.
    Hadits ini justru memperkuat tidak adanya lagi nabi sesudah Rasulullah SAW
    Saya amati hidayat kesulitan menjawab jawaban marwan ttg hari akhir dengan mengutip sebagian jawaban marwan. Bertindaklah yg fair pak hidayat. Bukan dengan cara menghindar begitu. Silahkan buka kamus bahasa indonesia, apa arti kata “terakhir”? jika sudah membuka kamusnya tolong artikan arti daripada kata “khatam Al-Qur’an”?
    Apakah artinya cincin Al-Qur’an? meterai Al-Qur’an? stempel Al-Qur’an? ataukah terakhir{bagian akhir} Al-Qur’an?

  139. 141 hidayat March 11, 2009 at 6:02 am

    beberapa catatan untuk Marwan:
    1.tidak ada istilah khatam untuk hari akhir. jadi konteksnya sangat beda.
    2.mengenai makna kata yang menurut anda tidak bisa sama bila digunakan Allah dan manusia, silahkan anda dengan pendapat anda dan saya dengan pendapat saya.
    3.mengenai seorang anak yang telah meng-khatam AL-Qur’an, terlepas dari apakah bacaannya sudah benar2 sempurna atau belum, tetap saja itu sesuatu yang sangat istimewa dan sangat spesial baginya. karena dirasa telah mencapai kesempurnaan hidup selaku seorang muslim yang salah satunya adalah mempunyai kewajiban untuk “membaca” Al-Qur’an.
    4. mengenai pengakuan pendiri Ahmadiyah jelas bukan sebagai Muhammad saw, melainkan sebagai “bayangan Muhammad saw”. Bayangan tidak pernah ada tanpa wujud aslinya, jadi apalah arti sebuah bayangan dibandingkan dengan wujud aslinya itu?
    5.mengenai pertanyaan anda:
    “Jika anda mengatakan Rasulullah adalah paling sempurna, paling top, paling afhdol, bukankah itu juga merupakan suatu keistimewaan sedangkan anda sendiri mengatakan “Pengertian seperti itu sama sekali tidak menyiratkan tentang keistimewaan Rasulullah SAW”. Kenapa jawaban anda jadi plin-plan dalam menjawab!!!”

    jawaban saya adalah:
    anda telah salah menarik/mencampur adukkan kesimpulan dua hal yang berbeda
    Saya mengatakan “Rasulullah adalah paling sempurna, paling top, paling afhdol” itu adalah untuk pengertian kami tentang makna kata khatam dari ayat khatamannabiyyin.
    Sedangkan perkataan “Pengertian seperti itu sama sekali tidak menyiratkan tentang keistimewaan Rasulullah SAW” adalah ditujukan untuk pengertian lain yang anda yakini (bahwa makna kata khatam dari ayat khatamannabiyyin adalah sebagai nabi terakhir.)
    jadi dua kesimpulan untuk dua hal yang berbeda!

    6. Mengenai pendiri Ahmadiyah, saya menyakini beliau adalah benar dengan pengakuannya, sedangkan anda meyakini sebaliknya. Jadi marilah kita “setuju” dengan perbedaan itu.
    7.komen anda yang ini mengingatkan saya kalau awalnya saya menulis komentar untuk Ane, yang saya fikir itu nama wanita, jadi saya panggil Mpok, disini anda mengutif jawaban saya untuk Ane, terkesan itu anda. Bila ternyata Ane dan Marwan itu orang yang sama dan itu laki2 (setahu saya Marwan nama laki2), saya mohon maaf karena anda pernah saya panggil sebagai Mpok.

  140. 142 dudung March 11, 2009 at 5:03 pm

    Quote:
    Ya! tak ada ayat yang diganti atau menggantikan ayat lain. Seluruh isi Al-Qur’an tidak ada yang berlawanan satu sama lain dan seluruh isi Al-Qur’an berlaku dari semenjak diturunkan hingga akhir jaman.

    jawab:
    Saya pegang kata-kata anda ini.

    “…Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini.” (QS.Maryam 26)

    Mungkinkah Maryam hidup sepanjang zaman sehingga akan selalu melihat manusia secara terus menerus? Mungkinkah Maryam hidup abadi sampai akhir jaman?

    Quote:
    seluruh isi Al-Qur’an berlaku dari semenjak diturunkan hingga akhir jaman.

    jawab:
    “Katakanlah: “Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, NABI YANG UMMI yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk.” (QS.7:158)

    Pak hidayat anda mengatakan seluruh isi Al-Qur’an berlaku hingga akhir jaman. Apa kurang jelas agar kita mengikuti NABI YG UMMI (Nabi Muhammad SAW). Lalu kenapa anda mengikuti ghulam ahmad?

  141. 143 mahmud March 12, 2009 at 3:11 am

    Bt Ahmadi,
    Silakan renungkan mengapa MGA tidak menjalankan ibadah haji, alias tidak bisa pergi ke Mekkah atau Madinah.
    Seandainya dia benar utusan Tuhannya, kenapa kah dia tidak dapat menjalankan ibadah haji…
    Malah, menyarankan ummat Ahmadiyah supaya dimakamkan di Qadyan sebagai tanah suci buat Ahmadiyah. Bukan begitu???
    Ini akidah baru yang belum pernah ada di Islam, hanya ada di ajaran Ahmadiyah…
    Wassalam,

  142. 144 marwan March 14, 2009 at 11:00 pm

    Quote:
    1.tidak ada istilah khatam untuk hari akhir. jadi konteksnya sangat beda.

    jawab:
    Apa saya pernah bilang bahwa khatam adalah hari akhir? Saya menghubungkan dengan hari akhir karena setelah akhir tidak mungkin kehidupan didunia berlangsung terus-menerus. Disini ketegasan Allah jika Allah mengatakan sesuatu telah berakhir tidak mungkin maksudnya belum berakhir. Jadi ttg hari akhir ini berkaitan erat dengan arti khaatama yg kita bahas. saya jelaskan lagi disini bahwa kata “terakhir” anggapan anda bukan terakhir. Bagaimana mungkin Allah berkata terakhir tetapi maksudnya bukan terakhir. Mungkinkah Allah berkata tidak tegas? Bagaimana manusia bisa menterjemahkan Al-Qur’an jika pengertiannya seperti yg anda maksud. Bagaimana mengartikan kafir, munafik, dll jika pengertiannya seperti yg anda maksudkan? Jadi belum tentu kafir atau belum tentu munafik, dll?
    Jadi apa maksud dari hari akhir? (menjawab pertanyaan ini koq berbelit-belit & berusaha dihindari)
    Sayapun mengatakan kepada anda bahwa istilah khatam dalam Al-Qur’an adalah Paling Top, Paling Afhdol, Paling Sempurna.
    Jadi berilah jawaban yg logis ttg “terakhir”. Apakah sudah benar metode berdalil anda dengan menggunakan rujukan perbuatan manusia dalam menafsirkan manusia?

    Quote:
    2.mengenai makna kata yang menurut anda tidak bisa sama bila digunakan Allah dan manusia, silahkan anda dengan pendapat anda dan saya dengan pendapat saya.

    jawab:
    Tolong tunjukkan kepada saya ayat yg membenarkan perbuatan manusia dijadikan rujukan dalam menafsirkan Al-Qur’an. Saya tunggu ayatnya.

    Quote:
    3.mengenai seorang anak yang telah meng-khatam AL-Qur’an, terlepas dari apakah bacaannya sudah benar2 sempurna atau belum, tetap saja itu sesuatu yang sangat istimewa dan sangat spesial baginya. karena dirasa telah mencapai kesempurnaan hidup selaku seorang muslim yang salah satunya adalah mempunyai kewajiban untuk “membaca” Al-Qur’an.

    jawab:
    Saya akui itu memang itu suatu keistimewaan tetapi bukan berarti pasti sempurna dalam membaca Al-Qur’an. Bagi saya Anda sendiri mengatakan “PALING sempurna”, “PALING top”, “PALING afdhol”, apa sih arti kata “PALING” menurut anda? silahkan buka kamus bahasa indonesia.
    Saya ulangi kembali pertanyaan saya, Tolong tunjukkan kepada saya ayat yg membenarkan perbuatan manusia dijadikan rujukan dalam menafsirkan Al-Qur’an? Jika anda tidak bisa membuktikannya, sudah dipastikan jawaban anda tertolak kebenarannya.
    Saya sudah membuktikan makna terakhir bukanlah seperti anda dgn menggunakan rujukan Al-Qur’an salah satunya hari akhir. Saya ingin tahu khaatam itu berasal dari kata apa? Jika sudah tahu asal katanya, bisa anda cari ayat mana saja. Jika kesulitan mencarinya, bisa dicari link yg diberikan dudung.

    Quote:
    4. mengenai pengakuan pendiri Ahmadiyah jelas bukan sebagai Muhammad saw, melainkan sebagai “bayangan Muhammad saw”. Bayangan tidak pernah ada tanpa wujud aslinya, jadi apalah arti sebuah bayangan dibandingkan dengan wujud aslinya itu?

    jawab:
    Artinya sifat-sifatnya serupa dgn Rasulullah SAW (bisa anda buka-buka buku “Menghapus kesalahpahaman karya Ghulam Ahmad). Linknya ada dalam forum ini. Jadi apakah hal tersebut sudah sesuai dengan hadits-hadits yang anda yakini? Adakah dalam hadits-hadits yg anda yakini menyebutkan kedatangan seseorang yg memiliki sifat-sifat Rasulullah? bisa berikan buktinya? sifat-sifat ghulam ahmad yang seperti Rasulullah seperti apa saja? toloong jelaskan.

    Quote:
    5.mengenai pertanyaan anda:
    “Jika anda mengatakan Rasulullah adalah paling sempurna, paling top, paling afhdol, bukankah itu juga merupakan suatu keistimewaan sedangkan anda sendiri mengatakan “Pengertian seperti itu sama sekali tidak menyiratkan tentang keistimewaan Rasulullah SAW”. Kenapa jawaban anda jadi plin-plan dalam menjawab!!!”

    jawaban saya adalah:
    anda telah salah menarik/mencampur adukkan kesimpulan dua hal yang berbeda
    Saya mengatakan “Rasulullah adalah paling sempurna, paling top, paling afhdol” itu adalah untuk pengertian kami tentang makna kata khatam dari ayat khatamannabiyyin.

    jawab:
    Tidak ada dalam istilah khatam diartikan paling sempurna, paling top, paling afdhol. Cari saja jika ada. Apa dengan cara mengidhafatkan? jawaban tsb sudah dibantah dalam link yg diberikan dudung.

    Quote:
    Sedangkan perkataan “Pengertian seperti itu sama sekali tidak menyiratkan tentang keistimewaan Rasulullah SAW” adalah ditujukan untuk pengertian lain yang anda yakini (bahwa makna kata khatam dari ayat khatamannabiyyin adalah sebagai nabi terakhir.)
    jadi dua kesimpulan untuk dua hal yang berbeda!

    jawab:
    Memang benar Rasulullah sebagai Nabi terakhir.

    Quote:
    6. Mengenai pendiri Ahmadiyah, saya menyakini beliau adalah benar dengan pengakuannya, sedangkan anda meyakini sebaliknya. Jadi marilah kita “setuju” dengan perbedaan itu.

    jawab:
    Bagaimana bisa setuju bila pendakwaannya tdk sesuai dengan Al-Qur’an dan hadits.
    Saya beri anda pertanyaan seperti halnya yg pernah dilakukan oleh nabi lama. Pertanyaannya singkat saja. Ghulam Ahmad selama mendakwakan diri sebagai apa saja? (pertanyaan ini akan terasa mudah utuk dijawab jika dilandasi dengan sikap yang jujur)

    Quote:
    7.komen anda yang ini mengingatkan saya kalau awalnya saya menulis komentar untuk Ane, yang saya fikir itu nama wanita, jadi saya panggil Mpok, disini anda mengutif jawaban saya untuk Ane, terkesan itu anda. Bila ternyata Ane dan Marwan itu orang yang sama dan itu laki2 (setahu saya Marwan nama laki2), saya mohon maaf karena anda pernah saya panggil sebagai Mpok.

    jawab:
    Saya bukan Ane. Saya berkata jujur (Demi Allah). Tidak ada masalah jika anda menduga-duga. Toh hanya sebatas dugaan. Dipanggil apapun bagi saya tidak ada masalah.

  143. 145 hidayat March 16, 2009 at 1:44 pm

    untuk Dudung:
    Adalah betul itu peristiwa terjadi ribuan tahun lalu, bahkan jauh sebelum kenabian Muhammad SAW. Bila memakai pola pikir anda, maka sudah barang tentu adalah suatu kesia-siaan ayat itu turun kepada Rasulullah SAW, karena percakapan antara malaikat dengan Siti Maryam itu telah terjadi dimasa kehidupan Siti Maryam. Untuk apa sesuatu yang sia-sia Allah turunkan? Tentu tidak demikian, ya akhi!
    Menurut pemahaman saya, bila pada kenyataannya kitab suci Al-Qur’an banyak memuat kisah nabi-nabi dan pengikutnya, kisah orang2 suci, kisah kaum zalim yang kesemuanya telah terjadi dimasa yang jauh sebelum masa kenabian Muhammad SAW, adalah justru dikarenakan semua hal itu berkorelasi dengan Muhammad SAW dan ummatnya.
    Semua kejahatan yang terjadi/dilakukan ummat2 terdahulu, dilakukan juga oleh ummat Rasulullah SAW. Bila ummat masa lalu ada yang melakukan kejahatan perniagaan dengan mencurangi timbangan, maka itu dilakukan pula oleh ummat Islam. Bila kaum nabi lalu melakukan kejahatan homoseksual, hal yang sama terjadi pula pada pengikut beliau SAW. Dll

    Intinya, tentu saja seluruh pelajaran dan kisah2 manusia lampau yang terkandung didalam Al-Qur’an itu adalah berlaku disepanjang jaman. bagi semua pengikut ummat Rasulullah SAW.

    Justru karena mengikuti seluruh ajaran NABI YAMG UMMI dan seluruh kalimat2Nya itulah, maka kami meyakini kebenaran pendakwaan pendiri Ahmadiyah!

    untuk Mahmud:
    Apakah anda tidak tahu, kalau untuk menjalankan ibadah haji itu ada syarat2 yang harus dipenuhi? Salah satunya adalah dari segi perjalanan yang memungkinkan? Lah bagaimana beliau bisa menjalankan ibadah haji kalau beliau dihalang2i?? apa anda tidak tahu, kalau sampai saat inipun setiap Ahmadi yang pergi menunaikan ibadah haji penuh dengan kesukaran dan bahkan tidak mungkin bisa pergi kalau ke Ahmadiyahan mereka diketahui oleh penguasa Saudi atau bahkan penguasa sebagian Negara dimana kaum Ahmadi itu tinggal???

    Bila pendiri Ahmadiyah menyediakan tanah pemakaman khusus untuk para Ahmadi, yang telah mengorbankan harta dan jiwa raganya untuk kepentingan agama, dianggap sebagai akidah baru, lalu apa bedanya dengan pekuburan khusus kaum muslimin? Apa pula bedanya dengan langkah yang dilakukan ormas yang menyiapkan pekuburan khusus untuk “para mujahid” menjelang eksekusi trio bomber bali???

    untuk Marwan:
    bila anda merasa yakin, apa yang diyakini Ahmadiyah itu tidak benar, silahkan saja anda meyakini itu, sebagaimana sayapun tetap dengan keyakinan saya.

  144. 146 marwan March 17, 2009 at 7:08 am

    Ralat:
    Sayapun mengatakan kepada anda bahwa istilah khatam dalam Al-Qur’an adalah Paling Top, Paling Afhdol, Paling Sempurna.

    menjadi:
    Sayapun mengatakan kepada anda bahwa istilah khatam tidak ada dalam Al-Qur’an adalah Paling Top, Paling Afhdol, Paling Sempurna. Silahkan anda cari di kamus bila ada.
    Saya beri pertanyaan buat anda, Apakah arti “akhirul anbiya” menurut anda?

  145. 147 mahmud March 17, 2009 at 9:33 am

    Silakan direnungkan,
    Nabi terakhir adalah suatu keistimewaan dari Nabi SAW karena:
    1. Beliau adalah nabi untuk ummat di zamannya sampai ummat manusia di hari hari akhir (qiyamah).
    2. Al Quran sebagai Wahyu Allah yang otentik yang akan selalu terpelihara sampai hari akhir (qiyamah).
    3. Ajaran Islam adalah sudah sempurna seperti tercantum dalam Al Quran. Apakah ada ajaran yang mau ditambahkan dari yang disampaikan Nabi SAW?
    Wassalam,

  146. 148 hidayat March 21, 2009 at 5:17 am

    untuk Mahmud : (maaf telat, dan mungkin kedepan saya agak sulit berinteraksi lagi disini, karena punya kesibukan baru didaerah terpencil)

    Bahwa ajaran Islam sudah sempurna dan tidak akan pernah ada lagi seorang nabipun yang akan datang membawa ajaran agama baru, sesudah Islam yang dibawa beliau SAW, adalah benar.
    Adalah benar juga bahwa kemurnian Al-Qur’an akan tetap terpelihara hingga akhir jaman.
    Namun apakah ada jaminan terhadap keyakinan, keimanan dan prilaku dari pengikut Rasulullah SAW, sebagai akan tetap pada jalan lurus seperti jalan yang diajarkan Allah dan RasulNya SAW? Kenyataannya,meskipun Islam sudah sempurna dan kemurnian Al-Qur’an tetap terpelihara namun apa yang digambarkan didalam Al-Qur’an tentang prilaku ummat2 terdahulu, itu ternyata juga menjadi prilaku sebagian ummat Rasululah SAW kini. tipu menipu didalam perniagaan, kejahatan seksual, kerakusan akan kekuasaan, menghalalkan cara untuk mencapai tujuan telah mewarnai kehidupan sebagian ummat Islam kini.
    Maka pada kondisi seperti itulah selayaknya kita memperhatikan
    Firman Allah SWT berikut ini:
    وَّاٰخَرِيْنَ مِنْهُمْ لَمَّا يَلْحَقُوْا بِهِمْ‌ؕ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ‏
    “Dan, Dia akan membangkitkannya ditengah-tengah suatu golongan lain dari antara mereka, yang belum pernah bergabung dengan mereka dan Dia lah yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana” (Al-Jum’ah ayat 3)

    Penafsiran Surah Al-Jum’ah ayat 3 “wa akharina minhum” menunjukkan bahwa Ajaran Rasulullah SAW ditujukan bukan hanya untuk bangsa Arab belaka, yang ditengah-tengah bangsa itu beliu dibangkitkan, melainkan kepada seluruh bangsa yang bukan Arab juga, dan bukan hanya kepada orang-orang sezaman dengan belau, melainkan juga kepada keturunan demi keturunan manusia yang akan datang samapai hari kiamat. Ayat ini juga merujuk kepada keadaan dimana Rasulullah SAW akan dibangkitkan atau datang kedua kalinya ( bukan reinkarnasi….) diantara kaum yang lain yang belum pernah tergabung dalam para pengikut semasa hidup beliau. Dan isyarat ini merefer kepada Tafsir ayat itu yang termuat dalam Kitab Bukhari jilid III hal 135 yang
    berbunyi sbb: “Dari Abu Hurairah r.a. berkata dia: “Adalah pada suatu hari kami sedang duduk-duduk bersama Rasulullah SAW ketika Surah Jum’ah diturunkan. Saya minta keterangan Rasulullah SAW, siapakah yang diisyaratkan oleh kata-kata “Dan ditengah-tengah suatu golongan lain antara mereka yang belum pernah bergabung dengan mereka?”.
    Salman al Farishi (Salman asal Parsi) sedang duduk diantara kami.
    Setelah saya berulang-ulang mengajukan pertanyaan itu,Rasulullah SAW meletakkan tangan beliau pada bahu Salman dan bersabda:’Bila iman telah terbang ke Bintang Suraya, seorang lelaki dari mereka ini pasti menemukkannya”…..(Bukhari jilid III, hal 135 Tafsir Surah Jum’ah).

    Hadits dari Rasulullah SAW ini menunjukkan bahwa ayat ini bisa
    dikenakan kepada seorang lelaki dari keturunan Parsi. Pada Hadits lain Rasulullah SAW menyebutkan akan datang suatu saat dimana tidak akan tinggal dalam Al-Qur’an kecuali kata-katanya dan tidak ada yang tertinggal dalam Islam selain namanya, dimana jiwa ajaran Islam sejati akan lenyap…(Baihaqi). Disaat itu akan datang Almasih yang dijanjikan itu. Kedua hadits ini dan ayat “waakharina minhum” dalam Surah Al-Jum’ah ayat 3 menunjukkan kedatangan Rasulullah SAW yang kedua kalinya dalam wujud Hazrat Masih Mau’ud as, pendiri Jamaah Ahmadiyah yang adalah dari keturunan Salman Parsi.

    Silahkan direnungkan! salam

  147. 149 marwan March 21, 2009 at 8:28 pm

    Quote:
    Dan, Dia akan membangkitkannya ditengah-tengah suatu golongan lain dari antara mereka, yang belum pernah bergabung dengan mereka dan Dia lah yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana” (Al-Jum’ah ayat 3)

    jawab:
    Membangkitkan atau ba’atsa adalah fi’il madhi. Fi’il madhi selalu menggunakan kata “telah” dan tidak menggunakan kata “akan”. Jadi Ba’tasa diartikan dengan “Telah membangkitkan/mengutus”. Tolong anda berikan penjelasan kata “ba’atsa” bisa didapatkan arti “AKAN” membangkitkan?

    Quote:
    Ayat ini juga merujuk kepada keadaan dimana Rasulullah SAW akan dibangkitkan atau datang kedua kalinya ( bukan reinkarnasi….) diantara kaum yang lain yang belum pernah tergabung dalam para pengikut semasa hidup beliau.

    jawab:
    Ayat ini tidak menunjukkan kearah itu. Pada ayat ini, Allah SWT menjelaskan bahwa kerasulan Muhammad SAW, tidaklah terbatas kepada bangsa Arab yang ada pada waktu itu, tetapi juga kepada orang-orang mukmin yang belum bergabung kepada mereka sampai Hari Kiamat, yaitu orang-orang yang datang sesudah para sahabat Nabi SAW. sampai Hari Pembalasan dari semua bangsa, seperti bangsa Persia, Romawi dan lain-lainnya.

    Quote:
    ’Bila iman telah terbang ke Bintang Suraya, seorang lelaki dari mereka ini pasti menemukkannya”…..(Bukhari jilid III, hal 135 Tafsir Surah Jum’ah).

    jawab:
    Anda tahu arti kata “bila”? kata bila adalah sesuatu hal yang belum pasti. Kenapa anda berdalil menggunakan hal-hal yang tidak pasti? Apakah benar yang tertulis pada kitab bukhari “seorang lelaki” ataukah “Beberapa orang laki-laki atau seorang laki-laki”? janganlah kita berdusta atas sesuatu.

  148. 150 insan March 24, 2009 at 1:13 am

    Bwt Admin

    Pak, Numpang promosi blog saya yg baru http://www.muhammadinsan.wordpress.com

  149. 152 ny April 3, 2009 at 5:30 am

    Quote Marwan:
    Anda tahu arti kata “bila”? kata bila adalah sesuatu hal yang belum pasti.

    Jawab;
    Ya betul belum pasti” andaikata iman tersebut belum terbang ke bintang suraya, tapi andaikata sebaliknya kalau iman tersebut sudah terbang ke bintang suraya itu maknanya bila” tersebut adalah sudah pasti. iya gak.
    Quote marwan:
    Kenapa anda berdalil menggunakan hal-hal yang tidak pasti?
    Dalil tersebut sudah sangat jelas sumbernya, dan dalil tersebut merupakan perkataan Rasulullah saw.
    kalau andaikata anda menuduh mengatakan dalil2 yg tidak pasti berarti sama saja anda meragukan perkataan Rasulullah saw. Dan satu hal, perkataan Rasulullah saw itu tidak akan pernah meleset dan akan selalu terjadi, hal ini menandakan bahwa perkataan Rasulullah saw adalah benar.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




AYO BERBELANJA DI TOKO ONLINE KAMI:

Statistik Blog

  • 216,092 hit

aku suka jalan-jalan

hidup adalah jalan-jalan. jalan-jalan adalah hidup

%d bloggers like this: