Perangkap Syaitan

2-2-170
Sesungguhnya dia (syaitan) itu, tiada lain hanya menyuruh kamu sekalian berbuat kejahatan dan kekejian, dan menyuruh kamu mengatakan tentang Allah apa-apa yang tidak kamu ketahui“. (Albaqarah : 170)

Kata assuu‘ adalah setiap kejahatan yang menutupi (menyelimuti)
manusia dalam urusan-urusan duniawi dan ukrawi, baik secara nafsiyyah (kejiwaan) maupun badaniyyah-khaarijiyyah (fisik). Sedangkan kata alfahsyaa‘ dan alfaahisyah adalah bentuk-bentuk kekejian yang sangat dari dosa-dosa, yakni kejahatan atau keburukan yang besar dalam perbuatan-perebuatan dan ucapan-ucapan. (Almufradaat).

Sungguh, ikutnya manusia kepada langkah-langkah syaitan akan menjerumuskannya kepada berbagai bentuk dan jenis keburukan-keburukan; seperti buruk sangka, bohong, kebencian, kebodohan, kemalasan, tidak mau maju, dan sombong. Demikian juga tidak adanya gairah ruhaniyah, hilangnya rasa malu, tidak bersyukur dan yang lainnya.
Segenap bentuk maksiat ini akan mencelakakan manusia itu sendiri. Kata Assuu’ benar-benar telah mengisyaratkan akan hal-hal tersebut.

Seandainya manusia tidak berusaha menjaga dan memperbaiki dirinya maka syaitan akan memasukkan manusia ke dalam rentetan-rentetan kekejian. atau kemaksiatan, yang dengan kekejian-kekejian itu ia akan mencelakakan orang-orang lainnya seperti; khiyanat, zalim, menipu, membunuh, mencuri, memaki, mencerca, menyokong kebatilan, menyogok dan lain sebagainya.
Kesemua dari kekejian itu adalah dosa-dosa yang berdampak mencelakakan orang lain.

Ketika maksiat-maksiat dan keburukan-keburukan bertambah hebat maka syaitan menyokongnya untuk menentang Allah Ta’ala dan mencabut rasa malu dari orang tersebut sehingga ia dengan merasa bebas melakukan keburukan-keburukan di depan orang-orang tanpa merasa malu; ia akan membuka mulutnya untuk mencerca perintah-perintah Allah Taala atau ia akan membuat kedustaan atas nama Allah.
Maka seolah-olah pertama-tama syaitan itu akan mendorong orang kepada hal-hal yang akan merusakkan diri orang itu, sehingga rasa malunya terus berkurang. kemudian syaitan akan mendorongnya kepada berbagai bentuk dan tingkatan kejahatan yang dapat mencelakakan orang lain selain dirinya, kemudian syaitan akan manambah keburukan kepadanya. Kemudian orang tersebut akan mulai berteriak-teriak dengan hal-hal yang bersifat merusakan kehormatan Allah Ta’ala, menghinakan ajaran-ajaran dan agama-Nya. Demikianlah syaitan mendorongnya ke dalam jahannam secara berangsur-angsur.

Sesungguhnya Syaitan tidak sekaligus menjerumuskan manusia ke dalam dosa-dosa besar, akan tetapi secara berangsur dan bertahap selangkah-demi selangkah. Pertama tama ia akan membujuk orang untuk melakukan kesalahan yang kecil, kemudian memerintahkan untuk membuang rasa malu, kemudian ia akan mendorongnya untuk berbuat dusta atas nama Allah. Jadi, syaitan bersama manusia akan memulai mengerjakan perbuatan-perbuatan dosa kecil dan kemudian pada puncaknya ia bersama pula akan mengerjakan dosa-dosa besar.

Diambil dari Attafsiirul Kabiir. Karya Khalifatul Masih II ra., jilid II, hal 238-239, diterbitkan oleh Al-Syirkatul Islamiyyah, London, 1995, terjemahan oleh Hajaruddin

3 Responses to “Perangkap Syaitan”


  1. 1 kelly February 12, 2009 at 9:53 am

    semoga terhindar dari perangkap.
    amiiiiinnn.

    @d3n
    semoga! 😀

  2. 2 roney22 February 16, 2009 at 10:52 am

    Allahummaghfir lahum warhamhum waafihi wa`fuanhum!!…………………………………………..

  3. 3 online December 30, 2009 at 11:38 am

    sangat menarik, terima kasih


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




AYO BERBELANJA DI TOKO ONLINE KAMI:

Statistik Blog

  • 226,789 hit

aku suka jalan-jalan

hidup adalah jalan-jalan. jalan-jalan adalah hidup

%d bloggers like this: