Wabah Flu Babi

corbisSeperti anda ketahui, saat ini dunia tengah digoncangkan dengan serangan wabah penyakit baru yang mematikan, yang dikenal sebagai flu babi. Penyakit tersebut dilaporkan telah merenggut nyawa ratusan orang sehingga organisasi kesehatan dunia WHO menyatakan sebagai siaga empat terhadap pandemi flu babi ini.
Siaga empat yang dimaksud adalah bahwasanya penularan penyakit ini telah terjadi antar manusia!

Flu babi adalah jenis influenza yang disebabkan oleh virus H1N1 yang sebelumnya dikenal menyerang babi. Virus flu babi yaitu H1N1 merupakan mutasi virus influenza A dan biasanya ditemukan di Asia dan Eropa. Gejala infeksi virus flu babi termasuk demam, diorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, kehilangan kesadaran, yang berakhir pada kematian.

Menurut Pusat Imunisasi dan Penyakit Pernapasan Amerika Serikat, virus H1N1 kebal terhadap obat anti flu seperti amantandine dan rimantandine. Namun zat aktif obat anti flu burung Tamiflu yaitu oseltamivir dan zat aktif obat anti influenza A, zanamivir, efektif mengatasi gejala flu babi pada manusia.

Pandemi flu babi pada manusia yang terkenal di abad ke-20 dikenal sebagai wabah flu Spanyol di tahun 1918. Di Amerika Serikat pada tahun 1976, sejumlah orang meninggal akibat terinfeksi virus H1N1. Wabah flu babi juga melanda Filipina dua tahun lalu.

Menteri Kesehatan Meksiko Jose Angel Cordova menyatakan bahwa lebih dari 1600 warganya berada dalam pengawasan intensif di rumah sakit dan sudah lebih dari 149 orang warganya meninggal dunia akibat flu babi.
Akibat dari keadaan ini, pekan lalu pemerintah Meksiko menghentikan sementara kegiatan persekolahan dan penyelenggaraan acara umum lainnya di tiga negara bagian dan distrik ibukota. Pemerintah Meksiko juga menghimbau warganya untuk tetap tinggal di rumah jika merasa sakit. Semua itu dilakukan dengan tujuan sebagai tindakan pencegahan penyebaran penyakit ini. Warga yang terpaksa keluar rumah dan menjalankan kegiatannya terlihat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung. Penutupan fasilitas umum tersebut tetap dilakukan hingga secepatnya tanggal 6 Mei, jika tidak ada peningkatan jumlah warga yang terinfeksi.

Hingga saat ini, sudah dilaporkan puluhan kasus infeksi flu babi dari berbagai penjuru dunia. Pemerintah Amerika Serikat membenarkan ditemukannya 20 kasus flu babi pada manusia, yaitu di New York City, California, Texas, dan Ohio. Sementara itu pemerintah Kanada menyatakan enam orang dicurigai terinfeksi virus H1N1. Namun semuanya tidak dirawat di rumah sakit dan keadaannya sudah membaik. Dari Kolombia dilaporkan, sembilan orang berada dalam pengawasan intensif setelah mereka tiba dari Meksiko dan menderita gejala flu. Demikian dinyatakan wakil menteri kesehatan di Bogota, Edgar Zambrano. Dari Brazil dilaporkan, seorang warganya harus dirawat di ruangan isolasi karena dicurigai terinfeksi flu babi.

Dari Eropa dan Timur Tengah dilaporkan juga ditemukan sejumlah orang dicurigai terinfeksi virus H1N1. Spanyol menyatakan sepuluh orang yang baru tiba dari Meksiko harus menjalani karantina. Dua orang di Skotlandia melapor ke rumah sakit setempat menderita gejala flu ringan setelah tiba dari Meksiko. Seorang pramugara maskapai British Airways memeriksakan diri ke rumah sakit setelah penerbangannya dari Mexico City. Setelah dites, hasilnya negatif.

Di Selandia Baru dilaporkan sekitar 50 warga dinyatakan secara sukarela mengisolasi diri di kediaman masing-masing atas imbauan pihak medis berwenang karena dicurigai terinfeksi virus H1N1. Sepuluh orang di antaranya adalah kelompok mahasiswa yang baru saja mengadakan wisata belajar di Meksiko.
Menteri Kesehatan Selandia Baru Tony Ryall mengatakan, “Sepuluh dari 13 mahasiswa itu, setelah menjalani tes, dinyatakan positif terinfeksi influenza, karena sebelumnya berada di Meksiko. Kementerian kesehatan menyatakan mereka memang belum tentu terkena flu babi, tapi kemungkinannya sangat besar. Kami akan mengetahuinya setelah hasil tes dari Melbourne tiba. Para mahasiswa itu memang dinyatakan positif terkena influenza A dan virus flu babi, yaitu H1N1 merupakan turunan dari Influenza A.”
40 warga Selandia Baru yang juga diawasi pihak medis secara intensif adalah mereka yang berada dalam penerbangan Air New Zealand dari Los Angeles ke Auckland yang tiba Sabtu lalu (25/04).

Sejumlah negara juga melakukan tindakan pencegahan penyebaran virus flu babi dengan melarang impor daging babi dari Meksiko dan Amerika Serikat dan mengadakan pemeriksaan lebih ketat di bandar udaranya. Pemerintah Cina, Thailand, Rusia, Filipina dan Indonesia sudah menyatakan larangan impor daging babi dari Meksiko.

Untuk mengantisipasi penyebaaran virus flu babi, Pemerintah Indonesia juga memperketat pengawasan terhadap wisatawan asing asal Meksiko dan Amerika Serikat yang berkunjung ke Indonesia. 10 bandara di Indonesia saat ini telah dilengkapi dengan alat thermal scanner diterminal kedatangan internasional dengan tujuan untuk mendeteksi penumpang yang bersuhu tubuh tinggi. Pemerintah Indonesia juga menghentikan impor daging babi dan akan mengadakan surveillance terhadap babi-babi di Indonesia yang jumlahnya sekitar 9 juta ekor.

Kita mengharap semoga wabah ini segera dapat diatasi dan tidak memakan korban yang banyak.
Sebagai orang beragama saya kira selayaknya pula kita menyadari bahwa semua ini mungkin saja adalah suatu peringatan atau bahkan azab dari Sang Pemilik Alam Semesta terhadap segala kelalaian dan kealfaan kita di dalam membaca tanda-tanda zaman.
wallahu ‘alam

3 Responses to “Wabah Flu Babi”


  1. 1 Hasnah April 29, 2009 at 1:03 am

    dengan serangan flu babi ini apakah kira2 akan dilakukan pembunuhan besar2an terhadap babi2 yang ada didunia? atau jangan2 ini pertanda kedatangan nabi Isa yang memang akan datang untuk membunuh babi sudah tiba?

  2. 3 Dartono April 29, 2009 at 8:09 am

    Bismillaahir rohmaanir rohiim
    Assalamu ‘alaikum wr.wb.
    Sy pribadi setuju dengan pendapat sdri Hasnah bahwa ada kemungkinan dengan serangan flu babi ini apakah akan dilakukan pembunuhan besar2an terhadap babi2 yang ada didunia?
    Belajar dari pengalaman ‘avian influenza’ flu burung yang diikuti pembakaran dan pembunuhan besar2an thd unggas baik itu berupa burung, ayam dll.

    atau jangan2 ini pertanda kedatangan nabi Isa yang memang akan datang untuk membunuh babi sudah tiba?
    Menurut penafsiran sy yg lemah ini ada beberapa makna dari khabar gaib ‘Isa bin Maryam membunuh babi2’
    Berdasarkan ayat-ayat Al-Quran Nabi Isa a.s. sudah wafat. Yang akan datang ialah orang lain dari umat Nabi Muhammad s.a.w. yg serupa keadaan jamannya, karakter pribadi dan perjuangannya dengan Nabi Isa mengingat dalam AlQuran semua nabi sudah meninggal dan Nabi2 yg dulu hanya diutus untuk bangsanya masing2 bukan seluruh dunia seperti nabi Muhammad s.a.w.

    Sebagai nabi dan rasul yg merupakan pemimpin rohani; tentu tugas utamanya membimbing umat menuju kepada Tuhan bukan kesana-kemari memburu babi2. Dengan jumlah umur yg terbatas tentu beliau tidak akan menghabiskan waktunya memberantas dan membunuh babi2 di seluruh dunia. Karenanya ia dpt dikatakan membunuh sifat-sifat kebinatangan termasuk babi2 pada orang2 yg benar2 mengikuti ajaran2nya.
    Keduanya, bisa jadi Allah menciptakan situasi dan kondisi sedemikian rupa sehingga umat manusia benci thd binatang babi2 (misalnya dengan munculnya penyakit flu babi) lalu guna pencegahan penyebarannya mereka membunuh babi2 dlam jumlah besar yg hampir membuat binatang itu punah. Dan itu terjadi pada masa kedatangan Imam Mahdi dan Isa yg akan datang tsb baik ketika ia hidup (1835-1908) atau setelahnya (jaman sekarang dst)

    Ada satu pendapat menarik dari Fahmi Pane, anggota DPR fraksi PPP dalam pesan Facebooknya kepada menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari, “Ijin sharing pendapat bu Menkes. Kalau memang virus H1N1 dan penyakit flu babi benar-benar baru, alamiah dan belum pernah diteliti, mengapa WHO dan Amerika langsung mempromosikan Tamiflu dan Relenza sebagai obatnya ? Bahkan, CDC (US Center for Disease Control and Prevention) dikabarkan Associated Press hari ini bahwa “the CDC has taken the initial step necessary for producing one (creating a seed stock of the virus)”. Semua penyakit yang beredar di negara-negara berkembang, dapat diyakini merupakan buatan negara penghasil faksin, sehingga bisnis mereka semakin besar diatas penderitaan orang lain. Teliti dan bongkar makar mereka….!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




AYO BERBELANJA DI TOKO ONLINE KAMI:

Statistik Blog

  • 219,960 hit

aku suka jalan-jalan

hidup adalah jalan-jalan. jalan-jalan adalah hidup

%d bloggers like this: