Kiprah Humanity First di Haiti

Di Haiti, 70.000 orang telah dikuburkan, sementara beberapa sumber mengindikasikan bahwa total angka kematian mungkin mendekati angka 200.000. Sampai dengan hari ke 6 paska gempa tim SAR telah berhasil menyelamatkan 70 jiwa, hanya saja harapan hidup untuk orang-orang yang masih terperangkap di bawah reruntuhan nampaknya semakin tipis. Situasi keamanannya sangat menegangkan dimana dilaporan terjadinya kerusuhan massa, penjarahan, eksekusi dan penembakan, bahkan pekerja bantuanpun telah diserang saat membagi-bagikan bantuan.

Dalam perjalanan menuju ke Port au Prince, 14 personel anggota Tim medis Humanity First berhenti di Jimani, Republik Dominika yang berbatasan dengan Haiti untuk membantu sebuah kamp medis dan mendapat tugas shift. Disini relawan HF berhasil merawat 35 pasien, 4 di antaranya dalam kondisi kritis. Ribuan warga Haiti dengan keluhan patah tulang dan luka-luka lainnya telah diangkut ke Jimani dinegara tetangganya Republik Dominika untuk mendapatkan perawatan darurat dimana tim HF telah dengan senang hati membantu mereka.

Setelah menyelesaikan tugas shift malam yang panjang di Jimani, sebelum melanjutkan perjalanan melintasi perbatasan, Tim Humanity First menyiapkan sarapan pagi dan kemudian mengumpulkan barang-barang lain yang diperlukan selagi berada di wilayah Republik Dominika yang kemungkinan besar tidak bisa didapat di Haiti. 4 kendaraan Tim HF yang membawa personel dan perbekalan berangkat konvoi bersama dengan rombongan LSM lain menuju Port au Prince dan tiba di kota tersebut pada sore hari lalu tim mendirikan base camp disana. Tim juga bekerja sama dengan PBB dan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa pekerjaannya efektif.

Tim melaporkan tentang banyaknya ketegangan didalam kota, antrian panjang di pompa bensin dengan persediaan terbatas, dimana banyak warga yang berusaha mati-matian untuk meninggalkan negara tersebut atau setidaknya pergi menjauh dari ibu kota.

Tim medis HF lainnya di Eropa dan Amerika Utara juga mempersiapkan diri untuk menyebar selama lebih dari 2 minggu untuk melakukan operasi lokal di pulau yang stabil, hal ini akan menjadi operasi bantuan bencana yang panjang. Fokusnya adalah pada dokter, paramedis dan ahli logistik. Kemungkinan untuk sementara waktu tim berikut akan membawa bantuan melalui Santiago atau Santo Domingo karena untuk sementara Bandara Port-au-Prince tidak memiliki kapasitas untuk menangani begitu banyak penerbangan dan angkutan pengirim bantuan.

Tentang Humanity First.

Humanity First adalah yayasan amal internasional yang didirikan untuk mempromosikan serta menjaga kelestarian kehidupan manusia yang bermartabat. Merupakan lembaga bantuan internasional dan agen pembangunan yang non politik dan non sektarian dan bekerja didunia termiskin dan paling rentan.

Didirikan pada tahun 1995 dan sekarang telah terdaftar beroperasi di 29 negara dengan proyek di 6 benua.

0 Responses to “Kiprah Humanity First di Haiti”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




AYO BERBELANJA DI TOKO ONLINE KAMI:

Statistik Blog

  • 215,909 hit

aku suka jalan-jalan

hidup adalah jalan-jalan. jalan-jalan adalah hidup

%d bloggers like this: