Ahmadiyah Versi MUI vs Ahmadiyah Versi Ahmadiyah

Harus diakui, di Indonesia, ada dua versi Ahmadiyah, yaitu Ahmadiyah versi MUI dan Ahmadiyah versi Ahmadiyah.

Ahmadiyah yang berkembang dalam wacana publik, 99%-nya adalah Ahmadiyah versi MUI, sisanya 1% adalah Ahmadiyah versi Ahmadiyah.

Ahmadiyah versi MUI; tidak meyakini Nabi Muhammad sebagai Nabi yang terakhir (khaataman-Nabiyyin), Kitab Sucinya bukan Al-Quran tapi Tadzkirah, Syahadatnya bukan dua kalimah tapi tiga kalimah (KH Amidhan dalam dilaog di Metro TV), naik hajinya bukan ke Mekkah tapi ke Qadian, dll.

Suatu kali dalam suatu dialog di Makassar dan Mataram, ada pengurus MUI menyatakan, kitab suci Ahmadiyah adalah Tadzkirah, “saya punya kitabnya”, katanya.

Saya tanya sama dia,” Bapak yakin Tadzkirah kitab suci Ahmadiyah?”,

dia jawab ”yakin”.

“Yakin pak, Tadzkirah kitab suci Ahmadiyah?”, saya mengulangi pertanyaan,

“yakin”, jawabanya.

“Dengar bapak-bapak”, kata saya kepada forum, “beliau pengurus MUI, bukan Ahmadiyah, yakin, percaya, Tadzkirah adalah kitab suci Ahmadiyah, dan mempropagandakanya kepada publik Tadzkirah adalah kitab suci Ahmadiyah. Saya orang Ahmadiyah, saya tidak percaya Tadzkirah kitab suci Ahmadiyah. Jika Ahmadiyah seperti yang diisukan MUI, saya tidak akan 30 tahun di Ahmadiyah, dari dulu saya keluar dari Ahmadiyah”, kata saya kepada forum.

Sepontan raut muka mereka merah padam, mereka tertunduk malu, mereka tidak mengira, saya akan berkata seperti itu.

Saya sudah lama memang mencoba dan berusaha memisahkan antara Ahmadiyah versi MUI, dan Ahmadiyah versi Ahmadiyah. Hemat saya, PR seluruh warga Ahmadi tanah air saat ini, memisahkan antara Ahmadiyah versi MUI dan Ahmadiyah versi Ahmadiyah.

Pengalaman saya di Makassar (7 tahun) dan di Lombok (3 tahun), menjelaskan Ahmadiyah versi Ahmadiyah, opini para AGH (Angrong Guruta) di Makassar, dan para TGH (Tuan Guru Haji) di Lombok, umumnya mengatakan, jika Ahmadiyah seperti ini, maka tidak ada masalah.
Memang, tidak ada masalah, kata saya kepada mereka, yang bermasalah itu adalah Ahmadiyah versi MUI.

Sampai hari ini, saya termasuk orang yang beranggapan, SKB tiga menteri tentang Ahmadiyah salah alamat. SKB itu harusnya ditujukan kepada Ahmadiyah versi MUI, bukan kepada Ahmadiyah versi Ahmadiyah.

Secara pribadi, hingga saat ini, saya termasuk orang yang menolak SKB tiga menteri itu. Alasannya jelas, karena Ahmadiyah yang saya fahami, (Ahmadiyah versi Ahmadiyah), tidak seperti yang diisukan dan berkembang dalam opini publik, yang menjadi dasar SKB itu terbit, selama ini.

Hanya karena Pengurus Besar menerima SKB itu, saya pun, sebagai Jamaah, menghormati keputusan Pengurus Besar menerima SKB itu.
Idealnya, Jemaat menolak SKB itu dan menggugat langsung Pemerintah.

Pengalaman saudara kita dari NU shalat di Mesjid Ahmadiyah menunjukan, ada PR besar kita yang harus kita selesaikan, yaitu memisahkan antara Ahmadiyah versi MUI dan Ahmadiyah versi Ahmadiyah, melalui tindakan nyata (amalan), dan ucapan (bayan-penjelasan-propaganda).

Kapan kita diam saja, dengan alasan cooling down, maka opini publik akan makin melekat, Ahmadiyah bukan Islam, sesat, dan menyesatkan, seperti yang di opinikan dan dipropagandakan MUI. Padahal, yang meyakini dan mempropagandakan Nabi Muhammad bukan Khataman-Nabiyyin adalah MUI, yang meyakini dan mempropagandakan Tadzkirah kitab suci adalah MUI, yang meyakini dan mempropagandakan syahadat tiga kalimah adalah MUI, dan yang menyakini dan mempropagandakan naik haji ke Qadian, bukan ke Mekklah, juga adalah MUI.

Puasa mengajari kita, yang hak itu hak, dan yang bathil itu adalah bathil.

Selamat berpuasa!
Salam Ramadhan!

(syaeful_uyun@yahoo.co.id)

8 Responses to “Ahmadiyah Versi MUI vs Ahmadiyah Versi Ahmadiyah”


  1. 1 neela August 25, 2010 at 11:08 pm

    bila demi menjastifikasi suatu tuduhan saja ulama sampai melakukan kebohongan, lalu apa sebenernya yg sudah terjadi dengan ulama mui itu? tidaklah ini malah akan membuat instutusi yg bernama mui itu semakin dipandang sebelah mata oleh umat Islam itu sendiri?

  2. 2 Ipung August 26, 2010 at 5:48 am

    yaah…begitulah jika ummat manusia menciptakan golongan-golongannya yang katanya paling baik dan terbaik…

  3. 3 taheer September 1, 2010 at 10:39 pm

    Cikal bakal penyesatan Ahmadiyah oleh dunia Islam adalah dimulai pada KTT negara2 Islam tahun 1974 sebagai upaya untuk mewujudkan ambisi beberapa pemimpin negara Islam untuk mendirikan/menjadi khilafah Islam. Mereka tahu bahwa tidak boleh ada 2 kekhalifahan. dengan memvonis Ahmadiyah (yg memiliki Khalifah) sebagai non Muslim maka dalam fikiran mereka jalan untuk mendirikan kekhalifahan menjadi terbuka. Lalu ditandatanganilah keputusan pe-nonmusliman Ahmadiyah ketika itu, HANYA ADAM MALIK, MENLU RI ketika itu YANG MENOLAK MENANDATANGANI.

    “… Mudah-mudahan ummat Islam memperhatikan firman Tuhan ini (an-Nahl 12) serta berikhtiar supaya konperensi2 Islam yang kelak akan dilangsungkan benar-benar mengambil keputusan2 yg memperkokoh solidaritas Islam dan bukan sebagai tempat untuk melampiaskan fanatisme” demikian kata Menlu Adam Malik dalam suatu wawancara ketika menghadiri Konperensi Negara2 islam di Kuala Lumpur baru2 ini. (harian Berita Buana 26-6-1974)

    Kemudian apa “reward” Allah atas para penandatangan itu?

    1. Anwar Sadat – president Mesir, mati ditembak oleh elit militer kepercayaannya sendiri
    2. King Faisal – raja Arab, mati ditembak keponakan
    3. Shah Iran – tumbang kerajaannya
    4. Ali Bhutto – digantung
    5. Idi Amin dari Uganda- jadi orang gila
    6. Raja Afghanistan – hancur kerajaannya.

    Sedangkan Adam Malik yang tidak ikut2an tanda tangan tetap survive dan berikutnya ia menjadi seorang Wapres.

    Bila Allah SWT memuliakan Indonesia dan Adam Malik yang menolak ikut menandatangani lalu memberi akhir yang tragis pada mereka para penggagas pe-non-Muslim-an Ahmadiyah, lalu apa makna dibalik semua itu? biarkahlah nurani kita menjawabnya secara jujur….

    Tapi lain 1974, lain pula 2010. Kini seorang SDA yg rupanya kebakaran jenggot mendengar rencana ormas kesayangannya akan dibubarkan lalu membuat isu tandingan dg ingin membubarkan Ahmadiyah sehabis lebaran (numpang tanya Pak gimana caranya tuh mengikis keyakinan orang yg sudah tertanam jauh didalam hatinya?)

    Kita lihat saja apa yang terjadi selanjutnya.
    Mudah2an Allah SWT menyelamatkan bangsa dan negara ini dari kemurkaan Allah SWT akibat ulah pemimpinnya yang nyeleheh seperti itu.

  4. 4 kyaiwaras September 2, 2010 at 3:40 am

    Well, MasyaAllah…May Allah give You barkat…Amin…Ya rabbal alamin…Great distinction-explanation, to Our Brother Muslim non Ahmadi,that Ahmadiyya is a fact, “THE TRUE MOSLEM” with the Caliph Mo’menen,…permission to share…Jazakallah.

  5. 5 Madara Ahmad September 6, 2010 at 8:52 am

    Bagus juga SDA mengeluarkan Statment seperti itu, Buat jadi contoh nantinya dan jadi pelajaran. Sepertinya tinggal Indonesia saja yang Insyaallah nanti akan diperlihatkan orang2 yang seperti Anwar Sadat, King faisal, Shah Iran, Ali Bhutto dll.

    Orang yang menentang Ahmadiyah selalu berdasarkan Fatwa MUI. Padahal mereka itu tidak tau, Fatwa itu telah mencelakali Banyak Imam Besar.

    Contohnya :

    1. Fatwa yang mengkafirkan Hadhrat Imam Husein r.a. berbunyi :
    “Bismillahirramanirrahiim”.
    ……………………., menurut saya sudah terbukti bahwa Husein bin Ali telah keluar dari agama Rasulullah Saw. (Islam) oleh karena itu wajiblah ia dihukum mati.
    Tanda tangan Qadhi,
    SYURAIH
    Note : Fatwa ini disertai stempel dan tanda tangan 100 orang Qadhi dan Mufthi (Jawahirul Kalam hal. 88 cetakan 1462 H, Ilmi Tibris, Iran)

    2. Fatwa yang ditujukan kepada Imam Malik bin Anas r.a. Akibat fatwa itu beliau disiksa dengan dicambuk 70 kali didepan khalayak ramai di kota Madinah hingga punggung beliau bermandikan darah, kemudian beliau diletakkan di atas punggung onta dan diarak keliling kota Madinah dalam keadaan bermandikan darah (Sirat Aimmah Arbiah oleh Mln. Syaid Rais Ahmad Jaffari hal. 293-294).

    3. Fatwa yang ditujukan kepada Imam Syafi’i. Akibat fatwa ulama Irak dan Mesir itu Hadhrat Imam Syafi’i dihina dan dianiaya. Beliau dibawa dari Yaman ke Bagdad dalam keadaan terbelenggu untuk dipenjarakan. Sepanjang perjalanan ribuan orang mencaci maki beliau dan meneriakan kematian beliau, sedang beliau hanya menundukan kepala (Kitab Harba’i Takfir hal. 23 cet. 2 April 1933).

    4. Fatwa kafir yang ditujukan kepada Imam Abu Hanifah. Akibat fatwa tesebut beliau disiksa dan dianiaya dengan sangat kejam sekali di dalam penjara. Akhirnya beliau diracun. Ketika efek racun itu terasa akan menyebabkan kematian, beliau segera bersujud sehingga beliau wafat dalam posisi sujud ke Hadhrat Allah swt. Lebih keji lagi, kuburan beliau digali lalu dimasukkan bangkai anjing bersama janazah beliau kemudian tempat itu dijadikan wc umum, nauzubillah (Kitab Najalisul Mukminin hal. 381, Siratun Nukman Sibli hal 63, Tarikhul Khulafa hal 141).

    5. Fatwa ulama-ulama Samarkand kepada Imam Bukhari r.a. sebagai kafir dan tidak bertuhan yang akibatnya beliau dibuang ke luar negeri.

    nah kalau sudah begitu apa masih juga mendukung pernyataan MUI yang sudah jelas2 banyak keluar FITNAH..??

    Islam hanya Milik Allah.
    Untuk SDA, semoga Allah memberikan jalan yang terbaik untuk Anda.

    Satu pertanyaan untuk SDA..
    Jika Anda (SDA) hidup di zaman Rasulullah SAW, apakah Anda(SDA) termasuk kedalam orang yang menentang Rasulullah atau yang ikut kedalam Golongan Muhammad SAW..??

  6. 6 firdaus November 2, 2010 at 3:12 pm

    Luar Biasa Buat SDA…
    Smga Ahmadiyah Semakin Terang Benderang Di Bumi Nusantara ini.
    Karena Mui pun ikut Membantu Syiar Ahmadiyah.
    Inilah Ahmadiyah Yg Didirikan Oleh Allah SWT.

  7. 7 dildaar80 November 15, 2010 at 7:42 am

    numpang lewat…

    salam kenal…

    Pa kabar pa Deden?

    @d3n
    salam kenal juga, trims😀


  1. 1 Ahmadiyah Versi MUI vs Ahmadiyah Versi Ahmadiyah - Raja Pena Trackback on October 10, 2013 at 4:37 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




AYO BERBELANJA DI TOKO ONLINE KAMI:

Statistik Blog

  • 216,092 hit

aku suka jalan-jalan

hidup adalah jalan-jalan. jalan-jalan adalah hidup

%d bloggers like this: