HADITS-HADITS TENTANG IMAM MAHDI & MASIH MAU’UD a.s YANG SUDAH SEMPURNA

I. Rasulullah s.a.w bersabda (Musnad Ahmad bin Hambal jilid III hal.37): Dari Hadhrat Abu Said Khudri r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah s.a.w bersabda : “Aku memberi kabar gembira tentang Imam Mahdi a.s yang akan dibangkitkan dalam umatku dalam keadaan bahwa pada waktu itu diantara manusia ada banyak perselisihan dan ada banyak kegoncangan maka ia akan memenuhi bumi dengan para marta dan keadilan, setelah penuh dengan ketidakadilan. Allah dan penghuni langit dan penghuni bumi akan rela kepadanya dan ia akan membagikan harta kepada semua orang dengan sama rata “.
Keterangan:
Semua orang yang percaya (dan bai’at) kepada Imam Mahdi a.s. mereka tinggal dengan keadilan dan Imam Mahdi a.s. akan membagikan banyak harta, harta itu ruhaniah yakni khazanah ilmu yang beliau sudah terangkan (berikan) dalam buku-bukunya.

Continue reading ‘HADITS-HADITS TENTANG IMAM MAHDI & MASIH MAU’UD a.s YANG SUDAH SEMPURNA’

PERINGATAN AGUNG DARI ILAHI (BERITA KESELAMATAN)

Saatnya telah tiba, di mana matahari kebenaran akan terbit dari Barat, dan Eropa akan mengenal Tuhan yang sebenarnya. Sesudah itu pintu tobat akan ditutup, karena orang-orang yang masuk akan segera masuk dengan penulh hasrat. Yang akan tinggal hanyalah orang-orang yang hatinya dari pembawaannya memang sudah tertutup, dan mereka hanya cinta kepada kegelapan, bukan kepada cahaya. Semua agama akan binasa, kecuali Islam dan semua senjata akan patah, kecuali senjata Islam yang turun dari langit, yang tidak akan patah dan tidak pula akan tumpul sebelum dihancurleburkannya segala kekuatan Dajal.

Waktunya telah dekat, dimana Tauhid Illahi yang sejati yang dapat dirasakan oleh penghuni gurun padang pasir yang lalai dari segala rupa ajaran akan tersiar ke semua negeri. Ketika itu tak akan ada lagi penebusan palsu dan tidak pula tuhan bikinan. Satu tangan saja dari Tuhan akan menggagalkan semua komplotan kekafiran tapi tidak dengan pedang atau dengan senjata melainkan dengan jalan menyinari ruh-ruh yang bersedia dengan nur Ilahi dan dengan memberikan cahaya kepada hati-hati yang bersih.

Continue reading ‘PERINGATAN AGUNG DARI ILAHI (BERITA KESELAMATAN)’

Carilah dunia yang dapat memberikan kebaikan akhirat

Ini merupakan prinsip pokok bagi seorang saleh dan bagi orang yang mengamalkan hukum Tuhan, yaitu carilah dunia, penuhilah keperluan duniawi, penuhilah keperluan istri, anak dan kewajiban berumah tangga, karena itu merupakan kewajiban kalian. Bekerja dan mencari nafkah bagi mereka adalah perlu namun jangan sampai pekerjaan dan pencarian nafkah tersebut sedemikian rupa membuat larut sehingga tidak tersisa lagi pemikiran untuk agama, malah berkutat untuk urusan duniawi semata. Jika kita harus mencari duniawi, hal itu ialah karena berdasarkan perintah Tuhan bahwa kita harus memenuhi tanggung jawab pada anak dan istri, melaksanakan kewajiban pada makhluk Allah dan harus mengkhidmati agama Allah. Jika itu yang menjadi tujuan, dunia pun akan diraih begitu juga agama.

selengkapnya:
Continue reading ‘Carilah dunia yang dapat memberikan kebaikan akhirat’

Keteladanan Para Sahabat Nabi Muhammad shallaLlahu ‘alaihi wa sallam (Manusia-Manusia Istimewa, seri 18)

“Pada 11 Nabawi bulan Rajab Hadhrat Rasulullah (saw) bertemu kembali dengan penduduk Madinah di Makkah. Beliau (saw) menanyakan silsilah keturunan yang dari jawaban mereka dapat diketahui mereka dari kabilah Khazraj yang datang dari Yatsrib (nama kota sebelum popular nama Madinah Munawwaroh). Dengan nada kasih sayang Rasulullah (saw) bersabda, ‘Apakah Anda dapat mendengarkan perkataan saya?’

Mereka menjawab, ‘Ya.’

Rasulullah (saw) duduk lalu menyeru mereka kepada Islam kemudian menjelaskan mengenai misi beliau dengan memperdengarkan beberapa ayat Al Quran. Mereka saling memandang satu sama lain dan berkata bahwa ini adalah kesempatan, jangan sampai orang Yahudi mendahului kita, setelah mengatakan itu mereka semua baiat.

Mereka semua enam orang diantaranya Abu Umamah Asad Bin Zararah (أسعد بن زرارة) dari Banu Najjar yang paling pertama membenarkan; Auf Bin Harits (عوف بن الحارث) dari Banu Najjar yang merupakan kabilah kakek Rasulullah (saw) Abdul Muthallib, dari garis ibu; Rafi Bin Malik (رافع بن مالك) dari Banu Zariq, Quthbah Bin Amir (قُطبَة بن عامر بن حديدة) dari Bani Salamah, Uqbah Bin Amir (عُقبة بن عامر بن نابي) dari Bani Haram dan Jabir Bin Abdillah Bin Ri-ab (جابر بن عبد الله) dari Bani Ubaid.

Setelah itu mereka berpisah dari Rasulullah (saw) dan ketika pergi mengatakan, “Peperangan saudara diantara kami telah membuat kami sangat lemah. Banyak sekali ketidaksepakatan diantara kami. Kami akan pergi ke Yatsrib lalu menablighi saudara-saudara kami di sana. Betapa baiknya jika Allah Ta’ala menyatukan kami lagi dengan perantaraan anda (saw) lalu kami akan siap untuk memberikan pertolongan apapun kepada Anda.”

Lalu mereka pergi dan disebabkan oleh mereka, Islam mulai menyebar di Yatsrib dan banyak orang yang memeluknya.

Selengkapnya:
Continue reading ‘Keteladanan Para Sahabat Nabi Muhammad shallaLlahu ‘alaihi wa sallam (Manusia-Manusia Istimewa, seri 18)’

AGAMA BUKAN HASIL KARYA CIPTA MANUSIA SERTA CIRI-CIRI PEMBAWA AGAMA YANG BENAR

Mengenai soal apakah agama-agama ini hasil karya cipta manusia, maka jawabnya
pasti ialah, tidaklah demikian dan, jawaban itu berdasarkan beberapa alasan. Agama-agama yang sudah berdiri mapan di dunia memperlihatkan beberapa ciri yang membedakan :
PERTAMA, Menurut semua ukuran biasa PARA PENDIRI AGAMA-AGAMA ADALAH ORANG-ORANG YANG SERBA LEMAH KEADAANNYA. Mereka tak punya kekuasaan atau wibawa. Namun demikian, mereka mengalamatkan perkataan mereka baik kepada orang-orang besar maupun kepada orang-orang kecil dan pada waktu yang tepat mereka dan para pengikut mereka naik dari kedudukan yang rendah kepada yang tinggi di dunia. Ini menunjukkan bahwa mereka ditunjang dan dibantu oleh suatu Kekuasaan yang besar.
Continue reading ‘AGAMA BUKAN HASIL KARYA CIPTA MANUSIA SERTA CIRI-CIRI PEMBAWA AGAMA YANG BENAR’

Keteladanan Para Sahabat Nabi Muhammad shallaLlahu ‘alaihi wa sallam

Dalam satu riwayat Hadhrat Anas bin Malik mendengar Hadhrat Hathib bin Abi Balta’ah mengatakan, “Ketika perang Uhud perhatian Rasulullah (saw) tertuju kepada saya dan saat itu Rasulullah (saw) tengah menderita [terluka dalam perang Uhud itu]. Sedikit waktu setelah perang usai, keadaan beliau semakin membaik. Di tangan Hadhrat Ali terdapat wadah berisi air. Dalam kondisi penderitaan itu, Rasulullah (saw) tengah membasuh wajah beliau dengan air itu.

Hathib bertanya kepada Rasul, ‘Siapa yang melakukan ini kepada tuan?’

Rasul bersabda, ‘Utbah Bin Abi Waqas telah melemparkan batu ke wajah saya.’

Saya (Hadhrat Hathib) berkata, ‘Saya telah mendengar suara teriakan di bukit yang mengatakan, “Muhammad telah terbunuh.” Setelah mendengar kabar tersebut, saya datang kemari dan saat rasanya saya tidak memiliki ruh lagi, tidak bernyawa lagi.’

Saya (Hadhrat Hathib) bertanya kepada Rasulullah (saw), ‘Dimana Utbah?’

Rasulullah (saw) mengisyarahkan ke suatu arah.”

Lalu, Hadhrat Hathib pergi menuju arah itu. Utbah tengah bersembunyi. Hathib berhasil menguasainya. Hathib menebaskan pedang memenggal kepalanya. Kemudian, potongan kepalanya (Utbah), barang-barangnya dan kudanya dibawa ke hadapan Rasulullah (saw).

Rasulullah (saw) memberikan semua barang itu kepada Hadhrat Hathib dan mendoakannya, beliau bersabda: Semoga Tuhan ridha kepadamu dan beliau bersabda dua kali.

Selengkapnya:

Continue reading ‘Keteladanan Para Sahabat Nabi Muhammad shallaLlahu ‘alaihi wa sallam’

Keteladanan Para Sahabat Nabi Muhammad shallaLlahu ‘alaihi wa sallam

Serial bahasa Para Sahabat peserta perang Badar: Hadhrat Khallad Bin Rafi az-Zurqi, Hadhrat Haritsah bin Suraqah, Hadhrat Abbad bin Bisyr, Hadhrat Sawad radhiyAllahu ‘anhum

Rujukan berdasarkan Kitab Hadits

Rujukan berdasarkan Kitab-Kitab Tarikh dan Sirah

Uraian terperinci perihal latar belakan keputusan Nabi Muhammad shallaLlahu ‘alaihi wa sallam untuk menjatuhkan perintah eksekusi mati terhadap Ka’ab ibn Asyraf, seorang keturunan Arab-Yahudi yang beragama Yahudi yang melakukan pelanggaran perjanjian dan makar terhadap umat Muslim di Madinah. Peranan Muhammad ibn Maslamah dan kawan-kawannya.

Seputar Perjanjian Hudaibiyah
Continue reading ‘Keteladanan Para Sahabat Nabi Muhammad shallaLlahu ‘alaihi wa sallam’


AYO BERBELANJA DI TOKO ONLINE KAMI:

Blog yang Saya Ikuti

Statistik Blog

  • 297,701 hit

IBX5A601C18C1153