Undangan Terbuka Untuk Mempelajari Ajaran Ahmadiyah

hmga

Penulis Fariz Abdussalam

“Manusia hanya bisa berusaha (tadbir), tetapi Allah Ta’ala yang menentukan (takdir)”

Tadbir adalah segala usaha, manajemen, atau administrasi yang dilakukan untuk menyelesaikan urusan sampai akhir. Pendapat ini didukung oleh al-Sayyid al-Sharif ‘Ali al-Jurjani (w. 816 H) dalam kitabnya al-Ta’rif. Zaidi merumuskan kembali definisi tadbir sebagai: “pertimbangan seksama intelektual atas akibat (hasil) dari sebuah urusan, kemudian diikuti dengan implementasi jika akibat tersebut adalah baik-tepat atau penolakan jika hasil diperkirakan akan buruk.”
Continue reading ‘Undangan Terbuka Untuk Mempelajari Ajaran Ahmadiyah’

Khilafah Ahmadiyah, ‘antidot’ Khilafah ISIS

Hari Jumat yang lalu kita digegerkan oleh berita sadis yang datang dari Timur Tengah, dimana terdengar kabar via Radio bahwa pasukan ISIS membakar hidup-hidup tawanan mereka. Entah apa yang ada dipikiran mereka, yang jelas sang majikan mereka yakni pendiri agama Islam sama sekali tidak pernah melakukan sesat perbuatan semacam itu. ISIS dengan Khilafah versinya semakin hari terus bertransformasi menjadi sebuah kekuatan yang anti kemanusiaan. Continue reading ‘Khilafah Ahmadiyah, ‘antidot’ Khilafah ISIS’

KESETIAAN TERBAGI

Dalam suatu pemilihan presiden Amerika dua calon bertarung di medan laga – Nixon dan Kennedy. Karena ia seorang Katolik, Kennedy disangsikan mengenai kesetiaannya kepada jabatannya sebagai presiden. Orang-orang Katolik adalah pengikut Paus dan mereka keras dalam disiplin agama. Jika kepentingan Amerika menghendaki suatu hal, sedangkan Paus (atau kepercayaan Kennedy sendiri) menghendaki yang lain apa yang akan diperbuat Kennedy? Dari dua kesetiaan yang bertabrakan itu, mana yang akan ia pilih? Apakah ia akan memilih negeri dan kedudukan tingginya? Atau apakah ia akan memilih kepercayaan Katoliknya? Apakah ia akan memainkan peranan presiden penuh seratus persen? Ataukah itu akan dikompromikannya dengan ketaatan kepada Paus?
Secara lihai Kennedy memecahkan masalah itu dan ia melepaskan diri dengan suatu jawaban sederhana. Sekiranya kedua kesetiaan itu – kepada Paus dan kepada jabatan presiden – bentrok, kata Kennedy, ia akan melepaskan jabatan presiden dan akan tetap tinggal sebagai seorang Katolik biasa (Time, 26 September 1960). Continue reading ‘KESETIAAN TERBAGI’

SEBUAH KUNJUNGAN KE SRINAGAR, KASHMIR

yesusSrinagar, tempat makam YUS ASAF atau Yesus (Nabi Isa) berada, merupakan ibu kota Kasymir. Nama lengkapnya adalah Negara Bagian Jammu dan Kasymir yang berada di barat laut India, yang darinya kini menjadi satu bagian. Kasymir meliputi kira-kira 86.000 mil persegi dan sebagian besar terdiri atas pegunungan dan dataran tinggi Himalaya. Lembah Kasymir, yang melaluinya mengalir sungai Jehlam merupakan lahan yang subur. Sebelah selatan Kasymir adalah India dan Pakistan ada di sebelah barat daya. Itu berbatasan dengan Afghanistan di sebelah barat laut, negeri China kawasan Sinkiang ada di sebelah utara dan Tibet di sebelah timur. Continue reading ‘SEBUAH KUNJUNGAN KE SRINAGAR, KASHMIR’

FALSAFAH KEBANGKITAN AGAMA

Setiap Muslim, tanpa memandang golongan, mengimani Keesaan Tuhan dan kenabian Nabi Suci Muhammad(s.a.w.). Setiap Muslim mengimani bahwa Islam adalah agama terakhir bagi keselamatan umat manusia. Semua Muslim mengimani bahwa Islam akan terus memenuhi segala keperluan ruhani manusia hingga Hari Kiamat. Semua Muslim mengimani bahwa Syariat yang diwahyukan melalui Nabi Suci Muhammad(s.a.w.) adalah tak dapat berubah dan bahwa Al-Qur-an adalah tak dapat dicampur tangani dan tak dapat berubah bahkan hingga pada titik atau noktahnya. Orang-orang Muslim semuanya dinaungi keyakinan bahwa pendakwaan Nabi Suci Muhammad(s.a.w.) mempunyai keabsahan dan kewenangan hingga akhir umat manusia. Orang-orang Muslim dari setiap golongan beriman bahwa hanya melalui ikatan dengan Nabi Suci Muhammad(s.a.w.) maka cahaya kebenaran abadi boleh didapatkan. Segi-segi keyakinan yang mendasar ini dipunyai oleh semua orang Muslim tanpa kecuali. Continue reading ‘FALSAFAH KEBANGKITAN AGAMA’

Penghargaan Terhadap Abdi-Abdi Peri Kemanusiaan

Rasulullah s.a.w. sangat menghargai mereka yang membaktikan waktunya dan harta bendanya untuk mengkhidmati umat manusia. Continue reading ‘Penghargaan Terhadap Abdi-Abdi Peri Kemanusiaan’

Menyempurnakan Perjanjian

Rasulullah s.a.w. sangat menaruh penting ihwal asas menyempurnakan perjanjian. Sekali peristiwa seorang duta datang kepada beliau dengan tugas istimewa dan, sesudah ia tinggal beberapa hari bersama beliau, ia yakin akan kebenaran Islam dan mohon diperbolehkan bai’at, masuk Islam. Rasulullah s.a.w. mengatakan bahwa perbuatannya tidak tepat karena ia datang sebagai duta dan telah menjadi kewajibannya untuk pulang ke pusat pemerintahannya tanpa mengadakan hubungan baru. Jika sesudah pulang ia masih yakin akan kebenaran Islam, ia dapat kembali lagi sebagai orang bebas dan masuk Islam (Abu Daud, bab tentang Wafa bil-Ahd).

SUMBER:
Life of the Holy Prophert by HM Bashiruddin Mahmud Ahmad


AYO BERBELANJA DI TOKO ONLINE KAMI:

Statistik Blog

  • 234,699 hit

aku suka jalan-jalan

hidup adalah jalan-jalan. jalan-jalan adalah hidup