Sifat-Sifat Orang Beriman

 

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Wa man ahsanu qoulan mimman da’aa ilallaah wa amila soolihaw wa qaala innanii minal muslimiin. Artinya, Terjemahan ayat ini ialah sebagai berikut: “Siapakah yang lebih baik daripada orang yang menyeru kepada Allah Ta’ala, beramal saleh dan menyatakan, ‘aku termasuk kedalam orang-orang yang taat sepenuhnya.’” (Fushshilat : 33)

Ayat ini merupakan permisalan sempurna dan mencakup segala sifat dan keistimewaan yang seyogyanya secara khas dimiliki seorang Mu-min (beriman). Siapa yang dapat mengamalkan hal-hal tersebut melebihi seorang Muslim hakiki? Jika sifat-sifat dan keistimewaan-keistimewaan yang Allah Ta’ala jelaskan itu terdapat dalam diri seseorang maka di dalam kehidupannya akan tercipta satu revolusi, tidak hanya tercipta revolusi dalam dirinya saja, bahkan orang yang seperti itu akan dapat menciptakan revolusi dalam lingkungannya.

Tiga hal tersebut ialah: Pertama, da’wah ilallaah (menyeru kepada Allah); kedua, melakukan amal perbuatan saleh bersamaan dengan [hal ketiga], pernyataan seseorang untuk mengamalkan atau berusaha mengamalkan segala perintah Allah Ta’ala dan Rasul-Nya dengan memperlihatkan teladan ketaatan dan kesetiaan.

Continue reading ‘Sifat-Sifat Orang Beriman’

‘Rahmatii wasi’at kulla syai-in’

Terdapat dalam sebuah hadits bahwa sepuluh hari pertama Ramadhan merupakan rahmat, sepuluh hari pertengahan merupakan maghfirah (ampunan) dan sepuluh hari terakhir merupakan najat (keselamatan) dari api Neraka.

Jika pada bulan Ramadhan mereka yang berpuasa mengamalkan hukum-hukum Allah Ta’ala lebih dari sebelumnya, meningkatkan ibadahnya, meningkat dalam ketakwaan, berarti manusia telah masuk kedalam tabir rahmat Allah Ta’ala lebih dari sebelumnya, karena Allah Ta’ala berfirman Jika seorang hamba berpuasa demi Ku dan pada hari hari ini meninggalkan sementara perbuatan yang diperbolehkan demi Aku, maka Aku sendiri lah yang akan menjadi ganjaran bagi orang yang berpuasa seperti itu.

Jika Allah ta’ala sendiri telah menjadi ganjarannya, berarti sarana ampunan telah didapat dan jika itu telah diraih yakni Allah ta’ala menerima ampunan dan taubatnya, berarti dia telah selamat dari api yakni api dunia dan di akhirat nanti.

 

selengkapnya……..

Continue reading ‘‘Rahmatii wasi’at kulla syai-in’’

Hadhrat Hamzah putra Abdul Muthallib

Rumah Hadhrat Hamzah terletak tidak jauh dari tempat Rasulullah duduk. Pada saat itu Hadhrat Hamzah masih belum beriman. Hadhrat Hamzah biasa pergi di pagi hari membawa senjata panah untuk berburu, kembali di sore hari dan biasa juga duduk di majlis orang-orang Quraisy. Ketika Abu Jahl mencaci maki Rasulullah (saw) dan berlaku aniaya, Hadhrat Hamzah tengah berburu saat itu. Namun secara kebetulan, perempuan hamba sahaya Hadhrat Hamzah tengah berdiri di pintu menyaksikan penganiayaan terhadap Rasulullah tersebut. Ketika Abu Jahl berkali-kali menyerang Rasulullah dan melontarkan caci-maki yang banyak, Rasulullah mendengarkan saja cacian itu dengan diam dan sabar. Semua pemandangan itu dilihat oleh hamba sahaya itu dari tempatnya.

Continue reading ‘Hadhrat Hamzah putra Abdul Muthallib’

Warisan Berharga untuk Generasi Mendatang

Orang-orang yang hidup di negara-negara termiskin di dunia tidak sempat menyibukkan diri dengan isu lingkungan atau angka-angka terakhir dari jumlah emisi karbon; sebaliknya saat bangun setiap hari mereka bertanya apakah mereka akan dapat memberi makan anak-anak mereka. Keadaan ekonomi mereka benar-benar parah dan tingkat kemiskinan mereka berada jauh di luar bayangan kita. Misalnya ada banyak negara yang mayoritas warganya tidak memiliki akses air bersih dan terpaksa bertahan hidup dengan menggunakan air kolam yang kotor dalam memenuhi kebutuhan mendasar mereka. Itupun tidak mereka dapatkan dengan mudah, melainkan para perempuan dan anak-anak harus melakukan perjalanan setiap hari, berkilo-kilo meter, untuk mengumpulkan air bagi keluarga mereka, dengan membawa pulang tempayan besar diatas kepala mereka.
Continue reading ‘Warisan Berharga untuk Generasi Mendatang’

AKANKAH NABI ISA TURUN DARI LANGIT?

MINTALAH FATWA PADA HATIMU

Mintalah fatwa pada hatimu, apakah yang kamu kerjakan termasuk bagian dari kebaikan ataukah bukan? Apakah dia termasuk bentuk ketaatan kepada Allah Ta’ala dan RasulNya ataukah bukan? Atau justru perbuatan tersebut akan mendatangkan murka Allah Ta’ala dan RasulNya.

MAKA TANYAKANLAH SEMUA ITU KEPADA HATIMU…

Kebaikan adalah apa saja yang dapat menenangkan hatimu dan menentramkan jiwamu, sedangkan keburukan adalah apa saja yang membuatkan hatimu ragu dan tidak tenang.
Continue reading ‘MINTALAH FATWA PADA HATIMU’

BAHAYA ZAMAN DAN PEMELIHARAAN NILAI-NILAI ISLAMI

Al-Qur’an Suci menyatakan: “Hai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepada kalian sebelum datang hari ketika tiada lagi jual-beli, tiada lagi persahabatan, tiada lagi syafaat di dalamnya. Orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.” (QS 2:255).

Seorang Muslim hendaknya selalu berupaya untuk mengikuti contoh teladan dari Rasulullah(s.a.w.). Walaupun beliau menjadi penguasa Arabia yang tak tertandingi, gaya hidup beliau adalah sangat sederhana dan tak sulit untuk mengikutinya. Sejauh hubungannya dengan dunia kebendaan kita hendaknya mempertanyakan keperluan hakiki untuk barang-barang materi. Kita hendaklah menghindari peminjaman uang dan pembayaran riba demi memiliki barang-barang mewah. Kita hendaklah makan sederhana dan baik serta hendaknya tidak membuang-buang makanan.

selengkapnya:
Continue reading ‘BAHAYA ZAMAN DAN PEMELIHARAAN NILAI-NILAI ISLAMI’


AYO BERBELANJA DI TOKO ONLINE KAMI:

Top Clicks

  • None

Statistik Blog

  • 287,366 hit

IBX5A601C18C1153


aku suka jalan-jalan

hidup adalah jalan-jalan. jalan-jalan adalah hidup